p-Index From 2021 - 2026
7.521
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Publikasi Pendidikan El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam EDUKASIA Jurnal Al-Tadzkiyyah Intizar Jurnal Pendidikan Islam Medina-Te : Jurnal Studi Islam Isamic Communication Journal JURNAL IQRA´ AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Journal Analytica Islamica PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Al-Qalam Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Dialog IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Penelitian Keislaman eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Jendela Inovasi Daerah Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Bulletin of Pedagogical Research Mudabbir: Journal Research and Education Studies Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan West Science Social and Humanities Studies RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi SYAHADAT: Journal of Islamic Studies Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Al-madinah: Journal of Islamic Civilization
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Membangun Literasi Keagamaan Melalui Pendidikan Agama Islam Alvito Budi Astoro; Edi Suresman; Achmad Faqihuddin
Intizar Vol 30 No 2 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i2.24808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program-program keagamaan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 8 Bandung, khususnya terkait peningkatan literasi keagamaan siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program-program keagamaan yang diterapkan di SMAN 8 Bandung, seperti pembelajaran PAI, Pesantren Ramadhan, khutbah Jumat, gerakan literasi, pelaksanaan qurban, sholat Dhuha, dan kultum, memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan literasi keagamaan siswa. Program-program ini tidak hanya memperdalam pemahaman agama siswa, tetapi juga mengembangkan karakter spiritual dan keterampilan sosial siswa. Sholat Dhuha yang rutin membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai ibadah dan kedisiplinan, sementara program kultum berperan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, berbicara di depan umum, serta berbagi pengetahuan agama secara aktif. Kedua program tersebut terbukti efektif dalam mengintegrasikan aspek ibadah, kognitif, dan sosial dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).
Analysis of Islamic Religious Education Teachers' Motivation in Organizing Dhuha Prayer in Congregation Fauzan, Fajri; Endis Firdaus; Achmad Faqihuddin
Medina-te : Jurnal Studi Islam Vol 20 No 2 (2024): Medina-Te: Jurnal Studi Islam
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/medinate.v20i2.25160

Abstract

This study examines the motivation of Islamic Religious Education (PAI)teachers in organizing congregational Dhuha prayers in schools in Bandung City and its impact on student development. Using a qualitative approach, this study involved in-depth interviews with PAI teachers and students, as well as direct observation of Dhuha prayer activities. The results of the study show that the motivation of PAI teachers comes from intrinsic factors, such as a sense of responsibility as a religious educator and a desire to instill spiritual values, as well as extrinsic factors, including school policy support and parental appreciation. The implementation of congregational Dhuha prayers has proven to have a positive impact on improving student discipline, especially in time management, strengthening worship habits, and increasing Qur'an literacy. This activity also plays a role in shaping the religious character of students and creating a school environment that is conducive to the development of religious values. Although limited to the context of the city of Bandung, this study provides important insights into the integration of religious practices in formal education. It is recommended for further research to expand geographical coverage, use mixed methods, and conduct longitudinal studies to understand the long-term impact of the Dhuha prayer program on the academic and spiritual development of students.
Analysis Use Motivation Study Student in Islamic Religious Education Learning Using the PAKEM Method in Senior High Schools Batula, Abu Warasy; Faqihuddin, Achmad; Munandar, Haris; Zakaria
Medina-te : Jurnal Studi Islam Vol 20 No 2 (2024): Medina-Te: Jurnal Studi Islam
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/medinate.v20i2.25223

Abstract

This study analyzes the effectiveness of the PAKEM method (Active, Creative, Effective, and Enjoyable Learning) in improving students' learning motivation in Islamic Religious Education (PAI) learning among high school students in Bandung. The method used in this study is quantitative with a cross-sectional survey design and data collection techniques using a Likert scale questionnaire instrument totaling 21 items. Each question item has been tested for validity and reliability and has a size greater than the r table value (0.325) with a significance level of 5%. Learning motivation is examined through four aspects: relationship, satisfaction, attention, and self-confidence developed based on Keller's theory. The findings of the study showed high overall motivation aspects, with a total score of 78.24%. Relationship is the aspect with the highest score, indicating students' perceptions of the practical value of PAI in their lives, followed by satisfaction, reflecting the success of the method in creating a positive and satisfying learning experience. The level of attention is maintained through interactive and varied learning activities, while self-confidence, although rated the lowest, is still high, indicating further opportunities to foster self-confidence among students. This study concludes that the engaging PAKEM approach effectively increases motivation and supports cognitive engagement in religious studies, recommending continued implementation with a focus on enhancing student confidence through additional structured speaking and presentation practice.  
Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Penggunaan Bahasa Kasar dalam Perspektif Islam di Lingkungan Sosial Kampus Nasrul Adadi; Erika Ayu Andini; Nopiyanti; Achmad Faqihuddin
MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 9 No 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/mauizoh.v9i2.100

Abstract

Penggunaan bahasa kasar di kalangan mahasiswa menjadi fenomena yang menarik untuk diteliti, terutama dalam konteks interaksi sosial dan nilai-nilai agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa terhadap penggunaan bahasa kasar di lingkungan sosial kampus Kota Bandung, serta pengaruh nilai-nilai Islam terhadap sikap dan perilaku komunikasinya. Metode penelitian ini menggunakan mix method. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa sering mendengar dan menggunakan bahasa kasar, meskipun mereka merasa tidak nyaman dengan penggunaannya. Faktor utama yang mempengaruhi penggunaan bahasa kasar adalah pengaruh teman sebaya dan kurangnya kesadaran etika komunikasi. Meskipun demikian, nilai-nilai Islam dianggap sangat penting dalam membentuk cara berkomunikasi dan percaya bahwa ajaran Islam tidak mendukung penggunaan bahasa kasar. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa mayoritas mahasiswa merasa bersalah secara moral ketika menggunakan bahasa kasar yang mencerminkan pemahaman mereka tentang etika berbicara dalam Islam. Selain itu, hanya sebagian mahasiswa yang secara rutin menghadiri ceramah agama tentang etika komunikasi. Temuan ini memberikan wawasan penting tentang hubungan antara nilai-nilai agama dan perilaku komunikasi di kalangan mahasiswa, serta perlunya pendekatan pendidikan yang lebih efektif dalam menanamkan kesadaran etika berbicara dalam konteks sosial dan akademik.
STRENGTHENING SPIRITUAL MENTALITY THROUGH POSITIVE AFFIRMATIONS: THE PREVENTIVE ROLE OF ISLAMIC EDUCATION TEACHERS IN ADDRESSING BULLYING Firmansyah, Mokh. Iman; Surahman, Cucu; Faqihuddin, Achmad; Muflih, Abdillah; Nasrudin, Ega
Al-Qalam Vol. 30 No. 2 (2024)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v30i2.1557

Abstract

Bullying cases that occur among students in Indonesia today have become a problem that has become mainstream. Various official data information from the government reinforces this problem. This article aims to explore from the side of subjects who should play a preventive role in suppressing bullying cases among students as a form of their social competence responsibility. Phenomenological design was chosen to explore the experiences of 18 PAI teachers in elementary and junior high schools in providing positive affirmation to students. Two dimensions of positive affirmation were explored, namely self-acceptance and affirmation to prevent bullying through a closed questionnaire and then inductively content analyzed. The results of the study found that the involvement of the integration approach of spiritual values colored the positive affirmations given by PAI Teachers to encourage students to become individuals who are self-accepting, honest, positive, independent, and respectful of differences, strong mentality, self-confidence, and a safe school environment from bullying. This finding has implications and contributes to the importance of optimizing the role of subjects who have the opportunity to work preventively as part of their professionalism to reduce cases of bullying among students.
The role of the mosque as a medium of da'wah in building religious tolerance in the community: An analysis of Kampung Toleransi Ilyasa, Faisal Fauzan; Fakhruddin, Agus; Faqihuddin, Achmad; Ramdan, Muhammad Ramdan Mubarok; Muflih, Abdillah
Islamic Communication Journal Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2024.9.2.22620

Abstract

Tolerance is a serious discussion in Indonesia. Establishing Kampung Toleransi (Tolerance Village) is among the government's efforts to create harmony between religious communities. This research aims to examine the role of mosques in building tolerance in society in an area known as the Village of Tolerance. Data for this research was obtained through in-depth interviews with community members and religious figures involved in religious activities in the Tolerance Village. Analysis was carried out using NVivo12 software to enable collection, organization, and a deeper understanding of this tolerance practice. The results of this research reveal diverse tolerance practices in the religious context of the Village of Tolerance. Social, cultural, and religious factors are essential in shaping tolerance practices. Nonetheless, the village stands out for its ability to encourage interfaith dialogue, cooperation, and respect for differences. The results of this research can provide a deeper view of how society can achieve greater tolerance in religious contexts through interfaith cooperation and dialogue. This research has the potential to make an essential contribution to understanding the practice of tolerance in religiously and culturally diverse societies. ***** Toleransi menjadi pembahasan yang serius di Indonesia. Di antara upaya pemerintah dalam mewujudkan kerukunan antarumat beragama yaitu dengan membentuk Kampung Toleransi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran masjid dalam membangun toleransi di masyarakat pada sebuah daerah yang dikenal dengan sebutan Kampung Toleransi. Data untuk penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam dengan anggota masyarakat dan tokoh agama yang terlibat dalam kegiatan keagamaan di Kampung Toleransi. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo12 agar pengumpulan, pengorganisasian, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik toleransi ini. Hasil penelitian ini mengungkap praktik toleransi yang beragam dalam konteks keagamaan di Kampung Toleransi. Faktor-faktor sosial, budaya, dan agama memainkan peran penting dalam membentuk praktik-praktik toleransi. Meskipun demikian, kampung ini menonjol karena kemampuannya dalam mendorong dialog antaragama, kerjasama, dan penghormatan terhadap perbedaan. Hasil penelitian ini dapat memberikan pandangan yang lebih dalam tentang bagaimana masyarakat dapat mencapai toleransi yang lebih baik dalam konteks agama melalui kerja sama dan dialog antaragama. Penelitian ini berpotensi memberikan kontribusi penting dalam memahami praktik toleransi dalam masyarakat yang beragam secara agama dan budaya.
Muslim Society Response and Indonesian Clerics' Views Towards Transgender Beauty Contests: Between Belief and Reality Tri Saputra, Rizal; Zulfikar Effendi, Luthfi; Faqihuddin, Achmad
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 20 No. 2 (2024): Contemporary Islamic Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jpk.v20i2.11550

Abstract

This study explores the perspectives of Muslim communities in Bandung and the views of Indonesian clerics towards transgender beauty contests in Jakarta. These contests raise tensions between conservative Islamic religious values ??and modern social dynamics that are more inclusive of non-conventional gender identities. Using a qualitative approach, this study collected data through an online survey and content analysis of clerics’ sermons. The results show that the majority of Muslim respondents reject transgender beauty contests, citing their religious teachings and prevailing social norms. In addition, clerics stated that these activities violate the principle of divinity in Pancasila, emphasizing the role of religion in shaping public perceptions. This study provides insight into cultural resistance to non-conventional gender phenomena in Indonesia, as well as its implications for public policy and social understanding in a Muslim-majority context.
Moderasi Beragama melalui Pembiasaan Beribadah di Sekolah: Studi Kasus pada Siswa SMAN 1 Bandung Anugrah, Eri; Supriadi, Udin; Faqihuddin, Achmad
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v5i3.5728

Abstract

This study explores the implementation of religious practices in schools and their influence on shaping students' attitudes toward religious moderation at SMAN 1 Bandung. Using a mixed-methods approach, the research combines observations of worship activities and survey data to analyze the relationship between these practices and students' moderate attitudes. The findings reveal a positive and significant correlation, with a Pearson correlation coefficient of 0.439, indicating that consistent worship routines are associated with higher levels of religious moderation. These routines, such as communal prayers, Quranic recitation, and weekly religious discussions, contribute to instilling core values like discipline, appreciation of diversity, and social solidarity. This study underscores that worship practices not only strengthen spiritual aspects but also serve as a practical tool for fostering inclusivity and harmony in pluralistic societies. The research offers valuable insights for educational institutions aiming to promote religious moderation through structured character education programs. Abstrak Penelitian ini mengkaji pelaksanaan kebiasaan beribadah di sekolah dan pengaruhnya terhadap pembentukan sikap moderasi beragama siswa di SMAN 1 Bandung. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, penelitian ini mengombinasikan observasi kegiatan ibadah dan survei untuk menganalisis hubungan antara rutinitas ibadah dan sikap moderasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan dengan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,439. Temuan ini mengindikasikan bahwa rutinitas ibadah yang konsisten, seperti sholat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, dan pengajian rutin, berkontribusi pada internalisasi nilai-nilai seperti disiplin, penghargaan terhadap keragaman, dan solidaritas sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan ibadah tidak hanya memperkuat aspek spiritual siswa, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai yang mendukung inklusivitas dan harmoni dalam masyarakat majemuk. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi lembaga pendidikan untuk mengintegrasikan kebiasaan beribadah ke dalam program pendidikan karakter secara terstruktur guna mendukung pembentukan generasi yang moderat dan toleran.
Media Pembelajaran PAI: Definisi, Sejarah, Ragam dan Model Pengembangan Achmad Faqihuddin
Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1, No. 1 (Mei 2024) Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/idarotuna.v1i1.3780

Abstract

Islamic religious education (PAI) learning media plays an important role in conveying religious values and teachings to the younger generation. In this context, the use of various types of media is very important to support teaching effectiveness and attract student interest. This research explores the use of media in PAI, including the integration of technology in learning media. A qualitative approach using the literature review method was used to dig deeper into the definition, history, varieties and development models of PAI learning media. Data analysis using Nvivo 12 software. The literature review is expected to provide an in-depth understanding of the evolution of learning media from traditional to digital methods. The research results show that learning media plays a critical role in facilitating more interactive and immersive religious learning, helping students internalize Islamic values effectively.
UNDERSTANDING TOLERANCE: STUDENT PERCEPTIONS OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN PUBLIC UNIVERSITIES Anwar, Saepul; Fakhruddin, Agus; Faqihuddin, Achmad; Sudirman, Sudirman; Romli, Usup
Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v10i2.38649

Abstract

This study underscores the importance of teaching moderation in Islamic Religious Education (IRE) lectures at public universities (PU) to foster a climate of tolerance among students, countering radicalism and extremism. The primary objective is to explore student perceptions of tolerance learning within their religious courses. Employing a quantitative approach, the researchers conducted a descriptive survey involving 795 respondents, utilizing a cross-sectional design for data collection via a Likert scale questionnaire. Results revealed that a significant majority of students, 87.82%, hold a very good perception of tolerance learning in IRE lectures. Further analysis indicated that over 90% of respondents viewed the attitudes and thoughts of IRE lecturers on religious moderation positively (97.74%). Similarly, 95.37% appreciated the teaching methods and processes that enhance tolerance learning, while 93.38% positively assessed the teaching materials that promote these values. These findings indicate that tolerance learning is effectively occurring in IRE courses at PU. This research reinforces the strategic role of Islamic Religious Education in internalizing tolerant values among students, ultimately contributing to the promotion of religious moderation within the educational context.
Co-Authors A Toto Suryana Afriatien Ab Rahman, Engku Shahrulerizal Bin Engku Abdilah, Rafik Abdillah Muflih Abdillah Muflih Abdillah Muflih, Abdillah Abhinaya, R. Ahmad Faiz Aceng Kosasih, Aceng Afiah, Nadhira Nurul Afifah, Nazwa Nur Agus Fakhruddin Al Ghifari, Noor Muhammad Alvito Budi Astoro Amalliya, Amanda Amelia, Ica Amelia, Tresa Annisa, Diya Anugrah, Eri Apla Yarida Atikah Salma Hidayati Bahana Kalamurrahman Batula, Abu Warasy Cucu Surahman Darmawan, M. Rafael Ichwan Divya Zahrani Khaerunnisa Dwi Yanti, Teni Edi Suresman Endis Firdaus Erika Ayu Andini Fahmi, Muhammad Nabil Fahrezha, Faizal Fahrudin , Fahrudin Fahrudin Fahrudin Faisal Fauzan Ilyasa Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fajar Romadhon Fajar Romadhon Fajar Romadhon, Fajar Fauzan Huda Perdana Fauzan, Fajri Ganjar Eka Subakti Gilang Ramadhan Hakim, Arif Haris Munandar Haryanto, Sulaeman Hermawan, Muhamad Fauzan Hidayat, Garneta Edlyn Putri Hidayat, M. Taufid Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Hyangsewu, Pandu Iif Syarifudin Ilma Hasanah Ilmi, Maharani Nurul Ilyasa, Faisal Fauzan Indah Sari Isnaeni Isnaeni Istikha, Vinanda Jenuri Lely Nur Hidayah Syafitri Lutfiah Khoirunnisa Azzahro Miftahul Ulum Mochamad Rizky Tri Wardana Mokh. Iman Firmansyah Muflih, Abdillah Muflih, Abdullah Mugiani, Dinda Putri Muhamad Azhar Ibrahim Muhamad Parhan Muhammad Faza Razanah Muhammad Fikri Muhammad Romdhon, Diaz Muhammad Wildan Alginani Mulyana Abdullah Muyassarah, Sifa Nadri Taja Nasrudin, Ega Nasrul Adadi Nazwa Fauziah Nopiyanti Novyandi, Ramadhan Fatur Rahman Nunik Hidayaturrohman, Nunik Nurhuda, Abid Nuriza, Amelia Ananda Orwela, Citra Pratama, Zikri Sandria Priyana, Ekky Purwa Putri, Davina Aulia Rafik Abdilah, Rafik Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya Rahman, Ahmad Arizzal Rahmani, Ridha Ariandini Ramadhan, Ahmad Faishal Ramdan, Muhammad Ramdan Mubarok Rika Sartika Riswanda Revy Aripin Rizal Dzakir Fajari Romadhon, Fajar Saefudin, Nabila Balqis Saepul Anwar Setiadi, Kaka Putra Seva Saepuloh Shobirin, Taufik Ismail Sholachuddin Al-Ayyubi Sinta, Dewi Solly Aryza Sopianti, Janiar Sudirman Sudirman Sundah, Muhammad Aksan Fawwaz Syahidin Syahidin Syarifudin, Iif Tantowi, Yusuf Ali Tri Saputra, Rizal Udin Supriadi Usup Romli Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wawan Hermawan Zahwa, Randira Naja Zakaria Zakaria, Muhammad Husni Zul Fikri, Naufal Zulfikar Effendi, Luthfi