Articles
Flipped Classroom As a Millenial Teaching Model
Irnin Agustina Dwi Astuti;
Yoga Budi Bhakti;
Ria Asep Sumarni;
Dwi Sulisworo;
Moh. Toifur
Indonesian Review of Physics (IRiP) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/irip.v2i1.811
This study is a literature review. The flipped classroom is the latest pedagogical model that has the potential to change the current traditional way of teaching. Flipped classroom emphasizes on learning activities that promote critical thinking and motivation among the students with the assistance of technology. The flipped classroom allows educators to move from ‘the sage on the stage’ to ‘the guide on the side. The basic and simplest form of flipped classroom is students are expected to watch digital resources prior to class. The students are then required to come prepared for class and perform hands-on activities that are related to the digital resources. The digital resources can be in any form such as video, audio or the internet. This allows teachers to spend more time with their students to carry out in class activities and allow immediate response to students’ needs. Student feedback on this pedagogy was generally very positive with many respondents considering it effective and helpful for learning. One of the biggest advantages mentioned by students is that they had the option to watch each video lecture as many times as required to be prepared for class.
Evaluation of STEM-Based Physics Learning on Students' Critical Thinking Skills: A Systematic Literature Review
Winarti;
Dwi Sulisworo;
Narentheren Kaliappen
Indonesian Review of Physics (IRiP) Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/irip.v4i2.3814
This article discusses the importance of STEM learning in optimizing critical thinking skills in physics learning. It presents an overview of STEM learning to identify, train and improve students' critical thinking skills to assess misconceptions in the science education research literature since 2010. This study published articles in primary science education journals and indexed them in the leading research database to obtain data on STEM-based physics learning and critical thinking skills. To identify relevant studies in the literature, we conducted a systematic search of the two databases with the document analysis method. The investigation was limited to Indonesia's studies published between 2010 and 2020 for the most recent STEM-based physics learning studies and critical thinking skills based on the most recent findings. This study summarizes STEM learning at the high school and the undergraduate students. The implementation of the research related to STEM-based physics learning with critical thinking skills variables was in various teaching materials, learning models, and learning media. Teachers taught physics concepts using the STEM approach to improve critical thinking skills, including optical tools, thermodynamics, temperature and heat, dynamic fluids, and sound waves. The findings of this study can be used as a reference in the development of STEM learning patterns in the realm of science and physics education to improve students' critical thinking skills, which are the demands of skills in the 21st century that students must possess.
STEM ISCIT Learning Tools to Improve Integrative Scientific Thinking
Dian Artha Kusumaningtyas;
Dwi Sulisworo;
Jumadi;
Edi Istiyono
Indonesian Review of Physics (IRiP) Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/irip.v4i2.5265
Learning in the era of the new university regulations experienced a revolution in students’ learning style and teachers’ teaching style because this situation caused many changes in the learning system. Different types of learning alternatives are carried out to achieve learning that meets these conditions. Integrative STEM was selected as one of the learning models in the new order era. However, inclusive STEM learning is difficult to do without support or learning tools, especially in distance learning. Based on these needs, this research was carried out to develop support devices for the integrative STEM model in university physics class students. This research is research and development (R&D). The development model used uses a 4D development model. The 4D model is synonymous with definition, design, development, and dissemination. In this study, an assistive device model was developed in an integrative MINT learning device. The analysis results show that the development of integrative learning tools based on STEM for students is rated as good, with an average of 80%.
AUDIOVISUAL BERBASIS MASALAH BERBANTUAN EDMODO MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA
Etyk Widjajanti Soedarnadi;
Dwi Sulisworo
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2021): EDISI APRIL 2021
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/phi.v5i1.123
Siswa kesulitan memahami materi sehingga kemampuan berfikir kritis dan hasil belajarnya belum maksimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kapasitas penalaran kritis dan hasil belajar matematika melalui media pembelajaran audio visual video rekaman diupload di youtube berbasis masalah berbantuan edmodo materi pertidaksamaan irasional siswa X MIPA 2 semester ganjil SMA Negeri 6 tahun pelajaran 2020/2021 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan analisis tindakan kelas dua langkah, setiap siklus terdiri dari dua tahap pelaksanaan pertemuan (1) merumuskan masalah dan menyiapkan tindakan, (2) melakukan tindakan dan observasi, (3)refleksi (4) perubahan. Pengambilan data menggunakan angket dan tes, pendekatan penelitian kualitatif jenis penelitian deskriptif. Edmodo mendukung temuan kuesioner tentang penilaian kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar, media pembelajaran audio visual dan klip video yang diposting di YouTube untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar. siswa ditandai siklus I mengalami peningkatan jumlah siswa berpikir kritis sebanyak 19 siswa, peningkatan ketuntasan belajar 20 siswa, jumlah peserta didik yang berpikir logis meningkat menjadi 26 siswa pada siklus II dan 31 siswa meningkat ketuntasan belajarnya.Implikasi pembelajaran media audio visual berbasis masalah berbantuan edmodo pada pertidaksamaan irrasional menunjukkan peningkatan ketrampilan berfikir kritis dan peningkatan ketuntasan hasil belajar
Pengembangan Media Pembelajaran Audiovisual Berbasis Masalah Berbantuan Google Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Etyk Widjajanti Soedarnadi;
Dwi Sulisworo
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.386
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran audiovisual berbasis masalah berbantuan Google Classroom yang valid, praktis, dan efektif dengan materi pertidaksamaan rasional dan irasional dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X MIPA 5 SMA Negeri 6 Yogyakarta di semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes, wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa audiovisual memenuhi persyaratan yang sangat baik untuk kualitas materi dan media berdasarkan evaluasi ahli dan penilaian. Selain itu, hasil kelompok kecil dan kelompok uji lapangan menunjukkan bahwa nilai dan standar audiovisual yang tinggi. Kegunaan audiovisual dinilai saat ini menggunakan uji lapangan, yang menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara nilai rata-rata pada pretest dan posttest setelah penggunaan audiovisual. Selain itu, kemampuan berpikir kritis siswa tumbuh 55,25 persen dengan kriteria sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa audiovisual berbasis masalah berbantuan google classroom dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS BERBANTUAN WEBSITE LIVEWORKSHEET
Sukti Nurwijayanti;
Dwi Sulisworo
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/admathedust.v9i2.23255
Seseorang dikatakan telah berbicara komunikasi matematis jika berbicara dan melibatkan konten matematika. Dengan demikian permasalahan dalam penelitian ini adalah tuntutan kemampuan pada abad 21 yang salah satunya yaitu menuntut peserta didik untuk memiliki kemampuan berkomunikasi. Dalam hal ini jika dikaitkan dengan pembelajaran matematika, peserta didik harus dapat memiliki kemampuan komunikasi matematis. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan matematis peserta didik yaitu dengan menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan model PBL (Problem Based Learning). Agar LKPD yang digunakan lebih menarik dan tidak menimbulkan rasa bosan bagi peserta didik, maka perlu digunakan LKPD yang interaktif dengan memanfaatkan media liveworksheet. Dari permasalahan yang telah dipaparkan, maka tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan e-LKPD berbasis problem based learning (PBL) untuk peningkatan kemampuan komunikasi matematis peserta didik materi persamaan garis lurus berbantuan website LiveWorksheet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Dengan menggunakan kuesioner pengguna yang diberikan kepada 10 siswa kelas 8C di SMPN 4 Ngaglik. Hasil dari kuesioner tersebut menunjukkan aspek kemanfaatan dengan persentase 80%, kemudahan penggunaan 83%, kemudahan mempelajari 65%, dan kepuasan 84%. Dari hasil tersebut mendapatkan rerata persentase pengguna adalah 78% dalam arti E-LKPD yang dikembangkan termasuk dalam kriteria layak dan berguna.
Respon Pembelajaran Kolaboratif dengan Aplikasi Online: Perancangan Lingkungan Belajar Kolaboratif dengan Canva
Dwi Sulisworo;
Dian Artha Kusumaningtyas
Bincang Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 01 (2022): Bincang Sains dan Teknologi
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (603.551 KB)
|
DOI: 10.56741/bst.v1i01.41
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan respon peserta pelatihan ketika mengalami pembelajaran kolaboratif menggunakan aplikasi Canva. Dengan mengalami pembelajaran ini, peserta akan dapat menerapkan strategi sejenis ketika menjadi pengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan dengan penjelasan secara kualitatif. Peserta berjulah 30 dosen muda. Aktivitas utama yang dilakukan peserta mencakup perancangan pembalajaran kolaboratif, pengembangan media pembelajaran kolaboratif, dan sharing pengalaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua kelompok telah menggunakan berbagai macam jenis media secara kreatif. Pada umumnya peserta menyatakan bahwa hasil ini dapat tercapai karena kemudahan aplikasi dan ketersediaan berbagai elemen untuk membuat media yang kreatif sesuai keinginan pengguna. Namun demikian, dari produk yang dihasilkan, belum semua fasilitas yang ada pada aplikasi telah digunakan. Keterbatasan waktu mencoba menjadi sebab tidak semua fitur dapat dieksplorasi dengan baik. Peserta merasa optimis untuk dapat menggunakan aplikasi ini dalam mendorong pembelajaran kolaboratif yang lebih interaktif secara online.
Outreach Program, Virtual Reality, dan Berpikir Hipotetikal Deduktif: Laporan Kemajuan Pengembangan Aplikasi
Bambang Robi’in;
Vera Yuli Erviana;
Dwi Sulisworo
Bincang Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 01 (2022): Bincang Sains dan Teknologi
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (780.252 KB)
|
DOI: 10.56741/bst.v1i01.46
Integrasi teknologi dan pendidikan serta pembelajaran difasilitasi dalam kelompok riset peneliti dengan pengembangan Desa Wisata Pendidikan (Eduwisata) sebagai outreach berbasis teknologi era digital. Pengintegrasian ini telah dirintis peneliti bersama tim dengan mengembangkan berbagai teknologi (IoT, AR, VR) yang diintegrasikan dalam pembelajaran baik di kelas maupun luar kelas (outreach program). Hanya saja dalam mencapai target pengembangan outreach berbasis teknologi masih terkendala pada aspek kajian VR. VR ini terkait dengan isu global ecosystem. Dalam pembelajaran, VR ini dapat menghadirkan hewan sesuai habitat aslinya secara virtual dengan menggunakan Oculus. Integrasi aplikasi ini dengan strategi pembelajaran tertentu seperti hipotetikal deduktif dapat mendorong peningkatan keterampilan berpikir kritis.
Critical Studies of Technology, Psychology, and Education on Online Games
Dwi Sulisworo;
Ratna Yunita Setiyani;
Khairul Shafee Kalid;
Vera Yuli Erviana
Bincang Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 02 (2022): Bincang Sains dan Teknologi
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (408.419 KB)
|
DOI: 10.56741/bst.v1i02.169
nline games are developing rapidly and have an impact on children's behaviour. This study aims to explain the phenomenon of online game addiction from the perspective of psychology, technology, and education. The method is narratively qualitative—data obtained from online focus group discussions. The results of this study explain that online games today tend towards addictive behaviour. This situation is supported by the use of current technology in programming that allows the provision of varied features to increase the game's attractiveness. This addictive behaviour affects other behaviours that can affect the development of attitudes. This behaviour change affects learning performance. The teacher should adjust learning strategies in the digital era to adapt to children's new behaviours today related to online games.
Figure Out the Online Discussion Activeness of Pre-Teacher Education Students
Fitri Indriani;
Dwi Sulisworo
Journal of Pedagogy and Education Science Vol 1 No 01 (2022): Journal of Pedagogy and Education Science
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.556 KB)
|
DOI: 10.56741/jpes.v1i1.7
Online learning has been widely applied at various levels of education, including lectures for prospective teachers of elementary school students in Indonesia. However, student activity in learning is still an obstacle in this study. This study describes student activity in online discussions. The discussion was conducted three times with different topics. The activity can be examined from the students' posts during the three discussions. The three aspects of the activeness were the number of posts in each discussion, participation in the three discussion topics, and the number of words in each post. These results were analyzed descriptively to see the trend of active discussion. The findings of this study show the role of lecturers in providing appreciation and feedback. The role of friends in reinforcing other friends' opinions determines the increase in activity in discussions. Social presence, self-esteem engagement, and social learning are essential issues in increasing this activity.