p-Index From 2021 - 2026
5.896
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Vokasi JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Journal of Education and Learning (EduLearn) Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Journal of Educational Science and Technology Jurnal Penelitian LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) IKIP PGRI MADIUN VANOS Journal of Mechanical Engineering Education INVOTEC Jurnal Taman Vokasi VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Indonesia Journal of Halal Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA Journal of Education Technology Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan PROSIDING SEMINAR NASIONAL LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) MANDALA Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan STEAM Engineering : Journal of Science, Technology, Education And Mechanical Engineering RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Railway Transportation and Technology Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Janata RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE)
Claim Missing Document
Check
Articles

The maturity levels of the digital technology competence in vocational education Melinda Astuti; Zainal Arifin; Muhammad Nurtanto; Farid Mutohhari; Warju Warju
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 11, No 2: June 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v11i2.22258

Abstract

This study aimed to analyze the maturity level of teachers and vocational students. It also measured differences in the maturity level of teachers and vocational students in mastering the digital technology competence (DTC) in vocational education. Quantitative research used a design developed by Hoy and Adams. A total of 233 respondents came from public and private schools in vocational schools in Yogyakarta, Indonesia. Data was collected using a Likert scale questionnaire (1-4). The data were analyzed by descriptive statistics and inferential statistics with one-way analysis of variance (ANOVA). The results on the maturity level of vocational teachers obtained a score of 13.16-23.68 in the "Low" category and for vocational students obtained a score of 12.98-22.12 in the "Low" category, and there was no significant difference. Teachers and students in vocational schools must have awareness in improving digital technology capabilities at the criticism technology level.
The technology andragogy work content knowledge model framework on technical and vocational education and training Zainal Arifin; Muhammad Nurtanto; Nur Kholifah; Soffan Nurhaji; Warju Warju
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 14, No 3: August 2020
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.447 KB) | DOI: 10.11591/edulearn.v14i3.15946

Abstract

The main competence of 21st century technical and vocational education and training (TVET) teachers is the ability to integrate technology into the learning process effectively. However, the concept of learning is now shifting to technological involvement, learning approaches, and needs in accordance with the curriculum of the world of work must be integrated to produce learning outcomes that are able to compete in obtaining work opportunities. The technological pedagogical content knowledge (TPACK) model used in general learning needs to be assessed according to the context of innovation in the TVET learning field. The purpose of this study is to analyze the teaching and learning of TVET teachers who are professionals with the approach of Technology, Andragogy and Work towards Content Knowledge (CK). Study of qualitative methods in the form of document analysis is identified by the philosophy of the learning approach at TVET and the current TVET learning model. The analysis results recommend that the technology andragogy work content knowledge (TAWOCK) model is considered important to be developed in TVET learning. Characteristics of these findings include the involvement of learning using technology, increasing the level of learning for andragogy, adjusting work competence, and curriculum content developed on the concept of knowledge. Finally TPACK has been modified to TAWOCK to study in the TVET field.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PSIKOMOTOR DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING Muhammad Nurtanto; Moh Fawaid
Jurnal Taman Vokasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.828 KB) | DOI: 10.30738/jtv.v3i2.353

Abstract

Learning process at SMK Ma’arif 2 Sleman still passive and uncontrolled, this condition affects to the student learning outcomes. The role of the teacher in the learning process needs to be improved with the right methods to make students more active and encourage student solve the problems. Problem Based Learning (PBL) is one of learning method which the characteristics capable of demanding learners actively and directly involved in the learning. The Aim of this study is want to know affect PBL method can increase the activity and psychomotor learning outcomes of students. The subjects were students of class XI SMK Ma’arif 2014/2015 academic year. Collecting data used in this research is qualitative descriptive analysis. The results showed an increase in activity of learners by 12.98% and psychomotor learning outcomes by implementing PBL increased 9.01%. The conclution using PBL method was known that activities of learners increase practical subject.
Pengembangan sistem informasi tracer study pada progam studi pendidikan vokasional teknik mesin Untirta khoirul Munir; Soffan Nurhaji; Muhammad Nurtanto
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtv.v8i2.7886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistim tracer studi yang kredible sesuai dengan kebutuhan pemetaan lulusan dan keterserapan kompetensi yang reliabel atau dalam perkembangan pekerjaan yang lain. Metode research and development (R&D) dengan model Waterfall yang memiliki 5 tahapan penelitian yaitu kebutuhan analisis software, design, coding, testing, maintenance dipakai dalam perumusannya. Subyek pada penelitian ini berjumlah 13 orang, 3 dosen Untirta dan 10 Alumni PVTM.  Pengujian perangkat lunak tracer study ini menggunakan standar ISO 9126 yang telah dimodifikasi menjadi 4 pengujian yakni karakteristik functionality, portability, usability dan reliability. Instument pada pengujian functionality menggunakan metode Black Box Testing dengan 14 pertanyaan, pengujian reliability menggunakan software WebServer Strees Tool, pengujian portability menggunakan software powermapper dan browserstack, sedangkan untuk pengujian usability menggunakan angket dari J.R Lewis berisi 19 pertanyaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pengujian functionality bernilai 93% dengan kategori sangat baik. Penilaian desain bernilai 90% dengan kategori sangat baik. Hasil pengujian reliability memiliki nilai 99.29% dengan kategori sangat baik. Hasil pengujian usability memiliki nilai 87% dengan kategori sangat baik. dan hasil  pengujian portability memiliki nilai 100% dengan kategori sangat baik. Jadi kebutuhan tracer dinyatakan layak untuk digunakan alumni sebagai informasi kompetensi yang relevan bagi progam studi Pendidikan kejuruan.
Pengembangan tracer study pendidikan kejuruan: pemetaan dan kebekerjaan Khoirul Munir; Muhammad Nurtanto; Haris Abizar
Jurnal Taman Vokasi Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtv.v9i1.7945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistim tracer studi yang kredible sesuai dengan kebutuhan pemetaan lulusan dan keterserapan kompetensi yang reliabel atau dalam perkembangan pekerjaan yang lain. Metode research and development (R&D) dengan model Waterfall yang memiliki 5 tahapan penelitian yaitu kebutuhan analisis software, design, coding, testing, maintenance dipakai dalam perumusannya. Subyek pada penelitian ini berjumlah 13 orang, 3 dosen Untirta dan 10 Alumni PVTM.  Pengujian perangkat lunak tracer study ini menggunakan standar ISO 9126 yang telah dimodifikasi menjadi 4 pengujian yakni karakteristik functionality, portability, usability dan reliability. Instument pada pengujian functionality menggunakan metode Black Box Testing dengan 14 pertanyaan, pengujian reliability menggunakan software WebServer Strees Tool, pengujian portability menggunakan software powermapper dan browserstack, sedangkan untuk pengujian usability menggunakan angket dari J.R Lewis berisi 19 pertanyaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pengujian functionality bernilai 93% dengan kategori sangat baik. Penilaian desain bernilai 90% dengan kategori sangat baik. Hasil pengujian reliability memiliki nilai 99.29% dengan kategori sangat baik. Hasil pengujian usability memiliki nilai 87% dengan kategori sangat baik. dan hasil  pengujian portability memiliki nilai 100% dengan kategori sangat baik. Jadi kebutuhan tracer dinyatakan layak untuk digunakan alumni sebagai informasi kompetensi yang relevan bagi progam studi Pendidikan kejuruan.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN KELUARGA DAN ASAL SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN DI UNTIRTA SERANG Muhammad Nurtanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.714 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari: (1) pendidikan keluarga terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Untirta; (2) asal sekolah terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Untirta; dan (3) lingkungan keluarga da nasal sekolah secara bersama-sama terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Untirta.Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket dan dokumentasi. Teknik uji coba instrument dilaksanakan pada 62 responden. Uji validitas instrument menggunakan formula product moment sedangkan uji reliabilitas menggunakan crobach alpha. Uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolonieritas, uji hipotesis menggunakan analisis korelasi sederhanan dan analisis korelasi ganda dengan tingkat signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat pendidikan keluarga dengan motivasi belajar mahasiswa PTM; (2) terdapat hubungan yang positif antara asal sekolah terhadap motivasi belajar mahasiswa PTM dengan korelasi sebesar 0.224 atau 22.4%; dan (3) keduanya secara bersama-sama memiliki pengaruh sebesar 4% yang artinya 96% dipengaruhi oleh factor lain.Kata kunci: Tingkat pendidikan keluarga, Asal sekolah, dan Motivasi belajar
Menyiapkan Pendidikan Kejuruan Berbasis Kearifan Lokal yang Berdaya Saing Muhammad Nurtanto; Sulaeman Deni Ramdani
VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.502 KB) | DOI: 10.30870/volt.v1i1.856

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan kejuruan selayaknya memperhatikan kearifan lokal masing-masing daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan yang tepat dan solutif untuk menjawab tantangan persaingan global yang saat ini menjadi pusat perhatian, yaitu pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Adanya penyelenggaraan pendidikan yang sesuai dengan potensi daerah akan memicu pertumbuhan perekonomian masyarakat lokal, sehingga setiap daerah mampu bersaing sesuai dengan karakteristik dan keunikan daerah masing-masing. Beberapa hal penting yang selayaknya menjadi pertimbangan dalam pengembangan pendidikan kejuruan di setiap daerah yaitu karakteristik daerah, regulasi pemerintah daerah, kesadaran masyarakat, kesiapan sekolah, dan karakteristik industri setempat. Kelima aspek tersebut sangat penting untuk dijadikan dasar pengembangan pendidikan kejuruan agar menghasilkan penyelenggaraan pendidikan kejuruan berbasis kearifan lokal yang mampu mencetak lulusan yang kompeten dan kompetitif.
Practical Learning Innovation: Real Condition Video-Based Direct Instruction Model in Vocational Education Warju Warju; Sudirman Rizki Ariyanto; Soeryanto Soeryanto; Rachmad Syarifudin Hidayatullah; Muhammad Nurtanto
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 6 Number 1 April 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v6i1.12665

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes through the implementation of direct learning models that are supported by learning videos. Class action research refers to Kemmis and McTaggart's designs, which are carried out over two cycles. The subjects of the study were students of class X LVE 7 at VHS Dharma Bahari Surabaya. Data were collected using test and observation instruments. Test and observation data were analyzed descriptively based on standardized study completeness criteria. The results of this study found that student learning outcomes consistently increased from the pre-test scores, the value of the first cycle, to the value of the second cycle. Based on the pre-test score data, it is known that there are 16 or 53% of 30 students who reach the complete category. Learning outcomes are then improved in the first cycle, where there are 19 or 63% who reach the complete category. Meanwhile, in cycle II there were 23 or 77% of students who reached the complete category. This increase occurred consistently so that it was concluded that the use of direct learning models supported by learning videos was very effective for the learning of class X LVE 7 students at VHS Dharma Bahari Surabaya.
Local Wisdom-Based 4-On (Vision, Action, Passion, and Collaboration) Model in Competencies of Machining Technique in Vocational Secondary Schools Haris Abizar; Moh Fawaid; Muhammad Nurtanto; Soffan Nurhaji; Solis Setiyani
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 27, No 1 (2021): (May)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jptk.v27i1.33197

Abstract

This study aims to identify teacher competency needs and develop a local wisdom-based 4-ON (vision, action, passion, and collaboration) model in the competencies of machining technique in vocational secondary schools. The 4-ON model is a way to examine the professionalism of teachers in vocational secondary schools. The type of study is research and development, using the Richey and Klein model. The subjects are 26 vocational teachers of machining techniques. The data collection uses questionnaires and documentation. The questionnaire instrument is declared valid by 3 experts in content and tested with reliable results with a value of 0.82. The data analysis is quantitative descriptive. The study of the research and development are: (1) the teacher need for 4-ON (vision, action, passion, and collaboration) 79.81% response, the implementation of the local wisdom in learning 78.13% response, and six competencies machining technique expertise 80.48% response; (2) the local wisdom-based 4-ON model in the competencies of machining technique goes through 3 stages, namely development, process, and output for a result the professional and competent teacher.
Problem-Based Learning Implementation: Improvement in Learning Process and Results in Vocational Higher Education Muhammad Nurtanto; Soffan Nurhaji; Jamil Abd Baser; Yadin Yadin
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 24, No 2 (2018): (October)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.581 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v24i2.19519

Abstract

Problem Based Learning (PBL) is a learning method considered to be capable of changing the students’ perception in facing the challenges of the 21st century. This study was aimed to improve soft skills in the form of critical thinking, motivation, and group dynamics and hard skills in the form of psychomotor ability by applying PBL. This study was designed with an action research design. The research subjects were 30 students at the age of 19 to 22 years old. Data were collected with performance appraisal, observation sheet and questionnaires. The results indicated that (1) the students’ critical thinking works effectively during problem identification and problem hypothesis, (2) increasing motivational ability indicated by time discipline, and (3) improved group dynamics skills during group discussions and groups activities. The results for psychomotor ability showed an increase of 16.6 or 17%. This confirmed that PBL improved the students’ soft skills and hard skills reflected in positive and effective group activities.
Co-Authors A. Suhandi Achmad Samsudin Akhinov, Ihsan Auditia Alang Sunding Alcha Duta Septione Alias Masek Amat Jaedun Aminudin, Adam Hadiana Anis Uswatun Khasanah Anitasari, Mike Elly Anjani Alicia Azcha Aprih Santoso Ari Beni Santoso Arifina Febriasari Aris Eko Wibowo Ariyanto, Sudirman Rizki Ary Purmadi Astuti, Melinda As’ad, Ihwana Bernadus Sentot Wijanarka Cintiara Kinanti, Tabita Constantinus Rudy Prihantoro Costu, Bayram Cucu Cahyana Damanhuri Daryono, Rihab Wit Dedi Setiawan Desmira Desmira Dian Nur Anwar Dimas Adi Perwira Dimas Aditama Dwi Chandra Adhitya Dwi Rahmalina, Dwi Endi Permata Fargianti, Yusti Fawaid, M Febnesia, Helleni Feddy Setio Pribadi Firdaus, Muhammad Dzaky Fratiwi, Nuzulira Janeusse Giok Ade Surti Hamid Abdillah Hamid, MA Hani Subakti Haris Abizar Herminarto Sofyan I Geda Eka Lesmana Ignatius Geovani Rosantono Ikhsanudin Ikhsanudin Imas Eva Wijayanti Indah Langitasari Indriyani Indriyani Irhamni Irhamni Irhamni Irhamni Irwandani Irwandani Ismail, Ismail Ita Novita Sari Jamil Abd Baser Jarwo Puspito, Jarwo Kassymova, Gulzhaina K. khoirul Munir Lu'luin Najwa M. Samsul Hadi M. Sukarno Malik, Yulianti Masrifah, Masrifah Masrifah, Nani Melinda Astuti Mochamad Bruri Triyono Moh Fawaid Muhamad Yusup Mulyono, Raden Sugeng Muqarramah Sulaiman Kurdi Mustofa Abi Hamid Mutohhari, Farid Nancy Elizabeth, Goda Niken Ayu Larasati Norazhar Abu Bakar Nur Kholifah NUR KHOLIFAH Nurasiah Nurasiah Nurdianah, Evi Nurhayati Nurhayati NURUL AZIZAH Nuur Wachid Abdul Majid Pardjono, P. Purwanti, Bernadeta Siti Rahayu Putra Haryanto, Priangga Pratama Putu Sudira Putu Sudira Rabiman, Rabiman Rachmad Syarifudin Hidayatullah Radjawane, Louise Elizabeth Rahmatunisa, Nadya Rakha Rakha Resi Sepsilia Elvera Reyvaldy Raffli Bachtiar Reza Arahman Rina Febriana Rodani Rodani Rohmat Martanto romi wiryadinata Rosantono, Ignatius Geovani Rovida C. Hartantrie Samsudin Samsudin Saragi, Jandri Fan HT satya, Danang Setiyani, Solis - Shilmi Arifah Siddiq, Mochammad Baharudin Sidiq Supriyanto Siti Khadijah Anis Soedibyo Soedibyo Soeharto Soeharto Soeryanto Soeryanto Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji Soffan Nurhaji, Soffan Sudji Munadi Sulaeman Deni Ramdani Sunardi sunardi Sunardi Sunardi Sunarta Sunarta Supriyatman, Supriyatman Sutarto Sutarto Sutiman Sutiman Sutiman Sutiman, Sutiman Suyitno Suyitno Suyitno Tamil Selvan Subramaniam Tamil Selvan Subramaniam Tanty Yuanita Tanty Yuanita Triyanto Wahyu Susihono WARJU Widayanto, Luthfi Dhimas Yadin Yadin Yayan Adrianova Eka Tuah Yusri Bin Kamin Yusti Fargianti Zainal Arifin Zainal Arifin Zulhendri , Zulhendri