p-Index From 2021 - 2026
18.923
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

Pencegahan Penyebaran Wabah Covid 19 di Desa Midang Kabupaten Lombok Barat Jurnal Pepadu; Andre Rachmat Scabra; Varradila Azka Layalia
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2173

Abstract

ABSTRAKWabah Virus Corona pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember2019. Wabah tersebut sampai saat ini masih terus mengalami perkembangan yang menyebar keseluruh Dunia. Desa Midang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, merupakansalah satu lokasi yang terdampak pada penyebraan wabah virus corona (covid-19). Berdasarkaninformasi dari warga setempat, telah terdapat beberapa kasus positif virus covid-19 yangmenjangkiti warga di Desa Midang. Tujuan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalahuntuk mencegah terjadinya penyebaran wabah virus corona di Desa Midang KabupatenLombok Barat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dijalankan dengan 2 metode, yaitumetode survey dan partisipasi aktif. Survey dilakukan untuk dapat memetakan programprogram yang dibutuhkan. Partisipasi aktif dilakukan dalam bentuk ikut serta dalam berbagaikegiatan yang berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona. Waktupelaksanaan kegiatan adalah 45 hari kerja. Kegiatan ini telah dilaksanakan dan menghasilkanberbagai program kerja, antara lain; sosialisasi tentang wabah covid-19 kepada masyarakat,pembuatan atau penyebaran pamplet mengenai gejala klinis dan cara pencegahan virus covid19, kampanye edukasi pencegahan covid-19, membuat pemetaan terkait dengan adanya ODP,PDP, maupun pasien yang terpapar covid-19, membagikan fasilitas protokol kesehatan berupamasker, pendampingan posyandu bagi anak-anak, bergotong royong bersih desa, penyemprotandisinfektan, dll. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalahterkendalikannya penyebaran wabah covid-19 di Desa Midang melalaui berabagai programyang telah dijalankan.
PENDAMPINGAN TRANSISI MASA ERA NEW NORMAL DI DESA WISATA KEMBANG KUNING KABUPATEN LOMBOK TIMUR Jurnal Pepadu; Andre Rachmat Scabra; Baiq Regia Gemara Kurnia Putri; Swa Harta Harrini Relaning Tyas; Rini Nurhidayati
Jurnal Pepadu Vol 2 No 2 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i2.2192

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan negara yang memiliki banyak objek pariwisata untuk dikunjungi. Dinaspariwisata Lombok Timur telah menetapkan 18 desa yang memiliki potensi wisata, salahsatunya adalah Desa Kembang Kuning. Kembang Kuning merupakan salah satu destinasi desawisata yang berada di wilayah kecamatan Sikur kabupaten Lombok Timur yang menyajikankeindahan dan panorama alam yang masih asri. Berdasarkan hasil observasi dan wawancaradengan pokdarwis Desa Kembang Kuning, diketahui bahwa peminat wisata di kembang kuningmengalami penurunan yang signifikan. Faktor utama penyebab turunnya peminat wisata iniadalah karena adanya pandemi covid-19. Kegaitan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuanuntuk mencari solusi alternatif dengan melaksanakan sebuah program demi meningkatkankesadaran, minat, pengembangan potensi wisata di masa New Normal pandemi covid-19.Kegiatan ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat Desa Kembang Kuning dalam optimalisasipemberdayaan kembali potensi desa wisata yang saat ini sedang mengalami penurunan.Berbagai program dalam pada kegiatan pengabdian kepada masyarkaat ini telah berhasildilaksanakan dalam rangka mempersiapkan Desa Wisata Kembang Kuning menghadapitransisis era New Normal, yaitu : pengembangan SDM desa, pengadaan fasilitas aman wisatadesa, pembuatan peta wisata desa, dan pelaksanaan desa organik”
PENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS MASYARAKAT DI DESA WISATA KEMBANG KUNING MELALUI PROGRAM ENGLISH CLASSS Jurnal Pepadu; Andre Rachmat Scabra; Haris Saputra; Muhammad Sofyan Maulana Yusuf Ibrahim; Randy Aristo Putra; Muhammad Usman Jayadi; Novita Wahyuliana; Siti Nurul Faica Rahmani
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2479

Abstract

Desa Kembang Kuning merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.Desa ini terkenal dengan keindahan alamnya yang menyebabkan banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Desa Kembang Kuning.Untuk mendukung hal itu, mempelajari Bahasa Inggris berperan penting sehingga memudahkan masyarakat melakukan komunikasi dengan wisatawan asing.Demikian halnya dengan anak-anak di sekitar desa yang sejak dini juga memerlukan dasar dasar bahasa inggris untuk sekedar menyapa atau bahkan sebagai penerus langkah pariwisata di masa mendatang.Namun, anak-anak di Desa Wisata Kembang Kuning masih memiliki kemampuan yang kurang dalam bahasa inggris.Berdasarkan hal tersebut, Tim pelaksana pengabdian kepada Masyarakatberupaya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris masyarakatkhususnya anak-anak sebagai generasi penerus untuk memajukan wisata memalui program kerja yaitu English Class. Program ini dilaksanakan delapan kali pertemuan yaitu setiap hari Kamis dan Jum’at dalam kurung waktu empat minggu.Metode yang digunakan yaitupersiapan dan pelaksanaan.Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini, didapatkan bahwa kemampuan anak-anak dalam Bahasa Inggris dari hari ke hari semakin meningkat seperti Greetings, vocabulary, dan introduction.Untuk meningkatkan kembali kemampuan tersebut secara makasimal maka perlu ada binaan lanjutan dari desa.
PENANGGULANGAN PENYAKIT BAKTERIAL PADA IKAN NILA MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) DI DESA GONTORAN LOMBOK BARAT Jurnal Pepadu; Fariq Azhar; Andre Rachmat Scabra; Dewi Putri Lestari
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2483

Abstract

Pengendalian penyakit pada ikan budidaya harus dilakukan sedini mungkin apabila sudah terlihat gejala-gejala ikan terserang penyakit khususnya penyakit bakterial akibat serangan bakteri Aeromonas hydrophila. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kematian massal pada ikan, kegagalan produksi dan kerugian ekonomi bagi para pembudidaya. Upaya pengendalian dapat dilakukan dengan pemakaian bahan kimia seperti antibiotik (oxytetracycline, oxolinic acid, erytromycin, streptomycin, dan kanamycin). Namun, penggunaan antibiotik sintetis yang terusmenerus dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan perairan, resistensi patogen, dan residu antibiotik yang berdampak pada kesehatan konsumen dan pemasaran. Penggunaan bahan alami yang mempunyai senyawa antimikrobia seperti daun sirih (Piper betle L) diharapkan mampu menghambat quorum sensing Aeromonas hydrophila sebagai pengontrol virulensinya terhadap organisme lain dan dapat meningkatkan system kekebalan tubuh ikan budidaya. Selain itu, penggunaan bahan alami jauh lebih ramah lingkungan, murah, dan tidak bersifat karsinogen. Penyuluhan dilakukan dengan metode Focus Group Discussion (FGD) di desa Gontoran Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Hasil kegiatan diharapkan berjalan lancar dan mampu mendorong masyarakat untuk dapat menangani dan mencegah penyebaran penyakit bakterial pada ikan nila dengan penggunaan bahan alami, sehingga penggunaan antibiotik sintesis dapat diminimalisir.Target luaran yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah kemampuan masyarakat dalam penanggulanangan penyakit ikan menggunakan bahan alami akan lebih meningkat dan penulisan artikel ilmiah pada jurnal pengabdian Abdi Insani Universitas Mataram.
PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN PESISIR DI DESA LEMBAR SELATAN, KECAMATAN LEMBAR, KABUPATEN LOMBOK BARAT Affandi, Rangga Idris; Scabra, Andre Rachmat; Abidin, Zaenal; Dwiyanti, Septiana; Setyono, Bagus Dwi Hari; Nurlaila, Nurlaila
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5873

Abstract

Desa Lembar Selatan, yang terletak di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, memiliki potensi mangrove yang signifikan. Diskusi dengan warga pesisir mengungkapkan bahwa lahan mangrove semakin berkurang akibat aktivitas manusia. Dalam pengabdian sebelumnya, telah dilakukan transfer ilmu tentang pentingnya mangrove untuk lingkungan melalui penyuluhan. Untuk melanjutkan upaya tersebut, kegiatan pengabdian berikutnya melibatkan penanaman bibit mangrove di pesisir Desa Lembar Selatan sebagai aksi nyata pelestarian dan contoh langsung bagi masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menambah luasan wilayah mangrove di wilayah Lombok Barat, khususnya Desa Lembar Selatan serta mendukung aksi nyata pelestarian mangrove dan memberikan contoh kepada masyarakat secara langsung. Pada kegiatan pengabdian ini, serangkaian kegiatan yang direncanakan secara terstruktur digunakan sebagai metode. Perencanaan kegiatan ini didasarkan pada hasil diskusi dan koordinasi antara seluruh tim pelaksana. Metode yang disepakati adalah sebagai berikut: survei lokasi, penyuluhan, penanaman mangrove, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang didapat dari kegiatan pengabdian di Dusun Cemare fokus pada penanaman mangrove untuk melindungi hutan yang terancam akibat aktivitas lokal. Penyuluhan di Pesisir Pantai Dusun Cemare mencakup materi tentang penanaman mangrove dan diikuti sesi tanya jawab untuk memperdalam pengetahuan peserta. Penanaman mangrove dimulai setelah penyuluhan, dengan persiapan alat dan bahan serta pengarahan teknis tentang cara menanam. Peserta kemudian melaksanakan penanaman sesuai petunjuk yang diberikan. Setelah penanaman mangrove, tim melakukan evaluasi untuk menilai kegiatan dan merencanakan program lanjutan, termasuk penanaman di wilayah lain dan sistem pendampingan masyarakat. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah ilmu cara menanam mangrove telah tersampaikan kepada masyarakat di Dusun Cemare, Desa Lembar Selatan.
Edukasi Potensi Ekologis dan Ekonomi Mangrove Bagi Masyarakat Pesisir Dusun Ujung Betok, Jerowaru Diniariwisan, Damai; Asri, Yuliana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Affandi, Rangga Idris; Dwiyanti, Septiana; Alim, Sahrul; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Scabra, Andre Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7129

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, namun kesadaran masyarakat terhadap nilai tersebut masih rendah. Banyak lahan mangrove di pesisir Ujung Betok yang mulai rusak dan beralih fungsi menjadi dermaga tradisional atau bahkan sekedar tempat pembuangan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun Ujung Betok terhadap potensi ekologi dan ekonomi mangrove. Metode pelaksanaan terdiri atas survei lokasi dan edukasi langsung berupa sosialisasi interaktif di lapangan. Edukasi diberikan melalui diskusi dan penyampaian materi tentang jenis mangrove, manfaat ekologis seperti pencegahan abrasi dan habitat biota, serta manfaat ekonomis seperti potensi hasil olahan dan ekowisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan antusiasme dan kemampuan menjelaskan kembali materi, serta munculnya kesadaran terhadap pentingnya konservasi. Edukasi mangrove secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat dan berpotensi mendorong keterlibatan aktif mereka dalam upaya konservasi berbasis manfaat berkelanjutan.
UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI UDANG VANNAMEI PADA KOLAM BUNDAR DI DESA REMPEK KABUPATEN LOMBOK UTARA MELALUI SUPLEMENTASI VITAMIN KOMPLEKS Scabra, Andre Rachmat; Azhar, Fariq; Muahiddah, Nuri; Affandi, Rangga Idris; Hafizah, Imroatul
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7479

Abstract

Desa Rempek adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salah satu mata pencaharian masyarakat desa Rempek adalah pada bidang perikanan, yaitu budidaya udang vannamei menggunakan kolam bundar yang dilakukan oleh Kelompok “Lempenge” sejak tahun 2020. Namun keterbatasan pengetahuan mengenai teknik budidaya udang seperti konstruksi tambak yang benar, pengelolaan kualitas air, pengelolaan pakan, dan berbagai permasalahan teknis lainnya dalam budidaya udang vannamei, khususnya pengelolaan pakan, masih menjadi kendala utama bagi organisasi budidaya perikanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pendampingan terkait manajemen pakan dan suplementasi vitamin kompleks sehingga kualitas dan hasil produksi (kuantitas) udang vannamei dapat maksimal. Metode kegiatan pengabdian ini meliputi survei lapangan, pembuatan materi sosialisasi dan bimbingan teknis kegiatan, pembentukan model teknologi, pendampingan pelaksanaan teknis, dan evaluasi. Dari kegiatan pengabdian ini didapatkan bahwa manajemen pakan yang baik ditambah dengan suplementasi vitamin kompleks dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi udang vannamei yang dibudidaya dengan kolam bundar. Berdasarkan kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pengabdian ini dapat meningkatkan pemahaman para pelaku budidaya dalam manajemen pemberian pakan yang tersuplementasi vitamin kompleks.
PENGEMBANGAN WISATA MATA AIR MEDJET DI DESA SELELOS KECEMATAMAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA Apriliana, Rizky Ayu; Scabra, Andre Rachmat; Madaniyah, Syifa; Fidhun, Muhammad; Pratama, Agus Irawan
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.4048

Abstract

Selelos Village is a village in North Lombok Regency, Gangga District which has potential natural resources such as agro potential with abundant plantation products, natural potential with waterfall and spring tourism as well as very historical, cultural and local wisdom potential. large. One of the natural potentials for water tourism in Selelos village is the Kakong Springs Tourism or also known as the Medjet Springs. The aim of the UNRAM KKN-PMD activities in Selelos Village is to try to re-optimize the management of Medjet Spring tourism so that it can attract more tourists through the Selelos Village Medjet Spring Tourism Development work program. The method of implementing the activities carried out is a participatory method by collaborating with Pokdarwis, KUN and Karang Taruna Selelos Village. The results of this activity are useful for preserving springs in efforts to restore the environment for the community, increasing visitor attraction, maintaining the safety and comfort of tourist attractions, as well as a sustainable living environment.
OPTIMALISASI TANAMAN KAKAO DI DESA SELELOS KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA MELALUI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT SERTA PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DARI LIMBAH KAKAOWISATA MATA AIR MEDJET DI DESA SELELOS KECEMATAMAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA Jannah, Fista Fathul; Scabra, Andre Rachmat; Mantika, Ayu Aras; Fidhun, Muhammad; Ummam, Khatibul
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.4050

Abstract

Agriculture serves as the mainstay of the economy in North Lombok Regency because the majority of its population works in the agricultural sector. The community service program bt Mataram University, focused in Selelos Village, Gangga District, is one of the villages where most of the population works as cocoa farmers. The aim of this program is to address various issues related to pest and diseases control in cocoa plants in Selelos Village in order to increase cocoa productivity. The analyzed issues include the lack of awareness among cocoa farmers about the importance of caring for cocoa plants through various GAP (Guaranteed Asset Protection) practices such as pruning, fertilizing, and sanitation. Additionally, cocoa pod husk waste in the plantation is also a contributing factor to spread of diseases and pests as well as environmental pollution. Efforts by Mataram University student involve direct mentoring of farmers in collaboration with PT OFI (Olam Food Ingredients) and managing cocoa husk waste into compost fertilizer that can be reused bt farmers. Through these activities, the community can better care of cocoa plants, resulting in maximum hervest yields. The compost from cocoa husk waste can be reused by darmers to maximize farm output.
GERAKAN BERSIH PANTAI SEBAGAI UPAYA MENGURANGI SAMPAH PADA LINGKUNGAN PESISIR DI PANTAI ELAK-ELAK, SEKOTONG Diniariwisan, Damai; Affandi, Rangga Idris; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Scabra, Andre Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.4168

Abstract

Waste is the result of discarded unused materials which generally come from human activities. The rapid development in the tourism sector, especially at Elak-elak Beach, Sekotong, West Nusa Tenggara, has made the waste problem quite crucial. The aim of this beach clean movement activity is a form of community service to reduce the amount of rubbish on Elak-elak beach, so that it can preserve the environment and increase its attraction for tourists. The method used begins with location observations followed by the implementation of beach clean-up activities. The total number of participants who participated in this activity was 116 people. This activity succeeded in collecting various kinds of waste, ranging from organic and inorganic waste, where organic waste consisted of leaves and tree twigs. Meanwhile, inorganic waste is dominated by plastic waste such as cans, mineral water bottles, straws, plastic food wrap and styrofoam. A survey was also conducted on several tourist visitors regarding waste, where basically the visitors had a good understanding of waste. The beach clean movement activity ends with collecting the resulting rubbish which will then be transported to the landfill. The beach clean movement is a form of concern for environmental management. It is hoped that the activity can help raise awareness and raise people's sense of concern for the cleanliness and sustainability of the environment, especially beaches. Further service activities can be carried out by providing assistance and training to coastal communities.
Co-Authors A Rahman Abdani, Reza Maulana Abdul Syukur Abdul Syukur Abidin, Z Abidin, Zaenal Ade Putra Kurniawan Aditya, Muhammad Wahyu Afriadin Afriadin Afriadin, Afriadin Alfatih, Muhamad Alfatih, Muhammad Alhijrah, Muhammad Rifki Alis Mukhlis Alwan Rizaldi Amanda, Dwika Melani Andi Maria Ulfa Andre, Novidya Salnida Anisa Anisa Anisa Anisa Antika, Rendi Anton Anton Apriliana, Rizky Ayu Asri, Yuliana Asrianti, Yuyun Atmawinata, Lalu Mukhtar Attamimi, Muhammad Ridho Ilham Aulia Putri Auliah, Jami'atul Auliyah, Annisah Nur Ayu Diamahesa, Wastu Azhar Azhar Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Haerun Nisa Baiq Hilda Astriana Baiq Maoni Yarni Baiq Nadia Dwi Yulihastiana Baiq Naola Sazkina Putri Noor Baiq Regia Gemara Kurnia Putri Baiq Regia Gemara Putri Bambang Hari Kusumo Chen, Peter Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Daniel Djokosetiyanto Daniyanti, Dyah Eka David Hermawan Dermawan, Awan Dewi Nur'aeni Setyowati Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi, Dian Ayu Candra Dewi, Lia Pitriana Diamahesa, Wastu Ayu Dian Ayu Candra Dewi Dimas Putra Perdana Dinda Kharisma Hafizah Diniariwisan, Damai Diniariwisan, Damai Diniariwisan Dwiyanti , Septiana Dwiyanti, Septiana Fachrurizal Amri Maulana Fahrur Rozi Fariq Azhar Fariq Azhar Fariq Azhar Fariq Azhar Fariq Azhar Fariq Azhar Fatimah, Syifa Faturrahman Faturrahman Faturrahman Faujiah, Faujiah Ferly Eka Kerniati Fidhun, Muhammad Hafizah, Imroatul Hafizi, Auliyan Hariadi Hariadi Hariadi Haris Saputra Hasani, Muhamad Shofyan Heldy Sardianto Hermawan, David Hizbulloh, Lalu I Gusti Lanang Parta Tanaya I Wayan Rainbow Idris Affandi, Rangga Iin Artiningsih Iin Satria Ikhsan, Ardi Imam, Imam Agus Faisal Irwansyach, Aldy Iskandar, M Sopiyan Ismail Ismail Ismail Istiqomah, Santun Nur Jalila, Riza Sofia Jannah, Fista Fathul Junaidi, Muhammad Jurnal Pepadu Kaswadi, Hendri Khaerurrafiah, Ery Khairul Umam Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Lalu Aan Okta Rinaldi Lalu Hizbulloh Lalu Mukhtar Atmawinata Lapanda, Agius Larasati, Afina Praba Liana, Sesa Safitrah Lolita Endang Susilowati Lumbessy, Salnida Yuniarti M. Junaidi Madaniyah, Syifa Maesanah, Widia Mahesa, M. Asfiandi Malik, Muhammad Dzakiy Mantika, Ayu Aras Marzuki , Muhammad Mau'ud, Mohamad Maulana, Fachrurizal Amri Mayunita, Alfina Laila Melina, Jennie Muammar, Lalu Muhammad Abib Muhammad Amin Muhammad Amin Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Ridwan Muhammad Ridwan Muhammad Rifki Alhijrah Muhammad Rifki Alhijrah Muhammad Sofyan Maulana Yusuf Ibrahim Muhammad Sudirman Muhammad Sumsanto Muhammad Sumsanto Muhammad Usman Jayadi Mulyani, Laily Fitriani Mumu Sri Maulana Albayani Murtadha, Hasan Murtadha Mutia, Ainaya Nanda Diniarti Nanda Diniarti Natasya Cahya Okta Nisa, Baiq Haerun Novita Wahyuliana Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nur Aisyah Nuri Muahiddah Nuriyah, Rini Putri Nurmaya Safitri Oktavia, Lenny Paryono Perdana, Dimas Putra Perdana, Rangga Putra Pratama, Agus Irawan Puspita Sari Putri, Arnisa Putri, Kharisma Rinjani Rahmadani, Thoy Batun Citra Ramadhan, Ananda Fadhil Ramadhan, Devi Aulia Ramdhani, Muhamad Fajrun Ramdhini, Dhinda Valentina Randy Aristo Putra Rangga Idris Affandi Rangga Idris Affandi Reza Maulana Abdani Rifaid Rifaid Rifaid, Rifaid Rinaldi, Lalu Aan Okta Rini Nurhidayati rini saptaningtyas Riza Sofia Jalila Rizaldi, Alwan Sadewa, L.Wisnu Bayu Sadikin Amir Sadikin Amir Sahendra, Satria Ari Sahrul Alim Salahudin Salahudin Saptono Waspodo Saputra, Marta Ade Sarfirriska, Sarfirriska Satria Ari Sahendra Satria, Iin Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Sesa Safitrah Liana Silva Pradina Siti Nurul Faica Rahmani Sitti Hilyana Sitti Hilyana Sofhia Dewi Arini Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Suhardinata Suhendri, Salwa Sukartono Sukartono sukmawati, yeni Sumiati Sunaryo Sunaryo Swa Harta Harrini Relaning Tyas Syaharani, Salma Akmaliah Syawalina Fitria Taradian, Irawani Devi Tatag Budiardi Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Tulhosiyah, Ayijah Umami, Ruhil Ummam, Khatibul Utami, Cahyani Risty Varradila Azka Layalia WAHYU FIRMANSYAH Wahyu Firmansyah Wahyudi Rahmat Wibowo, Raden Dennis Ksatria Windana, Asvi Prayanka Wiwik Handayani Yanti, Karisma Yarni, Baiq Maoni Yasa, Kadek Nuarta Yudistira, Hendrawan Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yulihastiana, Baiq Nadia Dwi Zaenal Abidin Zaenal Abidin Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah