p-Index From 2021 - 2026
6.864
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ta´dib Al Ilmi Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Bio Ilmi: Jurnal Pendidikan JURNAL IQRA´ Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal SainHealth Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Sosiologi Agama Jambura Journal of Educational Management Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Law, Administration, and Social Science Indo-MathEdu Intellectuals Journal Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Bharasumba Jurnal Multidispliner Ghaitsa: Islamic Education Journal Journal of Innovative and Creativity Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research PESHUM SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Edumaspul: Jurnal Pendidikan Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Profetika: Jurnal Studi Islam Khazanah Sosial TSAQAFAH : Jurnal Peradaban Islam Sustainable
Claim Missing Document
Check
Articles

Antara Tradisi dan Transformasi: Dialektika Islam dan Budaya Melayu dalam Membangun Pendidikan di Era Modern Anin Fikriyah; Sri Pujiati; Maryamah Maryamah; Choirun Niswah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16575

Abstract

The tension between preserving Islamic-Malay tradition and the demands of modern educational transformation is a fundamental challenge for Islamic education institutions in the contemporary era. This study aims to systematically analyze the dialectics between Islamic tradition and Malay culture in building education in the modern era, focusing on mapping transformation patterns, identifying conceptual tensions, and formulating an adaptive integration model. This research employs a qualitative approach with a Systematic Literature Review (SLR) design guided by the PRISMA 2020 framework. The study population consisted of scientific articles indexed in Google Scholar, Scopus, and SINTA, with a purposive sampling technique applied based on explicit inclusion and exclusion criteria. Data were extracted using a structured extraction sheet and analyzed through thematic synthesis. From 184 identified articles, 25 met the full inclusion criteria. Results reveal five consistent themes: adaptive institutional transformation, Islamic-Malay identity as dynamic social capital, the dual impact of globalization, integration of Malay cultural values in curriculum, and the dominance of single-context studies. This study concludes that tradition and transformation function as mutually reinforcing dialectical forces, and proposes the concept of a dialectical integrative model as a pedagogical framework for building relevant and characterful Islamic education.
Peran Seni Hadroh dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman pada Peserta Didik Kelas XII di MA Patra Mandiri Palembang Entin Suwartin; Muhammad Riza Fajrul Azhar; Maryamah Maryamah; Choirun Niswah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16628

Abstract

Penanaman nilai-nilai keislaman pada peserta didik memerlukan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga mampu membangun pengalaman religius dan pembentukan karakter melalui aktivitas budaya yang bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran seni hadroh sebagai media internalisasi nilai-nilai keislaman pada peserta didik kelas XII di MA Patra Mandiri Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi terhadap guru pembina serta peserta didik yang terlibat dalam kegiatan hadroh. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi proses dan bentuk internalisasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni hadroh berfungsi sebagai media pendidikan yang efektif dalam menanamkan nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, dan tradisi budaya Islam. Keterlibatan aktif peserta didik dalam kegiatan hadroh juga memperkuat kesadaran spiritual, identitas keislaman, dan pembentukan karakter. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi seni Islami dalam pendidikan dapat menjadi strategi pembelajaran yang kontekstual dan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan karakter peserta didik.
PARADIGMA TAUHID DAN INTEGRASI ILMU PENGETAHUAN TELAAH RELASI TUHAN, MANUSIA DAN ALAM SEMESTA DALAM PERSPEKTIF ISLAM Wiranti Wiranti; sarmila sarmila; saripa tul jariah; Choirun Niswah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11849

Abstract

Paradigma tauhid merupakan landasan utama dalam integrasi ilmu pengetahuan dalam perspektif Islam yang menegaskan kesatuan antara Tuhan, manusia, dan alam semesta. Tauhid tidak hanya dipahami sebagai konsep teologis, tetapi juga sebagai kerangka epistemologis yang mengarahkan pengembangan ilmu secara holistik dan harmonis. Relasi antara ketiganya mencerminkan tanggung jawab manusia sebagai khalifah dalam menjaga keseimbangan alam sesuai kehendak Tuhan. Integrasi ilmu menolak dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum, serta mendorong sinergi yang berorientasi pada kemaslahatan. Dengan demikian, paradigma tauhid menjadi dasar dalam membangun peradaban ilmu yang beretika, berkelanjutan, dan berorientasi pada nilai-nilai ilahiah.
The Influence of Autonomous Motivation and Professional Competence on the Performance of Al-Qur’an Hadith Teachers through Self-Efficacy Muhammad Latif Nawawi; Fajri Ismail; Choirun Niswah; Indah Wigati; Maryamah; Hartatiana
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 7 No. 2 (2026): March - June
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v7i2.2256

Abstract

This study examines the influence of autonomous motivation and professional competence on the performance of Al-Qur’an Hadith teachers through the mediating role of self-efficacy in Madrasah Tsanawiyah (Islamic Junior High Schools) across Central Lampung Regency, Indonesia. The study addresses the limited integrative research combining motivational, professional, and psychological factors in explaining teacher performance within the context of Islamic education, particularly among Al-Qur’an Hadith teachers who carry pedagogical, moral, and spiritual responsibilities. Using a quantitative survey design conducted from June 2025 to April 2026, the study involved 98 certified Al-Qur’an Hadith teachers selected through total sampling techniques. Data were collected through validated Likert-scale questionnaires distributed online via Google Forms and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings reveal that autonomous motivation and professional competence significantly improve teacher performance both directly and indirectly through self-efficacy. Self-efficacy significantly mediated the relationship between autonomous motivation and teacher performance (β = 0.308; T = 2.549; p = 0.011), indicating that teachers with stronger intrinsic motivation and greater confidence in their teaching abilities demonstrate higher professional performance, adaptability, and commitment in instructional practices. Conversely, controlled motivation did not significantly influence teacher performance through self-efficacy (β = 0.008; T = 0.106; p = 0.916). This study contributes an integrative empirical model linking motivational quality, professional competence, and efficacy beliefs in improving teacher performance within Islamic education contexts.
Palembang Malay Literature and Arts as a Living Ecosystem of Malay Islamic Civilization Nandika Putra Pratama; Ainun Mar’atus Soleha; Syahratus Sita; Choirun Niswah
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 2 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.113

Abstract

This study examines Palembang Malay literature and art as expressions of Malay Islamic civilization. It focuses on three main issues: the reflection of Islamic values in Palembang Malay literary traditions, the representation of Malay Islamic aesthetics in songket and traditional performing arts, and the mechanisms through which Islamic civilizational values are transmitted in contemporary Palembang society. This research employed a qualitative method with an ethnographic approach. Data were collected through semi-structured interviews with six key informants, participatory observations, and documentation studies involving manuscripts, songket motifs, dance, music, and customary-religious practices. The findings show that syair, pantun, and Malay manuscripts function as media for transmitting tawhid, morality, Sufism, religious advice, and Islamic historical memory. Palembang songket represents Islamic aesthetics through motifs, colors, materials, and ritual uses, while Gending Sriwijaya Dance, Tanggai Dance, and Batanghari Sembilan Music embody values of humility, respect, gentleness, patience, and spiritual devotion. The transmission of these values takes place through family, art studios, customary-religious ceremonies, pesantren and taklim assemblies, and formal institutions. This study concludes that Palembang Malay literature and art form a living cultural ecosystem that connects Islamic values, Malay identity, collective memory, and social practice.
Transformasi Pendidikan Islam di Negara-Negara ASEAN: Antara Modernisasi Kurikulum, Tantangan Radikalisme, dan Penguatan Identitas Keislaman Septia Fahiroh; Maryamah; Choirun Niswah
SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2026): April - June | SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70211/sakalima.v3i2.424

Abstract

Islamic education in ASEAN is undergoing a complex transformation shaped by curriculum modernization, the prevention of radicalism, and the need to preserve Islamic identity amid globalization. This study aims to examine patterns of Islamic education transformation in Indonesia, Malaysia, Thailand, the Philippines, and Brunei Darussalam by focusing on policy orientation, curriculum reform, and institutional responses to contemporary challenges. Using library research with a qualitative-comparative approach, the study analyzes Scopus- and Web of Science-indexed journal articles, government policy documents, international agency reports, and official documents published between 2019 and 2025. The findings show that all five countries integrate moderate Islamic values into their national education systems, although the mechanisms, intensity, and degree of state intervention vary according to each country’s historical and political context. The study also finds that radicalism in Islamic educational institutions is more sustainably addressed through critical literacy and community-based preventive approaches than through purely coercive regulation. These findings imply that Islamic education reform in ASEAN should balance curriculum modernization, institutional accountability, local religious authority, and dialogical identity formation. The study concludes that Islamic education transformation in ASEAN is a multilayered negotiation between tradition, state policy, religious moderation, and global change.
Tradisi Intelektual Melayu: Kajian atas Peran Bahasa Melayu dalam Transmisi Ilmu Pengetahuan Nur Asliha; Choirun Niswah; Juni Juni; Rosalia Rosalia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.917

Abstract

Penelitian ini membahas peranan bahasa Melayu dalam mempertahankan dan mengembangkan tradisi intelektual di dunia Melayu. Sebagai bahasa ilmu dan medium transmisi pengetahuan, bahasa Melayu telah berfungsi bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen epistemik yang membentuk corak pemikiran, falsafah, dan sistem nilai masyarakat Melayu sejak zaman klasik hingga kini. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur, penelitian ini menelusuri peranan bahasa Melayu dalam penyebaran ilmu keagamaan, pendidikan, dan budaya, serta meninjau tantangan kontemporer yang dihadapi akibat dominasi bahasa asing dalam dunia akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Melayu memiliki potensi kuat untuk terus menjadi bahasa ilmu, asalkan diiringi dengan pengayaan istilah ilmiah, penguatan kebijakan bahasa, dan peningkatan penggunaan bahasa Melayu dalam penerbitan akademik. Penelitian ini menegaskan pentingnya revitalisasi fungsi bahasa Melayu sebagai bahasa ilmu demi kelestarian identitas dan warisan intelektual dunia Melayu
Ornamen Dalam Arsitektur Melayu: Makna Simbolis Dan Fungsi Sosial-Budaya (Kasus Masjid Agung Palembang) Laura Septa Nurhidayah; Choirun Niswah; Ela Marsya Ventia; Kiki Agustian
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.926

Abstract

Penelitian ini membahas makna simbolis serta fungsi sosial-budaya ornamen dalam arsitektur Melayu-Islam pada Masjid Agung Palembang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tujuan memahami bagaimana elemen ornamen berperan sebagai media representasi nilai keislaman, keharmonisan manusia dengan alam, serta identitas budaya masyarakat Melayu. Data penelitian diperoleh melalui studi pustaka, observasi lapangan, dokumentasi visual ornamen, dan wawancara dengan pengurus masjid serta budayawan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ornamen pada Masjid Agung Palembang tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai sarana komunikasi simbolik yang menyampaikan nilai ketauhidan, keteraturan kosmos, dan kearifan lokal. Motif flora, kaligrafi Arab, pola geometris, serta ukiran tradisional Melayu mencerminkan integrasi antara ajaran Islam dan tradisi budaya setempat. Selain itu, ornamen berperan dalam memperkuat identitas masyarakat Melayu-Islam serta menjadi media dakwah dan pendidikan nilai-nilai religius bagi jamaah. Penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian ornamen tradisional masjid penting dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan arsitektur Islam Nusantara dalam menghadapi tantangan modernisasi.
Islam dalam DNA Melayu: Bagaimana Islam Secara Fundamental Membentuk Dunia Melayu Muhammad Reyvalza Bayhaqi; Choirun Niswah; Reza Andesta; Marshanda Marshanda
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mendasar Islam dalam membentuk identitas dan peradaban dunia Melayu secara historis dan kultural. Kegiatan dilakukan melalui studi kualitatif dengan pendekatan historis dan etnografis terhadap berbagai artefak budaya, manuskrip, dan tradisi lisan yang berkembang di kawasan Melayu. Teknik analisis menggunakan deskriptif interpretatif guna memahami integrasi ajaran Islam dalam struktur sosial, adat, bahasa, dan hukum masyarakat Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam tidak hanya menjadi agama semata, tetapi juga menjadi kerangka nilai yang menyusun pola pikir, tatanan pemerintahan, serta ekspresi seni dan budaya masyarakat Melayu
Modernisasi dan Kelestarian Pengobatan Melayu Tantangan dan Peluang di Era Kesehatan Global Maida Rahma Wati; Choirun Niswah; Dian Agustina; Adinda Nurhasanah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas keterkaitan antara proses modernisasi dan upaya pelestarian pengobatan tradisional Melayu dalam konteks dinamika kesehatan global. Berakar dari ajaran Islam dan kearifan lokal, pengobatan Melayu merupakan tradisi penyembuhan holistik yang menggabungkan aspek fisik, mental, dan spiritual secara seimbang. Perkembangan sistem medis modern, rasionalitas ilmiah, serta arus globalisasi membawa tantangan tersendiri terhadap kelangsungan dan keaslian tradisi ini. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif serta analisis pustaka, penelitian ini menelusuri strategi yang dapat diterapkan untuk menjaga keberlanjutan pengobatan Melayu di tengah arus modernisasi. Penelitian menegaskan pentingnya integrasi antara pengetahuan tradisional dengan pembuktian ilmiah, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan sistem pendidikan. Di samping itu, ulama dipandang memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai-nilai spiritual dan penghubung antara budaya Melayu, ajaran Islam, serta ilmu kedokteran modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengobatan tradisional Melayu, apabila dimodernisasi tanpa mengabaikan nilai-nilai Islam yang mendasarinya, memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap sistem kesehatan global melalui pendekatan yang holistik, etis dan berakar pada budaya.
Co-Authors Adi Prasetyo Adinda Nurhasanah Adnan Mahmud Afriansyah, Dini Ahmad Rofiq Ahmad Rofiq Ainun Mar’atus Soleha Aisyah Khairunnisa Amir Hamzah Ana Mafiroh Anin Fikriyah Anitah Anitah Ariesi Apriyanti Arya Yoga Saputra Asep Rohman Astri Astri Astuti, Resti Tri Atika, Nyimas Bety Bety Bety Bety Bety Bety Bety Bety, Bety Choiriyah Choiriyah Choiriyah Dania Zalyanti Darmayanti, Kusumasari Kartika Hima Darosan, Muslih Desma Susanti Diah Adinda Diah Islamiyah Dian Agustina Dina Bahriani Putri Dodi Irawan Ela Marsya Ventia Ellen Okta Divy Entin Suwartin Fajri Ismail Febriayanna, Titik Fikri, Muhammad Sirajudin Fitri Oviyanti Fitria Sany Fitriyana, Nur Ghea Audysa Sherly Hartatiana Hidayat Hidayat Husnul Khotimah Ibrahim Ibrahim Baim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ima Jumrotus Soleha Indah Wigati Intan Rahmadania Ismed Y Tanzil Izzatuzzahroh Juni Juni Kasinyo Harto Kholifah Kholifah Kiki Agustian Kusumasari Kartika Hima Darmayanti Lailatul Mukjizat Laura Septa Nurhidayah Lefil Egito Lia Efriliyanti Lia Efriliyanti Lisa Hepriyanti Mahmud, Adnan Maida Rahma Wati Mardiah Marshanda Marshanda Maryam Maryam Maryam Maryam Maryam Maryam Maryamah Maryamah Maryamah Maya Panorama Meilanda, Loly Milda Arianti Mohammad Syawaluddin Muhammad Reyvalza Bayhaqi Muhammad Riza Fajrul Azhar Nandika Putra Pratama Nawawi, Muhammad Latif Nur Asliha Nur Fitriyana Popy Indar Sari Prima Sena Ardinata Putri, Yecha Febrieanitha Rabial Kanada, Rabial Rahma Rahma Rahmat Abdullah Rahmat Abdullah Rani Dentika Rani Rani Resti Utami Reza Andesta Reza Aprianti Rika Apriana Rina Ardona Rina Juliana Rini Meyta Sari Riri N Sunarti Riswanda, Jhon Ris’an Rusli Riza Agustiani Robbul Izzatin Rohmah Safitri Rosalia Rosalia Rusli, Ris'an Rusli, Ris’an Saipul Annur Saipul Annur Saipul Annur saripa tul jariah sarmila sarmila Satria, Chandra Septa, Bunga Silvia Septia Fahiroh Septiyani Dwi Jayanti Serli Widia Astuti Sri Pujiati Sulton Nawawi Syahratus Sita Syarifah Syarifah Syawaluddin, Mohammad Titin Veronika Tjik Harun Wilsi Ariani Wira Alvio Wiranti Wiranti Wulan Oktarina Yuanda Fracitilia Sudiar Yuli, Yuli Yumi Permata Sari Yunita Wulandari Yus Wulandari Zaki, Zaki Zuhdiyah Zuhdiyah Zuhdiyah Zuhdiyah, Zuhdiyah Zuhdiyah, Zuhdiyah Zulkipli Zulkipli