Articles
Analisis Optimalisasi Manajemen Daya Chiller Untuk Rencana AC Sentral Industri
Anggara Trisna Nugraha;
Mayda Zita Aliem Tiwana;
Alwy Muhammad Ravi
Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 1 (2021): April - Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (971.9 KB)
|
DOI: 10.25008/janitra.v1i1.106
Saat ini kebutuhan energi listrik untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, gedung dan industri semakin meningkat yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi, permintaan ini akan terus meningkat. Tentunya karena energi listrik ini digunakan dalam jumlah besar, maka perlu dilakukan peningkatan efisiensinya. Pusat perbelanjaan adalah salah satu pengguna listrik terbesar, terutama dalam hal sistem pendingin. Oleh karena itu, perlu adanya penghematan energi di pusat perbelanjaan. Industri merupakan salah satu pusat perbelanjaan besar yang baru saja dibuka, dan karena penyewa masih sedikit, maka pusat perbelanjaan tersebut masih relatif sepi, sehingga industri perlu menghemat energi karena konsumsi energi yang rendah. Dengan mengoptimalkan power management dan menghitung nilai coefficient of performance (COP) chiller, maka dapat dibangun pusat perbelanjaan hemat energi pada sistem HVAC (khususnya chiller). Melalui analisis didapatkan COP meningkat menjadi 0,584, dan nilai sebelum optimasi sebesar 6,181. Dengan meningkatnya COP, kinerja chiller akan meningkat. Efisiensi energi listrik yang dioptimalkan dari cooler adalah 138,82 kWh / hari.
Penggunaan Algoritma Interferensi dan Observasi Untuk Sistem Pelacak Titik Daya Maksimum Pada Sel Surya Menggunakan Konverter DC-DC Photovoltaics
Anggara Trisna Nugraha;
Alwy Muhammad Ravi;
Mayda Zita Aliem Tiwana
Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 1 (2021): April - Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2149.766 KB)
|
DOI: 10.25008/janitra.v1i1.107
Efisiensi modul sel surya (sel fotovoltaik) masih rendah, tergantung pada radiasi matahari dan suhu modul fotovoltaik. Oleh karena itu diperlukan suatu teknologi untuk mengoptimalkan daya keluaran modul fotovoltaik (PV) yang biasa disebut dengan teknologi maximum power point tracking (MPPT). Di antara semua strategi MPPT, distraction (P&O) adalah teknik yang mudah digunakan. Untuk menggunakan teknologi MPPT, diperlukan konverter DC-DC. Penelitian ini mengusulkan beberapa konverter DC-DC, seperti buck converter, boost, buck-boost, cuk dan sepic untuk mendapatkan titik daya maksimum (MPP) dari modul PV yang berdiri sendiri. Uji perubahan radiasi matahari digunakan untuk mengevaluasi daya keluaran PV. Tercatat beberapa perbandingan, seperti tegangan terbaik untuk masing-masing konverter DC-DC, riak yang dihasilkan dan daya keluaran terbaik, melalui penelitian simulasi, evaluasi, perbandingan kinerja dan karakteristik masing-masing konverter DC-DC. Perangkat lunak PSIM digunakan untuk mensimulasikan sistem.
POTENSI RISIKO WAKTU PELAKSANAAN PROYEK SWAKELOLA DI KABUPATEN PASURUAN MELALUI PROGRAM KOTAKU KEMENTERIAN PUPR
Luqman Cahyono;
Mirna Apriani;
Anggara Trisna Nugraha;
Agung Prasetyo Utomo
JURNAL SPEKTRAN Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2022.v10.i02.p08
Pelaksanaan proyek swakelola dilakukan sepenuhnya oleh masyarakat mulai dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Masyarakat pengelola proyek mempunyai latar belakang pendidikan maupun pekerjaan yang kurang sesuai dengan bidangnya. Berbeda dengan kontraktual yang dikerjakan pihak ketiga yakni kontraktor atau konsultan yang memang sesuai bidangnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko waktu dalam melaksanakan proyek swakelola masyarakat. Metode analisis data yang digunakan adalah studi pustaka, observasi, analisis mean, analisis risiko dan penyusunan matriks risiko. Hasil analisis menunjukkan terdapat 20 variabel risiko dengan rangking tertinggi produktivitas tenaga kerja rendah dimana skala pengukuran kemungkinan terjadi >60–80% dan dampak risiko terhadap waktu >7-30 hari dari durasi kerja. proyek, maka keputusan respons risiko "Avoidance" risiko harus dihindari.
Implementasi Sensor LDR dan Sensor Raindrop pada Prototipe Automatic Sliding Roof System
Ainiyyah Pramesta;
Putri Wulandari;
Urip Mudjiono;
Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode April 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1020.619 KB)
|
DOI: 10.47709/elektriese.v11i01.1622
Automatic Sliding Roof System adalah sistem buka-tutup atap otomatis. Penggunaan Sliding Roof dilatarbelakangi oleh permasalahan pada gedung yang dapat memanfaatkan sinar matahari dan mengurangi masuknya sinar matahari sesuai kebutuhan. Metode yang digunakan dalam pengerjaan penelitian ini adalah rancang bangun, yang diawali dengan pembuatan prototipe dari Automatic Sliding Roof. Dilanjutkan dengan pengisian baterai oleh solar cell melalui solar charger controller. Sliding roof system ini dapat dioperasikan secara otomatis dan manual melalui tombol buka – tutup yang akan diproses pada Arduino Uno. Driver L298N akan mengendalikan motor stepper NEMA17 sebagai penggerak atap otomatis. Pada mode otomatis menggunakan sensor LDR sebagai pendeteksi cahaya sekitar, dan sensor hujan yang digunakan untuk mendeteksi hujan. Pembacaan kedua sensor akan terbaca oleh tampilan LCD yang selanjutnya akan diproses oleh mikrokontroler. Digunakan limit switch sebagai penghenti motor ada batas disaat membuka dan menutup. Prototipe dapat dioperasikan dan berjalan sesuai dengan perencanaan. Dari pengujian didapatkan bahwa setelah switch manual dalam posisi ON, maka atap akan bergerak membuka dan ketika pada posisi OFF atap menutup sesuai dengan switch buka-tutup. Ketika switch diubah otomatis maka LCD akan menampilkan pembacaan sensor LDR dan sensor hujan. Driver akan mendapatkan sinyal untuk menggerakkan motor dalam kondisi cuaca tertentu. Sehingga, atap dapat membuka dan menutup. Motor akan berhenti bergerak ketika atap telah menyentuh batas limit switch depan ataupun belakang.
Purwarupa Monitoring Fresh Water Tank pada Kapal Berbasis Mikrokontroler
Andika Dwicahyo;
Hendro Agus Widodo;
Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode April 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (774.788 KB)
|
DOI: 10.47709/elektriese.v11i01.1623
Air merupakan salah satu sumber kehidupan yang sangat penting. Seiring meningkatnya populasi manusia maka kebutuhan air juga semakin tinggi. Selain penggunaan air dikehidupan sehari hari, kapal juga membutuhkan air untuk keperluan operasionalnya. Air di kapal disuplai oleh Fresh Water Generator dan suplai dari darat pada saat sandar. Kemudian air ditampung oleh Fresh Water Tank. Pada saat berada di Fresh Water Tank air hanya dipantau dua kali dalam sehari dan hanya dipantau pengurangannya. Suhu, dan kadar pH tidak terpantau oleh awak kapal. Padahal suhu yang baik sebelum digunakan untuk mendinginkan mesin adalah pada rentang 70°C - 90°C. Ph air yang baik untuk digunakan adalah 6,5 – 8,5. Maka dari itu diperlukan monitoring untuk mengetahui kondisi air tersebut menggunakan sensor DS18B20 untuk mendeteksi suhu, sensor pH untuk mengetahui kualitas air, dan juga sensor ultrasonic JSN-SR04T untuk mengetahui berapa penggunaan air tawar pada kapal. Hasil pemantauan tersebut dikirimkan dan diolah oleh Arduino Mega dan setelah diolah data dikirimkan ke LCD dan relay untuk mengontrol. Air perlu dikontrol agar air tersebut layak untuk digunakan. Pengontrolan pH air menggunakan pompa yang terhubung dengan tangki lainnya yang berisi cairan penurun atau penaik kadar pH. Selain kadar pH, suhu air juga perlu dikontrol menggunakan peltier. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan awak kapal dalam monitoring dan kontrol air di dalam Fresh Water Tank.
Rancang Bangun Prototipe Proteksi Motor Terhadap Overheat Serta Monitoring Arus dan Tegangan Berbasis Arduino Uno
Annisa Nur Faj’riyah;
Annas Singgih Setiyoko;
Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode April 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (670.806 KB)
|
DOI: 10.47709/elektriese.v11i01.1624
Motor listrik yaitu sebuah alat yang cara kerjanya mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Motor ini sudah banyak dipakai manusia terutama pada wilayah industri, karena motor ini dapat meringankan pekerjaan manusia. Motor listrik ini pada industri umumnya digunakan terus menerus, tetapi jika motor digunakan terus menerus maka motor akan panas dan bisa mengalami kerusakan. Sensor NTC akan mengukur suhu pada motor, lalu akan disalurkan ke mikrikontroller. Ketika suhu pada motor mencapai 100?C maka LED dan buzzer akan menyala sebagai peringatan, lalu teknisi akan mengecek penyebab motor mencapai suhu yang tinggi. LED dan buzzer akan mati jika suhu sudah dibawah 100?C. Tetapi jika motor langsung mencapai suhu diatas 105?C, maka motor akan langsung mati disertai LED dan buzzer yang menyala. Selain untuk proteksi motor terhadap overheat, alat ini dilengkapi dengan monitoring arus, tegangan dan grounding pula. Monitoring arus, tegangan dan grounding pada alat ini menggunakan sensor PZEM. Hasil dari sensor NTC dan PZEM akan ditampilkan pada LCD. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, sistem telah bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Ketika motor mengalami overheat pada suhu yang telah ditentukan, maka motor akan mati disertai nyalanya LED dan buzzer atau hanya LED dan buzzer yang menyala tetapi motor masih menyala. Suhu yang disetting motor mengalami overheat yaitu diatas 105?C dan motor akan otomatis mati otomatis.Setelah dilakukan percobaan, monitoring serta sistem proteksi pada alat ini sudah sesuai dengan perencanaan.
Fire Detection System Pada Box Panel dengan Berbasis SMS Gateway
Defta Firsalina;
Hendro Agus Widodo;
Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode April 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (724.178 KB)
|
DOI: 10.47709/elektriese.v11i01.1625
Instalasi listik dirancang untuk dapat menyalurkan dan mendistribusikan sumber energi listrik. Tentunya dalam pemasangannya menggunakan berbagai komponen kelistrikan. Sehingga penting untuk memberikan wadah atau tempat untuk melindungi komponen kelistrikan dari resiko bahaya, maka digunakanlah box panel. Namun kenyataannya bagian yang mempunyai kemungkinan terbesar terjadi kebakaran adalah box panel listrik. Metode yang digunakan yang pertama mengidentifikasi permasalahan yang marak terjadi pada dunia kelistrikan di beberapa pabrik yang ada di Indonesia pada tahun 2021. Kemudian mencari literatur berupa jurnal dan beberapa penelitian sebelumnya terkait dengan permasalahan yang ada, selanjutnya pembuatan konsep alat dan cara kerja sensor dengan beberapa validasi alat ukur yang sesuai dan pengujian terhadap kecepatan dan ketepatan informasi yang dikirim melalui sms. Pengujian yang dilakukan berulang berhasil mendapatkan hasil yang maksimal, dimana presentase error yang didapatkan kecil dan pembacaan sensor dapat muncul pada layar LCD dengan benar dan larm berfungsi dengan tepat. Kecepatan dan ketepatan modul sms juga tidak terdapat delay yang cukup. Keseluruhan sistem terintegrasi dengn benar. Alat telah bekerja dengan konsep yang dibuat dimana ketika sensor mendeteksi adanya panas, percikan api maka LCD akan menampilkan data sesuai dengan percobaan yang dilakukan. Alarm akan on dan modul sms akan mengirimkan sinyal ke telepon seluler. Sehingga kebakaran dapat dicegah dengan baik.
Monitoring Akselerasi Getaran dan Suhu Motor Induksi
Dito Kresna Riyanto;
Purwidi Asri;
Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode April 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (653.83 KB)
|
DOI: 10.47709/elektriese.v11i01.1626
Akselerasi getaran dan suhu adalah perangkat yang digunakan untuk monitoring operasional mesin induksi. Perawatan atau maintenance perlu dilakukan pada motor induksi yang dikarenakan motor induksi sangat berpengaruh dalam bidang produksi suatu perusahaan. Untuk mencegah gagal produksi atau off produksi maka dilakukan memonitoring motor induksi. Tingkat accelero vibration dan suhu yang tinggi mengindikasikan terjadinya masalah pada komponen mesin induksi yang kemungkinan menyebabkan kerusakan yang lebih parah seperti kegagalan sistem. Monitoring pada motor induksi yang akan dibuat untuk meminimalisir maintenance motor induksi maka dibuatlah sebuah alat ukur akselerasi getaran dan suhu untuk sensor accelero vibration yang dimana menggunakan sensor sw420, Untuk sensor Pada sensor suhu menggunakan sensor MAX6675. Untuk kedua sensor yaitu akselerasi getaran dan suhu harus kontak dengan antar muka max6675 kemudian diolah atau diproses menggunakan Arduino Uno dengan mikrokontroler Atmeganya Untuk mengetahui nilai dari sensor sw420 dan max6675 yang dihasilkan dari motor induksi. Penelitian ini diharapkan mampu memonitoring akselerasi getaran dan suhu pada motor induksi untuk memperediksi umur motor sebagai data pendukung maintenance.
Penyearah Tak Terkontrol Satu Phasa Setengah Gelombang Terhadap Generator AC Tiga Phasa
Perdinan Setia Budi;
Anggara Trisna Nugraha;
Salsabila Ika Yuniza;
Fahmi Ivannuri
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 10 No. 02 (2020): Artikel Riset Periode Oktober 2020
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (924.184 KB)
|
DOI: 10.47709/elektriese.v10i02.1635
Penyearah dari sistem sumber satu phasa menghasilkan nilai arus searah yang tinggi. Tegangan output pada sebuah penyearah tergantung pada tipe rangkaian penyearah, perbandingan transmisi dari trafo, jenis dan besaran tahanan dalam dan dari jenis beban. Energi listrik adalah salah satu elemen paling mendasar dari kehidupan di dunia. Teknologi yang sedang marak dikembangkan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Vortex menggunakan generator sebagai pengubah energi mekanis menjadi energi listrik Penelitian ini bertujuan untuk membuat generator permanen dan analisis parameter listrik dari keluaran generator. Metode penilitian yang digunakan terdiri dari, Perancangan alat, Pembuatan, Pengujian, Analisis dan output generator. Hasil penelitian ini berupa generator fluks aksial magnet permanen 3 phasa. Stator dibentuk dengan jumlah kumparan sebanyak 9 kumparan terdiri dari 1000 lilitan per kumparan sedangkan rotor menggunakan magnet sebanyak 2 buah setiap rotornya. Tegangan induksi tanpa beban DC tiga fasa dihasilkan dari 10 variasi pengujian menggunakan turbin tipe L dan S. Didapatkan tegangan puncak selama pengujian adalah 1,5 volt. Turbin uji Model L dan Model S turbin untuk tegangan tertinggi 2, volt.
Implementasi Komunikasi LoRa RFM95 untuk Pengiriman Data Tegangan dan Arus pada Panel Shore Connection
Rakha Bagus Putra Pradana;
Yuning Widiarti;
Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 10 No. 02 (2020): Artikel Riset Periode Oktober 2020
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (701.038 KB)
|
DOI: 10.47709/elektriese.v10i02.1636
Indonesia saat ini dihadapkan dengan revolusi industri 4.0 dimana semua lini belomba – lomba untuk menjadi industri yang lebih baik tak terkecuali industri maritim. Revolusi industri 4.0 ini menekankan pemanfaatan IoT dalam menunjang kegiatan industri tersebut. Pada industri maritim khususnya pelabuhan beberapa sudah memanfaatkan IoT dan ada yang belum memanfaatkan IoT, salah satunya adalah monitoring panel shore connection. Panel shore connection merupakan panel penyuplai daya untuk kapal yang sedang bersandar di pelabuhan yang bersumber dari penyedia listrik di darat atau biasanya PLN. Pemanfaaatan teknologi nirkabel sebagai penunjang menuju pemanfaatan IoT dapat diterapkan untuk monitoring panel shore connection. Dalam penelitian kali ini data monitoring tegangan dan arus dikirimkan menggunakan teknologi nirkabel LoRa RFM95 yang dapat mengirimkan data dengan suplai daya yang rendah dan jarak jangkau yang cukup jauh. Sensor PZEM004T dipilih untuk menjadi sensor serbaguna karena dapat mendeteksi tegangan sekaligus arus dan hasilnya dapat dengan mudah diakuisisi oleh mikrokontoler maupun personal computer (PC) secara langsung. Mikrokontroler Arduino Uno dipilih menjadi otak dari proses pengakuisisian data dan juga pengiriman data. Data yang diterima pada akan ditampilkan dalam tampilan layar LCD 20x4 dengan modul I2C dan data yang ditampilkan pada layar LCD 20x4 direkam dan tersimpan pada personal computer (PC) dengan menggunakan fitur Data Streamer di aplikasi Microsoft Office Excel.