p-Index From 2021 - 2026
8.427
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Maspari Journal SAINSMAT Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Maspari Journal Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) BIOEDUSCIENCE Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jambura Journal of Community Empowerment Gema Wiralodra JURNAL PENDIDIKAN MIPA Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru SIMBIOSA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Sciening : Science Learning Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Indonesian Community Journal Jurnal Pijar MIPA JURNAL TUNAS PENDIDIKAN Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Media Abdimas Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Abdimas Mandalika Abdi Kimia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Saqbe : Jurnal Sains dan Pembelajarannya EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Jurnal Pendidikan MIPA Analit: Analytical And Environmental Chemistry SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

Assessing Biodiversity E-Modules: PBL-Google Sites for Digital Literacy & Engagement Lilia Krisna Sari; Marlina Ummas Genisa; Meli Astiani
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 18 No 1 (2026): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v18i1.485

Abstract

Digital revolution in education necessitates the utilisation of interactive and contextual learning media, particularly in the presentation of biological content, such as biodiversity. Nevertheless, traditional learning predominates, thereby diminishing student engagement in the educational process. This study seeks to evaluate the necessity for the creation of Problem-Based Learning (PBL) e-modules utilising the Google Sites platform to improve students' digital literacy and engagement in learning. The employed methodology is descriptive quantitative, involving the distribution of questionnaires to 80 students and 6 biology instructors at SMAN 1 and SMAN 9 OKU. The research findings indicate that most students exhibit a preference for digital learning resources and favour interactive learning approaches, including conversations and problem-solving activities. Furthermore, both students and educators concur on the necessity of creating digital learning resources that foster 21st-century competencies, including critical and collaborative thinking. The subject of biodiversity was recognised as particularly pertinent for development through the PBL methodology. This discovery underscores the necessity of incorporating digital technology in education to foster a more engaging, significant, and needs-based learning experience for pupils.
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN MENDALAM TERINTEGRASI STEAM Ernilawati Ernilawati; Sri Wardhani; Marlina Ummas Genisa; Meli Astriani
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9172

Abstract

ABSTRACT Deep learning integrated with the STEAM approach is a learning paradigm that emphasizes conceptual understanding, critical thinking skills, creativity, and the application of knowledge in real-life contexts. The successful implementation of this approach is highly dependent on teacher readiness, including conceptual understanding, pedagogical competence, and the availability of supporting facilities. This study aims to analyze the readiness of teachers at SMPN 2 Babat Supat in implementing deep learning integrated with STEAM and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and documentation involving subject teachers and the school principal. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source triangulation. The findings indicate that teachers generally possess a basic understanding of deep learning and the STEAM approach and demonstrate pedagogical readiness in designing student-centered learning activities that encourage active participation. Teachers have also utilized various learning media, including digital platforms, to support the learning process. However, the implementation of deep learning integrated with STEAM has not been fully optimal due to several constraints, particularly limited and unstable internet connectivity, insufficient continuous professional training, and limited supporting facilities. These findings highlight the need for policy support, improvement of infrastructure, and sustainable professional development programs to strengthen teacher readiness and ensure the effective implementation of deep learning integrated with STEAM. ABSTRAK Pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta keterkaitan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Keberhasilan implementasi pendekatan ini sangat bergantung pada kesiapan guru, baik dari aspek pemahaman konseptual, kompetensi pedagogik, maupun dukungan sarana pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru SMPN 2 Babat Supat dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran dan kepala sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada umumnya telah memahami konsep dasar pembelajaran mendalam dan STEAM serta menunjukkan kesiapan pedagogik dalam merancang pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Guru juga memanfaatkan berbagai media pembelajaran, termasuk media digital, untuk mendukung proses pembelajaran. Namun demikian, implementasi pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM belum berjalan optimal karena masih dihadapkan pada kendala, terutama keterbatasan akses dan kestabilan sinyal internet, minimnya pelatihan berkelanjutan, serta keterbatasan fasilitas pendukung. Temuan ini menunjukkan perlunya dukungan kebijakan, peningkatan sarana prasarana, dan program pengembangan profesional guru yang berkelanjutan guna mendukung implementasi pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM secara efektif.
EVALUASI NILAI LITERASI DAN NUMERASI RAPOR PENDIDIKAN SMP NEGERI 3 SATU ATAP LUBUK BESAR TAHUN 2024-2025 Lilis Karlina; Marlina Ummas Genisa; Sri Wardhani; Meli Astriani
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v8.i2.3864

Abstract

This study aims to evaluate the literacy and numeracy scores of students at SMP Negeri 3 Satu Atap Lubuk Besar through an analysis of their report cards in 2024 and 2025. This research was conducted using a qualitative-descriptive method by reviewing educational report cards. The results of the study show that literacy scores increased from 76.74% in 2024 to 91.11% in 2025, while numeracy scores increased from 58.14% to 86.84%. The increase in the education report card scores is related to improvement efforts involving the entire school community. Several improvement measures that were taken included teacher training, the implementation of deep learning, and the strengthening of literacy and numeracy activities. Several challenges that still need to be addressed include the implementation of innovative literacy and numeracy activities, the lack of interest in reading among students, and the low level of prior knowledge among students. Recommendations from this study include improving the quality of learning, particularly in literacy and numeracy activities at school. The results of this evaluation are expected to help improve the quality of learning in order to improve students' literacy and numeracy skills.
Penguatan Keterampilan Evaluasi Pembelajaran Guru melalui Edukasi Media Inovatif Wordwall di SMP Negeri 2 Banyuasin I Astrid Sri Wahyuni Sumah; Marlina Ummas Genisa; Yetrie Octavury; Winda Fadhila Saputri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/enz57x06

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan proses sistematis untuk mengambil keputusan sejauh mana tujuan program pembelajaran tercapai. Media evaluasi interaktif adalah alat penilaian pembelajaran digital yang menggabungkan elemen multimedia dan interaksi pengguna. Wordwall memiliki peran strategis sebagai media evaluasi interaktif yang mengubah penilaian hasil belajar dari sekadar tes kaku menjadi aktivitas yang menyenangkan (gamifikasi). Media Wordwall bukan sekadar situs penyedia kuis, melainkan alat bantu strategis bagi guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran tanpa harus menghabiskan banyak waktu persiapan. Akan tetapi, guru masih mengalami kesulitan dalam membangun desain permainan dari nol. Pemasukan materi (pertanyaan dan jawaban) pada templat yang diinginkan masih membingungkan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengevaluasi hasil pembelajaran melalui media aplikasi Wordwall. Metode kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan observasi dan peran serta dalam kegiatan, serta wawancara dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan kegiatan pelatihan evaluasi hasil pembelajaran tersebut. Hasil kegiatan yang didapatkan adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru terhadap pemanfaatan media Wordwall dalam proses evaluasi hasil pembelajaran. Hal ini diketahui dari peningkatan pemahaman guru setelah kegiatan sosialisasi berlangsung, dengan tanggapan salah seorang guru yang menyatakan kegiatan sosialisasi ini memiliki manfaat besar bagi para guru untuk mengenal media-media evaluasi pembelajaran berbasis digital yang mudah digunakan, misalnya media Wordwall.
Analisis Kebutuhan Pembelajaran Bagi Peserta Didik Fase E dalam Penguatan Literasi Lingkungan dan Kolaborasi SMAN 1 Banyuasin II Mat Asan; Marlina Ummas Genisa; Sri Wardhani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3659

Abstract

Penerapan pendekatan pembelajaran aktif dan kontekstual menjadi sangat penting untuk meningkatkan literasi lingkungan dan kemampuan kolaboratif peserta didik pada jenjang Fase E. Salah satu model pembelajaran yang terbukti efektif adalah Project Based Learning, karena memberi kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam proyek nyata, memecahkan permasalahan lingkungan, serta bekerja secara kolaboratif. Oleh karena itu, diperlukan analisis kebutuhan untuk mengembangkan modul ajar berbasis PjBL yang berfokus pada keanekaragaman mangrove. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui angket dan data sekunder melalui wawancara serta dokumentasi modul ajar terkait materi keanekaragaman makhluk hidup. Subjek penelitian adalah SMAN 1 Banyuasin II dengan sampel dua guru biologi dan 82 peserta didik kelas X. Hasil survei menunjukkan bahwa 78% siswa menilai materi keanekaragaman makhluk hidup sebagai topik paling sulit dipahami, diikuti materi struktur atom sebesar 8,5%. Bahan ajar yang paling sering digunakan adalah LKPD (47,6%), bahan ajar lain (34,1%), dan modul ajar (15,9%). Metode pembelajaran yang dominan adalah praktikum dan diskusi (masing-masing 50%), sedangkan ceramah masih digunakan sebesar 30,5%. Tingkat literasi lingkungan dan kemampuan kolaborasi peserta didik berada pada kategori sangat baik, yaitu masing-masing mencapai 100%. Dengan demikian, pengembangan modul PjBL berbasis keanekaragaman mangrove menjadi sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa.
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK FASE E SMA NEGERI 3 TANJUNG RAJA PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN Ida Fitriani; Sri Wardhani; Marlina Ummas Genisa; Meli Astriani
Bioedukasi Jurnal Pendidikan Biologi Vol 15 No 2 (2024): BIOEDUKASI, NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v15i2.9490

Abstract

Critical thinking skills are important for students to have when facing the challenges of the 21st century. This skill can help students overcome problems in the real world, one of which is the problem of environmental change. This research is qualitative with a descriptive approach, to evaluate the critical thinking abilities of students in class X SMA Negeri 3 Tanjung Raja on environmental change material. The number of research subjects was thirty. The critical thinking ability test consists of five questions that refer to five indicators: providing simple basic explanations, building basic skills, drawing conclusions, providing further explanations, and organizing strategies and tactics. The results showed that participants had a low level of critical thinking, especially in terms of indicators of concluding.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Lembar Kerja Murid (LKM) Socio-Scientific Issue (SSI) Jamur Berbasis PBL Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Komunikasi Siti Rochma Rochma; Marlina Ummas Genisa; Saleh Hidayat
SIMBIOSA Vol 15, No 1 (2026): SIMBIOSA
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/simbiosa.v15i1.9257

Abstract

Bahan ajar dalam Kurikulum Merdeka diarahkan untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21, khususnya berpikir kritis dan komunikasi. Hal ini mendasari analisis kebutuhan pengembangan Lembar Kerja Murid (LKM) Socio-Scientific Issues (SSI) Jamur berbasis Problem-Based Learning (PBL) pada Fase E. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan subjek dua guru Biologi dan 102 murid kelas X SMA Negeri 17 Palembang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan persentase. Hasil menunjukkan: (1) dibutuhkannya LKM kontekstual untuk mengatasi keterbatasan bahan ajar konvensional; (2) model PBL diinginkan karena aktif melibatkan murid memecahkan dilema kasus nyata; serta (3) perlunya integrasi konteks SSI untuk memicu kemampuan berpikir kritis dan komunikasi. Temuan ini memvalidasi bahwa LKM SSI Jamur berbasis PBL merupakan solusi tepat yang dibutuhkan dalam pembelajaran Biologi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat merealisasikan pengembangan LKM tersebut, diikuti dengan uji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Berbantuan AI Generative di SMP Patra Mandiri Palembang Mulia Putri; Wulandari Saputri; Marlina Ummas Genisa
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/4z1yz803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan bahan ajar E-LKPD berbantuan Artificial Intelligence (AI) Generative bagi siswa kelas VIII di SMP Patra Mandiri Palembang. Metode deskriptif kuantitatif digunakan sebagai bagian dari tahap analisis (need assessment) dalam penelitian pengembangan (Research and Development), melibatkan 24 siswa dan 2 guru mata pelajaran IPA melalui kuesioner, wawancara terstruktur, serta observasi kelas. Hasil analisis menunjukkan tingginya kebutuhan siswa terhadap inovasi media interaktif (E-LKPD) guna mempermudah visualisasi materi IPA yang abstrak. Namun, tingginya ekspektasi ini berbanding terbalik dengan rendahnya penggunaan aktif teknologi oleh guru di kelas. Di samping itu, keterampilan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah, khususnya pada aspek menarik kesimpulan (inference). Penggunaan platform AI juga masih didominasi oleh alat umum seperti ChatGPT dan Gemini, sedangkan platform khusus riset akademik belum dimanfaatkan secara optimal. Kesimpulan penelitian ini menegaskan urgensi pengembangan bahan ajar E-LKPD IPA berbasis AI Generative yang adaptif dan kontekstual guna menjembatani kesenjangan antara harapan teknologi siswa dan realitas pembelajaran konvensional, sekaligus memfasilitasi keterampilan berpikir kritis dan literasi digital.
Exploring The Potential of Biodiversity: An Ethnobotany Approach As A Learning Resource At SMA Negeri 1 Tempilang Suhartati Suhartati; Marlina Ummas Genisa; Wulandari Saputri
Gema Wiralodra Vol. 15 No. 3 (2024): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v15i3.728

Abstract

This study aims to analyze the ethnobotany biodiversity approach as a learning resource in the environment of SMA Negeri 1 Tempilang. Using biodiversity integrated with the community's traditional knowledge of plants (ethnobotany) in learning is crucial to increase students' understanding and awareness of the environment. The method used was a survey with a questionnaire instrument distributed to 35 SMA Negeri 1 Tempilang students to measure the level of knowledge, techniques, and obstacles to using ethnobotanical biodiversity in learning. Based on the results of the descriptive analysis, most students are at a high level of knowledge about ethnobotany, with 76 students or about 43.43% of the total population. Most of the other students were at a moderate level, with 50 students or about 28.57%. Deficient levels of knowledge have a relatively small number of students, with ten (5.71%) and 17 (9.71%), respectively. There is also a small number of students with a very high level of knowledge, namely 22 students or around 12.57%. Overall, the understanding and knowledge of ethnobotany among students is relatively good. The study results show that students understand ethnobotanical biodiversity well, but its use as a learning resource still needs improvement. The main obstacles include the limitation of learning materials and the need to utilize local potential. This study concludes the importance of integrating ethnobotany biodiversity materials in the school curriculum to increase environmental awareness and appreciation of local cultural richness. The results of this study can be a reference for the development of curriculum and learning strategies that are more relevant to local conditions.
SINTESIS KOMPOSIT KITIN-SILIKA (KI-SIL) DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN LOGAM Fe (III) DAN Cr (III) Hasri Hasri; Diana Eka Pratiwi; Muftihatu Rahma; Satria Putra Jaya Negara; Marlina Ummas Genisa; Haryanti Putri Rizal
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 01 (2025): Volume 14 Nomor 1 (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/45m24r41

Abstract

Rice husk waste can be utilized as a source of silica with a silica content of 86.90-97.30 %, which has potential as a silica-based material. Similarly, chitin sources are abundant in crustacean shells (crabs, shrimps, lobsters etc.), the combination of chitin-silica (Ki-Sil) as a composite is very interesting to study. So this research aims to synthesize Ki-Sil composite and its application as adsorbent of Fe(III) and Cr(III) metal ions. At first, the extraction of rice husk silica was carried out and then the synthesis of Ki-Sil composites. The obtained composite was optimized for pH with pH variation (2-6), adsorption capacity with concentration variation (50-150 ppm) and adsorption selectivity test of both metal ions with ratio (0.25:0.75; 0.75:0.25 and 1:1). Analysis of Ki-Sil functional groups using FTIR shows that the synthesis has been successful with wave numbers that match the standard and morphological analysis using SEM which shows the composite material is a porous material. The results obtained optimum pH 4 for adsorption of both target metals. The adsorption capacity of Fe(III) metal was 31.49 mg/g; 69.69mg/g; 89.83 mg/g and 138.57 mg/g, respectively. And the adsorption capacities of Cr(III) metal were 37.80 mg/g; 70.86 mg/g; 89.98 mg/g and 138.84 mg/g, respectively. The selectivity test results showed that Ki-Sil adsorbed Fe(III) metal by 0.9820 mmol and Cr(III) metal by 0.9949 mmol. It is concluded that the Ki-Sil composite is more selective in adsorbing Cr(III) metal.
Co-Authors Agung Wijaya Agustianda, Selpiana An Nur, Abdillah Mushawwir Andi Agussalim Andi Agussalim, Andi Angraini, Erni Anjelia, Bella Asan , Mat Astrid Sri Wahyuni Sumah Astrid Sumah Astrid SW Sumah Asvic Helida Aulia Rahmadhani Auliandari, Lia Bagas Rasid Sidik Bambang Subali Bayu Anshor Mursalin Diana Eka Pratiwi Diana Eka Pratiwi Diana Kumala Dilla Eka Septiani Djohar Maknun Djukri Djukri Efiza Kurniasari Erie Agusta Ernilawati Ernilawati Ernilawati, Ernilawati Ervina Mukharomah Erwin Saputra Erwin Saputra Eva Indriyani Evy Segarawati Ampry Fachry Abda El Rahman Gunawan Ismail Gusma Harfiana Abbas Habibi Habibi Halim, Ravita Sari Hamzah, Nurul Fahda Haryanti Putri Rizal Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri ummas Hidayat, Saleh Ida Fitriani Ida Fitriani Ida Fitriani Ifa Aulia Ike Purnamasari Ike Purnamasari Indriyani, Eva Ismail, Gunawan Jaya Negara, Satria Putra Kamaluddin, Muh Arif Khalida Wijaya Khoiron Nazip, Khoiron Lilia Krisna Sari Lilis Karlina Mahendra, Reno Esa Maryono Maryono Maryono Maryono Mat Asan Meili Yanti Meilinda Meilinda Meli Astiani Meli Astriani Mohammad Wijaya Mohc Hatta Mohc Hatta, Mohc Muftihatu Rahma Muh Arif Kamaluddin Muh. Yunus Mulia Putri Munawwarah Munawwarah Mushawwir An Nur, Abdillah Nadifah, Umi Negara, Satria Putra Jaya Nilasari Nilasari Nilasari Nilasari Nilasari, Nilasari Nita Nuraini Priyambodo, Panggih Putrawiguna, Rio Rahma, Muftihatu Reno Esa Mahendra Rosana Agus S. Abu Alama Saeful Bahri Saleh Hidayat Sapta Handaiyani Sari, Lilia Krisna Satria Putra Jaya Negara Septi Meliani Hartato Setiawati, Vera Sherly, Adis Siti Rochma Rochma Sitti Faika Sitti Faika Sri Wahyuni Sumah, Astrid Sri Wardhani Sri Wardhani Sri Wardhani Suhartati Suhartati Suhartati Suhartati Suhartati Suhartati Sumah , Astrid Sri Wahyuni Sumah, Astrid Sri Wahyuni Sumah, Astrid SW Summah, Astrid Sri Wahyuni Suriati Eka Putri Suriati Eka Putri Taupik Hidayat, Taupik Thia Riana Fadhilah Ummas, Hasri Wardhani, Sri Warhdani, Sri Sri Winda Fadhila Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri, Wulandari Yana Sambeka Yetrie Octavury