Claim Missing Document
Check
Articles

COMMUNITY DEVELOPMENT PENANGANAN WABAH PMK BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA SUMBUNG, KECAMATAN CEPOGO, KABUPATEN BOYOLALI Haryanto, Slamet; Wahyuni, Purbudi; Purwanta, Jaka; Prasetya, Johan Danu; Cahyadi, Teddy Agung
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v2i2.810

Abstract

Sumbung Village is located in Cepogo District, Boyolali Regency, precisely on the east side of the Merapi Slope and is located about 10 km from the center of the capital Boyolali Regency is a milk-producing dairy cattle center because the number of female cattle farmers in the Sumbung Village community is very large, the majority of livestock are cattle cattle FMD outbreak. Sumbung Village supports the economy of the local community, even the Boyolali Regency government itself. When the FMD outbreak spread in Sumbung Village, farmers suffered losses of up to 80%. The impact of FMD Outbreak in Sumbung Village is very heavy, but with the ability of local resources and local wisdom owned by the Sumbung Village Community, they can carry out FMD outbreak handling, especially in the treatment and recovery after FMD Outbreak. Through the research method to be used in this study using a qualitative approach with the PRA (Participatory Rural Appraisal) method. Research Involving all actors of the Sumbung Village community who play an active role in handling FMD outbreaks at the community and government levels, it was found that the Community Development carried out by the people of Sumbung Village was very good in handling FMD outbreaks, especially the use of traditional medicinal plants around their homes. Local wisdom with the use of medicinal plants is a form of empowerment of the people of Sumbung Village in handling FMD outbreaks independently.The actions of the Sumbung Village Community in handling FMD Outbreak by planting medicine.This good learning can be used as a guide in handling emergency situations in the future.
OPTIMALISASI PENILAIAN MANDIRI SATUAN PENDIDIKAN AMAN BENCANA (SPAB) DALAM MENDORONG KESIAPAN MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI KAWASAN SESAR OPAK KABUPATEN BANTUL Inggit Fandayati; Purbudi Wahyuni; Arif Rianto Budi Nugroho; Eko Teguh Paripurno; Johan Danu Prasetya; Kurniawan, Ficky Adi
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 3 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v3i1.1151

Abstract

The implementations of self-assessment using Inarisk SPAB's (Disaster Safe School) e-monev tools in Bantul Regency are currently not optimal. According to SPAB e-monev study and analysis by BNPB in 2023 stated that 11% of the 8,268 schools only in DI. Yogyakarta did it. The capacity and preparedness for schools in Bantul, especially those on the Opak Fault, to face the threat of earthquakes is absolutely necessary through reinforcement of SPAB. To ensure the schools in the Opak Fault area consistently implement Disaster Safe School (SPAB) standards in increasing preparedness to face earthquakes, periodic self-assessments should be carried out. However, self-assessment using Inarisk SPAB's (Disaster Safe School) e-monev tools in the Opak Fault has not been optimal, which means that schools have not attempted to provide guarantees of optimal preparedness to face the risk of earthquake disasters for its members. This research is qualitative research with a descriptive approach involving 32 key informan and triangulation. The results are stated that four of six schools in Opak Fault, Bantul Regency are less prepared to face earthquakes, while the others are almost ready and ready category.
Analisis Tingkat Pencemaran Kali Asem di Sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat Titisari, Priza Tiara; Widiarti, Ika Wahyuning; Prasetya, Johan Danu; Algary, Tissia Ayu; Wicaksono, Aditya Pandu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11640

Abstract

Kali Asem adalah salah satu cabang dari Sungai Bekasi yang secara fisik, terlihat perubahan warna, bau, dan terdapat limbah padat yang berada di badan air Kali Asem. Tujuan dilakukannya peneltian ini adalah untuk mengidentifikasi kualitas dan tingkat pencemaran Kali Asem yang ditinjau dari parameter pH, COD, BOD, fosfat, dan merkuri. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pemetaan; metode uji laboratorium; menggunakan metode analisis kuantitatif dengan perhitungan indeks pencemaran secara matematis. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan pengambilan sampel menggunakan grab sampling yang dilakukan pada 10 titik sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair pada outlet pabrik karung masih memenuhi baku mutu yang berlaku, kecuali pada parameter COD yang memiliki nilai 1150 mg/L. Hasil uji pada air limbah dari outlet Instalasi Pengolahan Air Sampah menunjukkan bahwa nilai pH termasuk dalam pH asam dengan nilai 5,66. Kualitas air Kali Asem sesuai hasil pengujian parameter BOD, COD, fosfat, dan merkuri telah melampaui baku mutu sungai kelas II dari titik 1 - 10. Tingkat pencemaran di Kali Asem termasuk tercemar sedang dengan rentang nilai 5,89 – 8,5.
Analisis Laju Erosi serta Pengelolaannya Pada Area Reklamasi Pasca Tambang Tahun Tanam 2020 pada Pertambangan Batubara Wirayuda, Bramantio Dzaki; Yudono, Andi Renata Ade; Prasetya, Johan Danu; Wicaksono, Aditya Pandu; Nugroho, Nandra Eko
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11647

Abstract

Perusahaan pertambangan batubara yang menggunakan sistem tambang terbuka (open pit mining) dapat mengakibatkan perubahan fisik sehingga terjadi penurunan kualitas lingkungan. Oleh karena itu perlu adanya kegiatan reklamasi untuk memperbaiki kualitas lingkungan tersebut. Salah satu dampak dari aktifitas pertambangan yaitu tingginya tingkat laju erosi sehingga dapat menurunkan tingkat produktivitas tanah. Analisis laju erosi perlu dilakukan serta pengelolaannya, agar permasalahan penurunan kualitas lingkungan dapat teratasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah survey dan pemetaan lapangan, metode tongkat untuk pengukuran erosi, uji laboratorium, metode matematis, dan metode konservatif. Hasil yang didapat pada lahan pengukuran erosi area reklamasi pasca tambang tahun tanam 2020 yaitu 344,913 Ton/Ha/Tahun dan perlu dilakukan pengelolaan. Pengelolaan yang dilakukan dalam mengurangi laju erosi dengan mengacu pada Permen Kehutanan Nomor P.4/Menhut-II/2011 yaitu membuat guludan bersaluran dan menanam tanaman lokal daur panjang dengan jenis tanaman pulai dengan jarak tanam 4m x 8m dan tanaman cover crop jenis Calopogonium mucunoides.
Pengaruh Water Holding Capacity Terhadap Erosi pada 3 Variasi Tapak Tumbuh PT Bharinto Ekatama Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara Sobirin, Ahmad; Wicaksono, Aditya Pandu; Nugroho, Nandra Eko; Lukito, Herwin; Prasetya, Johan Danu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11648

Abstract

Pemulihan lahan bekas tambang menghadapi beberapa masalah seperti pengikisan tanah dan tanah kering karena terjadinya erosi dan rendahnya water holding capacity (WHC) lapang. Ditinjau dari tutupan vegetasi PT Bharinto Ekatama memiliki 3 variasi tapak tumbuh yaitu hutan, cover crop lebat dan cover crop jarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh WHC terhadap tingkat laju erosi dan pada 3 variasi tapak tumbuh PT Bharinto Ekatama. Penelitian ini menggunakan metode survei, pemetaan lapangan, metode purposive sampling, metode tongkat, metode gravimetri, metode matematis, metode analisis statistik korelasi dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan korelasi WHC terhadap erosi pada are cover crop lebat mempunyai nilai signifikansi 0,538 dengan nilai korelasi pearson sebesar -0,258 menunjukkan korelasi lemah. Korelasi WHC terhadap erosi area cover crop jarang mempunyai nilai signifikansi 0,045 dengan nilai korelasi pearson sebesar -0,717 menunjukkan korelasi kuat. Korelasi WHC terhadap erosi area hutan memiliki signifikansi 0,742 dengan nilai korelasi pearson sebesar 0,135 berarti tidak terjadi korelasi
Daya Dukung Kawasan dan Daya Dukung Riil untuk Ekowisata Mangrove di Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta Mucharomah, Nur; Prasetya, Johan Danu; Gomareuzzaman, Muammar; Irawan, Agus Bambang
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11666

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki potensi di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan hidup. Pengembangan ekowisata mangrove merupakan salah satu cara dalam memanfaatkan potensi ekonominya. Salah satu tujuan ekowisata mangrove yaitu agar dapat menjadi konservasi bagi ekosistem mangrove agar tetap terjaga. Oleh karena itu, harus diketahui jumlah pengunjung maksimal yang dapat ditampung agar tidak menimbulkan kerusakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung kawasan dan daya dukung riil di Hutan Mangrove Wanatirta, Hutan Mangrove Jembatan Api-Api, dan Hutan Mangrove Pasir Kadilangu agar kegiatan ekowisata dapat tetap berjalan tanpa merusak ekosistem mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, pemetaan dan wawancara. Analisis daya dukung ekowisata dihitung dengan persamaan Daya Dukung Kawasan dan daya dukung riil. Hasil dari penelitian ini yaitu Hutan Mangrove Wanatirta memiliki daya dukung kawasan sebanyak 144 orang/hari dan daya dukung riil sebesar 91 orang/hari. Hutan Mangrove Jembatan Api-Api memiliki daya dukung kawasan sebanyak 362 orang/hari dan daya dukung riil sebesar 228 orang/hari. Hutan Mangrove Pasir Kadilangu memiliki daya dukung kawasan sebanyak 374 orang/hari dan daya dukung riil sebesar 237 orang/hari.
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Hunian Tetap di Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang Wisanggeni, Galih Haryo; Paripurno, Eko Teguh; Gomareuzzaman, Muammar; Nugroho, Nandra Eko; Prasetya, Johan Danu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11667

Abstract

Gunung Semeru mengalami erupsi pada 4 Desember 2021 yang mengakibatkan kerugian pada masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Semeru sehingga harus dievakuasi di beberapa titik pengungsian. Hal ini membuat pemerintah bersama beberapa pihak membangun hunian tetap untuk warga terdampak bencana Gunung Semeru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian lahan untuk Pembangunan hunian tetap yang merupakan hunian yang ditujukan untuk relokasi masyarakat pascabencana erupsi gunung semeru. Penentuan kesesuaian lahan dengan menggunakan 10 parameter yaitu kemiringan lereng, posisi jalur patahan, kekuatan batuan, kembang kerut tanah, daya dukung tanah, kondisi saluran permukaan tanah, kedalaman air tanah, bahaya erosi, bahaya longsor dan bahaya banjir. Analisis dan pengambilan data pada penelitian ini menggunakan beberapa metode antara lain metode survei dan pemetaan, geolistrik, dan uji laboratorium. Penentuan kesesuaian lahan menunjukkan hasil 2 kelas kesesuaian lahan yaitu sangat sesuai (S1) dengan luas 664231 m2 atau seluas 56.04% dan sesuai (S2) dengan luas 521017 m2 atau seluas 43,96%. Parameter yang menjadi faktor penghambat utama dari hasil evaluasi pada penelitian ini adalah bahaya erosi.
Kajian Kandungan Logam Berat Pb dan Cd Di Kawasan Sekitar TPA Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Zulfa, Qonitina; Irawan, Agus Bambang; Prasetya, Johan Danu; Utami, Ayu; Algary, Tissia Ayu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 6 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VI
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v6i1.14448

Abstract

TPA Piyungan merupakan salah satu TPA yang menerapkan sanitary landfill dalam pengelolaan sampah.  Pengelolaan sampah berupa penumpukkan yang tidak direncanakan dengan baik dapat menimbulkan  permasalahan lingkungan seperti pencemaran tanah. Keberadaan TPA Piyungan terbukti memberikan dampak  terhadap lingkungan, termasuk tanah. Tanah tercemar karena adanya air lindi yang berasal dari tumpukan  sampah. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat Pb dan Cd pada  tanah di daerah penelitian. Jenis metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan  kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan metode survey dan pemetaan. Pengambilan sampel tanah  menggunakan metode purposive sampling berdasarkan daerah yang memiliki potensi pencemaran. Metode  analisis data yang digunakan yaitu metode analisis data kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui kandungan  logam berat pada tanah di daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai hasil uji logam berat  di daerah penelitian keempat titik sampel untuk logam berat timbal (Pb) telah melebihi nilai ambang batasnya  yaitu 0,07 ppm dan untuk nilai hasil uji keempat titik sampel yaitu Lp1 3,30 ppm, Lp2 1,70 ppm, Lp3 4,22  ppm, dan Lp4 6,80 ppm., sedangkan untuk logam berat kadmium (Cd) hasil uji tidak terdeteksi atau tidak  terbaca. 
Analisis Kesesuaian Lahan Mangrove di Desa Jatikotal dan Gedangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo Listi, Listi; Prasetya, Johan Danu; Wicaksono, Aditya Pandu; Irawan, Agus Bambang; Gomareuzzaman, Muammar
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 6 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VI
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v6i1.14476

Abstract

Di Pesisir Selatan Purworejo, Desa Jatikontal dan Desa Gedangan terdapat Ekosistem mangrove di sepanjang Sungai Pasir. Mangrove di wilayah tersebut telah mengalami alih fungsi lahan menjadi lahan tambak yang menyebabkan ekosistem mangrove menjadi berkurang dan terjadi degradasi lahan. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan jumlah tambak yang signifikan pada tahun 2014-2016. Analisis kesesuaian lahan merupakan upaya dan strategis untuk perlindungan terhadap ekosistem mangrove yang telah mengalami degradasi lahan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian mangrove di Desa Jatikontal dan Desa Gedangan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode macthing dengan pembobotan pada tiap faktor pembatas yang berpengaruh terhadap pertumbuhan mangrove. Faktor pembatas pertumbuhan mangrove antara lain salinitas tanah, salinitas air, tekstur tanah, pH, bentuklahan dan penggunaan lahan. Hasil analisis kesesuaian lahan mangrove untuk pengembangan ekosistem mangrove di sepanjang Sungai Pasir Desa Jatikontal dan Desa Gedangan terdapat 3 klasifikasi yaitu kelas sesuai (S1) persentase luas sebesar 25%, cukup sesuai (S2) persentase luas sebesar 28% dengan faktor pembatas berupa salinitas dan arus, dan sesuai bersyarat (S3) persentase luas sebesar 47% dengan faktor pembatas salinitas, penggunaan lahan dan tekstur tanah.
Analisis Vegetasi dan Kualitas Lingkungan Ekosistem Mangrove di Ekowisata Tracking Mangrove Taman Nasional Karimunjawa Priandeni, Fitriyan Nujud; Prasetya, Johan Danu; Kristanto, Wisnu Aji Dwi; Suharwanto, Suharwanto; Lukito, Herwin
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 6 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VI
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v6i1.14481

Abstract

Indonesia adalah negara maritim dengan luas perairan yang melebihi luas daratannya. Ekosistem mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan menyediakan layanan ekowisata. Salah satu destinasi ekowisata yang berkaitan dengan mangrove adalah Ekowisata Tracking Mangrove di Taman Nasional Karimunjawa, yang semakin populer di kalangan wisatawan. Untuk menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove sebagai kawasan ekowisata dan konservasi, penting untuk memahami kondisi vegetasi dan kualitas lingkungan di area tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis vegetasi mangrove menggunakan Indeks Nilai Penting (INP) serta menganalisis kualitas lingkungan perairan di kawasan ekowisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling untuk mengumpulkan data mengenai vegetasi dan kualitas lingkungan perairan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies Ceriops tagal dan Rhizophora apiculata merupakan spesies dominan. Kualitas lingkungan perairan tergolong baik, dengan suhu antara 32,3°C hingga 32,7°C, pH antara 7,3 hingga 7,7, salinitas antara 23 hingga 25%, dan kadar oksigen terlarut (DO) antara 5,5 hingga 6,5 mg/L.
Co-Authors Aditya Pandu Wicaksono Aditya Pandu Wicaksono Aditya Pandu Wicaksono Agung Yulianto Nugroho Agus Bambang Irawan Agus Bambang Irawan Ahmad Sobirin Aisya Rahmanita Algary, Tissia Ayu Andi Renata Ade Yudono Anka Indra Pangestu Annisa Dewi Masyithoh Arif Rianto Budi Nugroho Artha Putri, Awanda Dias Rizkia Arya Dipa Aristo Putra Awang Hendrianto Pratomo Ayu Utami Ayu Utami, Ayu Ayumadany, Maulidya Anggun Bambang Dwijo Pranowo Benny Antony Kaban Bramantio Dzaki Wirayuda Cahyadi, Teddy Agung Cahyadi, Tedy Agung Deni Rahman Saputra Dian Hudawan Dian Hudawan Santoso Dian Hudawan Santoso Dina Asrifah Dina Asrifah, Dina Dyah Nunki Yalesrie Effantra Effendi Eko Teguh Paripurno Elga MBM da Costa Elma, Irfan Dzaky Eni Muryani Fadhil, Achmad Restu Fairus Jelita Regita Putri Fandika Agustiyar Fara Disa Durry Ficky Adi Kurniawan Ficky Adi Kurniawan Fitriani Fitriani Foundry Giovani Galih Haryo Wisanggeni Gandar Mahojwala Gomareuzzaman, Muammar Hadi Purwanto Happitasyari, Stevanie Haryanto, Slamet Herwin Lukito Herwin Lukito Herwin Lukito Herwin Lukito, Herwin Ichsan Azrian Ika Wahyuning Widiarti Indah Nur Hidayah Inggit Fandayati Ira Andriani Ronting Irfan Dzaky Elma Istiana Rahatmawati, Istiana Kristanto, Wisnu Aji Dwi Kurniawan, Ficky Adi Listi, Listi Marzun, Muhammad Hakiim Maulidya Anggun Ayumadany Maulidya Anggun Ayumadany Misya, Meilyn Monica Warih Widi Krisanti Muammar Gomareuzzaman Muammar Gomareuzzaman Muammar Gomareuzzaman Mucharomah, Nur Mugi Rahayu Mussodaq, Mochamad Nabila Farhaini Nandra Eko Nugroho Novia Mawar Sari Nugrahajati, Susilastuti Dwi Nugroho , Arif Rianto Budi Nugroho, Arif Rianto Budi Nugroho, Nandra Eko Nur Mucharomah Prastistho, Bambang Priandeni, Fitriyan Nujud Priza Tiara Titisari PUJI LESTARI PUJI LESTARI Purbudi Wahyuni PURBUDI WAHYUNI, PURBUDI Purwanta, Jaka Purwanto, Hadi Puspitasari, Lisa Putri, Fairus Jelita Regita Raiwa Mara Puspa Rohman, Taufik Fatkur Rr. Dina Asrifah Sabrina Umi Khabibah Setiyo Hartato Setiyo Hartato M Shella G Kakisina Siregar, Imerilda Parlina Sobirin, Ahmad Stephanus Maria Eduat Suharwanto Suharwanto Suharwanto Suharwanto Sukma Sahadewa, Sukma Taufik Fatkur Rohman Tissia Ayu Algary Titi tiara Anasstasia Titisari, Priza Tiara Trie Adelia Ambarwathy Vikahadi, Nanda Wenny Kartika Widyawanto Prastistho Winata, Lionesya Sukma Windyantini, Hanna Wirayuda, Bramantio Dzaki Wisanggeni, Galih Haryo Wisnu Aji Dwi Kristanto Yohana Nodarika Maharani Yohana Noradika Yohana Noradika Maharani Yohanes Ary Prayoga Yulinda Vikaya Putri Ady Rukmana Zulfa, Qonitina