Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Potential and Constraints of Biopharmaceutical Plants in East Kalimantan Province Junaidin Junaidin; Supriatno Salam; Erwin Samsul
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 6 No. 1 (2022): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v6i1.350

Abstract

Biopharmaceutical plants (drugs) in East Kalimantan Province have tremendous potential for the Farmers' Economy in particular and the Economy of Society in general. Farmers have not felt this potential because it faces existing obstacles. In this study, the Pharmaceutical Business Laboratory, Faculty of Pharmacy, Mulawarman University, will be analyzed for its role in finding solutions to existing obstacles. Research results are expected to be helpful in terms of the resource-advantage theory and in terms of Implications that can be done by Stakeholders, which aim that the potential of Biopharmaceutical Crops can bring the welfare of Farmers and Communities.
Aktivitas Antidiabetes Serbuk Semut Jepang (Tenebrio molitor Linn.) pada Mencit Swiss Webster Jantan yang Diinduksi Aloksan Erwin Samsul; Andreanus A. Soemardji; Siti Kusmardiyani
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2020): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v2i4.150

Abstract

Diabetes mellitus is a disease caused by metabolic disorders with hyperglycemia conditions that can occur due to impaired insulin secretion, insulin sensitivity or both. Semut Jepang (SJ) are used by people of Indonesians as a drug to reduce blood sugar levels, but have not been scientifically studied as antidiabetic. Therefore, this study aims to examine the antidiabetic activity of Japanese ant powder in mice. Method: The study was carried out using the antihyperglycemic method in mice induced by alloxan. In the antihyperglycemic method in alloxan induced mice, mice were divided into 6 groups, namely 1% normal Na CMC control group (not alloxan induced), 1% Na CMC pain control group (alloxan induced), glibenclamide 5 mg / kg bw comparison group, and 3 test groups were given Japanese ant powder with a dose of 9 mg / kg bw (SJ 9), 45 mg / kg bw (SJ 45), and 90 mg / kg bw (SJ 90). Blood glucose levels were measured on the first day, day 3, day 7, and day 14. Results: The use of SJ 45 and SJ 90 were better in lower blood glucose compared to the glibenclamide comparison group. Conclusion: Japanese ant powder at doses of 45 and 90 mg / kg bw give an antidiabetic effect that is better than glibenklamid 5 mg / kg bw in reducing blood glucose levels in mice induced by alloxan. Keyword : Semut jepang powder, diabetes mellitus, blood glucose level
Uji Aktivitas Anthelmintik Perasan Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) Secara In Vivo: In Vivo Anthelmintic Activity Test of Morinda citrifolia Fruit Juice Herlina Argantari Basuki; Erwin Samsul; Rolan Rusli
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 6 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i6.710

Abstract

Mengkudu (Morinda citrifolia) merupakan salah satu tanaman yang dipercaya oleh masyarakat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satu manfaat dari buah mengkudu yaitu sebagai obat cacing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas anthelmintik pada perasan buah mengkudu dan mengetahui konsentrasi efektif dalam membunuh cacing secara in vivo. Hasil pengujian menunjukkan adanya aktivitas anthelmintik pada perasan buah mengkudu secara in vivo yang dibuktikan dengan menggunakan uji One Way ANOVA yang dimana tidak ada perbedaan signifikan (p>0,05) antara variasi konsentrasi perasan buah mengkudu dengan kontrol positif yaitu pirantel pamoat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konsentrasi perasan buah mengkudu yang paling efektif dalam membunuh cacing yaitu terdapat pada konsentrasi 75% dan 100% dilihat dari rasio kematian cacing.
Aktivitas Hemaglutinasi dan Identifikasi Ekstrak Berbasis Green Solvent dari Akar Tapak Dara (Vinca rosea) dan Daun Kadamba (Mitragyna speciosa Korth. Havil) Menggunakan FTIR-Kemometrik: Hemagglutination Activity and Authentication of Extracts-Based Green Solvent from Vinca rosea and Mitragyna speciosa using FTIR - Chemometrics Risna Agustina; Iswahyudi Iswahyudi; Erwin Samsul; Noor Linda Febrianie; Wisnu Cahyo Prabowo; M. Arifuddin; Hadi Kuncoro; Angga Cipta Narsa; Azminah Azminah; Gemini Alam; Abdul Mun’im; Islamudin Ahmad
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2022): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v4i5.1086

Abstract

Proteksi terhadap infeksi seperti pandemik virus dapat dihasilkan dengan meningkatkan imunitas tubuh. Tanaman obat yang diolah dan digunakan dengan baik mampu berpotensi meningkatkan imunitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas hemaglutinasi dan karakteristik ekstrak berbasis natural deep eutectic solvents (NADES) atau lebih dikenal dengan istilah green solvent dari akar Tapak Dara (Vinca rosea) dan daun Kadamba (Mitragyna speciosa Korth. Havil) untuk melihat aktivitas ekstrak tersebut dalam mempengaruhi kerja sistem imun dalam melawan antigen yang masuk kedalam tubuh. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode ekstraksi non-konvensional NADES based microwave-assisted extraction (NADES-MAE) dengan kondisi ekstraksi yang sesuai. Uji hemaglutinasi dilakukan pada hewan coba mencit yang telah diinduksi sel darah merah kambing (SDMK) 1%, yang diukur berdasarkan jumlah titer. Karakterisasi ekstrak dilakukan menggunakan analisis ATR-FTIR dan kemometrik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Ekstrak Tapak Dara berbasis NADES memiliki aktivitas hemaglutinasi, sehingga berpotensi meningkatkan sistem imun tubuh. Ekstrak NADES tersebut dapat digunakan sebagai kandidat obat berbasis bahan alam sebagai preventif ataupun supportif dari inveksi virus SARS-CoV2 dan mengurangi gejala setelah terinfeksi. Selain itu, hasil identifikasi ekstrak berbasis NADES menggunakan ATR-FTIR dan kemometrik menunjukkan spesifisitas masing-masing ekstrak yang dihasilkan berdasarkan berbagai komposisi NADES yang digunakan pada kedua tanaman tersebut
Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Metanol Kulit Batang Sengkuang pada Tikus Wistar yang Diinduksi CFA (Complete Freund’s Adjuvant): Anti-Inflammatory Activity Test of Methanolic Extract of Sengkuang Bark (Dracontomelon Dao) on Wistar Complete Freund’s Adjuvant (CFA) Induced Rats Nurul Muhlisa Mus; Supriatno Supriatno; M. Arifuddin; Erwin Samsul
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2023): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v5i3.1804

Abstract

One of the plants found in East Kalimantan is the Drancotomelon dao (sengkuang) plant. Previous tests demonstrated the presence of anti-inflammatory activity of D. Dao leaf extract through the reduction of proinflammatory mediators such as TNF-?, IL-1?, and IL-6 which were induced by bacteria. This study aims to determine the anti-inflammatory activity of the methanol extract of the stem bark of the Sengkuang plant in a rat model of rheumatoid arthritis induced by complete freund's adjuvant (CFA) to determine the anti-inflammatory potential of other parts of the sengkuang plant. In this test, rat models of rheumatoid arthritis induced using CFA were divided into 4 treatment groups: negative group (NaCMC), positive group (methyl prednisolone), test group 1 (sengkuang extract 50 mg/KgBW/day), test group 2 (lengkuang extract). 200 mg/KgBB/day). Observation of its anti-inflammatory effect was observed for 14 days. Analysis of the data in this study used a one-way ANOVA with joint thickness dependent variable and zinc dose independent variable. Sengkuang extract at doses of 50 and 200 mg/KgBW/day can reduce joint thickness in animals induced with CFA. The activity of reducing joint thickness showed significance in zinc extract at a dose of 50 mg/KgBW/day on the 14th day. Methanol extract of sengkuang has anti-inflammatory activity in CFA-induced rheumatoid arthritis rats at an optimal dose of 200 mg/KgBW/day, has an anti-inflammatory effect that is good enough to reduce edema volume in arthritis rats. Keywords: Drancotomelon dao, Sengkuang, Anti-Inflammatory, CFA Abstrak Salah satu tumbuhan yang ditemukan di Kalimantan Timur adalah tumbuhan Drancotomelon dao (sengkuang). Uji sebelumnya menunjukkan adanya aktivitas antiinflamasi ekstrak daun D. Dao melalui penurunan mediator proinflamasi seperti TNF-?, IL-1?, dan IL-6 yang diinduksi oleh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antiinflamasi ekstrak metanol kulit batang tanaman Sengkuang pada tikus model artritis rematoid yang diinduksi complete freund’s adjuvant (CFA) untuk mengetahui potensi antiinflamasi dari bagian lain tanaman sengkuang ini. Pada uji ini, Tikus model rematoid arthritis diinduksi menggunakan CFA dibuat menjadi 4 kelompok perlakuan: kelompok negatif (NaCMC), kelompok positif (metil prednisolone), kelompok uji 1 (ekstrak sengkuang 50 mg/KgBB/hari), kelompok uji 2 (ekstrak sengkuang 200 mg/KgBB/hari). Observasi efek antiinflamasinya diamati selama 14 hari. Analisis data penelitian ini menggunakan ANOVA satu arah dengan variabel terikat tebal sendi dan variabel bebas dosis sengkuang. Ekstrak sengkuang baik dosis 50 dan 200 mg/KgBB/hari dapat menurunkan tebal sendi pada hewan yang diinduksi dengan CFA. Aktivitas penurunan tebal sendi menunjukkan signifikansi pada ekstrak sengkuang dengan dosis 50 mg/KgBB/hari pada hari ke-14. Ekstrak methanol sengkuang memiliki aktivitas antiinflamasi pada tikus model rheumatoid artritis yang diinduksi CFA dengan dosis optimal 200mg/KgBB/hari, memiliki efek anti inflamasi yang cukup baik untuk menurunkan volume edema pada tikus model arthritis. Kata Kunci: Drancotomelon dao, Sengkuang, Antiinflamasi, CFA
Upaya Peningkatan Kesehatan Melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Masyarakat Desa Bangun Rejo Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai Upaya Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Arifuddin, Muhammad; Samsul, Erwin; Riki; Rija'i, Hifdzur Rashif; Rusli, Rolan; Ibrahim, Arsyik; Febrina, Lizma; Bone, Mahfuzun; Junaidin; Herman; Rusman, Arman; Hikmawan, Baso Didik; Ahmad, Islamudin
Jurnal Abdita Naturafarm Vol. 2 No. 1 (2025): J Abdita Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jan.v2i1.1925

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) have become a significant global health challenge. Conditions such as heart disease, diabetes, and hypertension contribute to more than 70% of deaths worldwide. This community service activity aims to provide free health screenings to the community, particularly to the residents of Desa Bangun Rejo, with the goal of early detection of NCDs. The community service activities involved health screenings followed by direct education to the participants. The results showed that 40 participants attended and gained knowledge about their current health conditions, including blood pressure, blood glucose levels, and uric acid levels. The findings from the health screenings will serve as a reference for participants to understand the importance of regular health check-ups in mitigating future risks Penyakit tidak menular (PTM) menjadi salah satu tantangan kesehatan global yang signifikan. termasuk penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi menyumbang lebih dari 70% kematian di seluruh dunia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemeriksaan Kesehatan gratis kepada masyarakat khususnya masyarakat Desa Bangun Rejo yang bertujuan untuk deteksi dini PTM. Metode kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa pemeriksaan Kesehatan dan dilanjutkan pemberian edukasi langsung kepada peserta. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan peserta yang hadir sebanyak 40 orang mengetahui tentang kondisi saat ini berupa tekanan darah, kadar glukosa darah, dan asam urat. Hasil pemeriksaan yang didapatkan dijadikan sebagai rujukan untuk peserta lebih memahami pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna menanggulangi resiko yang lebih besar untuk kedepannya
An Innovative Strategy for the Green Synthesis of Nanochitosan Using Plant Extracts and Their Possible Applications: A Review Riki, Riki; Ahmad, Islamudin; Herman, Herman; Ibrahim, Arsyik; Rusman, Arman; Samsul, Erwin; Rusli, Rolan; Arifuddin, Muhammad; Junaidin, Junaidin; Bone, Mahfuzun; Rijai, Hifdzur Rashif; Hikmawan, Baso Didik
Indonesian Journal of Chemistry Vol 25, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.100148

Abstract

The numerous applications of nanochitosan in a variety of sectors, including medicine, food, and agriculture, attract researchers to work toward the development of environmentally favorable, safe, and efficient synthesis methods. Currently, a biological approach is being developed to synthesize nanochitosan to address the limitations of conventional methods. The synthesis of biogenic pathways employs biological entities, including plant extracts and microorganisms, as nanoparticle-forming agents. The use of extracts is more desirable due to the simple working procedure, the absence of hazardous chemicals, the economic benefits, and the use of basic equipment. This article highlights the role of biomolecules in plant extracts, including polyphenols, terpenoids, citric acid, alkaloids, and polysaccharides, in the synthesis of nanochitosan. Nanoparticle preparation protocols and characterization using zeta potential analysis techniques, scanning electron microscopy (SEM), transmission electron microscopy (TEM), UV-visible spectroscopy, and Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR) are briefly described. The potential applications of green nanochitosan are also discussed, considering the results of biological activity testing and the potential mechanisms associated with these activities. According to the results of numerous studies highlighted in this review, nanochitosan synthesis utilizing plant extracts appears to be a promising alternative approach to conventional methods.
Aktivitas Antihiperglikemia Infusa Daun Sambung Nyawa (Gynura Procumbens) dengan Metode Toleransi Glukosa pada Mencit Jantan (Mus Musculus): Antihyperglycemic Activities of Sambung Nyawa Leaves (Gynura Procumbens) Infusion using a Glucose Tolerance Method in Male Mice (Mus Musculus) Ridhotulloh, Yusuf Isro; Rijai, Laode; Mus, Nurul Muhlisa; Arifuddin, M.; Ibrahim, Arsyik; Ahmad, Islamudin; Herman, Herman; Hikmawan, Baso Didik; Junaidin, Junaidin; Febrina, Lizma; Faisal, Muhammad; Rusman, Arman; Riki, Riki; Almeida, Maria; Bone, Mahfuzun; Arifian, Hanggara; Samsul, Erwin
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2025): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v7i2.2421

Abstract

Hyperglycemia is a condition where blood sugar increases significantly which can lead to diabetes mellitus. Sambung Nyawa (Gynura Procumbens) leaves are a plant that is empirically believed to reduce hyperglycemia and has been scientifically proven based on several studies, however there has been no research that provides information about sembung nyawa leaves in infusion form. This study aims to determine the content of secondary metabolites in the infusion of the leaves of Gynura Procumbens and its antihyperglycemia activity in male males. This study consisted of phytochemical and antihyperglycemia screening using a tolerance method induced by glucose monohydrate at a dose of 2g/kgBW. The test group consisted of a negative control group (Na CMC 1%), a positif group (Glibenclamide), and 3 groups of sambung nyawa leaf infusion (5%, 10%, 15%). The results of the research showed that the infusion of sembung nyawa leaves contained secondary metabolites, namely tannins, phenolics, flavonoids and saponins. The effect of reducing blood sugar levels in test animals showed a significant reduction (0.00<0.05) at a 10% concentration infusion compared to the negative control and not significant to the positive control. The conclusion shows that the infusion of sambung nyawa leaves has an antihyperglycemic effect. Keywords:          Antihyperglycemic, Sambung Nyawa Leaves, Glucose Monohydrate   Abstrak Hiperglikemia merupakan kondisi peningkatan gula darah yang cukup signifikan yang akan berubah menjadi kondisi diabetes mellitus. Daun sambung nyawa (Gynura Procumbens) merupakan tumbuhan yang dipercaya secara empiris menurunkan hiperglikemia dan terbukti secara ilmiah berdasarkan beberapa penelitian dalam bentuk ekstrak. Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan metabolit sekunder pada infusa daun sambung nyawa dan aktivitas antihiperglikemia pada mencit jantan. Penelitian ini terdiri dari skrining fitokimia dan antihiperglikemia menggunakan metode toleransi yang dinduksi glukosa monohidrat dengan dosis 2g/kgBB. Kelompok uji terdiri dari kelompok kontrol negatif (Na CMC 1%), positif (Glibenklamid), dan 3 kelompok infusa daun sembung nyawa (5%, 10%, 15%). Hasil penelitian menunjukkan infusa daun sambung nyawa mengandung metabolit sekunder yaitu tanin, fenolik, flavonoid dan saponin. Efek penurunan kadar gula darah pada hewan uji menunjukkan penurunan yang signifikan (0,00<0,05) pada infusa konsentrasi 10% dibandingkan dengan kontrol negatif dan tidak signifikan terhadap kontrol positif. Kesimpulan menunjukkan bahwa infusa daun sambung nyawa mempunyai efek antihiperglikemia. Kata Kunci:         Antihiperglikemia, Daun Sambung Nyawa, Glukosa Monohidrat  
Impact of Dietary Lead (Pb) on the Human Gastrointestinal Tract: A Review Samsul, Erwin; Muzaqi, Muhammad Choirul; Yotam, Yotam; Putra, Mitosie Gunarsa Caesar; Mutiara, Nur Adinda; Gunawan, Jevon Ecclesia; Rahman, Muhammad Alif; Salsabila, Syifa Kamila
Journal of Pharmaceuticals and Natural Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): J. Pharm. Nat. Sci.
Publisher : B-CRETA Publisher (CV. Borneo Citra Kreatama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jpns.v2i2.4753

Abstract

Lead (Pb), a toxic heavy metal, frequently contaminates food and beverages due to environmental pollution and industrial processes. This study reviews lead's toxic effects on the human gastrointestinal tract through a narrative literature review from credible databases such as PubMed, Elsevier, and Google Scholar. Findings reveal that lead concentrations vary by food type, processing methods, and storage duration. For instance, lead levels in preserved eggs range from 334-1782 mg/kg, exceeding the safe limit (0.25 mg/kg), causing nausea, vomiting, and abdominal pain. Unwashed pears reached 18.5 mg/kg after 12 days, triggering similar symptoms. In contrast, grapes and vegetables showed low lead levels (<0.04 mg/kg) with no significant clinical effects. Food poisoning cases like contaminated candy in schools highlight the urgent need for strict monitoring. This review emphasizes strengthening food safety regulations, raising public awareness, and promoting further research to reduce exposure in the global food supply chain
Aktivitas antioksidan ekstrak etanol daging buah rambutan hitam (Nephelium ramboutan-ake) dengan metode DPPH, ABTS dan FRAP: Antioxidant activity of rambutan hitam (Nephelium ramboutan-ake) flesh ethanol extract utilizing DPPH, ABTS, and FRAP methods Febrina, Lizma; Rusli, Rolan; Samsul, Erwin; Rusman, Arman; Setyowati, Widiastuti Agustina Eko
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bcsj.v8i1.4839

Abstract

Rambutan hitam atau maritam (Nephelium ramboutan-ake) merupakan tumbuhan tropis khas Kalimantan Timur. Tumbuhan ini tumbuh liar dihutan-hutan Kalimantan. Secara empiris, masyarakat setempat menggunakan buah rambutan hitam untuk pengobatan kanker. Namun demikian, penelitian ilmiah mengenai rambutan hitam masih sangat terbatas. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan dari buah rambutan hitam dengan menggunakan metode DPPH, ABTS, dan FRAP. Analisis aktivitas antioksidan dilakukan secara kolorimetri menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang tertentu. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ekstrak etanol daging buah rambutan hitam memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori kuat baik dianalisis menggunakan metode DPPH (IC50 = 32,51 ± 0,21 mg/L), ABTS (IC50 = 30,04 ± 0,31 mg/L), dan FRAP (EC50 = 34,22 ± 0,17 mg/L). Aktivitas antioksidan yang kuat dari rambutan hitam menggambarkan potensi yang besar dari rambutan hitam dalam mengurangi dampak negatif radikal bebas. Adapun aktivitas antioksidan buah rambutan hitam dilaporkan pertama kali pada tulisan ini.
Co-Authors Abdul Mun’im Adam M. Ramadhan Agus Setiawaty Agustina, Inayah Yuli Aji Ayatullah Al Dzaky, Audric Almeida, Maria Amiruddin, Widya Salsabila Putri Andi Tenri Kawareng Andreanus A. Soemardji Angelina Theodora Hanyaq Angga Cipta Narsa Ardhito, Willy Arifian, Hanggara Arifuddin, M Arifuddin, Muhammad Atmadja, Meilda Keysia Angelica Ayida Mawarda Azmi, Fatur Rahman Azminah Azminah Badawi, Satriani Baso Didik Hikmawan Basongan, Oktariani Bella Sasmiyandri Bone, Mahfuzun Dandy Zwageri Dewi, Jingga Apriani Jevita Enjelina Natasya Sihite Ester Melenya Looys Nababan Faizatun Maulidha Fajar Prasetya Farah, Harra Ismi Farrah, Harra Ismi Febrianur, Hana Giska Febrina, Lizma Fitri Hasanah Gala, Kretentia Aprilia Gemini Alam Gunawan, Jevon Ecclesia Hadi Kuncoro Hajrah Hajrah, Hajrah Harludi, Theodora Jane Herlina Argantari Basuki Herman Herman Ibrahim, Arsyik Indriyanti, Niken Islamudin Ahmad Islamudin Ahmad ISWAHYUDI ISWAHYUDI Iswahyudi Iswahyudi Junaidin Junaidin Junaidin, Junaidin Karisman Karisman Khotimah, Ika Kurniawan, Ridho Setya Laode Rijai Laode Rijai M Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin, M. Maulidha, Faizatun Meysi, Amelia Michael Rendy Yakubus Mohd Azlan Nafiah, Mohd Azlan Muhammad Faisal Muhammad Yusuf Mus, Nurul Muhlisa Mutiara, Nur Adinda Muzaqi, Muhammad Choirul Nabilah, Cindy Niken Indriyanti Noor Linda Febrianie Novita Sari Nurul Muhlisa Mus Payuk, Seprianto Prabowo, Wisnu Cahyo Prasetya, Fajar Priastomo, Mukti Purba, Gmelina Adelia Putri Putra, Mitosie Gunarsa Caesar Putri Maharani Putri, Nur Arinda Rachmawati, Nova Sri Rahma, Saina Cintami Abdila Rahman, Muhammad Alif Rahmat Budiman Rajo, Nur Wulan Mas Ramlin Rezekilah, Rezekilah Ridhotulloh, Yusuf Isro Rija'i, Hifdzur Rashif Rijai, Hifdzur Rashif Rija’i, Hifdzur Rashif Riki RIKI RIKI, RIKI Risna Agustina Risna Agustina Rolan Rusli Rombe, Irene Aliet Rusman, Arman Salam, Supriatno Salsabila, Syifa Kamila Salsabila, Unik Hanifah Sari, Mila Kansia Setyowati, Widiastuti Agustina Eko Siregar, Vita Olivia Siti Kusmardiyani Sudarma, Mahatma Setya Sulistyarini, Riski Suparningtyas, Juniza Firdha Supriatno Supriatno Salam Supriatno Supriatno Syam, Mawar Inrian Syamsiar, Syamsiar Wahyuda, Aji Arda Nur Wisnu Cahyo Prabowo WISNU PRABOWO Wulandari, Tiara Sahfitri Yeni Fitri Handayani Yotam, Yotam Yurika Sastyarina