Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Penerapan Metode Numbered Heads Togeteher pada Pembelajaran Fikih untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon Anisa Fathonah; Akhmad Affandi; Mahfud Mahfud
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v2i1.2027

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan studi pendahuluan di Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Kota Cirebon menyatakan bahwa KKM mata pelajaran fikih  adalah 77 yang telah dimusyawarahkan semua guru dan disepakati oleh kepala sekolah. Namun pada kenyataannya masih ditemukan siswa yang memiliki nilai dibawah KKM. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah penerpan metode yang monoton dan lebih mengacu kepada teacher center sehingga siswa terlihat pasif. Metode pembelajaran sangat penting karena dengan metode pembelajaran yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula. Tujuan penulisan skripsi ini untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X pada pembelajaran fikih di  kelas kontrol.Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X pada pembelajaran fikih di  kelas eksperimen. Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen pada pembelajaran fikih. Untuk mengetahui pengaruh penerapan metode numbered heads together pada pembelajaran fikih MA An-Nur Kota Cirebon. Metode Numbered Heads Together  (NHT) atau penomoran berpikir bersama adalah jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan sebagai alternatif terhadap sumber struktur kelas tradisional.Hasil belajar atau achievement merupakan realisasi atau pemekaran atau kecakapan-kecakapan potensial atau kapasitas yang dimilki seseorang.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa Madrasah Aliyah (MA) An-Nur  Kota Cirebon. Adapun yang menjadi, sampel adalah siswa kelas X IPS dan siswa kelas X IPA dengan teknik Cluster Sampling. Kemudian data dianalisis dengan rumusan product moment dan koefesien determinasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dengan hasil belajar kelas kontrol. Adapun rata-rata hasil belajar kelas kontrol yakni 56 termasuk dalam kategori cukup, sedangkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen yakni 86 termasuk dalam kategori sangat baik. Adapun besaran pengaruh penerapan  metode Numbered heads togetherterhadap  hasil belajar siswa pada pembelajaran fikih   Madrasah Aliyah (MA)  An-Nur Kota Cirebon sebesar 15.16 % sisanya 84,84% dipengaruhi oleh factor lain.  Kata Kunci: Terapan,Metode Numbered Heads Togeteher, Hasil Belajar
ENGARUH KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU TERHADAP MINAT BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 2 PLERED KECAMATAN PLERED KABUPATEN CIREBON Fahmi Sholehudin; Abdul Ghofar; Akhmad Affandi
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v2i2.2081

Abstract

ABSTRAKPenelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran, Rendahnya minat belajar siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Plered ini ditandai dengan beberapa indikator yaitu tidak memperhatikan ketika guru sedang menjelaskan materi, mengobrol dengan temannya, melamun, sibuk dengan aktivitasnya, dan lain-lain. Yang disebabkan oleh faktor yang mempengaruhinya salah satunya adalah kepribadian guru yang mengajarnya. Hal ini yang memberikan efek buruk khususnya terhadap penurunan minat belajar peserta didik.Penelitian berawal dari kerangka pemikiran bahwa Kompetensi kepribadian guru mencakup sikap, nilai-nilai kepribadian sebagai elemen perilaku dalam kaitannya dengan performance yang ideal sesuai dengan bidang pekerjaan yang dilandasi oleh latar belakang pendidikan, peningkatan kemampuan dan pelatihan, serta legalitas kewenangan mengajar. Sedangkan minat belajar adalah pilihan kesenangan dalam melakukan kegiatan dan dapat membangkitkan gairah seseorang untuk memenuhi kesediannya yang dapat diukur melalui kesukacitaan, ketertarikan, perhatian dan keterlibatan dalam Belajar. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap minat belajar siswa. Jenis data yang digunakan peneliti ialah data kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Kesimpulan dari hasil analisis peneliti yaitu terdapat pengaruh yang sangat lemah atau sangat rendah dari pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap minat belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Plered Cirebon. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi melalui  product  moment,  diperoleh  nilai koefisien  rxy sebesar 0.08 ternyata terletak antara 0,00 sampai dengan 0,20. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Kepribadian Guru,  dan Minat Belajar Siswa
Three Spiritual Taxonomies in Islamic Education Affandi, Akhmad; Tehmamad, Abdulghani; Munjiat, Siti Maryam; Saidah, Zahrotus
Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2025): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v20i1.31093

Abstract

The taxonomy-based mechanistic approach in learning Islamic Religious Education and Character Education (PAI BP) risks reducing religiosity to mere ritual formalities, thereby hindering the growth of authentic, reflective, and transformative spiritual experiences. Therefore, it is necessary  to develop a taxonomy that establishes the dimension of attitudes in PAI BP learning with a formulation that is not complex but rather simple and applicable. This research used a systematic literature review, specifically the PAI BP textbook, the PAI BP Teacher and Student Books, published by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, which were analyzed objectively and systematically, and conclusions were drawn. This study offers the Three Spiritual Taxonomies in PAI BP learning. This taxonomy divides spirituality into three dimensions: understanding with the operational verb "explain," appreciating with the operational verb "feel," and practicing with the operational verb "do."
Analysing the possibility to implement Content and Language Integrated Learning (CLIL) in Senior High School in Indonesia Akhmad Affandi; Auliyanti Sahril Nurfadhillah
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 3, September (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i3.3091

Abstract

This paper explores the feasibility of implementing the Content and Language Integrated Learning (CLIL) approach in the Indonesian education system, focusing on four key dimensions: the education system, student assessment, teacher readiness, and parental perspectives. The qualitative approarced was used to conduct thematic analysis in the form of desk research and it will be employed to categorize the information into themes, focusing on education system, students, teachers, and parents’ aspects as dimensions of feasibility. The implementation of CLIL approach has already spread over the world in the past two decades which begins with movement of European Commission Policy. The Longitudinal research has been conducted to give a new insight regarding CLIL implementation. However, previous research scope is limited only for higher education. Having discuss four considerations that have to take into account, it can be therefore concluded that CLIL can be implemented in Senior high school level in Indonesia. The most pivotal factor is institutional support from government in which regulation regarding education goal can be arranged. In addition, the availability of prospective teacher is beneficial for sustain implementation, although they need pre-sessional and in-sessional training before teaching process. The other reason is that student would be free of national examination pressure so that they would be able to focus on sharping language skill in gaining communicative competence rather than mastering grammar. Absolutely, this condition provides a promising opportunities to apply CLIL approach and Task- based learning which aims to build communicative competence. However, it is still necessary to carry out longitudinal research in different context and level of students to unveil robustness and drawbacks of this approach.
Integration of EMI (English as Medium of Instruction) through a collaborative teaching scheme to improve the quality of teachers Akhmad Affandi; Andi Muhammad Fadlih; Mardiyanah Nastah; M. Miftach Fakhri; Muliana Mursalim
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku4315

Abstract

This community service activity aims to improve teachers' ability to implement Collaborative Teaching based on English Medium Instruction (EMI) at SMA Negeri 5 Gowa. The program was carried out using a Participatory Action Research (PAR) approach involving 23 teachers from various subjects. The instrument was in the form of a pre-posttest questionnaire with 20 Likert scale statements (1–5) which included four dimensions: EMI ability, understanding collaborative teaching, collaborative implementation of collaboration, and effectiveness and feedback. The results of the analysis showed a significant increase with an average of +1.27 points in all dimensions. The biggest improvement was in the aspect of collaboration implementation (+1.29), particularly the skill of designing a 20-minute micro-lesson and providing clear collaborative instructions. These findings confirm that the EMI-based Collaborative Teaching Scheme is able to strengthen teacher confidence, increase pedagogical understanding, and foster a peer-mentoring culture in schools. The use of PAR as a framework of service has proven to be effective because it places teachers as active partners in the planning, implementation, and reflection process. The program not only improves short-term skills, but also forms an ecosystem of continuous reflective learning. Thus, this model has the potential to be replicated in other secondary schools as a strategy to improve the quality of education that is in line with the Impact Campus policy and SDGs targets
Co-Authors A Halim A. Dzhelilov, Akhtem Abdul Ghofar Abdullah, Ahmad Rizal Ahmad Syarif Hidayatullah Ahmad, Ardiansyah Akhmad, Fatmawati Amaliah, Suci Amin Rizqi Aminuyati Andi Muhammad Fadlih Andika Isma Anisa Fathonah Anto Santoso Ardiansyah Ahmad Ariyani, Amra Asfah, Indrawaty Asham Bin Jamaluddin Asri Ismail Auliyanti Sahril Nurfadhilah Bhat, Mohd Saleem Burhamzah, Muftihaturrahmah Cahyani, Arwini Ragita Darwis, Muhammad Fairuz Dary Mochamad Rifqie Dary Mochamad Rifqie Della Fadhilatunisa Dimas Kusuma, Dimas Fahmi Sholehudin Fathonah Fathonah Fauzan Hari Sudding Sally Fauzan Hari Sudding Sally Febriansyah Ramadhan, Haekal Fitriyani Bakri G, Hasriani Gingga Prananda Hajra, Lili Hartono Hartono Hartono Hasbi, Muh Ibnu Nadzir Idris, Vinna Indrayani Khadijah, St La Sunra Laili, Nabilatul M. Miftach Fakhri Mahbub Nuryadien Mahfud Mahfud Mappaita, Suci Pole Mardiyanah Nastah Muafan, Wildan Muftihaturrahmah Burhamzah Muh Nur Muh. Hasbi Muhalim Muhalim, Muhalim Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Fardan Muhammad Fardan Muhammad Fardan Muhammad Safar Nur Muliana Mursalim Murni Mahmud Mustamin Nawawi Nawawi NR, Nurul Masyitah Nur Aeni NUR AENI Nur Hidayat Nur, Muh. Safar Nurdin Nurjannah, Elma Nurlela Nurlela Nurwahida Nurwahida, Nurwahida Putri Nirmala Ramawijaya, Teguh Rosidah Rosidah Rosidah S. Nurfadilah, Auliyanti Sarira, Pret Siti Maryam Munjiat Sudarmanto Jayanegara Sudarmanto Jayanegara Sukardi Weda, Sukardi Suklani Sunra, La Suteja Suteja Tehmamad, Abdulghani Wardana, Irvan Warsidi Wijayanti, Tuti Zahrotus Sa'idah