Abstrak. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk memperkuat kompetensi pedagogis dan keterampilan pengajaran Bahasa Indonesia bagi guru-guru di CLC Ladang Suai 2, Sarawak–Malaysia melalui pelatihan mendongeng. Kebutuhan peningkatan kualitas pembelajaran muncul dari keterbatasan guru dalam menggunakan media kreatif serta metode bercerita yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbahasa siswa Indonesia di wilayah perkebunan. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara, penyampaian materi dasar mengenai teori mendongeng dan strategi pembelajaran, demonstrasi serta praktik mendongeng dengan pendekatan learning by doing, dan evaluasi melalui penilaian performa, refleksi, dan kuesioner kepuasan. Peserta pelatihan berjumlah 12 guru. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek vokal, ekspresi, alur cerita, dan pemanfaatan alat bantu visual, dengan 92% peserta menyatakan pelatihan sangat relevan dan 85% merasa lebih percaya diri mengajar menggunakan metode mendongeng; peningkatan performa guru mencapai rata-rata 40%. Implikasi kegiatan ini menegaskan bahwa mendongeng merupakan strategi efektif untuk memperkuat literasi dasar, meningkatkan motivasi belajar, serta menciptakan pembelajaran yang komunikatif di CLC, sekaligus menjadi alternatif untuk mengatasi keterbatasan fasilitas dan sumber ajar. Saran kegiatan meliputi pentingnya pendampingan berkelanjutan, penyusunan modul mendongeng yang kontekstual, serta pelatihan lanjutan berbasis media digital sederhana guna memperkaya kreativitas guru.Kata Kunci: Literasi, Pelatihan Mendongeng, Pembelajaran Bahasa Indonesia,