p-Index From 2021 - 2026
5.283
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Psikologi Jurnal EMPATI Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Indonesian Journal of History Education International Research Based Education Journal MEDIAPSI ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) JOURNAL OF HEALTH SCIENCE (JURNAL ILMU KESEHATAN) JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Kolaboratif Sains Indonesia Jurnal Kebidanan PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Journals of Ners Community Keteg : Jurnal Pengetahuan, Pemikiran dan Kajian Tentang Bunyi Jurnal Abdimas Mahakam Educatif: Journal of Education Research Science Midwifery Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Pena Medika : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Kesehatan Tambusai Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan Jurnal Psikologi Islam J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Abdi Medika Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Educatif: Journal of Education Research Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Journal of Community Empowerment Journal of Regional Development and Technology Initiatives Jurnal Perikanan Holistik Jurnal Kesehatan Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Jurnal Rekam Medic
Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS I SDN 1 PADAAN DALAM MELAKUKAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DENGAN MEDIA DADU Siswati, Siswati
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 33, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v33i1.7672

Abstract

The problems of this research are classical learning without relevant media and the students with weak of numeral concept understanding and calculation. This research is Class Action Research (CAR), consist of two cycles with 23 students as the research subject. The action on the first cycle is using dice with simple circle symbolic. The action on the second cycle is using dice with colored circle symbolic. The results of this research are 1) the using of dice as the media make the learning interesting, concrete and effective, 2) the renewal of dice with colored circle symbolic abridge the students to calculate on story questions, 3) the using of dice as the media increase the students’ calculation.
HUBUNGAN ANTARA SCHOOL WELL-BEING DENGAN INTENSI DELINKUENSI PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 5 SEMARANG Afif Suryana Effendi; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.565 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.14996

Abstract

Pada masa remaja, individu lebih sering menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman sebaya daripada dengan orang tua, sehingga teman sebaya dapat mempengaruhi sikap, minat, penampilan dan perilaku remaja. Teman sebaya merupakan salah satu faktor munculnya kenakalan pada remaja karena interaksi dengan keluarga mulai berkurang secara perlahan dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara school well-being dengan intensi delinkuensi pada siswa kelas XI SMK Negeri 5 Semarang. School well-being adalah tingkat kepuasan siswa terhadap sekolahnya yang meliputi kondisi sekolah, hubungan sosial, pemenuhan diri, dan status kesehatan sehingga kebutuhan-kebutuhan dasar disekolah dapat terpenuhi. Intensi delinkuensi adalah niat atau keinginan individu untuk berperilaku menyimpang terhadap hukum, agama dan norma di masyarakat yang menyebabkan kerugian pada diri sendiri, orang lain, dan ketentraman umum, selain itu individu tersebut telah mengetahui sanksi yang akan didapatkan atas perilaku yang dilakukan. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Negeri 5 Semarang sebanyak 286 siswa. Subjek uji berjumlah 158 siswa dan subjek penelitian berjumlah 128 siswa. Sampel dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Intensi Delinkuensi (22 aitem, α = 0,83) dan Skala School Well-Being (33 aitem, α = 0,85). Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif antara school well-being dengan intensi delinkuensi pada siswa kelas XI SMK Negeri 5 Semarang dengan rxy = -0,482 dan p=0,000 (p<0,001). School well-being memberikan sumbangan efektif sebesar 23,3% pada intensi delinkuensi.
HUBUNGAN ANTARA KETERTARIKAN INTERPERSONAL DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA REMAJA SMA ISLAM HIDAYATULLAH SEMARANG Inggit Kartika Sari; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.162 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketertarikan interpersonal dengan perilaku prososial pada remaja. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMA Islam Hidayatullah Semarang berjumlah 233 siswa. Sampel penelitian berjumlah 142 siswa berasal dari kelas X-1, X-3, XI IPA 2, XI IPS 1, dan XI IPS 2 yang didapatkan dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Perilaku Prososial berjumlah 30 aitem (α = 0,898) yang disusun berdasarkan aspek-aspek perilaku prososial yaitu sharing, cooperative, donating, helping, honesty, generosity, serta mempertimbangkan kesejahteraan individu lain dan Skala Ketertarikan Interpersonal berjumlah 27 aitem (α = 0,865) yang disusun berdasarkan aspek-aspek ketertarikan interpersonal yaitu kesukaan atau hubungan sosial, tugas dan rasa hormat, serta fisik atau penampilan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan rxy=0,623 dengan p=0,000 (p<0,001) maka ada hubungan positif dan signifikan antara ketertarikan interpersonal dengan perilaku prososial. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi ketertarikan interpersonal, maka semakin tinggi perilaku prososial remaja. Sebaliknya, semakin rendah ketertarikan interpersonal, maka semakin rendah perilaku prososial remaja. Ketertarikan interpersonal memberikan sumbangan efektif sebesar 38,8% pada perilaku prososial.
GAMBARAN CAREGIVER TERHADAP INTERAKSI TEMAN SEBAYA PADA ANAK PENYANDANG AUTIS Fajar Nugroho; Siswati Siswati; Tri Puji Astuti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.845 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7403

Abstract

Autism has significance influence to communication, social interaction, imagination, and attitude. One of development task for children is to learn having peer friends and when school age peer have more influence than teacher or parents. Interaction between child and his peer is a dynamis relationship between two or more people and one attitude can influence or change others. Purpose of this study is to understand interaction between autism children with their friends in the view of caregiver.This research is held with qualitative method and used descriptive approach. Subject in this research are autistic child with his care giver as informan. Researcher used interview as primary method to get the data with observation and field record to get secondary data.Based from the data we can conclude interaction between autistic child and his friend is influence by his language ability. Researcher suggest to held language training so that children with autistic could had good interaction with their friends.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP IKLIM SEKOLAH DENGAN INTENSI BULLYING PADA SISWA SD ISLAM X Pristi Mutia Hanitis; Siswati Siswati; Imam Setyawan
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.463 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13130

Abstract

Sekolah bukan sekadar tempat mengasah intelektualitas, tetapi juga sebagai tempat pembentukan sikap dan kebiasaan yang wajar, perangsang potensi, pengembang kecakapan umum, memperoleh pengajaran, belajar bekerja sama, belajar menahan diri demi kepentingan orang lain serta pengembangan konsep diri siswa, untuk itu sekolah harus mampu menciptakan iklim sekolah yang menunjang sehingga membentuk lingkungan belajar yang sehat. Ketidakmampuan sekolah dalam menciptakan iklim sekolah yang sehat dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap iklim sekolah oleh siswa. Iklim sekolah yang dipersepsikan negatif dapat menimbulkan intensi perilaku maladjustment, misalnya bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap iklim sekolah dan intensi bullying pada siswa sekolah dasar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4 dan 5 SD Islam X sebanyak 256 siswa. Sampel penelitian berjumlah 97 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah Skala Psikologi yaitu skala Skala Intensi Bullying (19 aitem valid, α = 0,845) dan Skala Persepsi terhadap Iklim Sekolah (20 aitem valid, α = 0,724). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara persepsi terhadap iklim sekolah dan intensi bullying pada siswa sekolah dasar (rs = -0,175; p < 0,05).
PENGALAMAN MENJALANI KARIER SEBAGAI SENIMAN LUKIS: SEBUAH INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS AMANDA ESTI SETIANIK; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.043 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26519

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memahami pengalaman dalam menjalani karier sebagai seniman lukis. Pengalaman dalam menjalani karier meliputi pengambilan keputusan karier serta perkembangan karier subjek. Seniman lukis adalah seseorang yang mampu menciptakan, mengerjakan dan menggelar karya berbentuk lukisan. Pengambilan keputusan karier adalah sebuah proses identifikasi permasalahan dengan berbagai kombinasi pengetahuan dan strategi oleh seseorang dalam membuat pilihan kerja. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif fenomenologis dengan metode analisis data Interpretative Phenomenologycal Analysis (IPA) dan pemilihan subjek menggunakan tehnik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang seniman lukis autodidak dan telah menjalani profesi sebagai seorang pelukis selama lebih dari lima tahun. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dorongan untuk menciptakan karya seni, stres kerja, konflik di tempat kerja dan kegagalan mengelola usaha menjadi penyebab subjek untuk beralih profesi. Ketiga subjek tetap memutuskan menjalani karier sebagai seniman lukis meski tidak mendapatkan dukungan dari keluarganya. Ketiga subjek mengalami flow, yaitu sebuah sensasi pengalaman puncak yang dialami ketika seseorang sedang melakukan aktivitas tertentu. Flow adalah keadaan ketika seseorang dapat melakukan efisiensi kognitif dan merasakan kenikmatan intrinsik hingga dirinya merasa menyatu dengan aktivitas yang sedang dilakukannya. Seiring dengan perkembangan kariernya, para subjek merasakan kepuasan dalam menjalani karier sebagai seniman lukis.
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY INTELLIGENCE DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA ANGGOTA BEM UNIVERSITAS DIPONEGORO Wulan Dwi Rahayu; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.24 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.24415

Abstract

Komitmen organisasi adalah suatu sikap yang mencerminkan hubungan anggota dengan organisasinya seperti keterlibatan, kesetiaan, dan rasa percaya terhadap nilai-nilai yang dimiliki organisasi sebagai tujuan organisasi. Adversity intelligence adalah kemampuan yang dimiliki individu dalam bertahan menghadapi dan mengatasi berbagai kesulitan sehingga individu dapat mencapai sebuah keberhasilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity intelligence dengan komitmen organisasi pada anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 136 orang dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur psikologi yaitu Skala Adversity Intelligence (32 aitem dengan α=0,911) dan Skala Komitmen Organisasi (25 aitem dengan α=0,886). Berdasar dari analisis regresi sederhana diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara adversity intelligence dengan komitmen organisasi (rxy=0,644 dengan sig p=0,000 (p<0,05)). Semakin tinggi adversity intelligence maka semakin tinggi pula komitmen organisasi. Sebaliknya, semakin rendah adversity intelligence maka semakin rendah pula komitmen organisasi. Adversity intelligence memberikan sumbangan yang efektif sebesar 41,5% terhadap komitmen organisasi. 
METODE STORYTELLING DENGAN MENGGUNAKAN PANGGUNG BONEKA TEHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN Silmi Kafah; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.388 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7377

Abstract

Bahasa memiliki peran penting bagi kehidupan, khususnya kehidupan sosial. Anak dapat mengungkapkan keinginan, perasaan dan pengalamannya melalui bahasa, sehingga dibutuhkan rangsangan stimulus untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Metode storytelling dengan menggunakan panggung boneka diharapkan dapat membantu anak untuk menguasai kemampuan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode storytelling dengan menggunakan panggung boneka terhadap kemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun di PGTK Permata Hati Kid’s School.              Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi, yaitu non-randomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok secara non-randomized berdasarkan usia dan kelas yang sudah tersedia. Pengambilan data melalui pretest dan posttest. Observasi dilakukan oleh delapan observer dan dua guru sebagai instruktor. Hasil observasi dicatat dengan menggunakan lembar observasi checklist. Subjek penelitian adalah siswa-siswi PGTK Permata Hati Kid’s School Delanggu-Klaten.              Uji asumsi dilakukan dengan teknik kolmogorov-smirnov untuk uji normalitas dan levene’s test untuk uji homogenitas. Uji hipotesis menggunakan independent samples t-test, paired samples t-test, dan analisis deskriptif statistik. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian metode storytelling dengan menggunakan panggung boneka terhadap kemampuan berbahasa, namun dalam uji independent samples t-test dan uji analisis deskriptif beberapa aspek kemampuan bahasa dapat ditingkatkan, yaitu aspek tata bahasa dan aspek pengucapan fonem. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai signifikansi aspek tata bahasa = 0,002 < 0,05 dan peningkatan nilai rata-rata aspek pengucapan fonem sebesar 0,15.
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN KECEMASAN TERHADAP KEMATIAN PADA INDIVIDU FASE DEWASA MADYA DI PT TIGA SERANGKAI GROUP Kurniasih Ayu Archentari; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.146 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7543

Abstract

Kematian pasti akan dialami oleh setiap manusia. Kematian menjadi topik yang menarik karena waktu, lokasi dan prosesnya tidak dapat dipastikan. Religiusitas dapat dihubungkan dengan kecemasan terhadap kematian karena ajaran agama banyak membahas mengenai kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kecemasan terhadap kematian pada individu fase dewasa madya di PT Tiga Serangkai Group.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sampel diambil berdasarkan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 36 orang yang terdiri dari manager dan supervisor/officer berusia 35-60 tahun di PT Tiga Serangkai Group. Alat ukur yang digunakan yaitu skala likert dengan empat pilihan respon jawaban. Skala religiusitas dan kecemasan terhadap kematian diujicobakan pada 30 manager dan supervisor/officer yang berusia 35-60 tahun di PT Tiga Serangkai Group. Koefisien reliabilitas skala religiusitas adalah 0,872 dengan 31 aitem, sedangkan koefisien reliabilitas skala kecemasan terhadap kematian adalah 0,918 dengan 34 aitem.Hasil kategorisasi menunjukkan religiusitas subjek berada  pada kategori tinggi dan kecemasan terhadap kematian berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan regresi linier sederhana, didapatkan koefisien korelasi -0,363 dengan p=0,030 (p<0,05). Nilai koefisien korelasi menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan, artinya semakin tinggi religiusitas maka semakin rendah kecemasan terhadap kematian. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,131, artinya religiusitas memberikan pengaruh sebesar 13,1% pada kecemasan terhadap kematian. Sebesar 86,9% pengaruh terhadap kecemasan terhadap kematian dapat disebabkan oleh faktor usia, jenis kelamin, pengalaman, sosioekonomi, keluarga, kepribadian.
HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP RSUD KABUPATEN JOMBANG Dewi Sawitri; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.551 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.24410

Abstract

Psychological well-being adalah keadaan individu dalam mencapai keseimbangan psikis berdasarkan penilaian fungsi positif pada diri individu yang ditandai dengan penerimaan diri, relasi sosial yang positif, tujuan hidup, pengembangan diri, penguasaan lingkungan, dan otonomi. Self-compassion adalah penerimaan terhadap kekurangan pribadi, kesulitan, dan penderitaan yang dialami oleh individu dengan cara memberikan belas kasih dan kebaikan terhadap diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan psychological well-being pada perawat instalasi rawat inap RSUD Kabupaten Jombang. Populasi dalam penelitian ini yaitu 150 perawat dan sampel penelitian sebanyak 105 perawat inap di RSUD Kabupaten Jombang yang didapatkan dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala self-compassion (24 aitem valid α=0,882) dan skala psychological well-being (33 aitem valid α=0,887). Hasil analisis data menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan koefisien korelasi rxy=0,734 dengan p=0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis diterima, yaitu terdapat hubungan positif antara self-compassion dengan psychological well-being pada perawat instalasi rawat inap RSUD Kabupaten Jombang, dengan sumbangan efektif sebesar 53,9%.
Co-Authors Abdul Muntholib Adam, M. Adriyati, Nur Azmi Afif Suryana Effendi Afifi Fauzi Abbas Afifi, Abdullah A Aini, Baiq Olatul Ainun Wulandari Akhatik, Nurul Alfarizi, Aulia Fahmi Ali Masduqi AMANDA ESTI SETIANIK Amelia, Nisa Andi Mi&#039;rajusysyakur Muchlis Andini, Issri Mila Nova Andrea, Kanesya Putri Anis Muatsiroh ANNISA PUTRI PERMATASARI Aprilia, Nur Panca Arif, Taufan Aritonang, M. Yohanes Christian Asri Hana Savitri Ayu Putri, Nathia Wisnu Ayu, Khaerunnisa Cantika Berkah Pamuji, Siti Erniyati Bernadeta Anggi Desiavi H. Cahyani, Nan Tiara Cahyo Budi Utomo Costrie Ganes Widayanti Dewi Sawitri Dian Oktianti Diana Rusmawati Dianita, Eka Mei Diannisa Wahyu Putri Chinanti Dina Sonia Eliza, Mona Erliana Nur Azizah, Erliana Nur Erwi Putri Setyaningsih Fahmi, Agus Fajar Nugroho Farida Hidayati Fatihatun Nuroniyah Karimah Fatkhiuah, Natiqotul Fattah, Muhammad Awalu Febriani, Amelia Fitria Susanti Habibi, Yumarsanni Hadiningsih, Tri Agustina Hadiyati, Frieda Nuzulia Ratna Hasanah, Kurniatul Herdini , Herdini Hidayati, Frieda N. R. Hilda Amanda Idrus, Andi INDAH AYU MUFIDA INDAR SABRI Indawati, Laela Indra Dwi Wirandika Inggit Kartika Sari Izzatinisa, Izzatinisa Jaya, Rendy Indra Jerry, Jerry Jurniati, Jurniati Kinari Arya Apsari Kurnia, Hanum Milla Kurniasih Ayu Archentari Kusuma, Ika Maruya Lelahester Rina Listiyo Rini M. Yohanes Christian Aritonang Mabruroh, Ulum Maemunah Maemunah Mahendra, Andika Agustino Wella Maria Catherina Palar Marran, Riska Martaria Rizky Rinaldi Maryati, Heni Masturoh, Masturoh Mawadati, Vida Mei Linda Wati Meina, Shearly Eka Mohamad Reza Hilmy Monika Aprilia Dwi Astuti Muchlis, Andi Mi'rajusysyakur MULYONO, NININ KHLOLIDA Munawarohthus Sholikha Munir, Abd. Nadia Sintia Naharani, Adrestia Rifki Natiqotul Fatkhiyah Nidya Agesthi Ningsi, Iin Widya Novita Novita NURUL HIDAYAH Oktavia, Yelsi Paramita Estikasari Patahiruddin, Patahiruddin Pontoan, Jenny Pramudhita, Fitrotunnisa Mulyo Prasetyo Budi Widodo Pristi Mutia Hanitis Puspita, Diraveica Widya Putri Marita Abdurachman Putri, Elvina Triana Rachmatiah, Tiah Raharja Rahma Faradisa, Ahda Fina Ramadani, Nurmagfira Retno Adriyani Risnanto, Risnanto Rizal Ramadhan Rosta Rosalina Rudi Hamarno Sabrina Sella Devi Saepudin, Asep Salva Salsa Billa, Adinda Dwi Santosa Nugroho, Aji Saputra, Aryanto Mandala Sari, Fatma Setyatama, Ike Putri Sheila Amalia Hanum Silmi Kafah Sinidikoro, Hita Soehartati, Tri Solikhah, Fitriana Kurniasari Subaryanti, Subaryanti Suharjono Supriliyah Praningsih Susanti Susanti Syafriana, Vilya Teodhora, Teodhora Terendienta Pinem Tri Nugroho Budi Santoso Tri Puji Astuti Ulumuddin, Abdillah Umi Mawardah Veryanti, Putu Rika Widyapratiwi, Ritha Wiritanaya, Bunga Wiwid Novita Wulan Dwi Rahayu Yanuartati, Setyo Yulia, Noor Zainal Abidin