Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi daya dukung lahan permukiman rawan bencana gempabumi Panjangrejo, Pundong, Bantul, DIY Putri, Fairus Jelita Regita; Prasetya, Johan Danu; Santoso, Dian Hudawan
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.6.3.159-168

Abstract

The Pundong District was the epicenter of a magnitude 6.3 SR earthquake with a shallow depth of around 10 kilometers that occurred in 2006. According to statistics on tectonic earthquake casualties in the Pundong sub-district, 152 people were killed in the village of Panjangrejo, 696 people were badly injured, and 1,220 people sustained minor injuries. There were a total of 2,704 homes destroyed, and 2,293 were severely damaged. The aim of the research was to assess the carrying capacity of the land in earthquake-prone populated areas. If residential property is developed in excess of the land's carrying capacity, it will have a negative influence on environmental quality and may even cause natural disasters. Multiple physical data were combined using the overlay technique. On the basis of the categorization of the level land carrying for settlement area, the results indicate that the carrying capacity for settlement area in the earthquake affected Panjangrejo Village, Pundong District, Bantul Regency falls into two classes: appropriate and less suitable. Class I (appropriate) residential land is 2,897,050 m2 with a 54% carrying capacity, whereas class II (less suitable) residential land is 2,498,076 m2 with a 46% carrying capacity.
Implementasi Sistem Manajemen Hot Work ke dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Wenny Kartika; Yohana Noradika Maharani; Johan Danu Prasetya; Tedy Agung Cahyadi; Widyawanto Prastistho
JURAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 3 No. 1 (2024): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v3i1.2715

Abstract

The Occupational Safety and Health Management System (SMK3) is part of the company's management system in general which aims to control risks associated with work activities in order to create a safe, efficient and productive work environment. PP RI Number 50 of 2012 issued regulations regarding the Implementation of the Occupational Safety and Health Regulatory System, and Article 5 of the Law requires every company to implement SPK3 in their company, especially for companies that employ a minimum of 100 (one hundred) workers/laborers or have a high level of potential hazard. Hot work Permit System is a system of written permission to do work that generates heat sources. This study aims to determine the implementation of SMK3 with hot work system management as fire and explosion prevention at PT. XYZ, Indramayu. It is recommended for companies to strengthen the application of safety culture by implementing a hot work permit system, organizing training for welding workers, and conducting socialization regarding standard operating procedures (SOP) in work behavior for all workers.
Knowledge Transfer for Institution and Human Resources Empowerment to Develop Ecotourism in Pasir Mendit, Jangkaran Village, Temon District, Kulon Progo Regency Rahatmawati, Istiana; Prasetya, Johan Danu; Maharani, Ph.D, Yohana Noradika; Happitasyari, Stevanie
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan, Volume 8, No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v8i1.13095

Abstract

The research aims to develop Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism, Jangkaran Village, Temon District, Kulon Progo Regency. Knowledge transfer has been used in developing institutions and human resources empowerment. Digital marketing can be used to promote Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism through the creation of a website, social media content, and optimization of Google Maps. Therefore, the involvement of local youth in the development of the Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism project can contribute to the improvement of human resources capacity and attract tourists through youth empowerment, capacity development, introduction to local culture, and the development of tourism products. To increase the capacity of human resources and draw tourists to Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism through digital promotion, local youth involvement in the project's development is crucial. To measure the effectiveness of knowledge transfer in empowering institutions and human resources, several methods had been used, including competency evaluation, and performance assessment. The study found that knowledge transfer is effective in empowering institutions and human resources of Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism.
Knowledge Transfer for Institution and Human Resources Empowerment to Develop Ecotourism in Pasir Mendit, Jangkaran Village, Temon District, Kulon Progo Regency Rahatmawati, Istiana; Prasetya, Johan Danu; Maharani, Ph.D, Yohana Noradika; Happitasyari, Stevanie
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan, Volume 8, No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v8i1.13095

Abstract

The research aims to develop Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism, Jangkaran Village, Temon District, Kulon Progo Regency. Knowledge transfer has been used in developing institutions and human resources empowerment. Digital marketing can be used to promote Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism through the creation of a website, social media content, and optimization of Google Maps. Therefore, the involvement of local youth in the development of the Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism project can contribute to the improvement of human resources capacity and attract tourists through youth empowerment, capacity development, introduction to local culture, and the development of tourism products. To increase the capacity of human resources and draw tourists to Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism through digital promotion, local youth involvement in the project's development is crucial. To measure the effectiveness of knowledge transfer in empowering institutions and human resources, several methods had been used, including competency evaluation, and performance assessment. The study found that knowledge transfer is effective in empowering institutions and human resources of Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism.
Analisis Tingkat Pencemaran Kali Asem di Sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat Titisari, Priza Tiara; Widiarti, Ika Wahyuning; Prasetya, Johan Danu; Algary, Tissia Ayu; Wicaksono, Aditya Pandu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11640

Abstract

Kali Asem adalah salah satu cabang dari Sungai Bekasi yang secara fisik, terlihat perubahan warna, bau, dan terdapat limbah padat yang berada di badan air Kali Asem. Tujuan dilakukannya peneltian ini adalah untuk mengidentifikasi kualitas dan tingkat pencemaran Kali Asem yang ditinjau dari parameter pH, COD, BOD, fosfat, dan merkuri. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pemetaan; metode uji laboratorium; menggunakan metode analisis kuantitatif dengan perhitungan indeks pencemaran secara matematis. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan pengambilan sampel menggunakan grab sampling yang dilakukan pada 10 titik sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair pada outlet pabrik karung masih memenuhi baku mutu yang berlaku, kecuali pada parameter COD yang memiliki nilai 1150 mg/L. Hasil uji pada air limbah dari outlet Instalasi Pengolahan Air Sampah menunjukkan bahwa nilai pH termasuk dalam pH asam dengan nilai 5,66. Kualitas air Kali Asem sesuai hasil pengujian parameter BOD, COD, fosfat, dan merkuri telah melampaui baku mutu sungai kelas II dari titik 1 - 10. Tingkat pencemaran di Kali Asem termasuk tercemar sedang dengan rentang nilai 5,89 – 8,5.
Analisis Laju Erosi serta Pengelolaannya Pada Area Reklamasi Pasca Tambang Tahun Tanam 2020 pada Pertambangan Batubara Wirayuda, Bramantio Dzaki; Yudono, Andi Renata Ade; Prasetya, Johan Danu; Wicaksono, Aditya Pandu; Nugroho, Nandra Eko
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11647

Abstract

Perusahaan pertambangan batubara yang menggunakan sistem tambang terbuka (open pit mining) dapat mengakibatkan perubahan fisik sehingga terjadi penurunan kualitas lingkungan. Oleh karena itu perlu adanya kegiatan reklamasi untuk memperbaiki kualitas lingkungan tersebut. Salah satu dampak dari aktifitas pertambangan yaitu tingginya tingkat laju erosi sehingga dapat menurunkan tingkat produktivitas tanah. Analisis laju erosi perlu dilakukan serta pengelolaannya, agar permasalahan penurunan kualitas lingkungan dapat teratasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah survey dan pemetaan lapangan, metode tongkat untuk pengukuran erosi, uji laboratorium, metode matematis, dan metode konservatif. Hasil yang didapat pada lahan pengukuran erosi area reklamasi pasca tambang tahun tanam 2020 yaitu 344,913 Ton/Ha/Tahun dan perlu dilakukan pengelolaan. Pengelolaan yang dilakukan dalam mengurangi laju erosi dengan mengacu pada Permen Kehutanan Nomor P.4/Menhut-II/2011 yaitu membuat guludan bersaluran dan menanam tanaman lokal daur panjang dengan jenis tanaman pulai dengan jarak tanam 4m x 8m dan tanaman cover crop jenis Calopogonium mucunoides.
Pengaruh Water Holding Capacity Terhadap Erosi pada 3 Variasi Tapak Tumbuh PT Bharinto Ekatama Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara Sobirin, Ahmad; Wicaksono, Aditya Pandu; Nugroho, Nandra Eko; Lukito, Herwin; Prasetya, Johan Danu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11648

Abstract

Pemulihan lahan bekas tambang menghadapi beberapa masalah seperti pengikisan tanah dan tanah kering karena terjadinya erosi dan rendahnya water holding capacity (WHC) lapang. Ditinjau dari tutupan vegetasi PT Bharinto Ekatama memiliki 3 variasi tapak tumbuh yaitu hutan, cover crop lebat dan cover crop jarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh WHC terhadap tingkat laju erosi dan pada 3 variasi tapak tumbuh PT Bharinto Ekatama. Penelitian ini menggunakan metode survei, pemetaan lapangan, metode purposive sampling, metode tongkat, metode gravimetri, metode matematis, metode analisis statistik korelasi dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan korelasi WHC terhadap erosi pada are cover crop lebat mempunyai nilai signifikansi 0,538 dengan nilai korelasi pearson sebesar -0,258 menunjukkan korelasi lemah. Korelasi WHC terhadap erosi area cover crop jarang mempunyai nilai signifikansi 0,045 dengan nilai korelasi pearson sebesar -0,717 menunjukkan korelasi kuat. Korelasi WHC terhadap erosi area hutan memiliki signifikansi 0,742 dengan nilai korelasi pearson sebesar 0,135 berarti tidak terjadi korelasi
Daya Dukung Kawasan dan Daya Dukung Riil untuk Ekowisata Mangrove di Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta Mucharomah, Nur; Prasetya, Johan Danu; Gomareuzzaman, Muammar; Irawan, Agus Bambang
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11666

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki potensi di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan hidup. Pengembangan ekowisata mangrove merupakan salah satu cara dalam memanfaatkan potensi ekonominya. Salah satu tujuan ekowisata mangrove yaitu agar dapat menjadi konservasi bagi ekosistem mangrove agar tetap terjaga. Oleh karena itu, harus diketahui jumlah pengunjung maksimal yang dapat ditampung agar tidak menimbulkan kerusakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung kawasan dan daya dukung riil di Hutan Mangrove Wanatirta, Hutan Mangrove Jembatan Api-Api, dan Hutan Mangrove Pasir Kadilangu agar kegiatan ekowisata dapat tetap berjalan tanpa merusak ekosistem mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, pemetaan dan wawancara. Analisis daya dukung ekowisata dihitung dengan persamaan Daya Dukung Kawasan dan daya dukung riil. Hasil dari penelitian ini yaitu Hutan Mangrove Wanatirta memiliki daya dukung kawasan sebanyak 144 orang/hari dan daya dukung riil sebesar 91 orang/hari. Hutan Mangrove Jembatan Api-Api memiliki daya dukung kawasan sebanyak 362 orang/hari dan daya dukung riil sebesar 228 orang/hari. Hutan Mangrove Pasir Kadilangu memiliki daya dukung kawasan sebanyak 374 orang/hari dan daya dukung riil sebesar 237 orang/hari.
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Hunian Tetap di Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang Wisanggeni, Galih Haryo; Paripurno, Eko Teguh; Gomareuzzaman, Muammar; Nugroho, Nandra Eko; Prasetya, Johan Danu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11667

Abstract

Gunung Semeru mengalami erupsi pada 4 Desember 2021 yang mengakibatkan kerugian pada masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Semeru sehingga harus dievakuasi di beberapa titik pengungsian. Hal ini membuat pemerintah bersama beberapa pihak membangun hunian tetap untuk warga terdampak bencana Gunung Semeru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian lahan untuk Pembangunan hunian tetap yang merupakan hunian yang ditujukan untuk relokasi masyarakat pascabencana erupsi gunung semeru. Penentuan kesesuaian lahan dengan menggunakan 10 parameter yaitu kemiringan lereng, posisi jalur patahan, kekuatan batuan, kembang kerut tanah, daya dukung tanah, kondisi saluran permukaan tanah, kedalaman air tanah, bahaya erosi, bahaya longsor dan bahaya banjir. Analisis dan pengambilan data pada penelitian ini menggunakan beberapa metode antara lain metode survei dan pemetaan, geolistrik, dan uji laboratorium. Penentuan kesesuaian lahan menunjukkan hasil 2 kelas kesesuaian lahan yaitu sangat sesuai (S1) dengan luas 664231 m2 atau seluas 56.04% dan sesuai (S2) dengan luas 521017 m2 atau seluas 43,96%. Parameter yang menjadi faktor penghambat utama dari hasil evaluasi pada penelitian ini adalah bahaya erosi.
Analisis Ambang Batas Curah Hujan Dengan Pendekatan Statistik Median di Daerah Rawan Longsor Samigaluh, Kulon Progo Marganiswati, Yudha Tintana; Maharani, Yohana Noradika; Cahyadi, Tedy Agung; Prasetya, Johan Danu; Prastistho, Widyawanto
Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi Volume 13 Issue 3 December 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/euler.v13i3.34962

Abstract

Landslides in tropical regions are often triggered by intense rainfall, causing significant impacts. This study assesses the feasibility of rainfall thresholds for landslide early warning in Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo. The objectives include characterizing the rainfall regime, testing the relationship between rainfall and landslide events, evaluating spatial consistency with the landslide hazard map, and establishing and verifying operational thresholds. Landslide data from the BPBD and daily rainfall data from BMKG were processed by aligning the dates and performing quality checks, followed by quantitative analysis. The number of landslide events analysed was 197, with rainfall data collected from a single measurement station. Thresholds were set using the median approach for daily rainfall (CH0) and three-day accumulation (CH−2) from the 2014–2023 series. Verification was conducted on 213 days of the 2024 rainy season using Proportion Correct. Characterization shows a consistent monsoonal pattern with notable interannual variability. A positive tendency is observed between annual rainfall accumulation and landslide frequency. Spatially, around 93% of events occur in high-hazard zones. The median-based thresholds obtained are 31 mm for CH0 and 81 mm for CH−2. Operational verification results in PC values of 84.0% for CH0 and 83.6% for CH−2, indicating acceptable performance. Physically, the intensity of rainfall on event days effectively distinguishes landslide from nonlandslide days, while three-day rainfall accumulation increases risk through soil saturation. These findings support the implementation of locally calibrated thresholds for strengthening early warning, with a focus on monitoring during the rainy season. However, the potential for false alarms related to geological conditions and land-use variability may affect model accuracy. Furthermore, periodic recalibration of thresholds is necessary to address uncertainties resulting from changing hydrometeorological conditions and land-use dynamics.
Co-Authors Aditya Pandu Wicaksono Aditya Pandu Wicaksono Aditya Pandu Wicaksono Agung Yulianto Nugroho Agus Bambang Irawan Agus Bambang Irawan Ahmad Sobirin Aisya Rahmanita Algary, Tissia Ayu Andi Renata Ade Yudono Anka Indra Pangestu Annisa Dewi Masyithoh Arif Rianto Budi Nugroho Arya Dipa Aristo Putra Awang Hendrianto Pratomo Ayu Utami Ayumadany, Maulidya Anggun Bambang Dwijo Pranowo Benny Antony Kaban Bramantio Dzaki Wirayuda Cahyadi, Tedy Agung Deni Rahman Saputra Dian Hudawan Dian Hudawan Santoso Dian Hudawan Santoso Dina Asrifah Dina Asrifah, Dina Dyah Nunki Yalesrie Effantra Effendi Eko Teguh Paripurno Elga MBM da Costa Elizabhet Ortarita Minto Ariwati Elma, Irfan Dzaky Eni Muryani Fadhil, Achmad Restu Fairus Jelita Regita Putri Fandika Agustiyar Ficky Adi Kurniawan Ficky Adi Kurniawan Fitriani Fitriani Foundry Giovani Galih Haryo Wisanggeni Gandar Mahojwala Gomareuzzaman, Muammar Happitasyari, Stevanie Herwin Lukito Herwin Lukito Herwin Lukito Herwin Lukito, Herwin Ichsan Azrian Ika Wahyuning Widiarti Indah Nur Hidayah Ira Andriani Ronting Irfan Dzaky Elma Istiana Rahatmawati, Istiana Marganiswati, Yudha Tintana Marzun, Muhammad Hakiim Maulidya Anggun Ayumadany Maulidya Anggun Ayumadany Misya, Meilyn Monica Warih Widi Krisanti Muammar Gomareuzzaman Muammar Gomareuzzaman Muammar Gomareuzzaman Mucharomah, Nur Mussodaq, Mochamad Nabila Farhaini Nandra Eko Nugroho Nasrullah Nugroho , Arif Rianto Budi Nugroho, Nandra Eko Nur Mucharomah Prastistho, Widyawanto Priza Tiara Titisari PUJI LESTARI Purbudi Wahyuni Purwanta, Jaka Putri, Fairus Jelita Regita Raiwa Mara Puspa Rohman, Taufik Fatkur Rr. Dina Asrifah Sabrina Umi Khabibah Setiyo Hartato Setiyo Hartato M Shella G Kakisina Siregar, Imerilda Parlina Sobirin, Ahmad Stephanus Maria Eduat Suharwanto Suharwanto Taufik Fatkur Rohman Tissia Ayu Algary Titi tiara Anasstasia Titisari, Priza Tiara Trie Adelia Ambarwathy Vikahadi, Nanda Wenny Kartika Widyawanto Prastistho Wirayuda, Bramantio Dzaki Wisanggeni, Galih Haryo Wisnu Aji Dwi Kristanto Yohana Nodarika Maharani Yohana Noradika Maharani Yohanes Ary Prayoga Yulinda Vikaya Putri Ady Rukmana