Claim Missing Document
Check
Articles

Uji In Vivo Aktivitas Ekstrak Etanol Batang Brotowali (Tinospora crispa) Sebagai Penurun Kadar Glukosa Darah Ruli Kuswati; Nurmita Nurmita; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.921 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.262

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol batang brotowali (Tinospora crispa) sebagai penurun kadar glukosa darah. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi menggunakan metode refluks untuk menentukan presentase rendemen dari ekstrak batang brotowali. Pengujian dilakukan dengan membagi 5 kelompok hewan coba (tikus) masing-masing terdiri dari 3 replikasi. Kelompok 1 yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok 2 yaitu kelompok kontrol positif, kelompok 3,4 dan 5 yaitu kelompok uji dengan dosis masing-masing 40,25; 80,5 dan 161 mg/kgBB. Hasil dari penelitian ini diperoleh presentase rendemen sebesar 3,52% dari berat ekstrak 8,8 gram. Terdapataktivitas antidiabetes ekstrak batang brotowali pada dosis 40,25; 80,5 dan 161 mg/dl dengan dosis terbaik yaitu dosis 161 mg/kgBB dan berpotensi sebagai antidiabetes dibandingkan dengan metformin.
Potensi Kulit Bawang Merah (Allium cepa L) Sebagai Antoksidan dan Tabir Surya Tina Dwi Rahayu; Mirhansyah Ardana; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.305 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.263

Abstract

Kulit bawang merah mengandung berbagai senyawa kimia yang dapat dimanfaatkan salah satunya flavanoid. Flavonoid merupakan senyawa bioaktif yang menghasilkan aktivitas antioksidan serta memiliki sifat fotoprotektif sehingga mampu menyerap sinar ultraviolet. Pada penelitian ini dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dengan metode ABTS (2,2’-Azinobis-[3-etilbenzotiazoline-6sulfonic acid]) dan tabir surya dengan metode spektrofotometer Uv-vis pada ? 292,5-372,5 nm. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit bawang merah sangat berpotensi sebagai antioksidan dan tabir surya .
Potensi Ekstrak Daun Gedi (Abelmoschus manihot Linnaeus) Sebagai Tabir Surya Indah Kasih Gultom; Hanggara Arifian; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.284 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.270

Abstract

Tumbuhan Gedi (Abelmoschus manihot Linnaeus) merupakan tanaman tropis famili Malvacea dimana secara tradisional daun gedi merah dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji potensi tabir surya pada ekstrak daun gedi, fraksi n-heksan, dan fraksi etil asetat dengan menggunakan metode perhitungan %Te dan %Tp. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui profil tabir surya ekstrak daun gedi dalam berbagai variasi konsentrasi yang dikategorikan tabir surya. Aktivitas tabir surya diuji secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 292,5-372,5. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa aktivitas tabir surya ekstrak daun gedi termasuk pada kategori proteksi ekstra yaitu berdasarkan %Te dan kategori sunblock berdasarkan %Tp, aktivitas tabir surya fraksi n-heksan daun gedi termasuk pada kategori proteksi ekstra berdasarkan %Te dan kategori sunblock berdasarkan %Tp, dan aktivitas tabir surya fraksi etil asetat daun gedi termasuk pada kategori proteksi ekstra berdasarkan %Te dan kategori sunblock berdasarkan %Tp.
Potensi Ekstrak Daun Gedi (Abelmoschus manihot Linnaeus) Sebagai Tabir Surya Indah Kasih Gultom; Hanggara Arifian; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.284 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.270

Abstract

Tumbuhan Gedi (Abelmoschus manihot Linnaeus) merupakan tanaman tropis famili Malvacea dimana secara tradisional daun gedi merah dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji potensi tabir surya pada ekstrak daun gedi, fraksi n-heksan, dan fraksi etil asetat dengan menggunakan metode perhitungan %Te dan %Tp. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui profil tabir surya ekstrak daun gedi dalam berbagai variasi konsentrasi yang dikategorikan tabir surya. Aktivitas tabir surya diuji secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 292,5-372,5. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa aktivitas tabir surya ekstrak daun gedi termasuk pada kategori proteksi ekstra yaitu berdasarkan %Te dan kategori sunblock berdasarkan %Tp, aktivitas tabir surya fraksi n-heksan daun gedi termasuk pada kategori proteksi ekstra berdasarkan %Te dan kategori sunblock berdasarkan %Tp, dan aktivitas tabir surya fraksi etil asetat daun gedi termasuk pada kategori proteksi ekstra berdasarkan %Te dan kategori sunblock berdasarkan %Tp.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Batang Kenitu (Chrysophyllum cainito L.) dengan Dua Metode Ekstraksi Aan Qanitina Hanif; Yuspian Nur; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.206 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.296

Abstract

Kenitu (Chrysophyllum cainito L.) adalah salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat yang biasa digunakan sebagai bahan obat dan memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur susut pengeringan, kadar air, kadar abu total, metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan ekstrak kulit batang kenitu yang diekstraksi secara maserasi dan refluks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa susut pengeringan metode maserasi sebesar 5,333%, kadar air 9,740%, dan kadar abu total 1,916%. Sedangkan untuk metode refluks susut pengeringan sebesar 3,333%, kadar air 6.050%, dan kadar abu total 1,385%. Uji fitokimia menunjukkan ekstrak kulit batang kenitu memiliki kandungan fenol, tanin, flavonoid, triterpen dan saponin.Aktivitas antioksidan diperoleh IC50 sebesar 39,521 ppm dengan metode maserasi.Hal tersebut lebih tinggi dari metode refluks yang memperoleh IC50 sebesar 69.265 ppm.
Formulasi Krim Berbahan Aktif Minyak Kapulaga (Amomum compactum Soland.) sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus Lilis Pania Anugrah; Laode Rijai; Wisnu Cahyo Prabowo
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.491 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.303

Abstract

Minyak atsiri atau minyak yang mudah menguap, telah diketahui bahwa Kapulaga (Amomum compactum Soland.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung minyak atsiri sineol, terpineol dan borneol. Minyak kapulaga berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar rendemen minyak kapulaga, formula basis krim, dan untuk mengetahui aktivitas antibakteri minyak kapulaga. Metode penelitian yang digunakan minyak kapulaga destilasi uap, dan pengujian antibakteri yaitu difusi agar metode cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen minyak kapulaga yang diperoleh dari destilasi uap 4,867%. Hasil evaluasi sediaan krim dengan konsentrasi asam stearat yang berbeda FI (8%) dan FII (7%) antara lain organoleptis (Warna putih, bau khas minyak, bentuk semipadat), homogenitas, dan daya sebar pada FI (6,3 cm) dan FII (4,725 cm). pH krim FI (8,00) dan FII (7,43) dan viskositas FI (30,72842 Pa.s) dan FII (61,69424 Pa.s). Hasil aktivitas antibakteri pada minyak kapulaga, bahwa konsentrasi terbaik 15% dengan zona bening 10,883 mm.
Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Bunga Mawar (Rosa damascena MILL) dan Umbi Bengkoang (Pachyrizus erosus) Maziyyah Husna; Hajrah; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.633 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.304

Abstract

Bunga mawar (Rosa damascena MILL) dan Umbi bengkoang (Pachyrizus erosus) mengandung senyawa flavonoid dan daidzein yang bersifat sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak tersebut dengan perbandingan 1:1, 1:2, 2:1, 1:3 dan 2:3. Metode penelitian dilakukan dengan persiapan sampel bunga mawar dimaserasi dengan pelarut etanol 96% dan umbi bengkuang disokletasi dengan pelarut petroleum eter, kemudian residu diekstraksi dengan metanol dan dilanjutkan fraksinasi cair-cair dengan etil asetat dan pengujian antioksidan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan IC50 kombinasi ekstrak dengan perbandingan 1:1 sebesar 38,422 ppm, 1:2 sebesar 30,490 ppm, 2:1 sebesar 78,613 ppm, 1:3 sebesar 18,222 ppm dan 2:3 sebesar 22,62 ppm.
Sintesis Senyawa Turunan Flavanon dan Uji Bioaktivitas Senyawa Kalkon sebagai Senyawa Antara dalam Sintesis Flavanon Nur Shidiq; Agung Rahmadani; Viriyanata Wijaya; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.743 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.305

Abstract

Golongan metabolit sekunder yang memiliki aktivitas biologi sepeti antikanker, antitumor, antiproliferatif, dan antimikroba adalah golongan flavonoid dimana flavanon merupakan salah satu senyawanya. Dalam penelitian ini senyawa 2-hidroksi-5-kloro asetofenon dan 4-hidroksi benzaldehida direaksikan melalui reaksi Kondensasi Claisen-Schmidt menghasilkan senyawa turunan kalkon yaitu 2’-hidroksi-5’-kloro-4-hidroksikalkon. Kemudian senyawa 6-kloro-4’-hidroksi flavanon disintesis melalui reaksi siklisasi turunan kalkon dengan metode refluks menggunakan asam sulfat di dalam etanol sebagai katalis. Senyawa hasil sintesis dikarakterisasi dengan teknik elusidasi struktur menggunakan 1H-NMR, 13C-NMR dan MS (Mass Spectroscopy). Dilakukan uji aktivitas antioksidan dan uji toksisitas dari senyawa 2’-hidroksi-5’-kloro-4-hidroksi kalkon hasil sintesis dengan menggunakan metode DPPH dan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) dan dihitung nilai IC50 dan LC50 dengan menggunakan analisis Reed and Muench. Nilai IC50 dan LC50 senyawa 2’-hidroksi-5’-kloro-4-hidroksi kalkon diperoleh 131,19 ppm dan 46,465 ppm
Observasi Klinik Ekstrak Labu Siam (Sechium edule) Sebagai Antihipertensi Raudhatul Munawassalmiah; Hajrah; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.99 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.314

Abstract

Labu Siam (Sechium edule) mengandung flavonoid yang diketahui memiliki aktivitas hipotensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian ekstrak buah labu siam sebagai antihipertensi. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment) dengan desain equivalent time-sample design yang dilakukan dengan cara memberikan perlakuan dan diukur tekanan darah pre-test dan post-test. Subjek penelitian diberikan ekstrak labu siam dengan dosis 100 mL/hari selama 7 hari. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan nilai tekanan darah sistolik dengan nilai signifikan p=0,001 dan nilai tekanan darah diastolik dengan nilai signifikan p=0,009 (?=0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa labu siam (Sechium edule) dapat menurunkan nilai tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi.
Observasi Klinik Potensi Jus Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) sebagai Antihipertensi pada Geriatrik Rafika Hasdina; Yuspian Nur; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.254 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.329

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai kejadian meningkatnya tekanan darah arteri secara terus menerus. Tahun 2013 secara nasional 25,8% penduduk Indonesia menderita penyakit hipertensi. Hipertensi dapat diturunkan dengan terapi tambahan seperti mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung kalium. Pisang kepok mengandung kalium yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok serta riwayat penyakit dari responden hipertensi geriatrik dan pengaruh pemberian jus pisang kepok terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi geriatrik di UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimental dengan prosedur penelitian pre dan post test. Pengumpulan data karakteristik dilakukan dengan retrospektif dengan hasil persentase karakteristik berdasakan jenis kelamin ialah perempuan sebanyak 57,14%. Karakteristik usia tertinggi yaitu 75-90 tahun sebanyak 71,43%, sedangkan yang tidak memiliki kebiasaan merokok sebanyak 64,29%. Riwayat penyakit lain yang diderita antara lain asam urat, dermatitis alergi, myalgia, kolesterolemia, diabetes dan asma dengan persentase tertinggi ialah myalgia sebesar 31,82%. Hasil analisis deskriptif jus pisang kepok sejalan dengan analisis statistik metode paired sample t-test yang memiliki nilai p value < 0,05 artinya jus pisang kepok mampu menurunkan tekanan darah secara signifikan baik tekanan darah sistolik maupun diastolik.
Co-Authors Aan Qanitina Hanif Adam M. Ramadhan Ade Purnama Septiani Aditya Fridayanti Aditya Fridayanti Adzimahtinur Pradawahyuningtyas Almeida, Maria Andi Berbi Ollan Yunus Andi Nurazmi Andini Eka Bahari Putri Anintia Nitami Faradillah Anisha Putri Anjanie Medyawati Utami Annisa Anugrah Putri Annisa Mercury Ardella Safilla Arief Fadillah Arniah Arniah Arsyik Ibrahim Aryanti Aryanti Ayu Ulfa Sari Bohari Yusuf Chairunnisa Arbain Claudea Ersamy Janafrish Deasy Novia Sari Defriana Defriana Delti Delaya Busa Desire Janetha Asdedi Destri Erawaty Desy Aulia Rahmah Desy Triary Sandi Dewi Maimunah Dewi Mayasari Dewi Nurmashita Dewi Rahmawati Dimas Aqil Fikrinda Dina Sofia Djoko Setyadi Dyera Wahyu Heraningtyas Eka Rizky Meilinda Emil Bahtiar Erwin Samsul Ester Melenya Looys Nababan Euis Julaeha Eva Hairdiana Umar Fadhli Nurrahman W Fahrul Rozi Fajar Prasetya Fatma Sari Fauziah Halimatussa’diah Febrina Mahmudah Femy Linggi Allo Fika Aryati Firzan Nainu Fisi Karimah Khoirunnisa Fitri Rhamadhani Fitriani Fitriani Florensius Rinaldi F Fush Shilat Jibalathuull Hadi Kuncoro Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hanggara Arifian Hardian Hardian Hardiana Sepryanti Palinoan Hariati Hariati Helmi Helmi Herliani Herliani Herliani Herliani Herman Herman Hidayat Hidayat Hifdzur Rashif Rijai Hifdzur Rashif Rija’i Husein Hernadi Bahti Iffah Karina Ghassani Indah Puspa Dewi Indri Verrananda M Inul Ahmanda Reiza Islamudin Ahmad Iswahyudi Iswahyudi Jaka Fadraersada Jeny Maryani Liu Jessica Jumiati Catur Ningtyas Junaidin Junaidin Jusmiati Jusmiati Kartika Damasanti Mamonto Khoiriyah Anbar Mufidah Kiki Argananta Kiki Nur Azizah Hidayatul Fitria Kindi Farabi Kusnul Nurhidayah Lia Puspitasari Lilis Pania Anugrah Lisna Meylina Lita Nur Hanifa Lizma Febrina M Arifuddin M. Arifuddin Mahfuzun Bone Marlyan Bone Maya Apriliani Maziyyah Husna Mega Silvia Meilisa Athiyah Meilita Efliana Mira Susanti Mirhansyah Ardana Muhammad Rasyid Indrawan Mukti Priastomo Nadia Rahma Kusuma Dewi Nia Oktaviani Ninin Kartika Ulfa Nisa Naspiah Novalia Debora Novalinda Novalinda Novita Eka Kartab Putri Novita Sari Nunuk Hidayanti Nur Masyithah, Z Nur Mita Nur Shidiq Nurul Annisa Nurul Fitriani Nurul Hasanah Oktaviany Triana Oppi Yolan Destiyana Pasuria Panjaitan Petrina Febrianti Pindo Hardika P.A.N Puji Rahayu Putri Anggraeni Putri Purnamasari Rafika Hasdina Rahmadani, Agung Rahmat Budiman Rama Febryanto Rania Afifa Yasmin Raudhatul Munawassalmiah Richardus Rayendra Euriko Rina Adilla Akmalia Ririn Novriyanti Risa Yusnita Riska Harfiani Junaid Risna Agustina Rohani Rohani Rolan Rusli Ruli Kuswati Rullah Hermanda Rusdi, Muhammad Alhimni Rymond Jusuf Rumampuk Santy Dara Krisnawati Selvi Jumiatul Astati Serly Monika Putri Sibarani Evy Morita Siti Aisyah Siti Hardiyanti Siti Hasanah Siti Ulfah Hidayah Sri Andriani Allo Bulawan Sri Indah Mulyawan Dewi Sulistiarini, Riski Supriyatna Sutardjo Susan Susan Syarifah Hudaya syarifah maryam alaydrus Tari Maulidina I.P Tetra Hidayat Tias Puspita Sari Tina Dwi Rahayu Unang Supratman Vendryca Reckow Venna Shintary VICTORIA YULITA FITRIANI Vika Aura Rislianti Vilca Veronica Hasiani Vina Maulidya Vinny Indriani Vinny Sukma Wijayana Putri W.C. Taylor Wahyu Widayat Welinda Dyah Ayu Whenny Whenny Wijaya, Viriyanata Wisnu Cahyo Prabowo Wulan Maulida Yiska Priscilla Septilita Yoshihito Shiono Yuniarti Pudji Rahayu Yuspian Nur Yuyun Arlita