Claim Missing Document
Check
Articles

REVIEW OF ROAD TECHNICAL REQUIREMENTS IN FULFILLING MINIMUM SERVICE STANDARDS ON THE MAMUJU ARTERIAL ROAD Maryam H; Arifin Tahir; Lambang Basri Said
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.077 KB)

Abstract

Dengan mencermati ruas jalan Mamuju Arterial Road yang saat ini sudah dipergunakan serta untuk mewujudkan amanah Undang Undang mengenai kewajiban bagi penyelenggara jalan terhadap pelayanan sesuai standar yang ditetapkan, maka ini dapat dijadikan suatu topik bahasan yakni tinjauan persyaratan teknis jalan terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal pada ruas jalan tersebut. Apakah ruas jalan tersebut sudah memenuhi standar pelayanan minimal melihat dari aspek persyaratan teknis jalan?. Serta faktor yang menyebabkan tidak terpenuhinya SPM tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Data dikumpulkan melalui observasi langsung ke obyek penelitian di lapangan yang berkaitan dengan kondisi eksisting jalan, sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai. Selain itu melalui responden untuk menilai kriteria dan rekomendasi yang akan dilakukan untuk pemenuhan SPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari penilaian terhadap 27 indikator yang digunakan untuk menilai aspek keselamatan jalan dengan menggunakan Standar Persyaratan Teknis Jalan (PTJ), skor tertimbang yang didapatkan adalah 73.94%, hal ini menunjukkan bahwa tingkat pemenuhan SPM pada ruas MAR barkategori relatif memenuhi dan Terdapat 6 indikator yang menyebabkan tidak terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal jalan yang berkaitan dengan aspek keselamatan jalan pada ruas MAR dan di bagi dalam dua kelompok yaitu (1) Pada kelompok ahli (expert): IRI dengan bobot pengaruh 0.320, RCI dengan bobot pengaruh 0.307, lebar rumija dengan bobot pengaruh 0,08, dalam rumija dengan bobot pengaruh 0.057, ruwasja dengan bobot pengaruh 0.144, dan jarak antar simpang dengan bobot pengaruh 0.096. (2) Pada kelompok Pengguna: IRI dengan bobot pengaruh 0.283, RCI dengan bobot pengaruh 0.357, lebar rumija dengan bobot pengaruh 0,074, dalam rumija dengan bobot pengaruh 0.055, ruwasja dengan bobot pengaruh 0.137, dan jarak antar simpang dengan bobot pengaruh 0.093. maka Upaya yang harus dilakukan dalam rangka pemenuhan SPM pada ruas jalan MAR, secara berurutan adalah menetapkan status/ kewenangan pembinaan jalan MAR, melakukan pemeliharaan rutin dan berkala, menyerahkan wewenang pengawasan pemanfatan bagian jalan kepada Pemerintah Kabupaten, menegakkan aturan terkait pemanfaatan ruang dan memperketat proses perizinan, serta menerapkan disinsentif pemanfaatan ruang.
ANALYSIS OF THICKNESS AND COMPOSITION IN SOIL CEMENT CONSTRUCTION: Case Study: PT ELEVASI SAGARMATHA - MERAUKE Burhanuddin Yasin; Lambang Basri Said; Maryam H
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.138 KB)

Abstract

Konstruksi soil cement mempunyai peranan penting dalam mengatasi tidak adanya material agregat seperti batu dan pasir diwilayah Merauke atau sebagian besar wilayah bagian selatan Papua.Jenis konstruksi ini banyak diterapkan dibidang transportasi, baik untuk perkerasaan jalan maupun untuk konstruksi runway bandara serta apron.Soilcement dalam lapisan konstruksi banyak dipakai sebagai lapisan pondasi bawah (LPB) atau bahkan untuk lapis pondasi atas (LPA). Posisi pada lapisan perkerasan tergantung pada nilai CBR dan komposisi bahan pencampurannya atau kadar semen portland yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa penerapan soilcemen pada bandara terkait dengan nilai daya dukung yang dipersyaratkan untuk masing-masing lapisan perkerasan serta persentase komposisi bahan tambah yang tepat agar memperoleh nilai CBR yang memenuhi spesifikasi teknik bandara. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari informasi langsung dari pihak operator bandara, data penelitian laboratorium mekanika tanah dinas Pekerjaan Umum bidang Bina Marga kabupaten Merauke. Hasil analisis menggambarkan komposisi semen portland 12% , 21% dan nilai CBR yang diperoleh untuk semen porland 12% adalah CBR 98%, untuk semen porland 21% adalah CBR 115% serta rencana ketebalan lapisan yang dilaksanakan dilapangan 50cm untuk semen porland 12% dan 30 cm untuk semen porland 21%. Metode penelitian yang digunakan adalah metode trial eror dan metode CBR dengan nilai CBR 82% untuk komposisi 12% dan 101% untuk komposisi 21%.
PERFORMANCE PREDICTION OF NO SIGNIFICANT junction at JL. BOULEVARD – JL. NEW ADHYAKSA Maryam H; Muhammad Syaifullah; Lambang Basri Said
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.75 KB)

Abstract

Kondisi simpang tak bersinyal jalan Boulevard – jalan Adhyaksa Baru mengalami kemacetan hampir setiap harinya terutama pada jam-jam puncak yaitu antara pukul 16.00 wita sampai dengan pukul 18.00 wita. Hal ini disebabkan adanya pergerakan kendaraan dari arah timur jalan A. P. Pettarani menuju jalan Boulevard, pada lokasi ini terdapat salah satu pusat perbelanjaan tersibuk di Kota Makassar. Survey ini dilakukan pada pukul 06.00 – 20.00 pada hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan Senin selama 3 bulan.Simpang tak bersinyal jalan Boulevard – jalan Adhyaksa baru Menggunakan peralatan alat hitung manual counter, dengan memiliki kapasitas 33.397 smp/jam sedangkan pada simpang jalan Boulebard – jalan Bougenville memiliki kapasitas 4277 smp/jam. Pada kondisi eksisting arus lalu lintas pada simpang tak bersinyal pertama (Q) sebesar 21.949 smp/jam dengan derajat kejenuhan (DS) 0,657 < 0,85, sedangkan pada tahun 2023 dengan kapasitas simpang yang sama, arus lalu lintas pada simpang tak bersinyal diprediksi sebesar 33.398 smp/jam dengan derajat kejenuhan 0,88 > 0,85.
TRAFFIC MOVEMENT ANALYSIS IN LAND USE AREA BOULEVARD MAKASSAR Maryam H; Andi Darmawansyah Akm; Lambang Basri Said
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 3 No. 1 (2019): Flyover Vol 3 Issue 1 juni 2019
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.805 KB)

Abstract

Pesatnya perkembangan atau pertumbuhan kota Makassar telah mendorong munculnya berbagai bisnis, baik yang dilakukan pribadi maupun kelompok (perusahaan), apabila tumbuh dan tidak terkendali dapat berdampak pada gangguan lalulintas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh pada bangkitan lalu lintas dan menganalisis model bangkitan pergerakan lalu lintas di kawasan Jalan Boulevard melalui pengujian statistik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengumpulan data melalui pengisian kuesioner sesuai jumlah sampel di masing-masing titik pengamatan. Hasil survei dianalisa dengan menggunakan persamaan Linear Berganda. Variabel bebas yang diukur yaitu jumlah karyawan (X1), luas lahan (X2), jumlah kepemilikan mobil (X3), jumlah kepemilikan motor (X4), jarak rumah ke kawasan Boulevard (X5), waktu perjalanan (X6) dan variabel terikat (Y) sebagai jumlah kendaraan. Dari hasil analisis data diketahui bahwa bangkitan pergerakan lalu lintas di kawasan rumah makan Jalan Boulevard dipengaruhi oleh jumlah karyawan (X1) dan luas lahan (X2) dan model terbaik untuk meramalkan bangkitan pergerakan lalu lintas kawasan rumah makan yaitu Y = 94.135 + 13.123 X1 + (- 0.485) X2, bangkitan pergerakan lalu lintas di kawasan perkantoran Jalan Boulevard dipengaruhi oleh luas lahan (X2), jumlah kepemilikan mobil (X3), dan jumlah kepemilikan motor (X4) dan model terbaik untuk meramalkan bangkitan pergerakan lalu lintas kawasan perkantoran yaitu Y = 161.04 + 0.237 X2 + 10.207 X3 + 22.491 X4, sedangkan bangkitan pergerakan lalu lintas di kawasan pusat perbelanjaan dipengaruhi oleh jumlah karyawan (X1) dan jumlah kepemilikan motor (X4) dan model terbaik untuk meramalkan bangkitan pergerakan lalu lintas kawasan pusat perbelanjaan yaitu Y = 74.837 + 0.788 X1 + 104.12 X4.
PARKING REQUIREMENT MODEL FOR HOSPITAL CASE STUDY : BUNDA HOSPITAL, GORONTALO CITY Maryam H; Lambang Basri Said; Antum Abdullah
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 3 No. 1 (2019): Flyover Vol 3 Issue 1 juni 2019
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.851 KB)

Abstract

Fasilitas tempat parkir harus direncanakan dengan baik, karena kalau besar dari kebutuhan akan terjadi pemborosan, sebaliknya apabila kurang akan menimbulkan konflik pada ruas jalan sekitar rumah sakit. Pada beberapa negara telah memiliki standar kebutuhan parkir menurut fungsi tata guna tanah, demikian pula untuk kebutuhan parkir di rumah sakit, seperti di Amerika Serikat kebutuhan parkir rumah sakit berkisar antara 2 – 2,7 tempat tidur per satu ruang parkir (Hunnicutt, 1967), sedangkan di India berkisar 10 tempat tidur per satu tempat parkir (Indian Road Congress, 1973). Indonesia sampai saat ini belum memiliki standar terse-but, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mencoba mencari model kebutuhan parkir untuk rumah sakit, khususnya di Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Standar kebutuhan parkir pada Rumah Sakit Bunda di Gorontalo serta Menganalisis Hubungan antara jumlah ruang parkir yang dibutuhkan dengan beberapa parameter yang ada pada rumah sakit seperti jumlah tempat tidur rawat, jumlah dokter, jumlah pa-ramedis, dan jumlah pegawai. Jenis penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif kualitatif dan kuantitatif yaitu memberikan gambaran secara tepat mengenai kondisi, Keadaan, keinginan maupun gejala yang terjadi pada masyarakat. Desain penelitian yang dilaksanakan adalah dengan metode survei atau terjun langsung ke lokasi penelitian, dengan tujuan untuk memperoleh data dan informasi yang lebih akurat dari masyarakat. Dari hasil analisis dan pembahasan maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yakni [1] Kebutuhan fasilitas parkir untuk rumah sakit Bunda Kota Gorontalo sangat ditentukan oleh jumlah kamar rawat yang ada. [2] Model hubungan kebutuhan fasilitas parkir dengan jumlah tempat tidur rawat, kehadiran dokter, paramedic dan pegawai merupakan hubungan matematis exponensial y = 1.01 e(-13. X) dengan nilai r2 = 0.894. [3] Selain tempat tidur, parameter jumlah pegawai, jumlah paramedis, dan kehadiran dokter juga memberikan sumbangan atas keperluan parkir namun tidak sebesar tempat tidur.
COMPARISON ANALYSIS OF THE COMPRESSIVE STRENGTH OF CONCRETE TO THE USE OF ADDED MATERIALS SUPERPLASTICIZER AND WATER REDUCER: Case Study of the Manado – Bitung Toll Road Development Project Amalia Nur Chasanah; Lambang Basri Said; Maryam H
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 3 No. 1 (2019): Flyover Vol 3 Issue 1 juni 2019
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.274 KB)

Abstract

Bahan tambah terdiri dari tipe A sampai tipe G yang digunakan untuk mengurangi jumlah air campuran, memperlambat waktu pengikatan,mempercepat waktu pengikatan dan menambah kekuatan awal beton yang diuji dengan beton pembanding dengan proporsi yang sama tanpa bahan tambahan.Untuk mendapatkan mutu beton seperti yang diharapkan maka harus menggunakan fas yang rendah, namun jika fasnya terlalu kecil pengerjaan beton akan menjadi sulit sehingga pemadatan tidak maksimal dan akan mengakibatkan beton menjadi keropos dan dapat mengakibatkan menurunnya kuat tekan beton. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dipergunakan Superplasticizier dan Water Reducer yang memiliki sifat sebagai pereduksi air dan memperlambat waktu setting beton. Superplasticizer dan Water Reducer sama – sama memiliki sifat mereduksi air, mempertahankan slump, meningkatkan workability, dan meningkatkan kuat tekan beton. Sehingga kami melakukan penelitian dengan membuat perbandingan beton yang di beri bahan tambah Superplasticizer dan beton yang di beri bahan tambah Water Reducer. Untuk mendapatkan data dari obyek yang diteliti, peralatan dan penelitian dilakukan dengan menggunakan fasilitas Laboratorium pada SRBGC – HK,JO Proyek Pembangunan Jalan Toll Manado- Bitung CSU 01. Standart – standart yang dipakai untuk menentukan sifat-sifat material, persiapan, analisis dan pengujian dilakukan menurut standart Bina Marga yang mengacu pada metode AASHTO dan ASTM, namun demikian dalam penelitian ini lebih dititik beratkan berdasarkan pada penggunaan bahan tambah Superplastizicer dan Water Reducer. Hasil penelitian menunjukkan (1) Hasil kuat tekan pada komposisi beton normal, pada umur 7 hari mencapai 27,50 Mpa atau memenuhi syarat 65% beton fc 30 Mpa. Dan pada umur 28 hari mencapai 31.71 Mpa. Hasil kuat lentur beton normal pada umur 7 hari hanya mencapai fs = 35,91 atau 80% terhadap rencana, dan pada umur 28 hari mencapai fs = 39.70, atau 88% terhadap rencana. Initial setting time hanya 2 jam 15 menit. (2) Untuk tes kuat tekan pada komposisi yang diberi tambahan Water Reducer, hasil tes yang memiliki kelayakan yang mendekati syarat tujuan penelitian adalah komposisi yang diberi tambahan Water Reducer sebanyak 0.25%, dengan hasil pengujian pada kuat tekan umur 7 hari adalah 31.912 Mpa dan pada umur 28 hari adalah 37. 529 Mpa. Sedangkan untuk hasil tes kuat lentur pada umur 7 hari, hanya mencapai fs = 39,44 atau 87,64% terhadap rencana, dan pada umur 28 hari mencapai fs = 39.95 atau 88.77% terhadap rencana. Dan hasil initial setting time mencapai 4 jam 30 menit. (3) Pada komposisi yang diberi tambahan Super plasticizer, hasil tes menunjukkan, kuat tekan yang memenuhi syarat fc 30 Mpa dan fs = 45 adalah komposisi yang diberi tambahan Super plasticizer sebanyak 0.8% dari berat total semen. Hasil tes menunjukkan pada umur 7 hari adalah 29.569 Mpa, dan pada umur 28 hari mencapai 33.928 Mpa. Sedangkan pada tes uji kuat lentur hasil tes menunjukkan pada umur 7 hari mencapai fs = 46.11 atau 102,47% terhadap rencana, dan pada umur 28 hari mencapai fs = 46.43 atau 103,18% terhadap rencana. Hasil tes pengujian initial setting time komposisi ini memiliki waktu initial setting time adalah 4 jam. (4) Berdasarkan hasil tes kuat tekan dan kuat lentur pada komposisi yang diberi tambahan Super plasticizer maupun Water Reducer, maka dibuat komposisi dengan kombinasi dari kedua komposisi tersebut. Dan hasil tes kuat tekan umur 7 hari mencapai 30,250 Mpa, dan pada umur 28 hari mencapai 33.750 Mpa. Dan untuk hasil tes kuat lentur pada umur 7 hari mencapai fs = 46.71 atau 103.80 % terhadap rencana, sedangkan hasil tes umur 28 hari tes kuat lentur mencapai fs = 56.90 atau 126.44% terhadap rencana. Dan memiliki waktu initial setting time mencapai 5 jam 15 menit. Dan (5) Untuk mencapai komposisi yang sesuai dan konstan, factor air semen dan kondisi material harus tetap SSD.
ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTING PROJECT MANAGEMENT CONCEPTS IN THE IMPLEMENTATION OF MOSQUE WORK AGUNG SYECH YUSUF, GOWA DISTRICT sunarti; hanafi ashad; Lambang Basri Said
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 3 No. 1 (2019): Flyover Vol 3 Issue 1 juni 2019
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.526 KB)

Abstract

Manajemen proyek dapat diterapkan pada jenis proyek apapun, dan di pakai secara luas untuk menyelesaikan proyek yang besar dan kompleks. Fokus utama manajemen proyek adalah pencapaian semua tujuan akhir proyek dengan segala batasan yang ada, waktu dan dana yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektifitas penerapan konsep manajemen proyek dengan metode Fast Tracking pada pembangunan Masjid Agung Syekh Yusuf Kab. Gowa. Penerapan metode fast track dilakukan dengan modifikasi penjadwalan model Critical Path Methode (CPM). Fast track dilakukan pada lintasan kritis karena jalur kritis merupakan jalur yang terpanjang. Dari hasil analisis data proyek, digambarkan bahwa 1) Model Fast Tracking adalah satu dari sembilan cara yang ada pada Anava (Analisis Variant). Hasil Fast Tracking menghasilkan Cost Variant sama dengan nol dan Schedule Variant sama dengan (+) atau lebih kecil dari waktu semula (perencanaan). 2) Perencanaan Waktu sesuai Kurva S adalah 336 Hari, setelah di analisis dengan metode Fast Tracking maka di dapatkan waktu 212 hari. Hal ini menunjukkan terjadinya reduksi waktu sebanyak 124 hari.
ANALYSIS OF THE NEED FOR GIANT EXTRA DEPART PARKING SPACE UNIT. STORE AT JL AP. MAKASSAR CITY PETTARANI Maryam H; Rabiul Awal R; Lambang Basri Said
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 3 No. 2 (2019): Flyover Vol 3 Issue 2 November 2019
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.343 KB)

Abstract

kurangnya pengetahuan serta tidak adanya kesadaran tentang tata cara parkir mengakibatkan pengaturan kendaraan masih dilakukan sepenuhnya oleh pemilik kendaraan. Keadaan tersebut berpengaruh terhadap tingkat kelancaran pelayanan pada jalan di depan Giants Pettarani. Namun pada suatu pusat perbelanjaan, pengaturan kendaraan dilakukan oleh Pengelola. Maka ketersediaan ruang untuk parkir sangat perlu di tata dengan sebaik-baiknya agar ketersediaan lahan tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin karena parkir yang kurang nyaman seringkali menjadi sebab digunakannya badan jalan (on street) sebagai ruang untuk parkir dan tentunya menimbulkan masalah keselamatan dan kemacetan karena menutup satu atau dua buah lajur, mempersempit ruang jalan, dan mengurangi jarak pandang Pengendara. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan analisis kuantitatif merupakan jenis studi kasus dengan survey dan observasi langsung di lapangan guna mengetahui satuan ruang parkir Giants Extra Dept. Store di JL AP Pettarani Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik parkir : volume puncak sebesar 920, akumulasi parkir kumulatif sebesar 54, durasi parkir kumulatif selama 9 jam 40 menit, rata-rata durasi parkir selama 2 jam 35 menit, pergantian parkir pada basemen area sebesar 0.29 dan untuk pelataran parkir roda dua sebesar 0.2 dan jumlah ruang parkir yang dibutuhkan untuk sepeda motor sebanyak 17 ruang dengan indeks parkir kumulatif sebesar 0.081081 dan dapat disimpulkan bahwa area parkir sekarang masih dapat menampung kendaraan parkir. Hal ini ditunjukkan bahwa area parkir yang tersedia seluas 2016 m2 > area parkir yang digunakan yakni 1232,5 m2.
PERFORMANCE ANALYSIS OF THE NATIONAL ROAD NETWORK: CASE STUDY OF MAROS - PANGKEP Maryam H; Lambang Basri Said; Muhammad Ahyuddin
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 3 No. 2 (2019): Flyover Vol 3 Issue 2 November 2019
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.14 KB)

Abstract

Terganggunya kelancaran lalu lintas ini disebabkan oleh aktifitas keluar masuknya kendaraan dari atau menuju Grand Mall Maros dan hambatan samping yang menyebabkan berkurangnya lebar efektif badan jalan, turunnya kinerja ruas jalan, konflik lalu lintas dan meningkatnya hambatan atau delay. Data yang diperlukan pada studi ini berupa : (a) Data primer yang diperoleh dari hasil survai langsung di lapangan. (b) Data sekunder yang diperoleh dari instansi pemerintah atau swasta. Dalam analisis kinerja ruas jalan menggunakan panduan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ruas jalan Poros Makassar Maros tepatnya di Km 23+000 dengan beroperasinya grand Mall Maros, diwaktu tertentu diperoleh nilai derajat kejenuhan 1,57 atau 157% dari kapasitas Jalan yang ada dan tidak memenuhi syarat derajat kejenuhan MKJI 1997 pada tingkat pelayanan F dimana sering terjadi kemacetan.
ANALYSIS OF PERCEPTION OF ROUTE SELECTION AND MODEL OF MOVEMENT GENERATING ON ROADS CIRCLE OF SIDRAP DISTRICT Maryam H; Lambang Basri Said; Fadly
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 1 No. 1 (2017): Flyover Vol 1 Issue 1 November 2017
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.566 KB)

Abstract

Pembangunan jalan tersebut di dasari oleh kebutuhan masyarakat akan transportasi yang mudah dan cepat serta untuk meningkatkan perekonomian bagi masyarakat yang berada di sekitar ruas jalan Lingkar Sidrap. Saat ini pembangunan ruas jalan Lingkar Sidrap hampir rampung, peneliti mencoba melihat dan menganalisa fenomena–fenomena yang terjadi di sekitar ruas jalan Lingkar Sidrap yaitu munculnya pelaku-pelaku usaha baru yang membuka usahanya di sekitar ruas jalan tersebut, baik usaha yang bergerak pada bidang jasa, hiburan, ataupun kuliner. Namun demikian jarak tempuh yang cukup jauh saat ini mengakibatkan waktu tempuh perjalanan dan biaya yang dibutuhkan cukup besar. Untuk itu direncanakan membangun jalur alternatif yang dapat memperpendek jarak dan mempersingkat waktu perjalanan pada ruas jalan nasional Kabupaten Sidrap. Oleh karena itu Penulis tertarik memilih topic dengan judul Analisis Persepsi Pemilihan Rute Dan Model Bangkitan Pergerakan Pada Ruas Jalan Lingkar Kabupaten Sidrap. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan analisis kuantitatif merupakan jenis studi kasus dengan survey dan observasi langsung di lapangan. Data-data yang telah diperoleh dari hasil survei dikumpulkan dan selanjutnya diolah agar dapat digunakan sebagai data masukan dalam proses analisa selanjutnya. Data yang diperoleh dari hasil survei masih dalam bentuk respon individu berupa pilihan terhadap poin rating yang disajikan dalam skala semantik. Untuk menganalisa data yang diperoleh maka penulis menggunakan analisa data deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil Penelitian Menunjukkan Dari 5 faktor yang mempengaruhi penggunaan jalan lingkar, terdapat 4 faktor yang sangat dominan yakni (kondisi fisik jalan, kondisi kecepatan kendaraan, kelancaran arus lalu lintas, dan penyediaan rambu jalan) berada dalam skala baik, 1 indikator (penerangan jalan) berada dalam skala cukup. Kelancaran Lalu Lintas sebagai alasan paling berpengaruh bagi pengemudi untuk menggunakan jalan Lingkar yakni sebesar 79.67%. Model bangkitan pergerakan yang diperoleh merupakan persamaan regresi dengan persamaan regresi Y= 1,840 + 0,005 X1 + 0,094X2 + 0,004X5, dengan koefisien korelasi 0.659. Rata-rata moda transportasi yang digunakan X5 3,30 dengan standar deviasi 1,449. Artinya moda transportasi yang digunakan kebanyakan becak motor dan sepeda motor, terutama untuk pengguna yang tinggal antara kode 1 (< dari 1 km) sampai kode 2 (1 – 2 km).
Co-Authors Abrar, Muhammad Rachmat Abubakar, Akram ADI FITRA Adri Afifa, Insyirah Afkar, Afkar agung setiawan Agus Dwiyanto, Agus Agus, Astri Andani Ahila, Syalsabilah Ahmad Jihad Ahmad, Rifky Alfiansyah Ainun, A.Alfira Aksar Al-athur Alamsyah Alamsyah Alim, Muh Ridha Alim, Mursalin S. Alwi, Almayana Amalia Nur Chasanah Amaliah, Rizqi Amri, Andi Andi Alifuddin Andi Alifuddin Andi Darmawansyah Akm Andiman, Andi Mitra Antum Abdullah Anugrah Aries Yunus Arifin Tahir Arifin, Winarno Arlang, Vani Lestari Arsal, St Fatmah Arsandi, Irsan Asma Massara Aulia Wahyuni Awaluddin, Rahmat Aziz, Malik Abdul B, Moh Baktiar B., Muhammad Yunus Bachtiar, Wachyudi Badaron, St. Fauziah Badrin, Muhammad Bashir, Muhammad Zulfikri Baso Arman Bausad, Alief Abdi Putra Bulgis Burhanuddin Yasin Dandy Lagaligo Dindra, La Ode Muh Wawan Faisal Dirgantara, Muhammad Mahathir DS, Eka Putra Satya Fadel Muhammad Anis Fadly Fajri, Lailatul Febriansya Febriansyah, Muh Alif Fitrian, Muh. Akbar Gafar, Muhammad Ikrar Gani, Ishak Gecong , Alimin Gecong, Alimin Gecong, Zaifuddin H, ST Maryam H, St. Maryam H, St. Maryam H Habib, Andi Ibnu Hafram, Maryam Hafram, St Maryam Hafran, St. Maryam Hajar, Muhammad Ibnu Hajrah Hamid, Irwan Hamsir, Rafiqah Hamzah hanafi ashad Hardianti Hardiman Hardiman Haryanto, Tri Juli Hasan, Muh Tsabit Hasan, Nur Jihan F Hasim Hasim, Abdul Hafid Haslindah, Haslindah Hasrul Hendra Heplin, La Ode Herman Hidayat, Wahid Ibrahim, Ibnu Ismail Ibrahim, Zulfadli Idrus, Yasnawi Ifrad, Andi Muhammad Ikram, Abdizil Ilham Syafei Ilham Syafei Ilham Syafei Ilham Syafei Ilham Syafei Syafei Ilham Syafey Ilham Syafey Ilham, M Imam Ahmad Ghozaly Irmalia, Andi Iin Isfan Ramadhani Yunus Ismail, Syahrul Rezi Ispayanti, Nur Januar, Ilham Yuna Dwi Jensi SR, Aan Jussamsi Kamaruddin Alwi Kasim, Ahmar Khairi, Abyan Kunna, A Sarwono Suhar Lasaisi, Muhlis Lili, Ahmad luqman Maer, Andi Anjali Novira Lumria Mahatir, Harsaym Mahfud Mahfud Mahmud Mahmud, Andi Idham Mahris Mahyuddin, Desianti Malik, Ince Muhammad Mahfud Mallombasi, Ali Mansyur, Titien Putri Maricar, Muh. Husni Marsyanda, Andi Ulfa Maryam H Maryam H Maryam H Maryam H, St Maryam H, St. Masri, Kurniawan Masriadi Massara, Asma Massara, Watono Misdawati, Misdawati Muh Rizal S Muh.Arsyad Zain Muhamad Said Amir Muhammad Adam, Muhammad Muhammad Ahyuddin Muhammad Fikri Muhammad Firdaus Kamil Muhammad Ridha Kasim MUHAMMAD SAID Muhammad Sastera Hasim Muhammad Syaifullah Muhammad Tabri Tabah Muhammad Yusuf Al Makassari Muhammad, La Muin, Suriati Abd Muin, Suriati Abd. Mukhlis, Nabila Mukhtar Thahir Syarkawi Mulyo, Soni Ari Murdipin Musa, Nurfilia Musa, Ratna Musfira, Besse Afika Mustafah, Saddang Musyafir Turu Mutia, Sandra Mysdelty Nagara, Abd Ramti Naim Darmawan Bachtiar, Muh Natsir, Khofifah Novianti, Erwanda Nugraha, Andi Aqsha Mulia Nugraha, Awaluddin Nur Alim Dewa Nursafanah Dzakiyah Almakassari Pahlawan, Adriyan Pratama, Muh Jamil Purnama, Andi Puput Putra, Gali Sefrian Adi Putra, Muh Khaliq Sahrul Putra, Rizky Syah Qadri, Muh. Nurul R, Muhammad Reza Aizar Rabiul Awal R Rachmatya Raharja, Farid Rakhmat Kurnia Ramadani, Thamzir Ramadhani. T, Desy Rani Bastari Alkam Rani Bastari Alkam, Rani Bastari Renaldi, Andri Ridha Dharmawan Nurdin Rifan , A. Muh. Akmhal Rizkyantoro, Muh. Amal Sabri, Muh. Rizal Salim Salim, Abd Kadir Salim, Abd. Kadir Saputra, Moh Fariz Saputra, Rizal Jaya Ahra Saraswati , Rizki Ayu Satriawan, Kuntiadi Shalihah, Fithrah Fadhiba Sitti fauziah Badaron Sri Indriyani St Maryam, St St. Maryam, St. Suardi, Bachri Sulle, Mirza sunarti Supriadi S Supriadi, Andi Syafei, Ilham Syafey, Ilham Syafriansyah Syafrillah, Andi Muhammad Fajrin Mario Syaifullah I., Muh. Maksum Syam, Riswandy Fahmy Syamsul Amien Syara, Elfiyusriningsi Syarkawi , Mukhtar Thahir Syarkawi, Mukhtar Thahir Syukuriah Syukuriah Tabah, Muhammad Tabri Takwir, Muh Musawir Taslim, Farhan Umar, Musvira Febriana Utomo, Andi Budi Wahab , A. Reyhan Riskiyawan Wahyu Hidayat Warid, Rizwan Adhar Watono Watono Watono Winarno Arifin Wirawan, La Ode Muh Wiwik Handayani Yunus, Trisna Wahyuni Zaifuddin Zainal Zulfadli Zulfikar Ahmad