p-Index From 2021 - 2026
12.622
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris ELTIN Journal: Journal of English Language Teaching in Indonesia Jurnal Varidika EXPOSURE JOURNAL International Journal of Artificial Intelligence Research QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PEDAGOGIA Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Aqlam: Journal of Islam and Plurality Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Perspektif Ilmu Pendidikan JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Journal of Educational Research and Evaluation Acuity : Journal of English Language Pedagogy, Literature and Culture Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) NOTION: Journal of Linguistics, Literature, and Culture Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Buletin KKN Pendidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat ELTALL: English Language Teaching, Applied Linguistic and Literature Bulletin of Science Education Journal of Educational Management and Instruction (JEMIn) INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Urecol Journal. Part A: Education and Training Prosiding University Research Colloquium Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Applied Research in English Education RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Conference Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science Manajemen Pendidikan Journal of English Language Teaching and Literature (JELITA) Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Claim Missing Document
Check
Articles

CREATE A LOCAL INTELLIGENCE-BASED LEARNING ENVIRONMENT Ignatius Septo Pramesworo; Erna Widyasari; Sigit Haryanto; Mohammad Ahmad Bani Amer
International Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 12 (2024): International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to explore the development and application of a local wisdom-based learning environment in the context of modern education. By adopting a qualitative approach, the study examines various strategies and methodologies for integrating local values, practices, and knowledge into the school curriculum, as well as identifying their impact on student learning experiences. Research results show that integrating local wisdom into education not only enriches curricula but also improves the relevance and contextualization of learning, facilitating critical thinking, creativity, and intercultural understanding among students. In addition, this approach supports the preservation of local culture and the promotion of diversity. This research suggests that to effective implementation, it requires teacher training, development of learning resources, and active involvement of the local community. Therefore, the importance of creating a local wisdom-based learning environment thus holds significant potential in improving the quality of education and preparing students with relevant capabilities to face global challenges with a strong local perspective.
Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UMS: Kesiapan Mengajar di Kelas Inklusif Haryanto, Sigit; Devhani, Salsabila Dimelda Putri; Firdausy, Fristy Nur; Aisyah, Nur; Adini, Mahfirlana Ariesanti; Rosalia, Mariska Mega
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 22nd University Research Colloquium 2026: Bidang Pendidikan, Humaniora, dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusif mengharuskan calon guru memiliki beragam kompetensi komunikasi, termasuk kemampuan untuk berinteraksi dengan siswa yang mengalami gangguan pendengaran. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), sebagai calon pendidik, harus dipersiapkan dengan keterampilan bahasa isyarat guna meningkatkan kesiapan mereka dalam mengajar di ruang kelas inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas pelatihan bahasa isyarat serta kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris dalam konteks pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan setelah pelatihan untuk mengukur kesiapan mengajar mahasiswa. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesiapan mengajar mahasiswa dari 62% sebelum pelatihan menjadi 85% setelah pelatihan, terutama dalam keterampilan komunikasi, kepercayaan diri mengajar, dan kesadaran terhadap praktik inklusif. Oleh karena itu, pelatihan bahasa isyarat dianggap efektif dan relevan untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum Pendidikan Bahasa Inggris guna mempersiapkan calon guru untuk ruang kelas inklusif.
Peran Wali Kelas dalam Mengelola Keberagaman Sosial Peserta Didik Kurnianingsih, Eni; Haryanto, Sigit; Fuadi, Djalal
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 22nd University Research Colloquium 2026: Bidang Pendidikan, Humaniora, dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran wali kelas dalam mengelola keberagaman sosial peserta didik di lingkungan sekolah dasar. Keberagaman latar belakang sosial dan karakter siswa memunculkan dinamika interaksi yang memerlukan pengelolaan sosiologis yang tepat. Permasalahan penelitian berfokus pada bagaimana wali kelas menjalankan perannya dalam membangun relasi sosial yang harmonis di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk peran wali kelas dalam mengelola keberagaman sosial peserta didik di SD Muhammadiyah Program Khusus Pracimantoro. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wali kelas berperan sebagai mediator sosial, penanam nilai toleransi, serta fasilitator interaksi sosial yang inklusif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peran wali kelas berkontribusi signifikan dalam menciptakan iklim sosial kelas yang kondusif dan menghargai keberagaman.
Peran Keluarga dalam Memupuk Budaya Kesadaran Pendidikan di Masyarakat Pedesaan: Studi Kasus di Kabupaten Pacitan Rosita, Nela; Haryanto, Sigit; Fuadi, Djalal
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 22nd University Research Colloquium 2026: Bidang Pendidikan, Humaniora, dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga dalam membentuk budaya kesadaran pendidikan di masyarakat pedesaan Kabupaten Pacitan. Budaya ini dipahami sebagai kesadaran kolektif tentang pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan mobilitas sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan orang tua, guru, dan tokoh masyarakat sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa keluarga berperan sebagai agen sosialisasi utama yang menanamkan nilai-nilai pendidikan pada anak-anak melalui motivasi, disiplin belajar, dan perilaku teladan. Modal budaya keluarga secara signifikan memengaruhi pembentukan habitus pendidikan; keluarga dengan modal budaya yang lebih tinggi cenderung memberikan dukungan belajar yang lebih terstruktur dibandingkan dengan keluarga dengan modal budaya yang lebih rendah. Studi ini juga menemukan peningkatan kesadaran kritis di kalangan masyarakat pedesaan mengenai pentingnya pendidikan, meskipun kendala ekonomi, lingkungan sosial, dan persepsi tradisional tetap menjadi tantangan. Secara keseluruhan, kesadaran pendidikan di pedesaan Pacitan muncul melalui interaksi antara peran keluarga, modal budaya, dan dinamika sosial yang lebih luas. Temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat desa dalam memperkuat budaya pendidikan yang berkelanjutan.
Inovasi Berkelanjutan dalam Pengajaran Bahasa Inggris: Integrasi AI untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Bahasa Inggris Amanina, Fitria Faida; Febriyanti, Aulia Firly; Zahroh, Alifia Nur; Ramadhan, Muhammad Bintang; Haryanto, Sigit
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 22nd University Research Colloquium 2026: Bidang Pendidikan, Humaniora, dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam pengajaran Bahasa Inggris menjadi inovasi penting untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa di pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk integrasi AI, perannya dalam meningkatkan motivasi belajar, serta faktor yang memengaruhi keberlanjutan inovasi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Surakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI diintegrasikan melalui chatbot pembelajaran, umpan balik otomatis, dan sistem pembelajaran adaptif yang mendukung English Language Teaching (ELT). Penerapan AI meningkatkan rasa percaya diri, otonomi, dan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Namun, keberlanjutan inovasi ini dipengaruhi oleh literasi digital, kesiapan pedagogis, dan dukungan institusional.
Reproduksi Prestasi Akademik pada Pendidikan Menengah Atas di Pedesaan dalam Perspektif Kapital Budaya Keluarga Hidayati, Wening; Haryanto, Sigit; Fuadi, Djalal
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 22nd University Research Colloquium 2026: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana reproduksi prestasi akademik berlangsung melalui perspektif kapital budaya keluarga. Penelitian dilakukan menggunakan desain studi kasus pada sekolah menengah atas di wilayah pedesaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan siswa, orang tua dan guru serta didukung oleh observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan prestasi akademik rendah umumnya berasal dari keluarga yang belum mampu membangun iklim belajar yang kondusif di rumah. Meskipun orang tua mendukung anak untuk bersekolah, dukungan tersebut cenderung bersifat normatif dan belum diwujudkan dalam pendampingan belajar yang efektif. Keterbatasan pengetahuan orang tua, termasuk pemanfaatan teknologi, menyebabkan fasilitas belajar seperti telepon genggam lebih banyak digunakan untuk hiburan daripada menunjang kegiatan akademik. Kondisi ini memperlihatkan bahwa kapital budaya keluarga tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan sumber daya, tetapi juga dengan kemampuan keluarga mengarahkan dan mengelola sumber daya tersebut secara edukatif.
Konstruksi Makna Pengelolaan Sampah melalui PBL dalam Program Adiwiyata: Perspektif Interaksionisme Simbolis di SMPN 21 Surakarta Wegang Sri Sulanjari; Putri Adianingsih; Lukit Adi Syam Ari; Sumaryono Sumaryono; Agus Tri W; Sigit Haryanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi makna pengelolaan sampah oleh warga sekolah di SMPN 21 Surakarta melalui integrasi program Adiwiyata dan metode Problem Based Learning (PBL). Kajian ini berangkat dari pentingnya membangun kesadaran ekologis yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga terinternalisasi dalam praktik keseharian warga sekolah. Dengan menggunakan perspektif interaksionisme simbolis Herbert Blumer, konsep self dari George Herbert Mead, serta dramaturgi Erving Goffman, penelitian ini berupaya memahami bagaimana makna pengelolaan sampah dibentuk, dinegosiasikan, dan diwujudkan dalam interaksi sosial di lingkungan sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan fokus pada proses, pengalaman, dan dinamika sosial yang terjadi selama implementasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PBL dalam kerangka program Adiwiyata mampu mendorong partisipasi aktif siswa dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan sampah di lingkungan sekolah. Proses ini tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif siswa, tetapi juga membentuk kesadaran dan tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan. Secara kuantitatif, program ini berhasil mereduksi volume sampah hingga 73%, yang menunjukkan efektivitasnya dalam aspek praktis. Lebih dari itu, terjadi transformasi perilaku siswa dari sekadar kepatuhan formal terhadap aturan menjadi budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Perubahan ini tidak hanya tampak di lingkungan sekolah, tetapi juga meluas hingga ke ranah domestik, sehingga mencerminkan keberhasilan internalisasi nilai-nilai ekologis dalam kehidupan sehari-hari.
FAKTOR STRATEGIK KETERAMPILAN PENYELESAIAN SOAL HOTS IPA KELAS 8 SMP BATIK SURAKARTA. Isnaini Maratus Sholihah; Bambang Sumardjoko; Sumardi; Ahmad Muhibbin; Sigit Haryanto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5724

Abstract

This correlational quantitative research aims to examine the relationships among metacognition ability, literacy ability, and High Order Thinking Skills (HOTS) in Science problem-solving among eighth-grade students at Batik Surakarta Middle School in 2023. Utilizing a simple random sampling technique, 168 students were selected as the sample. Data on metacognitive abilities, literacy skills, and HOTS Science problem-solving skills were collected through questionnaires. The analysis employed multiple linear regression with SPSS 25. The findings indicate a positive and significant correlation between metacognition abilities and HOTS Science problem-solving skills (regression coefficient: 1.311, effective contribution: 78.9%, relative contribution: 81.1%). Additionally, there is a positive and significant relationship between literacy skills and HOTS Science problem-solving skills (regression coefficient: 0.192, effective contribution: 18.27%, relative contribution: 18.8%). Collectively, these two independent variables contributed 97% to the variance in HOTS Science problem-solving skills, while the remaining 3% was influenced by unexamined variables. This research emphasizes the importance of metacognition and literacy in enhancing students' HOTS Science problem-solving abilities
INOVASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MEWUJUDKAN KREATIFITAS PESERTA DIDIK Yunita Azmil Arofaturrohman; Sabar Narimo; Ahmad Muhibbin; Sigit Haryanto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6159

Abstract

This research explores the application of differentiated learning innovation as an effort to realize student creativity. This research uses a qualitative method with a case study approach. Case study research is an in-depth research method that explores detailed information about a particular case, entity, group, or individual. Case studies can help identify solutions to existing problems and develop recommendations for improvement. The research was conducted on fifth grade students of SD Muhammadiyah PK Rabbani Karanganom. The data taken is based on observations, documentation and interviews conducted at the school. The results of this research are one learning innovation by implementing differentiated learning using children's song media. Differentiated learning innovation for students through selecting a song related to the material. The song chosen was Islamic Ethics. Differentiated learning using songs can shape students' creativity. Students are free to create projects or tasks so that the learning process becomes fun. A differentiated learning approach not only enriches students' learning experiences, but also forms a generation of students who are creative, innovative and ready to face future demands.
Revitalizing Ki Hadjar Dewantara’s Philosophy in the Context of 21st Century Education Reform Suyono; Rejokirono; Welius Purbonuswanto; Sigit Haryanto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.13183

Abstract

Indonesian education is increasingly shaped by digitalization and global benchmarks, producing an emphasis on cognitive performance while cultural and moral formation receives limited space, creating a need to reassess Ki Hadjar Dewantara's humanistic philosophy in relation to current policy. This study aims to analyze how Dewantara's key educational principles correspond to the objectives of the National Education System Law (Law No. 20/2003) and to identify the forms of tension that arise when these values are implemented in 21st-century schooling. A qualitative approach was employed through document analysis of Dewantara's texts and the National Education Law, supported by in-depth interviews with 10 key informants (teachers, school leaders, and education experts) and non-participant observation in two Taman Siswa schools in Yogyakarta and Semarang. The findings show substantive alignment between Dewantara's emphasis on moral character, learner autonomy, and contextual learning and the mandates of Article 3 regarding holistic development. However, autonomy is reduced in practice to scheduling flexibility, while bureaucratic reporting and centralized curriculum controls restrict creative pedagogy. Field observations also show that cultural-arts learning still contributes to character formation but is difficult to institutionalize under efficiency-driven policy incentives. The study concludes that harmony at the philosophical level does not ensure operational freedom, institutional reform through reduced administrative burden, greater school-level discretion, and cultural-based instruction is necessary to revitalize Dewantara's values in contemporary policy implementation
Co-Authors Abdul Somad, Abdul Achmad Fathoni Achmad Fathoni, Achmad Achmad Fatoni, Achmad Adini, Mahfirlana Ariesanti Afifah, Khoiri Yahya Agus Budi Wahyudi Agus Supriyoko Agus Tri W Ahmad Asnawi Ahmad Muhibbin Alim, Siti Fatika Alqudsi, Zainab Amanina, Fitria Faida Ambawani, Cettra Shandilia Latunusa Andriani Chondro Retno Anton Budi Nugroho Aryati Prasetyarini Assidiqi, Muadz Astutik, Septiani Dwi Atiqa Sabardila Bambang Sumardjoko Budi Murtiyasa Budi Mutiyasa Budiyanto, S M. Danurwendo, Yudha Suryanjaya Darsinah Darsinah, D Devhani, Salsabila Dimelda Putri Dewi Marfuah Dewi Mariastuti Khasanah Dewi Pertiwi Dyah Kusudaryati Djalal Fuadi Dwi Haryanti, Dwi Dwi Maryani dwi purwati Dzulqornain, khilmi Endang Fauziati Endar Septian Kusumawardhani Erna Widyasari ERNA WIDYASARI Esa Nabila Umara Evylia Ratna Arjanti Fauzan, Rasyid Febriyani Sulistyaningsih Febriyanti, Aulia Firly Firdausy, Fristy Nur Fitri Kurniawan Fuadi, Jalal Ghufron Ahmad Al Muzakki Harsono Harsono Harsono Harun Joko Prayitno Hasanah, Rizwatul Hermawan Raharjo Putro Hidayati, Wening Hoque, Mohammed Shamsul Ignatius Septo Pramesworo Imronudin, I Indri Islam, M. Monjurul Isnaini Maratus Sholihah Jofita, Keneswangi Khairunnisa, Hakimah Khasanah, Nurul Uswatun Khoiriah, Umul Fajar Kurnianingsih, Eni Kusuma, Thitha Meista Mulya Kusumaningrum, Hanifah Lestari, Febrianti T. Lukit Adi Syam Ari Lutfi Kurnia M. Sholahuddin Mahardhika, Itang Enrico Pradana Malikatul Laila Mansoor, Hafiza Sana Marati, Siti Hamamatul Maryadi Maryadi Maryadi Masduki Mauly Halwat Hikmat Mohammad Ahmad Bani Amer Mohammad Ahmad Bani Amer Muh Nur Azis Yusuf Mujamil, Mohamad Mujazin Murfiah Dewi Wulandari Najikhah , Fatikhatun Nanda Ulfa Nasution, Vita Mandalina Nofi Animah Kusumastuti Noorwandani, Yasinta Arizona Nur Aisyah Nur Cholidah Nur Cholidah, Nur Nurcahyani, Nova Pinky Nurshalihah, Aini Umi Prihantoro, Puthut Purbonuswanto, Welius Purnomo, Shodiq Putri Adianingsih Rahmatika, Laily Ramadhan, Muhammad Bintang Rani Setiawaty Rejokirono Retno, Andriani Chondro Rini Fatmawati Ririn Purwani Mardi Lestari Rita Dwi Nawanti Ritantiyo, Toni Rosalia, Mariska Mega Rosita, Nela S M. Budiyanto S Sumayah S Sumayah Sabar Narimo Sakina, Silfi Aliya Samiyanto Samiyanto Samiyanto, Samiyanto Santoso, Wahyudi Taufan Sari, Desi Ambar Sartini Sartini Sartini Sastra, Anita Anugerah Septo Pramesworo, Ignatius Setyo Nugroho Siti Malikah Sofyan Anif Sugiyono Sugiyono Sumardi Sumaryono Sumaryono Sumayah Sumayah, S Susanti, Irin Dwi Sutama Suyatmini Suyatmini Suyono Syafaah, Lathifah Ayu Syah, Giant Ramadhan Taqiyya, Wafa Teguh Waluyo Thitha Meista Mulya Kusuma Thoyibi, Muhammad Titis Setyabudi Triyatno Tsuraya, Rifda Ghaitsa Utomo, Joko Budi Wafroturrohmah , Wafroturrohmah Wahyudi Taufan Santoso WAHYUDI, DIKI waloyo, teguh Wegang Sri Sulanjari Wibawati, Halida Novi Widhiarto, Nurul Widodo, Sapto Widyasari, Erna Wiyadi, W Wulandari, Herlina Tri Yayuk Rahayu Yoanisaputri, Aisadela Yunianto, Aan Yunita Azmil Arofaturrohman Zaenal Abidin Zahroh, Alifia Nur Zainab Alqudsi