Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analysis of Service Performance at Kotabumi Lampung Train Station using the Kano Method Oktavia, Amelia; Aryani, Marnida; Prayogi, Galih Rio; Michael, Michael
CIVED Vol. 11 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i3.634

Abstract

The Railway Station is an essential thing in the operation of the train. Passenger trains will raise and lower passengers, both the initial destination of passengers and transit. Kotabumi Railway Station is a station whose activities are to raise and lower passengers; in this case, the train station must have excellent and effective service performance for passengers. So, it is necessary to research the level of passenger satisfaction with the benchmarks for the service performance of train stations regulated in the Minister of Transportation Regulation No. 63 of 2019 concerning Minimum Service Standards. These benchmarks are then submitted as questions to the passengers, which are then processed using the kano method to determine the level of passenger needs and satisfaction. The kano method on the level of passenger satisfaction at the Kotabumi Railway Station results in that 19 attributes are one-dimensional where service performance if fulfilled, will experience the pleasure that is balanced with the existing version, and six characteristics of satisfaction levels are in the indifferent category, namely service performance must remain maintained. Furthermore, the highest CS and DS values ​​were obtained for information on train arrivals and station operating schedules. If this service performance is fulfilled, the passenger satisfaction level is 0.77. If the service performance is not fulfilled, passenger disappointment is at -0.82, so this attribute must be a top priority.
ANALISIS PENGARUH ARUS DAN KECEPATAN KENDARAAN TERHADAP KEBISINGAN PADA KAWASAN SD NEGERI 1 PALAPA BANDAR LAMPUNG Rahayu, Nadya Priartanti; Purba, Aleksander; Prayogi, Galih Rio
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 1, Februari 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i1.28374

Abstract

The increasing prevalence of transportation in Indonesia has led to a significant rise in the number of vehicles, resulting in increased noise levels in certain areas. One environmental zone affected by surrounding noise is schools. This study aims to determine the influence of traffic flow and vehicle speed on noise levels in school areas. It also seeks to identify whether the sound intensity at Palapa Public Elementary School 1 is still acceptable or has exceeded the threshold of 55 dB(A). The research was conducted through direct surveys over three days—Monday, Wednesday, and Friday—from 07:00 to 12:00. Sound Level Meters (SLMs) and equivalent continuous sound level (Leq) calculations were used to measure noise levels. Linear regression analysis and multiple correlations were employed, followed by F-tests and multicollinearity tests. Based on the research findings, it can be concluded that the multiple regression equation in mathematical models is represented as follows: At point 1: Y = 38.50 + 0.008 X1 (Light Vehicles) + 0.040 X2 (Heavy Vehicles) + 0.003 X3 (Motorcycles) + 0.250 X4 (Vehicle Speed), with an R-squared (r2) of 0.896 and r = 0.947. While at point 2: Y = 58.63 + 0.006 X1 (Light Vehicles) + 0.114 X2 (Heavy Vehicles) + 0.001 X3 (Motorcycles) + 0.019 X4 (Vehicle Speed), with an R-squared (r2) of 0.872 and r = 0.934. This indicates a very strong correlation between traffic flow (light vehicles, heavy vehicles, motorcycles) and vehicle speed with noise levels at the two observation points, as the correlation coefficient (r) falls between 0.90 – 1.00. Additionally, the noise level at Palapa Public Elementary School 1 on Jenderal Ahmad Yani Street in Bandar Lampung exceeds the allowable standard of 55 dB(A). Measures to reduce noise around the school could include installing signs prohibiting horn honking in front of the school and constructing noise barriers (soundproof walls) in front of the school. Additionally, planting vegetation in front of the school fence could help mitigate noise. Abstrak Semakin maraknya transportasi di Indonesia menyebabkan peningkatan jumlah angka kendaraan yang sangat tinggi dan memberi dampak yaitu meningkatnya tingkat kebisingan pada suatu kawasan. Salah satu zona lingkungan yang turut terkena pengaruh dengan adanya suara kebisingan di sekitarnya adalah sekolah. penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh arus dan kecepatan kendaraan terkait dengan tingkat kebisingan di wilayah sekolah. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi apakah intensitas suara di Sekolah Dasar Negeri 1 Palapa masih dapat diterima atau sudah melewati ambang batas yaitu 55 dB (A). Penelitian ini dilakukan survey secara langsung selama 3 hari, yaitu hari Senin, Rabu, dan Jumat, pada pukul 07.00-12.00. Penelitian ini menggunakan Alat Sound Level Meter (SLM) serta perhitungan leq untuk mengukur tingkat kebisingan, dan menggunakan analisis regresi linear dan korelasi berganda kemudian diuji dengan uji F dan uji multikolinearitas. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa dalam model matematis persamaan regresi berganda ditunjukkan dalam bentuk persamaan di titik 1, Y = 38,50 + 0,008 X1 (Kendaraan Ringan) + 0,040 X2 (Kendaraan Berat) + 0,003 X3 (Sepeda Motor) + 0,250 X4 (Kecepatan Kendaraan), r2 = 0,896, dan r = 0,947. Sedangkan pada titik 2 yaitu Y = 58,63 + 0,006 X1 (Kendaraan Ringan) + 0,114 X2 (Kendaraan Berat)  + 0,001 X3 (Sepeda Motor) + 0,019 X4 (Kecepatan Kendaraan), r2 = 0,872 dan r = 0,934. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai korelasi pada 2 titik pengamatan memiliki hubungan yang sangat kuat antara arus lalu lintas (kendaraan ringan, kendaraan berat, sepeda motor) dan kecepatan kendaraan terhadap kebisingan, karena nilai r terletak antara 0,90 – 1,00. Selain itu, tingkat kebisingan pada kondisi exsisting Sekolah Dasar Negeri 1 Palapa Jalan Jenderal Ahmad Yani Bandar lampung telah melampaui standar baku mutu yang diizinkan yaitu diatas 55 dB(A). Pengendalian untuk mengurangi kebisingan di sekitar sekolah dapat berupa pemberian rambu larangan membunyikan klakson di depan sekolah, perlu dibuat dinding penahan kebisingan (dinding peredam suara) di depan sekolah. Selain itu perlu ditanam tumbuhan di depan pagar sekolah.
Studi Penyebab Kerusakan Jalan Ditinjau Dari Performa Subgrade, Studi Kasus: Jalan Terusan Ryacudu, Lampung Selatan Syuhada, Syahidus; Yuliyanto, Andry; Prayogi, Galih Rio; Yuliet, Rina
Jurnal Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.209-216.2024

Abstract

Ruas Jalan Terusan Ryacudu merupakan jalur akses tol dari kota Bandar Lampung. Banyak kendaraan yang melintas pada jalan tersebut. Kendaraan yang melintas mulai dari kendaraan kecil hingga kendaraan bermuatan berat. Jalan akses tol ini sering kali mengalami kerusakan, sehingga mengganggu kenyamanan dan menimbulkan kecelakaan. Kondisi topografi, kondisi tanah, kondisi material, kelas jalan, material perkerasan, mutu konstruksi, beban kendaraan dan masalah drainase merupakan faktor penyebab kerusakan jalan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan jalan yang dapat ditinjau dari nilai kuat geser tanah California Bearing Ratio (CBR), topografi serta data pendukung lainnya. Uji CBR dilakukan dengan menggunakan Alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer) dengan konus 60o. Dari hasil pengujian DCP didapatkan nilai CBR yang rendah pada lapisan tanah yang relatif tebal sehingga menyebabkan tanah dasar turun saat dikenakan beban. Pada posisi melintang jalan, badan jalan berada sedikit di bawah elevasi bahu jalan, menyebabkan aliran air terhalang sehingga tanah dasar (subgrade) menjadi jenuh air (saturasi). Dari hasil uji Flat Base Electrical Resistivity (FBER) didapatkan litologi di bawah permukaan jalan yang rusak memiliki nilai resistivitas yang cukup rendah. Nilai resistivitas yang rendah menandai adanya saturasi yang cukup besar pada daerah itu. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan penanganan elevasi pada badan jalan sehingga penjenuhan akibat pengaruh topografi dapat dihindari dan mencegah penurunan nilai CBR subgrade jalan.
Pembelajaran Interaktif Konsep Cahaya melalui Media Aplikasi dan Eksperimen di SD Alam Lampung Dwiyana, Putri Ayu; Marina, Bernaditha Catur; Maini, Miskar; Khanza, Ayu Kamila; Ribowo, Anggarani Budi; Kirtinanda. P, Kirtinanda. P; Yuliyanto, Andry; Sitepu, Arif Rahman Hakim; Zhafira, Elian; Saputra, Cahyo Agung; Syuhada, Syahidus; Prayogi, Galih Rio; Kiranaratri, Ayudia Hardiyani; Susanti, Junita Eka; Tambunan, Hermon Frederik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.139

Abstract

Mahasiswa dan dosen Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema "Cahaya Interaktif" di SD Sekolah Alam Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap konsep dasar cahaya dan sifat-sifatnya melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi melalui presentasi interaktif, praktik langsung menggunakan alat peraga Kotak Cahaya, serta simulasi digital berbasis web untuk memperkuat pemahaman visual siswa. Guna mendorong keterlibatan aktif, siswa diberikan sistem poin dan hadiah sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi mereka. Sebagai bentuk keberlanjutan program, alat peraga Kotak Cahaya dihibahkan kepada pihak sekolah untuk mendukung proses pembelajaran sains di masa mendatang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep cahaya, yang tercermin dari partisipasi aktif lebih dari 90% siswa dalam eksperimen dan diskusi. Pemanfaatan media peraga dan pendekatan interaktif berbasis teknologi terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kolaboratif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Peningkatan Literasi Lalu Lintas Melalui Magang Eksternal Sebagai Asisten Dosen Cilik untuk Siswa SD di FTIK Institut Teknologi Sumatera Marina, Bernaditha Catur; Kurniawan, Rahmat; Maini, Miskar; Prayogi, Galih Rio; Michael, Michael; Nadi, Abi Berkah; Ribowo, Anggarani Budi; Dwiyana, Putri Ayu; Kirtinanda P., Kirtinanda P.; Sitepu, Arif Rahman Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.157

Abstract

Prodi Teknik Sipil ITERA merangkul Sekolah Alam Lampung dalam melaksanakan program pembelajaran. Program ini bertujuan untuk mengenalkan konsep dasar rekayasa lalu lintas kepada siswa kelas 5 SD Alam Lampung melalui program magang eksternal bertema ‘asisten dosen cilik’. Kegiatan dilaksanakan di Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera (ITERA), berlangsung selama 3 (tiga) hari dengan metode experiental learning: mulai dari pengenalan lingkungan kampus, pengamatan lalu lintas secara langsung, hingga pengolahan data penghitungan lalu lintas dalam bentuk diagram batang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa magang mampu memahami konsep dasar elemen dalam rekayasa lalu lintas berikut fungsinya, dan dapat berperan aktif dalam pengamatan kendaraan dan simulasi penghitungan lalu lintas. Program ini juga menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran konstekstual di lingkungan pendidikan tinggi dapat meningkatkan literasi lalu lintas sejak dini.  
OPTIMALISASI PAVING BLOCK: PENGGUNAAN LIMBAH POLIMER DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI Syuhada, Syahidus; Prayogi, Galih Rio; Sembiring, Satria Duta Anugrah; Kurniawan, Rahmat
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.31278

Abstract

The background of this study is based on the increasing problem of plastic waste in Indonesia, which has a negative impact on the environment. This study aims to evaluate the utilization of Low-Density Polyethylene (LDPE) polymer waste as a substitute for fine aggregate and rice husk ash as a substitute for cement in making Paving blocks using conventional methods. This study will look at the effect of material substitution on compressive strength and water absorption. The experimental process involves shredding LDPE polymer waste, making Paving block mixtures, and testing mechanical properties. The results showed that the addition of LPDE to the paving block mixture would cause a decrease in strength of 0.8632 MPa for every 1% LDPE used. If added with 10% use of rice husk ash, then every 1% use of LDPE will cause a decrease of 0.6425 MPa. For water absorption, there was an increase of 0.11% for every 1% LDPE mixing and 0.23% for every 1% LDPE mixture with 10% rice husk ash. The price obtained from the variation of LDPE usage of 5%, 10%, 15%, 20% plus 10% rice husk ash is cheaper than the price of using standard materials according to the basic price of the Lampung region in 2022. The price difference is 36%, 33%, 29%, 26% respectively. The use of LDPE waste and rice husk ash in the manufacture of paving blocks not only reduces the amount of plastic waste but also has the potential to make a significant contribution to the development of a more sustainable construction industry and supports efforts to reduce plastic waste in Indonesia. Abstrak Latar belakang penelitian ini didasari oleh permasalahan sampah plastik yang semakin meningkat di Indonesia, yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan limbah polimer jenis Low-Density Polyethylene (LDPE) sebagai subtitusi agregat halus dan abu sekam padi sebagai subtitusi semen dalam pembuatan paving block menggunakan metode konvensional. Penelitian ini akan melihat pengaruh dari subtitusi material terhadap nilai kuat tekan dan penyerapan air. Proses eksperimen melibatkan pencacahan limbah polimer LDPE, pembuatan campuran paving block, dan pengujian sifat mekanis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan LPDE pada campuran paving block akan menyebabkan penurunan kekuatan sebesar 0,8632 MPa setiap penggunaan 1% LDPE. Jika ditambahkan dengan 10% penggunaan abu sekam padi maka setiap penggunaan 1% LDPE akan menyebabkan penurunan 0,6425 MPa. Untuk daya serap air , terjadi kenaikan sebesar 0,11% untuk setiap 1% pencampuran LDPE dan 0,23% untuk setiap 1% campuran LDPE dengan 10% abu sekam padi. Harga yang didapatkan dari variasi penggunaan LDPE 5%, 10%, 15%, 20% ditambah dengan Abu sekam padi 10% lebih murah dari harga penggunaan material standar sesuai dengan basic price wilayah Lampung Tahun 2022. Selisih harganya masing - masing adalah 36%, 33%, 29%, 26%. Pemanfaatan limbah LDPE dan abu sekam padi dalam pembuatan Paving block tidak hanya mengurangi jumlah limbah plastik tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan industri konstruksi yang lebih berkelanjutan dan mendukung upaya pengurangan limbah plastik di Indonesia.
STUDI PERENCANAAN DAN ESTIMASI BIAYA PADA TEBAL PERKERASAN KAKU DAN JALUR PEDESTRIAN Dwiyana, Putri Ayu; Prayogi, Galih Rio; Yuliyanto, Andry
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 12 (2025): Nusantara Hasana Journal, May 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i12.1453

Abstract

The western gate of ITERA. serves as one of the main access points for entering and exiting the campus, however, the pavement in this area has experienced structural deterioration, and pedestrian activities frequently occur on the roadway, posing safety concerns. This study aims to design the rigid pavement la.yer thickness and prepare a cost estima.tion (Bill of Quantities), as well as to plan a pedestrian walkwa.y a.t the western gate of ITERA. The design of the rigid pavement and pedestrian path was carried out using the 2024 Road Pavement Design Manual and the 2023 Technical Guidelines for Pedestrian Facility Planning. The proposed rigid pavement type is Jointed Plin Concrete Pavement (JPCP), consisting of a 150 mm thick concrete slab, a 100 mm thick lean concrete subbase, and a 150 mm thick Class A aggregate base layer. The longitudinal joints are designed using 13 mm dia.meter tie bars with a length of 600 mm and spaced at 750 mm intervals, while the tra.nsverse joints utilize 24 mm diameter dowel bars with a length of 450 mm, spaced at 300 mm intervals, and placed at every 4-meter distance. The total estimated cost for the pa.vement construction is RP 2,118,111,173.31. The pedestrian walkway is planned with a sidewalk width of 1.85 meters and a height of 20 centimeters.
ANALISIS TINGKAT PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI BANDAR LAMPUNG Elian Zhafira; Galih Rio Prayogi; Hesty Wulandari
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 12 (2025): Nusantara Hasana Journal, May 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i12.1464

Abstract

The construction industry has the highest rate of occupational accidents, including in Indonesia, accounting for 32% of all cases. Data from the Social Security Agency for Employment (BPJS Ketenagakerjaan) shows a significant increase in claims, from 234,370 cases in 2021 to 360,635 in 2023, with 25% of these accidents occurring in high-rise building projects. In 2023, the province of Lampung recorded 3,142 occupational accidents, ranking 19th nationally and 7th in Sumatra. This study employed a quantitative approach using structured questionnaires, followed by qualitative analysis to identify the key barriers in safety implementation. The level of implementation of the Construction Safety Management System (CSMS) in building projects across Bandar Lampung ranged from 74% to 95%, classified as good to satisfactory, with all projects fully allocating safety-related budgets. The primary obstacles identified include a weak safety culture among leaders and workers, regulations that are not well-aligned with field conditions, and a shortage of qualified safety supervisors. Strengthening safety education, updating regulatory frameworks, and increasing the number of competent safety professionals are critical measures to improve occupational safety in construction projects.
PENGGUNAAN PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA 2023 PADA SIMPANG TAK BERSINYAL SERTA SKEMA PERBAIKAN Sallido, Gufron; Prayogi, Galih Rio; Michael, Michael; Saputra, Cahyo Agung; Iduwin, Tommy; Miranda, Evan Febri
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2025): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v10i2.8510

Abstract

Simpang merupakan suatu titik di mana jalur menjadi terpisah atau berbelok dari arah yang lurus. Pada simpang tiga tak bersinyal urip sumoharjo dan pahlawan yang merupakan kawasan pemukiman yang kemudian berkembang dengan aktivitas perdagangan dan jasa sering mengalami tundaan dikarenakan banyaknya aktivitas pengendara yang melewati simpang sehingga diperlukannya evaluasi simpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang dan memberikan alternatif perbaikan kinerja. Metode yang digunakan dalam penelitian beracuan dengan PKJI 2023. Simpang tiga tak bersinyal masih layak beroperasi pada tahun 2024 menurut PKJI 2023 karena memiliki nilai derajat kejenuhan kurang dari 0,85. Derajat kejenuhan diprediksi akan mengalami jenuh pada tahun 2025 dengan derajat kejenuhan yang didapatkan sebesar 0,92 di mana derajat kejenuhan ini melebihi ketentuan PKJI 2023 yaitu 0,85 sehingga diperlukan skema perbaikan. Skema yang diberikan pada penelitian ini berupa pelarangan belok kanan terhadap jalan minor dan pelebaran jalan. Skema perbaikan paling optimum merupakan perbaikan dengan menerapkan pelarangan belok kanan terhadap jalan minor dimana skema perbaikan ini memberikan hasil derajat kejenuhan sebesar 0,57 dan tundaan rata-rata simpang sebesar 10,75 det/SMP. Skema perbaikan dengan pelebaran membutuhkan pelebaran jalan terhadap jalan mayor dengan total pelebaran 3 meter dan memberikan hasil derajat kejenuhan sebesar 0,84.
KELAIKAN FUNGSI JALAN BERDASARKAN PEMERINGKATAN BINTANG MENGACU PADA PEDOMAN LAIK FUNGSI JALAN PADA RUAS SOEKARNO HATTA PROVINSI LAMPUNG Siregar, Jessica; Prayogi, Galih Rio; Yuliyanto, Andry; Michael, Michael
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 02 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i02.1498

Abstract

Jalan Soekarno-Hatta Provinsi Lampung merupakan salah satu ruas jalan arteri primer yang rawan kecelakaan sehingga perlu untuk dilakukan uji laik fungsi jalan terkhusus pada STA 1+450-3+450. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelaikan fungsi jalan dan merekomendasikan perbaikan untuk meningkatkan keselamatan yang mengacu pada Pedoman No. 6/P/BM/2024 tentang Petunjuk Teknis Uji Laik Fungsi Jalan dengan Pemeringkatan Bintang. Petunjuk Teknis Uji Laik Fungsi Jalan dengan Pemeringkatan Bintang. Analisis dilakukan dengan penilaian kondisi atribut jalan pada 20 segmen Jalan Soekarno Hatta Bypass STA 1+450-3+450 dan berdasarkan standar teknis jalan yang meliputi: geometrik jalan, struktur perkerasan jalan, struktur bangunan pelengkap jalan, pemanfaatan ruang bagian-bagian jalan, penyelenggaraan manajemen dan rekayasa lalu lintas, serta perlengkapan jalan. Adapun berdasarkan rata rata dari nilai bintang pada Jalan Soekarno Hatta Bypass STA 1+450 – 3+450 didapat keseluruhan segmen yang ditinjau memiliki rata-rata skor pemeringkatan bintang 13,772 yang jika diklasifikasi berdasarkan star rating yaitu bintang 2. Hal ini disebabkan terdapat beberapa segmen dengan kondisi jalan yang kurang optimal, seperti adanya putaran balik ilegal, marka jalan yang tidak jelas, kurangnya rambu lalu lintas, kerusakan pada permukaan jalan, dan tidak tersedianya bahu jalan yang memadai. Untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, disarankan untuk memperbaiki marka jalan, menambah rambu lalu lintas, memperbaiki kondisi permukaan jalan, serta menyediakan bahu jalan yang memadai. Beberapa penerapan untuk meningkatkan nilai untuk pemeringkatan bintang pada segmen yang berpotensi rawan (rating < 3) menjadi segmen dengan rating 3 atau jalan yang aman.
Co-Authors Ahmad Faqihi, Ahmad Ahmad Yudi Aleksander Purba Alnikaromah, Sovi Andinata, Reynaldi Andrean Fauba Andry Yuliyanto Anggarani Budi Ribowo Aprilia, Ayu Sinta Apriwelni, Siska Arif Setyaji Arya Mareta Aryani, Marnida Aulia Dewanggga Ayu Kamila Khanza Ayu Sinta Aprilia Ayudia Hardiyani Kiranaratri Ayudia Hardiyani Kiranaratri Budi Ribowo, Anggarani Cahyo Agung Saputra Cahyo Agung Saputra Condro Winarsih, Anita Lestari Detha Sekar Langit Wahyu Gutama Ekaputra, Reza Asriandi Elian Zhafira Elsyah Auren Azizi Erdina Tyagita Utami Evan Febri Miranda Fachry Abda El Rahman Fadillah Sabri Fahira Rhomianti Putri Farah Mawaddah Fas&#039;ul Akbar Febriyadi Fitriana, Indri Rahmandhani Frans Dermanto Hutabarat Frans Dermanto Hutabarat Hermansyah Hermansyah Ilpandari Ilpandari Ilpandari, Ilpandari Julita Hayati Junita Eka Susanti Khanza, Ayu Kamila Kirtinanda P Kurniawan, Reynaldi Langit Wahyu Gutama, Detha Sekar M Gilang Indra Mardika Ma&#039;ruf Ma&#039;ruf Marina, Bernaditha Catur Martino, Ahmad Fadlun Harianto Michael Michael Michael Michael Mikhael Stefanus Filemon Simatupang Miranda, Evan Febri Miskar Maini Muhammad Abi Berkah Nadi Mutiara Maharani Wijaya Muttaqin, M Al Ghifary Jundana Nadi, Abi Berkah Nadi, Muhammad Abi Berkah Nadi, Muhammad Abi Berkah Nugraha Bintang Wirawan, Nugraha Bintang Nurmagita Pamursari Nurwanda Sari Oktavia, Amelia P Kirtinanda Putri Ayu Dwiyana Putri Ayu Dwiyana Putri Ayu Dwiyana Raden Gunawan Rahayu, Nadya Priartanti Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan Ramli, Chairul Aly Rebecca Oktri Dayanti Hutahaean Reza Asriandi Ekaputra Reza Asriandi Ekaputra Rina Yuliet, Rina Rochmani, Evi Malyana Ruslin Ruslin, Ruslin Sallido, Gufron Sembiring, Satria Duta Anugrah Shofie Mauly Kemala Sihombing, Tera Melya Patrice Singgih Hartanto Siregar, Jessica Sitepu, Arif Rahman Hakim Siti, Maulidina Sitompul, Naomi Jesika Supiarmo, M Gunawan Syahidus Syuhada Tambunan, Hermon Frederik Tera Melya Patrice Sihombing Tommy Iduwin Utami, Erdina Tyagita Wikantari, Ni Made Lita Wiratyadi, Irfaan Yudi, Ahmad Yuliati Nengsih Yustein Dharma Dewadharu Wynarko Zhafira, Elian