Claim Missing Document
Check
Articles

Perencanaan Karyawan Berbasis Kearifan Lokal di Museum Pusaka Nias Vandi Falentino Telaumbanua; Ayler Beniah Ndraha; Sukaaro Waruwu; Meiman Hidayat Waruwu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi perencanaan karyawan pada Museum Pusaka Nias dengan menyoroti tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sumber daya manusia di lembaga kebudayaan. Museum sebagai institusi pelestarian budaya memerlukan tenaga kerja dengan kompetensi khusus, baik dalam bidang konservasi artefak maupun edukasi publik. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Pusaka Nias masih menghadapi kendala mendasar, terutama keterbatasan sumber daya finansial, keterisolasian geografis, serta minimnya program pengembangan kompetensi bagi karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat dedikasi tinggi dari sebagian karyawan, rendahnya insentif dan terbatasnya akses pelatihan menghambat peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. Oleh karena itu, strategi perencanaan karyawan berbasis kearifan lokal, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, serta pemberdayaan insentif non-finansial menjadi alternatif solusi untuk memperkuat pengelolaan sumber daya manusia. Dengan perencanaan yang adaptif dan partisipatif, Museum Pusaka Nias berpotensi meningkatkan efektivitas pelestarian budaya sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Analisis Pengembangan Karir dalam Konteks Kesetaraan Gender di Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Kota Gunungsitoli Regina Ndruru; Ayler Beniah Ndraha; Meiman Hidayat Waruwu; Eliagus Telaumbanua
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1556

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengembangan karir dalam konteks kesetaraan gender pada Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Kota Gunungsitoli. Latar belakang penelitian didasari oleh adanya kesenjangan representasi gender dalam jabatan strategis, meskipun secara formal organisasi telah memberikan akses setara bagi laki-laki maupun perempuan dalam pelatihan dan peningkatan kompetensi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan pejabat struktural, ketua tim, serta pegawai pelaksana. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta triangulasi untuk meningkatkan validitas hasil penelitian. Temuan menunjukkan bahwa posisi strategis di RRI Kota Gunungsitoli masih didominasi oleh pegawai laki-laki, sementara pegawai perempuan lebih banyak terkonsentrasi pada posisi pelaksana. Faktor budaya organisasi yang cenderung maskulin, stereotip gender, serta hambatan sosial menjadi penyebab utama keterbatasan perempuan dalam menduduki jabatan strategis. Kondisi ini menimbulkan implikasi terhadap efektivitas organisasi, karena potensi inovasi dan kreativitas perempuan belum sepenuhnya dimanfaatkan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan kesetaraan gender secara konsisten dalam pengembangan karir, baik melalui kebijakan afirmatif maupun pembentukan budaya kerja yang lebih inklusif. Dengan demikian, RRI Kota Gunungsitoli dapat memaksimalkan kontribusi sumber daya manusia serta memperkuat kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Pengaruh Kompensasi terhadap Turnover intention Karyawan di Museum Pusaka Nias Lestari Masa Derita Hulu; Ayler Beniah Ndraha; Delipiter Lase; Meiman Hidayat Waruwu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi terhadap turnover intention karyawan di Museum Pusaka Nias. Fenomena tingginya turnover intention menjadi permasalahan penting karena dapat mengganggu stabilitas organisasi dan keberlangsungan fungsi museum dalam pelestarian budaya Nias. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Museum Pusaka Nias sebanyak 45 orang, yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert serta dokumentasi arsip internal museum. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh signifikan terhadap turnover intention karyawan dengan arah hubungan negatif. Semakin baik sistem kompensasi, maka semakin rendah kecenderungan karyawan untuk meninggalkan organisasi. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,435 mengindikasikan bahwa kompensasi mampu menjelaskan 43,5% variasi turnover intention, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain seperti kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya perbaikan sistem kompensasi, baik finansial maupun non-finansial, guna menekan tingkat turnover intention dan meningkatkan loyalitas karyawan pada organisasi non-profit seperti Museum Pusaka Nias.
Peran Kepemimpinan Kepala Puskesmas Pembantu dalam Meningkatkan Program Pencegahan Prevalensi Stunting di Desa Mazingo Tabaloho Vorti Karuniat Harefa; Ayler Beniah Ndraha; Sukaaro Waruwu; Meiman Hidayat Waruwu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1587

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) dalam pencegahan stunting di Desa Mazingo Tabaloho. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam dengan Kepala Pustu, bidan desa, kader posyandu, dan tokoh masyarakat, serta observasi langsung terhadap pelaksanaan program kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Pustu berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program pencegahan stunting. Kepemimpinan yang ditunjukkan cenderung transformasional, ditandai dengan keterlibatan langsung dalam penyuluhan gizi, pemantauan tumbuh kembang balita, dan pelatihan kader. Namun, implementasi program masih menghadapi berbagai hambatan, antara lain keterbatasan tenaga kesehatan, sarana prasarana, logistik, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Kepala Pustu menerapkan strategi adaptif seperti pendekatan personal pada keluarga berisiko, penguatan kapasitas kader, dan kemitraan lintas sektor. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan yang partisipatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap kondisi lokal.
Analisis Kebijakan Disiplin Waktu dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Desa Loloana’a Lolomoyo Kecamatan Gunungsitoli Utara Zega, Vonce Alexon; Ayler Beniah Ndraha; Maria Magdalena Bate'e; Meiman Hidayat Waruwu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1598

Abstract

Disiplin waktu merupakan salah satu faktor fundamental yang menentukan efektivitas pelayanan publik, khususnya di tingkat pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kebijakan disiplin waktu dalam meningkatkan kinerja aparatur di Kantor Desa Loloana’a Lolomoyo, Kecamatan Gunungsitoli Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan disiplin waktu mulai diterapkan secara konsisten sejak tahun 2023 melalui sistem absensi manual dan pengawasan langsung oleh kepala desa. Kebijakan ini terbukti berdampak positif terhadap peningkatan ketepatan pelayanan masyarakat, meskipun masih menghadapi kendala berupa lemahnya pengawasan internal, keterbatasan sarana pendukung, serta rendahnya kesadaran sebagian pegawai terhadap pentingnya kedisiplinan. Faktor motivasi, budaya kerja, dan keteladanan pimpinan juga ditemukan berpengaruh signifikan dalam mendukung keberhasilan kebijakan ini. Untuk memperkuat implementasi, diperlukan sistem reward and punishment yang lebih terstruktur, pelatihan berkala mengenai etos kerja, serta pengembangan sarana absensi berbasis teknologi. Dengan demikian, disiplin waktu tidak hanya berfungsi sebagai aturan administratif, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan profesionalisme aparatur desa dan kualitas pelayanan publik.
Evaluasi Pengangkatan Perangkat Desa di Desa Talafu Kecamatan Botomuzoi Kabupaten Nias Lase, April Yanto Teodores; Ndraha, Ayler Beniah; Lahagu, Palindungan; Waruwu, Meiman Hidayat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1899

Abstract

Pengangkatan perangkat desa merupakan elemen strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang efektif, profesional, dan akuntabel. Namun, dalam praktiknya, proses pengangkatan perangkat desa masih sering diwarnai oleh kepentingan personal, kedekatan sosial, dan lemahnya penerapan prinsip good governance. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pengangkatan perangkat desa di Desa Talafu, Kecamatan Botomuzoi, Kabupaten Nias, serta menganalisis kesesuaiannya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dampaknya terhadap kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta masyarakat. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengangkatan perangkat desa di Desa Talafu belum sepenuhnya memenuhi prinsip kompetensi, transparansi, dan akuntabilitas. Pengangkatan masih didominasi oleh kewenangan Kepala Desa dengan minimnya seleksi terbuka dan lemahnya pengawasan BPD. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kualitas pelayanan publik serta menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan sistem rekrutmen perangkat desa agar lebih profesional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Challenges in Implementing Digital-Based Employee Recruitment and Selection in the Personnel and Human Resource Development Agency (BKPSDM) of North Nias Regency Waruwu, Aditya; Lase, Delipiter; Waruwu, Meiman Hidayat; Zega, Yamolala
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 06 (2025): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the challenges faced in the implementation of digital-based recruitment and selection for the State Civil Apparatus (ASN) at the Human Resources Development and Personnel Agency (BKPSDM) of North Nias Regency. The transition from manual procedures to the SSCASN digital platform aims to improve transparency, efficiency, and accuracy in public-sector recruitment. However, digital transformation in an island-based region presents several obstacles. This qualitative research adopts a descriptive approach, collecting data through in-depth interviews, observation, and documentation involving BKPSDM officials, system operators, and applicants. The findings reveal that digital recruitment has enhanced accountability, reduced administrative errors, and improved information accessibility. Nonetheless, major challenges persist, including unstable internet connectivity, limited technological infrastructure, inadequate digital competencies among staff and applicants, system errors during peak registration periods, and gaps in data validation between online and manual documents. These challenges affect the smoothness of the recruitment cycle and require strategic interventions. The study concludes that although digital recruitment strengthens governance and meritocracy, its success depends on improving infrastructure, enhancing human resource capacities, and strengthening technical support systems. Recommendations include capacity-building programs, system refinement, and multi-stakeholder collaboration to ensure sustainable digital transformation.
Implementation of Competency-Based Training Policy to Improve Employee Performance at The North Nias Regency Health Office Zalukhu, Jentri Mei Putra; Waruwu, Meiman Hidayat; Waruwu, Sukaaro; Gea, Jeliswan Berkat Iman Jaya
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 06 (2025): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the implementation of a competency-based training policy and its effect on employee performance at the Health Office of North Nias Regency. Using a qualitative descriptive approach, primary data were gathered through in-depth interviews, direct observation, and document review involving managerial and operational staff. Analysis followed an interactive model of data reduction, display, and conclusion drawing. Findings indicate that competency-based training has positively influenced technical skills, job knowledge, motivation, work discipline, task execution, and responsibility in public service delivery. Nevertheless, the implementation is constrained by limited training budgets, inadequate facilities and infrastructure, unequal training opportunities, insufficient post-training evaluation and follow-up, and heavy operational workloads that reduce training participation. The study concludes that competency-based training contributes to improved employee performance when supported by comprehensive planning, sufficient resources, systematic evaluation, and institutional commitment. Recommendations include strengthening budgetary allocations, upgrading training facilities, implementing structured post-training evaluation, and aligning training programs more closely with job-specific competency needs.
Co-Authors Ayler Beniah Ndraha Aziza, Pretty Failasufa Baene, Diana Novita Bate'e, Maria Magdalena Bate’e, Maria Magdalena Bobi mante Gulo Buulolo, Nanny Artatina Daeli, Iman Suryani Daeli, Juliato Delipiter Lase Duha, Tiarni Eduar Baene Eliagus Telaumbanua ELIYUNUS WARUWU Erna Kristiani Zendrato Ernita Hulu Fatolosa Hulu Gea, Alberman Ekarius Gea, Jeliswan Berkat Iman Jaya Gea, Juli Peramah Jaya Gea, Junianiwarni Gea, Ningsih Arniat Gea, Nov Elhan Giawa, Renaati Gulo, Elman Syukur Gulo, Erwin Syah Putra Gulo, Farisman Jaya Gulo, Heniwati Gulo, Joharman Ardita Gulo, Yarisman Gulo, Yemina Kristina Halawa, Roi Martin Halawa, Widarwati Harefa, Idarni Harefa, Peringatan Harefa, Yurmin Hayati Zai Hayati Zai Hulu, Fatolosa Hulu, Wirman Hati Hulu, Yosua Iman Suryani Daeli Jeliswan Berkat Iman Jaya Gea Jeliswan BIJ Gea Juli Peramah Jaya Gea Lase, April Yanto Teodores Lase, Berkat Ricky Selamat Lase, Delipiter Lase, Heseziduhu Lase, Nidasari Lestari Masa Derita Hulu Maria Magdalena Bate'e MARLIZA OKTAPIANI Marniaman Lawolo Marniwati Laoli Mei Kharisman Telaumbanua Meiman jaya hulu Mendrofa, Happy Karya Kasih Mendrofa, Martha Surya Dinata Mendrofa, Sari Agnes Pertiwi Mendrofa, Syah Abadi Mendrofa, Yupiter Mentari, Cut Tiur Nanny Artatina Bu'ulolo Nanny Artatina Bu'ulolo Ndraha, Defirman Noverianto Gori Warasi Odaligoziduhu Halawa Odaligoziduhu Halawa Odaligoziduhu Halawa Otanius Laia Palindungan Lahagu Perlindungan Faebuadodo Hulu Pretty Failasufa Aziza Purnamawati Harefa Regina Ndruru Ribka Ratna Sari Zendrato Riska Ratna Putri Lase Robin Markus Putra Waruwu Sektor Damai Hulu Serniati Zebua Siprianus Zega Sukaaro Waruwu Syah Abadi Mendrofa Telaumbanua, Aferiaman Telaumbanua, Elvanius Telaumbanua, Falentinus Teguh Karya Telaumbanua, Wahyutra Adilman Vandi Falentino Telaumbanua Vorti Karuniat Harefa Waruwu, Aditya Waruwu, Aprilman Waruwu, Asteti Waruwu, Cristian Teguh Waruwu, Darman Syukur Putra Waruwu, Jesslyn Felicia Waruwu, Novtriman Waruwu, Robin Markus Putra Waruwu, Suka'aro Yamolala Zega Yamolala Zega Yoel Melsaro Larosa Yoel Melsaro Larosa Yoel Melsaro Larosa YUPITER MENDROFA Yupiter Mendrofa Yustinus Jaya Putra Gea Zai, Agusdarmawati Zalukhu, Jentri Mei Putra Zalukhu, Noferlina Zalukhu, Terima Jaya Zalukhu, Viktor Zalukhu, Yuterlin Zebua, Indirwan Zebua, Juniat Krisna Nifataya Zega, Darman Syah Zega, Melitinus Zega, Orsinil Harfian Zega, Vonce Alexon Zega, Yamolala