p-Index From 2021 - 2026
10.748
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Berkala Epidemiologi Equilibrium: Jurnal Pendidikan Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Manuju : Malahayati Nursing Journal JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) Jurnal Bidan Cerdas Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang MEDIC MEdical Dedication Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Journal of Applied Nursing and Health JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) ASMAT: Jurnal Pengabmas International Journal of Health Science (IJHS) PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat International Journal of Medicine and Health Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Riset Informasi Kesehatan International Journal of Health, Engineering and Technology Gema Kesehatan Journal of Health Sciences and Epidemiology MOTORIK Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Bidan Cerdas Jurnal Binakes Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

The relationship between the role of parents and health workers with indicator healthy lifestyle (PHBS) elementary students in the working area of Pakuan baru health center, Jambi Fitria Eka Putri; Siti Nurizati N A; Usi Lanita; Hubaybah Hubaybah; Adelina Fitri; Fajrina Hidayati
International Journal Of Health Science Vol. 3 No. 1 (2023): March : International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v3i1.1273

Abstract

Elementary school children are susceptible to various diseases related to PHBS such as diarrhea, DHF, etc. Currently PHBS in Indonesia is still low. The purpose of this study was to determine the factors related to PHBS in elementary school children in the working area of ​​the Pakuan Baru Health Center, Jambi City, in 2022. This research is quantitative with a cross sectional design. Sampling by simple random sampling, a total sample of 105 fifth grade students. Data collection was carried out using questionnaires and observations. Analysis using the chi-square test. The results of this study indicate that respondents with good PHBS were 64.8%. The results of the analysis show that The role of parents is related to PHBS p=0.003. And the role of health workers is not related to PHBS p=0.227. There is a relationship between the role of parents with PHBS in elementary school children, while the role of health workers is not related to PHBS.
GAMBARAN FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI MENURUT WILAYAH DI INDONESIA (ANALISIS DATA SKI TAHUN 2023) Aisya, Nakhlatul; Kalsum, Ummi; Fitri, Adelina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56197

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat utama yang berkontribusi besar terhadap beban penyakit tidak menular di Indonesia. Perbedaan karakteristik wilayah perkotaan dan perdesaan berpotensi menimbulkan variasi distribusi faktor risiko hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian hipertensi berdasarkan karakteristik demografis, perilaku, dan sosial ekonomi menurut klasifikasi wilayah tempat tinggal di Indonesia. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Populasi adalah penduduk usia ≥15 tahun dengan data lengkap status hipertensi. Sampel menggunakan total sampling berdasarkan data tersedia dengan desain multistage sampling dan pembobotan survei. Variabel dependen adalah kejadian hipertensi berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan, sedangkan variabel independen meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, obesitas, aktivitas fisik, pola konsumsi, merokok, status sosial ekonomi, dan wilayah tempat tinggal. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis secara univariat untuk memperoleh distribusi frekuensi dan persentase. Hipertensi lebih banyak ditemukan di wilayah perkotaan, perempuan dengan hipertensi sebanyak 63,9% dan usia ≥40 tahun 89,3%, sedangkan di perdesaan perempuan 67,8% dan usia ≥40 tahun 90,3%. Pendidikan rendah lebih dominan di perdesaan 84,0% dibandingkan perkotaan 57,6%. Konsumsi bumbu penyedap sering lebih tinggi di perkotaan 75,0% dibandingkan perdesaan 72,8%. Status sosial ekonomi teratas lebih banyak di perkotaan 27,8%, sedangkan di perdesaan dominan pada kelompok menengah 23,4%. Distribusi hipertensi menunjukkan perbedaan karakteristik antara wilayah perkotaan dan perdesaan, sehingga pendekatan pencegahan perlu mempertimbangkan konteks wilayah dan karakteristik populasi setempat.
Determinants of Pneumonia Symptoms in Toddlers in the Paal V Health Center Working Area of Jambi City Mellina mellina Manurung; Fitria Eka Putri; Adelina Fitri; Rumita Ena Sari; Andree Aulia Rahmat
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.15210

Abstract

ABSTRACT Pneumonia is a disease in children under five which causes the highest number of deaths at the global level. Pneumonia cases in toddlers continue to increase and Indonesia is ranked 8th in the world. The aim of this research is to determine the factors associated with pneumonia symptoms in toddlers in the working area of the Paal V Health Center, Jambi City. Cross sectional research design. The research was conducted in the Paal V Community Health Center Working Area, Jambi City. The total sample was 70 toddlers taken using Accidental Sampling. The independent variables are house temperature, house humidity, residential density, house ventilation, lighting, smoking habits, mother's knowledge and exclusive breastfeeding. Data were analyzed using the Chi Squar e or Fisher Exact test. Toddlers with Pneumonia Symptoms are 65.7%. Factors associated with pneumonia symptoms in toddlers are house humidity (PR=0.60; 95% CI=0.37-0.95), house lighting (PR=0.55; 95% CI=0.29-1, 04), smoking habits (PR=1.50; 95% CI=098-2.28) and maternal knowledge (PR=2.46; 95% CI=1.08-1.97). Meanwhile, those that are not related to pneumonia symptoms in toddlers are house temperature, house ventilation, residential density and exclusive breastfeeding. Risk factors for pneumonia symptoms in toddlers are house humidity that does not meet the requirements, house lighting that does not meet the requirements, the presence of smoking habits in the house, poor maternal knowledge. It is hoped that mothers who have toddlers will pay attention to the physical environment of the house and reduce smoking habits in the house Keywords: Pneumonia, Environment, Child, Mother
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pre Hipertensi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi Nadya Pramesti; Marta Butar Butar; Adelina Fitri; Rd. Halim
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12689

Abstract

Prehypertension is a condition in which blood pressure is elevated but has not yet reached the threshold for hypertension, with systolic pressure of 120–139 mmHg and diastolic pressure of 80–89 mmHg. Based on data from the Jambi Provincial Health Office in 2024, hypertension ranked second among the top 10 diseases, accounting for 23.21% of cases in individuals aged over 15 years. A preliminary survey conducted among 20 students of the Faculty of Medicine and Health Sciences, Universitas Jambi, found that 8 students (40.0%) had prehypertension and 1 student (5.0%) had hypertension. This study employed a quantitative approach with an analytic observational method using a cross-sectional design. The population consisted of students from various study programs at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Universitas Jambi, from the 2023, 2024, and 2025 cohorts. A total of 176 respondents were selected using stratified random sampling. Data were analyzed using the Chi-square test with a significance level of α = 0.05. The results of the study showed that there was a relationship between nutritional status (p=0.0001), sodium intake (p=0.0001), stress conditions (p=0.046), sleep apnea (p=0.0001), and gender (p=0.023) with the incidence of prehypertension. There are significant associations between nutritional status, sodium intake, stress condition, sleep apnea, and sex with the incidence of prehypertension.
Determinan Body Image pada Remaja di SMAN 5 Kota Jambi Tahun 2025 Ridhatul Fitri; Adelina Fitri; Hendra Dhermawan Sitanggang; Marta Butar Butar
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4436

Abstract

Body image negatif pada remaja menjadi masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat karena dapat memengaruhi kesehatan psikologis, perilaku makan, dan fungsi sosial remaja. Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami ketidakpuasan tubuh akibat perubahan fisik yang cepat serta tekanan sosial budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan body image pada remaja di SMAN 5 Kota Jambi Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan XI SMAN 5 Kota Jambi. Sampel berjumlah 117 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Analisis bivariat dan multivariat dilakukan menggunakan regresi Cox termodifikasi dengan waktu konstan untuk memperoleh adjusted prevalence ratio (aPR) dan 95% confidence interval (95%CI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 49,6% responden memiliki body image negatif. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin (p=0,002), status gizi obesitas dan overweight (p=0,0001), body shaming (p=0,0003), penggunaan media sosial yang tinggi (p=0,038), dan aktivitas fisik sedang (p=0,011). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa remaja perempuan berisiko 1,87 kali mengalami body image negatif dibandingkan laki-laki (aPR=1,87; 95%CI=1,21–2,91). Obesitas (aPR=1,81; 95%CI=1,32–2,45), body shaming berat (aPR=1,61; 95%CI=1,06–2,44), dan penggunaan media sosial tinggi (aPR=1,52; 95%CI=1,12–2,05) juga berhubungan signifikan dengan body image negatif. Jenis kelamin merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan body image. Sekolah disarankan memperkuat program promosi kesehatan mental remaja terkait persepsi tubuh positif dan literasi media sosial.
DETERMINAN KEMATIAN BAYI DI INDONESIA BERDASARKAN ANALISIS DATA SKI 2023: DETERMINANTS OF INFANT MORTALITY IN INDONESIA: AN ANALYSIS OF 2023 SKI DATA Ainna Rahmini; Adelina Fitri; Helmi Suryani Nasution; Muhammad Syukri; Ismi Nurwaqiah Ibnu
GEMA KESEHATAN Vol. 17 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/gk.v17i1.484

Abstract

Berdasarkan hasil Long Form SP2020 Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia mencapai 16,85 per 1000 kelahiran hidup dan angka tersebut masih belum mencapai target SDG’s di tahun 2030 yaitu 12 per 1000 kelahiran hidup. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kematian bayi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan sekunder berupa data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 yang kemudian dilakukan analisis lanjutan. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, serta multivariat. Hasil penelitian menujukkan bahwa proporsi kematian bayi mencapai 2,6%. Faktor yang berhubungan dengan kematian bayi di Indonesia yaitu status pekerjaan ibu (p-value = 0,000 POR = 2,64 95%CI : 1,72-4,06), usia ibu (p-value = 0,003 POR = 1,88 95%CI : 1.23 – 2.86), jarak kelahiran (p-value = 0,022 POR = 2,08 95%CI : 1.01 – 3.94), pendidikan ibu (p-value = 0,004 POR = 1,86 95%CI : 1,21-2,84), sosial ekonomi (p-value = 0,000 POR = 5,47 95%CI : 3,47 – 8,63), komplikasi kehamilan (p-value = 0,000 POR = 2,18 95%CI : 1,41-3,39), penolong persalinan (p-value = 0,000 POR = 3,37 95%CI : 1,71-6,62) dan kunjungan ANC (p-value = 0,015 POR = 1,69 95%CI : 1,10 – 2,60). Faktor yang tidak berhubungan dengan kematian bayi meliputi jaminan kesehatan dan tempat tinggal. Faktor dominan dengan kematian bayi yakni sosial ekonomi setelah dikontrol oleh variabel status pekerjaan, usia ibu, jarak kelahiran, pendidikan ibu, komplikasi kehamilan, penolong persalinan dan kunjungan ANC. Kata kunci: Angka Kematian Bayi (AKB), Determinan, Survei Kesehatan Indonesia (SKI)     Based on the results of the 2020 Long Form Population Census (SP2020), the Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia reached 16.85 per 1,000 live births—still above the Sustainable Development Goals (SDGs) target of 12 per 1,000 live births by 2030. This study uses secondary data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI), which was subjected to further analysis. Data analysis was carried out univariately, bivariately, and multivariately. The results showed that the proportion of infant mortality was 2.6%. Factors significantly associated with infant mortality included maternal employment status (p-value = 0.000 POR = 2.64 95%CI: 1.72-4.06), maternal age (p-value = 0.003 POR = 1.88 95%CI: 1.23 – 2.86), birth spacing (p-value = 0.022 POR = 2.08 95%CI: 1.01 - 3.94), maternal education (p-value = 0.004 POR = 1.86 95%CI: 1.21-2.84), socio-economic (p-value = 0.000 POR = 5.47 95%CI: 3.47 – 8.63), pregnancy complications (p-value = 0.000 POR = 2.18 95%CI: 1.41-3.39), birth attendant (p-value = 0.000 POR = 3.37 95%CI: 1.71-6.62) and ANC visits (p-value = 0.015 POR = 1.69 95%CI: 1.10 – 2.60). Factors not related to infant mortality include health insurance and residence. The dominant factor in infant mortality is socio-economic after being controlled by the variables of employment status, maternal age, birth spacing, maternal education, pregnancy complications, birth attendants, and ANC visits. Keywords: Infant Mortality Rate (IMR), Determinants, Indonesian Health Survey (IHS)
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Higiene pada Penjamah Makanan di Sekolah Dasar Negeri Wilayah Kerja Puskesmas Talang Banjar Diani Salsadila; Adelina Fitri; Fajrina Hidayati; Oka Lesmana S.; Hendra Dhermawan Sitanggang; Nurmaya Sari; Yenni Herlina Marbun
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1337

Abstract

Latar belakang: Makanan yang terkontaminasi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan penyakit bawaan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan perilaku higiene pada penjamah makanan di kantin Sekolah Dasar Negeri wilayah kerja Puskesmas Talang Banjar, mengingat masih banyak kantin Sekolah Dasar Negeri di Kota Jambi yang belum memenuhi standar kebersihan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Sampel terdiri dari 37 penjamah makanan dengan menggunakan teknik Total Sampling dan data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan uji Fisher’s Exact Test. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar penjamah makanan memiliki perilaku higiene kurang baik (65%), dengan pengetahuan kurang baik (60%), sikap positif (51%), mendapatkan pengawasan internal dan eksternal (62%), dan sebagian besar belum pernah mengikuti pelatihan (89%). Uji bivariat menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p=0.023) dan sikap (p=0.008) dengan perilaku higiene, sedangkan pengawasan (p=0.171) dan pelatihan (0.602) tidak ada hubungan dengan perilaku higiene pada penjamah makanan di kantin Sekolah Dasar Negeri wilayah kerja Puskesmas Talang Banjar. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku higiene pada penjamah makanan, sedangkan pengawasan dan pelatihan tidak ada hubungan dengan perilaku higiene pada penjamah makanan di kantin Sekolah Dasar Negeri wilayah kerja Puskesmas Talang Banjar. Disarankan Puskesmas menginisiasi program pelatihan mengingat tingginya persentase penjamah yang belum terlatih.
Co-Authors . Asparian, . Abdul Haris Adelia Debora Siagian Adila Solida Afrilia, Lisa Agatha, Veronica Ahmad Hidayat Ainna Rahmini Aisya, Nakhlatul Ajeng Tri Yani Safitri Alfita Sari Alga, Nur’aini Amanta, Shakira Zahra Amany, Natasya Zalta Andika Rahmat Andika Rahmat Andree Aulia Rahmat Andy Amir Aprilianti, Dewi Arnati Wulansari Arnild Augina Mekarisce Ashar Nuzulul Putra Askary, Ingrid Arum Asmaripa Ainy Asri C. Adisasmita ATTIYA ISTARINI Br Barus, Erika Besty Budi Aswin Butar Butar, Marta Butar, Marta Butar Butar, Marta Butar Cristine Sianturi Delta Intan Putri Desi Ramadani Diani Salsadila Dilma’aarij Agustia DinaMarthaFitri1 ErnyElviany2 Eka Putri, Fitria Eksadela, Monika Emilia Septina Evy Wisudariani Fajrina Hidayati Fajrina Hidayati Fita, Alfita sari Fitriyani Fitriyani Freety Septika Rahayu Girsang, Monica Evi Fania Gultom, Mauliate DC Gusmawati, Putri Guspianto Guspianto Halim, Rd. Helmi Suryani Nasution Hendra Dhermawan Sitanggang Herwansyah Hubaybah Hubaybah Hubaybah, Hubaybah Ikhsan, Mulyadi Ima Maria Irene Marcella Faomasi Nazara Ismi Nurwaqiah Ibnu Kasyani Kasyani Kasyani, Kasyani La Ode Reskiaddin Lesmana S, Oka Lista Oktarina Luri Mekeama M. Ridwan M. Ridwan Ridwan Marta Butar Butar Mauliate DC Gultom Mawarti Perdana, Silvia Mellina mellina Manurung Mochammad Dzikri Andiatama Monika Eksadela Muhammad Agung Perdana Muhammad Agung Perdana Muhammad Alhada Fuadilah Habib Muhammad Rifqi Azhary muhammad rizky, muhammad Muhammad Syukri Nadya Pramesti Najhoa Sonia Putri Najmah Najmah Najmah, Najmah Nanda Agustian Simatupang Nasution, Helmi Suryani Nindya Aryanty Ningsih , Vinna Rahayu Ningsih, Vina Rahayu novita, willia Nugroho, Purwo Setiyo Nurchafifah, Evi nurmaya sari Octaviana, Tarra Oka Lesmana Oka Lesmana S. Oka Lesmana, Oka Pagan, Putri Nurul Aqla Puspita Sari Puspita Sari Puspita Sari Putra, Rio Mapin Putri , Fitria Eka Putri Andini, Putri Putri Vira Nanda Putri, Fatma Az-zahrani Putri, Fitria Eka Rahim, Beny Rahma Puja Afdilla Ramadani, Latifa Fitri Ramadani Ramadhani, Marina Ramadhani, Muhammad Ridho Rd. Halim Rd. Halim Renti Mahkota Ridhatul Fitri Rinaldi, Shirin Ebadi Rini, Willia Novita Eka Rusdianto, Fahrul S, Hendra Dhermawan S, Oka Lesmana Salsabilah, Katherin Saputri, Serly Ananda Sembiring, Santha Remicha Br Sembiring Shaghira, Alyasha Siagian, Adelia Debora Sihotang, Serly Marisa Pataysia Sitanggang, Hendra Dhermawan Siti Nurizati N A Siti Nurizati N A Tarawifa, Susan Tarigan, ayu ipana Ummi Kalsum Ummi Kalsum Usi Lanita Veronica Agatha Vinna Rahayu Ningsih Vinna Rahayu Ningsih Vinna Rahayu Ningsih, Vinna Rahayu Widya Dina Fitri Witri Zuama Qomarania Yenni Herlina Marbun Yuliana . Yuliana Yuliana Zunina, Puti