Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISKUSI STRATEGI BEACH BALL BERBANTUAN MADIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP NEGERI BANDA ACEH Fitriani, Indah; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i2.12082

Abstract

Metode pembelajaran diskusi strategi beach ball merupakan salah satu metode pembelajaran yang melibatkan guru dan siswa untuk saling bertukar pendapat tentang suatu permasalahan bersama-sama guna mencari pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa (2) Kesesuaian aktivitas guru dan siswa (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi strategi beach ball berbantuan media audiovisual. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kulitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas (classroom process research). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-5 SMP Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 21 orang siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriftif persentase. Hasil peneltian menunjukkan bahwa (1) persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 7 siswa yang tuntas pada siklus I, menjadi 14 siswa yang tuntas pada siklus II dan 20 siswa yang tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan dari 40% pada siklus I, menjadi 70 % pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) jumlah kesesuaian aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas yang sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas yang sesuai pada siklus II dan 9 aktivitas yang sesuai pada siklus III; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan, diperoleh skor 2,42 kategori sedang pada siklus I meningkat pada siklus II mendapatkan skor 3,14 dengan kategori baik dan mendapatkan skor 3,27 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Sebanyak 90% siswa menyatakan memahami pembelajaran dan 81% siswa berminat untuk mengikuti pembelajaran munggunakan metode diskusi strategi beach ball berbantuan media audiovisual. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpilkan bahwa, terdapat peningkatan hasil belajar siswa mulai dari siklus I sampai siklus III dengan menggunakan metode pembelajaran diskusi strategi beach ball berbantuan media audiovisual di kelas VII-5 SMP Negeri 8 Banda Aceh. Kata Kunci: penerapan, strategi beach ball, hasil belajar, audiovisual, IPS terpadu
HUBUNGAN PEMANFAATAN FASILITAS DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 4 BANDA ACEH Fitria, Intan; Taher, Alamsyah; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i2.12083

Abstract

Fasilitas belajar adalah pembantu pelajaran (benda) yang dimanfaatkan oleh oleh pengajar maupun siswa dalam proses pembelajaran. Lingkungan belajar adalah tempat proses pembelajaran dilaksanakan, lingkungan baik berupa lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan lingkungan rumah, lingkungan sekolah yang baik akan memberikan efek positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian berjudul hubungan pemanfaatan fasilitas dan lingkungan belajar dengan hasil belajar geografi Siswa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Rumusan permasalahan adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan fasilitas dan lingkungan belajar dengan hasl belajar geoografi Siwa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan faslitas dan lingkungan belajar dengan hasil belajar geografi Siswa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Penelitian pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitan korelasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI dan yang menjadi sampel adalah kelas XI IPS1, XI IPS 2 dan XI IPS3SMAN 4 Banda Aceh. Penntuan sampel dalam penelitian yaitu dengan teknik Random Sampling yang dipilih secaraacak tanpa memperhatikan strata dan jumlah sampel yang dihitung dengan menggunkan rumus Solvin yaitu sebanyak 49 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket dan soal tes. Teknik pengolahan data menggunakan statistik korelasi ganda, diproleh hasil kofisien korelasi 0,77 pada kategori kuat dengan koefisien determinasi berganda (R2) = 59,29% berdasarkan uji hipotesis menunjukkan bahwa yaitu 3,36 3,20 yang artinya Ha diterima. Simpulannya terdapat hubungan yang positif dansignif antara pemanfaatan fasilitas dan lingkungan belajar dengan hasil belajar geografi Siswa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh.Kata Kunci: hubungan, pemanfaatan fasilitas, lingkungan belajar, hasil belajar, geografi
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI-ISI SMA 16 BANDA ACEH ., Hardi; Bardi, Syamsul; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i2.12080

Abstract

Pemanfaatan lingkungan sekolah dapat dilakukan oleh guru adalah dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai tempat proses pembelajaran, tujuan yang ingin dicapai dalam lingkungan sekolah sebagai tempat proses pembelajaran ini tidak hanya keberhasilan siswa secara individu dalam menguasai materi pembelajaran, namun juga harus melihat langsung apa yang ada dilingkungan sekitar mereka. Pengamatan dalam penelitian memiliki tujuan untuk melihat (1) Hasil belajar murid; (2) aktivitas pengajar dan murid; (3) kemampuan pengajar dalam pengajaran; dan (4) kecakapan peserta didik pada pembelajaran pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai bahan belajar. sample penelitian yaitu seluruh Siswa KelasXI-ISI SMA Negeri 16 Banda Aceh adalah 21 siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui (1) Lembar pretest dan postest; (2) Lembar kegiatan pengajar(guru) dan peserta didik; (3) Lembar pengamatan kegiatan guru; dan (4)instrumen kecakapan peserta didik. Dalam penelitian ini data dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil yang didapat yaitu (1) nilai presentase seecara individu naik dari 76% disiklus I menjadi 85% pada siklus ke-II dan 95% disiklus ke-III. Presentase klasikal meniingkat 60% pada siklus ke-I menjadi 80% pada siklus ke-II dan 90% pada siklus ke-III. (2) kegiatan pengajar dan peserta didik menaik dari 5 aktivitas pada siklus ke-I menjadi 8 aktivitas pada siklus ke-II dan 10 aktivitas pada siklus ke-III. (3) pengelolaan pembelajaran dari keterampilan pengajar meningkat 2,78 kriteria baik disiklus ke-I menjadi 3,0 dengan kriteria baik disiklus ke-II dan 3,27 dengan kriteria baik disiklus ke-III. (4) secara umum siswa menyatakan setuju bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar menyenangkan dan membantu peserta didik untuk memahami materi pelajaran. Dari perolehan hasil penelitian pada siklus ke-I, ke-II, dan ke-III jadi dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.Kata Kunci: Pemanfaatan Lingkungan Sekolah, Sumber Belajar, Hasil Belajar
HUBUNGAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGELOLA KELAS DAN GAYA BELAJAR SISWA DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI MTsN 1 BANDA ACEH Firmansyah, Ichsan; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i2.12081

Abstract

Studi ini bertajuk hubungan kemampuan guru dalam mengelola kelas dan gaya belajar siswa dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di MTsN 1 Banda Aceh. Rumusan masalah studi ini ialah apakah adanya hubungan kemampuan pengajar mengolah ruang dan gaya telaah murid akan perolehan telaah murid di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banda Aceh. Selanjutnya Studi ini berharap agar menjelaskan hubungan keterampilan pengajar mengolah ruang dan gaya telaah murid akan perolehan telaah murid di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banda Aceh. Peneliti berhipotesis bahwa ada koneksi yang signifikansi sekitar keterampilan pengajar saat mengolah ruang dan gaya telaah murid dengan hasil belajar siswa dalam mapel IPS Terpadu di MTsN 1 Banda Aceh. Populasi studi ialah murid ruang 8 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banda Aceh. Penarikkan sampel dikerjakan menggunakan teknik Simple Random Sampling yang dipilih selaku random tiada mengamati tingkatan dan jumlah sampel yaitu sebanyak 44 murid. Penimbunan bukti dilaksanakan menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Teknik pengerjaan bukti menggunakan statistik korelasi ganda, diperoleh hasil koefisien korelasi 0,20 pada kategori rendah dengan koefisien determinasi berganda (R2) = 4 %. Berasakan perolehan perbandingan sekitar Fhitungdan Ftabelbisa didapati bahwasanya 0,85 3,23. Perolehan percobaan hipotesisnya ialah terima H0. Perihal ini memperlihatkan bahwasanya tidak adanya koneksi yang signifikansi sekitar keterampilan pengajar saat mengolah ruang dan gaya belajar siswa akan hasil telaah murid di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banda Aceh.Kata Kunci: pengelolaan kelas, gaya belajar siswa
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN DAN TALKING STICK DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH Jannah, Raudhatul; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.11210

Abstract

Kegiatan belajar mengajar menempatkan guru sebagai figure untuk mendukung dan membimbing peserta didik supaya berhasil menempuh pendidikannya. Salah satu model yang dapat digunakan yaitu Time Token dan Talking Stick. Masalah penelitian adalah apakah hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Time Token lebih baik dibandingkan yang diajarkan dengan Talking Stick dalam mata pelajaran Geografi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Time Token lebih baik dibandingkan yang diajarkan dengan Talking Stick. Jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Seluruh siswa kelas XI IS di SMA Negeri 5 Banda Aceh yang berjumlah 78 siswa adalah populasi dalam penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive, diambil hanya dua kelas yaitu kelas XI IS 1 sejumlah 26 siswa dan IX IS 2 sejumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data menggunakan rumus uji-t, diperoleh nilai thitung = 1,21 ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 0,05 dengan dk = 49 berarti thitung ttabel, sehingga Ha ditolak. Simpulan penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Time Token sama dengan yang diajarkan menggunakan Talking Stick dalam mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN POSTER COMMENT PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA KELAS X IS DI SMA NEGERI 1 NAGAN RAYA NAGAN RAYA Ningsih, Sri Arimbi; Abdi, Abdul Wahab; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10780

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar Geografi dengan model pembelajaran Picture And Picture lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Poster Comment terhadap peserta didik kelas X IS di SMA Negeri 1 Nagan Raya. Hipotesis penelitian adalah hasil belajar Geografi dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Poster Comment disekolah SMA Negeri 1 Nagan Raya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA yang berjumlah 214 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas X IS 1 sebanyak 26 peserta didik dan kelas X IS 2 sebanyak 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada peserta didik, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 13,55 dan ttabel = 1,68 padataraf signifikansi 5% dengan dk = 48, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian yaitu hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Poster Comment pada mata pelajaran geografi kelas X IS SMA Negeri 1 Nagan Raya.Kata Kunci : perbandingan, hasil belajar, Picture And Picture, Poster Comment, geografi
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMAN 16 KOTA BANDA ACEH Raisa, Sitti; Abdi, Abdul Wahab; Harun, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10779

Abstract

Penelitian yang telah dilaksanakan mempunyai tema gaya asuh oleh orang tua dikatikan dengan kedisiplinan belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran geografi siswa SMAN 16 Kota Banda Aceh. Rumusan masalah dari data yang akan diteliti adalah apakah ada hubungan atau korelasi antar variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian korelasi jenis kausalitas. Populasi penenlitian adalah siswa kelas X, XI, dan XII IPS SMAN 16 Kota Banda Aceh. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling yang dipilih secara acak dan jumlah sampel diambil dengan menggunakan rumus Taro Yamane dengan jumlah populasi sebanyak 57 siswa maka diambil sampel sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket serta data yang tersedia oleh sekolah, teknik angket untuk mengambil data bagaimana kondisi pola asuh orang tua dan melihat seberapa besar kedisiplinan belajar peserta didik. Kemudian teknik angket untuk melihat data hasil atau prestasi belajar peserta didik yang disesuaikan dengan grade dan tingkat kualitas guru yang tertera pada kkm. Data diolah dengan analisis korelasi ganda. Berdasarkan hasil uji signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian adalah terima Ha. Artinya hasil penelitian menunjukkan ada korelasi anatara variabel pada peserta didik SMAN 16 Kota Banda Aceh.Kata Kunci: hubungan, pola asuh orang tua, kedisiplinan belajar, prestasi belajar, geografi.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL CONCEPT MAP DENGAN MODEL MIND MAP PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 15 ADIDARMA BANDA ACEH Nurhayani, .; Abdi, Abdul Wahab; Maulidian, Muhammad Okta Ridha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10661

Abstract

Pendidik memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran terutama pada proses pembelajaran. Kegiatan pembelajaran memunculkan interkasi anatara pendidik dengan penerima materi pelajaran, yaitu interaksi peserta didik dengan guru dan interaksi sesama siswa pada saat berlangsungnya proses pembelajaran akan menimbulkan dampak yang baik. Hal ini ditentukan oleh kontribusi sipendidik untuk memilih metode dan media pembelajaran yang tepat sesuai topik atau tema yang selanjutkannya diajarkan kepada peserta didik. Salah satu model pembelajaran yang bisa diterapkan yaitu metode Concept Map dan Mind Map. Masalah dalam penelitian adalah apakah hasil belajar siswa yang disajikan dengan metode Concept Map lebih unggul dibandingkan dengan menggunakan metode Mind Map pada mata pelajaran Geografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model tipe Concept Map lebih baik dibandingkan dengan model tipe Mind Map pada mata pelajaran Geografi SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh. Penelitiannya merupakan eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh yaitu terdiri 60 siswa adalah populasi dalam pnelitian. teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan purposive sampling, pengambilannya terdiri dari dua kelas eksperimen yaitu siswa kelas X-1 berjumlah 21 peserta didik dan siswa kelas X-2 berjumlah 19 peserta didik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan perangkat tes yang diberikan kepada peserta didik, yakni tes kemampuan awal dan evaluasi akhir. Teknik dalam pengolahan data menggunakan rumus uji t (uji beda), diperoleh nilai = -2,58 ttabel =1,68 dengan kesalahan 5% dan derajat kebebasan = 38 yang berarti Ha ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode Concept Map tidak adanya perbedaan dari hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode Mind Map pada mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh
HUBUNGAN KESIAPAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII MTs NEGERI RUKOH BANDA ACEH Darma, Melli; Abdi, Abdul Wahab; Hasmunir, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10660

Abstract

Kesiapan dan kemandirian belajar merupakan faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar. dalam konteks belajar, gejala yang tampak yaitu kondisi siap dan sifat mandiri yang dimiliki siswa masih kurang. Sehubungan dengan itu, fenomena yang sering terjadi yaitu siswa kurang konsentrasi, mengantuk dan hanya berharap bantuan dari orang lain tanpa adanya usaha, sehingga diperlukan kesiapan yang matang serta tingginya tingkat kemandirian siswa dalam belajar. Rumusan penelitian apakah ada hubungan kesiapan, kemandirian belajar dengan hasil belajar IPS terpadu. Tujuannya ialah mengetahui hubungan kesiapan, kemandirian belajar dengan hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VII MTs Negeri Rukoh Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 159 siswa. Pengambilan sampel berdasarkan teknik purposive sampling menggunakan rumus Slovin berjumlah 61 siswa. Teknik pengujian hipotesis adalah regresi berganda, koefesien determinasi berganda, koefesien korelasi berganda dan uji signifikan (F). Berdasarkan pengolahan data, koefesien korelasi ganda kesiapan dan kemandirian belajar dengan hasil belajar adalah 0,40 yang berarti terdapat korelasi taraf sedang dengan koefesien determinasi (r2)= 16%. Hasil pengujian signifikansi diperoleh dari nilai FhitungFtabel yaitu 5,63 3,15 sehingga Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan, positif kesiapan dan kemandirian belajar dengan hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VII MTs Negeri Rukoh Banda Aceh
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE OPEN ENDED DAN TIPE PAIR CHECKS SISWA KELAS VII SMPN 2 KUTA BARO ACEH BESAR Zubaili, Muhammad; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10657

Abstract

Research ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan Model Pembelajaran Open Ended hasil belajar siswa lebih optimal dibandingkan dengan model pembelajaran Pair Checks pada materi Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia mata pelajaran IPS terpadu siswa Kelas VII SMPN 2 Kuta Baro Aceh Besar. Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif. Objek keseluruhan dari research tersebut merupakan semua peserta didik Kelas VII sebanyak 59 peserta didik di SMPN 2 Kuta Baro. Sampel diambil dengan mengunakan teknik sampel yang bertujuan khusus, kemudian diambil hanya dua kelas saja yaitu Kelas VII B sebesar 20 siswa dan Kelas VII C sebesar 19 siswa. Data dikumpulkan dengan cara pemberian tes uji coba kepada siswa, yaitu uji tes tahap awal dan uji tes tahap terakhir dan hasil dari penelitian ini diolah menggunakan uji Hipotesis ( Uji-t). Dari hasil uji-t didapatkan hasil yaitu thitung = 0,36 dengan ttabel=1,68, peluang kebenaran 5% dengan derajat kebebasannya = 37, maksudnya adalah ttabel thitung sehingga hipotesis alternatif H0 ditolak. Maksudnya adalah perbedaan minat belajar peserta didik dengan diberlakukan tindakan memakai sistem belajar Open Ended tidak sangat sempurna dibandingkan dengan minat belajar peserta didik yang diajarkan dengan pembelajaran Pair Checks pada mata pelajaran IPS terpadu siswa Kelas VII SMPN 2 Kuta Baro Aceh Besar
Co-Authors . Fajriani, . . Hasmunir, . . Irawati . Megawati . Mukhlisah . Novianti . Nurhayani . Nurlaili, . . Rasyidah . Yusriadi, . ., Hardi ., Mawardy Adelia Rahmawati Adelia, Cut Risma Afna, Nia Raudhatul Afriyani, Mice Putri Agustiana, . Alamsyah Taher, Alamsyah Amelia Fitri Amsal Amri Andika, Satria Annisa, . Anwar, Sayful Aprillia, Kintan Arif Rachman Arza, Ibnu Khattab Ati, Siti Kembang Aulia Nur Ayu Wandira Ayu, El Citra Mega Azani, Putroe Ramiya Azara, Shadrina Azizah, Rohil Al Balkis, Mutia Berliani, Kaniwa Berutu, Irwansyah Putra Bintang, Susi Paramida Cahyani, Rika Mauliza Capah, Astuti Damee, Al Rizki Darma, Melli Daska Azis Daska Aziz, Daska dedi irawan Dewi, Nurmala Sari Diah, Husna Elita, Selvina Epon Ningrum Erniati, Erniati Fadhila, Rahmatul Fajrina, Rizki Farmesa, Yogi Fazri, Fazratul Ulfa Firmansyah, Ichsan Firnanda, Zakia Fithri, Salsabiila Fitri, Hayatun . Fitri, Shintia Fitri, Wardatina Fitria, Intan Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gadeng, Ahmad Nubli Gadeng Harahap, Imansyah Hardianti, Suci Harun, Muhammad Yusuf Hastiza, Vera Hawadah, Farisah Indah Fitriani Intan Sari Iskandar, Muhammad Juaini, Imam Jummi, Cut Vita Rajiatul Kalbadri, Muhammad Kamil, Puspita Annaba Khairunnas, . Khalida, Cut Linasari, Cut Livery, Manwar Lutfiani, Aulia M Yusuf Harun, M Yusuf M. Yusuf Harun, M. Yusuf Marlija, Esi Marzia, . Maulidian, Muhammad Okta Ridha Maulina, Indri Maulizah, . Mawarni, . Meldian, Nika Meutia, Raudha Miftahul Jannah Mirza Desfandi Mirza, Muhammad Muddasir, sayed Muftiana, Dara Muhajirah, Muhajirah Muhammad Husen, Muhammad Muhammad Reza Muhammad Rizki Mulyani Mulyani Munandar, Rizky Tri Mursalin, Wan Mursyah, Al Mutiara, Okris Muyassirati, Nasywa Muzakkir, . Nabila, Nisa Naldi, Indah Faras Fita Naufa, Wirda Naylis, Nadyatun Ningsih, Novi Anggraini Ningsih, Sri Arimbi Nisak, Khairun Novia Zalmita Nurhayani Nurul Huda Nurul Husna Oktavia, Cut Dina Patma, Munati Daqa Purnomo, Dyah Rahmani Purnomowati, Dyah Rahmani Putri, Nazariah Permata Rahmah, Nurul Rahmaini, Puji Rahmani, Dyah Rahmasari, Yuni Rahmi, Khaliza Raisa, Sitti Ramadhani, Diah Raudhatul Jannah Riani, Lindar Ridha, Musfadli Rini Yuliani Riska, Syarifah Rizfa, Fazilla Fatwa Rodyah, Yayah Ruliani, . Ruliani, Ruliani Sajidah, Cut Fairuz Sandra, Yosi Sari, Annisa Sucia Sari, Cut Ulva Mutia Sari, Inda Permata Sari, Yuni Rahmasari Satriani, Niafuri Savera, Rivatul Selvia, Suci Selvia, Syarifah Melda Sembiring, Elvi Mardiana Shidqi Iskandar, Shidqi Siti Rahayu Siti Sarah, Siti Sofiani, Eza Srimulyani, Ita Supri Ariu, Supri Suriyani, Susi Susanti, Emi Sutriani, . Syamsul Bardi, Syamsul Thaharah, Cut Titi Thamrin Kamaruddin, Thamrin Thohirah, Afifah Trimunandar, Rizky Tusyifa, Lina Wahyu Akbar Wati, Julita Wirana, Reza Yani, Maulida . Yanti Muharrami, Yanti Yassar, Muammar Yulianti Fitriani Zahara, Amelia Zahratul Idami Zubaili, Muhammad Zuhra, Khairana Zulfahmi, .