p-Index From 2021 - 2026
9.345
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika Bulletin of Scientific Contribution : Geology El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam IJOG : Indonesian Journal on Geoscience Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal RISET Geologi dan Pertambangan Journal of Degraded and Mining Lands Management Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Jurnal Penelitian Karet Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Jurnal Penelitian Sains Inklusi Journal of Disability Studies Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) IJoLE: International Journal of Language Education Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Jurnal Geosains dan Teknologi Jambura Geoscience Review JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Geologi Kelautan: Media Hasil Penelitian Geologi Kelautan Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra Jurnal Sastra Indonesia KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Pena Indonesia Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN Indonesian Journal on Geoscience Jurnal Geosains dan Remote Sensing (JGRS) Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Indonesian Journal on Geoscience Jurnal Cahaya Mandalika Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Journal of English Language and Education Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Language Education, Linguistics, and Culture MINERAL Journal of Geoscience Engineering and Energy (JOGEE) JURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi JAGE Innovative: Journal Of Social Science Research GMPI Conference Series Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development International Proceedings of Nusantara Raya Indonesian Journal of Environment and Disaster OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan Calvaria Medical Journal Bulletin of Geology Geo-Image Journal Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran ANUFA Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS GEOKIMIA MATERIAL POTENTIALLY ACID FORMING DAN NON ACID FORMING MELALUI UJI NET ACID GENERATION PADA PIT SL AREA MSBS PT. GPU MUSIRAWAS UTARA, SUMATERA SELATAN Setiawan, Budhi; Putri, Zahrah Belinda
Bulletin of Scientific Contribution Vol 22, No 1 (2024): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v22i1.50817

Abstract

Air asam tambang merupakan limbah pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas penambangan. Limbah air asam tambang terbentuk karena adanya proses oksidasi mineral pirit (FeS2) dan bahan mineral sulfida lainnya yang tersingkap pada permukaan tanah. Identifikasi air asam tambang perlu dikaji sebagai usaha untuk menentukan potensi material membentuk asam melalui parameter analisis geokimia dengan metode net acid generation pada sampel material. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pengambilan sampel yang dilakukan dengan metode komposit pada 6 jenis material yang diambil dari 21 lokasi pengamatan yang ditentukan dengan menggunakan metode simple ramdom sampling. Sampel material dianalisis pada laboratorium dengan menggunakan analisis geokimia metode net acid generation (NAG) dengan 4 parameter acuan yaitu : total sulfur, acd neutralizing capacity, maximum potentially acidity, net acid production potential. Hasil analisis geokimia kemudian di klasifkasikan berdsarkan sifat keasaman menjadi material potentially acid forming atau non acid forming. Hasil pengujian menyimpulkan Mz1 merupakan material topsoil pada lapisan overburden, Mz2 merupakan material subsoil overburden, Mz3 merupakan material claystone overburden, Mz4 merupakan material siltstone overburden, dan Mz5 merupakan material sandstone overburden diidentifikasi sebagai material non acid forming atau material non acid forming tipe 1. Mz6 merupakan material claystone interburden berdasarkan diidentifikasi sebagai material potentially acid forming atau material potentially acid forming tipe 3.
Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Film Bercorak Anekdot: Ngeri-Ngeri Sedap Hastuti, Nuri Puji; Setiawan, Budhi; Chaesar, Ari Suryawati Secio
Jurnal Sastra Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jsi.v12i2.68292

Abstract

Masalah sosial akibat penyampaian kritik yang kurang santun semakin banyak. Muncul aksi saling hujat, fenomena adu domba, sampai perpecahan akibat ketersinggungan. Berlatar belakang pada hal tersebut, diperlukan contoh penyampaian kritik yang baik. Penelitian terhadap tuturan Ngeri-Ngeri Sedap bisa menjadi alternatif solusi karena film tersebut mampu mengemas anekdot dengan bahasa yang santun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam film Ngeri-Ngeri Sedap karya Bene Dionysius. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif, dan strategi analisis isi. Teknik pengambilan data menggunakan simak catat. Simak digunakan untuk mengamati penggunaan tuturan dalam objek, kemudian dicatat dalam bentuk transkrip tuturan sebagai data. Validitas data dilakukan dengan triangulasi teori, peneliti, dan metode. Teknik analisis data mengacu pada sintaks Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tindak tutur para tokoh dalam objek dikategorikan baik dengan rincian data meliputi 1) 1345 tindak tutur lokusi, 2) 917 tindak tutur ilokusi, dan 3) 705 tindak tutur perlokusi. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa penyampaian tindak tutur dalam Ngeri-Ngeri Sedap dikatakan baik dengan dominasi data lokusi berupa pernyataan, yaitu sebanyak 842, dominasi data ilokusi berupa direktif, yaitu sebanyak 392, dan dominasi data perlokusi berupa verbal, yaitu sebanyak 597. Hasil penelitian ini bermanfaat sebagai referensi dalam berkomunikasi khususnya ketika menyampaikan kritik yang dibalut komedi dengan santun.
Evolution of Sequence Stratigraphy and Paleogeography, Case Study: M2 Member of the Muara Enim Formation Hibatullah, Kevin Nabil; Setiawan, Budhi; Rochmana, Yogie Zulkurnia; Wicaksono, M. Dwiki Satrio
Jambura Geoscience Review Vol 6, No 2 (2024): Jambura Geoscience Review (JGEOSREV)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jgeosrev.v6i2.24475

Abstract

Sequence stratigraphy related to accommodation space as an area of potential sediment accumulation that is influenced by fluctuations in sea level and subsidence of the basin floor. Paleogeography, on the other hand, is the study of physical geographic features and their evolution throughout geological periods. The aim of this work is to shed light on the relationship between paleogeographic evolution and sequence stratigraphy, as well as coal accumulation in the South Sumatra Basin. The method used are geophysical logs and cores analysis to determine the system tracts, types of system tracts, and stratigraphic sequences, lithofacies and sedimentary facies analysis, paleogeographic analysis using modified single-factor and multi-factor and them mapped  using IDW as a geostatistical method. The results indicate that the study area comprises four system tracts, namely TST-1, HST-1, TST-2 and HST-2. In TST-1 and TST-2, the rate of peat formation is balanced with the rate of accommodation space formation, resulting in continuous and very thick coal accumulation. In HST-1 and HST-2, the rate of accommodation space formation exceeds the rate of peat formation, leading to continuous coal accumulation that is quite thick to very thick. Sequence 1 consists of lagoon and tidal/mouth/distal bar paleogeographic unit with  sand/shale ratio range 0.217 to 0.247. Sequence 2 consists of lagoon paleogeographic units with sand/shale ratio range 0.046 to 0.05.
Geological History Reconstruction using Stratigraphic Analysis: A Case Study of Kampung Baru, West Sumatra Putri, Helen Dwi; Setiawan, Budhi; Rochmana, Yogie Zulkurnia
Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelititan dan Pengabdian kepada Masyarakat - Institut Teknologi Adhi Tama Suraba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jemt.2024.v4i2.5729

Abstract

The reconstruction of geological history includes the development of rocks and volcanic deposits on a depositional pattern consisting of various types of sedimentary materials accumulated over a long time, which involves depositional changes. Depositional changes require geological comprehension in analyzing and understanding the geological processes involved in their evolution. For this reason, stratigraphic analysis is a very relevant approach to discussing rock layers, including significant environmental changes during their geologic history. The purpose of this research is to find out the geological processes that have contributed to the formation of the earth in the past. The method in this research is a stratigraphic analysis carried out from field observation data carried out directly at the outcrop. Deposition began with the re-deposition of the Pre-Tertiary (Triassic)-aged Porphyry Quartz Dasite Formation. In the Late Oligocene Epoch, the Sawahtambang Formation was deposited, which formed in the braided river characterized by the presence of sedimentary structures in the form of lamination and cross lamination. In the Early Miocene to Middle Miocene, the transgression process occurred, where the change in deposition was caused by the supply of larger land sediments that caused the deposition of the Ombilin Formation to be deposited in the marine environment of the Transition-Nerritic Edge based on the bathymetry results. The research results are expected to enable geological information to gain in-depth knowledge and experience about the history of deposition and assist in geological modeling.
Analisis Tektonik Relatif Menggunakan Metode Morfotektonik Daerah Lintau Buo dan Sekitarnya, Tanah Datar, Sumatera Barat Putri, Atika Nabila; Setiawan, Budhi
Journal of Applied Geoscience and Engineering Vol 2, No 1 : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jage.v2i1.19921

Abstract

The area of this research is in the Lintau Buo Region, Tanah Datar District, West Sumatra. Based on the regional geology, the location is on the boundary of the Ombilin Basin which has active tectonic conditions. This research is to get data of tectonic levels using a quantitative geomorphological approach carried out in the Batang Sinamar sub-watershed and the Batang Tampo sub-watershed. Some of the parameters used for this study include Drainage Density (Dd), Bifurcation Ratio (Rb), Hypsometric Integral (HI), Valley Floor Width and Height Ratio (Vf), Mountain Front Sinousity (Smf), and Asymmetry Factor (AF). And then the outcome of the parameters compared using IAT (Index of Active Tectonic) analysis. The results of the calculation are obtained with segment 1 entering class 3, namely moderate tectonics, and segments 2 and 3 entering class 2, namely high tectonics. The drainage pattern of the river at this research location is a pararellel drainage pattern which is controlled by geological structures such as folds. The results calculation of the IAT analysis is the landform of the morphology research location is controlled by moderate to high levels of tectonic activity and produces various denudational and erosional processes that cause soil movement and landslides.
Kontrol Struktur Geologi Terhadap Kemunculan Manifestasi Panas Bumi di Daerah Muaro Paiti, Sumatra Barat Rahmatullah, Arif; Rochmana, Yogie Zulkurnia; Setiawan, Budhi; Dyah Hastuti, Endang Wiwik; Permana, Lano Adhitya
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan, Volume 8, No 1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v8i1.11769

Abstract

Struktur geologi memiliki peranan penting terhadap sirkulasi fluida panas bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola umum serta distribusi struktur geologi yang berperan sebagai media keluarnya air panas dari reservoir. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui zona permeabilitas tinggi sebagai implikasi dari reservoir yang baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemetaan geologi dan analisis kelurusan. Pemetaan geologi bertujuan untuk mengetahui kondisi litologi dan struktur geologi di daerah penelitian. Sedangkan analisis kelurusan bertujuan untuk mengetahui pola umum struktur geologi dan indikasi zona permeabilitas tinggi. Berdasarkan hasil pemetaan geologi, terdapat dua formasi di daerah penelitian, yaitu Formasi Menggala dan Formasi Telisa. Formasi Menggala tersusun oleh litologi berupa batupasir, batupasir kerikilan, dan konglomerat. Formasi Telisa tersusun oleh litologi berupa batulempung dan napal secara lokal. Daerah penelitian mempunyai enam struktur geologi yang berkembang, yaitu lima sesar dan satu lipatan. Dari enam struktur geologi yang ditemukan, Sesar Patamuan dan Sesar Batangkapugadang diinterpretasikan menjadi struktur yang berperan sebagai jalur keluarnya air panas dari reservoir. Keberadaan manifestasi ini muncul di sekitar perpotongan kedua struktur tersebut. Pada peta densitas kelurusan, perpotongan kedua struktur tersebut berada pada area dengan densitas kelurusan yang rapat. Area tersebut diinterpretasikan sebagai zona hancuran yang diindikasikan sebagai zona permeabilitas tinggi.
Religious Value in Nyadran Ceremony in Ngepringan Village, Sragen Yuliningsih, Yuliningsih; Saddhono, Kundharu; Setiawan, Budhi
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 20, No 2 (2018): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v20i2.4981

Abstract

The struggle for modernity gave rise to the degradation of the value of character education. At this stage the revitalization of the value of religious local wisdom in tradition needs to be developed again. The existence of nyadran tradition in Ngepringan continues to be developed by mixing the value of local wisdom with religious values. This unique combination is a form of local wisdom against the individual culture that developed in the community, the development of modernity. This means that the community can not only uphold the cultural values of the ancestors, and also cannot adapt the tradition to conditions, and still insert religious values in it. Nyadran tradition is still played by the Ngepringan community because they are spiritual tourism and become a harmonizer political, social, economic and spiritual life. The collection of data information is through observation and interview with the Ngepringan village community. The purpose of this study is to explore religious values in the Nyadran ceremony procession. This type of research is ethnography with qualitative descriptive method. Data collection techniques use techniques, interviews, documentation, and language content. The data analysis uses interactive analysis technique. The results of this study are to reveal and describe the religious values in the ceremony procession that need to be preserved and improved by the Ngepringan village community in the face of modernity. Pergulatan modernitas melahirkan degradasi nilai pendidikan karakter. Pada titik ini revitalisasi nilai kearifan lokal religius dalam tradisi perlu dikembangkan kembali. Eksistensi tradisi nyadran di Ngepringan terus dikembangkan dengan mencampur nilai kearifan lokal dengan nilai religius. Perpaduan yang unik ini merupakan bentuk kearifan lokal melawan budaya individualis yang berkembang di masyarakat mengikuti perkembangan modernitas. Hal ini bermakna bahwa masyarakat disana tidak hanya menjunjung nilai-nilai budaya dari para leluhur, melainkan juga mampu menyesuaikan tradisi dengan kondisi, serta masih menyisipkan nilai-nilai religius di dalamnya. Tradisi nyadran masih tetap dipertahankan oleh masyarakat Ngepringan dikarenakan nyadran sebagai wisata rohani serta menjadi penyelaras kehidupan politik, sosial, ekonomi, dan agama. Informasi data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan masyarakat desa Ngepringan. Tujuan studi ini untuk menggali nilai religius dalam prosesi upacara nyadran. Jenis penelitian ini adalah etnografi dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis isi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini adalah mengungkap dan mendeskripsikan nilai religius dalam prosesi upacara nyadran yang perlu terus dilestarikan dan ditingkatkan oleh masyarakat desa Ngepringan dalam menghadapi modernitas.
Implementasi Pembelajaran Bahasa Jawa (Materi Tembang Dolanan) Berbasis Pendidikan Karakter Religius dalam Kurikulum 2013 Veronika, Prima; Setiawan, Budhi; Wardani, Nugraheni Eko
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 19, No 1 (2017): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v19i1.3929

Abstract

The aim of this study is to determine the implementation of Javanese language learning (through dolanan song) based on religious character building in curriculum 2013. It employs qualitative research design with a single case study approach. The results showed that the learning of Javanese language (on dolanan song) can establish religious character building through a scientific approach. Its implementation may involve learning models such as role play, discovery learning and problem based learning. The steps of learning based on scientific approach include activities to observe, ask, gather information, associates, try and communicate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran Bahasa Jawa (materi tembang dolanan) berbasis pendidikan karakter religius dalam kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Jawa (materi tembang dolanan) dapat menanamkan pendidikan karakter religius melalui pendekatan saintifik. Implementasinya dapat menggunakan model pembelajaran Role Playing, Discovery Learning dan Problem Based Learning. Adapun langkah-langkah pembelajaran berbasis pendekatan saintifik meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mencoba, dan mengomunikasikan.
ANALISIS SISTEM PENGOLAHAN TANAH TERHADAP EMISI CO2 DARI TANAH PADA TANAMAN KARET UMUR 12 TAHUN Stevanus, Charlos Togi; BAKRI, BAKRI; SETIAWAN, Budhi
Jurnal Penelitian Karet JPK : Volume 42, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.jpk.v42i1.954

Abstract

Pengolahan tanah di perkebunan karet umumnya dilakukan secara mekanis karena selain cepat, sistem ini juga efektif dalam mengeluarkan perakaran dan kayu pada area penanaman karet. Namun karena biaya penyiapan lahan secara mekanis besar dan adanya larangan metode bakar pada persiapan lahan menyebabkan sebagian besar perkebunan karet rakyat maupun perkebunan karet besar berstatus Hutan Tanaman Industri (HTI) lebih memilih menggunakan penyiapan lahan dengan tanpa olah tanah. Hal ini mempunyai efek terhadap emisi CO2 sebagai penyumbang gas rumah kaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan pengaruh sistem tanpa olah tanah dan olah tanah terhadap emisi CO2 pada tanaman karet berumur 12 tahun serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2023 di Kebun Pusat Penelitian Karet di tanaman karet tahun tanam 2011. Metode yang digunakan adalah mengukur emisi CO2 pada perlakuan tanpa olah tanah dan olah tanah pada perkebunan karet umur 12 tahun dan menganalisis menggunakan uji-t. Variabel faktor yang mempengaruhi emisi CO2 pada penelitian ini antara lain : C-organik, bobot isi dan kadar air dan dianalisis menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi CO2 sesaat perlakuan tanpa pengolahan tanah lebih tinggi dan berbeda nyata dibandingkan olah tanah. Hasil uji analisis korelasi menunjukkan bahwa c-organik dan kadar air berkorelasi positif signifikan terhadap emisi CO2, sementara bobot isi nyata berkorelasi negatif signifikan terhadap emisi Co2.
Kontrol Struktur Geologi Terhadap Kemunculan Manifestasi Panas Bumi di Daerah Muaro Paiti, Sumatra Barat Rahmatullah, Arif; Rochmana, Yogie Zulkurnia; Setiawan, Budhi; Dyah Hastuti, Endang Wiwik; Permana, Lano Adhitya
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan, Volume 8, No 1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v8i1.11769

Abstract

Struktur geologi memiliki peranan penting terhadap sirkulasi fluida panas bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola umum serta distribusi struktur geologi yang berperan sebagai media keluarnya air panas dari reservoir. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui zona permeabilitas tinggi sebagai implikasi dari reservoir yang baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemetaan geologi dan analisis kelurusan. Pemetaan geologi bertujuan untuk mengetahui kondisi litologi dan struktur geologi di daerah penelitian. Sedangkan analisis kelurusan bertujuan untuk mengetahui pola umum struktur geologi dan indikasi zona permeabilitas tinggi. Berdasarkan hasil pemetaan geologi, terdapat dua formasi di daerah penelitian, yaitu Formasi Menggala dan Formasi Telisa. Formasi Menggala tersusun oleh litologi berupa batupasir, batupasir kerikilan, dan konglomerat. Formasi Telisa tersusun oleh litologi berupa batulempung dan napal secara lokal. Daerah penelitian mempunyai enam struktur geologi yang berkembang, yaitu lima sesar dan satu lipatan. Dari enam struktur geologi yang ditemukan, Sesar Patamuan dan Sesar Batangkapugadang diinterpretasikan menjadi struktur yang berperan sebagai jalur keluarnya air panas dari reservoir. Keberadaan manifestasi ini muncul di sekitar perpotongan kedua struktur tersebut. Pada peta densitas kelurusan, perpotongan kedua struktur tersebut berada pada area dengan densitas kelurusan yang rapat. Area tersebut diinterpretasikan sebagai zona hancuran yang diindikasikan sebagai zona permeabilitas tinggi.
Co-Authors Abdurrahman Hanif Albaihaqi Abimanyu, Gilang Aldri Frinaldi Alfiati Alfuazri, M. Gilang Ama, Fuad Andayani Andayani Andayani Andili, Agshal Almachzumi Ani Rakhmawati Anton Wijaya Arief Setyawan Arieffiandhany, Riezal Asof, H. Marwan Atikah Anindyarini Atthoriq, Muhammad Hafidz Az Zahra, Salsabila Azzahra, Fade Risa Azzahra, Fadea Risa Bakri Bakri Cahyaningrum, Fitria Chaesar, Ari Suryawati Secio Chafit Ulya Charlos Togi Stevanus, Charlos Togi Dedi Rohendi Dyah Hastuti, Endang Wiwik Eddy Ibrahim Edi Riawan Edy Sutriyono Ernawati Fadhellatul Kamil Faradila, Nanda Argi Noer Farahdila, Silvie Felicity, Felicity Ferdian Syahputra Firstya Evi Dianastiti Fitriani, Aula Gallant Dwi Pangestu Nugroho Akbar Gurada Capah, Ade Indra Harfiandri, Muhammad Said Harnani Harnani Harnani Harnani Harnani, Harnani Hartati, Restiana Dwi Haryanti, Rini Dwi Hastuti, Nuri Puji Helen Dwi Putri Hermawan, Muhammad Alfian Hibatullah, Kevin Nabil Islam, Muhammad Izzul Ismaryanto, Ismaryanto KAMIL, FADHELLATUL Kartika Ishartadiati Karyadi, Rian Khakim, Mokhamad Yusup Nur Kundharu Saddhono Kurniawan, Deviyanto Landia, Karmila Putri Lee, Jason Lusiani Tjandra Marswati, Ceria Masfufatun Masfufatun Maulana Yusuf Muhammad Rohmadi Muhammad Taufik Toha Mukhlis, Muhammad Mulyadi, Riduan Munib Ikhwatun Iman Nardi, Rajhi Febri Nugraheni Eko Wardani Nurohim, Dede Oman Abdurahman Pebby Putra Juenda Pebrianto, Rosihan Permana, Lano Adhitya Pranata, Ridho Pratama Goestyananda Pratika Yuhyi Hernanda Putri, Atika Nabila Putri, Helen Dwi Putri, Zahrah Belinda RAHARJO, BUDIONO Rahaya, Ivana Septia Raheni Suhita Rahmatullah, Arif Ramadhani, Asri Kamila Rifki Aditya, Rifki Rina Sahara Rio, Ferdinan Rizki, Kurnia Rahma Rizkie, Dania Rosihan, Pebrianto Sabaruddin Sabaruddin Safrihady, Safrihady Santoso, Nugroho Ponco Santoso, Nugroho Ponco Sari, Fatrina Aprilia Sarwiji Suwandi Setyaningsih, Arinda Oktariski Simanjuntak, Presli Panusunan Slamet Subiyantoro Sumarwati Suyeda, Fadhil D. Syaputri, Hanisa Dean Tri Indrayanti Utami, Sri Lestari Wahdini, Lisa Wahyu Wardana, Muhammad Aditya Wisnu Wicaksono, M Dwiki Satrio Wicaksono, M. Dwiki Satrio Wijaya, Wildan Maulana Wulandari, Atik Sri Wulandari, Zhalsa Yogie Zulkurnia Rochmana Yuliningsih, Yuliningsih