p-Index From 2021 - 2026
13.635
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Kesehatan Humano: Research Journal Jurnal Riset Kesehatan Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education The Indonesian Journal of Public Health The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Journal of Health (JoH) Jurnal Ilmiah Peuradeun Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Bina Generasi Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Jurnal Kesehatan Manarang Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) Ensiklopedia of Journal Journal of Health Sciences 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Jurnal Administrasi dan Manajemen Jurnal Kesehatan Celebes Health Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi JAZ: Jurnal Akuntansi Unihaz Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Devotion: Journal of Research and Community Service Community Research Of Epidemiology (CORE) Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Journal Peqguruang: Conference Series Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Jurnal Berita Kesehatan Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Mando Care Jurnal Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN Jurnal Mitrasehat Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Journal of Innovative and Creativity Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Advances in Healthcare Research JER Jurnal Kesehatan Marendeng Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki Journal of Global Research in Public Health Mega Buana Journal of Public Health International Journal of Health Science Borneo Nursing Journal Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Tenaga Kesehatan terhadap Dampak Perubahan Sosial Budaya atas Pelayanan Kesehatan: Studi Kualitatif di Puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara Saputri Stiawati; Arlin Adam; Andi Alim
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengungkap persepsi tenaga kesehatan terhadap dampak perubahan sosial budaya terhadap praktik pelayanan kesehatan di Puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pengaruh transformasi sosial dan budaya digital terhadap perilaku masyarakat, kepercayaan, serta pola komunikasi dalam konteks pelayanan kesehatan. Tujuan utama penelitian adalah untuk menggambarkan pengalaman tenaga kesehatan dalam merespons dan beradaptasi terhadap perubahan sosial budaya tersebut sembari tetap menjaga mutu pelayanan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan tiga informan yaitu seorang perawat, dokter, dan bidan yang telah bekerja lebih dari sepuluh tahun. Hasil analisis tematik menunjukkan lima temuan utama: (1) Terdapat perubahan signifikan dalam sikap masyarakat seperti meningkatnya sikap kritis, ketergantungan pada informasi daring, dan menurunnya kepercayaan terhadap nasihat medis; (2) Perubahan ini memengaruhi cara tenaga kesehatan berkomunikasi, menyuluh, dan menjalin relasi dengan pasien; (3) Strategi adaptasi dilakukan melalui komunikasi empatik, pendekatan berbasis budaya lokal, dan pemanfaatan media digital; (4) Tantangan yang dihadapi mencakup miskomunikasi, resistensi budaya, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam program preventif; (5) Upaya menjaga kualitas pelayanan dilakukan melalui relasi interpersonal, kolaborasi internal, dan pendekatan berbasis komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tenaga kesehatan di wilayah tidak hanya berperan sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga sebagai mediator budaya yang harus mampu menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang.
Makna Budaya dan Spiritualitas dalam Praktik Resusitasi Neonatus: Studi Fenomenologis pada Perawat Instalasi Gawat Darurat Jelni M. Oruh; Arlin Adam; Andi Alim
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resusitasi neonatus merupakan tindakan medis kritis yang tidak hanya menuntut keterampilan teknis dan pengambilan keputusan cepat, tetapi juga melibatkan dimensi emosional, budaya, dan spiritual para perawat yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna budaya dan spiritualitas dalam praktik resusitasi neonatus sebagaimana dialami oleh perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi deskriptif, penelitian ini melibatkan dua informan yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman langsung dalam tindakan resusitasi neonatus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya seperti gotong royong, rasa hormat, dan sikap penuh ketulusan menjadi bagian tak terpisahkan dari tindakan resusitasi. Sementara itu, spiritualitas diekspresikan melalui doa, keyakinan akan kehendak Tuhan, serta pemaknaan terhadap keberhasilan dan kegagalan sebagai bagian dari takdir Ilahi. Perawat memaknai profesi mereka sebagai bentuk pengabdian yang menyatukan keterampilan klinis, kekuatan mental, serta kedekatan spiritual. Praktik resusitasi tidak hanya dipahami sebagai prosedur penyelamatan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan yang sarat makna transendental. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara kompetensi teknis, kepekaan budaya, dan kekuatan spiritual dalam pendidikan serta praktik keperawatan, khususnya dalam situasi kegawatdaruratan. Oleh karena itu, pengembangan kebijakan dan pelatihan perawat hendaknya mencakup penguatan dimensi holistik demi pelayanan yang profesional, etis, dan bermartabat.
Transformasi Budaya dalam Pelayanan Kesehatan: Studi Kualitatif atas Penerimaan Masyarakat terhadap Sistem Rujukan Online (SISRUTE) di Kabupaten Luwu Timur Ema Arisandi; Arlin Adam; Andi Alim
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v7i1.475

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan membawa dampak besar terhadap sistem rujukan pasien, termasuk melalui penerapan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (SISRUTE). Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat Kabupaten Luwu Timur menerima, memaknai, dan menyesuaikan diri dengan SISRUTE dalam konteks sosial budaya lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman, persepsi, dan makna budaya dari masyarakat pengguna layanan, tenaga kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan masyarakat terhadap SISRUTE bersifat pasif dan pragmatis, dengan tingkat keterlibatan yang rendah dalam pengoperasian sistem. Interaksi tatap muka dengan tenaga kesehatan tetap menjadi pilihan utama karena dianggap lebih dapat dipercaya. Nilai-nilai budaya lokal, seperti musyawarah keluarga dan kepercayaan pada otoritas medis, masih sangat memengaruhi keputusan dalam layanan kesehatan. Kendala utama adaptasi terhadap SISRUTE terletak pada gangguan jaringan internet dan lambatnya respon dari rumah sakit tujuan. Meskipun sebagian masyarakat mulai terbiasa dengan penggunaan aplikasi digital untuk layanan kesehatan, budaya digital belum sepenuhnya terinternalisasi dalam praktik keseharian. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital berbasis budaya lokal, peningkatan infrastruktur teknis, dan pelibatan masyarakat secara partisipatif agar transformasi digital dalam sistem kesehatan benar-benar sejalan dengan nilai-nilai sosial masyarakat.
Transformasi Budaya Organisasi dalam Pengelolaan Logistik Non Medis di Institusi Kesehatan: Studi Kualitatif pada Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur Nurhasibah; Arlin Adam; Andi Alim
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v7i1.476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika transformasi budaya organisasi dalam pengelolaan logistik non medis di Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur. Transformasi budaya organisasi dipahami sebagai perubahan nilai, norma, dan praktik kerja yang memengaruhi efektivitas sistem logistik dalam institusi kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, melibatkan informan kunci seperti pejabat pengadaan, bendahara, perencana, dan staf logistik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi budaya organisasi ditandai oleh pergeseran dari sistem birokratis yang kaku menuju budaya kerja yang lebih kolaboratif, transparan, dan terintegrasi secara digital. Faktor-faktor pendorong meliputi kebijakan nasional dan daerah, perkembangan teknologi, serta kepemimpinan yang visioner. Meskipun perubahan membawa dampak positif terhadap efisiensi, akurasi, dan akuntabilitas sistem logistik non medis, tantangan tetap muncul, terutama resistensi dari sebagian pegawai dan keterbatasan dalam literasi digital. Proses transformasi ini juga dimaknai oleh informan sebagai pembaruan nilai kerja, pembentukan identitas profesional, dan peningkatan koordinasi antarunit. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sosialisasi budaya organisasi, peningkatan kapasitas SDM, dan dukungan kepemimpinan yang transformatif sebagai upaya untuk membangun sistem logistik yang responsif dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi kesehatan lain dalam membangun tata kelola logistik non medis berbasis nilai budaya kerja yang adaptif dan profesional.
Application of Multicultural Education in Strengthening Community Solidarity in Indonesia Abdullah, Anzar; Alim, Andi; Andriyadi, Fauza; Burga, Muhammad Alqadri
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v11i3.965

Abstract

This study aims to describe the models, methods and approaches used in multicultural education in Indonesia. The research method used is systematic literature-based qualitative research, namely an approach that manages data by reducing data, presenting, and verifying, as well as concluding data, not using mathematical calculations and statistics. The results of the research found that, first, multicultural education is very important to be implemented in Indonesia, because the community is multi-ethnic and consists of various ethnicities, religions, cultures and regional languages. Second, the models, methods and approaches that are suitable for implementing multicultural education in Indonesia are inclusive education models through cooperative learning and role-playing methods and approaches. The study concludes that multicultural education in Indonesia is very important to be implemented through the integration of inclusivism values ​​to students through classroom interaction using cooperative learning and role-playing.
PERSEPSI WANITA USIA SUBUR TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG Haswindah; Adam, Arlin; Alim, Andi
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jufdikes.v7i2.1991

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas hidup perempuan usia subur, terutama di lingkungan kerja perkotaan. Studi ini bertujuan untuk memahami persepsi wanita usia subur terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang (KJP) dan sikap mereka terhadap deteksi dini kanker serviks. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi terhadap lima informan di lingkungan kerja BUMN Kimia Farma jakarta pusat. Hasil menunjukkan bahwa persepsi terhadap KJP masih dipengaruhi oleh mitos, ketakutan efek samping, serta peran pasangan dalam pengambilan keputusan. Sementara itu, sikap terhadap pemeriksaan pap smear masih rendah karena rasa takut, miskonsepsi, dan kurangnya dukungan institusi. Budaya organisasi yang individualistis dan minimnya program edukasi internal turut memperkuat sikap pasif terhadap kesehatan reproduksi. Studi ini menegaskan perlunya pendekatan edukasi yang partisipatif, dukungan institusional, dan pemahaman budaya dalam merancang intervensi yang kontekstual guna meningkatkan literasi serta akses layanan reproduksi bagi perempuan usia subur di lingkungan perkotaan.
Makna Sosial Dan Budaya Mahasiswi Terhadap Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan Di Era Digital: Studi Kualitatif Pada Mahasiwi Kebidanan Universitas Mega Buana Palopo Angraeni, Sinta; Adam, Arlin; Alim, Andi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v20i2.2736

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan (KTD) adalah kehamilan yang terjadi pada saat tidak menginginkan anak atau mistimed pregnancy dan kehamilan yang tidak diharapkan sama sekali atau unwanted pregnancy. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan makna sosial dan budaya yang dimiliki oleh mahasiswi kebidanan dalam memaknai upaya pencegahan kehamilan tidak diinginkan (KTD) di era digital. Mahasiswi kebidanan, sebagai calon tenaga kesehatan, diharapkan mampu menjadi agen edukasi kesehatan reproduksi. Namun demikian, pemaknaan mereka terhadap pencegahan KTD tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan medis, tetapi juga oleh konstruksi sosial, nilai budaya lokal, dan paparan media digital yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, dan melibatkan mahasiswi aktif Program Studi Kebidanan Universitas Mega Buana Palopo sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan KTD dipahami sebagai bentuk tanggung jawab pribadi dan profesional. Mahasiswi menginternalisasi nilai-nilai budaya yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan membatasi pergaulan, serta tetap mengandalkan pengetahuan akademik dalam praktik kesehariannya. Media digital menjadi sumber informasi penting, meskipun informan bersikap kritis terhadap keakuratan konten yang tersedia. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemaknaan mahasiswi terhadap pencegahan KTD terbentuk dari interaksi dinamis antara pendidikan akademik, budaya lokal, dan media digital. Oleh karena itu, pendekatan edukatif yang lebih kontekstual dan sensitif terhadap budaya sangat diperlukan untuk mendukung promosi kesehatan reproduksi di kalangan mahasiswa.
Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Persiapan dan Hasil Persalinan: Suatu Tinjauan Literatur Yenni; Nilawati Uly; Andi Alim
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.443

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan dan persalinan merupakan fase penting yang melibatkan perubahan fisiologis dan psikologis signifikan pada ibu. Ketegangan emosional seperti kecemasan, stres, dan nyeri dapat memengaruhi jalannya persalinan serta meningkatkan risiko komplikasi obstetri. Salah satu intervensi non-farmakologis yang banyak dikaji untuk mengurangi risiko tersebut adalah prenatal yoga, yang menggabungkan latihan fisik, pernapasan, relaksasi, dan meditasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis pengaruh prenatal yoga terhadap persiapan persalinan (kesiapan psikologis, efikasi diri, dan kecemasan) serta hasil persalinan (durasi kala persalinan, nyeri, outcome neonatal, dan adaptasi fisiologis). Metode: Studi ini menggunakan desain tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis 38 artikel ilmiah dari database PubMed, ScienceDirect, Scopus, Cochrane Library, Google Scholar, dan Portal Garuda. Kriteria inklusi mencakup studi yang mengevaluasi intervensi prenatal yoga dengan hasil berupa indikator fisik dan psikologis selama kehamilan dan persalinan. Analisis dilakukan secara naratif dan deskriptif. Hasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa prenatal yoga efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan, mempercepat proses persalinan (terutama kala I dan II), serta mengurangi kecemasan dan depresi ibu hamil. Selain itu, yoga juga meningkatkan kesiapan psikologis dan efikasi diri, memperbaiki outcome persalinan seperti berkurangnya ruptur perineum dan tindakan seksio sesarea, serta meningkatkan kondisi neonatal seperti berat badan lahir dan umur gestasi. Di sisi lain, yoga berkontribusi pada regulasi fisiologis tubuh melalui peningkatan variabilitas denyut jantung, aktivasi sistem saraf parasimpatis, dan penurunan kadar kortisol. Kesimpulan: Prenatal yoga merupakan intervensi komplementer yang aman dan efektif untuk meningkatkan kesiapan ibu menghadapi persalinan dan memperbaiki hasil kehamilan. Diperlukan integrasi yoga dalam layanan antenatal serta penelitian lanjutan dengan desain eksperimental untuk memperkuat bukti ilmiah ini.
Studi Kualitatif Pengaruh Knowledge Sharing Terhadap Kinerja Pegawai Di Puskesmas Malili Kabupaten Luwu Timur Agus, Rezki Aprianti; Adam, Arlin; Alim, Andi
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v10i2.511

Abstract

Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kinerja pegawai yang optimal sangat diperlukan dalam mendukung efektivitas layanan, terlebih di wilayah dengan keterbatasan sumber daya seperti Puskesmas Malili. Salah satu pendekatan yang diyakini dapat memperkuat kinerja adalah knowledge sharing, yaitu proses pertukaran informasi, pengalaman, dan keterampilan antarpegawai dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk praktik knowledge sharing, pengaruhnya terhadap kinerja, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya di Puskesmas Malili. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen, dengan delapan informan yang dipilih secara purposif mewakili peran manajerial, teknis, dan administratif. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan model Miles dan Huberman, serta validasi dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa knowledge sharing di Puskesmas Malili dilakukan secara formal (melalui briefing, rapat staf, diskusi kasus) dan informal (melalui mentoring, diskusi antarstaf). Praktik ini terbukti meningkatkan efisiensi kerja, akurasi pengambilan keputusan, dan kerja sama tim. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan yang partisipatif, forum komunikasi yang terbuka, serta budaya kerja kolektif. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, resistensi individu, serta ketimpangan akses pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa knowledge sharing merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di Puskesmas, serta merekomendasikan perlunya penguatan sistem manajemen pengetahuan, pelatihan merata, dan penciptaan kebijakan internal yang mendorong budaya berbagi secara berkelanjutan.
Behavioral Transformation of Pregnant Women in Utilizing First Pregnancy Checkups (K1) Natsir, Nursanita; Adam, Arlin; Alim, Andi
Advances in Healthcare Research Vol. 3 No. 2 (2025): March - August
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahr.v3i2.584

Abstract

Purpose: This study aims to understand the process of behavioral transformation among pregnant women in utilizing first pregnancy check-up services (K1) in Kadolomoko Village, Baubau City, from traditional practices to medical services, considering the social, cultural, economic, and technological factors that influence it. Research Method: This study employed a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques that included in-depth interviews, field observations, and documentation. Informants were selected purposively and consisted of pregnant women, posyandu cadres, puskesmas midwives, and community leaders. Data were analyzed using a thematic approach to identify patterns of behavioral change and the factors that drove them. Results and Discussion: The study's results indicate that behavioral transformation among pregnant women occurs gradually and is influenced by health education interventions, community health worker support, the use of digital technology, and the 1,000 Days of Life (HPK) program. Although most women began to utilize medical services at health facilities, traditional practices continued to be carried out as a complement due to strong cultural values. Implications: These findings emphasize the importance of an integrative approach that respects local cultural values to support sustainable health behavior change. The practical implication is that maternal health interventions need to be designed in an adaptive, participatory, and community-based manner to achieve long-term success.
Co-Authors A, Adhyatma Abdul Gafur Abdul Gafur Achmad Achmad Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Adam Badwi Adam Badwi Adam Badwi, Adam Adhyatma A Adhyatma A, Adhyatma A Adnan, Yudhi Adryani Sirandan Agus, Rezki Aprianti Agustang Agustang Agustang, Andi Alam, Muhammad Ichwan Iskandar Alamsyah Alamsyah Albertus Ata Maran Ali Imran Ali Imran Alimin Alwi Amalia Amalia Ambali, Defyanti Dwi Amiruddin Ana Welellu Andi Asrina Andi Irfan Andi Irfan Andi Irwan Andi Irwan Andi Irwan Kasim Andi Nuryadin andi suriani Angraeni, Sinta Anna Handayani Anzar Abdullah Arfianty Zubair Arham Hidayat Aripa, Lusyana Arlin Adam Arlin Adam Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arni Arni Arwan, Yayudia Setriawati M. Ashriady, Ashriady Asnidar Asnidar Aspiati Haji Ali Asri Asri Asriani Minarti S Astri Jayanti Aswar Aswar Azhar Jamil, Azhar Jamil Benyamin Dimi Bidasari Jamil Bidasari Jamil Birana, Amelia Indriani Darmayadi Danduru Dedeng Nurkholik Sidik Permana Dedeng Nurkholik Sidik Permana Dedi Maulana Desiderius H. J. Goo Deslince Solombuku Diane Rineke Kaunang Doken, Stefanus Ama Dwi Jusrini Palungan Eka Dharmawati Lewa Ekafadly Jusuf Ekafadly Yusuf ekawati, ris Ema Arisandi Erni Kadir Erniati Erniati Ersian Rani Gratia Wongkar Esa Risqianti Fachrudin Suryadi Harun Fachry Abda El Rahman Fauza Andriyadi Febrianti Dharma Birana Febrianti, Nur Firdawati, Yuyun Firman Alamsyah R Florensia Anjela Ina Fricilia Magda Winosoi Kandou Hairuddin K Hajrah . Hamdan Nur Hamdana Hariati Hariati Hariati, Hariati Harlina Harpandi Rahim Hasma Hasma Haswindah Hesti Hesti Hidayat Hidayat Hitler Benny Hendrik Purba Husni Thamrin Ifdaliah Chalid Iin Fatimah Hanis Iin Fatimah Hanis Iskandar, Ishaq Islah, Dafirah Jamaluddin Jamaluddin Jelni M. Oruh Jesica Chriscalty Kasi Ketut Yudi Arparitna Ketut Yudi Arparitna, Ketut Yudi Kowaas, Intan Novita Krisdayanti Latif, Sarifudin Andi Lisdayanti, Lisdayanti Lisna Lodewyk NN Poluan Lujnah Lujnah Maliang, Muhammad Iqbal mariyati mariyati Marlina Alia Marsumiyanto, Marsumiyanto Masdarwati, Masdarwati MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Mien Asrha Suhardin Minggu, Irvan Susyanto Muhammad Alqadri Burga Muhammad Asdam Muhammad Azwar Munadhir Munadhir Musakkar, Mustika Eka Pratama Musdalifah Musdalifah Muslimin B, Muslimin B Nabila Nur Azisah Natsir, Nursanita Nilawati Uly Nilawaty Uly Nilawaty Uly Nilce Astin Novi Purnama Sari Novian Tri Sukma Noviana Bora Nufninu, Robert Nur Annisa Nur Inah Nurhasibah Nurhaslia . Nurlina Subair Nurrahmat Nurrahmat Nurul Kamaliah Umasangaji Obert, Hendra August Oruh, Shermina Pahmi Pahmi Pahmi Pannyiwi, Rahmat Pasapan, Yasri Prihatini, Surya Purnama Purnama Putri Dwi Sundari Putri, Tharia Nurizky Rachmadana, Satria Lintang RACHMAT RAMLI Radillah Radillah, Radillah Rahim, Harpandi Rahmat, Rezqiqah Aulia Rahmawaty Rahman Pattiwael Rahmawaty Rahman Pattiwael Rambu, Sitti Herliyanti Rangan, Natalia Rani Wijayanti Raya Senolinggi, Theresia Rina Syarifuddin Rindi Andika Yanti Pasambo Risma Tamrin Rosita Rosita Rosniati Rotasouw, Aswad Rudy Rande Bua' Rusnita Rusnita, Rusnita Salma Bahsoan Samila, Samila Samrain, Samrain Samsi, La Unga Santriani Samman Saputri Stiawati Selprianti Dalima Serli Serli Setriawati, Yayudia Shermina Oruh Silvester Matrutty Sinna Idris Sombolinggi, Yeltiani Sri Ayu Lestari Sri Yuniarsih Stefanus Ama Doken Suhardin, Mien Asrha Suhenrik P Sukmawati Sukmawati Sundari Sundari Supardi, Firdaus Alfa Rezha Surniah Suwandi N Tangdilambi, Novagita Tange, Warni Tasrim, Tasrim Thamrin, Ali Imran Uly, Nilawati Umasangaji, Nurul Kamaliah Uswantun Hasanah Veithzal Rivai Zainal Verawati Wahdani Puspawanti Walewangko, Alfriando Wijayanti, Lumastari Ajeng Wiwin Imelda Opod Yenni Yenni Yeuis Diah Sri Lestari Yuliana Baharuddin Yulis, Dian Meiliani Yundari, Yundari Yusuf, Ekafadly Zaenal, Isradi Zainuddin Zainuddin Zamli Zamli