Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi dan Giat Literasi Kelautan untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan di Kalangan Siswa SMA Kabupaten Mempawah Apriansyah; Mega Sari Juane Sofiana; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Nurrahman, Yusuf Arief; Safitri, Ikha; Warsidah; Idiawati, Nora; Sukal Minsas; Helena, Shifa; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Prayitno, Dwi Imam; Nuraya, Tia; Harianto; Darma, Surya
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1622

Abstract

The research aims to enhance marine literacy and raise awareness among high school students in Mempawah Regency about vital role of mangrove ecosystems in maintaining coastal environmental balance. Limited student understanding has contributed to low participation in conservation efforts. A participatory educational approach was implemented through material presentation, interactive discussion, and marine equipment demonstrations. Questionnaire results indicated that over 90% of participants reported an increased understanding, with most expressing motivation to engage in mangrove conservation activities. These findings highlight the effectiveness of participatory methods in fostering marine literacy and environmental awareness. The program’s success is expected to serve as a sustainable model for environmental education in schools and can be expanded to promote ecological consciousness at the community level.
Estuary and Marine Waters Characteristics of the Sungai Nibung Village Coastal Waters, Kubu Raya, West Kalimantan Sofiana, Mega Sari Juane; Safitri, Ikha; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Nurrahman, Yusuf Arief; Harianto, Harianto
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 31 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.31.1.75

Abstract

Sungai Nibung Village is a KKPP3K (Coastal Waters and Small Islands Conservation Area) in Kubu Raya District. This community features an abundance of diverse natural resources, such as crab, fish, shrimp, squid, octopus, and finless dolphins. This indigenous biota is sustained by fertility and high water quality. Water fertility reveals high nutrient concentration and identifies phytoplankton as primary producers. Water contains nutrients in the form of nitrates and phosphates. Phytoplankton and other aquatic species require these nutrients to survive. The concentration of chlorophyll-a, the primary pigment of phytoplankton, which has a role in photosynthesis, can also be used to estimate the trophic state of waterways. The fertility of Sungai Nibung Village waters in the sea (Station I and II), estuary (Station III), and river (Station IV and V) has been assessed. Nitrate and phosphate levels in water samples were assessed in line with SNI 06-2480-1991 and SNI 06-6989.31.2005, respectively. The chlorophyll-a was evaluated using the trichromatic method with a UV-Vis spectrophotometer at 664, 647, and 630 nm. Sungai Nibung Village's waters include 0.9−1.5 mg/L nitrate and 2.06−2.19 mg/L phosphate. Chlorophyll-a levels range from 2−5 μg/L, placing them in the low category. Keywords: chlorophyl-a, Sungai Nibung Village, nitrate, phosphate
ANALISIS PROKSIMAT, MINERAL ESENSIAL, DAN CEMARAN LOGAM BERAT PADA TERIPANG Acaudina molpadioides DARI PERAIRAN PALOH KALIMANTAN BARAT Safitri, Ikha; Helena, Shifa; Warsidah, Warsidah; Sari Juane Sofiana, Mega
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 3 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.15

Abstract

Acaudina molpadioides was found along the coast of Paloh, Sambas Regency, West Kalimantan in recent months. This sea cucumber known as one of the typical foods of the coastal community of Karimun. This species has similarities with Paracaudina sp. belonging to the Caudinidae family. Proximate content, essential minerals and heavy metal contamination have never been carried out on A. molpadioides from Paloh waters. Nutrition in this biota will varies in different places. It is due to different environmental influences in terms of physical and chemical parameters. Proximate analysis were carried out. They were content of water, ash, protein and fat. The essential minerals analyzed from the samples were zinc (Zn), copper (Cu), iron (Fe) and manganese (Mn) using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Heavy metal contamination of Pb and Cd was also measured by AAS. Moisture, ash, fat and protein content of A. molpadioides were 36.23%; 7.61%; 0.004% and 3.35% respectively. The essential minerals detected in A. molpadioides were Zn (0.054 ppm), Fe (3.35 ppm) and Mn (0.150). Heavy metal contamination of Pb and Cd was not detected from A. molpadioides samples.
Struktur Komunitas Mangrove di Desa Jeruju Besar Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat Rembulan, Rindu; Safitri, Ikha; Sofiana, Mega Sari Juane
Oseanologia Vol 4, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v4i2.95770

Abstract

Desa Jeruju Besar memiliki luas kawasan hutan 1.980,80 ha dengan luas kawasan mangrove sebesar 28,812 ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mangrove di kawasan mangrove Desa Jeruju Besar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2025 dengan metode sistematik untuk menentukan titik Stasiun. Pengamatan dilakukan pada 3 Stasiun, setiap Stasiun terdapat 3 plot dengan ukuran 10×10 m mengikuti garis transek yang ditempatkan sejajar dengan jarak antar plot 10 m. Terdapat 4 spesies mangrove yang ditemukan di kawasan mangrove Desa Jeruju Besar terdiri dari Avicennia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata dan Nypa fruticans. Avicennia alba merupakan spesies dengan nilai INP tertinggi pada semua tingkatan pertumbuhan. Nilai keanekaragaman mangrove diseluruh Stasiun tergolong rendah (H"™ < 10), yang mengindikasikan rendahnya variasi jenis pada komunitas mangrove. Kerapatan mangrove Nypa fruticans tergolong padat, hal ini menunjukkan ekosistem mangrove di Desa Jeruju Besar masih didominasi oleh beberapa spesies tertentu dengan distribusi yang belum merata.
Pemetaan Kerawanan Abrasi Berdasarkan Tutupan Vegetasi Mangrove di Wilayah Pesisir Pulau Temajo Mempawah Kalimantan Barat Hutagaol, Yakub Taruli Septanto; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Sofiana, Mega Sari Juane; Rahmat, Muhammad Farhan
Oseanologia Vol 4, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v4i2.95640

Abstract

Pulau Temajo yang terletak di Kabupaten Mempawah merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang memiliki kerentanan terhadap abrasi. Oleh karena itu, identifikasi tingkat kerawanan perlu dilakukan sebagai langkah mitigasi sesuai amanat Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 dan Peraturan BNPB No. 02 Tahun 2012. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kerawanan abrasi berdasarkan tutupan vegetasi pantai menggunakan citra satelit Landsat-8 Operational Land Imager (OLI) dengan resolusi spasial 30 m (perekaman tahun 2021), yang diolah melalui indeks NDVI. Sebanyak 79 segmen pantai dengan jarak ~200 m dianalisis, kemudian hasil NDVI diintegrasikan ke dalam skoring BNPB. Hasil menunjukkan nilai NDVI 0,0598"“0,4863 dengan distribusi tutupan rendah pada 23 segmen, sedang 35 segmen, dan tinggi 21 segmen. Berdasarkan skoring BNPB, tingkat kerawanan abrasi didominasi kategori rendah dengan 75 segmen (94,94%), sedangkan 4 segmen (5,06%) kategori sedang, dan tidak ada kategori tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh keberadaan mangrove rapat dan substrat berlumpur yang mampu meredam energi gelombang. Dengan demikian, Pulau Temajo secara umum memiliki tingkat kerawanan abrasi rendah, meskipun segmen dengan kerawanan sedang tetap memerlukan rehabilitasi vegetasi untuk menjaga keberlanjutan kawasan wisata bahari.
Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Mangrove di Kawasan Ekowisata Borneo Bahari Desa Sungai Kakap Kalimantan Barat Cahyany, Brigita Sari Kusuma; Juniarti, Juniarti; Alfadzri, Andry; Listy, Irma; Awlia, Isti; Hidayat, Ade; Triono, Riski; Warsidah, Warsidah; Sofiana, Mega Sari Juane
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 3 (2025): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i3.94959

Abstract

Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat mempunyai total luasan area ekosistem mangrove mencapai 44.625,76 hektar. Ekosistem mangrove memiliki potensi besar sebagai sumber metabolit sekunder yang berperan penting dalam mekanisme adaptasi terhadap tekanan lingkungan. Kawasan ekowisata Borneo Bahari yang berada di Desa Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya merupakan area pesisir yang ditumbuhi oleh berbagai jenis mangrove seperti Acanthus ilicifolius, Avicennia marina, dan Sonneratia caseolaris. Namun, belum ada kajian mengenai kandungan metabolit sekunder pada mangrove di kawasan ekowisata Borneo Bahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder pada daun Acanthus ilicifolius, Avicennia marina, dan Sonneratia caseolaris. Metabolit sekunder dari ketiga jenis mangrove diekstraksi dengan pelarut etanol menggunakan metode maserasi. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol A. ilcifolius mengandung flavonoid dan saponin. Mangrove A. marina mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan steroid. Jenis S. caseolaris menunjukkan ekstrak mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan steroid. Temuan ini menjadi dasar awal dalam eksplorasi lebih lanjut seperti potensi bioaktivitas metabolit sekunder dari mangrove di wilayah tersebut.
Peningkatan Keterampilan dan Perekonomian Masyarakat Pesisir Pulau Lemukutan melalui Pelatihan Pembuatan Snack Berbasis Rumput laut Safitri, Ikha; Warsidah; Sofiana, Mega Sari Juane; Yuliono, Agus
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 4 No 2 (2021): 2021: Edisi 2
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.247 KB) | DOI: 10.22146/bakti.1872

Abstract

The waters of Lemukutan Island have the potential of natural resources, including seaweed. Since 2011, Lemukutan Island has been the largest seaweed cultivation center in West Kalimantan. However, the Covid-19 pandemic has attacked all sectors and caused a decline in prices for fishery-based food commodities. This condition causes the farmers to suffer losses and the seaweed cultivation activity also decreases. Training on making snacks and seaweed jelly boba has been carried out to revive the economy of the coastal communities of Lemukutan Island. This activity involves all levels of the community through representatives of each RT using a hybrid method. Training is carried out with strict health protocols. This activity aims to improve the skills of coastal communities in processing seaweed-based foods. The training participants were very enthusiastic, from the presentation about the benefits of consuming seaweed for human health to the practice of making seaweed snacks and jelly. ===== Perairan Pulau Lemukutan memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah termasuk rumput laut. Sejak 2011, Pulau Lemukutan menjadi sentra usaha budi daya rumput laut terbesar di Kalimantan Barat. Namun, pandemi Covid-19 telah menyerang semua sektor kehidupan dan menyebabkan kemerosotan harga pada komoditas pangan berbasis perikanan. Kondisi ini mengakibatkan pembudi daya mengalami kerugian dan usaha budi daya rumput laut di Pulau Lemukutan juga menurun. Pelatihan pembuatan snack krenyes dan jelly boba rumput laut telah dilaksanakan untuk menumbuhkan kembali perekonomian masyarakat pesisir Pulau Lemukutan. Kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat Pulau Lemukutan melalui perwakilan tiap RT dengan metode hibrid. Pelatihan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang tegas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat pesisir dalam mengolah makanan berbasis rumput laut. Peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan, mulai dari pemaparan materi tentang manfaat dari mengonsumsi rumput laut bagi kesehatan manusia hingga praktik pembuatan snack dan jelly rumput laut.
Program Open Ship Day Sebagai Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) Kalimantan Barat Warsidah; Safitri, Ikha; Sofiana, Mega Sari Juane; Kushadiwijayanto , Arie Antasari; Nurrahman , Yusuf Arief; Helena, Shifa; Nurdiansyah , Syarif Irwan; Edwin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has very high marine fisheries resources so it is often the target of illegal fishing, both by local Indonesian fishermen who do not have permits to use special fishing gear and by foreign fishermen who enter Indonesian territorial waters. The Marine Fisheries Resources Monitoring Station (PSDKP) is the spearhead of monitoring and controlling the management of marine fisheries resources in Indonesian waters. The aim of this activity is to obtain information about the monitoring mechanism for marine fisheries resources in Indonesian waters, especially for WPP711 which covers the operational areas of the Natuna Sea, North Natuna Sea and Karimata Strait through Open Ship Day activities. The scope of PSDKP activities is from upstream to downstream processes, from monitoring and controlling fishing regulations to the monitoring and controlling of fish cultivation regulations and fishery product processing. The activity was attended by 20 participants consisting of students from the Marine Science Study Program at Tanjungpura University. The activity was carried out using the educational lecture method and a simulation of the mechanism for catching fishing vessels carrying out illegal fishing by the ABK Hiu Macan 01 team. The evaluation results showed that the participants in this activity had a good understanding of the mechanism for monitoring and controlling the use of fisheries marine resources in the WPP711 zone and got an overview of mechanism for encircling and arresting foreign fishing vessels that carry out illegal fishing.
Sosialisasi Peran Multipihak dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi di Kalimantan Barat melalui Forum Group Discussion Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Kusumardana, Setra; Safitri, Ikha; Warsidah; Sofiana, Mega Sari Juane; Sukardi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan Barat memiliki potensi ekosistem pesisir dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi, seperti mangrove, lamun, terumbu karang, dan sumberdaya kelautan dan perikanan. Selain itu, di beberapa Kabupaten pesisir Kalimantan Barat juga ditemukan biota endemik, biota yang dilindungi maupun terancam punah. Potensi tersebut menjadi dasar penetapan lima kawasan konservasi perairan di Kalimantan Barat. Dalam rentang waktu 2019 – 2023, pengelolaan kawasan konservasi Kalimantan Barat menghadapi banyak tantangan sekaligus menawarkan banyak peluang yang dapat dilakukan. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah kurangnya kesadartahuan masyarakat tentang konservasi dan pengelolaan laut secara berkelanjutan. Focus Group Discussion dan seminar membahas tantangan dan peluang dalam mengembangkan usaha konservasi inklusif yang berkelanjutan sebagai sumber perekonomian bagi masyarakat pesisir. Untuk menjamin keberlanjutan sumberdaya kelautan dan perikanan serta pengelolaan yang efektif, diperlukan adanya peran multipihak. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat pesisir dapat mewujudkan solusi inovatif dan komitmen untuk mendukung keberlanjutan lingkungan laut dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Inisasi Eduwisata Kubu Raya Estuary Cruise Sebagai Upaya Konservasi Inklusif Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Kusumardana, Setra; Safitri, Ikha; Warsidah, Warsidah; Juane Sofiana, Mega Sari; Apriansyah, Apriansyah; Arief Nurrahman, Yusuf; Irwan Nurdiansyah, Syarif; Minsas, Sukal; Agustina, Sella
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2692

Abstract

Teluk Bengkolan (Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat) merupakan kawasan laut semi tertutup (estuaria) serta memiliki kondisi ekosistem mangrove sangat baik dan memiliki potensi ekonomi yang sangat tinggi. Meskipun demikian, terdapat dilema yang membebani usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir Teluk Bengkolan. Peran Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Tanjungpura (PSIK Untan) menjadi sangat penting dalam mengatasi dilema ini. Dan untuk mengakomodir tridharma tersebut, PSIK Untan membuat program inovasi wisata pendidikan bertajuk Pelayaran Estuari Kubu Raya (Estuary Kubu Raya Cruise) yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui wisata dan upaya konservasi melalui penyadartahuan khalayak. Kegiatan Pelayaran Pendidikan ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak dan dilaksanakan pada tanggal 13 – 15 Oktober 2023 di Estuari Teluk Bengkolan, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, yaitu dosen dan mahasiswa PSIK Untan, Yayasan Webe Konservasi Ketapang, Lembaga Pengelola Hutan Desa Sugai Nibung, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, dan KM Arif Azam Jaya. Pelayaran yang berlangsung selama 3 hari 2 malam memberikan pengamalan belajar bagi peserta pelayaran. Manfaat dari kegiatan ini tidak hanya diperoleh peserta namun juga masyarakat Desa Sungai Nibung. Pelayaran memberi dampak pada peningkatan minat peserta dan masyarakat untuk menjaga dan mengelola lingkungan berkelanjutan serta membuka peluang peningkatan ekonomi bagi masyarakat.
Co-Authors . Apriansyah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Hidayat, Ade Adelita, Kristina Adjout, Rebiha Agustina, Sella Alfadzri, Andry Amelia, Debie Rizky Amriani Amir Andryani, Semi Anisa Mulyani Anthoni B. Aritonang Antonia, Rika Apriansyah Ardiansyah, Lani Arie A. Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasarie Kushadiwijayanto Arief Nurrahman, Yusuf Aritonang, Anthoni B. Aritonang, Anthoni Batahan Ashari, Asri Mulya Asri Mulya Ashari Asri Mulya Azhari Aswandi Aswandi, Aswandi Awlia, Isti Bambang Kurniadi Bambang Kurniadi, Bambang Bariah, Anisah Cahyany, Brigita Sari Kusuma Caksana, Muhamad Uwais Calvin, Silvanus Desriani Lestari Desriani Lestari Dewi Kartika Putri Diah Wulandari Rousdy Dwi Gusmalawati Edwin Elfrida Ratnawati Enjella, Enjella Fadhilah, Wardatul Faizal, Ibnu Farhaby, Arthur M Ginting, Madi Juna Permalem Harianto Harianto Harianto Hasanah, Fadiah Amalia Helena, Shifa Hermawansyah, Hermawansyah Hutagaol, Yakub Taruli Septanto Idiawati, Nora Sari Ikha Ikha Safitri Ikha Safitri Irawan, Suhardi Irwan Nurdiansyah, Syarif Jannati Jannati Jannati Jannati Jumlia Juniarti Juniarti Karina Elwanda Saputri Kristina Adelita Kurnia Utami Kurniawan Alam Muza’ki Kushadiwijayanto , Arie Antasari Kushadiwijayanto, Arie A. Kushadiwijayanto, Arie Antasari Kushadiwiojayanto, Arie Antasari Kusumardana, Setra Lestari, Desriani Listy, Irma Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti, Lucky Maharani, Ema Mardianto, Tomi Mardini, Delvia Devi Maser, Agnes Putri Maulana, Adrian Maunala, Adrian Melia Trianasta Minarti, Sukal Minsas, Sukal Mohammad Reza Monica, Gracelia Muhardi Neva Satyahadewi Nguyen, Duc-Hung Nora Idiawati Nora Idiawati Nora Idiawati Nora Idiawati Nora Idiawati Noyanti, Resti Nurdiansyah , Syarif Irwan Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Irwan Nurhidayanti Nurhidayanti, Nurhidayanti Nurrahman , Yusuf Arief Oktavia Oktavia Oktavia Oktavia Pamela Pamela Prayitno, Dwi Imam Puji Ardiningsih Puji Ardiningsih Qodriati, Tuty Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmat, Muhammad Farhan Ramadhan, Bayu Ramajenny, Layla Shinta Rembulan, Rindu Renny Puspita Sari Retno, Mayang Sari Risko, Risko Rita Kurnia Apindiati Riza Adriat Riza Linda Robi, Robi Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Ruqiah Ganda Putri Panjaitan Sakina, Haiwatus Saputri, Karina Elwanda Sihotang, Nesya Lia Sofiana Sofiana Suhardi Irawan Sukal Minsas Sukal Minsas Sukmajaya, Andira Sumarni, T. Novi Suparnawati Suparnawati Suparnawati, Suparnawati Surya Darma Susanto, Hendro Susrini, Putri Dahyu Sy Irwan Nurdiansyah Sy Irwan Nurdiansyah Sy. Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Tahirah Hasan Taufik Nurcahyanto Tengku Riza Zarzani N Tia Nuraya Triono, Riski Uray Ristian Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah, W. Warsidah, Warsidah Wenisda, Fransiska Monita Yudhoyono, Billget Mansirit Yuli, Yulianti Yulianti, Yuli Yuliono, Agus Yusuf A. Nurrahman Yusuf Arief Nurrahman Zainal Zainal Zulfian Zulfian