Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGGUNAAN PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA 2023 PADA SIMPANG TAK BERSINYAL SERTA SKEMA PERBAIKAN Sallido, Gufron; Prayogi, Galih Rio; Michael, Michael; Saputra, Cahyo Agung; Iduwin, Tommy; Miranda, Evan Febri
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2025): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v10i2.8510

Abstract

Simpang merupakan suatu titik di mana jalur menjadi terpisah atau berbelok dari arah yang lurus. Pada simpang tiga tak bersinyal urip sumoharjo dan pahlawan yang merupakan kawasan pemukiman yang kemudian berkembang dengan aktivitas perdagangan dan jasa sering mengalami tundaan dikarenakan banyaknya aktivitas pengendara yang melewati simpang sehingga diperlukannya evaluasi simpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang dan memberikan alternatif perbaikan kinerja. Metode yang digunakan dalam penelitian beracuan dengan PKJI 2023. Simpang tiga tak bersinyal masih layak beroperasi pada tahun 2024 menurut PKJI 2023 karena memiliki nilai derajat kejenuhan kurang dari 0,85. Derajat kejenuhan diprediksi akan mengalami jenuh pada tahun 2025 dengan derajat kejenuhan yang didapatkan sebesar 0,92 di mana derajat kejenuhan ini melebihi ketentuan PKJI 2023 yaitu 0,85 sehingga diperlukan skema perbaikan. Skema yang diberikan pada penelitian ini berupa pelarangan belok kanan terhadap jalan minor dan pelebaran jalan. Skema perbaikan paling optimum merupakan perbaikan dengan menerapkan pelarangan belok kanan terhadap jalan minor dimana skema perbaikan ini memberikan hasil derajat kejenuhan sebesar 0,57 dan tundaan rata-rata simpang sebesar 10,75 det/SMP. Skema perbaikan dengan pelebaran membutuhkan pelebaran jalan terhadap jalan mayor dengan total pelebaran 3 meter dan memberikan hasil derajat kejenuhan sebesar 0,84.
KELAIKAN FUNGSI JALAN BERDASARKAN PEMERINGKATAN BINTANG MENGACU PADA PEDOMAN LAIK FUNGSI JALAN PADA RUAS SOEKARNO HATTA PROVINSI LAMPUNG Siregar, Jessica; Prayogi, Galih Rio; Yuliyanto, Andry; Michael, Michael
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 02 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i02.1498

Abstract

Jalan Soekarno-Hatta Provinsi Lampung merupakan salah satu ruas jalan arteri primer yang rawan kecelakaan sehingga perlu untuk dilakukan uji laik fungsi jalan terkhusus pada STA 1+450-3+450. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelaikan fungsi jalan dan merekomendasikan perbaikan untuk meningkatkan keselamatan yang mengacu pada Pedoman No. 6/P/BM/2024 tentang Petunjuk Teknis Uji Laik Fungsi Jalan dengan Pemeringkatan Bintang. Petunjuk Teknis Uji Laik Fungsi Jalan dengan Pemeringkatan Bintang. Analisis dilakukan dengan penilaian kondisi atribut jalan pada 20 segmen Jalan Soekarno Hatta Bypass STA 1+450-3+450 dan berdasarkan standar teknis jalan yang meliputi: geometrik jalan, struktur perkerasan jalan, struktur bangunan pelengkap jalan, pemanfaatan ruang bagian-bagian jalan, penyelenggaraan manajemen dan rekayasa lalu lintas, serta perlengkapan jalan. Adapun berdasarkan rata rata dari nilai bintang pada Jalan Soekarno Hatta Bypass STA 1+450 – 3+450 didapat keseluruhan segmen yang ditinjau memiliki rata-rata skor pemeringkatan bintang 13,772 yang jika diklasifikasi berdasarkan star rating yaitu bintang 2. Hal ini disebabkan terdapat beberapa segmen dengan kondisi jalan yang kurang optimal, seperti adanya putaran balik ilegal, marka jalan yang tidak jelas, kurangnya rambu lalu lintas, kerusakan pada permukaan jalan, dan tidak tersedianya bahu jalan yang memadai. Untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, disarankan untuk memperbaiki marka jalan, menambah rambu lalu lintas, memperbaiki kondisi permukaan jalan, serta menyediakan bahu jalan yang memadai. Beberapa penerapan untuk meningkatkan nilai untuk pemeringkatan bintang pada segmen yang berpotensi rawan (rating < 3) menjadi segmen dengan rating 3 atau jalan yang aman.
Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kurikulum 2025 - 2030 Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera Kurniawan, Rahmat; Michael, Michael; Syuhada, Syahidus; Maini, Miskar; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Dwiyana, Putri Ayu; Mardika, M Gilang Indra; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Saputra, Cahyo Agung; Prayogi, Galih Rio; Ribowo, Anggarani Budi; Yudi, Ahmad; Nadi, Muhammad Abi Berkah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.463

Abstract

Penyusunan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) merupakan upaya strategis untuk memastikan ketercapaian kompetensi lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi, dan tantangan pembangunan berkelanjutan. Sejalan dengan hal tersebut, Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai wadah kolaboratif dalam merumuskan Kurikulum 2025–2030. Proses ini melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal, termasuk dosen, mahasiswa, alumni, praktisi, asosiasi profesi, serta pengguna lulusan. Kurikulum yang dikembangkan dirancang sesuai dengan standar Outcome Based Education (OBE) dan kriteria akreditasi LAM Teknik, dengan penekanan pada penguatan kompetensi inti bidang teknik sipil, integrasi teknologi digital, prinsip keberlanjutan lingkungan, serta pengembangan soft skills mahasiswa. Hasil FGD ini menghasilkan rekomendasi kurikulum yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang selaras dengan standar nasional maupun internasional, sekaligus mendukung visi ITERA untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam sains, teknologi, dan inovasi.
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN PANGERAN ANTASARI BANDAR LAMPUNG MELALUI PENGATURAN U-TURN MENGGUNAKAN MIKROSIMULASI LALU LINTAS Michael, Michael; Andinata, Reynaldi; Prayogi, Galih Rio
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 4, November 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i4.33954

Abstract

Pangeran Antasari Street in Bandar Lampung is an urban road characterized by dense social activity, predominantly commercial areas, and frequent congestion during peak hours due to the presence of U-Turn facilities. This study aims to analyze the impact of U-Turns on the performance of Pangeran Antasari Street, and explore improvement scenarios using PTV VISSIM software. After modeling with VISSIM, output results on volume and vehicle speed were validated using paired t-test method. Peak hours under existing conditions occur from 16:30 to 17:30 WIB, with average vehicle speeds of 20.83 km/h for the West-East direction, average queue lengths of 165.85 meters, and average delay times of 11.31 seconds. The average vehicle speed for the East-West direction is 25.88 km/h, average queue lengths are 62.61 meters, and average delay times are 14.06 seconds. Three improvement scenarios were considered: firstly, closing all U-Turns; secondly, relocating the West U-Turn 50 meters west and the East U-Turn 80 meters east; and thirdly, relocating both U-Turns 70 meters east. Scenario 2 was chosen, resulting in a 0.73% increase in vehicle speed, a 9.65% reduction in queue length, and a 63.8% reduction in delay time for the West-East direction. For the East-West direction, it led to a 1.79% increase in vehicle speed, an 88.48% reduction in queue length, and an 81.86% reduction in delay time. Abstrak Ruas Jalan Pangeran Antasari Bandar Lampung merupakan jalan  perkotaan dengan tingkat aktivitas sosial yang padat, karena di sepanjang ruas jalan merupakan kawasan komersil, selain itu adanya fasilitas U-Turn membuat ruas jalan tersebut sering kali mengalami kemacetan pada jam  sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan Pangeran Antasari, dan mencari skenario perbaikan menggunakan software PTV VISSIM. Setelah membuat permodelan menggunakan VISSIM, hasil keluaran volume dan kecepatan kendaraan dilakukan pengujian akurasi data dengan metode Uji-T berpasangan. Jam puncak pada kondisi eksisting terjadi pada pukul 16.30-17.30 WIB dengan kecepatan kendaraan rata-rata sebesar 20,83 km/jam, rata-rata panjang antrian sebesar 165,85 meter, dan rata-rata waktu tundaan selama 11,31 detik di ruas Barat-Timur. Kecepatan rata-rata kendaraan sebesar 25,88 km/jam, rata-rata panjang antrian sebesar 62,61 meter, dan rata-rata waktu tundaan selama 14,06 detik di ruas Timur-Barat. Terdapat 3 skenario perbaikan yang dilakukan yaitu, pertama menutup semua U-Turn, kedua merelokasi U-Turn Barat sejauh 50m ke Barat dan U-Turn Timur sejauh 80m ke Timur dan ketiga merelokasi U-Turn sejauh 70m ke Timur. Skenario yang diterapkan yaitu skenario 2 dengan peningkatan kecepatan kendaraan sebesar 0,73%, penurunan panjang antrian sebesar 9,65% dan waktu tundaan 63,8% untuk arah barat-timur dan peningkatan kecepatan 1,79%, penurunan panjang antrian sebesar 88,48% dan waktu tundaan 81,86% untuk arah timur-barat.
Efektivitas Edukasi Pemahaman dan Kepatuhan Pengemudi Muda terhadap Marka dan Rambu Lalu Lintas (Studi Kasus SMAN 2 Bandar Lampung) Marina, Bernaditha Catur; Michael, Michael; Prayogi, Galih Rio; Tambunan, Hermon Frederik; Khanza, Ayu Kamila; Nadi, Muhammad Abi Berkah; Pamursari, Nurmagita; Sari, Nurwanda; Setyaji, Arif; Maulidina, Siti; Febriyadi, Febriyadi; Yulianto, Andry; Muttaqin, M Al Ghifary Jundana; Alnikaromah, Sovi; Rochmani, Evi Malyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.830

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menganalisis efektivitas program edukasi keselamatan berkendara berbasis sekolah terhadap pemahaman dan kepatuhan siswa SMAN 2 Bandar Lampung terhadap rambu dan marka lalu lintas. Kegiatan dilakukan dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan siswa sebagai pengemudi muda. Instrumen berupa kuesioner pilihan ganda untuk mengukur pemahaman rambu-marka serta skala likert untuk mengukur kepatuhan berlalu lintas. Program edukasi dilaksanakan melalui pemaparan materi, diskusi kasus, dan simulasi sederhana, diikuti posttest pada akhir kegiatan. Output dari kegiatan ini adalah media edukasi keselamatan berkendara, berupa booklet, modul, flyer, dan rambu. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nyata skor pemahaman rambu dan marka lalu lintas dari kategori “cukup” saat pretest (70,16 untuk rambu dan 70,20 untuk marka) menuju “baik” saat posttest (83,92 untuk rambu dan 83,90 untuk marka). Uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan secara statistik (p<0,05). Persentase siswa pada kategori tinggi terhadap rambu dan marka- seperti kepatuhan garis henti, larangan melawan arus, dan penggunaan helm standar, juga meningkat secara bermakna. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi keselamatan berkendara berbasis sekolah efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengemudi muda terhadap rambu dan marka lalu lintas, serta berpotensi diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam program sekolah.
EVALUASI EMISI GAS RUMAH KACA WARM MIX ASPHALT METODE LIFE CYCLE ASSESSMENT Yuliyanto, Andry; Rio Prayogi, Galih; Syahputra, Deny; P, Kirtinanda; Kurniawan, Ade Candra
Jurnal Jalan Jembatan Vol 42 No 2 (2025)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58499/jatan.v42i2.1340

Abstract

The Lampung Provincial Road and Construction Agency reported in 2022 that approximately 391.985 km or 23.05% of road infrastructure was damaged. The use of hot mix asphalt (HMA) for road repairs requires high production temperatures, resulting in increased energy consumption, fuel costs, and GHG emissions. Therefore, the environmental impact of road paving should not be ignored. Additives are added to the mixture to lower the mixing temperature, resulting in a mixture known as warm mix asphalt (WMA). In analyzing the potential for environmental impact savings, LCA was used. Inventory data was obtained from previous research literature studies. LCA was conducted based on a gate-to-gate approach that only covered the mixing process at the asphalt mixing plant (AMP). This study aims to determine the potential for energy reduction, fuel consumption savings, GHG reduction, and total cost savings in the alternative use of WMA in provincial road repairs in Lampung Province. Five types of WMA alternatives were considered, namely WMA with Asphamin, Advera, LEA, Sasobit, and Asphaltan additives. The results of the study show that WMA can reduce the mixing temperature and provide energy savings of between 3.15% and 13.65%. From an environmental perspective, WMA also reduces GHG emissions, with a reduction potential of up to 5.00 kgCO₂ per ton of mixture, equivalent to 13.22% compared to HMA. Economically, the use of WMA provides potential production cost savings ranging from 3.05% to 13.22%. Among the five types of additives tested (Asphamin, Advera, LEA, Sasobit, and Asphaltan), the LEA additive proved to be the most environmentally friendly alternative while also providing the greatest energy and cost savings. Kata Kunci: Life Cycle Assessment, Warm Mix Asphalt, Gas Rumah Kaca, Efisiensi Energi. Keywords: Life Cycle Assessment, Warm Mix Asphalt, Greenhouse Gases, Energy Efficiency
EFEKTIVITAS PELICAN CROSSING SEBAGAI MEDIA PENYEBERANGAN Fauba, Andrean; Prayogi, Galih Rio; Andry , Yuliyanto; Michael; Gutama, Detha Sekar Langit Wahyu; Ruslin
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 10 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/renovasi.v10i1.18226

Abstract

Based on direct observations at the pelican crossing located on Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, despite the presence of pedestrian crossing facilities, many vehicle users do not stop or give way to pedestrians. Additionally, there are issues with pedestrian behavior, including disorderly crossing. Therefore, it is necessary to analyze the effectiveness of the pelican crossing on Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, based on public perceptions, pedestrian crossing volume, the impact of traffic on pedestrians, the adequacy of crossing facilities, and to propose improvements for the pelican crossing. The analysis was conducted using questionnaires with indicators of safety, comfort, security, convenience, and accessibility. Effectiveness analysis was performed using PV2 calculations and traffic impact analysis on pedestrians. The results from the questionnaires indicated that the pelican crossing is very ineffective in terms of safety, comfort, security, convenience, and accessibility. The PV2 value of 1.46 x 109 suggests that Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, requires a pelican crossing with a waiting area. The effectiveness analysis yielded scores of 54.66% and 50.44%, indicating that the pelican crossing at the observed location is categorized as ineffective. The traffic impact analysis showed that vehicle speeds before, during, and after the crossing do not decrease significantly, only reducing the speed of vehicles in the presence of pedestrians. Recommendations from this study include planning pedestrian crossings for individuals with special needs.
Pendampingan Teknis Pengelolaan Limbah Industri Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant dalam Mendukung Penyediaan Material Konstruksi Beton Ribowo, Anggarani Budi; Susanti, Junita Eka; Kurniawan, Rahmat; Dwiyana, Putri Ayu; Saputra, Cahyo Agung; Prayogi, Galih Rio; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Mardika, M Gilang Indra; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Michael, Michael; Yudi, Ahmad; Nadi, Muhammad Abi Berkah; Wirawan, Nugraha Bintang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1232

Abstract

Industri Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant (AMP) berperan strategis dalam penyediaan material konstruksi, namun aktivitas operasionalnya menghasilkan limbah padat dan cair yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola secara optimal. Sebagai upaya mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan, tim dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Provinsi Lampung dengan fokus pada pendampingan identifikasi, pengolahan, dan pemanfaatan limbah industri sebagai bahan baku alternatif beton non-struktural ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi observasi lapangan untuk mengidentifikasi jenis dan volume limbah, pengambilan sampel sludge beton, sisa agregat, serta debu produksi AMP, pengujian karakteristik fisik material di laboratorium, dan perancangan variasi campuran beton dengan substitusi sebagian agregat menggunakan material limbah yang telah melalui proses pengeringan dan pengayakan. Evaluasi dilakukan melalui pengujian kuat tekan beton pada beberapa variasi komposisi limbah. Hasil menunjukkan bahwa pada komposisi limbah 20%–30%, beton non-struktural mampu mencapai kuat tekan rata-rata 12,73 MPa dan masih memenuhi persyaratan teknis untuk aplikasi seperti paving block dan elemen pracetak ringan. Namun, pada komposisi 75%, kuat tekan menurun signifikan menjadi 5,85 MPa. Dengan ketersediaan limbah sekitar 1–2 ton per minggu, pemanfaatan optimal pada kisaran 20%–30% berpotensi mendukung produksi beton non-struktural berkelanjutan serta penerapan prinsip ekonomi sirkular di sektor konstruksi.
Evaluating Connectivity and Effectiveness of the Road Transportation Network in West Bangka Regency Ilpandari, Ilpandari; Hartanto, Singgih; Susanti, Junita Eka; Prayogi, Galih Rio; Dwiyana, Putri Ayu; Mawaddah, Farah; Akbar, Fas'ul
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 2 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 2 April 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i2.9311

Abstract

Transportation infrastructure is essential for regional integration and economic development in West Bangka Regency. However, corridor-oriented growth has led to uneven connectivity and a strong reliance on limited road corridors. This study evaluates the connectivity and effectiveness of the regional transportation network using spatial, topological, and operational indicators based on a graph representation comprising 12 links and 10 nodes that reflect the main inter-district road structure. The analysis integrates Alpha (α), Beta (β), and Gamma (γ) indices, road density, Accessibility Index (AI), Volume-to-Capacity (V/C) ratio, Level of Service (LOS), Travel Time Efficiency (TTE), and a composite Network Effectiveness Index (NEI). Results show low structural connectivity (Beta 0.20–0.33; Gamma 0.08–0.13; negative Alpha; density 0.039), indicating a tree-like configuration with minimal redundancy. Although operational performance remains stable (V/C 0.02–0.59; LOS A–C), accessibility is moderate to low (AI 0.189; travel time 90–111 minutes). The overall NEI indicates moderate effectiveness but limited network resilience. These findings highlight the need for policymakers to prioritize the development of alternative and transversal road links to reduce dependence on single corridors, improve accessibility, and strengthen long-term transportation resilience. The proposed approach provides a quantitative framework for infrastructure planning in corridor-dominated developing regions.
RECYCLED COARSE AGGREGATE (RCA) DAN FLY ASH SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI SEMEN DALAM CAMPURAN BETON prayogi, galih rio
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2026): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v11i1.9316

Abstract

Akumulasi limbah beton terutama berasal dari kegiatan konstruksi dan pembongkaran bangunan, serta sisa hasil pengujian beton. Limbah beton yang dihasilkan dari laboratorium dan batching plant memerlukan pengelolaan daur ulang yang lebih optimal seiring dengan besarnya jumlah limbah yang dihasilkan setiap hari. Demikian pula, fly ash dapat dihasilkan dalam jumlah yang sangat besar, mencapai ton per hari. Limbah beton memiliki potensi yang menjanjikan untuk dimanfaatkan kembali sebagai Recycled Coarse Aggregate (RCA) karena memiliki sifat fisik yang mendekati agregat kasar konvensional. Selain itu, fly ash merupakan bahan substitusi semen yang layak digunakan karena memiliki kesamaan unsur penyusun kimia. Penggunaan material substitusi ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan limbah, menekan pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan, serta meningkatkan keberlanjutan penggunaan beton dalam skala yang lebih luas. Penelitian ini secara sistematis mengkaji pengaruh penggunaan material substitusi terhadap berat volume, nilai slump, kuat tekan, serta efisiensi biaya produksi beton. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan perlakuan mekanis pada RCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material substitusi berpengaruh signifikan terhadap hubungan antara berat volume dan nilai slump, yang dipengaruhi oleh daya serap dan berat jenis material. Nilai kuat tekan beton mengalami peningkatan yang dipengaruhi oleh perlakuan RCA dan komposisi kimia fly ash. Selain itu, penggunaan material substitusi terbukti mampu menurunkan biaya produksi beton dibandingkan dengan beton tanpa substitusi.
Co-Authors Ahmad Faqihi, Ahmad Ahmad Yudi Akbar, Fas'ul Aleksander Purba Alnikaromah, Sovi Andinata, Reynaldi Andry , Yuliyanto Andry Yuliyanto Andry Yuliyanto Aprilia, Ayu Sinta Apriwelni, Siska Arif Setyaji Aryani, Marnida Asriandi Ekaputra, Reza Ayu Sinta Aprilia Ayudia Hardiyani Kiranaratri Ayudia Hardiyani Kiranaratri Budi Ribowo, Anggarani Cahyo Agung Saputra Condro Winarsih, Anita Lestari Detha Sekar Langit Wahyu Gutama Ekaputra, Reza Asriandi Erdina Tyagita Utami Fachry Abda El Rahman Fadillah Sabri Fauba, Andrean Febriyadi Fitriana, Indri Rahmandhani Frans Dermanto Hutabarat Frans Dermanto Hutabarat Gunawan, Raden Gutama, Detha Sekar Langit Wahyu Hermansyah Hermansyah Ilpandari Ilpandari Ilpandari, Ilpandari Julita Hayati Junita Eka Susanti Khanza, Ayu Kamila Kurniawan, Ade Candra Kurniawan, Reynaldi Langit Wahyu Gutama, Detha Sekar M Gilang Indra Mardika Ma&#039;ruf Ma&#039;ruf Maharani Wijaya, Mutiara Mareta, Arya Marina, Bernaditha Catur Martino, Ahmad Fadlun Harianto Mawaddah, Farah Michael Michael Michael Michael Mikhael Stefanus Filemon Simatupang Miranda, Evan Febri Miskar Maini Muhammad Abi Berkah Nadi Muttaqin, M Al Ghifary Jundana Nadi, Abi Berkah Nadi, Muhammad Abi Berkah Nadi, Muhammad Abi Berkah Nugraha Bintang Wirawan, Nugraha Bintang Nurmagita Pamursari Nurwanda Sari Oktavia, Amelia P Kirtinanda Putri Ayu Dwiyana Rahayu, Nadya Priartanti Rahmandhani Fitriana, Indri Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan Ramli, Chairul Aly Reza Asriandi Ekaputra Rhomianti Putri, Fahira Rina Yuliet, Rina Rochmani, Evi Malyana Ruslin Ruslin, Ruslin Sallido, Gufron Sembiring, Satria Duta Anugrah Sihombing, Tera Melya Patrice Singgih Hartanto Siregar, Jessica Sitepu, Arif Rahman Hakim Siti, Maulidina Sitompul, Naomi Jesika Supiarmo, M Gunawan Syahidus Syuhada Syahputra, Deny Tambunan, Hermon Frederik Tommy Iduwin Utami, Erdina Tyagita Wikantari, Ni Made Lita Wiratyadi, Irfaan Yudi, Ahmad Yuliati Nengsih Zhafira, Elian