Claim Missing Document
Check
Articles

PEMETAAN EKSISTING EKOSISTEM MANGROVE WILAYAH SELATAN LOMBOK TENGAH PASCA PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA LOMBOK TENGAH Sukuryadi, Sukuryadi; Johari, Harry Irawan; Nuryaddin, Ari; Putra, Aryan Perdana; Khosiah, Khosiah; Mas'ad, Mas'ad
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i1.30791

Abstract

Abstrak: Pembangunan fasilitas infrastruktur, terutama proyek pariwisata seperti Sirkuit Mandalika, mampu menginduksi perubahan yang signifikan pada lingkungan alam setempat, termasuk ekosistem mangrove yang memiliki peran penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perubahan pada luas mangrove, komposisi spesies, dan kondisi keseluruhan dari ekosistem mangrove setelah pembangunan sirkuit. Pendekatan penelitian mencakup analisis Indeks Perbedaan Vegetasi Normal (NDVI) dengan menggunakan data dari satelit Sentinel-2 serta survei lapangan untuk mengumpulkan data empiris. Evaluasi lebih lanjut melibatkan penerapan metode klasifikasi untuk memetakan dan mengidentifikasi variasi kondisi vegetasi. Penekanan penelitian ini adalah untuk meningkatkan akurasi identifikasi NDVI dari data Sentinel-2, dengan harapan hasilnya dapat mendukung pemantauan vegetasi, praktik konservasi, dan pengelolaan sumber daya alam. Hasil pengolahan citra Sentinel-2 menunjukkan ekosistem mangrove pada daaerah penelitian semakin berkurang setiap tahunnya. Mangrove cover 2019 = 540004.504 m persegi dibandingkan dengan mangrove cover 2022 = 301232.015 m persegi. Temuan dari penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman yang mendalam terhadap dampak pembangunan infrastruktur yang besar terhadap ekosistem mangrove, dan dapat memberikan landasan bagi upaya pelestarian dan manajemen yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Implikasi dari temuan ini juga diharapkan dapat menjadi dasar untuk perumusan kebijakan yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan pelestarian ekosistem mangrove dalam konteks pembangunan regional. Abstract:  The development of infrastructure, particularly tourism projects like the Mandalika Circuit, can bring about significant changes to the local natural environment, including the crucial mangrove ecosystem. This research aims to analyze alterations in mangrove extent, species composition, and overall health of the mangrove ecosystem post-construction of the circuit. The research methodology involves the analysis of the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) using data from the Sentinel-2 satellite and field surveys to obtain empirical data. Further analysis includes the application of classification techniques to map and identify various vegetation conditions. The primary goal of this study is to enhance the accuracy of NDVI identification from Sentinel-2 data, with the expectation that the results will support vegetation monitoring, conservation practices, and natural resource management. The findings of this research are anticipated to provide a comprehensive understanding of the impact of significant infrastructure development on the mangrove ecosystem and serve as a basis for sustainable conservation and management efforts in the region. The implications of these findings are also expected to guide the formulation of policies that consider sustainability and preservation aspects of the mangrove ecosystem within the regional development context. 
VALUASI MANFAAT TIDAK LANGSUNG MANGROVE DI KECAMATAN JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT Sukuryadi, Sukuryadi; Johari, Harry Irawan; Mas'ad, Mas'ad; Ibrahim, Ibrahim
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.7596

Abstract

Abstrak: Indonesia adalah negara dengan biodiversity melimpah yang memiliki berbagai macam ekosistem, keanekaragaman hayati dan beragam habitat alami yang unik dan khas. Salah satu ekosistem sebagai penyangga kehidupan masyarakat di daerah pesisir dan pantai yang dimiliki adalah ekosistem mangrove. Ekosistem ini memiliki berbagai fungsi dan peran ekonomi dan ekologi. Mangrove menggambarkan suatu kekayaan keanekaragaman hayati yang sangat penting bagi pembangunan di Indonesia.  Adapun tujuan penelitian ini adalah melakukan valuasi manfaat  tidak langsung mangrove di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Pendekatan yang dilakukan dalam menentukan nilai ekonomi produk dan jasa mangrove adalah analisis finansial dan analisis ekonomi. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa nilai manfaat tidak langsung mangrove ± 42.597.267 /ha/th yang berupa manfaat konservasi air tawar, menghalangi intrusi air laut ke darat, mencegah abrasi/erosi pantai dan perlindungan dari topan dan badai, mencegah pencemaran air tambak, penyedia hara/pakan alami bagi tambak, perluasan  lahan ke arah laut, perlindungan laut dan teluk dari pendangkalan, penyimpan karbon, regulasi mikroiklim dan makroiklim, serta keanekaragaman hayati dan spesies langka Abstract:  Indonesia is a country with abundant biodiversity that has various kinds of ecosystems, biodiversity, and a variety of unique and unique natural habitats. One of the ecosystems that support people's lives in coastal and coastal areas that are owned in the mangrove ecosystem. This ecosystem has various economic and ecological functions and roles. Mangroves represent a wealth of biodiversity which is very important for development in Indonesia. The purpose of this study was to evaluate the indirect benefits of mangroves in Jerowaru District, East Lombok Regency. The approach taken in determining the economic value of mangrove products and services is financial analysis and economic analysis. Based on the results of the analysis, it shows that the indirect benefit value of mangroves is ± 42.597,267 /ha/year in the form of freshwater conservation benefits, preventing seawater intrusion into the land, preventing coastal abrasion/erosion, and protection from typhoons and storms, preventing pond water pollution, providing natural nutrients/feed for ponds, expansion of land towards the sea, protection of seas and bays from siltation, carbon storage, microclimate, and macroclimate regulation, as well as biodiversity and endangered species.
Pengembangan Tata Ruang Berbasis Lingkungan di Kawasan Mandalika Kabupaten Lombok Tengah: Sebuah Analisis Strategi Keberlanjutan Rezi, Lalu Septiya Fahmi; Sukuryadi, Sukuryadi; Ali, Ibrahim; Adiansyah, Joni Safaat; Pramita Hesti, Dhita Eka; Kuniawati, Ety; Putri, Lulu Luciana
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v8i3.33117

Abstract

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah ditetapkan sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014. Dengan luas area 1.035,67 Ha, KEK Mandalika memiliki potensi alam dan budaya yang kaya, serta komitmen kuat untuk menjadi contoh pengembangan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan tata ruang berbasis lingkungan di Kawasan Mandalika dengan fokus pada integrasi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Metode penelitian dikembangkan dengan menyertakan wawancara semi-terstruktur terhadap 5 pemangku kepentingan utama di kawasan Mandalika, termasuk perwakilan ITDC dan masyarakat lokal, untuk melengkapi analisis dokumen. Validasi data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Mandalika telah menetapkan tujuan keberlanjutan yang komprehensif, termasuk pengurangan emisi karbon sebesar 30% pada tahun 2025, pengelolaan limbah yang efektif, dan konservasi sumber daya alam. Program-program seperti Blue & Green Circularity Value Creations Quick Win 2024 dan Sustainable Quality Tourism Destination Program-Semester 2-2024 telah memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan infrastruktur ramah lingkungan dan penguatan produk wisata berkelanjutan. Namun, tantangan seperti koordinasi antar pemangku kepentingan, keterbatasan anggaran, dan sumber daya manusia masih perlu diatasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan tata ruang berbasis lingkungan di Kawasan Mandalika telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, namun diperlukan integrasi yang lebih baik antara berbagai strategi dan program untuk mencapai tujuan keberlanjutan yang holistik.
Analysis of diversity, evenness and richness of vegetation in special purpose forest areas (KHDTK) at the University of Muhammadiyah Mataram Gunadi, Putu Eka; Johari, Harry Irawan; Nurhayati, Nurhayati; Sukuryadi, Sukuryadi
Jurnal Agrotek Ummat Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Agrotek Ummat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jau.v12i3.33155

Abstract

The Special Purpose Forest Area of the University of Muhammadiyah Mataram has the potential to be a location for education and biodiversity conservation. This study aims to analyze diversity, species richness, and evenness of vegetation as indicators of forest ecosystem conditions. The study was conducted in June 2025 using a quantitative descriptive approach in 16 observation plots across four growth strata. The analysis was carried out using the Shannon-Wiener index for diversity, Margalef for species richness, and Pielou for evenness. The results showed that the tree stratum had a value of H' = 2.703, R = 5.951, and E = 0.780, reflecting a vegetation community with high and even diversity and distribution of individuals. In contrast, the seedling stratum showed very low values of H' = 0.049, R = 1.443, and E = 0.071, indicating the dominance of certain species and limited natural regeneration. Overall, 44 species from 24 families with a total of 236 individuals were identified. This pattern indicates an unbalanced vegetation structure across strata, with higher community stability at the tree level compared to younger growth levels. This finding provides a scientific basis for sustainable forest management and conservation planning.
KEBERAGAMAN JENIS VEGETASI PADA HUTAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM DI DESA BATU LAYAR Sukuryadi, Sukuryadi; Johari, Harry Irawan; Muladi, Agum; Idhar, Idhar
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i1.20923

Abstract

Abstrak: Kawasan hutan merupakan Kawasan penyangga dan menjadi pengontrol iklim mikro untuk Kawasan disekitarnya serta Kawasan potensial dalam menyimpan keberagaman jenis flora serta fauna. Inventarisasi keberagaman jenis vegetasi pada suatu kawasan bernilai penting sebagai upaya potensial terhadap peningkatan ekonomi serta keberlanjutan ekologis suatu kawasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keberagaman jenis vegetasi yang dimiliki oleh KHDTK UMMAT. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode penentuan sampel yaitu purposive random sampling dengan menggunakan 27 plot yang terbagi menjadi 4 kategori pengukuran yaitu 20x20 meter (pohon), 10x10 meter (tiang), 5x5 meter (pancang), dan 2x2 meter (semai). Berdasarkan pengukuran yang dilakukan, didapatkan hasil penelitian bahwa terdapat 49 jenis vegetasi dengan 364 individu vegetasi di KHDTK Universitas Muhammadiyah Mataram serta 5 jenis vegetasi terbanyak yaitu mahoni (Switenia mahagoni), nangka (Artucarpus heterophyllus), sonokeling (Dalbergia latifolia), mangga (Mangifera indica) dan aren (Arenga pinnata). Keberagaman jenis vegetasi yang dimiliki di KHDTK Universitas Muhammadiyah Mataram memberikan potensi pengembangan baik dalam aspek keberlanjutan ekologis, peningkatan sosial budaya dan ekonomi masyarakat sekitar Kawasan serta mempromosikan keindahan estetika yang dimiliki pada suatu Kawasan yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar Kawasan KHDTK.Abstract:  Forest areas are buffer areas and control the microclimate for the surrounding areas as well as potential areas for storing diverse types of flora and fauna. An inventory of the diversity of vegetation types in an area is important as a potential effort to improve the economy and ecological sustainability of an area. The aim of this research is to identify the diversity of vegetation types owned by KHDTK UMMAT. This research is descriptive qualitative in nature with a sample determination method, namely purposive random sampling using 27 plots which are divided into 4 measurement categories, namely 20x20 meters (trees), 10x10 meters (poles), 5x5 meters (saplings), and 2x2 meters (seedlings). Based on the measurements carried out, the research results showed that there were 49 types of vegetation with 364 individual vegetation at the KHDTK Muhammadiyah University of Mataram and the 5 most abundant types of vegetation, namely mahogany (Switenia mahagoni), jackfruit (Artucarpus heterophyllus), rosewood (Dalbergia latifolia), mango (Mangifera indica ) and sugar palm (Arenga pinnata). The diversity of vegetation types at KHDTK Muhammadiyah University of Mataram provides development potential both in the aspects of ecological sustainability, improving the socio-cultural and economic conditions of the community around the area as well as promoting the aesthetic beauty of an area which has an impact on improving the economy of the community around the KHDTK area.
EVALUASI PENERAPAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGs) TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PER KAPITA DI DESA DURIAN, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Asdiani, Harlinda; Johari, Harry Irawan; Ibrahim, Ibrahim; Sukuryadi, Sukuryadi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.31735

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Sustainable Development Goals  (SDGs) dalam perencanaan pembangunan Desa Durian, Kabupaten Lombok Tengah, dengan fokus khusus pada aspek pendapatan per kapita masyarakat desa. Metode yang digunakan adalah mixed methods, yang menggabungkan analisis kuantitatif data pendapatan rumah tangga sebelum dan sesudah penerapan SDGs menggunakan paired sample t-test, serta wawancara kualitatif dengan perangkat desa dan masyarakat untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai dampak dan tantangan pelaksanaan SDGs. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan pendapatan rata-rata rumah tangga dari Rp311.111 pada tahun 2019 menjadi Rp1.050.000 pada tahun 2024 dengan nilai t-hitung sebesar 28,47 dan p-value 0,000 (<0,05). Peningkatan ini mengindikasikan keberhasilan program pembangunan berbasis SDGs, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Temuan kualitatif mendukung hasil tersebut dengan menunjukkan peran penting partisipasi masyarakat, penguatan kapasitas kelembagaan, serta sinergi antara pemerintah desa dan berbagai pihak terkait dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi aparat desa dan peningkatan partisipasi masyarakat untuk memperkuat implementasi SDGs di masa mendatang. Dengan demikian, Desa Durian dapat menjadi model keberhasilan pelokalan SDGs yang relevan untuk desa-desa lain di Indonesia.  Abstract:  This study aims to evaluate the implementation of Sustainable Development Goals  (SDGs) in the development planning of Durian Village, Central Lombok Regency, with a specific focus on the per capita income aspect of the village community. The study employs a mixed-methods approach, combining quantitative analysis of household income data before and after SDGs implementation using paired sample t-test, alongside qualitative interviews with village officials and residents to gain deeper insights into the impacts and challenges of SDGs implementation. Quantitative results show a significant increase in average household income from IDR 311,111 in 2019 to IDR 1,050,000 in 2024, with a t-value of 28.47 and a p-value of 0.000 (<0.05). This increase indicates the success of SDGs-based development programs, particularly in poverty alleviation and local economic empowerment. Qualitative findings support these results, highlighting the crucial roles of community participation, institutional capacity strengthening, and synergy between the village government and related stakeholders in improving residents’ economic welfare. The study recommends enhancing training for village officials and increasing community involvement to further strengthen SDGs implementation in the future. Therefore, Durian Village can serve as a successful model for localizing SDGs that is relevant for other villages across Indonesia.
EVALUASI PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN PENDEKATAN STAKEHOLDER ANALYSIS PADA KAWASAN PERDESAAN PRIORITAS BERBASIS PARIWISATA SEMBALUN KABUPATEN LOMBOK TIMUR Hesti, Dhita Eka; Johari, Harry Irawan; Adiansyah, Joni Safaat; Sukuryadi, Sukuryadi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.31944

Abstract

Abstrak: Pasca penetapan Sembalun sebagai kawasan perdesaan prioritas berbasis pariwisata melalui Keputusan Bupati Lombok Timur No.100.3.3.2/310/PD/2024 pada tanggal 5 September 2024, sebagai desa tematik dalam RPJMN 2025–2029, kawasan ini mengalami peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan. Kondisi ini menyebabkan lonjakan produksi sampah, menimbulkan tantangan serius dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan sampah di kawasan Sembalun dengan menggunakan pendekatan Stakeholder Analysis untuk memahami peran, kepentingan, serta hubungan antar pemangku kepentingan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas wisata dan pertumbuhan ekonomi menjadi faktor utama yang memicu peningkatan volume sampah. Analisis pemangku kepentingan mengidentifikasi berbagai kelompok kunci, termasuk pemerintah daerah, masyarakat lokal, pengelola destinasi wisata, pelaku usaha, serta wisatawan. Temuan ini mengungkap adanya perbedaan kepentingan dan peran dalam pengelolaan sampah, yang mempengaruhi efektivitas upaya pengelolaan limbah. Untuk mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan, diperlukan kolaborasi lintas sektor melalui peningkatan kesadaran lingkungan, pengembangan teknologi pengelolaan sampah, serta penguatan regulasi. Dengan pendekatan yang tepat, pengelolaan sampah di kawasan perdesaan prioritas berbasis pariwisata Sembalun dapat lebih efisien, mendukung kelestarian lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat lokal.  Abstract:  Following the designation of Sembalun as a priority rural tourism area through the Lombok Timur Regent's Decree No. 100.3.3.2/310/PD/2024 on September 5, 2024, and its recognition as a thematic village in the 2025–2029 National Medium-Term Development Plan (RPJMN), the area has experienced a significant increase in tourist arrivals. This surge has led to a sharp rise in waste production, presenting a serious challenge for sustainable waste management. This study aims to evaluate waste management in the Sembalun area using the Stakeholder Analysis approach to understand the roles, interests, and relationships among key stakeholders. The research adopts a qualitative descriptive approach, utilizing data collection techniques including field observations, documentation, interviews, and Focus Group Discussions (FGD). The findings reveal that increased tourism activities and economic growth are the primary drivers of rising waste volumes. Stakeholder analysis identified various key groups, including local government, local communities, tourism operators, business owners, and tourists. The results highlight differences in interests and roles among stakeholders, affecting the effectiveness of waste management efforts. Achieving sustainable waste management requires cross-sector collaboration through enhanced environmental awareness, the development of waste management technologies, and the strengthening of regulations. With the right approach, waste management in the priority rural tourism area of Sembalun can become more efficient, supporting environmental conservation and local community welfare.
The Influence of Global Cultural Infiltration on the Sasak Traditional Marriage System in Lombok Island Tarmizi, Muhamad Alfin; Sanisah, Siti; Sukuryadi, Sukuryadi; Prasad, Ravinesh Rohit; Junaidin, Junaidin; Mas’ad, Mas’ad
JURNAL GEOGRAFI Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v16i2.43446

Abstract

The essence and existence of culture in its process will gradually change due to various factors, such as the infiltration of global culture. This quantitative study aims to determine the effect of global cultural infiltration on the traditional Sasak marriage system in Lombok Island. The research was conducted in Montong Gamang Village, Kopang District, Central Lombok Regency, with 50 respondents determined by purposive sampling. The research data were obtained through a questionnaire analyzed using the Product Moment Correlation formula. The analysis results show a correlation coefficient (0.639) greater than the value of r-Product Moment (0.279) at a significance level of 5%. This means that global cultural infiltration has a significant effect on the traditional Sasak marriage system in Lombok Island. It is suggested that the tribe can wisely select and accept the foreign culture, be aware of negative influences, and maintain local cultural values. Keywords: Cultural Infiltration; Marriage System; Sasak Tribe Custom
Membangun Pondasi Sekolah Adiwiyata Melalui Edukasi Lingkungan di Ponpes Mu’alimin Muhammadiyah Boarding School Narmada Lombok Barat Adiansyah, Joni; Nurhayati, Nurhayati; Ibrahim, Ibrahim; Sukuryadi, Sukuryadi; Johari, Harry; Ghazali, Mursal
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13266

Abstract

This community engagement program aimed to lay the foundations for the Indonesian “Sekolah Adiwiyata” (Eco‑School) model at Mu’alimin Muhammadiyah Boarding School (MBS) Narmada, West Lombok. Responding to uneven teacher understanding of environmental education, we designed a short, participatory capacity‑building intervention that combined an interactive presentation, guided discussion, and a rapid pre–post assessment. The activity was conducted on 20 September 2025 with 18 participants—boarding school leaders, the principal, and teachers. Content focused on (a) Adiwiyata concepts, goals, and benefits; (b) eligibility requirements; and (c) practical preparation strategies including establishing an Adiwiyata Team, drafting a one‑year School Environmental Work Plan (RKLS), integrating environmental values into lesson plans (RPP), and documenting evidence. Baseline insights indicated that more than half of the teachers did not yet understand the Adiwiyata concept. Following the session, all participants reported understanding the concept and were able to articulate its four core components (policy, curriculum, participatory activities, and eco‑friendly facilities). Discussion emphasized cultural relevance by linking ecological stewardship to Islamic values, which helped reframe Adiwiyata as a moral mission rather than mere compliance. The program also generated an agreed roadmap for curricular alignment and initial school‑wide practices (waste segregation and simple composting). We conclude that a targeted, context‑sensitive workshop can rapidly improve foundational knowledge and unlock organizational readiness for Eco‑School transformation, provided it is followed by structured mentoring and systematic documentation.
Sharing Knowledge Dalam Rangka Memperingati Hari Lingkungan Hidup 2025: Environmental Sustainability In Mining Industry Sukuryadi, Sukuryadi; Adiansyah, Joni; Nurhayati, Nurhayati; Muliatiningsih, Muliatiningsih; Wijaya, Arif; Ariyanto, Ariyanto; Matrani, Bedy; Johari, Harry; Palahuddin, Palahuddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13289

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 dengan tema Environmental Sustainability in Mining Industry. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pemangku kepentingan termasuk karyawan industri pertambangan, mahasiswa, dan masyarakat sekitar mengenai praktik keberlanjutan lingkungan di sektor pertambangan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sharing knowledge yang meliputi seminar interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus berbasis pengalaman nyata di lapangan. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep green mining, pengelolaan limbah tambang yang ramah lingkungan, serta strategi rehabilitasi lahan pascatambang. Dampak kegiatan terlihat pada meningkatnya komitmen peserta dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di lingkungan kerja maupun komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat dalam mendorong praktik pertambangan yang lebih berkelanjutan.
Co-Authors -, Ibrahim - -, Mintasrihardi - Abdul Azizul Ghaffar Abdul Hafiz Abdul Kadir Abdul Wahab Adi Gunawan Adi Gunawan, Adi Adi Wijaya Adiansyah, Joni Adryan Fitrayudha Agum Muladi Agung Pramunarti Agus Herianto Agus Kurniawan Ahmad Kutbi Rais Ahmad Taufiq Hidayat Ahmad Zarkasi Ahmad Zarkasi Akbar, Ilham M Alfian Pujian Hadi Anshari, Lalu Mokh Reza Arif Arif Arif Arif Arif Arif Arif Wijaya Ariyanto Ariyanto Aryan Perdana Putra Asdiani, Harlinda Ashari, Daharanindra Pradina Arich Astagini Putri Kariana Bambang Semedi Burhanuddin Burhanuddin Deviana Mayasari Edi Edi Eka Fitriani Erwin Erwin Fariyadin, M. Ruslin Anwar, Indradi Wijatmiko, Adiman Fathul Rakhman Fatimaturrahmi Fatimaturrahmi Fatma Wulandari Fatman Nurjan Fatman Nurjan Fatuh Rahman Fifiarna Fifiarna Gunadi, Putu Eka Hafiz Hamdani Hafiz Hamdani Hafiz, Abdul Harlinda Asdiani Harry Irawan Johari Harry Irawan Johari Haryawan Haryawan Hesti, Dhita Eka Hirsan, Fariz Primadi Ibrahim Ibrahim Ali Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Idhar, Idhar Irma Setiawan, Irma Jannah, Putri Miftahul Johari, Harry Johari, Harry Irawan Joni Safaat Adiansyah Junaidi Am Junaidin Junaidin Junaidin, Junaidin Kamaluddin Kamaluddin Khaerul Anam Khosi&#039;ah Khosi&#039;ah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah, Khosiah Kuniawati, Ety Kutbi Rais, Ahmad Lalu Lunk Ryanata Putra Lalu Mokh Reza Anshari M. Saleh M. Sobry Mahsup Mahsup Mahsup, Mahsup Mardiyah Hayati Mas&#039;ad Mas&#039;ad Mas&#039;ad Mas&#039;ad Mas'ad, Mas'ad Mas,ad, Mas,ad Mas’ad, Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Matrani, Bedy Matrani, Bedy Fara Aga Mimit - Primyastanto Mimit Primyastanto Mintasrihardi, Mintasrihardi mohammad faisal Muhamad Alfin Tarmizi Muhamad Alfin Tarmizi Muhammad Basir Muhammad Khalis Ilmi Muhammad Nizaar Muhammad Sabri Muladi, Agum Muliatiningsih Muliatiningsih Najamudin Najamudin Nuddin Harahab Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Nurhayati Nurin Rochayati Nurin Rochayati Nurjan, Fatman Nurudin Nurudin Nurul Hidayati Nurul Huda Nurul isnaeni Rahmat Nuryaddin, Ari Palahuddin Palahuddin Palahuddin Palahuddin, Palahuddin Parlendo, Ihjan Pramita Hesti, Dhita Eka Puteri Samengasbumi, Ringgi Putra, Aryan Perdana Putri, Lulu Luciana Putu Eka Gunadi Rahman, Fatuh Rahmat, Nurul isnaeni Rais, Ahmad Kutbi Ramadhan Hidayat, Ari Ratnah Ratnah Ravinesh Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Rezi, Lalu Septiya Fahmi Sabri Sabri Serdian Eska Cahya Sinta Muhardini Sintayana Muhardini Sirajudin Sirajudin Siswahyudianto Siti Hasanah Siti Sanisah Siti Sanisah Sri Rejeki Sri Rejeki Surya Hadi Swahip, Swahip Tarmizi, Muhamad Alfin Taufiqurrahman Taufiqurrahman Toyyib, Mukhtar Ubaidillah, Aji Syailendra Wiwit Bayu Adi Wiwit Bayu Adi Yulianto Suteja Yulianto Suteja Yuniarman, Ardi Yusron Saudi Yusron Saudi Zaenudin Zaenudin Zulhiani, Dyasti