p-Index From 2021 - 2026
13.635
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Kesehatan Humano: Research Journal Jurnal Riset Kesehatan Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education The Indonesian Journal of Public Health The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Journal of Health (JoH) Jurnal Ilmiah Peuradeun Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Bina Generasi Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Jurnal Kesehatan Manarang Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) Ensiklopedia of Journal Journal of Health Sciences 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Jurnal Administrasi dan Manajemen Jurnal Kesehatan Celebes Health Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi JAZ: Jurnal Akuntansi Unihaz Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Devotion: Journal of Research and Community Service Community Research Of Epidemiology (CORE) Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Journal Peqguruang: Conference Series Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Jurnal Berita Kesehatan Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Mando Care Jurnal Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN Jurnal Mitrasehat Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Journal of Innovative and Creativity Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Advances in Healthcare Research JER Jurnal Kesehatan Marendeng Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki Journal of Global Research in Public Health Mega Buana Journal of Public Health International Journal of Health Science Borneo Nursing Journal Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan dan Komunikasi dalam Kesehatan Reproduksi Remaja: Systematic Literatur Review terhadap Faktor Risiko dan Strategi Intervensi Ambali, Defyanti Dwi; Uly, Nilawati; Alim, Andi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2047

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu krusial yang berkaitan erat dengan kesiapan generasi muda menghadapi masa dewasa secara sehat dan bertanggung jawab. Artikel ini menyajikan tinjauan Sistematic Literature Review (SLR) dengan menggunakan diagram PRISMA terhadap literatur ilmiah yang membahas faktor-faktor risiko dan strategi intervensi dalam pendidikan serta komunikasi kesehatan reproduksi pada remaja yang telah melewati tahap screening judul, abstrak, dan full-text review. Tinjauan dilakukan terhadap 11 artikel penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2017 hingga 2025, dengan fokus pada pendidikan, komunikasi, lingkungan sosial, media edukasi, dan nilai-nilai budaya lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan, minimnya komunikasi dalam keluarga, serta pengaruh negatif dari media dan teman sebaya menjadi faktor utama yang meningkatkan kerentanan remaja terhadap masalah reproduksi. Sebaliknya, strategi intervensi seperti penggunaan media edukasi kontekstual (leaflet, video, dan modul), pelibatan orang tua dalam komunikasi terbuka, serta integrasi nilai kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan sikap positif remaja terhadap kesehatan reproduksi. Studi ini merekomendasikan pendekatan pendidikan yang holistik, berbasis budaya, dan kolaboratif lintas sektor untuk menciptakan lingkungan sosial yang mendukung pertumbuhan remaja secara sehat dan berdaya dalam isu reproduksi.
STUDI KUALITATIF; PENGALAMAN REMAJA DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DAN TANTANGAN KESEHATAN REPRODUKSI DI ERA DIGITAL Aswar, Aswar; Adam, Arlin; Alim, Andi; Munadhir, Munadhir; Adnan, Yudhi
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i02.150

Abstract

Socio-cultural changes driven by the development of digital technology have significantly impacted adolescents' lives, particularly in terms of social interaction, cultural values, and understanding of reproductive health. This study aims to explore in depth the subjective experiences of adolescents in facing socio-cultural changes and reproductive health challenges in the digital era. A qualitative approach with a phenomenological study design was employed, involving adolescent informants aged 15–19 years in Banggae Timur Subdistrict, Majene Regency, West Sulawesi. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis, and were examined using thematic analysis techniques. The findings reveal a shift in communication patterns from face-to-face interaction to social media-based communication, which affects social closeness and interpersonal skills. Adolescents also face challenges in understanding reproductive health due to limited education from schools and families, leading them to rely heavily on digital media sources that may not be reliable. Nevertheless, some adolescents demonstrated critical attitudes in filtering digital cultural influences and relied on parents as trusted sources of information. Social support from the environment, particularly families, plays a vital role in shaping adolescents’ perceptions and behaviors. Adolescents expressed the need for improved reproductive health education in schools and the provision of safe, accessible, and stigma-free counseling services. This study recommends the integration of reproductive health education into the school curriculum, teacher training, enhancement of adolescents’ digital literacy, and the development of policies based on contextual needs.
MAKNA SOSIAL BUDAYA DI BALIK PRAKTIK PHBS (STUDI KUALITATIF PADA KOMUNITAS ADAT DI WILAYAH PUSKESMAS LAHAM, KALIMANTAN TIMUR) Nurrahmat, Nurrahmat; Adam, Arlin; Alim, Andi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48998

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan strategi penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Namun, dalam komunitas adat seperti di wilayah Puskesmas Laham, PHBS tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai sosial dan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna sosial budaya yang mendasari praktik PHBS pada komunitas adat di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi etnografi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh adat, petugas kesehatan, serta warga masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap PHBS tidak hanya bersumber dari penyuluhan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai kolektif, kepercayaan tradisional, dan praktik kebudayaan yang diwariskan secara turun-temurun. Praktik seperti mandi di sungai, penggunaan tabib tradisional, serta pemanfaatan air sungai untuk kebersihan sehari-hari mencerminkan keterikatan dengan lingkungan dan tradisi lokal. Di sisi lain, tantangan seperti kebiasaan membuang sampah ke sungai dan resistensi terhadap perubahan perilaku sehat masih menjadi hambatan dalam penerapan PHBS. Strategi promosi kesehatan yang efektif di komunitas ini melibatkan pendekatan berbasis budaya, termasuk penyuluhan keliling, pemanfaatan bahasa daerah, dan keterlibatan tokoh adat dan agama. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai lokal dalam program kesehatan agar tercipta transformasi perilaku yang kontekstual dan berkelanjutan.
Peran terapi komplementer, budaya, dan edukasi dalam penatalaksanaan kanker payudara: Sebuah tinjauan literatur Obert, Hendra August; Uly, Nilawati; Alim, Andi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 6 (2025): Volume 19 Nomor 6
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i6.1198

Abstract

Background: Breast cancer is one of the leading causes of cancer-related deaths among women, especially in developing countries such as Indonesia. Its management is not solely dependent on medical interventions but is also influenced by cultural, psychosocial factors, and patient preferences for non-conventional therapies. Purpose: To examine the role of complementary therapies, culture, and education in the management of breast cancer. Method: A literature review approach was employed using a narrative systematic review. The data sources consisted of scientific articles published in nationally accredited journals, specifically those ranked 2 to 5 in the Science and Technology Index (SINTA). The articles were purposively selected based on their relevance to the study’s focus: the use of complementary and alternative medicine (CAM) in breast cancer patients, the influence of culture on health-seeking behavior and decision-making, and the effectiveness of community education interventions in enhancing knowledge and awareness of breast cancer. Results: CAM such as the use of herbal remedies, spiritual practices, yoga, and massage, has positive potential in improving the quality of life of breast cancer patients, particularly in physical and emotional aspects. Nevertheless, the application of CAM should be carried out cautiously and in integration with conventional medical treatment to avoid the risk of negative interactions. On the other hand, cultural aspects including beliefs in traditional medicine, stigma surrounding cancer, and the dominance of family decision making have been shown to be significant barriers to healthcare access and acceptance. Conclusion: Complementary therapies, cultural factors, and education significantly influence the management of breast cancer. The use of CAM can improve patients’ quality of life, while culture and education affect treatment-seeking behaviors and the success of early detection efforts. Suggestion: A holistic approach that integrates medical, cultural, and educational aspects is essential in breast cancer management to achieve more comprehensive health outcomes.   Keywords: Culture; Breast Cancer; Complementary Therapy; Early Detection; Education.   Pendahuluan: Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan perempuan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penatalaksanaannya tidak hanya bergantung pada intervensi medis, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor budaya, psikososial, serta preferensi pasien terhadap terapi non-konvensional. Tujuan: Untuk mengkaji peran terapi komplementer, budaya, dan edukasi dalam penatalaksanaan kanker payudara melalui suatu tinjauan literatur. Metode: pendekatan literature review dengan jenis tinjauan sistematis naratif. Sumber data dalam tinjauan ini berasal dari artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi, yaitu jurnal yang termasuk dalam SINTA (Science and Technology Index) peringkat 2 hingga 5. Artikel-artikel ini dipilih secara purposif berdasarkan kesesuaian topik dengan fokus kajian, yaitu penggunaan terapi komplementer dan alternatif Complementary and Alternative Medicine (CAM) pada pasien kanker payudara, pengaruh budaya terhadap perilaku pencarian pengobatan dan pengambilan keputusan, serta efektivitas intervensi edukasi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terkait kanker payudara. Hasil: Terapi komplementer dan alternatif CAM, seperti penggunaan herbal, spiritual, yoga, dan pijat, memiliki potensi positif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara, terutama dalam aspek fisik dan emosional. Meskipun demikian, penerapan CAM harus dilakukan secara hati-hati dan terintegrasi dengan pengobatan medis konvensional untuk menghindari risiko interaksi negatif. Di sisi lain, aspek budaya, termasuk kepercayaan terhadap pengobatan tradisional, stigma terhadap kanker, serta dominasi keputusan keluarga, terbukti menjadi hambatan signifikan dalam akses dan penerimaan layanan kesehatan. Simpulan: Terapi komplementer, faktor budaya, dan edukasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penatalaksanaan kanker payudara. Penggunaan CAM dapat meningkatkan kualitas hidup pasien, sementara budaya dan edukasi memengaruhi perilaku pencarian pengobatan dan keberhasilan deteksi dini. Saran: Diperlukan pendekatan holistik yang menggabungkan aspek medis, kultural, dan edukatif dalam penatalaksanaan kanker payudara untuk meningkatkan hasil kesehatan yang lebih menyeluruh.   Kata Kunci: Budaya; Deteksi Dini; Edukasi; Kanker Payudara; Terapi Komplementer.
Determinants Related to Low Back Pain Complaints in Rice Farmers in Pantilang Village, North Bastem District Kabupaten Luwu Sombolinggi, Yeltiani; Adam, Arlin; Alim, Andi
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 6 No. 9 (2025): Devotion: Journal of Community Research
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v6i9.25511

Abstract

Low back pain is pain felt in the lower back that originates from the spine, muscles, nerves, or other structures in the area. Back pain can be caused by diseases or disorders that originate outside the lower back, such as diseases or disorders in the waist. This study aims to identify the determinants related to low back pain complaints in rice farmers in Pantilang Village, North Bastem District, Luwu Regency in 2023. The research employed a quantitative observational analytical study with a cross-sectional approach. The population consisted of all rice farmers in Pantilang Village, and based on the Slovin formula calculation, a total of 37 samples was obtained using simple random sampling technique. Data collection instruments included questionnaires and REBA sheets, with Chi-square test analysis using SPSS 20 software. The study results showed significant relationships between work posture and low back pain complaints (p=0.002), workload (p=0.000), duration of work (p=0.018), and exercise habits (p=0.004). The conclusion indicates that there are significant relationships between work posture, work duration, workload, and exercise habits with low back pain complaints in rice farmers in Pantilang Village, North Bastem District, Luwu Regency in 2023.
FAKTOR SOSIAL BUDAYA, PSIKOLOGIS, DAN INTERVENSI TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF: TINJAUAN LITERATUR Lisna; Uly, Nilawati; Alim, Andi
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v17i1.447

Abstract

Latar Belakang: Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama merupakan anjuran global dari WHO dan UNICEF karena manfaatnya yang besar bagi kesehatan ibu dan bayi. Namun, praktik ini masih menghadapi berbagai hambatan di tingkat individu dan masyarakat. Tujuan: Kajian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis berbagai faktor psikologis, sosial budaya, dan efektivitas intervensi terhadap praktik pemberian ASI eksklusif. Metode: Penelitian ini merupakan literature review naratif yang menganalisis 30 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Artikel dianalisis secara tematik berdasarkan faktor determinan dan jenis intervensi yang dilaporkan, dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya yang beragam. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa efikasi diri menyusui, stres, dan depresi postpartum merupakan faktor psikologis utama yang memengaruhi keberhasilan ASI eksklusif. Dukungan sosial dari suami, keluarga, dan tenaga kesehatan sangat membantu mempertahankan praktik menyusui. Nilai budaya lokal juga berperan besar, baik sebagai penguat maupun hambatan, tergantung pada kepercayaan yang berlaku. Intervensi yang terbukti efektif mencakup edukasi menyusui, konseling berbasis budaya, kelompok dukungan ibu, dan penerapan program rumah sakit ramah bayi (BFHI), termasuk inisiasi menyusu dini (IMD) dan rawat gabung. Kesimpulan: Keberhasilan ASI eksklusif membutuhkan pendekatan yang komprehensif, berbasis budaya, dan melibatkan multiaktor. Program promosi menyusui sebaiknya dirancang secara partisipatif dan disesuaikan dengan nilai-nilai lokal agar lebih efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: ASI eksklusif, efikasi diri, dukungan sosial, budaya, intervensi, literature review.
PATIENT FAMILIES' EXPERIENCES IN THE INFORMED CONSENT PROCESS AT GMIM BETHESDA TOMOHON HOSPITAL: A QUALITATIVE STUDY Walewangko, Alfriando; Adam, Arlin; Alim, Andi
HEARTY Vol 13 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i5.21064

Abstract

Informed consent is a crucial aspect of healthcare services that emphasizes effective communication between medical personnel, patients, and families, especially in high-risk medical procedures. This study aims to understand the experiences of patients’ families during the informed consent process at RSU GMIM Bethesda Tomohon, considering communication dynamics, cultural values, and medical decision-making. A qualitative case study method was used, involving in-depth interviews, observations, and documentation with families of patients who underwent informed consent for surgical procedures. The results show that communication occurs both verbally and in writing with a participatory two-way pattern. The credibility of medical staff, particularly specialist doctors, enhances family trust and acceptance of medical decisions. The collectivist cultural values of the Minahasa community play a role in decision-making through family deliberation. Empathetic, clear, and repeated communication reduces psychological barriers and improves understanding of medical risks. Families act as decision-makers, emotional supporters, and moral responsible parties for medical actions. The study recommends standardizing informed consent communication procedures based on local culture, involving responsible doctors directly in information delivery, and providing empathetic communication training for medical staff. Flexible communication policies and regular evaluations of medical communication quality are also necessary to protect patient rights and improve the quality of humane healthcare services.
Perubahan Perilaku Sosial dan Praktik Kesehatan Gigi Anak SD dalam Konteks Penerapan Kantin Sehat Sekolah di Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Luwu Utara Nufninu, Robert; Adam, Arlin; Alim, Andi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i4.2750

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan pola konsumsi makanan tidak sehat pada anak usia sekolah dasar masih menjadi isu penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penerapan kantin sehat di sekolah mempengaruhi perubahan perilaku sosial dan praktik kesehatan gigi anak secara kontekstual. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi fenomenologis, yang menggali makna pengalaman siswa, guru, pengelola kantin, orang tua, dan petugas kesehatan di dua kabupaten di Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, FGD, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kantin sehat mampu mendorong transformasi perilaku konsumsi anak ke arah yang lebih sehat, ditandai dengan meningkatnya kesadaran gizi dan pemilihan jajanan bergizi. Di sisi lain, praktik kesehatan gigi anak juga mengalami perbaikan melalui edukasi, penyuluhan, dan pembiasaan menyikat gigi di sekolah. Perubahan ini merupakan hasil dari sinergi antara guru, pengelola kantin, orang tua, dan puskesmas yang secara kolaboratif membentuk budaya sehat di sekolah. Anak-anak memaknai kantin sehat sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan aman untuk memilih makanan sehat, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya kebersihan gigi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kantin sehat tidak hanya menjadi intervensi fisik terhadap pilihan makanan, tetapi juga instrumen kultural dalam membangun norma baru tentang pola hidup sehat di lingkungan sekolah dasar. Diperlukan kebijakan berkelanjutan dan partisipasi lintas sektor agar perubahan perilaku ini terjaga dan berkembang.
Krisis Identitas Remaja di Era Digital: Studi Kualitatif tentang Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental dan Relasi Sosial Purnama, Purnama; Arlin Adam; Andi Alim
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.10886

Abstract

Era digital telah menghadirkan perubahan besar dalam dinamika pembentukan identitas remaja. Media sosial tidak hanya menjadi sarana ekspresi dan komunikasi, tetapi juga ruang yang memunculkan tekanan sosial, pencitraan ideal, dan tuntutan validasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana remaja mengalami krisis identitas sebagai dampak dari penggunaan media sosial, serta bagaimana kondisi tersebut memengaruhi kesehatan mental dan relasi sosial mereka. Pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis digunakan untuk menggali pengalaman subjektif tiga orang remaja berusia 15–18 tahun yang aktif bermedia sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial mendorong pembentukan identitas yang tidak otentik, memicu stres, kecemasan, minder, hingga ketidakstabilan emosi. Media sosial juga memperlemah kualitas relasi sosial langsung dan menimbulkan rasa kesepian. Ketahanan diri remaja dipengaruhi oleh kesadaran kritis, strategi koping, dan dukungan sosial, namun masih banyak yang tidak memperoleh pendampingan dari keluarga maupun institusi pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan literasi digital, pendidikan kesehatan mental, serta penciptaan lingkungan sosial yang suportif bagi remaja di era digital.
Studi Kualitatif Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Puskesmas Lakawali Kecamata Malili Kabupaten Luwu Timur Tahun 2025 Eka Dharmawati Lewa; Arlin Adam; Andi Alim
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v7i1.467

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) merupakan inovasi digital dalam pengelolaan pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akurasi data pada fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan SIMPUS dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas Lakawali, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih secara purposif dan terdiri atas kepala puskesmas, penanggung jawab program, operator SIMPUS, tenaga medis, dan pasien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMPUS telah diimplementasikan dalam berbagai aspek pelayanan, namun belum terintegrasi secara menyeluruh di seluruh unit, seperti Unit Gawat Darurat (UGD) dan kamar bersalin. Hambatan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan integrasi sistem antarunit serta belum optimalnya sistem penyimpanan data. Oleh karena itu, disarankan adanya peningkatan koordinasi lintas unit, pelatihan sumber daya manusia, dan penguatan manajemen sistem informasi guna mendukung pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Co-Authors A, Adhyatma Abdul Gafur Abdul Gafur Achmad Achmad Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Adam Badwi Adam Badwi Adam Badwi, Adam Adhyatma A Adhyatma A, Adhyatma A Adnan, Yudhi Adryani Sirandan Agus, Rezki Aprianti Agustang Agustang Agustang, Andi Alam, Muhammad Ichwan Iskandar Alamsyah Alamsyah Albertus Ata Maran Ali Imran Ali Imran Alimin Alwi Amalia Amalia Ambali, Defyanti Dwi Amiruddin Ana Welellu Andi Asrina Andi Irfan Andi Irfan Andi Irwan Andi Irwan Andi Irwan Kasim Andi Nuryadin andi suriani Angraeni, Sinta Anna Handayani Anzar Abdullah Arfianty Zubair Arham Hidayat Aripa, Lusyana Arlin Adam Arlin Adam Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arni Arni Arwan, Yayudia Setriawati M. Ashriady, Ashriady Asnidar Asnidar Aspiati Haji Ali Asri Asri Asriani Minarti S Astri Jayanti Aswar Aswar Azhar Jamil, Azhar Jamil Benyamin Dimi Bidasari Jamil Bidasari Jamil Birana, Amelia Indriani Darmayadi Danduru Dedeng Nurkholik Sidik Permana Dedeng Nurkholik Sidik Permana Dedi Maulana Desiderius H. J. Goo Deslince Solombuku Diane Rineke Kaunang Doken, Stefanus Ama Dwi Jusrini Palungan Eka Dharmawati Lewa Ekafadly Jusuf Ekafadly Yusuf ekawati, ris Ema Arisandi Erni Kadir Erniati Erniati Ersian Rani Gratia Wongkar Esa Risqianti Fachrudin Suryadi Harun Fachry Abda El Rahman Fauza Andriyadi Febrianti Dharma Birana Febrianti, Nur Firdawati, Yuyun Firman Alamsyah R Florensia Anjela Ina Fricilia Magda Winosoi Kandou Hairuddin K Hajrah . Hamdan Nur Hamdana Hariati Hariati Hariati, Hariati Harlina Harpandi Rahim Hasma Hasma Haswindah Hesti Hesti Hidayat Hidayat Hitler Benny Hendrik Purba Husni Thamrin Ifdaliah Chalid Iin Fatimah Hanis Iin Fatimah Hanis Iskandar, Ishaq Islah, Dafirah Jamaluddin Jamaluddin Jelni M. Oruh Jesica Chriscalty Kasi Ketut Yudi Arparitna Ketut Yudi Arparitna, Ketut Yudi Kowaas, Intan Novita Krisdayanti Latif, Sarifudin Andi Lisdayanti, Lisdayanti Lisna Lodewyk NN Poluan Lujnah Lujnah Maliang, Muhammad Iqbal mariyati mariyati Marlina Alia Marsumiyanto, Marsumiyanto Masdarwati, Masdarwati MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Mien Asrha Suhardin Minggu, Irvan Susyanto Muhammad Alqadri Burga Muhammad Asdam Muhammad Azwar Munadhir Munadhir Musakkar, Mustika Eka Pratama Musdalifah Musdalifah Muslimin B, Muslimin B Nabila Nur Azisah Natsir, Nursanita Nilawati Uly Nilawaty Uly Nilawaty Uly Nilce Astin Novi Purnama Sari Novian Tri Sukma Noviana Bora Nufninu, Robert Nur Annisa Nur Inah Nurhasibah Nurhaslia . Nurlina Subair Nurrahmat Nurrahmat Nurul Kamaliah Umasangaji Obert, Hendra August Oruh, Shermina Pahmi Pahmi Pahmi Pannyiwi, Rahmat Pasapan, Yasri Prihatini, Surya Purnama Purnama Putri Dwi Sundari Putri, Tharia Nurizky Rachmadana, Satria Lintang RACHMAT RAMLI Radillah Radillah, Radillah Rahim, Harpandi Rahmat, Rezqiqah Aulia Rahmawaty Rahman Pattiwael Rahmawaty Rahman Pattiwael Rambu, Sitti Herliyanti Rangan, Natalia Rani Wijayanti Raya Senolinggi, Theresia Rina Syarifuddin Rindi Andika Yanti Pasambo Risma Tamrin Rosita Rosita Rosniati Rotasouw, Aswad Rudy Rande Bua' Rusnita Rusnita, Rusnita Salma Bahsoan Samila, Samila Samrain, Samrain Samsi, La Unga Santriani Samman Saputri Stiawati Selprianti Dalima Serli Serli Setriawati, Yayudia Shermina Oruh Silvester Matrutty Sinna Idris Sombolinggi, Yeltiani Sri Ayu Lestari Sri Yuniarsih Stefanus Ama Doken Suhardin, Mien Asrha Suhenrik P Sukmawati Sukmawati Sundari Sundari Supardi, Firdaus Alfa Rezha Surniah Suwandi N Tangdilambi, Novagita Tange, Warni Tasrim, Tasrim Thamrin, Ali Imran Uly, Nilawati Umasangaji, Nurul Kamaliah Uswantun Hasanah Veithzal Rivai Zainal Verawati Wahdani Puspawanti Walewangko, Alfriando Wijayanti, Lumastari Ajeng Wiwin Imelda Opod Yenni Yenni Yeuis Diah Sri Lestari Yuliana Baharuddin Yulis, Dian Meiliani Yundari, Yundari Yusuf, Ekafadly Zaenal, Isradi Zainuddin Zainuddin Zamli Zamli