Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PROGRAM SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT PELAYANAN SEKRETARIAT DAERAH (SUKA MAS YAN SETDA) PADA BAGIAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN TAPIN Rahmi, Amelia Nor; Setiawan, Irza; Raudah, Siti
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1316

Abstract

Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui Survei Kepuasan Masyarakat Pelayanan Sekretariat Daerah, permasalahannya adalah banyak pegawai yang mengalihkan link barcode untuk tidak mengisinya, data survei yang diperoleh masih ada yang belum fokus dalam memahami dan menjawab pertanyaan dengan benar dan lengkap, kurangnya pengawasan serta kurangnya sarana pendukung program SUKA MAS YAN SETDA.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Program Survei Kepuasan Masyarakat Pelayanan Sekretariat Daerah (SUKA MAS YAN SETDA) pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin dan faktor-faktor yang mempengaruhi.Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentas, sumber data diambil melalui penarikan secara purposive sampling berjumlah 11 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data meliputi perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, menggunakan bahan referensi dan membercheck. Efektivitas Program Survei Kepuasan Masyarakat Pelayanan Sekretariat Daerah (SUKA MAS YAN SETDA) pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin cukup efektif : Pertama, penyampaian informasi belum efektif, sosialisasi pentingnya mamfaat berpartisipasi belum dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Kedua, mudah dipahami cukup efektif, karena masih ada human error dalam mengisi kuesioner. Ketiga, pihak yang terlibat dalam cukup efektif, karena semua bcukup berperan untuk mendukung dan membantu pelaksanaan survei. Keempat, pelaksanaan program sudah efektif, karena sudah berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kelima, target sasaran belum efektif karena masih rendahnya partisipasi dari penerima layanan. Keenam, sesuai dengan kebutuhan sudah efektif karena program sesuai dengan harapan dan kebutuhan pegawai. Ketujuh, tepat waktu belum efektif, karena belum sesuai waktu yang telah ditentukan dalamSOP. Kedelapan, tujuan program sudah efektif karena meningkatkan kinerja dan memudahkan pembuatan laporan. Kesembilan, keberlanjutan program cukup efektif karena adanya pendampingan dari instansi yang membidangi riset dan inovasi. Kesepuluh, dampak/efek sudah efektif karena memberikan dampak yang positif bagi pemerintah dalam meningkatkan layanan. Kesebelas, perubahan keadaan sudah efektif karena terdapat perubahan yang nyata bagi peningkatan kualitas layanan. Faktor penghambat adalah konsistensi dan inisiatif petugas dan penerima layanan untuk menerapkan program masih kurang, keterbatasan jumlah petugas, sarana dan prasarana serta anggaran yang tersedia, dan masih kurangnya komunikasi dengan pihakpihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.
IMPLEMENTASI SISTEM E-KINERJA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Saprul , Muhammad; Setiawan, Irza; Raudah, Siti
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1322

Abstract

E- Kinerja BKN merupakan flatform digital yang dirancang untuk mengelola kinerja Pegawai Negeri Sipil secara lebih efektif dan efisien dan Pegawai Negeri Sipil diharuskan bisa menguasai dan menggunakan Aplikasi tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Implementasi Sistem E-Kinerja BKN dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor yang mempengaruhi Sistem E-Kinerja BKN. Metode penelitian yang dipergunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 12 orang, Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Implementasi Sistem E-Kinerja BKN dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup baik, dilihat dari: Pertama Komunikasi: Transmisi informasi terkait E-Kinerja berjalan baik melalui sosialisasi oleh BKPSDM. Kedua Sumber Daya: Informasi tentang sistem E-Kinerja tersedia melalui surat tertulis, penyampaian langsung oleh BKPSDM, dan helpdesk BKN. Wewenang untuk menilai kinerja bawahan diberikan kepada atasan sesuai peraturan. Ketersediaan fasilitas seperti ruangan, komputer, dan jaringan juga cukup baik. Ketiga Disposisi: Insentif terkait E-Kinerja cukup baik karena nilai evaluasi kinerja dari aplikasi ini sudah digunakan sebagai salah satu parameter dalam pembayaran TPP. Disarankan kepada Kepala Dinas agar Meningkatkan sosialisasi dan pelatihan terkait E-Kinerja kepada semua ASN, meningkatkan kualitas jaringan internet serta melakukan evaluasi dan penataan kembali Pembagian beban kerja agar lebih merata. Kepada Pegawai Negeri Sipil agar dapat meningkatkan kompetensi terutama dalam menggunakan komputer dan teknologi informasi serta lebih disiplin dan memperhatikan lagi terkait komitmen kinerja
EFEKTIVITAS PENYEDIAAN MAKANAN DAN MINUMAN MELALUI APLIKASI E-KATALOG DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Hariadi , Joko; Raudah, Siti; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1324

Abstract

Meskipun aplikasi E-Katalog di Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dinilai cukup efisien dan efektif, namun masih ada beberapa kendala sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui tentang efektivitas penyediaan makanan dan minuman melalui aplikasi E-Katalog di Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan cukup efektif hal ini dapat dilihat pada: kejelasan tujuan yang hendak dicapai cukup baik, bertujuan untuk mendorong peningkatan daya saing Produk Dalam Negeri (PDN) serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara, kejelasan strategi pencapaian tujuan belum baik karena kurangnya sosialisasi terkait penggunaan aplikasi E-Katalog serta ada kendala dalam proses pencairan dana yang seharusnya sesuai kontrak namun mereka tidak menerima sesuai yang disajikan dalam kontrak, proses analisis dan perumusan kebijakan yang mantap cukup baik, perencanaan yang matang cukup baik, penyusunan program yang tepat cukup efektif, tersedianya sarana dan prasarana cukup efektif karena sudah tersedia, dan sistem pengawasan dan pengendalian cukup efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor pendukung seperti adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas. Adapun faktor penghambat yaitu kurangnya sosialisasi terkait penggunaan aplikasi E-Katalog dan adanya kurang informasi antara pelaku usaha dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang mengakibatkan proses pencairan dana tidak sesuai kontrak
MANAJEMEN TENAGA HONORER PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BALANGAN Hadi, Nor; Raudah, Siti; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1328

Abstract

Manajemen Tenaga Kontrak di Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan bertujuan menghasilkan tenaga kontrak yang profesional, namun menghadapi masalah dalam perencanaan pembagian tugas yang kurang baik, pelaporan yang belum optimal, dan pengawasan yang kurang intensif, yang berdampak pada beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari 10 pegawai Dinas Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan manajemen tenaga honorer sudah cukup baik, terutama dalam hal perencanaan dan pelaksanaan, meskipun terdapat kekurangan pada pembagian tugas yang kurang terstruktur, serta pengawasan yang kurang mendetail oleh Kepala Dinas. Pelaporan juga belum sepenuhnya optimal, meskipun evaluasi kerja dilakukan rutin setiap bulan. Faktor pendukung seperti kerjasama antar pegawai dan inisiatif kerja yang baik membantu kelancaran manajemen, sedangkan faktor penghambat terletak pada kekurangan petugas administrasi keuangan yang memperlambat proses penyaluran upah. Disarankan agar Kepala Dinas Pendidikan menyusun perencanaan pembagian tugas yang lebih terstruktur, meningkatkan pelatihan untuk tenaga honorer, memperbaiki pengawasan, serta meningkatkan kedisiplinan pegawai dalam laporan keuangan agar lebih akuntabel
EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI KEJURUAN KOMPUTER DI BALAI LATIHAN KERJA KABUPATEN BALANGAN Nordiansyah, Nordiansyah; Barkatullah, Barkatullah; Raudah, Siti
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1329

Abstract

Salah satu instansi yang berperan besar dalam melaksanakan penyelenggaraan kerja adalah Balai Latihan Kerja atau yang disingkat BLK. Namun dalam pelaksanaanya masih terkendala beberapa hal sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui tentang efektivitas Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Komputer Di Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui informan 12 orang secara Teknik porpusivel sampling . Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan akhir. Uji kredibilitas data meliputi perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, trigulasi, dan mengadakan member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Komputer di Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan cukup baik, hal tersebut dapat dilihat pada aspek : Pertama, kejelasan tujuan cukup baik Kedua, kejelasan strategi pencapaian tujuan meliputi indikator koordinasi kurang baik dan indikator kerjasama kurang baik. Ketiga, proses analisis dan perumusan kebijaksanaan yang mantap meliputi strategi kegiatan cukup baik, dan indikator pelaksanaan kegiatan operasional cukup baik karena dilaksanakan sesuai dengan SOP. Keempat, Perencanaan yang matang meliputi indikator pedoman implementor cukup baik, dan indikator pencapaian tujuan belum baik karena masih banyak alumni yang menganggur dan tidak mendapatkan kesempatan kerja. Kelima, penyusunan program meliputi indikator pelaksanaan yang tepat cukup baik sesuai karena dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan indikator kinerja cukup baik karena pelatihan dilakukan sesuai dengan arahan. Keenam, sistem pengawasan dan pengendalian meliputi indikator monitoring dan evaluasi cukup baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi meliputi faktor pendorong: pelatihan yang diberikan gratis faktor penghambat yang terdiri dari : kurangnya Sumber Daya Manusia atau Instruktur dan Kurangnya Mitra yang berkemampuan dalam pengembangan progra. Berdasarkan hal tersebut maka disarankan Kepada Kepada Kepala Balai Latihan Kerja Industri (BLK) sebagai pihak pelaksana harus lebih memperhatikan kualitas dari pelatihan telah diberikan agar sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja, terutama penambahan Instruktur yang memadai dengan kemampuannya supaya adanya pengembangan dalam skill dan program pelatihan; Kepada peserta pelatihan setelah selesai pelaksanaan pelatihan, diharapkan untuk mengembangkan kemampuannya dalam menyiapkan diri ke dunia kerja.
KINERJA PENYULUH KELUARGA BERENCANA DALAM MENINGKATKAN AKSEPTOR KB MKJP DI KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN Marthapati, Nurhasanah; Raudah, Siti; Barkatullah, Barkatullah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1330

Abstract

Fenomena masalah yaitu masih kurangnya sosialisasi program KB khususnya KB MKJP, sehingga masyarakat kurang memahami manfaat dan keamanannya. Sedikitnya jumlah penyuluh di Kecamatan Lampihong tidak sesuai dengan jumlah desa, serta kurangnya minat masyarakat dalam menggunakan KB MKJP. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Kinerja Penyuluh Keluarga Berencana di Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan, dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data diambil melalui informan purposive sebanyak 12 orang. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, ketekunan, triangulasi, dan bahan referensi. Hasil penelitian menunjukkan kinerja Penyuluh Keluarga Berencana di Lampihong cukup baik. Indikatornya: pertama, kemampuan sosialisasi cukup baik. Kedua, kepuasan terhadap peningkatan partisipasi dan motivasi masyarakat tercapai. Ketiga, kecepatan penyuluh efektif. Keempat, ketepatan kerja signifikan dengan partisipasi masyarakat dalam MKJP. Kelima, tugas melibatkan kader dan tokoh masyarakat. Keenam, waktu kerja sesuai jadwal BKKBN. Ketujuh, kesadaran pencapaian hasil belum optimal. Kedelapan, kewajiban terlaksana dengan baik. Kinerja penyuluh cukup baik dilihat dari kualitas dan tanggung jawab. Faktor penghambat yaitu kurangnya fasilitas dan jumlah penyuluh. Untuk meningkatkan kinerja, perlu penguatan SDM dan kerjasama lintas sektor. Penyuluh KB perlu kolaborasi dengan bidan klinik, kader desa, dan tokoh masyarakat. Penyuluh juga diharapkan meningkatkan produktivitas, mengikuti prosedur, menambah pengalaman, dan menjadikan evaluasi kerja sebagai dasar perbaikan.
EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN RETRIBUSI PASAR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Assyarif, Taslim; Raudah, Siti; Barkatullah , Barkatullah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1336

Abstract

Permasalahan yaitu banyaknya pedagang yang tidak membayarkan retribusi pasar saat dilakukan penagihan, Fasilitas pada Pasar Senin Kecamatan Amuntai Selatan yang kurang memadai. Kurangnya ketegasan petugas dalam menagih atau memungut retribusi pasar. Tujuan Penelitian yaitu mengetahui Efektivitas Pemungutan Retribusi Pasar Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Faktor-faktor yang mempengaruhi. Metode Penelitian Kualitatif Deskriptif. Sumber data dan teknik penarikan informan menggunakan purposive sampling sebanyak 10 orang informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dianalisis dengan teknik data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kreadibilitas yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi dan mengadakan membercheck. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Efektivitas Pemungutan Retribusi Pasar Di Kecamatan Amuntai Selatan kurang baik. Hal ini dapat dilihat dari indikator Target belum efektif, Sumberdaya Manusia atau petugas belum memadai, sarana atau fasilitas belum memadai, komunikasi dan kerjasama dengan pedagang juga belum efektif, proses pelaksanaan pemungutan retribusi pasar belum efektif, kemampuan belum efektif karena kurang tegas. Faktor penghambat seperti Kurangnya Anggaran, Sumber Daya Manusia yang kurang, dan Kurangnya kesadaran wajib retribusi, serta adanya pungutan sewa tanah untuk los yang ditempati pedagang. Faktor pendukungnya seperti lingkungan kerja yang harmonis dan nyaman merupakan salah satu faktor pendukung yang mempengaruhi Evektifitas Pemunggutan Retribusi, Yaitu pemungutan retribusi dari petugas sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Kepada Petugas agar lebih tegas kepada pedagang yang tidak membayar retribusi karcis dan sering berkerjasama dengan pedagang. Kepada para pedagang agar lebih sadar terhadap pentingnya bayar retribus karcis untuk kenyamanan.
KUALITAS PELAYANAN DALAM PEMBUATAN SURAT PERNYATAAN PENGUASAAN FISIK BIDANG TANAH (SPPFBT) DI KELURAHAN TANJUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Robaiti, Ida; Barkatullah , Barkatullah; Raudah, Siti
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1339

Abstract

Permasalahan berkaitan dengan implementasi Pelayanan Pembuatan Surat SPPFBT di Kelurahan Tanjung meliputi ketepatan waktu pelayanan yang masih belum optimal, sulitnya menghadirkan saksi-saksi batas tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengetahui Bagaimana Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (SPPFBT) di Kelurahan Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan informan secara Accidental Sampling, teknik analisis yang digunakan adalah reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan dalam pembuatan SPPFBT di Kelurahan Tanjung tergolong cukup baik berdasarkan indikator keandalan petugas baik dalam kesigapan, ketepatan waktu masih kurang. responsivitas petugas cukup baik dan memberikan pelayanan sesuai prosedur. kompetensi petugas dinilai baik dan cukup baik dalam pengetahuan prosedur. aksesibilitas pelayanan cukup baik dengan kemudahan komunikasi. kesopanan petugas baik dalam bersikap hormat dan ramah. komunikasi masih kurang dalam penyediaan media informasi, kerja sama masyarakat cukup baik. Kredibilitas pelayanan dinilai baik dengan kepercayaan dan kejujuran petugas. Empati petugas juga baik dalam memahami kebutuhan masyarakat. Dari aspek fisik, ruang pelayanan cukup baik dengan fasilitas memadai, serta penampilan petugas yang rapi dan ramah. Faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan pembuatan SPPFBT di Kelurahan Tanjung mencakup faktor penghambat dan pendorong. Penghambatnya adalah ketepatan waktu yang kurang optimal karena tidak sesuai dengan SOP, kurangnya koordinasi antara pemohon dan pihak batas tanah yang menyebabkan keterlambatan dalam penyelesaian SPPFBT, kurangnya sosialisasi terkait mekanisme dan prosedur pelayanan. faktor pendorongnya adalah kemampuan petugas yang sudah memadai dalam memberikan pelayanan.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI UPT PUSKESMAS AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Raudah, Siti; Riadi, Selamat; Aisyi, Rehadatul
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1346

Abstract

Peran strategis Puskesmas sebagai unit pelayanan kesehatan primer terletak pada penyediaan layanan kesehatan bermutu tinggi. Kualitas suatu layanan atau produk diukur dari seberapa baik layanan tersebut memenuhi harapan sasaran. Termasuk di dalamnya sejauh mana layanan atau produk tersebut menjawab kebutuhan dan keinginan sasaran. Kerbatasan sarana prasarana dan Kurang lengkapnya obat-obatan dan adanya ketidak seimbangan antara kebutuhan dan kapasitas layanan yang tersedia merupakan salah satu faktor kurangnya kualitas yang diberikan oleh UPT Puskesmas Amuntai Selatan kepada Pengunjung dan pasien. Teknik deskriptif kuantitatif dipakai dalam studi ini, Metode Observasi, Metode Angket, Metode Dokumenter yang dipakai untuk menghimpun data. Menganalisa datanya dari pengamatan studi dengan melalui langkah-langkah pengumpulan informasi dari pengamatan, kuisioner, dokumntasi. Kepuasan pasien di UPT Puskesmas Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, memperkuat hipotesis alternatif (Ha), sementara hipotesis nol (Ho) ditolak berdasarkan hasil riset. Dengan kata lain, temuan ini menepis anggapan bahwa kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien dan membuktikan pengaruh signifikan kualitas layanan terhadap kepuasan tersebut. Untuk mening Peran strategis Puskesmas sebagai unit pelayanan kesehatan primer terletak pada penyediaan layanan kesehatan bermutu tinggi. Kualitas suatu layanan atau produk diukur dari seberapa baik layanan tersebut memenuhi harapan sasaran. Termasuk di dalamnya sejauh mana layanan atau produk tersebut menjawab kebutuhan dan keinginan sasaran. Kerbatasan sarana prasarana dan Kurang lengkapnya obat-obatan dan adanya ketidak seimbangan antara kebutuhan dan kapasitas layanan yang tersedia merupakan salah satu faktor kurangnya kualitas yang diberikan oleh UPT Puskesmas Amuntai Selatan kepada Pengunjung dan pasien. Teknik deskriptif kuantitatif dipakai dalam studi ini, Metode Observasi, Metode Angket, Metode Dokumenter yang dipakai untuk menghimpun data. Menganalisa datanya dari pengamatan studi dengan melalui langkah-langkah pengumpulan informasi dari pengamatan, kuisioner, dokumntasi. Kepuasan pasien di UPT Puskesmas Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, memperkuat hipotesis alternatif (Ha), sementara hipotesis nol (Ho) ditolak berdasarkan hasil riset. Dengan kata lain, temuan ini menepis anggapan bahwa kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien dan membuktikan pengaruh signifikan kualitas layanan terhadap kepuasan tersebut. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada UPT Puskesmas Amuntai Selatan maka diharapkan mulai sedikit demi sedikit untuk memperbaiki fasilitas dan infrastruktur puskesmas, serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan pegawai meningkatkan kualitas pelayanan dan Serta meningkatkan kesadaran dan tanggungjawab dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pasien. katkan kualitas pelayanan pada UPT Puskesmas Amuntai Selatan maka diharapkan mulai sedikit demi sedikit untuk memperbaiki fasilitas dan infrastruktur puskesmas, serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan pegawai meningkatkan kualitas pelayanan dan Serta meningkatkan kesadaran dan tanggungjawab dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pasien.
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN (SIMPEG) BAGIAN KEPEGAWAIAN KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Shufiatie, Erna; Raudah, Siti; Herlinda, Sri Agusmila Anetha
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1353

Abstract

Efektivitas merujuk pada sejauh mana tujuan yang telah direncanakan dapat dicapai. Semakin dekat hasil pelaksanaan terhadap target yang ditetapkan, maka efektivitas sistem atau kegiatan tersebut dapat dikatakan semakin tinggi. SIMPEG merupakan aplikasi berbasis teknologi informasi yang dibuat untuk mengelola data kepegawaian secara terpadu dan sistematis. SIMPEG digunakan untuk mendukung pengelolaan sumber daya manusia, terutama dalam lingkup organisasi pemerintahan, dengan tujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam administrasi kepegawaian. Tipe dalam penelitian yaitu mengunakan Tipe deskriptif kualitatif. Penelitian kualiatif bertujuan untuk menggambarkan bagaimana keadaan yang ada di lapangan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang mencakup observasi langsung, wawancara mendalam, serta analisis dokumen pendukung. Sumber datanya diambil melalui pengambilan sampel secara purposive sampling berjumlah 13 orang. Data yang telah diperoleh dianalisis melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan akhir kemudian dilakukan uji melalui kredibilitas data dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, trigulasi, analisi kasus negatif, menggunakan referensi dan melalui membercheck. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Efektivitas Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) Bagian Kepegawaian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup efektif menurut teori yang dikemukakan oleh Richard M. Steers dalam tangkilisan (2015:22). terlihat dari indikator: Pertama, kecepatan pemrosesan informasi. Kedua, kemudahan dalam pembuatan laporan kepegawaian. Ketiga, Efektivitas Komunikasi Dan Koordinasi Melalui Sistem. Keempat, Kemampuan Sistem Menyesuaikan Dengan Perubahan Kebijakan. Kelima. Kemudahan Pembaruan Dan Pengembangan Sistem. Indikator yang kurang efektif yakni: Pertama, ketepatan dan kelengkapan data. Kedua, Aksesibilitas Sistem Bagi Unit Kerja Terkait. Ketiga, Sinkronisasi Data Antar Unit Kerja. Keempat, Tingkat Kesiapan dan Pemahaman Pengguna Terhadap Sistem. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) Bagian Kepegawaian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara. Faktor Pendukung yakni: Pertama, data yang terintegrasi. Kedua, Dukungan Kebijakan Pemerintah. Faktor Penghambat yakni: Pertama, Ketidakmutakhiran Data Pegawai. Kedua, Kurangnya Pemahaman dan Keterampilan Pegawai. Disarankan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara agar dapat memfasilitasi program pelatihan berkala untuk pegawai pengelola SIMPEG. Kepada Pegawai Pengguna dan Pengelola SIMPEG, memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran mandiri, menjalin komunikasi dan koordinasi dengan rekan kerja.
Co-Authors ., Nadira Abdilah, Adam Satria Aidillah, Muhammad Rafli Aisyi, Rehadatul Amalia, Risna Amelia, Ria Andi Putra Andreani, Rini Anjani, Anjani Anjasmari, Ni Made Musiyani Anshari, M. Ridha Apriliani, Halimah Arif Budiman Arpandi, Arpandi Asiah Asiah Assyarif, Taslim Azkia, Nurul Baktiansyah, Baktiansyah Barkatullah , Barkatullah Barkatullah, Barkatullah Beny Rahman Hakim Berliana Berliana Buti Styawan Damayanti, Firda Dharma, Agus Surya Embron, Faisal Fachri, Fachri Fahmi, Yusran Fauziah, Melly Diva Fitriani, Nisa Ayu Fitriyana, Annisa Hafidah, Hafidah Haji Ahmad Makie Handayani, Ramona Hariadi , Joko Helyati, Helyati Heri Nuryanto, Heri Herlinda, Sri Agusmila Aneta Herlinda, Sri Agusmila Anetha Hermansyah Hermansyah Hermina, Rina Husaini, M. Huzaimah Huzaimah Jelita, Teya Permata Jiki Romadoni Joriska, Delia Okta Junaidin, Junaidin Kamil Kamil Kamil Kamil, Kamil Karsina, Karsina Khoirul Anam KHOIRUL ANAM latifah . Latifah ., Latifah Lewa, Octavia Fransiska Rosario Liestiany, Elly Lyswiana Aphrodyanti M. Arsyad, M. Mahdalina, Mahdalina Maldin, Siska Amelia Malkhan, Ibnu Marthapati, Nurhasanah Marzuki Mawardani, Maya Tamara mawardhani, maya tamara Mawarti, Mawarti Maya Wulandari Melisa Budipramana, Melisa Mey, Ananda Miftahul Jannah Muhammad Alwan Maulana MUHAMMAD FAHMI Muhammad Iqbal Muhammad Kamil Nadira . Najmiah, Lailatun Neti Eka Jayanti NETI EKA JAYANTI Nida, Hayatun Nida, Khairun Noorliansyah, Noorliansyah Noormilasari, Noormilasari Noorrahman, Moh. Fajar Nor Hadi Nor, Hazizah Nordiansyah, Nordiansyah Nurhayati Nurhayati Nurubay, Dayang Nisyrina Nurwijayanti Pajrian Noor Praptomo, Agus Joko Pratiwi, Ayu Rizky Puspitasari, Dwi Ida Rahmadi, Muhammad Rahman, Marisa Pajariah Septiani Rahmi, Amelia Nor Ramuna, Ramuna Raudatussifa, Raudatussifa Risna Amalia Robaiti, Ida Rut, Laurika Ananta Salsabila, Zulfa Zahra Saprul , Muhammad Sarifah, Norlaila Sarnubi, Muhammad Said Say’ah, Say’ah Selamat Riadi Setiawan, Irza Shufiatie, Erna Simarmata, Nada Farisya Sinaga, Hakim Siti Fatimah Zahara Sulistyarini, Wahyu Dewi Sulistyorini, Candra SUMIATI Susanto, Zaenal Adi Syaiful, Hendra Tri Putri, Deby Kania Trisha, Dedra Urahmah, Nida Utami, Rinda Aulia Wahid, Rifky Saldi A. Wardhana, Agung Satria Wydiamala, Erida Yuliani, Novi Dwi Yulianti, Lysa