This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Journal of Education and Learning (EduLearn) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI International Journal of Community Service Learning Journal of Education Technology Bisma The Journal of Counseling Jurnal EDUTECH Undiksha Journal on Education Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT The Indonesian Journal of Social Studies Edukasi IPS Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Khazanah Akademia East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Jurnal Dunia Pendidikan Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Journal of Comprehensive Science SWARNA Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research Innovative: Journal Of Social Science Research Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan Non formal Cendikia Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara IJoEd: Indonesian Journal on Education AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Teacher Perceptions About Student Ethical Decadence (Case Study of Students at Middle School Diponegoro 1 After the Covid-19 Pandemic) Zila Finola Puspita; Desy Safitri; Sujarwo
Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 4 (2023): July 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/modern.v2i4.5058

Abstract

This study aims to describe the Decadence of Learners after the implementation of Distance Learning (PJJ) due to the Covid-19 pandemic. The research method used is descriptive with the subject of Student Research. Data were collected using questionnaires, interviews, observation, and literature study. The results of the study show that the teacher's view of student ethical decadence is true, when PJJ teachers only provide core material and rarely provide advice on ethics, lack of parental supervision, some of these things are exacerbated by the existence of social media which students always access without supervision which makes ethical decadence occur
Penerapan Round Club untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ekologi Sosial desy safitri desy
Edukasi IPS Vol 6 No 2 (2022): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.006.02.05

Abstract

Abstract This study aims to determine the application of round clubs to improve social ecology learning outcomes. The method used in this study is action research with several cycles / rounds. The design of this study consists of 4 stages: (1) planning (2) action (3) observation (4) reflection. The result of this study was that there was an increase in the average value of learning outcomes from 58.4 in the first cycle to 80.3 in the second cycle. As for creative thinking, students in the application of round clubs as a learning model in the Social Ecology Course increased from 74% in the first cycle to 89% in the second cycle. The implication is that the application of this round club can be used as an alternative in learning Social Ecology Courses and can improve students' creative thinking. Keywords: Learning outcomes, roud club Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan round club untuk meningkatkan hasil belajar ekologi sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) dengan beberapa siklus/putaran. Disain penelitian ini terdiri dari 4 tahap: (1) perencanaan (2) tindakan (3) pengamatan (4) refleksi. Hasil penelitian ini adalah terdapat peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari 58,4 pada siklus pertama menjadi 80,3 pada siklus kedua. Sedangkan untuk berpikir kreatif mahasiswa pada penerapan round club sebagai model pembelajaran pada Mata Kuliah Ekologi Sosial mengalami peningkatan dari 74% pada siklus pertama menjadi 89% pada siklus kedua. Implikasinya adalah bahwa penerapan round club ini dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran Mata Kuliah Ekologi Sosial dan dapat meningkatkan berpikir kreatif mahasiswa. Kata kunci: Hasil belajar, roud club
FoMO (Fear of Missing Out) pada Mahasiswa Penggemar Korea Rifi Maulidya Rifi; Desy Safitri
Edukasi IPS Vol 7 No 1 (2023): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.007.01.04

Abstract

Abstract Globalization has made the development of Korean culture (Hallyu) more rapid in recent years, coupled with advances in technology, causing the emergence of FoMO (Fear of Missing Out), namely the fear or anxiety of missing an event for Korean fans. This study aims to determine the causes and effects of the FoMO (Fear of Missing Out) phenomenon on students who are Korean fans of the Social Sciences Education Study Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University. The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach. The subjects or informants in this study were 10 students using a purposive technique of taking informants with the criteria of Social Sciences Education UNJ students, Korean fans and having moderate to high FoMO scores. To answer the problem formulation, the researcher collected data by distributing pre-research questionnaires, interviews, literature studies, observation and documentation. The results of the study revealed that the cause of FoMO in social studies education students who are Korean fans is the high use of devices and social media. The impact of FoMO on student enthusiasts includes physical impacts; the impact on the psyche; disrupted learning patterns; to finance,. Keyword : FoMO, Fear of Missing Out, Korean Wave, Korean Fans Abstrak Globalisasi membuat perkembangan budaya Korea (Hallyu) semakin pesat beberapa tahun belakang, dengan dibarengi kemajuan teknologi menyebabkan munculnya FoMO (Fear of Missing Out) yakni rasa takut atau cemas tertinggal suatu peristiwa pada penggemar Korea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dan dampak dari fenomena FoMO (Fear of Missing Out) pada mahasiswa penggemar Korea program studi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek atau informan pada penelitian ini berjumlah 10 mahasiswa dengan teknik pengambilan informan purposive dengan kriteria mahasiswa Pendidikan IPS FIS UNJ, penggemar Korea dan memiliki skor FoMO sedang hingga tinggi. Untuk menjawab rumusan masalah peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuesioner pra penelitian, wawancara, studi pustaka, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyebab FoMO pada mahasiswa Pendidikan IPS penggemar Korea adalah penggunaan gawai dan media sosial yang tinggi. Adapun dampak dari FoMO pada mahasiswa penggemar antara lain dampak fisik; dampak pada psikis; pola belajar yang terganggu; hingga keuangan. Kata kunci : FoMO, Fear of Missing Out, Korean Wave, Penggemar Korea
EDUKASI KECERDASAN NATURALIS MELALUI EKOLABEL UNTUK KELOMPOK GURU SEKOLAH DASAR DI JAKARTA Desy Safitri; Sujarwo; Arita Marini; Nurzengky Ibrahim
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4: September 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i4.6321

Abstract

Guru sebagai pendidik haruslah mampu menumbuhkan kecerdasan naturalis kepada peserta didik guna menjadikannya sebagai siswa yang memiliki kesadaran lingkungan. Dalam rangka memberikan kecerdasan naturalis maka diperlukan suatu edukasi bagi kelompok guru mengenai ekolabel yang bertujuan memberikan wawasan tentang lingkungan dan perilaku positif dalam melestarikan lingkungannya. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada kepada kelompok guru Sekolah Dasar di Jakarta. Hasil kegiatan menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan guru mengenai kecerdasan naturalis melalui ekolabel
PEMBERDAYAAN KELOMPOK GURU DALAM PENGGUNAAN GAMIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Sri Nuraini; Taufik Rihatno; Arita Marini; Desy Safitri; Sujarwo
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4: September 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i4.6325

Abstract

Gamifikasi dalam pembelajaran merupakan pendekatan yang menggunakan elemen-elemen permainan untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa. Gamifikasi dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan interaktif bagi siswa. Dengan menggunakan elemen-elemen permainan, siswa dapat merasa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, membangun motivasi internal untuk mencapai tujuan pembelajaran, dan merasa puas dengan pencapaian yang mereka raih. Selain itu gamifikasi juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran, maka diperlukanlah suatu pemberdayaan bagi kelompok guru Sekolah Dasar melalui gamifikasi. Hasil kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan gamifikasi dalam pembelajaran.
PELATIHAN BAGI GURU UNTUK PENILAIAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN Arifin Maksum; Adi Putra; Zulela Zulela; Arita Marini; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo; Nurzengky Nurzengky
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4: September 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i4.6471

Abstract

Melakukan penilaian multikultural dalam pembelajaran adalah penting karena mencerminkan dan menghargai keragaman budaya, latar belakang, dan pengalaman siswa. Ini membantu menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif yang menghormati semua siswa, dan memperkaya proses pembelajaran dengan isu-isu budaya yang relevan. Dengan memiliki ketrampilan dalam melakukan penilaian multikultural, guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, mendorong partisipasi aktif siswa, dan memastikan bahwa semua siswa merasa dihargai dan diakui dalam proses penilaian tersebut. Dalam rangka meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran maka diperlukanlah suatu pelatihan bagi guru untuk melakukan penilaian multikultural dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukan bahwa pengetahuan guru mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan pelatihan.
Empowering entrepreneurship competences through socialization of educational entrepreneurship for elementary school teachers in Jakarta Arita Marini; Desy Safitri; Ika Lestari; Musril Zahari; Rossi Iskandar; Ajat Sudrajat; Sri Nuraini; Taufik Rihatno; Yustia Suntari; Maratun Nafiah; Rosinar Siregar
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 3 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v3i1.18144

Abstract

Partner of this international collaboration of community service is Konstanz University of Applied Sciences in Germany, Prof. Dr. Christian von Lübke, to be invited to collaborate in giving socialization about educational entrepreneurship for elementary school teachers in the province of Jakarta Indonesia.  The target of this community service is elementary school teachers in the Province of Jakarta Indonesia.  The socialization of educational entrepreneurship for elementary school teachers was done to develop entrepreneurship competences of elementary school teachers in the Province of Jakarta Indonesia, the solution undertaken was socialization of educational entrepreneurship.  The methods used in conducting this international collaboration of community service were cooperative learning, problem-based learning, and giving assignments.  This socialization was conducted through video conferences in the form of learning activities to improve the competence in educational entrepreneurship for elementary school teachers in the province of Jakarta Indonesia. The socialization of educational entrepreneurship given is related to developing entrepreneurial interest with appropriate learning activity programs. This international collaboration of community service was conducted at elementary schools in the Province of Jakarta Indonesia because those elementary schools are regularly empowered by Universitas Negeri Jakarta.  Based on evaluation measurement, teachers’ interest in entrepreneurship education reached 86,75 % and the average satisfaction level of participants were 94%. 
Pemanfaatan Augmented Reality dalam Pembelajaran IPS Menyajikan Informasi Sejarah dengan Realitas Tambahan Nabila Putri Wahiddiyah; Ayudhia Nur Luthfia; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v2i4.1535

Abstract

Utilization of Augmented Reality (AR) in learning Social Sciences (IPS) with a focus on presenting historical information. Augmented Reality is a technology that allows users to see the real world with the addition of digital elements, such as images, text, or 3D objects inserted in the physical environment. This research illustrates how AR can be used in social studies learning to improve students' understanding of history. By integrating AR into the learning experience, students can access additional information visually and interactively. For example, they can "see" historical figures or historical events through 3D projections that appear on top of textbooks or other learning materials. The results of this research show that the use of AR in social studies learning can increase student engagement, increase their understanding of historical material, and make learning more interesting. Apart from that, the use of AR also allows personalized learning and is tailored to students' abilities and interests. Thus, the use of AR in social studies learning, especially in the context of presenting historical information, can be an effective tool for creating a deeper and more interesting learning experience for students. Further research and development of more sophisticated AR applications in this area could be the next step in utilizing this technology in education.
Penggunaan Media Pop Up Book pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kamal, Astrid Liani; Ali, Muhamad Khaedar; Safitri, Desy; Sujarwo, Sujarwo
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v1i3.336

Abstract

Peran guru adalah menjadi penggagas dalam proses pengajaran, artinya dia bertanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang optimal, menarik dan bermanfaat. Untuk meningkatkan ketercapaian tujuan pembelajaran khususnya mata pelajaran IPS melalui pemanfaatan media pembelajaran Pop Up Book. Selain itu, alat menunjang dalam pembelajaran dengan cara mempermudah pemahaman materi dan menjamin tercapai tujuan dari pengajaran secara efisien dan efektif melalui media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana implementasikan buku pop-up dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial guna hasil belajar siswa akan meningkat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian dokumen dan survei dokumen. Penggunaan media dalam pembelajaran IPS berperan penting. Melalui media, siswa mempunyai kesempatan untuk lebih memahami mata pelajaran. Di lingkungan pendidikan, sumber belajar yang tersedia seringkali terbatas pada buku cetak konvensional. Oleh karena itu, diperkenalkanlah media buku pop-up, yang menampilkan konten dalam format tiga dimensi dan memungkinkan siswa untuk melihatnya dari berbagai sudut yang berbeda. Media ini memiliki potensi untuk membantu siswa dalam memvisualisasikan konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan di masyarakat secara lebih jelas.
Penggunaan Google Earth dalam Pembelajaran IPS Ali, Muhamad Khaedar; Kamal, Astrid Liani; Safitri, Desy; Sujarwo, Sujarwo
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v2i1.379

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap dunia pendidikan, khususnya pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Salah satu teknologi yang merevolusi pembelajaran ilmu sosial adalah Google Earth. Google Earth adalah aplikasi berbasis web yang menggabungkan citra satelit, peta, dan foto udara ke dalam platform interaktif untuk memberikan visualisasi tiga dimensi permukaan bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Google Earth dalam pembelajaran IPS. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dan analisis kualitatif studi kasus penggunaan Google Earth dalam berbagai konteks pembelajaran IPS.Studi ini menunjukkan bahwa Google Earth menawarkan berbagai keunggulan dalam pembelajaran ilmu sosial, antara lain visualisasi fenomena geografis dan sosial yang realistis, eksplorasi interaktif tempat sejarah dan budaya, serta analisis sebaran dan pola geografis. Selain itu, Google Earth memungkinkan Anda dengan mudah memasukkan konsep geografis dan sosial ke dalam pelajaran IPS, meningkatkan keterlibatan dan minat siswa melalui pengalaman belajar yang menarik dan interaktif. Namun, penelitian ini juga menyoroti beberapa tantangan dalam menggunakan Google Earth, termasuk keterbatasan aksesibilitas dan infrastruktur, serta perlunya pelatihan dan dukungan bagi guru untuk mengintegrasikan teknologi ini ke dalam kelas mereka. Oleh karena itu, penggunaan Google Earth dalam pendidikan ilmu sosial menjanjikan potensi besar dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap fenomena geografis dan sosial serta mengembangkan keterampilan analitis dan berpikir kritis. Namun, memaksimalkan manfaat teknologi ini untuk pembelajaran ilmu-ilmu sosial yang efektif dan berkelanjutan memerlukan upaya kolaboratif antara pendidik, pengembang teknologi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Co-Authors Abimanyu, Anggito Achmad Husen Adi Putra Afifah Faiha Inayah Ahmad Muhajir, Ahmad Aini, Noer Fathia Ajat Sudrajat Akbar Sri Nugroho Algafari Rizkyprima Ali, Muhamad Khaedar Aliya, Nadhira Sidqi Alvira Riyadi, Nabilla Amalia, Alia Ambarwati, K. Diah Aminuyati Ananto Kusuma Seta Anggi Saputri Anggraeni, Noviana Arifin Maksum Arita Marini Arita Marini Arum, Wahyu Sri Ambar Astri Febry Ayu Wulandari, Rastri Ayudhia Nur Luthfia Azzahra, Aulia Hafidz Budiaman, B Desma Eka Rindiani Dewi, Dinda Kusuma Dewi, Nastitisari Fahsa, Aulia Fawaz, Ammar Fenny Puspitaningrum Ferdi Fauzan Putra Fitri Tyas Sari Fitria Nur Solicha Gusti Yarmi Hile, Abdulhafiz Ibrahim, Nurzengky Ika Lestari Ika Lestari, Ika Irwansyah, Parulian Iskandar, Rossi Iskandar, Rossi Iva Sarifah Jayawarsa, A.A. Ketut Kamal, Astrid Liani Khalilah, Hana Naurah Khansa, Shabiika Khusnah, Shofiatul Kurnianti, Endang M. Kusumaningrum, Izky Leola Dewiyani Leola Dewiyani Lisa Anggraini Maratun Nafiah Maratun Nafiah, Maratun Mursak, Muliati Musril Zahari Musril Zahari, Musril Nabila Putri Wahiddiyah Nabilah Khonsa Nandi Kurniawan Nandi Kurniawan Noviani, Dwi Nur Luthfia, Ayudhia Nursamsiyah, Putri Nurul Istiqomah nurul khotimah Nurzengky Ibrahim Nurzengky Nurzengky Oman Padmasari, Azizah Pramawita, Annisa Maghfira Pratiwi, Hana Eka Putri, Adela Putri, Andini Silviana Putri, Dinda Ayu Raraswati, Putri Adinda Rieska Ramadhani Rifi Maulidya Rifi Riswana, Ruri Rizki Akbar, Rizki Rizky, Salsabila Rizkyprima, Algafari Rosinar Siregar Rosinar, Rosinar Safitri, Sheila Syalma Saipiatuddin Saipiatuddin, Saipiatuddin Sakmal, Juhana Sari, Jessika Nacha Sassi, Komarudin Seta, Ananto Kusuma Sri Nuraini Sri Nuraini, Sri Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Suntari, Yustia Sutrisno Sutrisno Syurfa, Aulia Tantri, Kusuma Taufik Rihatno Tobing, Ade Wijaya Lumban Ussabrina, Chairunnisa Vitasari, Dian Wahyudiana, Endang Waluyo Hadi Hadi Wava, Ainun Widiastuti , Anik Yarmi, Gusti Yunia Indah Lestari Yustia Suntari Zila Finola Puspita Zulela Ms