Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kurikulum 2025 - 2030 Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera Kurniawan, Rahmat; Michael, Michael; Syuhada, Syahidus; Maini, Miskar; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Dwiyana, Putri Ayu; Mardika, M Gilang Indra; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Saputra, Cahyo Agung; Prayogi, Galih Rio; Ribowo, Anggarani Budi; Yudi, Ahmad; Nadi, Muhammad Abi Berkah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.463

Abstract

Penyusunan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) merupakan upaya strategis untuk memastikan ketercapaian kompetensi lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi, dan tantangan pembangunan berkelanjutan. Sejalan dengan hal tersebut, Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai wadah kolaboratif dalam merumuskan Kurikulum 2025–2030. Proses ini melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal, termasuk dosen, mahasiswa, alumni, praktisi, asosiasi profesi, serta pengguna lulusan. Kurikulum yang dikembangkan dirancang sesuai dengan standar Outcome Based Education (OBE) dan kriteria akreditasi LAM Teknik, dengan penekanan pada penguatan kompetensi inti bidang teknik sipil, integrasi teknologi digital, prinsip keberlanjutan lingkungan, serta pengembangan soft skills mahasiswa. Hasil FGD ini menghasilkan rekomendasi kurikulum yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang selaras dengan standar nasional maupun internasional, sekaligus mendukung visi ITERA untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam sains, teknologi, dan inovasi.
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN PANGERAN ANTASARI BANDAR LAMPUNG MELALUI PENGATURAN U-TURN MENGGUNAKAN MIKROSIMULASI LALU LINTAS Michael, Michael; Andinata, Reynaldi; Prayogi, Galih Rio
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 4, November 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i4.33954

Abstract

Pangeran Antasari Street in Bandar Lampung is an urban road characterized by dense social activity, predominantly commercial areas, and frequent congestion during peak hours due to the presence of U-Turn facilities. This study aims to analyze the impact of U-Turns on the performance of Pangeran Antasari Street, and explore improvement scenarios using PTV VISSIM software. After modeling with VISSIM, output results on volume and vehicle speed were validated using paired t-test method. Peak hours under existing conditions occur from 16:30 to 17:30 WIB, with average vehicle speeds of 20.83 km/h for the West-East direction, average queue lengths of 165.85 meters, and average delay times of 11.31 seconds. The average vehicle speed for the East-West direction is 25.88 km/h, average queue lengths are 62.61 meters, and average delay times are 14.06 seconds. Three improvement scenarios were considered: firstly, closing all U-Turns; secondly, relocating the West U-Turn 50 meters west and the East U-Turn 80 meters east; and thirdly, relocating both U-Turns 70 meters east. Scenario 2 was chosen, resulting in a 0.73% increase in vehicle speed, a 9.65% reduction in queue length, and a 63.8% reduction in delay time for the West-East direction. For the East-West direction, it led to a 1.79% increase in vehicle speed, an 88.48% reduction in queue length, and an 81.86% reduction in delay time. Abstrak Ruas Jalan Pangeran Antasari Bandar Lampung merupakan jalan  perkotaan dengan tingkat aktivitas sosial yang padat, karena di sepanjang ruas jalan merupakan kawasan komersil, selain itu adanya fasilitas U-Turn membuat ruas jalan tersebut sering kali mengalami kemacetan pada jam  sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan Pangeran Antasari, dan mencari skenario perbaikan menggunakan software PTV VISSIM. Setelah membuat permodelan menggunakan VISSIM, hasil keluaran volume dan kecepatan kendaraan dilakukan pengujian akurasi data dengan metode Uji-T berpasangan. Jam puncak pada kondisi eksisting terjadi pada pukul 16.30-17.30 WIB dengan kecepatan kendaraan rata-rata sebesar 20,83 km/jam, rata-rata panjang antrian sebesar 165,85 meter, dan rata-rata waktu tundaan selama 11,31 detik di ruas Barat-Timur. Kecepatan rata-rata kendaraan sebesar 25,88 km/jam, rata-rata panjang antrian sebesar 62,61 meter, dan rata-rata waktu tundaan selama 14,06 detik di ruas Timur-Barat. Terdapat 3 skenario perbaikan yang dilakukan yaitu, pertama menutup semua U-Turn, kedua merelokasi U-Turn Barat sejauh 50m ke Barat dan U-Turn Timur sejauh 80m ke Timur dan ketiga merelokasi U-Turn sejauh 70m ke Timur. Skenario yang diterapkan yaitu skenario 2 dengan peningkatan kecepatan kendaraan sebesar 0,73%, penurunan panjang antrian sebesar 9,65% dan waktu tundaan 63,8% untuk arah barat-timur dan peningkatan kecepatan 1,79%, penurunan panjang antrian sebesar 88,48% dan waktu tundaan 81,86% untuk arah timur-barat.
Efektivitas Edukasi Pemahaman dan Kepatuhan Pengemudi Muda terhadap Marka dan Rambu Lalu Lintas (Studi Kasus SMAN 2 Bandar Lampung) Marina, Bernaditha Catur; Michael, Michael; Prayogi, Galih Rio; Tambunan, Hermon Frederik; Khanza, Ayu Kamila; Nadi, Muhammad Abi Berkah; Pamursari, Nurmagita; Sari, Nurwanda; Setyaji, Arif; Maulidina, Siti; Febriyadi, Febriyadi; Yulianto, Andry; Muttaqin, M Al Ghifary Jundana; Alnikaromah, Sovi; Rochmani, Evi Malyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.830

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menganalisis efektivitas program edukasi keselamatan berkendara berbasis sekolah terhadap pemahaman dan kepatuhan siswa SMAN 2 Bandar Lampung terhadap rambu dan marka lalu lintas. Kegiatan dilakukan dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan siswa sebagai pengemudi muda. Instrumen berupa kuesioner pilihan ganda untuk mengukur pemahaman rambu-marka serta skala likert untuk mengukur kepatuhan berlalu lintas. Program edukasi dilaksanakan melalui pemaparan materi, diskusi kasus, dan simulasi sederhana, diikuti posttest pada akhir kegiatan. Output dari kegiatan ini adalah media edukasi keselamatan berkendara, berupa booklet, modul, flyer, dan rambu. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nyata skor pemahaman rambu dan marka lalu lintas dari kategori “cukup” saat pretest (70,16 untuk rambu dan 70,20 untuk marka) menuju “baik” saat posttest (83,92 untuk rambu dan 83,90 untuk marka). Uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan secara statistik (p<0,05). Persentase siswa pada kategori tinggi terhadap rambu dan marka- seperti kepatuhan garis henti, larangan melawan arus, dan penggunaan helm standar, juga meningkat secara bermakna. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi keselamatan berkendara berbasis sekolah efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengemudi muda terhadap rambu dan marka lalu lintas, serta berpotensi diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam program sekolah.
Pendampingan Teknis Pengelolaan Limbah Industri Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant dalam Mendukung Penyediaan Material Konstruksi Beton Ribowo, Anggarani Budi; Susanti, Junita Eka; Kurniawan, Rahmat; Dwiyana, Putri Ayu; Saputra, Cahyo Agung; Prayogi, Galih Rio; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Mardika, M Gilang Indra; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Michael, Michael; Yudi, Ahmad; Nadi, Muhammad Abi Berkah; Wirawan, Nugraha Bintang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1232

Abstract

Industri Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant (AMP) berperan strategis dalam penyediaan material konstruksi, namun aktivitas operasionalnya menghasilkan limbah padat dan cair yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola secara optimal. Sebagai upaya mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan, tim dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Provinsi Lampung dengan fokus pada pendampingan identifikasi, pengolahan, dan pemanfaatan limbah industri sebagai bahan baku alternatif beton non-struktural ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi observasi lapangan untuk mengidentifikasi jenis dan volume limbah, pengambilan sampel sludge beton, sisa agregat, serta debu produksi AMP, pengujian karakteristik fisik material di laboratorium, dan perancangan variasi campuran beton dengan substitusi sebagian agregat menggunakan material limbah yang telah melalui proses pengeringan dan pengayakan. Evaluasi dilakukan melalui pengujian kuat tekan beton pada beberapa variasi komposisi limbah. Hasil menunjukkan bahwa pada komposisi limbah 20%–30%, beton non-struktural mampu mencapai kuat tekan rata-rata 12,73 MPa dan masih memenuhi persyaratan teknis untuk aplikasi seperti paving block dan elemen pracetak ringan. Namun, pada komposisi 75%, kuat tekan menurun signifikan menjadi 5,85 MPa. Dengan ketersediaan limbah sekitar 1–2 ton per minggu, pemanfaatan optimal pada kisaran 20%–30% berpotensi mendukung produksi beton non-struktural berkelanjutan serta penerapan prinsip ekonomi sirkular di sektor konstruksi.
Evaluasi rel dan bantalan berdasarkan beban angkut lintas dan kinerja operasi kereta api (studi kasus: jalan rel Tanjung Karang-Rejosari) Andry Yuliyanto; Galih Rio Prayogi; Michael; Frans Dermanto Hutabarat; Muhammad Abi Berkah Nadi
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.13.1.9159.26-35

Abstract

In the railway sector, its development has received quite important attention from the government, especially with the establishment of railways as a national strategic plan. The railway network on the island of Sumatra stretches for 1,544 km, including those operating in Lampung Province which is overseen by Regional Division IV Tanjung Karang. Rail transportation in Lampung province is overseen by Regional Division IV Tanjung Karang. In 2022, train services at Tanjung Karang Station recorded services to 556,219 passengers, this data increased by 150.461% from the previous year. This research is important in order to understand how different cross loads affect the condition of rails and sleepers, train operators can plan more effective maintenance, identify vulnerable points, and reduce the risk of operational disruption. This research aims to determine the amount of cross haul loads annually and what is the condition of the ability of rail services and sleepers to accept the traffic loads on them and the impact on operational performance, especially on the realization of train trip scheduling. This research uses a descriptive quantitative method, namely evaluating the condition of the railroad based on secondary data obtained from related agencies. The results of this research show that the Tanjung Karang-Rejosari railroad is categorized as class I railroad, the condition of the installed rails is not in accordance with standards because the basic stress of the rail exceeds the basic stress permitted, so it is necessary to upgrade the rail from R.54 to R.60, to the current condition of the installed bearings is good to serve the annual traffic loads that occur. The operational realization of train travel schedules for both arrival and departure times has been well programmed based on the maximum planned delay time limit. In general, train delays in Regional Division IV Tanjung Karang generally originate from the infrastructure aspect with the percentage of causes of delays being 81.49%. This value illustrates that aspects of railroad infrastructure or structure are the biggest contributor to train delays.
Evaluating Connectivity and Effectiveness of the Road Transportation Network in West Bangka Regency Ilpandari Ilpandari; Singgih Hartanto; Junita Eka Susanti; Galih Rio Prayogi; Putri Ayu Dwiyana; Farah Mawaddah; Fas&#039;ul Akbar
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 2 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 2 April 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i2.9311

Abstract

Transportation infrastructure is essential for regional integration and economic development in West Bangka Regency. However, corridor-oriented growth has led to uneven connectivity and a strong reliance on limited road corridors. This study evaluates the connectivity and effectiveness of the regional transportation network using spatial, topological, and operational indicators based on a graph representation comprising 12 links and 10 nodes that reflect the main inter-district road structure. The analysis integrates Alpha (α), Beta (β), and Gamma (γ) indices, road density, Accessibility Index (AI), Volume-to-Capacity (V/C) ratio, Level of Service (LOS), Travel Time Efficiency (TTE), and a composite Network Effectiveness Index (NEI). Results show low structural connectivity (Beta 0.20–0.33; Gamma 0.08–0.13; negative Alpha; density 0.039), indicating a tree-like configuration with minimal redundancy. Although operational performance remains stable (V/C 0.02–0.59; LOS A–C), accessibility is moderate to low (AI 0.189; travel time 90–111 minutes). The overall NEI indicates moderate effectiveness but limited network resilience. These findings highlight the need for policymakers to prioritize the development of alternative and transversal road links to reduce dependence on single corridors, improve accessibility, and strengthen long-term transportation resilience. The proposed approach provides a quantitative framework for infrastructure planning in corridor-dominated developing regions.
RECYCLED COARSE AGGREGATE (RCA) DAN FLY ASH SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI SEMEN DALAM CAMPURAN BETON galih rio prayogi
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2026): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v11i1.9316

Abstract

Akumulasi limbah beton terutama berasal dari kegiatan konstruksi dan pembongkaran bangunan, serta sisa hasil pengujian beton. Limbah beton yang dihasilkan dari laboratorium dan batching plant memerlukan pengelolaan daur ulang yang lebih optimal seiring dengan besarnya jumlah limbah yang dihasilkan setiap hari. Demikian pula, fly ash dapat dihasilkan dalam jumlah yang sangat besar, mencapai ton per hari. Limbah beton memiliki potensi yang menjanjikan untuk dimanfaatkan kembali sebagai Recycled Coarse Aggregate (RCA) karena memiliki sifat fisik yang mendekati agregat kasar konvensional. Selain itu, fly ash merupakan bahan substitusi semen yang layak digunakan karena memiliki kesamaan unsur penyusun kimia. Penggunaan material substitusi ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan limbah, menekan pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan, serta meningkatkan keberlanjutan penggunaan beton dalam skala yang lebih luas. Penelitian ini secara sistematis mengkaji pengaruh penggunaan material substitusi terhadap berat volume, nilai slump, kuat tekan, serta efisiensi biaya produksi beton. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan perlakuan mekanis pada RCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material substitusi berpengaruh signifikan terhadap hubungan antara berat volume dan nilai slump, yang dipengaruhi oleh daya serap dan berat jenis material. Nilai kuat tekan beton mengalami peningkatan yang dipengaruhi oleh perlakuan RCA dan komposisi kimia fly ash. Selain itu, penggunaan material substitusi terbukti mampu menurunkan biaya produksi beton dibandingkan dengan beton tanpa substitusi.
EFEKTIVITAS PELICAN CROSSING SEBAGAI MEDIA PENYEBERANGAN Andrean Fauba; Galih Rio Prayogi; Yuliyanto Andry; Michael; Detha Sekar Langit Wahyu Gutama; Ruslin
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 10 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/renovasi.v10i1.18226

Abstract

Based on direct observations at the pelican crossing located on Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, despite the presence of pedestrian crossing facilities, many vehicle users do not stop or give way to pedestrians. Additionally, there are issues with pedestrian behavior, including disorderly crossing. Therefore, it is necessary to analyze the effectiveness of the pelican crossing on Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, based on public perceptions, pedestrian crossing volume, the impact of traffic on pedestrians, the adequacy of crossing facilities, and to propose improvements for the pelican crossing. The analysis was conducted using questionnaires with indicators of safety, comfort, security, convenience, and accessibility. Effectiveness analysis was performed using PV2 calculations and traffic impact analysis on pedestrians. The results from the questionnaires indicated that the pelican crossing is very ineffective in terms of safety, comfort, security, convenience, and accessibility. The PV2 value of 1.46 x 109 suggests that Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, requires a pelican crossing with a waiting area. The effectiveness analysis yielded scores of 54.66% and 50.44%, indicating that the pelican crossing at the observed location is categorized as ineffective. The traffic impact analysis showed that vehicle speeds before, during, and after the crossing do not decrease significantly, only reducing the speed of vehicles in the presence of pedestrians. Recommendations from this study include planning pedestrian crossings for individuals with special needs.
Sosialisasi Mitigasi Banjir dan Perencanaan Drainase Lingkungan Berkelanjutan di Kawasan Cagar Budaya Palembang Tera Melya Patrice Sihombing; Andry Yuliyanto; Galih Rio Prayogi; Miskar Maini; Junita Eka Susanti; Kirtinanda P; Arif Rahman Hakim Sitepu; Cahyo Agung Saputra; Yustein Dharma Dewadharu Wynarko; Aulia Dewanggga; Elsyah Auren Azizi; Shofie Mauly Kemala; Rebecca Oktri Dayanti Hutahaean
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1615

Abstract

Kawasan Cagar Budaya Palembang merupakan aset sejarah dan budaya yang memiliki nilai penting sehingga memerlukan upaya pelestarian yang berkelanjutan. Namun, kawasan ini menghadapi ancaman banjir akibat kondisi topografi yang relatif rendah, kedekatannya dengan Sungai Musi, peninggian elevasi lahan akibat sedimentasi dan reklamasi, serta belum optimalnya sistem drainase dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mitigasi banjir melalui penyusunan peta mitigasi serta pengembangan rancangan teknis sistem drainase lingkungan yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kondisi eksisting sistem drainase, survei lapangan, pemetaan wilayah rawan banjir, penyusunan peta zonasi risiko banjir, sosialisasi kepada masyarakat, serta penyusunan konsep desain teknis drainase yang mempertimbangkan karakteristik kawasan cagar budaya. Kegiatan juga melibatkan masyarakat, pengelola kawasan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong pengelolaan lingkungan secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya peta mitigasi banjir yang memuat tingkat risiko, lokasi potensi genangan, dan pola aliran air sebagai dasar pengambilan keputusan dalam penanganan banjir. Selain itu, dihasilkan rancangan teknis sistem drainase lingkungan berkelanjutan yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengendalian banjir sekaligus mendukung pelestarian kawasan cagar budaya. Program ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana serta memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan dalam mewujudkan pengelolaan kawasan yang tangguh dan berkelanjutan.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP RUANG TUNGGU STASIUN KERETA API TANJUNG KARANG Arya Mareta; Galih Rio Prayogi; Ayu Kamila Khanza; Reza Asriandi Ekaputra; Putri Ayu Dwiyana; Cahyo Agung Saputra; Michael; Indri Rahmandhani Fitriana; Ruslin
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2024): STATIKA JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i1.582

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi ruang tunggu stasiun kereta api Tanjung Karang. Stasiun kereta api merupakan prasarana dalam sistem transportasi perkeretaapian, pada stasiun kereta api perlu adanya perhatian dalam upaya menjaga kinerja pelayanan stasiun terhadap kebutuhan pengunaannya baik secara kuantitas maupun kualitas. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui seberapa baiknya fasilitas serta pelayanan yang ada di Stasiun Tanjung Karang terutama pada Ruang Tunggu keberangkatan yang mengacu pada Standar Pelayanan Minimum (SPM) 63 Tahun 2019 dengan metode CSI (Customer Satisfaction Index), serta mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan tingkat kepuasan penumpang diruang tunggu, Kepuasan penumpang yaitu bagaimana perasaan seseorang setelah mengevaluasi situasi atapun kinerja yang dia rasakan dan yang diharapkan. Salah satu fakor yang menunjang kepuasan penumpang adalah fasilitas dan pelayanan. Yang menjadi fokus penulis pada penelitian kali ini adalah fasilitas serta pelayanan yang ada diruang tunggu stasiun. Penelitian ini menggunakan metode CSI berdasarkan indeks kepuasann nilai Customer Satisfaction index (CSI) yang didapatkan berdasarkan atribut pertanyaan pada kuisioner yang ditujukan kepada 100 responden sebesar 83,38 berada pada kisaran 81 – 100 yang berarti, secara umum indeks kepuasan pengguna jasa Stasiun Tanjung Karang berada pada kriteria “Sangat Puas”.
Co-Authors Ahmad Faqihi, Ahmad Ahmad Yudi Aleksander Purba Alnikaromah, Sovi Andinata, Reynaldi Andrean Fauba Andry Yuliyanto Anggarani Budi Ribowo Aprilia, Ayu Sinta Apriwelni, Siska Arif Setyaji Arya Mareta Aryani, Marnida Aulia Dewanggga Ayu Kamila Khanza Ayu Sinta Aprilia Ayudia Hardiyani Kiranaratri Ayudia Hardiyani Kiranaratri Budi Ribowo, Anggarani Cahyo Agung Saputra Cahyo Agung Saputra Condro Winarsih, Anita Lestari Detha Sekar Langit Wahyu Gutama Ekaputra, Reza Asriandi Elian Zhafira Elsyah Auren Azizi Erdina Tyagita Utami Evan Febri Miranda Fachry Abda El Rahman Fadillah Sabri Fahira Rhomianti Putri Farah Mawaddah Fas&#039;ul Akbar Febriyadi Fitriana, Indri Rahmandhani Frans Dermanto Hutabarat Frans Dermanto Hutabarat Hermansyah Hermansyah Ilpandari Ilpandari Ilpandari, Ilpandari Julita Hayati Junita Eka Susanti Khanza, Ayu Kamila Kirtinanda P Kurniawan, Reynaldi Langit Wahyu Gutama, Detha Sekar M Gilang Indra Mardika Ma&#039;ruf Ma&#039;ruf Marina, Bernaditha Catur Martino, Ahmad Fadlun Harianto Michael Michael Michael Michael Mikhael Stefanus Filemon Simatupang Miranda, Evan Febri Miskar Maini Muhammad Abi Berkah Nadi Mutiara Maharani Wijaya Muttaqin, M Al Ghifary Jundana Nadi, Abi Berkah Nadi, Muhammad Abi Berkah Nadi, Muhammad Abi Berkah Nugraha Bintang Wirawan, Nugraha Bintang Nurmagita Pamursari Nurwanda Sari Oktavia, Amelia P Kirtinanda Putri Ayu Dwiyana Putri Ayu Dwiyana Putri Ayu Dwiyana Raden Gunawan Rahayu, Nadya Priartanti Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan Ramli, Chairul Aly Rebecca Oktri Dayanti Hutahaean Reza Asriandi Ekaputra Reza Asriandi Ekaputra Rina Yuliet, Rina Rochmani, Evi Malyana Ruslin Ruslin, Ruslin Sallido, Gufron Sembiring, Satria Duta Anugrah Shofie Mauly Kemala Sihombing, Tera Melya Patrice Singgih Hartanto Siregar, Jessica Sitepu, Arif Rahman Hakim Siti, Maulidina Sitompul, Naomi Jesika Supiarmo, M Gunawan Syahidus Syuhada Tambunan, Hermon Frederik Tera Melya Patrice Sihombing Tommy Iduwin Utami, Erdina Tyagita Wikantari, Ni Made Lita Wiratyadi, Irfaan Yudi, Ahmad Yuliati Nengsih Yustein Dharma Dewadharu Wynarko Zhafira, Elian