Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : JURNAL GALUNG TROPIKA

APLIKASI MIKORIZA VESIKULAR ARBUSKULAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merrill) Suherman Suherman; Iradhatullah Rahim; Akhsan Akib
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.197 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v1i1.29

Abstract

Pertambahan penduduk mengakibatkan pertumbuhan industri menggunakan kedelai turut meningkat, namun tidak diikuti oleh peningkatan produktivitas kedelai sehingga impor kedelai masih dibutuhkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis mikoriza vesikular arbuskular terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan rancangan dasar dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) sebanyak tiga kelompok, perlakuan mikoriza terdiri dari tiga taraf, yaitu tanpa Mikoriza sebagai kontrol, 4 g.tan-1, dan 8 g.tan-1 yang dilanjutkan dengan uji BNT jika perlakuan berpengaruh nyata. Hasil percobaan menunjukkan tinggi tanaman, ILD, LAN, LTR dan berat biji tidak berpengaruh nyata, sedang jumlah daun berbeda nyata pada ?=0.05.
ANALISIS PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN PEMANGKASAN Usman Usman; Iradhatullah Rahim; Abdul Azis Ambar
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.597 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v2i2.46

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman kacang koro pedang pada berbagai konsentrasi pupuk organik cair (POC) dan waktu pemangkasan.Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak tiga kali. Petak utama adalah konsentrasi POC (C) terdiri dari empat taraf, yaitu: 0 ml/l air (C0), 10 ml/l air (C1), 20 ml/l air (C3) dan 30 ml/l air (C4). Sedangkan anak petak adalah waktu pemangkasan terdiri dari tiga taraf, yaitu: tanpa pemangkasan (P0), 30 hari setelah tanam (hst) (P1) dan 60 hst (P2), yang dilanjutkan dengan uji BNT jika perlakuan berpengaruh nyata.Hasil percobaan menunjukkan Indeks Luas Daun (ILD), Laju Asimilasi Netto (LAN), Laju Tumbuh Pertanaman (LTP), dan produksi tertinggi tanaman kacang koro pedang diperoleh pada konsentrasi POC 30 ml/l air. Waktu pemangkasan yang memberikan hasil tertinggi pada pertumbuhan dan produksi tanaman kacang koro pedang adalah 60 hst. Interaksi antara POC dan pemangkasan yang memberikan hasil terbaik adalah konsentrasi POC 30 ml/l air dan pemangkasan saat tanaman berumur 60 hst, dengan produksi 3,9 ton/ha.
DINAMIKA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI BIOETANOL DAN DOSIS MIKORIZA Suherman Suherman; Iradhatullah Rahim; Muh. Akhsan Akib; Marlina Mustafa; Sitti Halimah Larekeng
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.046 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v2i3.54

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian bioetanol dan mikoriza terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Faktorial dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan ulangan sebanyak tiga kali, perlakuan pertama adalah bioetanol yang terdiri dari tiga taraf konsentrasi, yaitu 0% (kontrol), 10%, dan 20%. Sedangkan perlakuan kedua adalah mikoriza yang terdiri dari tiga taraf, yaitu tanpa Mikoriza, 4 g.tan-1, dan 8 g.tan-1 yang dilanjutkan dengan uji duncan jika perlakuan berpengaruh nyata. Hasil percobaan menunjukkan tinggi tanaman tertinggi diperoleh dari perlakuan bioetanol 20% dan mikoriza 8 g.tan-1. Analisis ragam jumlah daun berbeda nyata (?=0.05) terhadap interaksi bioetanol dan mikoriza umur 14 hst. Pengamatan ILD diperoleh nilai tertinggi umur 43 hst pada perlakuan bioetanol 10% dan mikoriza 8 g.tan-1, sedang nilai tertinggi LAN umur 43 hst pada perlakuan kontrol, dan nilai tertinggi LTR umur 43 hst pada perlakuan bioetanol 20% dan mikoriza 8 g.tan-1. Hasil produksi tertinggi diperoleh pada perlakuan bioetanol 10% dan mikoriza 8 g.tan-1.
PERTUMBUHAN JAGUNG BERMUTU PROTEIN TINGGI PADA BERBAGAI DOSIS NITROGEN Iradhatullah Rahim; Halima Tusadiyah
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.067 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v2i3.55

Abstract

IDENTIFIKASI PENYAKIT DUA VARIETAS TOMAT (LICOPERSICON ESCULENTUM MILL.) YANG TERIMBAS ASAM FUSARAT TERHADAP JAMUR PATOGEN DI KABUPATEN SIDRAP Satrinah Satrinah; Abdul Azis Ambar; Iradhatullah Rahim
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.08 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v3i3.95

Abstract

PENGGUNAAN KLON ENTRES SAMBUNG PUCUK DENGAN LAMA PERENDAMAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERSENTASE DAN TINGGI TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) Safri Safri; Yunarti Yunarti; Iradhatullah Rahim; Suherman Suherman
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.227 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v7i2.364

Abstract

Kakao menjadi komoditi ekspor Indonesia, namun belakangan ini mengalami penurunan produksi. Salah satu bentuk peningkatan produksi adalah peremajaan dengan sambung pucuk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat keberhasilan dan pertumbuhan tanaman sambung pucuk menggunakan hormon tumbuh alami air kelapa muda pada berbagai klon entris kakao. Metode yang digunakan adalah faktorial dengan rancangan dasar acak kelompok, terdiri dari waktu perendaman air kelapa muda (0, 1, 2, dan 3 jam), serta entri kakao (Sulawesi 1, Sulawesi 2, dan ICCRI 04). Parameter yang diamatai adalah persentase keberhasilan dan tinggi tanaman. Interaksi antar perlakuan lama perendaman hormon tumbuh air kelapa muda dengan berbagai entris tidak berpengaruh nyata terhadap persentase keberhasilan dan tinggi tanaman bibit kakao, tetapi berpengaruh nyata terhadap masing-masing perlakuan. Persentase keberhasilan sambung pucuk dan tinggi tanaman yang terbaik diperoleh pada perendaman 3 jam. Persentase keberhasilan dan tinggi tanaman yang terbaik pada lama perendaman 3 jam dan klon entris Sulawesi 1.
Tekstur Tanah dan Respons Tanaman Tanaman Tomat pada Lahan Masam Diaplikasi Asam Humat dari Sari Kulit Buah Kakao Iradhatullah Rahim; M Maharani; H Harsani; S Suherman
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v10i3.871

Abstract

Acidic land is underutilized as agricultural land because of its lack of nutrients and minimal water content. At the same time, acid land is widespread in Indonesia. This study aimed to determine the soil texture and response of tomato plants after applying manure and humic acid from cocoa pod extract. Humic acid was extracted from cocoa pod skin compost using the Tan method, while soil texture was measured using the pipette method. The experimental design used was a randomized block design with 3 treatments of giving organic matter to acid soil, including untreated acid soil, acid soil + manure, and acid soil + manure + humic acid. The results showed that acid soil + manure treatment could reduce the sand fraction up to 53%. In addition, there was an increase in values for all growth and production parameters of tomato plants, including plant height, number of leaves, and tomato fruit weight in acid soil. The addition of manure + humic acid to acid soil can also increase tomato plants' wet weight, dry weight, and root volume.
Tekstur Tanah dan Respons Tanaman Tanaman Tomat pada Lahan Masam Diaplikasi Asam Humat dari Sari Kulit Buah Kakao Iradhatullah Rahim; M Maharani; H Harsani; S Suherman
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v10i3.871

Abstract

Acidic land is underutilized as agricultural land because of its lack of nutrients and minimal water content. At the same time, acid land is widespread in Indonesia. This study aimed to determine the soil texture and response of tomato plants after applying manure and humic acid from cocoa pod extract. Humic acid was extracted from cocoa pod skin compost using the Tan method, while soil texture was measured using the pipette method. The experimental design used was a randomized block design with 3 treatments of giving organic matter to acid soil, including untreated acid soil, acid soil + manure, and acid soil + manure + humic acid. The results showed that acid soil + manure treatment could reduce the sand fraction up to 53%. In addition, there was an increase in values for all growth and production parameters of tomato plants, including plant height, number of leaves, and tomato fruit weight in acid soil. The addition of manure + humic acid to acid soil can also increase tomato plants' wet weight, dry weight, and root volume.
ISOLASI CENDAWAN RHIZOSFER PELARUT FOSFAT PADA JABON MERAH (Neolamarckia macrophylla) PROVENANS KABUPATEN SIDRAP SULAWESI SELATAN Alif, Alisyah Andini; Gusmiaty, G; Akzad, Muhammad Bima; Rahim, Iradhatullah; Larekeng, Siti Halima
Jurnal Galung Tropika Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v12i1.1046

Abstract

This research aims to determine the total chlorophyll of jabon merah leaves extract using acetone and ethanol solvent and to determine the difference in total chlorophyll of jabon merah leaves extract using acetone dan ethanol solvent. The result of the analysis of chlorophyll levels in the extraction of jabon merah leaves using the SPAD-502 method showed that the base and the middle of the jabon merah leaf were the part that had the highest chlorophyll content, and the tip of the jabon merah leaf has a lower chlorophyll content. In the spectrophotometric method using acetone solvent, the result of chlorophyll a is 34.543,9 mg/L, and chlorophyll b is 30.338,6 mg/L. The result of chlorophyll using ethanol solvent is 33.171,8 mg/L for chlorophyll a and 19.065,9 mg/L for chlorophyll b. The total chlorophyll content in jabon merah leaves with acetone solvent is 65,346,4 mg/L, and for ethanol solvent, ia 52.474 mg/L. The results show that acetone is a good solvent for extracting jabon merah leaves.
Penambahan Cendawan Pleurotus sp Pada Biochar Sekam Padi dan Tongkol Jagung untuk Stimulator di Lahan Berpasir Rahim, Iradhatullah; Rusli, Rini; Ambar, Abdul Azis; Sukmawati, S; Suherman, S
Jurnal Galung Tropika Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v12i1.1059

Abstract

Soybean is a protein source that is quite popular in Indonesia, so its demand is increasing every year. However, low production is one of the obstacles that causes these commodities to be imported from outside. One solution is to increase production by utilizing sandy land with low water holding capacity. This study aimed to determine the benefits of adding 2 types of biochar to the fungus isolate Pleurotus sp to increase yields on sandy soils. The study was arranged experimentally using a factorial design based on a randomized block design with 2 factors. The first factor was biochar treatment (J), including rice husk biochar (J1) and corncob biochar (J2). The second factor was the addition of Pleurotus sp fungus isolates, including without fungus (P1) and with fungus (P2). The results showed an increase in yield of pod weight, number of pods, number of seeds, and soybean production with the addition of Pleurotus sp to biochar. The increase in soybean yields using corn cob biochar added with Pleurotus was higher than rice husk biochar.
Co-Authors Abd. Rahim Abd. Rahim Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Azis Ambar Abdul Azis Ambar Abdul Madjid Abdul Munim Abdullah Abdullah Abubakar Idhan Ade Rinaldi Ahmad Selao Aidin, Ilhamsyah akbar, Irham Akzad, Muhammad Bima Alif, Alisyah Andini Amanda Patappari Amandira, Selfi Amran Amran Andi Dita Tawakkal Gau Andi Ibrahim Andi Nasaruddin Andi Nuddin Andi Nuddin Anwar, Andi Rahayu Ari, Sandri Fesly Arifuddin Jailani Aswar Aswar Azis Ambar Baharuddin Baharuddin Bahruddin Bahruddin Bahruddin Bahruddin, Bahruddin Bidasari bidasari, Bidasari Burhanuddin Rasyid, Burhanuddin Darmawan Darmawan Edi Kurniawan Edy Ardyansyah Elkheir Hassaballah Abdallah Ahamed Fatmawati . Fatmawati Fatmawati Fatwa, Abdul Halil Fera Nurkadri Omkas Fitriani Fitriani Gusmiaty, G Hakzah halima tusadiyah Hapsa, Nur Harsani Harsani Harsani Harsani Harsani Harsani Harsani Harsani Harsani, Harsani Hasan, Haslinda Hasra Hasra Henni Kumaladewi Hengky Hesti, Nur Hijriani Irda Idris Irmayani Irmayani Irninthya Nanda Pratami Irwan J Jahra Jamil, Muh. Hatta Jasman Jasman Jasman Justang Justang Kadir, Rahmat Hidayat Kafrawi Kafrawi Kafrawi, K Laode Asrul, Laode Larekeng, Siti Halima M Maharani Mansida, Amrullah Marlina Mustafa, Marlina Maryam Maryam Maryam Mastang, Mastang Mayasari Yamin, Mayasari Meriem, Selis Mila Astiani MK, Pratiwi Muh Rustam Muh. Akhsan Akib, Muh. Akhsan Muh.Ikbak Putera Muhlis . Munir Munir, Munir Musran Munizu Nasrullah A Nevyani Asikin Nita, Ayu Noerfitryani Noerfitryani Noerfitryani Nur Ilmi Nur Qamarya Nurananda Nurananda Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurhaeda Nurhaeda Nurhaeda, Nurhaeda Nurhapsa Nurmiati Nurmiati Patahuddin Pratiwi MK Putera, Muh. Ikbal R. Mahadir Rahmat Fardi Asli Rahmat Muda Rahmawati Semaun Rahmi Rahmi Ramlayani, Ramlayani Rini Rini ROHANA ROHANA Rusli, Rini S Sukmawati S Syamsia Safri Safri Saharuddin Saharuddin Sarina Sarina Satrinah Satrinah Siti Helmyati Sitti Halimah Larekeng Sri Nur Qadri St Rohani, St Suherman Suherman, Suherman Suherman, Suherman Sukardi Sukardi sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati, Sukmawati Sulfani Sulfani Sumawati, Sumawati Syafar, Sukma Syafnur, Aswar Syamsia Syamsia . Syamsia Syamsia, Syamsia Syamsiar Zamzam Syamsiar, Syamsiar Syamsul Arifin Syaparuddin Syatrawati Syawal Syukri, Fitriyani Taufiq, Muh. Tsuwaibah Tutik Kuswinanti Untung Suwardoyo Usman Usman Wahyu Rasyid Wahyuddin Wahyuddin Wawan Swandi Winda Ramadhani Wiwik Handayani Yadi Arodhiskara, Yadi Yunarti Yunarti Yunarti Yunarti Yunarti Zahraeni Kumalawati Zainul Muttaqin Zelvi Armila Zulfikar Zulfikar Zulkifli