p-Index From 2021 - 2026
8.859
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perikanan dan Kelautan Hexagone Jurnal Sekolah Dasar Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry GIZI INDONESIA ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Biologi Tropis Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Triadik JURIDIKDAS (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Batoboh : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Garak Jo Garik : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Perspektif Ilmu Pendidikan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia AT-TA`DIB IKRA-ITH ABDIMAS PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Borneo Nursing Journal (BNJ) JURNAL REKAYASA Attadib: Journal of Elementary Education Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Research and Educational Research Evaluation Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA) Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar (JP3D) JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen AMBARSA Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Agri Analytics Journal Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Jurnal Media Akademik (JMA) Makkareso : Riset Pengabdian Masyarakat Jurnal Intelek Insan Cendikia EduBase: Journal of Basic Education Economic and Business Horizon Jurnal Riset Pendidikan dan Karakter Mantis Journal of Fisheries Jurnal Manajemen, Pendidikan dan Ilmu Komputer (JMENDIKKOM)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : GIZI INDONESIA

AKURASI ALAT DETEKSI SODIUM DALAM URIN SECARA OTOMATIS DENGAN METODE ELECTRODA SELEKSI ION KERING Budiman, Basuki; Pela, Kartika; Arifin, Aya Yuriesta; Ferbriani, Ferbriani; Safitri, Amalia; Anggraini, Dwi; Dewi, Rinda Ayu; Anwar, Athena
GIZI INDONESIA Vol 41, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.18 KB)

Abstract

Inductively Couple Plasma (ICP) is a standard method to detect urinary sodium. However, the urinary sodium analysis method has a limitation in which the process to free sodium from molecules is not digest thoroughly. Ionic Selected Electrode (ISE) method is the better option. A New authomatic instrument Na-K-Cl automatic digital analyser that is “Spotchem EL 1520” using ISE method (dry ISE) was developed but the application to detect urinary sodium has not yet done. The purpose of this trial was to test the accuracy of the instrument in detecting urinary sodium. A number of 100 people  aged 20-64 years participated in the trial by  collecting around 50 mL fresh urine. Urinary sodium was analysed by ICP method in chemical laboratory and by ISE method using the digital analyser instrument. A number of 6 out of 100 urine sample did not meet a minimum volume requirement to be analysed by ICP method but it was able to be analysed using ISE method. The instrument was able to detect urinary sodium more than 132 (SD:77,81) mmol/L compared to Laboratory ICP method 79.38 (SD: 47,50) mmol/L. The Sensitivity of the instrument to detect sodium in urine was 97.6% (95% CI : 87.1-99.9%) and the Specivicity was 58 % (95% CI: 44.7-71.9). The trial also analysed urinary creatinine with aution instrument. A number of 10 urine sample was analysed by private clinical laboratory as quality control.  Aution is semi quantitave digital analyser and the result was inline with quantitative (controlled sample). The automatic digital analyser can be used as alternative for conventional analyses of urinary sodium.ABSTRAKMetode deteksi konsentrasi sodium dapat dilakukan dengan metode ICP atau ISE.  Saat ini telah dikembangkan alat deteksi sodium metode ISE kering yang dapat diterapkan pada sampel serum maupun urin. Uji coba alat dilakukan di laboratorium terpadu Badan Litbang Kesehatan di Bogor. Sebanyak 100 orang partisipan terlibat dalam uji coba. Partisipan  adalah penduduk di sekitar kantor dan honorer penelitian kohor tumbuh kembang di Bogor. Partisipan diminta specimen urin di laboratorium dan diperiksa kadarnya pada hari itu juga. Dua alat yang diuji coba adalah Na-K-Cl digital analyzer, (Spotchem EL 1520, arkray dengan metode ISE kering) dan creatinine aution, semi kuantitatif (arkray). Keduanya menggunakan urin sebagai specimen. Uji coba dimulai dengan pemeriksaan deteksi kreatinin karena pemeriksaan harus kurang dari 24 jam. Sebanyak 50 sampel diperiksa berurutan tanpa jeda, kemudian diteruskan 50 spesimen lainnya. Kesepakatan supervisor, diperiksakan 10 specimen diperiksa di laboratorium swasta yang ada di Bogor sebagai pembanding. Ujicoba alat Na-K-Cl analyzer dengan 100 specimen urin dilakukan  tanpa jeda. Pembanding hasil periksa alat ini adalah pemeriksaan urin metode ICP di laboratorium terpadu dan dikerjakan oleh analis kimia yang berpengalaman. Dari segi proses, kedua alat tidak ditemukan masalah saat ujicoba. Kedua alat ini digunakan untuk memeriksa 25 spesimen per hari. Hasil kadar kreatinin setelah dibandingkan dengan hasil periksa di laboratorium swasta secara grafik bagus walaupun dengan nilai absolut berbeda. Uji statistik menunjukkan Se 97,6 dan Sp 58. Hasil deteksi dengan alat ini lebih sensitive dibandingkan dengan laboratorium.Kata kunci: Inductively Couple Plasma ( ICP), Ionic Selected Electrode (ISE), sodium urin
AKURASI ALAT DETEKSI SODIUM DALAM URIN SECARA OTOMATIS DENGAN METODE ELECTRODA SELEKSI ION KERING Basuki Budiman; Kartika Pela; Aya Yuriesta Arifin; Ferbriani Ferbriani; Amalia Safitri; Dwi Anggraini; Rinda Ayu Dewi; Athena Anwar
GIZI INDONESIA Vol 41, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v41i1.240

Abstract

Inductively Couple Plasma (ICP) is a standard method to detect urinary sodium. However, the urinary sodium analysis method has a limitation in which the process to free sodium from molecules is not digest thoroughly. Ionic Selected Electrode (ISE) method is the better option. A New authomatic instrument Na-K-Cl automatic digital analyser that is “Spotchem EL 1520” using ISE method (dry ISE) was developed but the application to detect urinary sodium has not yet done. The purpose of this trial was to test the accuracy of the instrument in detecting urinary sodium. A number of 100 people  aged 20-64 years participated in the trial by  collecting around 50 mL fresh urine. Urinary sodium was analysed by ICP method in chemical laboratory and by ISE method using the digital analyser instrument. A number of 6 out of 100 urine sample did not meet a minimum volume requirement to be analysed by ICP method but it was able to be analysed using ISE method. The instrument was able to detect urinary sodium more than 132 (SD:77,81) mmol/L compared to Laboratory ICP method 79.38 (SD: 47,50) mmol/L. The Sensitivity of the instrument to detect sodium in urine was 97.6% (95% CI : 87.1-99.9%) and the Specivicity was 58 % (95% CI: 44.7-71.9). The trial also analysed urinary creatinine with aution instrument. A number of 10 urine sample was analysed by private clinical laboratory as quality control.  Aution is semi quantitave digital analyser and the result was inline with quantitative (controlled sample). The automatic digital analyser can be used as alternative for conventional analyses of urinary sodium.ABSTRAKMetode deteksi konsentrasi sodium dapat dilakukan dengan metode ICP atau ISE.  Saat ini telah dikembangkan alat deteksi sodium metode ISE kering yang dapat diterapkan pada sampel serum maupun urin. Uji coba alat dilakukan di laboratorium terpadu Badan Litbang Kesehatan di Bogor. Sebanyak 100 orang partisipan terlibat dalam uji coba. Partisipan  adalah penduduk di sekitar kantor dan honorer penelitian kohor tumbuh kembang di Bogor. Partisipan diminta specimen urin di laboratorium dan diperiksa kadarnya pada hari itu juga. Dua alat yang diuji coba adalah Na-K-Cl digital analyzer, (Spotchem EL 1520, arkray dengan metode ISE kering) dan creatinine aution, semi kuantitatif (arkray). Keduanya menggunakan urin sebagai specimen. Uji coba dimulai dengan pemeriksaan deteksi kreatinin karena pemeriksaan harus kurang dari 24 jam. Sebanyak 50 sampel diperiksa berurutan tanpa jeda, kemudian diteruskan 50 spesimen lainnya. Kesepakatan supervisor, diperiksakan 10 specimen diperiksa di laboratorium swasta yang ada di Bogor sebagai pembanding. Ujicoba alat Na-K-Cl analyzer dengan 100 specimen urin dilakukan  tanpa jeda. Pembanding hasil periksa alat ini adalah pemeriksaan urin metode ICP di laboratorium terpadu dan dikerjakan oleh analis kimia yang berpengalaman. Dari segi proses, kedua alat tidak ditemukan masalah saat ujicoba. Kedua alat ini digunakan untuk memeriksa 25 spesimen per hari. Hasil kadar kreatinin setelah dibandingkan dengan hasil periksa di laboratorium swasta secara grafik bagus walaupun dengan nilai absolut berbeda. Uji statistik menunjukkan Se 97,6 dan Sp 58. Hasil deteksi dengan alat ini lebih sensitive dibandingkan dengan laboratorium.Kata kunci: Inductively Couple Plasma ( ICP), Ionic Selected Electrode (ISE), sodium urin
Co-Authors Afifah, Aras Adzro Agnesia Amanda, Fiska Agusdianita, Neza Agusti, Ersa Akmal Akmal Al-Faiz, Ahmad Haris Almanda, Rico Amalia Safitri Amalia Safitri Amanda, Aura Muerly Anang Ansyori Andini, Tiara Anggraeny Puspaningtyas Anindya, Desy Anisa Nurina Aulia Annafi, Muhammad Apfani, Sry Aranita, Septi Arifin, Aya Yuriesta Ariva, Helmi Arya Muharsyah, Shafa Athena Anwar Athena Anwar Atika Susanti Aya Yuriesta Arifin Bambang Sahono Basuki Budiman Basuki Budiman Bazlina Dawami Afrah Budhiawan, Adlin Budi Halomoan Siregar Cundari, Lia Dadi, Sri Darmansyah, Ady Dewi, Rinda Ayu Dicky Alexander Rajaguk Guk Diena Juliana, Diena Fadillah, Tri Faisal Basyir Ferbriani Ferbriani Ferbriani, Ferbriani Ferdinand Hukama Taqwa Fevi Rahmawati Suwanto Firdaus, Ahdiat Fitri Hadiah Fitri Rizki Fitri, Raehanun Aisyah Fitri, Rizza Fadillah Fitriyah Fitriyah Flores Tanjung Gayatri, Rianyza Ginanjar Putri Nastiti Habibie, Muhammad Haryadi, Mahardika Chory Hasanah, Imrotul Hasibuan, Hasrul Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Herlena, Neti Hutabarat, Revalina Ayu Natalia Ichwan, M Ilma, Dwika Tamara Ismail Husein, Ismail Jonatan Pardamean Simanungkalit Juliansyah, Roni Junesta, Lesty Kartika Pela Kevin Tanjung Khairani, Athirah Kheni Nazwa Khojanah Hasan Kirana, Assa Aulia Kurniawati, Ike Leily Nurul Komariah Lestari, Yopika M Ihsan Riady M. Bisri M. Idris M. Kendry Widiyanto Maftuchoh, Joana Masri Pradipto Mayu Rahmayanti Melisa Melisa Mila Auli Hartantri Muhammad Amiruddin Muhammad Farid Muhammad Khumaedi Muhammad Kristiawan Muhammad Walidin Murgani, Ramli Nabilah, Wildani Nisrina Nani Yuliantini Noperman, Feri Nurul Al Varqani Nurul Amalia Oktaviana, Nandita Diah P.P.P.A.N.W.Fikrul Ilmi R.H.Zer Pakpahan, Dewi Panjaitan, Josua Panut Setiono Parmadi, Bambang Pasaribu, Tiar Meidayani Pela, Kartika Pertiwi, Ella Cahaya Pravitasari, Sintiya Indri Puspitasari, Riska Putri, Aisya Nabila Rahmadian, Muhammad R Rahmadina, Rahmadina Ramadhania, Widya Aryana Rasyda, Sofia Revalina Ayu Natalia Hutabarat Riana Debora Br Tarigan Rifka Elianti Br. Kaban Rinda Ayu Dewi Rohiat, Rohiat Ryanto, Hastomo Danu Sadli Syarifuddin Safitri, Weny Salma Fairus Taufiq Salsabila, Mardenti Salsabila, Zhafirah Santa De Luisa Sitorus Saragih, Amelia Cristy Sari, Mirda Dwi Puspa Sembiring, Erika Sembiring, Quia Natasya br Sesilia Setiawati, Mika Setiono, Panut Silvania, Novia Sinaga, Ruth Silvia Siregar, Ari Ramadhan Siregar, Jelita Siregar, R. Maisaroh Rezyekiyah Sirojuddin Ibnu Nur Siti Aisyah Sitorus, Santa De Luisa Solikhun Sri Dadi Sri Wahyuni Sumarsih, Indriastuty Susila Arita Susmanto, Prahady Suwangsih, Iwang Syafi'i, Imam Syamia, Nanda Syamsul Hadi Tarmizi, Pebrian Teja Kaswari Tharisa Thesa Aqilla Tri Andri Hutapea Tri Novita Sari, Tri Novita Trisnani Widowati, Trisnani Tuti Indah Sari, Tuti Indah Ulil Albab Utami, Rahayu Dwi Wahyu Febri Lestari Widyastuti, Wahyu Tri Wijaya, Rian Farta Wildani Niarina Nabilah Wurjinem, Wurjinem Yanti, Aprili Yayuk Widyastuti Herawati Yolanda, Alya Putri Yuliantini, Nani YULISMAN Yunilis Andika Yusi Asnidar Yusnia, Yusnia Zahra Hanifah Kathin Zalman, Arjun Zanaidah, Ristini Zhafirah Salsabila