p-Index From 2021 - 2026
12.03
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Educational Studies EGALITA Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Journal of Educational Science and Technology JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Jurnal Pendidikan Agama Islam BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Psikologi Talenta Motiva: Jurnal Psikologi MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Indonesian Journal of Learning Education and Counseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan) Journal of Health, Education, And Literacy (J-Healt) JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Jurnal Scientia Journal of Psychological Perspective Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Dedikasi Jurnal Kesehatan Tambusai Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Journal of Correctional Issues (JCI) ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Jurnal EduHealth Jurnal Minfo Polgan (JMP) Nusantara Journal of Behavioral and Social Science Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat HUMAN: South Asian Journal of Social Studies IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Gema Lingkungan Kesehatan JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Joong-Ki Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Cendekia Ilmiah Ulil Albab Joong-Ki PESHUM Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Education Psychology and Social Development Journal of Global Research Publications
Claim Missing Document
Check
Articles

Dari Pembinaan Menuju Kemandirian: Pelatihan Barista untuk Klien Pemasyarakatan Nurfitriany Fakhri; Abdul Rahmat; Salsa Sani Putri; Andi Nurfadhilah Roskar; Davina Aulia Darsan
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.85374

Abstract

This community service activity aimed to improve the knowledge and work skills of correctional clients through barista training at Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar. The activity was carried out using training methods through material presentation, demonstrations, and direct practice in making coffee beverages. Participants consisted of correctional clients who attended the training program. Data collection was conducted using pre-test, post-test, observation, and participant satisfaction evaluation through online forms. Data were analyzed descriptively by comparing the average scores of participants before and after the training. The results showed an increase in participants’ knowledge after attending the training, indicated by the increase in average pre-test and post-test scores and the rise in the number of participants in the high knowledge category. Participant satisfaction evaluation also showed that most participants were satisfied with the implementation of the training activities. The barista training activity was able to improve participants’ understanding, practical skills, self-confidence, and work readiness as preparation for social reintegration and independent economic opportunities after returning to society.
Benign Envy and Prosocial Personality Among Indonesian Undergraduates: Affective and Moral Dimensions Nurfitriany Fakhri; Mufliha Chaerati; Basti Tetteng
Nusantara Journal of Behavioral and Social Science Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/njbss.202618252

Abstract

Prosocial personality is a stable disposition to help others, grounded in empathy, moral reasoning, and social responsibility. Benign envy is a constructive emotion arising from upward social comparison that motivates self-improvement through emulating admired others without hostility. Unlike malicious envy, which is directed at pulling others down, benign envy involves admiration and aspiration. The empirical association between these constructs remains underexplored, particularly in non-Western contexts. This study examined their association in Indonesian undergraduates. A total of 348 students (70.7% female; aged 18–25 years) from 21 universities in Makassar participated in this cross-sectional correlational study. Prosocial personality was assessed using an Indonesian adaptation of the Prosocial Personality Battery, and benign envy was measured with a researcher-developed scale based on Lange and Crusius (2015). Spearman’s rank-order correlation was used for analysis. Results indicated a modest but statistically significant positive association between prosocial personality and benign envy (ρ = .177, p = .001). Benign envy was positively associated with sympathetic responsiveness (ρ = .268), empathic concern (ρ = .218), and moral reasoning (ρ = .151), and negatively associated with personal distress (ρ = −.146). Applying Bonferroni correction (α = .006), no significant associations were found for perspective taking, other-orientation, or social responsibility. These preliminary findings suggest that benign envy may be associated with the affective and moral components of prosocial personality, with implications for positive psychology and character education in collectivist settings. Abstrak: Kepribadian prososial adalah kecenderungan stabil untuk membantu orang lain, yang berlandaskan empati, penalaran moral, dan tanggung jawab sosial. Iri hati yang baik adalah emosi konstruktif yang muncul dari perbandingan sosial ke atas yang memotivasi peningkatan diri melalui meniru orang lain yang dikagumi tanpa permusuhan. Tidak seperti iri hati yang jahat, yang diarahkan untuk menjatuhkan orang lain, iri hati yang baik melibatkan kekaguman dan aspirasi. Hubungan empiris antara konstruk-konstruk ini masih kurang dieksplorasi, khususnya dalam konteks non-Barat. Studi ini meneliti hubungan mereka pada mahasiswa sarjana di Indonesia. Sebanyak 348 mahasiswa (70,7% perempuan; usia 18–25 tahun) dari 21 universitas di Makassar berpartisipasi dalam studi korelasional lintas-seksional ini. Kepribadian prososial diukur menggunakan adaptasi Indonesia dari Prosocial Personality Battery, dan iri hati diukur dengan skala yang dikembangkan peneliti berdasarkan Lange dan Crusius (2015). Korelasi peringkat Spearman digunakan untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang moderat namun signifikan secara statistik antara kepribadian prososial dan rasa iri yang baik (ρ = 0,177, p = 0,001). Rasa iri yang baik berhubungan positif dengan respons simpatik (ρ = 0,268), kepedulian empatik (ρ = 0,218), dan penalaran moral (ρ = 0,151), serta berhubungan negatif dengan tekanan pribadi (ρ = −0,146). Dengan menerapkan koreksi Bonferroni (α = 0,006), tidak ditemukan hubungan yang signifikan untuk pengambilan perspektif, orientasi terhadap orang lain, atau tanggung jawab sosial. Temuan awal ini menunjukkan bahwa rasa iri yang baik mungkin berhubungan dengan komponen afektif dan moral dari kepribadian prososial, dengan implikasi bagi psikologi positif dan pendidikan karakter dalam lingkungan kolektivis.
Pengaruh Manajemen Stres Terhadap Minat Belajar Pengguna Artificial Intelligence Nurul Azmi Rauf; Putry Arisandy; Putri Ghefira Alifah Taswil; Muh. Rezky Pratama Susilo; Nurul Magfira Azz; Andhika; Nurfitriany Fakhri; Tri Sulastri
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 1, No 1 (2025): June 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/jepsi.v1i1.24

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya artificial intelligence (AI). Masalah stres yang buruk mampu membuat minat belajar menjadi menurun. Apakah hadirnya AI mampu membantu pelajar dalam meringankan beban akademik yang berujung pada manajemen stres yang baik, ataupun sebaliknya. Pertanyaan tersebut menjadi dasar dalam menjalankan penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini yaitu 120 pelajar maupun mahasiswa pengguna AI yang dipilih menggunakan metode stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala manajemen stres dan skala minat belajar dengan menggunakan skala likert. Sebelum dilakukan analisis regresi sederhana, dilakukan pengujian asumsi klasik terlebih dahulu, yaitu dengan uji normalitas dan juga uji linearitas. Didapatkan hasil dari kedua uji asumsi terpenuhi (p > 0,05). Hasil uji hipotesis yang didapatkan yaitu 0,00 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh manajemen stres terhadap minat belajar pengguna artificial intelligence. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan artificial intelligence pada sistem pendidikan sangat bermanfaat terlebih dalam penyelesaian tugas dan juga meningkatkan kemampuan pelajar dan mahasiswa beradaptasi terhadap teknologi baru yang mendukung pross pembelajaran.
Do You Remember The Words? Dual-Coding Method On Long-Term Memory Nurul Azmi Rauf; Putry Arisandy; Putri Ghefira Alifah Taswil; Muh Rezky Pratama Susilo; Nurul Magfira Azz; Andhika; Nurfitriany Fakhri; Tri Sulastri
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 1, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/jepsi.v1i2.69

Abstract

Proses kognitif berlangsung secara simultan dan berperan penting dalam membentuk perilaku manusia, dengan memori sebagai komponen utama dalam pengolahan informasi. Memori memungkinkan individu menyandikan, menyimpan, dan mengambil kembali informasi yang diperoleh dari lingkungan sensorik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa metode dual coding, yang mengintegrasikan representasi verbal dan visual, berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode dual coding terhadap kemampuan memori jangka panjang pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini terdiri atas dua studi. Studi pertama melibatkan 60 siswa sekolah dasar, sedangkan studi kedua melibatkan 80 partisipan. Pada masing-masing studi, partisipan dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen menerima stimulus berupa tayangan kata benda yang disertai gambar, sementara kelompok kontrol hanya menerima stimulus berupa teks. Setiap kata benda ditampilkan selama tiga detik. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U karena sebagian data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, di mana partisipan yang menerima metode dual coding mampu mengingat lebih banyak kata dibandingkan dengan partisipan yang hanya menerima stimulus verbal. Temuan ini menunjukkan bahwa metode dual coding berpengaruh positif terhadap kemampuan memori jangka panjang siswa sekolah dasar. Secara implikatif, hasil penelitian ini mendukung penggunaan integrasi teks dan gambar sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan retensi informasi dalam konteks pendidikan formal.
Edukasi Donor Darah Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Kepedulian Sosial Peserta Di Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar Salsa Sania Putri; Andi Nurfadhilah Roskar; Davina Aulia Darsan; Nurfitriany Fakhri; Abdul Rahmat
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.85133

Abstract

Kegiatan donor darah merupakan tindakan sukarela yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah. Namun, kesadaran dan minat masyarakat untuk melakukan donor darah masih tergolong rendah akibat kurangnya pengetahuan mengenai manfaat, syarat, dan prosedur donor darah. Oleh karena itu, kegiatan edukasi donor darah dilaksanakan di Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Makassar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat peserta mengenai donor darah melalui kegiatan sosialisasi dan diskusi interaktif. Peserta kegiatan terdiri atas pegawai negeri sipil, peserta MagangHub, dan mahasiswa magang dengan jumlah keseluruhan sebanyak 82 peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi edukasi, sesi diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi sederhana menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan minat peserta terhadap donor darah setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan. Rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 52.07 pada saat pretest menjadi 99.51 pada saat posttest, sedangkan rata-rata skor minat meningkat dari 14.63 menjadi 22.95. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi edukatif dapat membantu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian sosial peserta terhadap pentingnya donor darah sukarela.
Digital Device Usage and Cyber-aggression: An Analysis of Online Aggressive Behavior Patterns on Digital Platforms in Indonesia Nurfitriany Fakhri
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4466

Abstract

This study examined the relationship between digital device usage and cyber-aggression among Indonesian young adults, focusing on platform-specific patterns and gender differences. Using a descriptive-correlational design, 561 participants aged 18-35 completed the Cyber-aggression Types Questionnaire and Digital Device Usage Questionnaire, measuring seven aggression types and usage across eleven digital platforms. Results revealed flaming (26.9%) and trolling (20.0%) as the most prevalent cyber-aggression forms. A significant positive correlation emerged between overall digital device usage and cyber-aggression. Platform-specific analysis showed particularly strong correlations with video gaming, online gambling, dating apps, cybersex platforms, and anonymous sharing websites, whereas mainstream platforms like social networking sites and instant messaging showed weak or non-significant correlations. Gender differences were substantial: males reported significantly higher frequencies across all cyber-aggression types and more intensive use of gaming, gambling, and anonymous platforms. Females showed higher engagement with social networking and media sharing platforms. These findings highlight how cyber-aggression manifests differently across digital environments and is influenced by both platform characteristics and gender-based usage patterns. The study underscores the importance of moving beyond generalized digital usage measures to consider specific platform affordances and gendered behaviors when addressing online aggression. Implications include developing targeted digital literacy programs, creating platform designs that balance privacy with accountability, and implementing gender-sensitive intervention strategies to effectively reduce cyber-aggression in Indonesia's evolving digital landscape.
Analisis Relasi Antara Keyakinan Romantis Dan Gaya Kelekatan Dalam Konteks Ketidaksadaran Status Hubungan Pada Perselingkuhan Ira Nurhidayah Rahman; Nurfitriany Fakhri; Tri Sulastri
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i3.7220

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara keyakinan romantis dan gaya kelekatan romantis pada individu yang tanpa sadar menjadi pihak ketiga dalam perselingkuhan. Keyakinan romantis merupakan sistem kepercayaan seseorang tentang hubungan romantis ideal, sementara gaya kelekatan romantis adalah pola perilaku dan reaksi emosional dalam membangun intimasi dengan pasangan. Studi menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 79 partisipan yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Seluruh partisipan memiliki pengalaman sebagai pihak ketiga yang tidak mengetahui status sebenarnya dari pasangan mereka. Analisis chi square menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan antara keyakinan romantis dan gaya kelekatan romantis (p = 0,902; p > 0,05). Temuan ini menyarankan bahwa intervensi yang berfokus pada modifikasi keyakinan romantis mungkin kurang efektif untuk mengubah pola kelekatan romantis pada korban perselingkuhan. Hasil penelitian dapat diaplikasikan dalam pengembangan konseling, program edukasi hubungan sehat, dan strategi penanganan trauma relasional. Kata kunci: keyakinan romantis, gaya kelekatan romantis, perselingkuhan
Self-Efficacy of Vocational School Students on Decision-Making in Choosing College Entrance Majors Rita Patiung; Nurfitriany Fakhri; Nur Akmal
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 6, No 1 (2026): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v6i1.88665

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap tugas pengambilan keputusan dalam memilih jurusan masuk perguruan tinggi pada siswa tingkat akhir. Responden dalam penelitian ini berjumlah 210 siswa kelas XII SMK Negeri 5 Makassar yang mempertimbangkan melanjutkan studi di perguruann tinggi setelah lulus sekolah. Hasil analisis data menggunakan path analysis menunjukkan bahwa: (1) Efikasi diri secara signifikan mempengaruhi orientation to choice (p = 0.000 < 0.05) dengan R2 = 0.421; (2) Efikasi diri secara signifikan mempengaruhi self exploration (p = 0.000 < 0.05) dengan R2 = 0.419; (3)Efikasi diri secara signifikan mempengaruhi broad exploration of the environment (p = 0.000 < 0.05) dengan  R2 = 0.688; (4) Efikasi diri secara signifikan mempengaruhi in-depth exploration of the environment (p = 0.000 < 0.05) dengan  R2 = 0.481; (5) Efikasi diri secara signifikan mempengaruhi commitment (p = 0.000 < 0.05) dengan R2 = 0.248. Adapun gambaran decisional status menunjukkan semua siswa telah memiliki jurusan yang dipertimbangkan. Hasil penelitian menunjukkan efikasi diri berpengaruh terhadap pengambilan keputusan dalam memilih jurusan masuk perguruan tinggi pada siswa tingkat akhir di SMK Negeri 5 Makassar. Keywords: Choose a Major, Decision-Making, Self-Efficacy, Vocational High School Students
Co-Authors A. Nur Amelia Ramadhani Amir Amir Abdul Dzakir Al Amin Abdul Rahmat Abdul Rahmat Abiyyu Arib Mahyiyuddin Agussalim, Amirah Aminanty Ahmad . Ahmad Razak Ahmad Ridfah Ahmad Yasser Mansyur Akbar, Surya Algazali Alfiyyah Zhafirah Latif Alwi, Muhammmad Ahkam Amanda Baharani Amirah Aminanti Agussalim Anak Agung Gede Sugianthara Andhika Andi Mardani Andi Nasrawaty Hamid Andi Nurfadhilah Roskar Andi Sabrina Fasha R. Sokku Andi Salsabila Arifat Andi Siti Nur Fatimah Andi Zakiyah Rahmah Ikhsan Anisah Zahra Anwar, Fathiya Fazila Anwar, Hilwa Asmulyani Asri Asniar Khumas, Asniar Asri, Asmulyani Aswidi Nurpratami Aura Syifa Zulfa Baharuddin, Andika Alif Pratama Basti Tetteng Basti Tetteng Besse Widah Faridah Budi, Muhammad Anugerah Davina Aulia Darsan Deisyagitavania Yusri Abbas Dian Munawarah Dwi Ningrum, Laura Eva Imania Eliasa Eva Meizara Puspita Dewi Eva Meizara Puspita Dewi, Eva Meizara Puspita Fakhri, Ria Andriany Faradhilla Shabriyah, Fadhiyah Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Fathinah Mardatillah Fathiya Fazila Anwar Firdaus, faradillah Gusmini Gusmini Haerani Nur Ilfiandra Ilfiandra Intan Febriany Ayu Lestari Ira Nurhidayah Rahman Irdianti Irdianti Irdianti Irdianti Irdianti Irdianti Irdianti Irdianti, Irdianti Islah, Nurul Kautsariah, Nabila Al Kurniati Zainuddin Kurniati Zainuddin Kusuma, Perdana Latif, Suciani Lestari, Magfira Diah Linra, Magvirasari Lestari Lukman Lukman Lukman Lukman Lukman Nadjamuddin LUKMAN, LUKMAN M A Ahkam M. Ahkam M. Daud Mahatir Rija Akbar Melinda Melinda Miftahul Annisa Nurjannah Miftahul Jannah Mufliha Chaerati Muh Nurhidayat Nurdin Muh Rezky Pratama Susilo Muh. Aqzan Surdin Muh. Fikri Haikal Muh. Fuad Rumy Yunus Muh. Nur Hidayat N Muh. Rezky Pratama Susilo Muhajirah, Khalida Muhammad Iqbal Ravsanjani Muhammad Iqramullah Muhammad Nur Auliah Baso Rewa Muhammad Nur Hidayat Nurdin Muhammad Nur Iksan M Muhammad Nurhidayat Nurdin Muhammad Nurhidayat Nurdin Muhrajan Piara Muhrajan Piara Muhrajan Piara Nabila Nurulfiqri Nadhirah, Nadia Auliah Najwa Tallesang Nur Akmal Nur Athirah Hadis Nur Azizah Nur Fadhilah Nur Fadhilah Nur Tiara Salim Nur, Haerani Nurdin, Muhammad Nurhidayat Nurhaliza Nurhaliza Nurhidayah Syarifuddin Nurul Apriliana Herli Nurul Azmi Rauf Nurul Islamiyah Nurul Magfira Azz Piara, Muh Rajan Piara, Muhrajan Putri Ghefira Alifah Taswil Putri Ghefira Alifah Taswil Putry Arisandy Putry Arisandy Rachim, Ruckmana Ainun Raehana Haderawi Rahmah, Ihdina Sazalia Rahman, Ira Nurhidayah Rahmat Siala Rahmatullah, Muh Asri Ramsidar, Ivone Fortuna Achmar Ria Andriany Fakhri Ridduan, Nursyikin Bte Rita Patiung Rizqy Nurdina Tuty Hanany Rohmah Rifani Rohmah Rifani Sahril Buchori Sahril Buchori Sahril Buchori Sahril Buchori Sahril Buchori Sahril Buchori, Sahril Salsa Sani Putri Salsa Sania Putri Siti Nurhamda Kaltsum H Sitti Rahmah Sodil, A. Nurfardhia Gita Yani Sonia Azzuric Abshar Sry Susilawati Irham Suwarjo Suwarjo Syaifullah, Fatimah Az-zahrah Syarifuddin, Nurhidayah Tetteng, Basti Tri Ambarwati Tri Sulastri Tri Sulastri Tri sulastri, Tri Tri Yasmin Januarsih Mahka Wawan Kurniawan Widyastuti Widyastuti Zainuddin, Kurniati