Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN PENGELOLAAN SAMPAH TPA REGIONAL KEBONG KONGOK Sukuryadi Sukuryadi; Lalu Mokh Reza Anshari; Putu Eka Gunadi; Harry Irawan Johari; Ibrahim Ibrahim; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Mas'ad Mas'ad; Muhammad Sabri; Palahuddin Palahuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.21004

Abstract

ABSTRAKPermasalahan sampah merupakan permasalahan yang banyak melibatkan berbagai pihak dalam pengelolaannya terutama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Salah satu langkah dalam melakukan pengelolaan sampah adalah dengan melakukan identifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi pihak pengelola bersama masyarakat sekitar TPA.  Oleh karena itu, Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok di Desa Sukamakmur, Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode observasi dan wawancara di lokasi TPA. Kegiatan ini banyak melibatkan berbagai pihak terutama pihak pengelola TPA bersama masyarakat sekitar. Berdasarkan kegiatan iniditemukan bahwa distribusi sampah di TPA ini tidak merata, dengan adanya titik-titik kritis dan zona penumpukan sampah yang memerlukan perhatian khusus. Infrastruktur pengelolaan sampah yang terbatas, seperti fasilitas pemrosesan yang kurang, juga menjadi hambatan utama. Dampak lingkungan dan sosial ekonomi dari TPA ini belum sepenuhnya tergambarkan secara rinci, namun ada indikasi dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat sekitar. Partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah masih rendah, dipengaruhi oleh persepsi negatif terhadap sampah dan ketidakpastian terkait manfaat partisipasi. Sebagai solusi, edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi. Penyesuaian program dengan konteks lokal dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan inovatif juga diusulkan. Kata kunci: pengelolaan sampah; tempat pembuangan akhir; analisis data spasial ABSTRACTThe waste problem is a problem that involves many parties in its management, especially at final disposal sites (TPA). One of the steps in managing waste is to identify various problems faced by the management together with the community around the landfill. Therefore, this Community Service Activity aims to identify the challenges of waste management at the Kebon Kongok Regional Final Disposal Site (TPA) in Sukamakmur Village, West Lombok. The method used in this activity is the method of observation and interviews at the landfill location. This activity involves many parties, especially the landfill management and the surrounding community. Based on these activities was found that waste distribution in this landfill is uneven, with critical points and zones of waste accumulation requiring special attention. Limited waste management infrastructure, such as insufficient processing facilities, also poses a major obstacle. The environmental and socio-economic impacts of this landfill have not been fully detailed, but there are indications of socio-economic effects on the surrounding community. Community participation in waste management programs is low, influenced by negative perceptions of waste and uncertainty about the benefits of participation. As a solution, community education and awareness are key to increasing participation. Adjusting programs to local contexts and empowering communities through innovative approaches are also proposed. Keywords: waste management; landfill; spatial data analysis
Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok di Desa Pallangga Kabupaten Gowa Beddu Tang; Samsualam Samasualam; Anwar Anwar; Andi Waliana Syaggaf; Sukuryadi Sukuryadi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27966

Abstract

AbstrakPemberdayaan masyarakat berkaitan dengan upaya penanggulangan masalah pembangunan seperti pengangguran, kemiskinan dan kesenjangan. Desa Pallangga memungkinkan dilakukan pembangunan yang berbasis masyarakat (pemberdayaan) karena memiliki sumberdaya alam sangat luas dalam bidang perikanan. Peningkatan pendapatan melalui usaha budidaya ikan nila perlu terus dilakukan walaupun hasilnya masih belum memadai dan belum sesuai harapan.  Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pengetahuan dan keterampilan bagi mitra dalam upaya peningkatan pendapatan melalui usaha budidaya ikan nila. Sasaran dari kegiatan ini adalah kelompok usaha BUMDES yang ada di Desa Pallangga. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Juli dan 29 Agustus 2024 di Balai pertemuan desa Pallangga. Metode pelatihan yang dilaksanakan terdiri dari penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, serta demonstrasi pembuatan bioflok untuk budidaya ikan nila. Hasil kegiatan menunjukkan masyarakat Desa Pallangga sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan dilihat dari jumlah kehadiran dan keaktifan peserta, dari yang sebelumnya warga kurang kreatif menjadi lebih kreatif yang diikuti oleh anggota 25 orang. Hasil kegiatan ini dapat meningkatkan produksi ikan nila.   Kata Kunci: pemberdayaan ekonomi; budidaya ikan nila; teknologi bioflok AbstractCommunity empowerment is related to efforts to overcome development problems such as unemployment, poverty and inequality. Pallangga Village allows for community-based development (empowerment) because it has very extensive natural resources in the fisheries sector. Increasing income through tilapia cultivation needs to continue even though the results are still inadequate and do not meet expectations.  This activity aims to provide knowledge and skills for partners in an effort to increase income through tilapia cultivation. The target of this activity is the BUMDES business group in Pallangga Village. This activity was held on July 11 and August 29 2024 at the Pallangga village meeting hall. The training method implemented consisted of delivering material, discussions and questions and answers, as well as a demonstration of making biofloc for tilapia cultivation. The results of the activity showed that the people of Pallangga Village were very enthusiastic in taking part in the training activities seen from the number of participants attending and active, from previously less creative residents to more creative people who were participated by 25 people. The results of this activity can increase tilapia production. Keywords: economic empowerment; tilapia cultivation; biofloc technology 
Pendampingan pengelolaan desa wisata berkelanjutan berbasis masyarakat di dusun Sade Rambitan Lombok Tengah Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Harry Irawan Johari; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Fatuh Rahman; Fatman Nurjan; Nurudin Nurudin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23661

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan pendampingan pengeloaan wisata berkelanjutan berbasis masyarakat melalui pendekatan modal sosial yang terus tumbuh, berkembang, dinamis, berlanjut serta elemen dan pengaruhnya bagi masyarakat  Dusun Sade Rambitan. Kaitan dengan manfaat yg diperoleh dalam upaya mendampingi masyarakat lokal yang memiliki minat, memberikan kontrol lebih besar dalam proses sosial untuk mewujudkan kesejahteraan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk merumuskan dan merekomendasikan upaya berkelanjutan dalam pengelolaan desa wisata berbasis masyarakat di dusun Sade Rambitan Lombok Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan secara partisipatif (Participatory Rapid Assessment). Adapun hasil yang diperoleh dalam pendampingan pengelolaan desa wisata berkelanjutan adalah diperlukan peningkatan kerjasama antar pemerintah daerah dan perguruan tinggi, pengelola desa wisata serta mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menghasilkan berbagai atraksi wisata yang lebih unik yang dapat meningkatkan daya daya tarik wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Disamping itu juga diperlukan penguatan individu dan kelompok pengelola wisata untuk lebih memperhatikan aspek daya dukung berkelanjutan desa wisata adat. Kata kunci: pengelolaan wisata; berkelanjutan; masyarakat sade; lombok tengah Abstract This service activity is a community-based sustainable tourism management assistance activity through a social capital approach that continues to grow, develop, dynamic, sustain and its elements and influence on the people of Sade Rambitan Hamlet. The connection with the benefits obtained in efforts to accompany local communities who have interests, provides greater control in the social process to realize prosperity. The aim of this activity is to formulate and recommend sustainable efforts in managing community-based tourism villages in Sade Rambitan hamlet, Central Lombok regency. The approach used in this service activity is carried out in a participatory manner (Participatory Rapid Assessment). The results obtained in assisting sustainable tourism village management are that it requires increased cooperation between local governments and universities, tourism village managers and encouraging active community participation to produce various more unique tourist attractions that can increase the attractiveness of tourists for both domestic and foreign tourists. Apart from that, it is also necessary to strengthen individuals and groups of tourism managers to pay more attention to aspects of the sustainable carrying capacity of traditional tourism villages. Keywords: tourism management ,sustainable, sade society, central lombok
Pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengelolaan sampah di ITDC Mandalika untuk keberlanjutan ekosistem pariwisata Nurul Isnaeni Rahmat; Harlinda Asdiani; Abdul Azizul Ghaffar; Sabri Sabri; Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Harry Irawan Johari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29939

Abstract

Abstrak Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikelola oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Namun, peningkatan jumlah wisatawan di kawasan ini juga menimbulkan permasalahan lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis peran ITDC dalam pengelolaan sampah di kawasan Mandalika serta mengevaluasi tantangan dan peluang dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode yang digunakan melalui wawancara dengan pihak ITDC untuk memperoleh data mengenai kebijakan, implementasi, serta kendala dalam pengelolaan sampah di kawasan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa meskipun ITDC telah menerapkan berbagai kebijakan dan program dalam pengelolaan sampah, masih terdapat tantangan dalam hal infrastruktur, kesadaran masyarakat, serta koordinasi dengan pihak terkait. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan strategi yang melibatkan edukasi dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan infrastruktur pengelolaan sampah, penerapan konsep ekonomi sirkular, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan implementasi yang tepat, diharapkan kawasan Mandalika dapat menjadi destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan. Kata kunci: ekonomi sirkular; ITDC Mandalika; pariwisata berkelanjutan; pemberdayaan masyarakat; pengelolaan sampah Abstract The Mandalika Special Economic Zone (SEZ), managed by the Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), is one of Indonesia's premier tourist destinations. However, the increasing number of tourists in this area has also led to environmental issues, particularly in waste management. This initiative aims to analyze ITDC's role in waste management within the Mandalika area and evaluate the challenges and opportunities in establishing a sustainable waste management system. The method used involves conducting interviews with ITDC representatives to gather data on policies, implementation, and obstacles related to waste management in the area. The results indicate that although ITDC has implemented various policies and programs for waste management, challenges persist in terms of infrastructure, public awareness, and coordination with relevant stakeholders. To address these issues, strategies such as community education and empowerment, enhancement of waste management infrastructure, the application of circular economy principles, and collaboration with multiple stakeholders are necessary. With proper implementation, the Mandalika area is expected to become a clean, comfortable, and sustainable tourist destination. Keywords: circular economy; community empowerment; ITDC Mandalika; sustainable tourism; waste management.
Pelatihan Penggunaan Media Sempoa Aritmatika Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa SD Mahsup, Mahsup; Sirajudin, Sirajudin; Palahuddin, Palahuddin; Sukuryadi, Sukuryadi
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.36737

Abstract

Abstract:  This community service activity aims to improve the understanding of using arithmetic abacus media in elementary students' mathematics calculations. The implementation method of the activity consists of preparation, socialization, activity execution, and evaluation. The results of the activity show that the use of arithmetic abacus media is proven to be effective in enhancing elementary students' calculation abilities. This activity successfully had a positive impact on students' cognitive abilities and learning motivation. Students have an increased understanding, and the abacus media is effectively used in mathematics learning, which can enrich students' learning experiences.Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman penggunaan media sempoa aritmatika dalam berhitung matematika siswa SD. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Hasil kegiatan bahwa penggunaan media sempoa aritmatika terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa SD. kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif terhadap kemampuan kognitif dan motivasi belajar siswa. Siswa memiliki pemahaman yang meningkat dan media sempoa efektif digunakan dalam pembelajaran matematika yang dapat memperkaya pengalaman belajar siswa.
Ecological analysis of dragonfly community at forest area with special purposes Muhammadiyah Mataram University Putu Eka Gunadi; Harry Irawan Johari; Nurhayati; Sukuryadi
Journal of Biology, Environment, and Edu-Tourism Vol. 1 No. 3 (2025): December
Publisher : Yayasan Siti Widhatul Faeha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65622/jbee.v1i3.174

Abstract

Dragonflies, belonging to the suborders Anisoptera and Zygoptera, are important insect groups in biodiversity studies. Their life cycles are highly sensitive to environmental quality and are often used as indicators of habitat conditions. Dragonflies maintain ecosystem balance through predation on small organisms, with a high species diversity of 5,000–6,000 species worldwide. This study aimed to identify dragonfly species in the forest area of Muhammadiyah Mataram University and to gather baseline information on their diversity. Data were collected in June 2025 via purposive sampling with a time-search technique across six observation plots, and subsequently analyzed using ecological indices. The study recorded 17 dragonfly species from six families, totaling 110 individuals, spanning the suborders Anisoptera and Zygoptera. The dominant species included Euphaea lara, Pseudagrion pilidorsum, and Orthetrum sabina. Ecological index analysis showed a Shannon-Weaver diversity of 2.61, a Margalef species richness of 3.40, an evenness of 0.92, and low dominance, reflecting stable ecosystem conditions. Microhabitat factors such as a temperature of 28.2°C, humidity of 78%, and light intensity of 565 lux also supported the biological activity of dragonflies at the study site.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA GILI NANGGU DALAM MENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN Sukuryadi Sukuryadi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 14, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v14i1.39017

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan destinasi wisata Gili Nanggu dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Lombok Barat. Gili Nanggu merupakan destinasi wisata bahari yang memiliki potensi sumber daya alam pesisir dan laut yang tinggi, namun berada pada kawasan konservasi laut dengan status zona inti sehingga memerlukan pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan destinasi. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gili Nanggu memiliki kekuatan utama berupa keindahan alam, kondisi perairan yang mendukung wisata bahari, serta keanekaragaman hayati laut. Namun demikian, masih terdapat kelemahan berupa pengelolaan sampah dan limbah yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia pariwisata, serta promosi destinasi yang masih rendah. Peluang pengembangan didukung oleh tren ekowisata dan lokasi strategis jalur wisata Bali– Lombok, sementara ancaman berasal dari tekanan aktivitas wisata terhadap ekosistem pesisir dan laut. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi penguatan pengelolaan lingkungan, peningkatan kapasitas SDM lokal, pengembangan ekowisata berbasis konservasi, serta penguatan promosi dan kemitraan berkelanjutanAbstact: This study aims to formulate development strategies for the Gili Nanggu tourist destination in supporting sustainable tourism in West Lombok Regency. Gili Nanggu is a marine tourism destination with high coastal and marine resource potential, yet it is located within a marine conservation area with core zone status, requiring integrated and sustainable management. This research employed a descriptive qualitative approach using SWOT analysis to identify internal and external factors influencing destination development. Data were collected through field observations, in-depth interviews with relevant stakeholders, and document analysis. The results indicate that Gili Nanggu’s main strengths include its natural beauty, favorable marine conditions for tourism activities, and rich marine biodiversity. However, several weaknesses remain, particularly related to inadequate waste and wastewater management, limited local tourism human resources, and low destination promotion. Development opportunities are supported by the growing trend of ecotourism and the strategic location along the Bali–Lombok tourism route, while threats arise from uncontrolled tourism activities that may exert pressure on coastal and marine ecosystems. The recommended development strategies include strengthening environmental management, enhancing local human resource capacity, developing conservation-based ecotourism, and improving sustainable promotion and partnerships.
Penggunaan The Socratic Method untuk Meningkatkan Critical Thinking Skill Siswa Kelas 7 SMP-IT Syaikhuna Zainuddin Atsani NW Lingkuk Dane Yuliani, Yuliani; Junaidin, Junaidin; Sukuryadi , Sukuryadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4247

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the use of the Socratic Method in improving Critical Thinking Skills. The Socratic Method, which focuses on in-depth and collaborative dialogic interactions between teachers and students, motivates students to be active in exploring, testing beliefs, and critically analyzing information. Various studies have shown that the application of this method, especially in mathematics education at the junior and senior high school levels, can significantly improve students' Critical Thinking Skills compared to traditional teaching methods. Findings from the study at SMPN showed that more than 75% of students were actively and effectively involved in the learning process, with a consistent increase in critical thinking scores in the aspects of clarification, investigation of assumptions, reasons, evidence, and reflection. The Socratic Method has also proven successful in improving students' ability to make decisions based on independent analysis and logical arguments, making it very relevant to be implemented in today's educational context that requires the development of high-level thinking skills. Other studies have also shown that the Socratic Dialogue approach has a significant success rate in improving students' Critical Thinking Skills. Thus, this approach is highly recommended for adoption in the educational process.
Penggunaan The Socratic Method untuk Meningkatkan Critical Thinking Skill Siswa Kelas 7 SMP-IT Syaikhuna Zainuddin Atsani NW Lingkuk Dane Yuliani Yuliani; Junaidin Junaidin; Sukuryadi Sukuryadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4247

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the use of the Socratic Method in improving Critical Thinking Skills. The Socratic Method, which focuses on in-depth and collaborative dialogic interactions between teachers and students, motivates students to be active in exploring, testing beliefs, and critically analyzing information. Various studies have shown that the application of this method, especially in mathematics education at the junior and senior high school levels, can significantly improve students' Critical Thinking Skills compared to traditional teaching methods. Findings from the study at SMPN showed that more than 75% of students were actively and effectively involved in the learning process, with a consistent increase in critical thinking scores in the aspects of clarification, investigation of assumptions, reasons, evidence, and reflection. The Socratic Method has also proven successful in improving students' ability to make decisions based on independent analysis and logical arguments, making it very relevant to be implemented in today's educational context that requires the development of high-level thinking skills. Other studies have also shown that the Socratic Dialogue approach has a significant success rate in improving students' Critical Thinking Skills. Thus, this approach is highly recommended for adoption in the educational process.
The Carbon Stock Environment of Mapping Vegetation in UMMAT Education Forest West Rinjani Fatuh Rahman; Sukuryadi; Nurudin; Harry Irawan Johari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6309

Abstract

Indonesia is a country that has a role as carbon sink which is very influential on climate change in the Southeast Asian region, on the island of Lombok there are clusters that stretch forest hills from West Rinjani to East Rinjani. This Forest Protected or Educational Forest which has been controlled has an area of ​​more than 90 hectares with based on Minister Environment and forest Republic Indonesia SK 405/MENLHK/Setjen/PLA.0/6/2016 in couple years ago are diversity of flora and several types of plants and trees. Land fires or forest areas in Mount Rinjani National Park on the eve of the 78th Indonesian independence along the Aik Berik hiking trail were caused by humans or due to negligence. The community thinks about the condition, the destruction as well as the benefits of Protected Forest/Edu Forest, residents have perceptions about carbon storage and the benefits of Protected forest as a carbon store as well as people’s perceptions about climate change that is happening. The Data was obtained systematically have marked 9 plots divers growth stage 20x20 m for tree shape, 10x10m for poles, 5x5m for saplings, 2x2m for seedlings, 1x1m for wet grass. The form of balance and harmony that is still protected by Muslims  the bond between human and Allah, and their environment. The Universe of God’s gave gift to manage and maintain it, so that it remains sustainable and good. In the Al-Qur’an it is explicitly stated that all forms of damage that exist on this earth are the result of human activities in interacting with their environment. That the universe was created by Allah as a form of His love for humans. Allah created and this nature for the benefit of humans. Nature is made a verse or a sign of the existence and omnipotence of Allah. Realizing that the universe is God’s creation, then taking care of the earth and preserving it is part of the consequences of this monotheistic belief. The primary data used is hill mapping, settlements and watershed observations of perceptions about carbon storage to vegetation, while the purpose of the activity or research is to carry out an analysis of identifying community perceptions of carbon storage and forest vegetation in Batu Bolong Village.
Co-Authors -, Ibrahim - -, Mintasrihardi - Abdul Azizul Ghaffar Abdul Hafiz Abdul Kadir Abdul Wahab Adi Gunawan Adi Gunawan, Adi Adi Wijaya Adiansyah, Joni Adryan Fitrayudha Agum Muladi Agum Muladi Agung Pramunarti Agus Herianto Agus Kurniawan Ahmad Kutbi Rais Ahmad Taufiq Hidayat Ahmad Zarkasi Ahmad Zarkasi Akbar, Ilham M Alfian Pujian Hadi Andi Waliana Syaggaf Anwar Anwar Ari Nuryaddin Ari Nuryaddin Putra Ari Nuryaddin Putra Arif Arif Arif Arif Arif Arif Arif Wijaya Ariyanto Ariyanto Artansyah, M. Tunso Sapta Aryan Perdana Putra Aryan Perdana Putra Astagini Putri Kariana Bambang Semedi Beddu Tang Burhanuddin Burhanuddin Daharanindra Pradina Arich Ashari Deviana Mayasari Dhita Eka Hesti Dhita Eka Pramita Hesti Dyasti Zulhiani Edi Edi Eka Fitriani Erni Yustissiani Erwin Erwin Ety Kuniawati Fariyadin, M. Ruslin Anwar, Indradi Wijatmiko, Adiman Fathul Rakhman Fathuryani Fathuryani Fatimaturrahmi Fatimaturrahmi Fatma Wulandari Fatman Nurjan Fatman Nurjan Fatuh Rahman Fatuh Rahman Fifiarna Fifiarna Gunadi, Putu Eka Hady Rasikhun Hafiz Hamdani Hafiz Hamdani Hafiz, Abdul Harlinda Asdiani Harry Irawan Johari Harry Irawan Johari Harry Irawan Johari Harry Irawan Johari Haryawan Haryawan Hirsan, Fariz Primadi Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Idhar Idhar Ihjan Parlendo Irma Setiawan, Irma Isfanari Johari, Harry Johari, Harry Irawan Joni Safaat Adiansyah Joni Safaat Adiansyah Joni Syafaat Junaidi Am Junaidin Junaidin Junaidin, Junaidin Kamaluddin Kamaluddin Khaerul Anam Khosi'ah Khosi'ah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Kutbi Rais, Ahmad Lalu Lunk Ryanata Putra Lalu Mokh Reza Anshari Lalu Mokh Reza Anshari Lalu Septiya Fahmi Rezi Lulu Luciana Putri M. Saleh M. Sobry Mahsup Mahsup Mahsup, Mahsup Mardiyah Hayati Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad, Mas'ad Mas,ad, Mas,ad Mas’ad, Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Matrani, Bedy Matrani, Bedy Fara Aga Mimit - Primyastanto Mimit Primyastanto Mintasrihardi, Mintasrihardi mohammad faisal Muhamad Alfin Tarmizi Muhamad Alfin Tarmizi Muhammad Basir Muhammad Khalis Ilmi Muhammad Nizaar Muhammad Sabri Muliatiningsih Muliatiningsih Mursal Ghazali Najamudin Najamudin Nuddin Harahab Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Nurhayati Nurhidayah Nurin Rochayati Nurin Rochayati Nurudin Nurudin Nurudin Nurudin Nurul Hidayati Nurul Huda Nurul isnaeni Rahmat Palahuddin Palahuddin Palahuddin Palahuddin, Palahuddin Pascanawati, Maya Saridewi Puteri Samengasbumi, Ringgi putri, amanda Putu Eka Gunadi Putu Eka Gunadi Rahman, Fatuh Rahmat, Nurul isnaeni Rais, Ahmad Kutbi Ramadhan Hidayat, Ari Ratnah Ratnah Ravinesh Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Sabri Sabri Samengasbumi, Ringgi Puteri Samsualam Samasualam Serdian Eska Cahya Sinta Muhardini Sintayana Muhardini Sirajudin Sirajudin Siswahyudianto Siti Hasanah Siti Sanisah Siti Sanisah Sri Rejeki Sri Rejeki Surya Hadi Swahip Swahip, Swahip Syirril Ihromi, Syirril Tarmizi, Muhamad Alfin Taufiqurrahman Taufiqurrahman Toyyib, Mukhtar Ubaidillah, Aji Syailendra Wiwit Bayu Adi Wiwit Bayu Adi Yuliani Yuliani Yuliani Yuliani Yulianto Suteja Yulianto Suteja Yuniarman, Ardi Yusron Saudi Yusron Saudi Zaenudin Zaenudin