Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN MOTORIK KASAR MELALUI GERAKAN SENAM PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK IT ANAK SHALEH MEMPAWAH Nurapni, .; ., Syukri; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Banyak cara untuk mengembangkan fisik motorik anak salah satunya dengan senam. Gerakan-gerakan senam dapat mendukung perkembangan jasmani anak seperti kekuatan dan daya tahan otot.  Penelitian ini bertujuan untuk menjawab masalah penelitian yang terdiri dari: 1) Perencanaan pembelajaran gerakan senam dalam meningkatkan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun di TKIT Anak Shaleh Mempawah. 2) Pelaksanaan pembelajaran gerakan senam dalam meningkatkan motorik kasar pada usia 5-6 tahun  di TKIT Anak Shaleh Mempawah. 3) Peningkatan motorik kasar dengan gerakan senam pada anak usia 5-6 tahun di TKIT Anak Shaleh Mempawah. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, metode yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data digunakan adalah observasi dan dokumentasi secara langsung terhadap kegiatan pembelajaran senam. Subjek penelitian ini adalah anak TK IT Anak Shaleh mempawah sebanyak 20 anak dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan Motorik Kasar (AUD) melalui Gerakan Senam  pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK IT Anak Shaleh Mempawah. Hasil yang diperoleh pada observasi perencanaan dapat dikatagorikan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebanyak 100%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah melalui gerakan senam dapat meningkatkan Motorik Kasar  pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK IT Anak Shaleh Mempawah.   Kata kunci: Motorik Kasar, Gerakan Senam Abstrac: Many ways to develop a child's motor physical one with gymnastics. Gymnastic movements can support the physical development of children such as strength and muscular endurance. This study aims to answer the research problem consisting of: 1) Planning learning gymnastic movements to improve gross motor skills in children aged 5-6 years in TKIT Children Shaleh Mempawah. 2) Implementation of learning gymnastic movements to improve gross motor skills at age 5-6 years in TKIT Children Shaleh Mempawah. 3) Improved gross motor with gymnastic movements in children aged 5-6 years in TKIT Children Shaleh Mempawah. This study design is a class action, the method used is descriptive. Data collection techniques used are direct observation and documentation of the learning activity gymnastics. The subjects were children kindergarten Children Salih IT Mempawah as many as 20 children and teachers. The results showed that there was an increase of Motor Coarse (AUD) through Gymnastic Movement in Children Aged 5-6 Years in IT kindergarten Children Salih Mempawah. The results obtained in the observations can be categorized Developing Appropriate planning Hope (BSH) as much as 100%. The conclusion of this research is through motion exercises can improve motor skills in Children Aged 5-6 Rough Year In kindergarten Children Salih Mempawah IT.   Keywords: Rough Motor Skills, Movement Gymnastics  
PENINGKATAN PERILAKU MORAL MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN ., Hanifah; Ali, Muhamad; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai-nilai sopan santun dan nilai-nilai moral. Pembelajaran dengan bercerita merupakan salah satu cara yang digunakan untuk peningkatan perilaku moral pada anak. Sebanyak 80,95% anak mengalami kesulitan dalam memohon dan memberi maaf, 71,43% belum bisa mengucapkan terima kasih jika memperoleh sesuatu, dan 61,90% belum bisa berbicara secara sopan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas secara deskriptif dengan subjek 21 anak-anak kelompok B2 TK Daarul Jannah Pontianak Timur. Hasil analisis data perilaku moral anak melalui metode bercerita tentang perilaku mulia Nabi Muhammad SAW menunjukkan bahwa: Perencanaan pembelajaran  meningkat sebesar 2,72 pada siklus I dan sebesar 2,86 pada siklus II; Pelaksanaan pembelajaran meningkat dengan nilai rata-rata siklus I sebesar 2,61 dan pada siklus II sebesar 2,77; Peningkatan pembelajaran perilaku moral pada indikator anak mau memohon dan memberi maaf sebesar 61,9%, anak mengucapkan terima kasih meningkat sebesar 66,67% dan anak berbicara dengan sopan meningkat sebesar 71,4%. Kata kunci : Perilaku moral, metode bercerita, Nabi Muhammad SAW   Abstract: This research background from the low values ​​of manners and moral values​​. Learning to tell is one of the means used to increase moral behavior in children. A total of 80.95% of children have difficulty in begging and giving forgiveness, 71.43% can not say thank you when getting something, and 61.90% have not been able to speak politely. This research uses classroom action research with a descriptive subject group of 21 early chilhood education B2 Daarul Jannah East Pontianak. The results of data analysis of moral behavior of children through storytelling about the behavior of the noble Prophet Muhammad shows that: Planning learning increased by 2.72 in the first cycle and by 2.86 in the second cycle; Implementation of learning increases with the average value of the first cycle of 2.61 and 2.77 for the second cycle; Improved learning of moral behavior on the indicator of the children would beg forgiveness of 61.9%, children thanked increased by 66.67% and the child spoke politely increased by 71.4%. Keywords: Moral behavior, method of storytelling, the Prophet Muhammad
PENGENALAN ANGKA MELALUI PERMAINAN DADU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Melania, .; Suib, Masluyah; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengenalan angka melalui permainan dadu dalam pembelajaran matematika pada anak usia 5-6 tahun di TK Swasta Katolik Karya Yosef Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi dengan alat pengumpulan data yaitu panduan wawancara, observasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pembuatan perencanaan pembelajaran menggunakan PERMEN No.58 Tahun 2009 sebagai acuan yang disesuaikan dengan kurikulum yang telah dibuat sekolah. Pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan melibatkan anak secara langsung dalam permainan dadu, cara mengevaluasi anak guru menanyakan kembali pembelajaran yang telah anak pelajari, respon anak dalam pembelajaran ketika diajak belajar sambil bermain dadu anak merasa sangat senang. Kata Kunci : Pengenalan Angka, Permainan Dadu, Anak Usia Dini. Abstract : This research is to describe the introduction of numbers using the dice games during the mathematics lesson for children age 5-6 years old in Karya Yosef Kindergarten. Method used in this research is descriptive method and by doing. The technic that is used in this research is observation technic, interview, documentation by data collecting tools interview guides, observation, documentation, and field notes. This research retrieved that the contrive of the lesson plan is based on PERMEN No.58 year 2009 as the adjusted reference of the school curriculum. The implementation of study for this dice games directly involved the students, teacher then evaluated the students by asking about what they have learnt today, students’ responds of this games are exemplary because they like it. Keywords : Introduction of Numbers, Dice Games, Early Chikldhood  
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN EMPATI ANAK USIA 4-5 DI TK SANTA MARIA PONTIANAK Ifir, Yuspina; Ali, Muhammad; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 9 (2019): September 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aimed to determine the role of teachers in improving empathy development of children aged 4-5 years at the TKK Santa Maria Pontianak Kota because of the importance of empathy from an early age to be able to understand the situation of others well. The formulation of the problem in this study was; how is the role of the teacher as a facilitator, the teacher as a model and the teacher as a motivator in improving the development of children's empathy. The research method used was descriptive with a form of qualitative research. There are four data analysis used in this study, namely: domain analysis, taxonomic analysis, compound analysis and cultural theme analysis. The data source of this research was the result of three teachers teaching class A in the TKK Santa Maria Pontianak Kota. The results showed that the teacher's role in enhancing the development of children's empathy with satisfactory levels was that the teacher has tried the material and time, the teacher gave a good example and the teacher gave a good enthusiasm so that the child's empathy ability could be said to develop according to expectations. Based on the results of the study it is suggested that teachers in Class A TKK Santa Maria Pontianak Kota to maintain and enhance their role so that children are motivated and brave to develop empathy skills even better. Keywords: Children’s empathy, Improving the development, Teacher’s role
PENINGKATAN KEMAMPUAN MELAKUKAN GERAKAN SHALAT MELALUI PRAKTIK LANGSUNG PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Rosidawati, .; ., Marmawi, R,; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Perencanaan pembelajaran gerakan shalat melalui praktik langsung pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Raudhatul Jannah Pontianak, 2) Pelaksanaan pembelajaran gerakan shalat melalui praktik langsung pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Raudhatul Jannah Pontianak dan 3) Peningkatan kemampuan melakukan gerakan shalat melalui praktik langsung pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Raudhatul Jannah Pontianak. Peneliti menggunakan metode deskriptif. Adapun bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Analisis data yang digunakan berupa observasi, IPKG I, IPKG 2 dan wawancara. Langkah-langkah penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Perencanaan, 2). Pelaksanaan, 3). Pengamatan atau Observasi dan 4). Refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah observasi/pengamatan dan wawancara/percakapan, sesuai dengan teknik pengumpul data yang digunakakan, maka alat pengumpulnya adalah format observasi dan panduan wawancara. Hasil peneltian menunjukkan Praktik langsung dapat meningkatkan kemampuan melakukan gerakan shalat pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Raudhatul Jannah Pontianak yaitu sebesar 32,23% hasil tersebut diperoleh dari rata-rata siklus I dikurangi rata siklus II (42,77-75=32,23%).   Kata Kunci: Gerakan Shalat, Praktik Langsung.   Abstract: The purpose of this study was to determine: 1) Planning prayer movement learning through hands-on children aged 5-6 years in kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak, 2) The prayer movement learning through hands-on children aged 5-6 years The Kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak and 3) Increased ability to perform the prayer movement through hands-on children aged 5-6 years in kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak. Researchers using descriptive methods. The form of this research is a class act. Analysis of the data used in the form of observation, IPKG I, IPKG 2 and interviews. The steps of this study are as follows: 1). Planning, 2). Implementation, 3). Observation or observation and 4). Reflection. The data analysis technique used is the observation / observation and interviews / conversations, according to the data collection techniques be adopted, then the tool is a format pengumpulnya observation and interview guides. Research findings show a direct practice can improve the ability to perform the prayer movement in children aged 5-6 years in kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak is equal to 32.23% of the results obtained from the average of the first cycle is reduced average cycle II (42,77- 75 = 32.23%).   Keywords: Prayer Movement, Direct Practice.
ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN GURU TERHADAP PERENCANAAN PEMBELAJARAN PADA TAMAN KANAK-KANAK DI KOTA PONTIANAK Utami, Yossy Wirda; Yuniarni, Desni; Lukmanulhakim, Lukmanulhakim
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2018): Januari (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractBased on the results of data analysis shows that the level of understanding of teachers in translating the program semester there are 92.7% of respondents who have a moderate understanding. Level of understanding of teachers in interpreting the semester program there are 50% of respondents who have a moderate understanding. Level of understanding of teachers predicted in the semester program there are 50% of respondents who have a moderate understanding. Level of understanding of teachers in translating the RPPM there are 68.75% of respondents who have a moderate understanding. The level of understanding of teachers in interpreting the RPPM there are 53.12% of respondents who have a moderate understanding. The level of understanding of teachers in the forecast in the RPPM there are 69.80% of respondents who have a low understanding. Level of understanding of teachers in translating the RPPH there are 71.8% of respondents who have a moderate understanding. The level of understanding of teachers in interpreting the RPPH there are 55.20% of respondents who have a moderate understanding. The level of understanding of teachers in the forecast in the RPPH there are 57.30% of respondents who have a moderate understanding. Keywords: comprehension level, learning planning 
PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN DI PAUD MUTIARA HATI KABUPATEN MELAWI Darsanti, Vivin; ., Thamrin; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional  menggunakan metode bermain peran di PAUD Mutiara Hati Kabupaten Melawi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah guru 1 orang dan anak berjumlah 15 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan melalui hasil yang diperoleh  setelah diadakan analisis data, secara umum kesimpulannya: 1) Perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional menggunakan metode bermain peran di PAUD Mutiara Hati Melawi dikategorikan “baik”. 2) Pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional menggunakan metode bermain peran di PAUD Mutiara Hati Melawi dikategorikan “baik”. 3) Peningkatan kemampuan sosial emosional menggunakan metode bermain peran di PAUD Mutiara Hati Melawi dikategorikan berkembang sangat baik. Adapun kemampuan sosial emosional menggunakan metode peran antara lain: a) Anak dapat mengekspresikan emosi sesuai dengan perannya. b) Anak dapat mentaati aturan yang berlaku dalam suatu permainan. Kata Kunci: Sosial Emosional Abstract: The purpose of this research is to improve the social emotional skill using role play on PAUD Mutiara Hati Melawi Regency. The method used in this research is descriptive and the type of the research is Classroom Action Research. The subject in this research are a teacher and 15 children. Based on the result of the research, the conclusions are: 1) the lesson plan to improve the social emotional skill using role play in PAUD Mutiara Hati Melawi was categorized “Good”. 2) the lesson activity to improve the social emotional skill using role play in PAUD Mutiara Hati Melawi was categorized “Good”. 3) the improvement of the social emotional skill using role play in PAUD Mutiara Hati Melawi was categorized “Well Developed”. There are social emotional skills using role play such as: a) children can express the emotion based on their role. b) children can obey the regulation in the game. Keywords: Social Emotional
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN SAINS DENGAN MEDIA APOTEK HIDUP PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Hutabarat, Hotlia; ., Fadillah; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan kognitif anak khususnya dalam mengenal sains. Dalam pembelajaran sebagian besar anak cenderung bosan dengan materi yang disampaikan guru mengenai pengenalan sains. Proses pembelajaran kurang mampu mengarahkan anak untuk berpikir kreatif karena guru kurang memanfaatkan media yang ada. Oleh karena itu dibutuhkan media yang dianggap dapat menarik perhatian anak, sebagai berikut : a) Bagaimana perencanaan pengenalan sains dengan media apotek hidup untuk meningkatkan kemampuan kognitif b) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran pengenalan sains dengan media apotek hidup untuk meningkatkan kemampuan kognitif c) Bagaimana respon anak dalam pembelajaran pengenalan sains dengan media apotek hidup untuk meningkatkan kognitif? Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Proses penelitian tindakan kelas ini direncanakan berlangsung dalam dua siklus dan pada tiap siklus tiga kali pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan melalui hasil yang diperoleh setelah diadakan analisis data secara umum dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa pada siklus ke 1 kemampuan kognitif anak belum meningkat dengan persentase 13 % sampai 19% baru pada siklus ke 2 kemampuan kognitif anak sudah meningkat menjadi 87,5 % sampai 100 %. Kata Kunci : Kemampuan Kognitif, Media Apotek Hidup Abstract: This research is motivated low cognitive abilities of children especially in recognizing science. In learning most children tend to get bored with the material presented on the introduction of science teachers. It is therefore considered necessary to attract media attention to the child, as follows: a) How does the introduction of science with media planning pharmacies live to improve cognitive abilities b) How does the introduction of science teaching practices with live pharmacy media to improve cognitive abilities c) How the child's response learning science with the introduction of live media to improve cognitive pharmacy? This type of research is a classroom action research, while the method used is descriptive method. The process of action research is planned to take place in two cycles. Based on the research that has been done and through the results obtained after the analysis of the data held in general can be drawn a conclusion that the cycle to 1 child cognitive ability has not increased with the percentage of 13% to 19% in cycle 2 new children's cognitive abilities has been increased to 87 , 5% to 100%. Keywords: Cognitive Ability, Media Life Pharmacy
PEMAHAMAN ORANG TUA TERHADAP KONSEP DASAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KECAMATAN SENGAH TEMILA Ratnasari, Wesi; Yuniarni, Desni; Lukmanulhakim, Lukmanulhakim
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 8 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to describe the level of understanding of parents towards the basic concept of ECD in Sengah Temila District. The research method used is quantitative, with the form of survey research, data analysis using descriptive statistics. Data is collected by indirect communication techniques and data collection tools in the form of questionnaires. The sample used was 99 respondents. The results of the study show (1). parents' understanding of the notion of ECD 92% is categorized as "very understanding", (2). parents' understanding of the purpose of PAUD 54% enter the category "very understanding", (3). parents' understanding of the function of PAUD 93% entered the category "very understanding", (4). parents' understanding of ECD learning 92% enter the category of "very well-informed", (5). parents' understanding of the PAUD curriculum 83% enter the category of "very understanding", (6). parents' understanding of the role of parents in PAUD 86% enter the category of "understand". So that it can be concluded that parents' understanding of the basic concept of PAUD in Sengah Temila Subdistrict is categorized as "very understanding". Suggestions for research by parents can be present at each school to hold a meeting, and parents can increase their understanding of the basic concepts of PAUD by learning things about PAUD through media, books, and parents.Keywords: Basic concepts of early childhood education, Parentes, Understanding
FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN BERINTERAKSI SOSIAL (STUDI KASUS ANAK YANG BERMASALAH DI TK) Ria, Benny Dikta Rianggi; ., Fadillah; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berinteraksi sosial merupakan hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap anak. Jean Piaget (dalam Schaefer, 2004:80) mengatakan, Social interaction is the key to development. As they grow older, children give increasing attention to how other people think and why they act in particular ways. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berinteraksi sosial pada anak yang bermasalah di kelompok usia 5-6 tahun TK Barunawati Pontianak Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data terdiri dari 4 guru di kelompok anak usia 5-6 tahun, 4 orang tua subyek kasus, dan 4 anak sebagai subyek kasus. Hasil analisis data menunjukkan bahwa konsep diri anak merupakan faktor internal yang dominan mempengaruhi kemampuan berinteraksi sosial anak. Sedangkan dorongan dari guru merupakan faktor eksternal yang dominan mempengaruhi kemampuan berinteraksi sosial anak. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kemampuan berinteraksi sosial anak adalah dorongan dari guru. Kata kunci: Kemampuan Berinteraksi Sosial, Faktor Dominan Abstract: Social interaction competence is important for every child. Jean Piaget (in Schaefer, 2004:80) said, Social interaction is the key to development. As they grow older, children give increasing attention to how other people think and why they act in particular ways. This research aims to describe factors which influence social interaction competence of maladjustment child at group of 5-6 years old in Barunawati Kindergarten in West Pontianak. The research method is qualitative with case study approach. The data sources consist of 4 teachers at group of 5-6 years old children, 4 parents of case subjects, and 4 children as case subjects. The result of data analysis showed that childs self concept was the dominant internal factor in influencing childs social interaction competence. Whereas teachers motivation was the dominant external factor in influencing childs social interaction competence. The most dominant factor in influencing childs social interaction competence was teachers motivation. Key words: Social Interaction Competence, Dominant Factor
Co-Authors (F54210142), Nurjanah . Anita . Melania, . . Rosidawati . Rumbiani . Setiawati, . . Wahdini . Wahdyani A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abas Yusuf Abd. Rasyid Syamsuri Alayinda, Alma aloysius mering Amallia Putri Ana, Nurul Angela, Desi Annisa Amalia Apriani, Nani Asmiati, Syarifah Aunurrahman Aunurrahman Azis, Nabila Alvionita Benny Dikta Rianggi Ria Busri Endang Damayanti, . Delima Rizki Pusapasari Saragih Dewi, Triana Kesuma Dian Miranda Dina Mariana Ery Hermawati Eryani, . Eugenie, Olivia Esty Fadillah . Fadillah Fadillah Fadillah, Gina Fatimah, Dayang Srilia Febrianti, Fatayatun Nur Halida Halida Handini, Mitra Hanifah . Harnum, Anggari Ludmilla Hotlia Hutabarat Ifir, Yuspina Iin Zheniar Winayati, Iin Zheniar Indri Astuti Ipi, Katarena Ira Herlina Irtia, Fitri Jaiton, . Jumiati Jumiati Kadi, Kadi karmila karmila Kasihani Lestari Kiki Aryanita, Kiki Linarsih, Andini Lisdayanti, Resty Lukmanulhakim ., Lukmanulhakim M Syukri M. Chiar M. Syukri M. Thamrin M. Thamrin . Marmawi R . Martacipta, Meideti Masluyah Suib Maulidia, Melia MAULIDIAH, DIAN Miranda, Dian Miranda Mudinillah, Adam Muhamad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Asroruddin, Muhammad Muhammad Yusuf Mulyati, Indah Narsi (F54010014) Nasution, Raeni Sariyanti Nina Mardiana (F01108057) Novitasari Susi Heriyanti Nurapni, . Octaviani, Dhitia Olyvia, Marta Palupi, Woro Pitrawati, . Prameswari, Dewi Ariesta Pramudia, Rendi Pratista Arya Satwika Priningsih, Yunita Purwanti . Putri, Deasyana Putri, Wayan Adelia Ratnasari, Wesi Rini Rubianti Riyani Riyani Rukmana, Hajar Sari, Rini Solichah , Novia Solichah, Novia Sri Marwati Sri Sunarti Sri Wahyuni Sri Widayati Linda Astuti Sugiyati, Sugiyati Sumaryati, Desi Surjaningrum, Endang R. Suryani, Dewita Syukri . Teti Yustati Thamrin . Unsrini . Usman Usman Utami, Yossy Wirda Valentina Valentina, Valentina Vivi Kurniawati, Vivi Vivin Darsanti Wahyuni, Yuni Winda Kurniawati Yesi, Fransiska Yuline .