Claim Missing Document
Check
Articles

Konsumsi Zat Besi yang Adekuat selama Hamil untuk Cegah Bayi Lahir dengan Stunting: Adequate Iron Consumption during Pregnancy to Prevent Babies Born with Stunting Hermawan, Dessy; Listyaningsih, Erna; Irianto, Gunawan; Sary, Lolita; Shariff, Fonda Octarianingsih; Kurnisari, Devi; Reni, Christina Kusuma
Amerta Nutrition Vol. 9 No. 3 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v9i3.2025.479-485

Abstract

Background: The incidence of stunting remained high until 2024, namely 21.6%, making it a national problem. Stunting can be predicted early by using the length of the birth body. However, many people do not care about the length of the baby's body at birth. Many factors affect the length of the baby's body at birth, including genetic and external factors. Anemia in pregnant women is one of the determining factors for stunting, so giving iron tablets is very important to prevent stunting. Objectives: The purpose of this study was to analyze the relationship between iron tablet consumption and the baby's length at birth. Methods: This study was an analytical survey that examines the characteristics of mothers who have live-born babies with mature in 2019 to 2023 in Tugurejo Village. Data were collected from records in the Mother and Child Health/MCH book and direct interviews with research subjects. The number of samples was 108 babies and their mothers. The collected data were analyzed using chi square & logistic regression tests. Results: There was a significant relationship between taboo from consuming one source of protein (p-value=0.034), consumption of iron tablets during pregnancy (p-value=0.043), maternal age during pregnancy (p-value=0.001), and exposure to cigarette smoke during pregnancy (p-value=0.050) with baby's birth length. Meanwhile, the mother's height and the habit of drinking milk during pregnancy were not significantly related to the baby's birth length. Conclusions: The dominant variables related to the length of the baby's birth are the completeness of iron tablet consumption and the mother's age during pregnancy.
The Influence Of Giving Ginger Water On The Pain Of Dysmenorroa In Adolescent Women Desiana, Desiana; Utami, Vida Wira; Nurliani, Nurliani; Sary, Lolita
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i5.11847

Abstract

Background: Dysmenorrhea is a symptom of pain or discomfort in the lower abdomen during menstruation so that it can interfere with daily activities, which is most often found in young and reproductive women. In Indonesia, dysmenorrhea is also a complaint that is often found in young women. In Indonesia, the incidence of menstrual pain in 2018 was 107,673 people (64.24%), consisting of 59,671 people (54.89%) experiencing primary menstrual pain and 9,496 people (9.36%) experiencing secondary menstrual pain. Research objective: To know the effect of giving ginger water on dysmenorrheal pain in young women at Tri Bhakti Vocational School, Abung Tengah District, North Lampung Regency in 2023Research Methods: The type of research used was pre-experimental with a one-group pre-test and post- test design approach. Research population The population in this study were all young women at Tri Bhakti Vocational School who experienced dysmenorrhea as many as 53 people. The sample in this study amounted to 23 people. Sampling technique purposive sampling Analysis using the Wilcoxon test.The results of the study: The average level of dysmenorrhea before administration of ginger decoction (zingibers officinale) in female adolescents was 4.43 with a standard deviation of 0.662. A minimum of 3 and a maximum of 5. The average rate of dysmenorrhea after administration of ginger decoction (zingibers officinale) in young women is 2.39 with a standard deviation of 0.789. Conclusion Minimum 1 and maximum 3 There is a significant difference between giving ginger concoction to the level of dysmenorrhea pain in young women at Tri Bhakti Vocational School, Abung Tengah District, North Lampung Regency, p value 0.000. Suggestion  that the findings of this study can be a solution in overcoming dysmenorrhea by using a type of non-pharmacological therapy, namely giving red ginger water. Keywords : dysmenorrhea, ginger, young women ABSTRAK : PENGARUH PEMBERIAN AIR JAHE TERHADAP NYERI DISMENORROA PADA REMAJA WANITA Latar Belakang: Dismenore merupakan gejala nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah saat menstruasi sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, yang paling sering dijumpai pada wanita usia muda dan reproduktif. Di Indonesia, dismenore juga menjadi keluhan yang sering dijumpai pada remaja putri. Di Indonesia, angka kejadian nyeri haid pada tahun 2018 sebanyak 107.673 orang (64,24%), terdiri dari 59.671 orang (54,89%) mengalami nyeri haid primer dan 9.496 orang (9,36%) mengalami nyeri haid sekunder. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pemberian air jahe terhadap nyeri dismenore pada remaja putri di SMK Tri Bhakti Kecamatan Abung Tengah Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Populasi Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMK Tri Bhakti yang mengalami dismenore sebanyak 53 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling Analisis menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian: Rata-rata tingkat kejadian dismenore sebelum pemberian rebusan jahe (zingibers officinale) pada remaja putri adalah 4,43 dengan standar deviasi 0,662. Minimal 3 dan maksimal 5. Rata-rata kejadian dismenore setelah pemberian rebusan jahe (zingibers officinale) pada remaja putri adalah 2,39 dengan standar deviasi 0,789.Kesimpulan Minimal 1 dan Maksimal 3 Terdapat perbedaan yang signifikan pemberian ramuan jahe terhadap tingkat nyeri dismenore pada remaja putri di SMK Tri Bhakti Kecamatan Abung Tengah Kabupaten Lampung Utara p value 0,000. Saran hasil penelitian ini dapat menjadi solusi dalam mengatasi dismenore dengan menggunakan jenis terapi non farmakologi yaitu pemberian air jahe merah. Kata Kunci : dismenore, jahe, remaja putri  
Manajemen Pelayanan Pasien COVID-19 di Ruang Isolasi Puskesmas Rawat Inap Kabupaten Tanggamus Tahun 2023 Ferry Widiatmoko; Lolita Sary; Nurul Aryastuti
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1.643

Abstract

Abstrak Pandemi COVID-19 menunjukkan kasus peningkatan dan menuntut respon layanan kesehatan. Puskesmas Air Naningan merupakan Puskesmas rawat inap terbanyak merawat pasien COVID-19 yaitu 6 orang dan Puskesmas Margoyoso merawat 3 orang pasien. Pelaksana pelayanan masih terhambat masalah tenaga medis, keterbatasan peralatan dan vaksin serta kapasitas ruangan. Penelitian bertujuan mendeskripsikan manajemen pelayanan pasien COVID-19 di ruang isolasi yang difokuskan pada unsur man, money, material, method dan machine. Jenis penelitian adalah kualitatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Teknik sampling menggunakan purpossive yang terdiri dari 1 orang informan kunci yaitu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, 2 orang informan utama yaitu Kepala UPTD Puskesmas Margoyoso dan Air Naningan serta 2 orang informan pendukung yaitu penanggung jawab ruang isolasi di kedua Puskesmas tersebut. Analisis isi menggunakan koding, kategori dan tema. Hasil penelitian menunjukkan gambaran pelayanan pasien COVID-19 di ruang isolasi pada aspek man dibutuhkan tambahan SDM untuk mengurangi beban kerja. Pada aspek money sudah tersedia pembiayaan berasal dari bantuan alat dan barang dari Dinas Kesehatan Kabupaten dan dana operasional Puskesmas (BOK dan JKN) dan dana insentif. Pada aspek material sarana sudah tersedia dan pedoman Kementerian Kesehatan sudah menjadi acuan pelayanan. Pada aspek method telah ditetapkan Standard Operational Procedure dan ketersediaan alat dan bahan melindungi tenaga kesehatan. Pada aspek machine logistik mampu memaksimalkan tata laksana kasus COVID-19 yang dirawat ruang isolasi. Pemerintah perlu membuat kebijakan untuk pelatihan khusus bagi tenaga kesehatan yang melayani pasien COVID-19 di ruang isolasi Kata kunci: Covid-19, Manajemen, Pelayanan Kesehatan
Analisa Kinerja Petugas Kesehatan Terkait Program Stunting di Puskesmas Kalirejo Tahun 2022 wardani, leni warda; Sary, Lolita; Sari, Fitri Eka
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i3.9507

Abstract

Indonesia pada tahun 2021 kasus stunting mencapai angka sebesar 24,4%. Meskipun di beberapa daerah capaian prevelensi sudah dibawah 20% namun, hal  tersebut masih belum memenuhi target dari RPJMN tahun 2024 sebesar 14%. Target selanjutnya agar Indonesia mencapai angka stunting sampai kategori rendah atau dibawah 2,5%. Kasus stunting di Kabupeten Pesawaran tahun 2021 sebanyak 3.15%  di Puskesmas Kalirejo pada bulan Agustus tahun 2021 sebanyak 2.99%. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kinerja petugas kesehatan terkait program stunting  tahun 2022. Berdasarkan aspek sumber daya, kepemimpinan, imbalan, struktur, dan desain pekerjaan. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian berjumlah 6 orang. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data menggunakan Analisis isi (Content Analysis). Hasil penelitian diketahui, kinerja petugas program stunting berdasarkan aspek sumber daya dilihat dari segi kualitas sudah pernah dilakukan pelatihan khusus stunting, sedangkan dari segi kuantitas jumlah dari petugas stunting sudah memadai. Berdasarkan aspek kepemimpinan bahwa ahli gizi memimpin pengendalian stunting yang dikoordinator langsung oleh kepala puskesmas. Berdasarkan aspek imbalan bahwa pihak puskesmas tidak memberikan reward kepada petugas. Berdasarkan aspek struktur petugas sudah menjalankan tugas seperti  berkoordinasi dengan kepala puskesmas. Berdasarkan aspek desain pekerjaan bahwa petugas stunting sudah melakukan tugasnya seperti sosialisasi dan pemberian mpasi dan pengukuran balita. Saran dalam penelitian ini diharapkan agar pihak puskesmas rutin melakukan pelatihan, mempertahankan konsistensi tugas, memberikan  reward kepada petugas, membuat SK terkait struktur dan mempertahankan konsistensi pelayanan. 
DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT MALARIA PADA MASYARAKAT DI DESA SANGGI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG CERMIN Wulandari, Sri; Samino, Samino; Sary, Lolita
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i2.11330

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang hidup dan berkembang biak dalam sel darah merah manusia yang ditularkan oleh nyamuk malaria (Anopheles) betina. Kementrian Kesehatan mencatat bahwa total kasus malaria di Indonesia tahun 2020 sebanyak 254.055, angka kejadian malaria di Provinsi Lampung pada tahun 2021 yaitu sebesar 769 kasus dengan jumlah kematian penyebab malaria sebesar 10,3%. Sedangkan pada tahun 2022 di Provinsi Lampung jumlah penyakit malaria dari Januari hingga Oktober 2022 tercatat 655 kasus. Kasus malaria banyak terjadi di Pesawaran dengan 411 kasus malaria. Tujuan penelitian diketahui hubungan pengetahuan, sikap, dan sumber informasi dengan perilaku pencegahan malaria di Desa Sanggi wilayah kerja Puskesmas Padang Cermin 2023. Jenis penelitian kuantitatif desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 918 KK di Desa Sanggi dengan sampel sebanyak 162 KK. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisoner. Analisis data menggunakan univariat (distribusi Frekuensi) dan bivariat (chi square). Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,001), sikap (p-value = 0,001), dan sumber informasi (p-value = 0,005) dengan perilaku pencegahan malaria. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan sumber informasi dengan perilaku pencegahan malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Cermin. Saran diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan melalui edukasi kesehatan dan seleksi sumber intervensi untuk masyarakat yang benar agar perilaku pencegahan malaria dapat diterapkan di desa yang dilakukan 1x sebulan.Kata Kunci : perilaku pencegahan malaria, pengetahuan, sikap, dan sumber informasi
ANALYSIS OF VITAMIN D LEVELS & COMPLETENESS OF COVID-19 VACCINE WITH RECURRENT COVID-19 INFECTIONS: Hubungan Kadar Vitamin D dan Kelengkapan Vaksin COVID-19 dengan Kejadian Infeksi COVID-19 Berulang pada Dosen Universitas Malahayati Nurjanah, Siti; Hermawan, Dessy; Aryastuti, Nurul; Muhani, Nova; Furqoni, Prima Dian; Sary, Lolita; Widodo, Slamet
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 1 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i1.2024.33-39

Abstract

Background: There is a continued increase in the fatality rate of COVID-19 pandemic despite the apparent containment of the virus. In September 2022, the death toll from this disease has exceeded 150 thousand individuals. Furthermore, Vitamin D has been observed for its correlation with the immune system. Objectives: This study aimed to analyze correlation between blood vitamin D levels, completeness of COVID-19 vaccine, and compliance with health protocols for recurrent infection. Methods: This analytical observational study with a cross-sectional method examined correlation between blood vitamin D levels, vaccine completeness status, as well as compliance with health protocols, age, and gender. The population consisted of 62 lecturers at Malahayati University, Bandar Lampung, who were willing to volunteer as subjects. The method used was non-probability sampling and the inclusion criteria were individuals infected with COVID-19 in 2022, resulting in 47 samples. The collected data was analyzed using the chi-square test and logistic regression test. Results: The results showed that there was a significant correlation between the completeness status of COVID-19 vaccine (p-value=0.001) with an OR of 8.24 and 8.47, as well as low levels of vitamin D in the blood (p-value=0.007) and recurrent infection. Conclusions: The possibility of recurrent COVID-19 infection was increased when there were lower levels of vitamin D in the bloodstream and a less comprehensive response to vaccine.
PENYULUHAN PENCEGAHAN HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS TALANG JAWA TAHUN 2024 Aryawati, Wayan; Sary, Lolita; Kelana Benni, Agus; Perdana Kusuma Zain, Bagus; Nurzana, Desi; Sintwati, Dewi; Gusnita Silaen, Rahel; Abkonita, Ria; Riantik, Sofia; Sihotang, Lydia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4731-4740

Abstract

Penyakit tidak menular adalah penyakit atau kondisi medis yang tidak dapat ditularkan dari satu individu ke individu lainnya. Berdasarkan data WHO, PTM merupakan penyebab dari 68% kematian di dunia. Di Indonesia, prevalensi PTM mengalami kenaikan, antara lain pemeriksaan gula darah diabetes melitus naik dari 6,9% menjadi 8,5%, dan hasil pengukuran tekanan darah, hipertensi naik dari 25,8% menjadi 34,1%. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi ke masyarakat terkait pencegahan serta pengendalian penyakit hipertensi dan diabetes. Metode yang digunakan adalah dengan pre-test, peresentasi, diskusi, tanya jawab, serta post-test. Sasarannya adalah siswa masyarakat di Puskesmas Talang Jawa. Berdasarkan hasil nilai rata-rata atau mean yang didapatkan pada pre-test pengetahuan terkait (hipertensi adalah 5,90) dan (diabetes 8,55), sedangkan untuk post tes terkait (hipertensi adalah 6,05) dan (diabetes 8,55) dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pre-test dan post test masyarakat terhadap pengetahuan terkait penyakit hipertensi dan diabetes. Berdasarkan hasil uji T-Test diketahui nilai sig. terkait hipertensi sebesar (0,000 0,05) dan terkait diabetes (0,000 0,05), dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil pre-test dengan post test terkait pengetahuan hipertensi dan diabetes, yang artinya ada pengaruh pengetahuan masyarakat terhadap penyakit hipertensi dan diabetes di Puskesmas Talang Jawa.
Efektivitas media penyuluhan terhadap persepsi pasien hipertensi dalam pengendalian tekanan darah pada masa pandemi Covid-19 Sary, Lolita; Saireda, Elistya Mercha; Febriani, Christin Angelina; Aprina, Aprina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 9 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i9.12029

Abstract

Background: Hypertension is still a health problem because the number of case continues to increase. Hypertension is a disease that can be controlled with lifestyle modifications. Health education and promotion in the form of counseling is carried out to raise awareness.Purpose: Determinng the effectiveness of different counseling media on the perceptions of hypertensive patients during the Covid-19 pandemic.Methods: This research is quantitative, with quasi-experimental design. Data were collected by questionnaires to measure perceptions. The population were patients with hypertension aged 45 to 59 years in Rejosari Public Health Center, while the sample was obtained as many as 90 people consisting of 30 people in the video intervention group, 30 slide groups and 30 control groups. Data analysis used univariate, bivariate by using t test and multivariate determined by Anova.Results: It is showed that in video group, the mean pre-test=28.57 and mean post-test=44.5. In slide group, the mean pre-test=27.93 and mean post-test=40.3. As for the control group, the mean pre-test=25.93 and mean post-test=26.03. The bivariate analysis showed that there was a significant change in the perception of hypertensive patients in the video media group (p=0.000), slides (p=0.000) and control (p=0.000) before and after being given treatment. Multivariat results showed that video media was the most effective medium for changing perceptions of patients with hypertension before and after given treatment compared to control group (p=0.000 and X =15.8).Conclusion: There was a significant change in the perception of hypertensive patients in video media group and slides, nor control before and after being given treatment and video media was the most effective medium for changing perceptions of patients with hypertension. Suggestion for Rejosasri Public Health to utilize video or slide media as a support in changing patient perceptions through counseling. Keywords: Health Promotion Media; Hypertension; Perceptions. Pendahuluan: Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan karena jumlah kasus yang terus meningkat. Hipertensi adalah penyakit yang dapat dikendalikan dengan modifikasi gaya hidup. Edukasi dan promosi kesehatan dalam bentuk penyuluhan dilakukan untuk memberikan kesadaran.Tujuan: Menganalisis efektivitas perbedaan media penyuluhan terhadap persepsi pasien hipertensi pada masa pandemi Covid-19.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Tehnik pengumpulan data dilakukan kuesioner untuk mengukur persepsi. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi usia 45 s.d 59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, sedangkan sampel diperoleh sebanyak 90 orang yang terdiri dari 30 orang kelompok intervensi video, 30 kelompok slide dan 30 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji t dan multivariat dengan Anova.Hasil: Pada kelompok video diperoleh mean pre-test=28.57 dan mean post-test=44.5. Pada kelompok slide diperoleh mean pre-test=27.93 dan mean post-test=40.3. Adapun pada kelompok kontrol diperoleh mean pre- test=25.93 dan mean post-test=26.03. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya perubahan yang bermakna dari persepsi pasien hipertensi kelompok media video (p=0.000), slide (p=0.000) dan kontrol (p=0.0000). Sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa media video merupakan media paling efektif terhadap perubahan persepsi pasien hipertensi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol (p=0,000 dan X =15.8).Simpulan: Adanya perubahan bermakna dari persepsi pasien hipertensi kelompok media video dan slide sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dan media video merupakan media paling efektif terhadap perubahan persepsi pasien hipertensi. Disarankan Puskesmas untuk memanfaatkan media video atau slide sebagai penunjang dalam mengubah persepsi pasien terutama di masa pandemi Covid-19. Kata kunci: Hipertensi; Media Promosi Kesehatan; Persepsi.
HUBUNGAN FAKTOR PROSESUAL INTERNAL DENGAN POSISI TAWAR PEREMPUAN YANG TERLIBAT KASUS NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II A BANDAR LAMPUNG Rosmayani, Rosmayani; Sary, Lolita; Muhani, Nova
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.49942

Abstract

Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia masih tergolong tinggi dan mengkhawatirkan. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2024, tercatat peningkatan kasus sebanyak 3.674 dengan keterlibatan perempuan sebanyak 782 orang sebagai pengguna maupun pengedar. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, sebanyak 53% warga binaan merupakan terpidana kasus narkoba. Kondisi ini menggambarkan rendahnya posisi tawar perempuan yang membuat mereka mudah menerima tawaran narkoba sebagai solusi atas permasalahan hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor prosesual internal berupa komunikasi, negosiasi, kepercayaan, dan pengalaman dengan posisi tawar perempuan yang terlibat kasus narkoba di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perempuan terpidana kasus narkoba sejumlah 112 orang, dengan sampel 87 responden menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas pada 25 responden, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Penelitian telah lolos kaji etik dari Komite Etik Universitas Malahayati (Nomor: 4767/EC/KEP-UNMAL/V/2025). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perempuan menerima tawaran narkoba secara sukarela (56,3%), dengan komunikasi persuasif (53,2%), negosiasi menawarkan (57,5%), kepercayaan kuat (55,2%), dan pengalaman terkait narkoba (51,7%). Terdapat hubungan bermakna antara komunikasi (p=0,000; OR=8,786), negosiasi (p=0,001; OR=4,747), kepercayaan (p=0,000; OR=6,000), dan pengalaman (p=0,000; OR=5,564) dengan posisi tawar perempuan.
Correlation Between Exclusive Breastfeeding And History Of Infectious Disease With Wasting Novi Adnyani, Ni Komang Ayu; Sary, Lolita; Ervianasari, Nita; Rachmawati, Fijri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i10.11454

Abstract

Latar belakang: Wasting merupakan kondisi anak yang berat badannya menurun seiring waktu hingga total berat badannya jauh di bawah standar kurva pertumbuhan atau berat badan berdasarkan tinggi badannya rendah (kurus) dan menunjukkan penurunan berat badan (akut) dan parah. Faktor penyebab langsung wasting disebabkan oleh asupan dan penyakit infeksi. Prevalensi balita wasting di Provinsi Lampung sebesar 7%. Sedangkan kejadian wasting di Kabupaten Way Kanan pada tahun 2021 sebesar 3.9% meningkat pada tahun 2022 sebesar 6% sehingga menjadikan Way Kanan dengan kenaikan tertinggi sebesar 153.8% dibandingkan Kab/Kota lainnya. Wasting di UPT Puskesmas Tanjung Rejo diatas cut off point yaitu 6.04%.Tujuan: Mengetahui hubungan ASI ekslusif dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian wasting pada balita usia 6-59 bulan.Metode: Penelitian yang digunakan kuantitatif dengan rancangan case control. Dilakukan dari Mei sampai dengan Juni terhadap 66 responden balita dan menggunakan kuesioner kemudian dianalisa secara univariat dan bivariat.Hasil: Hasil penelitian bahwa distribusi frekuensi kejadian wasting didapatkan 33 (100%) balita mengalami wasting. Dari 33 responden pada kelompok kasus sebesar 23 balita (69.7%) yang tidak ASI ekslusif dan 10 balita (30.3%) yang ASI ekslusif. Sedangkan pada kelompok kasus sebesar 15 balita (45.5%) yang ada infeksi dan 18 balita (54.4%) yang tidak ada infeksi. Ada hubungan ASI ekslusif dengan kejadian wasting dengan (p-value 0.047). Serta ada hubungan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian wasting (p-value  0.034).Kesimpulan: Ada hubungan ASI ekslusif dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian wasting.Saran: Dimana perlu edukasi efektif dengan memperhatikan metode atau media yang efektif dalam pemberian materi tentang ASI ekslusif dan penyakit infeksi. Kata kunci: ASI Esklusif, Penyakit Infeksi, Wasting  ABSTRACT Background: Wasting refers to a condition of a child whose weight decreases over time until his total body weight is far below the growth standards curve or weight-for-height which is low (thin) and shows acute and severe weight loss. The direct causes of wasting are poor nutrition intake and infectious diseases. The prevalence of wasting in children under five years in Lampung Province was 7%. Meanwhile, wasting in Way Kanan Regency in 2021 was 3.9%, increasing in 2022 by 6% and it makes Way Kanan Regency become the regency with the highest increase of wasting incidence (153.8%) compared to other regencies/cities. Wasting incidence at Tanjung Rejo Public Health Center UPT was above the cutoff point of 6.04%.Objective: To determine the correlation between exclusive breastfeeding and the history of infectious diseases with wasting in children aged 6-59 monthsMethods: This study used a quantitative approach with a case-control design. This study was conducted from May to June 2023 on 66 children under five years. The data were collected using questionnaires and then analyzed using univariate and bivariate data analysis.Results: The results of this study showed that based on the frequency distribution of wasting incidence, 33 children under five years (100%) experienced wasting. Of the 33 children under five years in the case group, 23 children (69.7%) were not exclusively breastfed and 10 children (30.3%) were exclusively breastfed. Whereas, in the case group, 15 children (45.5%) had a history of infectious diseases and 18 children (54.4%) had no history of infectious diseases. There was a correlation between exclusive breastfeeding and wasting (p-value = 0.047), and there was a correlation between the history of infectious diseases and wasting (p-value = 0.034).Conclusion: There was a correlation between exclusive breastfeeding and the history of infectious diseases with wasting Suggestion: Giving effective education is very necessary by paying attention to effective methods or media in providing material about exclusive breastfeeding and infectious diseases  Keywords: Exclusive breastfeeding, Infectious Diseases, Wasting
Co-Authors Aan Oktavia yuman Abkonita, Ria Agung Aji Perdana Agus Kelana Benni Ahmad Ansori AHMAD ANSORI Ahmad Nur Fadhlurrahman Amartya, Salwa Anastasya Amperaningsih, Yuliati Ana Astuti andhika satria Andoko Andoko Angelina F, Christin Anggeriani, Jheni Anggi Dwi Saputri Annisa Mayang Soliha Aprina, Aprina Apriyadi Apriyadi Arif Rahman Hakim Arini, Mutiara Arizwansyah Arizwansyah Aryanti Wardiah Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Aulyya Rahmah Bagus Perdana Kusuma Zain Billal Anugrah Putra Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Christin Angelina Febriani Christin Angelina Febrianti Christina Kusuma Reni Delima Selviyani Putri Desi Mailan Sari Desi Nurzana Desiana Desiana, Desiana Desna Damayanti Dewi Sintwati Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dwi Nuryani, Dina Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Novianti, Eka Eka Yuliana Eko Purnanto Erna Listyaningsih Ervianasari, Nita Evrianasari, Nita Faradisa, Ratih Mary Farich, Achmad Farida Aryani Fatmawati, Iin Febrani, Christin Angelina Febrianti Febrianti Ferry Widiatmoko Fijri Rachmawati Firmansyah, Maulid Elang Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Siregar Fitri Ekasari Fitri Yanti Furqoni, Prima Dian Giri, Dewi Dwipayanti Gusnita Silaen, Rahel Hany Musliha Happy Aprilia Belkis Happy Aprilia Belkis Hardwiko Defityanto Hasbie, Neno Fitriyani Heni Lestari Henni Puji Lestari Rahayu Hermawan , Dessy Hermawan, Dessy Hertiana Dwi Lestari Iin Hermayani Irianto, Gunawan Jaya, Hernandi Ashari Johan Hadi Saputra Kaulani, Sirfia Kelana Benni, Agus Kharisma, Rr.Salwa Zasya Aura Khoidar Amirus Khoidar Amirus Khoirona Khoirona Kurnisari, Devi Lydia Sihotang Maharani Kartini Mardhatilah Hasdianasari Marisa Marisa Masdiana Masdiana Mayasari Mayasari Metalia Agnessia Mike Yulia Fandri Monica Kharisma Putri Muhammad Putra Pratama Muhani, Nova Nabila, Nia Neti Nurmala Sari Nilawati Jaya Niputu Sudiadnyani Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Novi Adnyani, Ni Komang Ayu Noviansyah Noviansyah Nugraha, Rezha Wahyu Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurliani Nurliani Nurzana, Desi Oktarina, Devi Otta Nur Kirana Pangaribuan, Betseba Natalia Perdana Kusuma Zain, Bagus Prihantoro Prihantoro Puspa Sari Pusparini, Tyas Septiana Putri, Ratna Dewi Putu Oki Pezi Saputra Rachmawati, Fijri Rahel Gusnita Silaen Reni, Christina Kusuma Retnaningsih, Agustina Ria Abkonita Riantik, Sofia Rika Yulendasari Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizky Wulandari Rohman Taufik Romadon, Fiqri Ardiansyah Rosmayani, Rosmayani Rosmiyati Rosmiyati Rostina Rostina Saireda, Elistya Mercha Samino Samino Samino Samino Samino Samino Sari, Desi Mailan Sari, Fitri Eka Setiawati Setiawati Setiawati, Octa Reni Shaharuddin Shaharuddin Shariff, Fonda Octarianingsih Shinta Kartika Oktavia Shonhaji Shonhaji Sihotang, Lydia Silaen, Rahel Gusnita Silfy Adelia Silfy Adelia Sintawati, Dewi Sintwati, Dewi Siti Aminah Multazamiyah Siti Nurjanah Slamet Widodo Sofia Riantik Sri Wulandari Sri Wulandari Sri Yuliani Sudjarwo Sudjarwo Suharman Suharman Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Suti, Shalsabilla Syafik Arisandi Syafik Arisandi Syaripudin Basyar Teguh Pribadi trio pranoto Triyono Triyono Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy Usastiawaty Usastiawaty Utami, Vida Wira Virgin Novela Wahid Tri Wahyudi wardani, leni warda Wati, Putri Vega Wayan Aryawati Winahyu, Diah Astika Winarsih Winarsih Yanti, Dhini Easter Yanti, Dhiny Easter Yoanisa, Karunia Viandra Yoanisa Yuanita, Desy Yulyani, Vera Yuni Eka Lestari Yustika, Reny Zaidayati Zaidayati Zain, Bagus Perdana Kusuma Zelda Duwieka Restu