Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS OF MENTAL DISORDER OF THE MAIN CHARACTER IN JOKER’S FILM Darwis, Muhammad Fairuz; Affandi, Akhmad; Nur, Muh. Safar
ELITERATE : Journal of English Linguistics and Literature Studies Vol 4, No 1 (2024): ELITERATE: Journal of English Linguistics and Literature Studies
Publisher : Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/eliterate.v4i1.71452

Abstract

This research aims to find out the mental disorders experienced by Artuhur Fleck and the causes of mental disorders experienced by Arthur Fleck. The main source of data for this research is the movie Joker (2019). Joker (2019) directed by Todd Philips and produced by Todd Philips, Bradley Cooper, and Emma Tilinger Koskoff. In this study, researchers examined mental disorders in joker movies through the character of Arthur Fleck. In researching mental disorders, researchers use the theory of Sigmund Freud (1900). The research method used is qualitative descriptive. This means that the data used in this study is qualitative data (data that does not consist of numbers) in the form of words and images that can be the key to what is being researched. Then the existing data is described from a number of aspects and signs or semiotics in a number of scenes. For example, in terms of the emotions that appear in a scene, the facial expressions of the actors, the dialogues conveyed by the actors.
Studi Fenomenologi pada Kegiatan Yasinan Lanang dan Manakib Toriqoh Attijani di Buntet Pesantren Rahman, Hanifah Aulia; Affandi, Akhmad
JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Vol 24 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : LP2M STAI Miftahul 'Ula (STAIM) Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/lentera.v24i2.1753

Abstract

This research aims to understand the religious meaning and the values of Islamic education within the tradition of Yasinan Lanang and Manakib Toriqoh Attijani, as well as to analyze how this activity strengthens the social and spiritual bonds among male participants in Mertapada Kulon Village, Buntet Pesantren. This study employs a qualitative-phenomenological approach. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, and subsequently analyzed using thematic analysis to explore the subjective experiences of the participants. The core findings indicate that this tradition serves not only as a routine ritual but also as an authentic space for spiritual and social education. It functions to foster inner peace, strengthen religious awareness, reinforce community solidarity through shared responsibilities, and act as a subtle form of social control based on Islamic moral values. The conclusion is that the Yasinan Lanang and Manakib tradition is a tangible manifestation of community-based non-formal religious education that effectively preserves and transmits Islamic values, while also highlighting the significant spiritual role of men within the community
Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Kasus di Sekolah Luar Biasa (SLBC) Pancaran Kasih dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Sayange Cirebon) Khodijah; Akhmad Affandi; Suklani
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i2.1390

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Pancaran Kasih dan Sayange Cirebon pada dasarnya harus dilakukan sesuai dengan ketentuan pada umumnya, namun memiliki perbedaan yang besar terkait kondisi siswa yang berbeda tingkat kecerdasan intelegensi dan sosial dengan anak seusianya secara umum. Tujuan penelitian ini menganalisis perencanaan, pelaksanaan dan faktor pendukung dan penghambat pembelajaran PAI di SLB Pancaran Kasih dan SLB Sayange Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan reduksi, penyajian dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1. Perencanaan pembelajaran dilakukan dengan cara membuat Program pembelajaran Individual (PPI) yang pada prinsipnya sama dengan Rencana Pelaksaaan Pembelajaran (RPP) hanya saja terdapat sejumlah adaptasi sesuai dengan kebutuhan. 2. Pelaksanaan pembelajaran untuk ABK membutuhkan guru dengan kualifikasi sarjana akan tetapi memiliki keterampilan dan sikap khusus berkaitan dengan ABK. 3. faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama islam bagi ABK di kedua sekolah tersebut yaitu: faktor internal, Kurangnya fokus pada saat proses pembelajaran dan faktor eksternal, Kurangnya pengajar faktor pendukung yaitu: faktor internal, Kerja sama antara sesama guru untuk selalu memotivasi siswa dan faktor eksternal, motivasi keluarga yang selalu mendukung anaknya. Kata Kunci: Perencanaan, Pelaksanaan pembelajaran, Pendidikan
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android dalam Meningkatkan Minat Belajar dan Hasil Belajar Siswa Abdun Haqiqi; Wawan Ahmad Ridwan; Akhmad Affandi
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i2.1407

Abstract

Menggunakan media pembelajaran sejak awal sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman materi. Media pembelajaran juga mampu meningkatkan minat dan motivasi siswa. Ketika siswa tertarik dan memanfaatkan media pembelajaran, hasil belajar mereka cenderung meningkat. Dengan kata lain, media pembelajaran berkaitan erat dengan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran berbasis Android terhadap minat belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih kelas X. Peneliti menggunakan metode kuantitatif Research and Development dengan mengumpulkan data melalui kuesioner serta pretest dan posttest, kemudian menganalisisnya menggunakan regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis, pengembangan media pembelajaran berbasis Android termasuk dalam kategori baik dengan skor 89,8%. Minat belajar siswa juga berada dalam kategori baik dengan skor 81,2%. Hasil belajar siswa menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen pada pretest adalah 38,24 dan meningkat menjadi 83,09 pada posttest. Sementara itu, di kelas kontrol, nilai rata-rata pretest adalah 38,24 dan posttest adalah 59,71. Ada pengaruh pengembangan media pembelajaran berbasis Android terhadap minat belajar siswa dengan korelasi sebesar 23,4%, yang menunjukkan korelasi rendah. Selain itu, pengaruh terhadap hasil belajar siswa juga memiliki korelasi sebesar 23,8%, yang juga menunjukkan korelasi rendah.
Analysing the possibility to implement Content and Language Integrated Learning (CLIL) in Senior High School in Indonesia Akhmad Affandi; Auliyanti Sahril Nurfadhillah
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 3, September (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i3.3091

Abstract

This paper explores the feasibility of implementing the Content and Language Integrated Learning (CLIL) approach in the Indonesian education system, focusing on four key dimensions: the education system, student assessment, teacher readiness, and parental perspectives. The qualitative approarced was used to conduct thematic analysis in the form of desk research and it will be employed to categorize the information into themes, focusing on education system, students, teachers, and parents’ aspects as dimensions of feasibility. The implementation of CLIL approach has already spread over the world in the past two decades which begins with movement of European Commission Policy. The Longitudinal research has been conducted to give a new insight regarding CLIL implementation. However, previous research scope is limited only for higher education. Having discuss four considerations that have to take into account, it can be therefore concluded that CLIL can be implemented in Senior high school level in Indonesia. The most pivotal factor is institutional support from government in which regulation regarding education goal can be arranged. In addition, the availability of prospective teacher is beneficial for sustain implementation, although they need pre-sessional and in-sessional training before teaching process. The other reason is that student would be free of national examination pressure so that they would be able to focus on sharping language skill in gaining communicative competence rather than mastering grammar. Absolutely, this condition provides a promising opportunities to apply CLIL approach and Task- based learning which aims to build communicative competence. However, it is still necessary to carry out longitudinal research in different context and level of students to unveil robustness and drawbacks of this approach.
PENGGUNAAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERWAWASAN LINGKUNGAN DALAM MENUMBUHKAN LITERASI EKOLOGI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Rahmat, Hayatul Khairul; Affandi, Akhmad
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 8, No 2 (2025): Juli
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v8i2.1001

Abstract

This study aims to describe the use of environmentally oriented Islamic Religious Education (PAI) teaching materials in fostering ecological literacy among students at State Junior High School 32 in Tangerang City. The research employed a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that integrating Islamic environmental values into PAI materials positively influences students' understanding, awareness, and behavior toward ecological issues. Teachers actively apply innovative project-based learning methods focusing on environmental topics such as waste management and school greening. Additionally, parental and community involvement play a crucial role in supporting students' ecological literacy development. Nevertheless, challenges remain, including limited environmental resources and infrastructure in schools. The study recommends strengthening the curriculum, enhancing teacher training, and fostering multi-stakeholder collaboration to reinforce environmentally conscious education.
DEVELOPING EFFECTIVE TIME MANAGEMENT SKILLS AMONG UNDERGRADUATE STUDENTS Affandi, Akhmad; Fadlih, Andi Muhammad; Abdullah, Ahmad Rizal; Nurwahida, Nurwahida; Ahmad, Ardiansyah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This report presents the design, implementation, and evaluation of a Time Management Training program tailored for undergraduate students. The training aimed to equip students with practical strategies to effectively manage their academic and personal responsibilities. Utilizing a combination of interactive activities, self-assessment tools, and real-life case studies, the program provided participants with opportunities to identify personal time management challenges, develop actionable skills, and engage in reflective goal setting. Results indicate significant improvements in students’ self-awareness, problem-solving abilities, and motivation to adopt effective time management habits. Group discussions and peer learning fostered a supportive community, while experiential exercises bridged the gap between theory and practice. The findings highlight the importance of integrating time management training into student development initiatives, as such interventions can enhance academic performance, reduce stress, and prepare students for future success. Recommendations for sustaining these benefits include ongoing support and the incorporation of time management modules into broader university programs.
PENINGKATAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS AKADEMIK DOSEN FAKULTAS TEKNIK UNM MELALUI PELATIHAN IELTS BERBASIS LEVEL Affandi, Akhmad; Asfah, Indrawaty; Akhmad, Fatmawati; Fadlih, Andi Muhammad; Nurwahida, Nurwahida
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 03 (2025): MEI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan rendahnya kompetensi bahasa Inggris akademik di kalangan dosen, khususnya pada aspek yang diukur melalui tes berstandar internasional seperti IELTS, masih menjadi tantangan di Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM). Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dosen melalui pelatihan IELTS selama 20 pertemuan dengan pendekatan berbasis level (intermediate dan advance). Metode pelatihan meliputi placement test, pembelajaran diferensiatif sesuai level, latihan intensif, simulasi ujian, serta evaluasi berjenjang melalui post-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor pada seluruh keterampilan, terutama pada listening dan speaking. Pengelompokan kelas terbukti efektif dalam memfasilitasi kebutuhan belajar yang berbeda-beda. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris dosen dan dapat direplikasi sebagai model pengembangan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Menggugat Sekularisasi Pendidikan: Analisis Filsafat Pendidikan Islam Perspektif Fazlur Rahman Mudin, Imam; Affandi, Akhmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29212

Abstract

Penelitian ini mengkaji kritik terhadap proses sekularisasi dalam sistem pendidikan melalui analisis filsafat pendidikan Islam menurut perspektif Fazlur Rahman. Menggunakan metode analisis filsafat, penelitian ini mengeksplorasi pemikiran Rahman tentang integrasi nilai-nilai spiritual dan rasional dalam pendidikan. Rahman memandang dikotomi antara pendidikan sekuler dan agama sebagai problem epistemologis yang menghambat pengembangan manusia holistik. Penelitian ini menganalisis konsep tawhid sebagai fondasi epistemologi pendidikan Islam yang menolak pemisahan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual. Temuan menunjukkan bahwa Rahman menawarkan paradigma pendidikan integratif yang mengatasi fragmentasi pengetahuan akibat sekularisasi. Pendidikan Islam menurut Rahman harus mampu menghasilkan individu yang memiliki kesadaran spiritual sekaligus kemampuan rasional-kritis. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori pendidikan Islam kontemporer yang relevan dengan tantangan modernitas.
Membentuk Insan Kamil di Era Krisis Identitas: Tinjauan Filosofis Pendidikan Islam Modern Maesaroh, Maesaroh; Affandi, Akhmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29213

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi teoretis pembentukan insan kamil sebagai respons terhadap krisis identitas generasi Muslim kontemporer melalui perspektif filosofis pendidikan Islam modern. Metodologi kualitatif deskriptif-analitis digunakan untuk mengeksplorasi paradigma integratif yang mensinergikan nilai-nilai spiritual tradisional dengan tuntutan modernitas. Temuan menunjukkan bahwa krisis identitas generasi Muslim bersifat multidimensional, melibatkan aspek psikologis, sosiologis, dan spiritual yang memerlukan pendekatan holistik. Rekonstruksi paradigma pendidikan Islam memerlukan transformasi epistemologis fundamental yang mengintegrasikan dimensi transcendent dengan realitas immanent. Model pendidikan integratif yang dikembangkan menekankan character development yang comprehensive melalui curriculum multidimensional, metodologi experiential, dan teknologi-enhanced learning. Kesimpulan mengindikasikan bahwa pembentukan insan kamil achievable melalui implementasi systematic framework pendidikan yang mensinergikan spiritual formation dengan intellectual development untuk menghasilkan generasi yang resilient terhadap tantangan modernitas.