Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Kolaborasi Pemangku Kepentingan dalam Identifikasi Penentuan Lokasi Pembangunan Gedung Galeri Dekranasda Kota Pangkalpinang Ilpandari, Ilpandari; Sabri, Fadillah; Maini, Miskar; Yudi, Ahmad; Ribowo, Anggarani Budi; Yuliyanto, Andry; Sitepu, Arif Rahman Hakim; Kiranaratri, Ayudia Hardiyani; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Marina, Bernaditha Catur; Saputra, Cahyo Agung; Zhafira, Elian; Prayogi, Galih Rio; Tambunan, Hermon Frederik; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Susanti, Junita Eka; Kirtinanda. P, Kirtinanda. P; Mardika, M Gilang Indra; Michael, Michael; Nadi, Muhammad Abi Berkah; Dwiyana, Putri Ayu; Kurniawan, Rahmat; Ekaputra, Reza Asriandi; Apriwelni, Siska; Syuhada, Syahidus; Sihombing, Tera Melya Patrice
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2031

Abstract

Pembangunan Gedung Galeri Dekranasda di Kota Pangkalpinang merupakan langkah strategis untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif, khususnya kerajinan tangan khas Bangka Belitung. Gedung ini dirancang sebagai pusat promosi, pameran, dan pemasaran produk kerajinan lokal, sekaligus menjadi simbol identitas budaya daerah. Salah satu aspek penting dalam perencanaan pembangunan adalah penentuan lokasi yang strategis, dengan mempertimbangkan aksesibilitas, konektivitas, dan potensi pengembangan kawasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi proses kolaborasi pemangku kepentingan dalam menentukan lokasi pembangunan Gedung Galeri Dekranasda. Metodologi yang digunakan meliputi observasi lapangan, analisis spasial, dan diskusi kelompok terfokus dengan pemerintah daerah, pengrajin, komunitas lokal, serta akademisi. Pendekatan kolaboratif ini bertujuan untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil bersifat inklusif, berbasis data, dan berkelanjutan. Hasil kegiatan ini memberikan alternatif lokasi terbaik untuk pembangunan Gedung Galeri Dekranasda berdasarkan kajian teknis dan social yaitu direncanakan pada tiga alternatif lokasi, yaitu Lokasi 1 (Taman Mandara), Lokasi 2 (Tumpuk Pinangpura), dan Lokasi 3 (Tugu Remangok, Jl. Selindung). Ketiga lokasi tersebut telah dikaji berdasarkan berbagai aspek teknis, termasuk aksesibilitas melalui jalan lokal, ketersediaan jaringan air bersih, listrik, telekomunikasi tetap, penerangan jalan, dan kedekatan dengan tempat pembuangan sampah sementara (TPS). Namun, infrastruktur pemadam kebakaran belum tersedia di ketiga lokasi tersebut.
Pendampingan Teknis Identifikasi Pedagang untuk Proyek Relokasi dan Perluasan Pasar Muntok di Kabupaten Bangka Barat Ilpandari, Ilpandari; Sabri, Fadillah; Maini, Miskar; Yudi, Ahmad; Ribowo, Anggarani Budi; Yuliyanto, Andry; Sitepu, Arif Rahman Hakim; Kiranaratri, Ayudia Hardiyani; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Marina, Bernaditha Catur; Saputra, Cahyo Agung; Zhafira, Elian; Prayogi, Galih Rio; Tambunan, Hermon Frederik; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Susanti, Junita Eka; Kirtinanda. P, Kirtinanda. P; Mardika, M Gilang Indra; Michael, Michael; Nadi, Muhammad Abi Berkah; Dwiyana, Putri Ayu; Kurniawan, Rahmat; Ekaputra, Reza Asriandi; Apriwelni, Siska; Syuhada, Syahidus; Sihombing, Tera Melya Patrice
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2032

Abstract

Pasar Muntok memiliki sejarah panjang sebagai pusat aktivitas ekonomi di Bangka Barat. Namun, peningkatan jumlah pedagang dan kunjungan masyarakat memunculkan berbagai permasalahan, seperti kemacetan, ketidakteraturan tata letak, dan keterbatasan fasilitas pendukung. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memulai proyek strategis relokasi dan perluasan Pasar Muntok guna menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih modern, tertib, dan nyaman. Proyek ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas pasar, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Salah satu tahap awal yang krusial dalam pelaksanaan proyek ini adalah identifikasi pedagang terdampak. Langkah ini bertujuan untuk memastikan akomodasi yang sesuai bagi para pedagang berdasarkan kebutuhan dan jenis usaha mereka, sekaligus meminimalkan potensi konflik, meningkatkan transparansi, serta mendorong partisipasi masyarakat. Berdasarkan hasil pendampingan teknis, ditemukan bahwa terdapat setidaknya 55 pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Yos Sudarso, sehingga mengurangi fungsi jalan tersebut sebagai jalur transportasi utama. Para pedagang ini direkomendasikan untuk direlokasi ke lokasi baru yang lebih layak dan mendukung kegiatan jual beli, yaitu di Pasar Muntok.Relokasi ini diharapkan dapat menciptakan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman. Selain itu, langkah ini juga bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur pasar, memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat lokal, serta memperlancar arus lalu lintas di kawasan sekitar pasar.
ANALISIS DAMPAK PENYEMPITAN JALAN TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS JL. LETJEN ALAMSYAH RATU PRAWIRANEGARA Prayogi, Galih Rio Prayogi; Mikhael Stefanus Filemon Simatupang; Michael; Andry Yuliyanto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 4, November 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i4.30626

Abstract

The population growth in Bandar Lampung city is accompanied by an increase in vehicles, leading to a growing need for road space. The inadequate road conditions often cause traffic issues such as reduced speed and potential congestion. The bottleneck of Jl. Letjen Alamsyah Ratu Prawiranegara from 5.50 meters to 3.80 meters reduces the effective lane width. Macroscopic traffic analysis was conducted using four models: Greenshields, Greenberg, Underwood, and Bell. The macroscopic modeling results show that there is a reduction in capacity due to the reduction in effective lane width, accompanied by a decrease in vehicle speed considering VM, Dj, and Sff values. Shock wave analysis was also conducted, with results for Wednesday showing a demand of VA = 952 vehicles per hour and DA = 45 vehicles per kilometer, and an effective delay duration (r) of 1 minute. The wave shock analysis revealed backward forming shock wave (ωAB) = -0.90 km/h, backward recovery shock wave (ωCB) = -5.82 km/h, and forward forming shock wave (ωAC) = 5.15 km/h. The time from peak flow to the end of congestion (tp) was found to be 0.18 minutes, with a potential queue length (QM) of 17.76 meters. Given the queue length, it takes 1.44 minutes for the lane to normalize until the end of congestion. Abstrak Pertumbuhan penduduk kota Bandar Lampung tentu diikuti dengan pertumbuhan jumlah kendaraan. Secara tidak langsung membuat kebutuhan akan ruang gerak kendaraan semakin bertambah. Kondisi ruas jalan yang kurang memadai sering menyebabkan masalah lalu lintas seperti penurunan kecepatan dan potensi antrian. Penyempitan jalan di segmen Jl. Letjen Alamsyah Ratu Prawiranegara mengurangi lebar jalur efektif dari 5,50 m menjadi 3,80 m. Analisis terhadap karakteristik makroskopik lalu lintas dilakukan dengan empat model yaitu Greenshields, Greenberg, Underwood, dan Bell. Secara makro hasil pemodelan memberikan kesimpulan bahwa terjadi pengurangan kapasitas akibat pengurangan lebar jalur efektif disertai dengan berkurangnya nilai kecepatan kendaraan ditinjau dari nilai-nilai VM, Dj, dan Sff. Analisis gelombang kejut juga dilakukan, hasil analisis hari Rabu dengan permintaan arus VA = 952 smp/jam dan DA = 45 smp/km serta durasi efektif hambatan (r) = 1 menit menunjukkan adanya gelombang kejut mundur bentukan (ωAB) = -0,90 km/jam, gelombang kejut mundur pemulihan (ωCB) = -5,82 km/jam, dan gelombang kejut maju bentukan (ωAC) = 5,15 km/jam. Selang waktu dari kondisi arus jenuh hingga lokasi antrian berakhir (tp) diperoleh sebesar 0,18 menit dengan potensi panjang antrian (QM) sejauh 17,76 m. Dengan kondisi panjang antrian tersebut, perlu waktu penormalan lajur hingga antrian berakhir selama 1,44 menit.
Analysis of Service Performance at Kotabumi Lampung Train Station using the Kano Method Oktavia, Amelia; Aryani, Marnida; Prayogi, Galih Rio; Michael, Michael
CIVED Vol. 11 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i3.634

Abstract

The Railway Station is an essential thing in the operation of the train. Passenger trains will raise and lower passengers, both the initial destination of passengers and transit. Kotabumi Railway Station is a station whose activities are to raise and lower passengers; in this case, the train station must have excellent and effective service performance for passengers. So, it is necessary to research the level of passenger satisfaction with the benchmarks for the service performance of train stations regulated in the Minister of Transportation Regulation No. 63 of 2019 concerning Minimum Service Standards. These benchmarks are then submitted as questions to the passengers, which are then processed using the kano method to determine the level of passenger needs and satisfaction. The kano method on the level of passenger satisfaction at the Kotabumi Railway Station results in that 19 attributes are one-dimensional where service performance if fulfilled, will experience the pleasure that is balanced with the existing version, and six characteristics of satisfaction levels are in the indifferent category, namely service performance must remain maintained. Furthermore, the highest CS and DS values ​​were obtained for information on train arrivals and station operating schedules. If this service performance is fulfilled, the passenger satisfaction level is 0.77. If the service performance is not fulfilled, passenger disappointment is at -0.82, so this attribute must be a top priority.
ANALISIS PENGARUH ARUS DAN KECEPATAN KENDARAAN TERHADAP KEBISINGAN PADA KAWASAN SD NEGERI 1 PALAPA BANDAR LAMPUNG Rahayu, Nadya Priartanti; Purba, Aleksander; Prayogi, Galih Rio
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 1, Februari 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i1.28374

Abstract

The increasing prevalence of transportation in Indonesia has led to a significant rise in the number of vehicles, resulting in increased noise levels in certain areas. One environmental zone affected by surrounding noise is schools. This study aims to determine the influence of traffic flow and vehicle speed on noise levels in school areas. It also seeks to identify whether the sound intensity at Palapa Public Elementary School 1 is still acceptable or has exceeded the threshold of 55 dB(A). The research was conducted through direct surveys over three days—Monday, Wednesday, and Friday—from 07:00 to 12:00. Sound Level Meters (SLMs) and equivalent continuous sound level (Leq) calculations were used to measure noise levels. Linear regression analysis and multiple correlations were employed, followed by F-tests and multicollinearity tests. Based on the research findings, it can be concluded that the multiple regression equation in mathematical models is represented as follows: At point 1: Y = 38.50 + 0.008 X1 (Light Vehicles) + 0.040 X2 (Heavy Vehicles) + 0.003 X3 (Motorcycles) + 0.250 X4 (Vehicle Speed), with an R-squared (r2) of 0.896 and r = 0.947. While at point 2: Y = 58.63 + 0.006 X1 (Light Vehicles) + 0.114 X2 (Heavy Vehicles) + 0.001 X3 (Motorcycles) + 0.019 X4 (Vehicle Speed), with an R-squared (r2) of 0.872 and r = 0.934. This indicates a very strong correlation between traffic flow (light vehicles, heavy vehicles, motorcycles) and vehicle speed with noise levels at the two observation points, as the correlation coefficient (r) falls between 0.90 – 1.00. Additionally, the noise level at Palapa Public Elementary School 1 on Jenderal Ahmad Yani Street in Bandar Lampung exceeds the allowable standard of 55 dB(A). Measures to reduce noise around the school could include installing signs prohibiting horn honking in front of the school and constructing noise barriers (soundproof walls) in front of the school. Additionally, planting vegetation in front of the school fence could help mitigate noise. Abstrak Semakin maraknya transportasi di Indonesia menyebabkan peningkatan jumlah angka kendaraan yang sangat tinggi dan memberi dampak yaitu meningkatnya tingkat kebisingan pada suatu kawasan. Salah satu zona lingkungan yang turut terkena pengaruh dengan adanya suara kebisingan di sekitarnya adalah sekolah. penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh arus dan kecepatan kendaraan terkait dengan tingkat kebisingan di wilayah sekolah. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi apakah intensitas suara di Sekolah Dasar Negeri 1 Palapa masih dapat diterima atau sudah melewati ambang batas yaitu 55 dB (A). Penelitian ini dilakukan survey secara langsung selama 3 hari, yaitu hari Senin, Rabu, dan Jumat, pada pukul 07.00-12.00. Penelitian ini menggunakan Alat Sound Level Meter (SLM) serta perhitungan leq untuk mengukur tingkat kebisingan, dan menggunakan analisis regresi linear dan korelasi berganda kemudian diuji dengan uji F dan uji multikolinearitas. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa dalam model matematis persamaan regresi berganda ditunjukkan dalam bentuk persamaan di titik 1, Y = 38,50 + 0,008 X1 (Kendaraan Ringan) + 0,040 X2 (Kendaraan Berat) + 0,003 X3 (Sepeda Motor) + 0,250 X4 (Kecepatan Kendaraan), r2 = 0,896, dan r = 0,947. Sedangkan pada titik 2 yaitu Y = 58,63 + 0,006 X1 (Kendaraan Ringan) + 0,114 X2 (Kendaraan Berat)  + 0,001 X3 (Sepeda Motor) + 0,019 X4 (Kecepatan Kendaraan), r2 = 0,872 dan r = 0,934. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai korelasi pada 2 titik pengamatan memiliki hubungan yang sangat kuat antara arus lalu lintas (kendaraan ringan, kendaraan berat, sepeda motor) dan kecepatan kendaraan terhadap kebisingan, karena nilai r terletak antara 0,90 – 1,00. Selain itu, tingkat kebisingan pada kondisi exsisting Sekolah Dasar Negeri 1 Palapa Jalan Jenderal Ahmad Yani Bandar lampung telah melampaui standar baku mutu yang diizinkan yaitu diatas 55 dB(A). Pengendalian untuk mengurangi kebisingan di sekitar sekolah dapat berupa pemberian rambu larangan membunyikan klakson di depan sekolah, perlu dibuat dinding penahan kebisingan (dinding peredam suara) di depan sekolah. Selain itu perlu ditanam tumbuhan di depan pagar sekolah.
Studi Penyebab Kerusakan Jalan Ditinjau Dari Performa Subgrade, Studi Kasus: Jalan Terusan Ryacudu, Lampung Selatan Syuhada, Syahidus; Yuliyanto, Andry; Prayogi, Galih Rio; Yuliet, Rina
Jurnal Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.209-216.2024

Abstract

Ruas Jalan Terusan Ryacudu merupakan jalur akses tol dari kota Bandar Lampung. Banyak kendaraan yang melintas pada jalan tersebut. Kendaraan yang melintas mulai dari kendaraan kecil hingga kendaraan bermuatan berat. Jalan akses tol ini sering kali mengalami kerusakan, sehingga mengganggu kenyamanan dan menimbulkan kecelakaan. Kondisi topografi, kondisi tanah, kondisi material, kelas jalan, material perkerasan, mutu konstruksi, beban kendaraan dan masalah drainase merupakan faktor penyebab kerusakan jalan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan jalan yang dapat ditinjau dari nilai kuat geser tanah California Bearing Ratio (CBR), topografi serta data pendukung lainnya. Uji CBR dilakukan dengan menggunakan Alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer) dengan konus 60o. Dari hasil pengujian DCP didapatkan nilai CBR yang rendah pada lapisan tanah yang relatif tebal sehingga menyebabkan tanah dasar turun saat dikenakan beban. Pada posisi melintang jalan, badan jalan berada sedikit di bawah elevasi bahu jalan, menyebabkan aliran air terhalang sehingga tanah dasar (subgrade) menjadi jenuh air (saturasi). Dari hasil uji Flat Base Electrical Resistivity (FBER) didapatkan litologi di bawah permukaan jalan yang rusak memiliki nilai resistivitas yang cukup rendah. Nilai resistivitas yang rendah menandai adanya saturasi yang cukup besar pada daerah itu. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan penanganan elevasi pada badan jalan sehingga penjenuhan akibat pengaruh topografi dapat dihindari dan mencegah penurunan nilai CBR subgrade jalan.
Pembelajaran Interaktif Konsep Cahaya melalui Media Aplikasi dan Eksperimen di SD Alam Lampung Dwiyana, Putri Ayu; Marina, Bernaditha Catur; Maini, Miskar; Khanza, Ayu Kamila; Ribowo, Anggarani Budi; Kirtinanda. P, Kirtinanda. P; Yuliyanto, Andry; Sitepu, Arif Rahman Hakim; Zhafira, Elian; Saputra, Cahyo Agung; Syuhada, Syahidus; Prayogi, Galih Rio; Kiranaratri, Ayudia Hardiyani; Susanti, Junita Eka; Tambunan, Hermon Frederik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.139

Abstract

Mahasiswa dan dosen Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema "Cahaya Interaktif" di SD Sekolah Alam Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap konsep dasar cahaya dan sifat-sifatnya melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi melalui presentasi interaktif, praktik langsung menggunakan alat peraga Kotak Cahaya, serta simulasi digital berbasis web untuk memperkuat pemahaman visual siswa. Guna mendorong keterlibatan aktif, siswa diberikan sistem poin dan hadiah sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi mereka. Sebagai bentuk keberlanjutan program, alat peraga Kotak Cahaya dihibahkan kepada pihak sekolah untuk mendukung proses pembelajaran sains di masa mendatang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep cahaya, yang tercermin dari partisipasi aktif lebih dari 90% siswa dalam eksperimen dan diskusi. Pemanfaatan media peraga dan pendekatan interaktif berbasis teknologi terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kolaboratif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Peningkatan Literasi Lalu Lintas Melalui Magang Eksternal Sebagai Asisten Dosen Cilik untuk Siswa SD di FTIK Institut Teknologi Sumatera Marina, Bernaditha Catur; Kurniawan, Rahmat; Maini, Miskar; Prayogi, Galih Rio; Michael, Michael; Nadi, Abi Berkah; Ribowo, Anggarani Budi; Dwiyana, Putri Ayu; Kirtinanda P., Kirtinanda P.; Sitepu, Arif Rahman Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.157

Abstract

Prodi Teknik Sipil ITERA merangkul Sekolah Alam Lampung dalam melaksanakan program pembelajaran. Program ini bertujuan untuk mengenalkan konsep dasar rekayasa lalu lintas kepada siswa kelas 5 SD Alam Lampung melalui program magang eksternal bertema ‘asisten dosen cilik’. Kegiatan dilaksanakan di Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera (ITERA), berlangsung selama 3 (tiga) hari dengan metode experiental learning: mulai dari pengenalan lingkungan kampus, pengamatan lalu lintas secara langsung, hingga pengolahan data penghitungan lalu lintas dalam bentuk diagram batang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa magang mampu memahami konsep dasar elemen dalam rekayasa lalu lintas berikut fungsinya, dan dapat berperan aktif dalam pengamatan kendaraan dan simulasi penghitungan lalu lintas. Program ini juga menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran konstekstual di lingkungan pendidikan tinggi dapat meningkatkan literasi lalu lintas sejak dini.  
OPTIMALISASI PAVING BLOCK: PENGGUNAAN LIMBAH POLIMER DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI Syuhada, Syahidus; Prayogi, Galih Rio; Sembiring, Satria Duta Anugrah; Kurniawan, Rahmat
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.31278

Abstract

The background of this study is based on the increasing problem of plastic waste in Indonesia, which has a negative impact on the environment. This study aims to evaluate the utilization of Low-Density Polyethylene (LDPE) polymer waste as a substitute for fine aggregate and rice husk ash as a substitute for cement in making Paving blocks using conventional methods. This study will look at the effect of material substitution on compressive strength and water absorption. The experimental process involves shredding LDPE polymer waste, making Paving block mixtures, and testing mechanical properties. The results showed that the addition of LPDE to the paving block mixture would cause a decrease in strength of 0.8632 MPa for every 1% LDPE used. If added with 10% use of rice husk ash, then every 1% use of LDPE will cause a decrease of 0.6425 MPa. For water absorption, there was an increase of 0.11% for every 1% LDPE mixing and 0.23% for every 1% LDPE mixture with 10% rice husk ash. The price obtained from the variation of LDPE usage of 5%, 10%, 15%, 20% plus 10% rice husk ash is cheaper than the price of using standard materials according to the basic price of the Lampung region in 2022. The price difference is 36%, 33%, 29%, 26% respectively. The use of LDPE waste and rice husk ash in the manufacture of paving blocks not only reduces the amount of plastic waste but also has the potential to make a significant contribution to the development of a more sustainable construction industry and supports efforts to reduce plastic waste in Indonesia. Abstrak Latar belakang penelitian ini didasari oleh permasalahan sampah plastik yang semakin meningkat di Indonesia, yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan limbah polimer jenis Low-Density Polyethylene (LDPE) sebagai subtitusi agregat halus dan abu sekam padi sebagai subtitusi semen dalam pembuatan paving block menggunakan metode konvensional. Penelitian ini akan melihat pengaruh dari subtitusi material terhadap nilai kuat tekan dan penyerapan air. Proses eksperimen melibatkan pencacahan limbah polimer LDPE, pembuatan campuran paving block, dan pengujian sifat mekanis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan LPDE pada campuran paving block akan menyebabkan penurunan kekuatan sebesar 0,8632 MPa setiap penggunaan 1% LDPE. Jika ditambahkan dengan 10% penggunaan abu sekam padi maka setiap penggunaan 1% LDPE akan menyebabkan penurunan 0,6425 MPa. Untuk daya serap air , terjadi kenaikan sebesar 0,11% untuk setiap 1% pencampuran LDPE dan 0,23% untuk setiap 1% campuran LDPE dengan 10% abu sekam padi. Harga yang didapatkan dari variasi penggunaan LDPE 5%, 10%, 15%, 20% ditambah dengan Abu sekam padi 10% lebih murah dari harga penggunaan material standar sesuai dengan basic price wilayah Lampung Tahun 2022. Selisih harganya masing - masing adalah 36%, 33%, 29%, 26%. Pemanfaatan limbah LDPE dan abu sekam padi dalam pembuatan Paving block tidak hanya mengurangi jumlah limbah plastik tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan industri konstruksi yang lebih berkelanjutan dan mendukung upaya pengurangan limbah plastik di Indonesia.
STUDI PERENCANAAN DAN ESTIMASI BIAYA PADA TEBAL PERKERASAN KAKU DAN JALUR PEDESTRIAN Dwiyana, Putri Ayu; Prayogi, Galih Rio; Yuliyanto, Andry
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 12 (2025): Nusantara Hasana Journal, May 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i12.1453

Abstract

The western gate of ITERA. serves as one of the main access points for entering and exiting the campus, however, the pavement in this area has experienced structural deterioration, and pedestrian activities frequently occur on the roadway, posing safety concerns. This study aims to design the rigid pavement la.yer thickness and prepare a cost estima.tion (Bill of Quantities), as well as to plan a pedestrian walkwa.y a.t the western gate of ITERA. The design of the rigid pavement and pedestrian path was carried out using the 2024 Road Pavement Design Manual and the 2023 Technical Guidelines for Pedestrian Facility Planning. The proposed rigid pavement type is Jointed Plin Concrete Pavement (JPCP), consisting of a 150 mm thick concrete slab, a 100 mm thick lean concrete subbase, and a 150 mm thick Class A aggregate base layer. The longitudinal joints are designed using 13 mm dia.meter tie bars with a length of 600 mm and spaced at 750 mm intervals, while the tra.nsverse joints utilize 24 mm diameter dowel bars with a length of 450 mm, spaced at 300 mm intervals, and placed at every 4-meter distance. The total estimated cost for the pa.vement construction is RP 2,118,111,173.31. The pedestrian walkway is planned with a sidewalk width of 1.85 meters and a height of 20 centimeters.
Co-Authors Ahmad Faqihi, Ahmad Ahmad Yudi Akbar, Fas'ul Aleksander Purba Alnikaromah, Sovi Andinata, Reynaldi Andry , Yuliyanto Andry Yuliyanto Aprilia, Ayu Sinta Apriwelni, Siska Aryani, Marnida Asriandi Ekaputra, Reza Ayu Sinta Aprilia Ayudia Hardiyani Kiranaratri Ayudia Hardiyani Kiranaratri Budi Ribowo, Anggarani Cahyo Agung Saputra Condro Winarsih, Anita Lestari Detha Sekar Langit Wahyu Gutama Ekaputra, Reza Asriandi Erdina Tyagita Utami Fachry Abda El Rahman Fadillah Sabri Fauba, Andrean Febriyadi Fitriana, Indri Rahmandhani Frans Dermanto Hutabarat Frans Dermanto Hutabarat Gunawan, Raden Gutama, Detha Sekar Langit Wahyu Hermansyah Hermansyah Ilpandari Ilpandari Ilpandari, Ilpandari Julita Hayati Junita Eka Susanti Khanza, Ayu Kamila Kurniawan, Ade Candra Kurniawan, Reynaldi Langit Wahyu Gutama, Detha Sekar M Gilang Indra Mardika Ma'ruf Ma'ruf Maharani Wijaya, Mutiara Mareta, Arya Marina, Bernaditha Catur Martino, Ahmad Fadlun Harianto Mawaddah, Farah Michael Michael Michael Michael Mikhael Stefanus Filemon Simatupang Miranda, Evan Febri Miskar Maini Muhammad Abi Berkah Nadi Muttaqin, M Al Ghifary Jundana Nadi, Abi Berkah Nadi, Muhammad Abi Berkah Nadi, Muhammad Abi Berkah Nugraha Bintang Wirawan, Nugraha Bintang Nurwanda Sari Oktavia, Amelia P Kirtinanda Pamursari, Nurmagita Putri Ayu Dwiyana Rahayu, Nadya Priartanti Rahmandhani Fitriana, Indri Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan Ramli, Chairul Aly Reza Asriandi Ekaputra Rhomianti Putri, Fahira Rina Yuliet, Rina Rochmani, Evi Malyana Ruslin Ruslin, Ruslin Sallido, Gufron Sembiring, Satria Duta Anugrah Setyaji, Arif Sihombing, Tera Melya Patrice Singgih Hartanto Siregar, Jessica Sitepu, Arif Rahman Hakim Siti, Maulidina Sitompul, Naomi Jesika Supiarmo, M Gunawan Syahidus Syuhada Syahputra, Deny Tambunan, Hermon Frederik Tommy Iduwin Utami, Erdina Tyagita Wikantari, Ni Made Lita Wiratyadi, Irfaan Yudi, Ahmad Yuliati Nengsih Zhafira, Elian