p-Index From 2021 - 2026
13.975
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Kesehatan Humano: Research Journal Jurnal Riset Kesehatan Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education The Indonesian Journal of Public Health The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Journal of Health (JoH) Jurnal Ilmiah Peuradeun Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Analisa Sosiologi Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Bina Generasi Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Jurnal Kesehatan Manarang Journal of Health Policy and Management Journal of Health Promotion and Behavior Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) Ensiklopedia of Journal Journal of Health Sciences 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Jurnal Sehat Mandiri Jurnal Administrasi dan Manajemen Jurnal Kesehatan Celebes Health Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi JAZ: Jurnal Akuntansi Unihaz Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Devotion: Journal of Research and Community Service Community Research Of Epidemiology (CORE) Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Journal Peqguruang: Conference Series Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Berita Kesehatan Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Mando Care Jurnal Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Mitrasehat Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Journal of Innovative and Creativity Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Advances in Healthcare Research JER Jurnal Kesehatan Marendeng Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki Journal of Global Research in Public Health Mega Buana Journal of Public Health International Journal of Health Science Borneo Nursing Journal Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Gaya Kepemimpinan dan Komunikasi Organisasi terhadap Kinerja Pegawai dalam Reformasi Birokrasi Di Kabupaten Banggai Laut Pattiwael, Rahmawaty Rahman; Adam, Arlin; Alim, Andi
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Desember
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v5i2.25540

Abstract

This study aims to explore the socio-cultural dynamics in the implementation of bureaucratic reform in regional health services, focusing on the role of leadership styles and organizational communication in influencing employee performance at the Department of Health, Population Control, and Family Planning in Banggai Laut Regency. A qualitative case study approach was used, employing in-depth interviews, limited participant observation, and document analysis. The results indicate that local values such as kinship, hierarchy, deliberation, and mutual cooperation continue to influence bureaucratic processes, both as strengths and as challenges. Participatory leadership styles and two-way communication patterns significantly enhance work motivation, collaboration, and accountability. Organizational culture shaped by local values supports internal cohesion, although challenges remain, including resistance to change and limited human resource capacity. Strategies implemented to improve organizational performance include exemplary leadership, continuous training, an open and innovative work climate, and the integration of local cultural values with modern governance principles. The study concludes that the success of bureaucratic reform in the health sector at the regional level depends heavily on the organization's ability to synergize local wisdom with professional bureaucratic standards.
PERSEPSI WANITA USIA SUBUR TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG Haswindah; Adam, Arlin; Alim, Andi
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jufdikes.v7i2.1991

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas hidup perempuan usia subur, terutama di lingkungan kerja perkotaan. Studi ini bertujuan untuk memahami persepsi wanita usia subur terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang (KJP) dan sikap mereka terhadap deteksi dini kanker serviks. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi terhadap lima informan di lingkungan kerja BUMN Kimia Farma jakarta pusat. Hasil menunjukkan bahwa persepsi terhadap KJP masih dipengaruhi oleh mitos, ketakutan efek samping, serta peran pasangan dalam pengambilan keputusan. Sementara itu, sikap terhadap pemeriksaan pap smear masih rendah karena rasa takut, miskonsepsi, dan kurangnya dukungan institusi. Budaya organisasi yang individualistis dan minimnya program edukasi internal turut memperkuat sikap pasif terhadap kesehatan reproduksi. Studi ini menegaskan perlunya pendekatan edukasi yang partisipatif, dukungan institusional, dan pemahaman budaya dalam merancang intervensi yang kontekstual guna meningkatkan literasi serta akses layanan reproduksi bagi perempuan usia subur di lingkungan perkotaan.
Makna Sosial Dan Budaya Mahasiswi Terhadap Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan Di Era Digital: Studi Kualitatif Pada Mahasiwi Kebidanan Universitas Mega Buana Palopo Angraeni, Sinta; Adam, Arlin; Alim, Andi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v20i2.2736

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan (KTD) adalah kehamilan yang terjadi pada saat tidak menginginkan anak atau mistimed pregnancy dan kehamilan yang tidak diharapkan sama sekali atau unwanted pregnancy. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan makna sosial dan budaya yang dimiliki oleh mahasiswi kebidanan dalam memaknai upaya pencegahan kehamilan tidak diinginkan (KTD) di era digital. Mahasiswi kebidanan, sebagai calon tenaga kesehatan, diharapkan mampu menjadi agen edukasi kesehatan reproduksi. Namun demikian, pemaknaan mereka terhadap pencegahan KTD tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan medis, tetapi juga oleh konstruksi sosial, nilai budaya lokal, dan paparan media digital yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, dan melibatkan mahasiswi aktif Program Studi Kebidanan Universitas Mega Buana Palopo sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan KTD dipahami sebagai bentuk tanggung jawab pribadi dan profesional. Mahasiswi menginternalisasi nilai-nilai budaya yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan membatasi pergaulan, serta tetap mengandalkan pengetahuan akademik dalam praktik kesehariannya. Media digital menjadi sumber informasi penting, meskipun informan bersikap kritis terhadap keakuratan konten yang tersedia. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemaknaan mahasiswi terhadap pencegahan KTD terbentuk dari interaksi dinamis antara pendidikan akademik, budaya lokal, dan media digital. Oleh karena itu, pendekatan edukatif yang lebih kontekstual dan sensitif terhadap budaya sangat diperlukan untuk mendukung promosi kesehatan reproduksi di kalangan mahasiswa.
Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Persiapan dan Hasil Persalinan: Suatu Tinjauan Literatur Yenni; Nilawati Uly; Andi Alim
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.443

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan dan persalinan merupakan fase penting yang melibatkan perubahan fisiologis dan psikologis signifikan pada ibu. Ketegangan emosional seperti kecemasan, stres, dan nyeri dapat memengaruhi jalannya persalinan serta meningkatkan risiko komplikasi obstetri. Salah satu intervensi non-farmakologis yang banyak dikaji untuk mengurangi risiko tersebut adalah prenatal yoga, yang menggabungkan latihan fisik, pernapasan, relaksasi, dan meditasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis pengaruh prenatal yoga terhadap persiapan persalinan (kesiapan psikologis, efikasi diri, dan kecemasan) serta hasil persalinan (durasi kala persalinan, nyeri, outcome neonatal, dan adaptasi fisiologis). Metode: Studi ini menggunakan desain tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis 38 artikel ilmiah dari database PubMed, ScienceDirect, Scopus, Cochrane Library, Google Scholar, dan Portal Garuda. Kriteria inklusi mencakup studi yang mengevaluasi intervensi prenatal yoga dengan hasil berupa indikator fisik dan psikologis selama kehamilan dan persalinan. Analisis dilakukan secara naratif dan deskriptif. Hasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa prenatal yoga efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan, mempercepat proses persalinan (terutama kala I dan II), serta mengurangi kecemasan dan depresi ibu hamil. Selain itu, yoga juga meningkatkan kesiapan psikologis dan efikasi diri, memperbaiki outcome persalinan seperti berkurangnya ruptur perineum dan tindakan seksio sesarea, serta meningkatkan kondisi neonatal seperti berat badan lahir dan umur gestasi. Di sisi lain, yoga berkontribusi pada regulasi fisiologis tubuh melalui peningkatan variabilitas denyut jantung, aktivasi sistem saraf parasimpatis, dan penurunan kadar kortisol. Kesimpulan: Prenatal yoga merupakan intervensi komplementer yang aman dan efektif untuk meningkatkan kesiapan ibu menghadapi persalinan dan memperbaiki hasil kehamilan. Diperlukan integrasi yoga dalam layanan antenatal serta penelitian lanjutan dengan desain eksperimental untuk memperkuat bukti ilmiah ini.
Studi Kualitatif Pengaruh Knowledge Sharing Terhadap Kinerja Pegawai Di Puskesmas Malili Kabupaten Luwu Timur Agus, Rezki Aprianti; Adam, Arlin; Alim, Andi
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v10i2.511

Abstract

Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kinerja pegawai yang optimal sangat diperlukan dalam mendukung efektivitas layanan, terlebih di wilayah dengan keterbatasan sumber daya seperti Puskesmas Malili. Salah satu pendekatan yang diyakini dapat memperkuat kinerja adalah knowledge sharing, yaitu proses pertukaran informasi, pengalaman, dan keterampilan antarpegawai dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk praktik knowledge sharing, pengaruhnya terhadap kinerja, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya di Puskesmas Malili. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen, dengan delapan informan yang dipilih secara purposif mewakili peran manajerial, teknis, dan administratif. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan model Miles dan Huberman, serta validasi dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa knowledge sharing di Puskesmas Malili dilakukan secara formal (melalui briefing, rapat staf, diskusi kasus) dan informal (melalui mentoring, diskusi antarstaf). Praktik ini terbukti meningkatkan efisiensi kerja, akurasi pengambilan keputusan, dan kerja sama tim. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan yang partisipatif, forum komunikasi yang terbuka, serta budaya kerja kolektif. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, resistensi individu, serta ketimpangan akses pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa knowledge sharing merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di Puskesmas, serta merekomendasikan perlunya penguatan sistem manajemen pengetahuan, pelatihan merata, dan penciptaan kebijakan internal yang mendorong budaya berbagi secara berkelanjutan.
Behavioral Transformation of Pregnant Women in Utilizing First Pregnancy Checkups (K1) Natsir, Nursanita; Adam, Arlin; Alim, Andi
Advances in Healthcare Research Vol. 3 No. 2 (2025): March - August
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahr.v3i2.584

Abstract

Purpose: This study aims to understand the process of behavioral transformation among pregnant women in utilizing first pregnancy check-up services (K1) in Kadolomoko Village, Baubau City, from traditional practices to medical services, considering the social, cultural, economic, and technological factors that influence it. Research Method: This study employed a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques that included in-depth interviews, field observations, and documentation. Informants were selected purposively and consisted of pregnant women, posyandu cadres, puskesmas midwives, and community leaders. Data were analyzed using a thematic approach to identify patterns of behavioral change and the factors that drove them. Results and Discussion: The study's results indicate that behavioral transformation among pregnant women occurs gradually and is influenced by health education interventions, community health worker support, the use of digital technology, and the 1,000 Days of Life (HPK) program. Although most women began to utilize medical services at health facilities, traditional practices continued to be carried out as a complement due to strong cultural values. Implications: These findings emphasize the importance of an integrative approach that respects local cultural values to support sustainable health behavior change. The practical implication is that maternal health interventions need to be designed in an adaptive, participatory, and community-based manner to achieve long-term success.
Pendidikan dan Komunikasi dalam Kesehatan Reproduksi Remaja: Systematic Literatur Review terhadap Faktor Risiko dan Strategi Intervensi Ambali, Defyanti Dwi; Uly, Nilawati; Alim, Andi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2047

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu krusial yang berkaitan erat dengan kesiapan generasi muda menghadapi masa dewasa secara sehat dan bertanggung jawab. Artikel ini menyajikan tinjauan Sistematic Literature Review (SLR) dengan menggunakan diagram PRISMA terhadap literatur ilmiah yang membahas faktor-faktor risiko dan strategi intervensi dalam pendidikan serta komunikasi kesehatan reproduksi pada remaja yang telah melewati tahap screening judul, abstrak, dan full-text review. Tinjauan dilakukan terhadap 11 artikel penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2017 hingga 2025, dengan fokus pada pendidikan, komunikasi, lingkungan sosial, media edukasi, dan nilai-nilai budaya lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan, minimnya komunikasi dalam keluarga, serta pengaruh negatif dari media dan teman sebaya menjadi faktor utama yang meningkatkan kerentanan remaja terhadap masalah reproduksi. Sebaliknya, strategi intervensi seperti penggunaan media edukasi kontekstual (leaflet, video, dan modul), pelibatan orang tua dalam komunikasi terbuka, serta integrasi nilai kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan sikap positif remaja terhadap kesehatan reproduksi. Studi ini merekomendasikan pendekatan pendidikan yang holistik, berbasis budaya, dan kolaboratif lintas sektor untuk menciptakan lingkungan sosial yang mendukung pertumbuhan remaja secara sehat dan berdaya dalam isu reproduksi.
STUDI KUALITATIF; PENGALAMAN REMAJA DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DAN TANTANGAN KESEHATAN REPRODUKSI DI ERA DIGITAL Aswar, Aswar; Adam, Arlin; Alim, Andi; Munadhir, Munadhir; Adnan, Yudhi
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i02.150

Abstract

Socio-cultural changes driven by the development of digital technology have significantly impacted adolescents' lives, particularly in terms of social interaction, cultural values, and understanding of reproductive health. This study aims to explore in depth the subjective experiences of adolescents in facing socio-cultural changes and reproductive health challenges in the digital era. A qualitative approach with a phenomenological study design was employed, involving adolescent informants aged 15–19 years in Banggae Timur Subdistrict, Majene Regency, West Sulawesi. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis, and were examined using thematic analysis techniques. The findings reveal a shift in communication patterns from face-to-face interaction to social media-based communication, which affects social closeness and interpersonal skills. Adolescents also face challenges in understanding reproductive health due to limited education from schools and families, leading them to rely heavily on digital media sources that may not be reliable. Nevertheless, some adolescents demonstrated critical attitudes in filtering digital cultural influences and relied on parents as trusted sources of information. Social support from the environment, particularly families, plays a vital role in shaping adolescents’ perceptions and behaviors. Adolescents expressed the need for improved reproductive health education in schools and the provision of safe, accessible, and stigma-free counseling services. This study recommends the integration of reproductive health education into the school curriculum, teacher training, enhancement of adolescents’ digital literacy, and the development of policies based on contextual needs.
MAKNA SOSIAL BUDAYA DI BALIK PRAKTIK PHBS (STUDI KUALITATIF PADA KOMUNITAS ADAT DI WILAYAH PUSKESMAS LAHAM, KALIMANTAN TIMUR) Nurrahmat, Nurrahmat; Adam, Arlin; Alim, Andi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48998

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan strategi penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Namun, dalam komunitas adat seperti di wilayah Puskesmas Laham, PHBS tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai sosial dan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna sosial budaya yang mendasari praktik PHBS pada komunitas adat di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi etnografi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh adat, petugas kesehatan, serta warga masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap PHBS tidak hanya bersumber dari penyuluhan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai kolektif, kepercayaan tradisional, dan praktik kebudayaan yang diwariskan secara turun-temurun. Praktik seperti mandi di sungai, penggunaan tabib tradisional, serta pemanfaatan air sungai untuk kebersihan sehari-hari mencerminkan keterikatan dengan lingkungan dan tradisi lokal. Di sisi lain, tantangan seperti kebiasaan membuang sampah ke sungai dan resistensi terhadap perubahan perilaku sehat masih menjadi hambatan dalam penerapan PHBS. Strategi promosi kesehatan yang efektif di komunitas ini melibatkan pendekatan berbasis budaya, termasuk penyuluhan keliling, pemanfaatan bahasa daerah, dan keterlibatan tokoh adat dan agama. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai lokal dalam program kesehatan agar tercipta transformasi perilaku yang kontekstual dan berkelanjutan.
Peran terapi komplementer, budaya, dan edukasi dalam penatalaksanaan kanker payudara: Sebuah tinjauan literatur Obert, Hendra August; Uly, Nilawati; Alim, Andi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 6 (2025): Volume 19 Nomor 6
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i6.1198

Abstract

Background: Breast cancer is one of the leading causes of cancer-related deaths among women, especially in developing countries such as Indonesia. Its management is not solely dependent on medical interventions but is also influenced by cultural, psychosocial factors, and patient preferences for non-conventional therapies. Purpose: To examine the role of complementary therapies, culture, and education in the management of breast cancer. Method: A literature review approach was employed using a narrative systematic review. The data sources consisted of scientific articles published in nationally accredited journals, specifically those ranked 2 to 5 in the Science and Technology Index (SINTA). The articles were purposively selected based on their relevance to the study’s focus: the use of complementary and alternative medicine (CAM) in breast cancer patients, the influence of culture on health-seeking behavior and decision-making, and the effectiveness of community education interventions in enhancing knowledge and awareness of breast cancer. Results: CAM such as the use of herbal remedies, spiritual practices, yoga, and massage, has positive potential in improving the quality of life of breast cancer patients, particularly in physical and emotional aspects. Nevertheless, the application of CAM should be carried out cautiously and in integration with conventional medical treatment to avoid the risk of negative interactions. On the other hand, cultural aspects including beliefs in traditional medicine, stigma surrounding cancer, and the dominance of family decision making have been shown to be significant barriers to healthcare access and acceptance. Conclusion: Complementary therapies, cultural factors, and education significantly influence the management of breast cancer. The use of CAM can improve patients’ quality of life, while culture and education affect treatment-seeking behaviors and the success of early detection efforts. Suggestion: A holistic approach that integrates medical, cultural, and educational aspects is essential in breast cancer management to achieve more comprehensive health outcomes.   Keywords: Culture; Breast Cancer; Complementary Therapy; Early Detection; Education.   Pendahuluan: Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan perempuan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penatalaksanaannya tidak hanya bergantung pada intervensi medis, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor budaya, psikososial, serta preferensi pasien terhadap terapi non-konvensional. Tujuan: Untuk mengkaji peran terapi komplementer, budaya, dan edukasi dalam penatalaksanaan kanker payudara melalui suatu tinjauan literatur. Metode: pendekatan literature review dengan jenis tinjauan sistematis naratif. Sumber data dalam tinjauan ini berasal dari artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi, yaitu jurnal yang termasuk dalam SINTA (Science and Technology Index) peringkat 2 hingga 5. Artikel-artikel ini dipilih secara purposif berdasarkan kesesuaian topik dengan fokus kajian, yaitu penggunaan terapi komplementer dan alternatif Complementary and Alternative Medicine (CAM) pada pasien kanker payudara, pengaruh budaya terhadap perilaku pencarian pengobatan dan pengambilan keputusan, serta efektivitas intervensi edukasi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terkait kanker payudara. Hasil: Terapi komplementer dan alternatif CAM, seperti penggunaan herbal, spiritual, yoga, dan pijat, memiliki potensi positif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara, terutama dalam aspek fisik dan emosional. Meskipun demikian, penerapan CAM harus dilakukan secara hati-hati dan terintegrasi dengan pengobatan medis konvensional untuk menghindari risiko interaksi negatif. Di sisi lain, aspek budaya, termasuk kepercayaan terhadap pengobatan tradisional, stigma terhadap kanker, serta dominasi keputusan keluarga, terbukti menjadi hambatan signifikan dalam akses dan penerimaan layanan kesehatan. Simpulan: Terapi komplementer, faktor budaya, dan edukasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penatalaksanaan kanker payudara. Penggunaan CAM dapat meningkatkan kualitas hidup pasien, sementara budaya dan edukasi memengaruhi perilaku pencarian pengobatan dan keberhasilan deteksi dini. Saran: Diperlukan pendekatan holistik yang menggabungkan aspek medis, kultural, dan edukatif dalam penatalaksanaan kanker payudara untuk meningkatkan hasil kesehatan yang lebih menyeluruh.   Kata Kunci: Budaya; Deteksi Dini; Edukasi; Kanker Payudara; Terapi Komplementer.
Co-Authors A, Adhyatma Abdul Gafur Abdul Gafur Achmad Achmad Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Adam Badwi Adam Badwi Adam Badwi, Adam Adhyatma A Adhyatma A, Adhyatma A Adhyatma. A Adnan, Yudhi Adryani Sirandan Agus, Rezki Aprianti Agustang Agustang Agustang, Andi Alam, Muhammad Ichwan Iskandar Alamsyah Alamsyah Albertus Ata Maran Ali Imran Ali Imran Ali Imran Alimin Alwi Amalia Amalia Ambali, Defyanti Dwi Amiruddin Ana Welellu Andi Asrina Andi Irfan Andi Irfan Andi Irwan Andi Irwan Andi Irwan Kasim Andi Nuryadin Angraeni, Sinta Anna Handayani Anzar Abdullah Arfianty Zubair Aripa, Lusyana Arlin Adam Arlin Adam Arlin Adam Arlin Adam Arlin Adam Arlin Adam Arlin Adam Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arni Arni Arwan, Yayudia Setriawati M. Ashriady, Ashriady Asnidar Asnidar Aspiati Haji Ali Asri Asri Asriani Minarti S Astri Jayanti Aswar Aswar Azhar Jamil, Azhar Jamil Benyamin Dimi Bidasari Jamil Bidasari Jamil Birana, Amelia Indriani Bora, Noviana Darmayadi Danduru Dedeng Nurkholik Sidik Permana Dedeng Nurkholik Sidik Permana Dedi Maulana Desiderius H. J. Goo Deslince Solombuku Diane Rineke Kaunang Doken, Stefanus Ama Dwi Jusrini Palungan Eka Dharmawati Lewa Ekafadly Jusuf Ekafadly Yusuf ekawati, ris Ema Arisandi Erni Kadir Erniati Erniati Ersian Rani Gratia Wongkar Esa Risqianti Fachrudin Suryadi Harun Fachry Abda El Rahman Fauza Andriyadi Febrianti Dharma Birana Febrianti, Nur Firdawati, Yuyun Firman Alamsyah R Florensia Anjela Ina Fricilia Magda Winosoi Kandou Hairuddin K Hajrah . Hamdan Nur Hamdana Hariati Hariati Hariati, Hariati Harlina Harpandi Rahim Hasma Hasma Haswindah Hesti Hesti Hidayat Hidayat Hidayat, Arham Hitler Benny Hendrik Purba Husni Thamrin Iin Fatimah Hanis Iin Fatimah Hanis Iskandar, Ishaq Islah, Dafirah Jamaluddin Jamaluddin Jelni M. Oruh Jesica Chriscalty Kasi Ketut Yudi Arparitna Ketut Yudi Arparitna, Ketut Yudi Kowaas, Intan Novita Krisdayanti Latif, Sarifudin Andi Lisdayanti, Lisdayanti Lisna Lodewyk NN Poluan Lujnah Lujnah Maliang, Muhammad Iqbal Malingkas, Hany C mariyati mariyati Marlina Alia Marsumiyanto, Marsumiyanto Masdarwati, Masdarwati MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Mien Asrha Suhardin Minarti, Asriani Minggu, Irvan Susyanto Muhammad Alqadri Burga Muhammad Asdam Muhammad Azwar Muhammad Syafri Munadhir Munadhir Musakkar, Mustika Eka Pratama Musdalifah Musdalifah Muslimin B Musriadi, Musriadi Nabila Nur Azisah Natsir, Nursanita Nilawati Uly Nilawaty Uly Nilawaty Uly Nilce Astin Novi Purnama Sari Nufninu, Robert Nur Annisa Nur Inah Nurhasibah Nurhaslia . Nurlina Subair Nurrahmat Nurrahmat Nurul Kamaliah Umasangaji Obert, Hendra August Oruh, Shermina Pahmi Pahmi Pahmi Pannyiwi, Rahmat Pasapan, Yasri Pattiwael, Rahmawaty Rahman Prihatini, Surya Purnama Purnama Putri Dwi Sundari Putri, Tharia Nurizky Rachmadana, Satria Lintang RACHMAT RAMLI Radillah Radillah, Radillah Rahim, Harpandi Rahmat, Rezqiqah Aulia Rahmawaty Rahman Pattiwael Rambu, Sitti Herliyanti Rangan, Natalia Rani Wijayanti Raya Senolinggi, Theresia Rina Syarifuddin Rindi Andika Yanti Pasambo Risma Tamrin Riswan Marsal Rosita Rosita Rosniati Rotasouw, Aswad Rusnita Rusnita, Rusnita Salma Bahsoan Samila, Samila Samrain, Samrain Samsi, La Unga Santi Santi Santriani Samman Saputri Stiawati Selprianti Dalima Serli Serli Setriawati, Yayudia Shermina Oruh Silvester Matrutty Sinna Idris Sombolinggi, Yeltiani Sri Ayu Lestari Sri Yuniarsih Stefanus Ama Doken Suhardin, Mien Asrha Suhenrik P Sukmawati Sukmawati Sundari Sundari Supardi, Firdaus Alfa Rezha Suriani, Andi Surniah Suwandi N Tangdilambi, Novagita Tange, Warni Tasrim, Tasrim Thamrin, Ali Imran Tri Sukma, Novian Uly, Nilawati Umasangaji, Nurul Kamaliah Uswantun Hasanah Veithzal Rivai Zainal Verawati Wahdani Puspawanti Walewangko, Alfriando Wijayanti, Lumastari Ajeng Wiwin Imelda Opod Yenni Yenni Yenni Yeuis Diah Sri Lestari Yuliana Baharuddin Yulis, Dian Meiliani Yundari, Yundari Yusuf, Ekafadly Zaenal, Isradi Zainuddin Zainuddin Zamli Zamly, Zamly