Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Hunian Tetap di Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang Galih Haryo Wisanggeni; Eko Teguh Paripurno; Muammar Gomareuzzaman; Nandra Eko Nugroho; Johan Danu Prasetya
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5, No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11667

Abstract

Gunung Semeru mengalami erupsi pada 4 Desember 2021 yang mengakibatkan kerugian pada masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Semeru sehingga harus dievakuasi di beberapa titik pengungsian. Hal ini membuat pemerintah bersama beberapa pihak membangun hunian tetap untuk warga terdampak bencana Gunung Semeru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian lahan untuk Pembangunan hunian tetap yang merupakan hunian yang ditujukan untuk relokasi masyarakat pascabencana erupsi gunung semeru. Penentuan kesesuaian lahan dengan menggunakan 10 parameter yaitu kemiringan lereng, posisi jalur patahan, kekuatan batuan, kembang kerut tanah, daya dukung tanah, kondisi saluran permukaan tanah, kedalaman air tanah, bahaya erosi, bahaya longsor dan bahaya banjir. Analisis dan pengambilan data pada penelitian ini menggunakan beberapa metode antara lain metode survei dan pemetaan, geolistrik, dan uji laboratorium. Penentuan kesesuaian lahan menunjukkan hasil 2 kelas kesesuaian lahan yaitu sangat sesuai (S1) dengan luas 664231 m2 atau seluas 56.04% dan sesuai (S2) dengan luas 521017 m2 atau seluas 43,96%. Parameter yang menjadi faktor penghambat utama dari hasil evaluasi pada penelitian ini adalah bahaya erosi.
Analisis Tingkat Pencemaran Kali Asem di Sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat Priza Tiara Titisari; Ika Wahyuning Widiarti; Johan Danu Prasetya; Tissia Ayu Algary; Aditya Pandu Wicaksono
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5, No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11640

Abstract

Kali Asem adalah salah satu cabang dari Sungai Bekasi yang secara fisik, terlihat perubahan warna, bau, dan terdapat limbah padat yang berada di badan air Kali Asem. Tujuan dilakukannya peneltian ini adalah untuk mengidentifikasi kualitas dan tingkat pencemaran Kali Asem yang ditinjau dari parameter pH, COD, BOD, fosfat, dan merkuri. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pemetaan; metode uji laboratorium; menggunakan metode analisis kuantitatif dengan perhitungan indeks pencemaran secara matematis. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan pengambilan sampel menggunakan grab sampling yang dilakukan pada 10 titik sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair pada outlet pabrik karung masih memenuhi baku mutu yang berlaku, kecuali pada parameter COD yang memiliki nilai 1150 mg/L. Hasil uji pada air limbah dari outlet Instalasi Pengolahan Air Sampah menunjukkan bahwa nilai pH termasuk dalam pH asam dengan nilai 5,66. Kualitas air Kali Asem sesuai hasil pengujian parameter BOD, COD, fosfat, dan merkuri telah melampaui baku mutu sungai kelas II dari titik 1 - 10. Tingkat pencemaran di Kali Asem termasuk tercemar sedang dengan rentang nilai 5,89 – 8,5.
Analisis Laju Erosi serta Pengelolaannya Pada Area Reklamasi Pasca Tambang Tahun Tanam 2020 pada Pertambangan Batubara Bramantio Dzaki Wirayuda; Andi Renata Ade Yudono; Johan Danu Prasetya; Aditya Pandu Wicaksono; Nandra Eko Nugroho
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5, No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11647

Abstract

Perusahaan pertambangan batubara yang menggunakan sistem tambang terbuka (open pit mining) dapat mengakibatkan perubahan fisik sehingga terjadi penurunan kualitas lingkungan. Oleh karena itu perlu adanya kegiatan reklamasi untuk memperbaiki kualitas lingkungan tersebut. Salah satu dampak dari aktifitas pertambangan yaitu tingginya tingkat laju erosi sehingga dapat menurunkan tingkat produktivitas tanah. Analisis laju erosi perlu dilakukan serta pengelolaannya, agar permasalahan penurunan kualitas lingkungan dapat teratasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah survey dan pemetaan lapangan, metode tongkat untuk pengukuran erosi, uji laboratorium, metode matematis, dan metode konservatif. Hasil yang didapat pada lahan pengukuran erosi area reklamasi pasca tambang tahun tanam 2020 yaitu 344,913 Ton/Ha/Tahun dan perlu dilakukan pengelolaan. Pengelolaan yang dilakukan dalam mengurangi laju erosi dengan mengacu pada Permen Kehutanan Nomor P.4/Menhut-II/2011 yaitu membuat guludan bersaluran dan menanam tanaman lokal daur panjang dengan jenis tanaman pulai dengan jarak tanam 4m x 8m dan tanaman cover crop jenis Calopogonium mucunoides.
Pengaruh Water Holding Capacity Terhadap Erosi pada 3 Variasi Tapak Tumbuh PT Bharinto Ekatama Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara Ahmad Sobirin; Aditya Pandu Wicaksono; Nandra Eko Nugroho; Herwin Lukito; Johan Danu Prasetya
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5, No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11648

Abstract

Pemulihan lahan bekas tambang menghadapi beberapa masalah seperti pengikisan tanah dan tanah kering karena terjadinya erosi dan rendahnya water holding capacity (WHC) lapang. Ditinjau dari tutupan vegetasi PT Bharinto Ekatama memiliki 3 variasi tapak tumbuh yaitu hutan, cover crop lebat dan cover crop jarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh WHC terhadap tingkat laju erosi dan pada 3 variasi tapak tumbuh PT Bharinto Ekatama. Penelitian ini menggunakan metode survei, pemetaan lapangan, metode purposive sampling, metode tongkat, metode gravimetri, metode matematis, metode analisis statistik korelasi dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan korelasi WHC terhadap erosi pada are cover crop lebat mempunyai nilai signifikansi 0,538 dengan nilai korelasi pearson sebesar -0,258 menunjukkan korelasi lemah. Korelasi WHC terhadap erosi area cover crop jarang mempunyai nilai signifikansi 0,045 dengan nilai korelasi pearson sebesar -0,717 menunjukkan korelasi kuat. Korelasi WHC terhadap erosi area hutan memiliki signifikansi 0,742 dengan nilai korelasi pearson sebesar 0,135 berarti tidak terjadi korelasi
Knowledge Transfer for Institution and Human Resources Empowerment to Develop Ecotourism in Pasir Mendit, Jangkaran Village, Temon District, Kulon Progo Regency Rahatmawati, Istiana; Prasetya, Johan Danu; Maharani, Ph.D, Yohana Noradika; Happitasyari, Stevanie
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan, Volume 8, No 1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v8i1.13095

Abstract

The research aims to develop Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism, Jangkaran Village, Temon District, Kulon Progo Regency. Knowledge transfer has been used in developing institutions and human resources empowerment. Digital marketing can be used to promote Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism through the creation of a website, social media content, and optimization of Google Maps. Therefore, the involvement of local youth in the development of the Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism project can contribute to the improvement of human resources capacity and attract tourists through youth empowerment, capacity development, introduction to local culture, and the development of tourism products. To increase the capacity of human resources and draw tourists to Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism through digital promotion, local youth involvement in the project's development is crucial. To measure the effectiveness of knowledge transfer in empowering institutions and human resources, several methods had been used, including competency evaluation, and performance assessment. The study found that knowledge transfer is effective in empowering institutions and human resources of Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism.
Knowledge Transfer for Institution and Human Resources Empowerment to Develop Ecotourism in Pasir Mendit, Jangkaran Village, Temon District, Kulon Progo Regency Rahatmawati, Istiana; Prasetya, Johan Danu; Maharani, Ph.D, Yohana Noradika; Happitasyari, Stevanie
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan, Volume 8, No 1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v8i1.13095

Abstract

The research aims to develop Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism, Jangkaran Village, Temon District, Kulon Progo Regency. Knowledge transfer has been used in developing institutions and human resources empowerment. Digital marketing can be used to promote Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism through the creation of a website, social media content, and optimization of Google Maps. Therefore, the involvement of local youth in the development of the Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism project can contribute to the improvement of human resources capacity and attract tourists through youth empowerment, capacity development, introduction to local culture, and the development of tourism products. To increase the capacity of human resources and draw tourists to Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism through digital promotion, local youth involvement in the project's development is crucial. To measure the effectiveness of knowledge transfer in empowering institutions and human resources, several methods had been used, including competency evaluation, and performance assessment. The study found that knowledge transfer is effective in empowering institutions and human resources of Wana Tirta Pasir Mendit ecotourism.
Pengembangan Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir Lahar Hujan Merapi di Sungai Blongkeng Kabupaten Magelang Agung Yulianto Nugroho; Awang Hendrianto Pratomo; Eko Teguh Paripurno; Johan Danu Prasetya; Arif Rianto Budi Nugroho; Ficky Adi Kurniawan
Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Vol. 2 No. 1 (2024): Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/globe.v2i1.98

Abstract

Mount Merapi is one of the most active volcanoes in Indonesia and is located in the Sleman Regency area of the Special Region of Yogyakarta Province and the Magelang, Klaten and Boyolali Regencies in Central Java Province. There are tools to support the early warning system located at stations or posts around the Blongkeng River. This tool is still active and is needed to notify you if a rain lava flood disaster will occur with a water level sensor. Therefore, a warning system model is needed that can be utilized by the community around Blongkeng. This research was conducted using qualitative methods with data obtained through FGD/Interviews, Observation and documentation studies. The subjects of this research were 15 residents living around the Blongkeng River. The research results show that the existing device developed can provide information to the people around Blongkeng if the water level is dangerous and has the potential for lava flooding. From the results of interviews, observations and documentation studies, it shows that the community needs tools and systems to receive early warnings when a rain lava flood disaster occurs. Furthermore, as a means of information for villages located on the top/slopes of Mount Merapi to be able to provide information to villages located below it when lava floods will occur. Existing devices can provide information to people living around the Blongkeng River if the water level is dangerous and has the potential for rain lava flooding, although there are still several obstacles because there are tools at the Salamsari Station/Post that need to be calibrated.
Resiliensi Masyarakat Di Relokasi Hunian Tetap Siosar Pasca Erupsi Gunung Sinabung Kabupaten Karo Benny Antony Kaban; Eko Teguh Paripurno; Puji Lestari; Yohana Noradika Maharani; Johan Danu Prasetya; Ficky Adi Kurniawan
Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Vol. 1 No. 4 (2023): Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/globe.v2i1.189

Abstract

Indonesia is one of the countries that has a fairly high level of natural disaster vulnerability. Mount Sinabung is a strato-type volcano. Administratively, Mount Sinabung is in the Karo Regency, North Sumatra. The eruption of Mount Sinabung has had a very significant physical, psychological and social impact on society. In facing a disaster, survivors need to survive and continue living. The ability to adapt to conditions after experiencing a traumatic event is called resilience. People who lost their homes due to the eruption of Mount Sinabung must be willing to be relocated to new, safer places such as permanent Shelter. Researchers want to see how disaster survivors in the Siosar Permanent Residence respond to being able to recover or recover from their previous situation. The method used in this research is descriptive qualitative with a case study approach. Data collection techniques were carried out using interviews/FGD, observation and documentation studies. The research results show that there are still teenagers who are not yet fully resilient. Researchers found teenagers who have not been able to recover from the problems they faced after the eruption of Mount Sinabung. Therefore, support from various parties or the pentahelix (government, academics, business world, society and mass media) is needed to build sustainable resilience in Siosar Permanent Shelter.  
Analisis Tingkat Kerentanan Sosial dan Ekonomi pada Potensi Bencana Tsunami di Desa Ringinrejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar Effantra Effendi; Yohana Noradika Maharani; Arif Rianto Budi Nugroho; Johan Danu Prasetya; Purbudi Wahyuni; Ficky Adi Kurniawan
Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Vol. 2 No. 3 (2024): Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/globe.v2i3.532

Abstract

Blitar Regency, which directly borders the Indian Ocean on the south side, has the potential for a tsunami disaster. Ringinrejo Village, Wates District, which is potentially affected by the tsunami disaster, is on the coast of Jolosutro Beach with a population of 334 people. The large population in coastal areas makes social and economic vulnerability an important factor in disaster management. This research aims to analyze social and economic vulnerability per inhabited building block using the SoVI method, analyzing the distribution of social and economic vulnerability using the GIS method, and the dominant factors influencing social and economic vulnerability using the stepwise regression method. The research results show that: (1) the level of social and economic vulnerability is 36.63% at a medium level of vulnerability with 37 households, 28.71% at a low level of vulnerability or 29 households, 26.73% at a high level of vulnerability with 27 houses households, 3.96% at very low and very high levels of vulnerability with 4 households each. The need for involvement of all parties to reduce the potential for a tsunami disaster in Ringinrejo Village, Wates District, Blitar Regency.
MOTIVASI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA BANJIR DI KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT Novia Mawar Sari; Wahyuni, Purbudi; Nugroho, Arif Rianto Budi; Prasetya, Johan Danu; Lestari, Puji
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 3 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Environment and Disasters
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/4z0cq553

Abstract

Kecamatan Rasau Jaya merupakan salah satu daerah di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat yang sering dilanda banjir, faktor penyebab terjadinya banjir adalah dikarenakan curah hujan yang tinggi dan kiriman air dari hulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat, menemukan model motivasi dan partisipasi masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana banjir di Kecamatan Rasau Jaya. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi kuantitatif dan kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kesiapsiagaan masyarakat, skala motivasi masyarakat, wawancara & observasi di lokasi penelitian. Adapun responden dalam penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Rasau Jaya sebanyak 100 responden dan 4 informan. Data dianalisis dengan kuantitatif deskriptif dan analisis tematik. Hasil analisis diperoleh bahwa indeks kesiapsiagaan masyarakat di Kecamatan Rasau Jaya adalah sebesar 0,66 yaitu berada pada kelas sedang, sedangkan motivasi masyarakat dalam partisipasi upaya pengurangan risiko bencana banjir di Kecamatan Rasau Jaya adalah 80 yaitu berada di kelas sedang. Penelitian ini juga menemukan model motivasi dan partisipasi masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana banjir di Kecamatan Rasau Jaya yang meliputi pemahaman risiko dan dampak, kepercayaan, pengalaman, kepemimpinan lokal, norma sosial, pemberdayaan & proses partisipatif, insentif positif dan kesadaran lingkungan.
Co-Authors Aditya Pandu Wicaksono Aditya Pandu Wicaksono Aditya Pandu Wicaksono Agung Yulianto Nugroho Agus Bambang Irawan Agus Bambang Irawan Ahmad Sobirin Aisya Rahmanita Algary, Tissia Ayu Andi Renata Ade Yudono Anka Indra Pangestu Annisa Dewi Masyithoh Arif Rianto Budi Nugroho Artha Putri, Awanda Dias Rizkia Arya Dipa Aristo Putra Awang Hendrianto Pratomo Ayu Utami Ayu Utami, Ayu Ayumadany, Maulidya Anggun Bambang Dwijo Pranowo Benny Antony Kaban Bramantio Dzaki Wirayuda Cahyadi, Teddy Agung Cahyadi, Tedy Agung Deni Rahman Saputra Dian Hudawan Dian Hudawan Santoso Dian Hudawan Santoso Dina Asrifah Dina Asrifah, Dina Dyah Nunki Yalesrie Effantra Effendi Eko Teguh Paripurno Elga MBM da Costa Elma, Irfan Dzaky Eni Muryani Fadhil, Achmad Restu Fairus Jelita Regita Putri Fandika Agustiyar Fara Disa Durry Ficky Adi Kurniawan Ficky Adi Kurniawan Fitriani Fitriani Foundry Giovani Galih Haryo Wisanggeni Gandar Mahojwala Gomareuzzaman, Muammar Hadi Purwanto Happitasyari, Stevanie Haryanto, Slamet Herwin Lukito Herwin Lukito Herwin Lukito Herwin Lukito, Herwin Ichsan Azrian Ika Wahyuning Widiarti Indah Nur Hidayah Inggit Fandayati Ira Andriani Ronting Irfan Dzaky Elma Istiana Rahatmawati, Istiana Kristanto, Wisnu Aji Dwi Kurniawan, Ficky Adi Listi, Listi Marzun, Muhammad Hakiim Maulidya Anggun Ayumadany Maulidya Anggun Ayumadany Misya, Meilyn Monica Warih Widi Krisanti Muammar Gomareuzzaman Muammar Gomareuzzaman Muammar Gomareuzzaman Mucharomah, Nur Mugi Rahayu Mussodaq, Mochamad Nabila Farhaini Nandra Eko Nugroho Novia Mawar Sari Nugrahajati, Susilastuti Dwi Nugroho , Arif Rianto Budi Nugroho, Arif Rianto Budi Nugroho, Nandra Eko Nur Mucharomah Prastistho, Bambang Priandeni, Fitriyan Nujud Priza Tiara Titisari PUJI LESTARI PUJI LESTARI Purbudi Wahyuni PURBUDI WAHYUNI, PURBUDI Purwanta, Jaka Purwanto, Hadi Puspitasari, Lisa Putri, Fairus Jelita Regita Raiwa Mara Puspa Rohman, Taufik Fatkur Rr. Dina Asrifah Sabrina Umi Khabibah Setiyo Hartato Setiyo Hartato M Shella G Kakisina Siregar, Imerilda Parlina Sobirin, Ahmad Stephanus Maria Eduat Suharwanto Suharwanto Suharwanto Suharwanto Sukma Sahadewa, Sukma Taufik Fatkur Rohman Tissia Ayu Algary Titi tiara Anasstasia Titisari, Priza Tiara Trie Adelia Ambarwathy Vikahadi, Nanda Wenny Kartika Widyawanto Prastistho Winata, Lionesya Sukma Windyantini, Hanna Wirayuda, Bramantio Dzaki Wisanggeni, Galih Haryo Wisnu Aji Dwi Kristanto Yohana Nodarika Maharani Yohana Noradika Yohana Noradika Maharani Yohanes Ary Prayoga Yulinda Vikaya Putri Ady Rukmana Zulfa, Qonitina