Claim Missing Document
Check
Articles

Sharing Knowledge Dalam Rangka Memperingati Hari Lingkungan Hidup 2025: Environmental Sustainability In Mining Industry Sukuryadi, Sukuryadi; Adiansyah, Joni; Nurhayati, Nurhayati; Muliatiningsih, Muliatiningsih; Wijaya, Arif; Ariyanto, Ariyanto; Matrani, Bedy; Johari, Harry; Palahuddin, Palahuddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13289

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 dengan tema Environmental Sustainability in Mining Industry. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pemangku kepentingan termasuk karyawan industri pertambangan, mahasiswa, dan masyarakat sekitar mengenai praktik keberlanjutan lingkungan di sektor pertambangan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sharing knowledge yang meliputi seminar interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus berbasis pengalaman nyata di lapangan. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep green mining, pengelolaan limbah tambang yang ramah lingkungan, serta strategi rehabilitasi lahan pascatambang. Dampak kegiatan terlihat pada meningkatnya komitmen peserta dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di lingkungan kerja maupun komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat dalam mendorong praktik pertambangan yang lebih berkelanjutan.
Penyembelihan Karakter Bahimiah Sebagai Implementasi Nilai Iduladha Palahuddin, Palahuddin; Sukuryadi, Sukuryadi; Mahsup, Mahsup; Ibrahim, Ibrahim; Gunawan, Adi; Hafiz, Abdul; Mintasrihardi, Mintasrihardi; Adiansyah, Joni Safaat; Johari, Harry Irawan; Nurhayati, Nurhayati; Suteja, Yulianto
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.33939

Abstract

Abstract: This community service aims to provide understanding and internalization of the values of Eid al-Adha to Muslims, especially in the context of the slaughter of sacrificial animals carried out by Prophet Ibrahim and Ismail. This community service initiative is considered important due to the phenomenon of society being trapped in patterns of animalistic behavior, such as the ruthless and oppressive nature of wolves, the cunning of rats, the deceitful nature of dogs, and the slave-like mentality of sheep. The community service initiative was implemented using a service-learning approach with a lecture method. The results of this service show positive changes in perspective and behavior, reflected in increased religious devotion and better control of negative behavior in daily life. The activity is considered effective in strengthening religious understanding, building awareness, and promoting the values contained in Eid al-Adha.Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Iduladha kepada umat Islam, terutama dalam konteks penyembelihan hewan kurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Ismail. Pengambdian kepada masyarakat ini dianggap penting karena fenomena masyarakat yang sudah terjebak dalam pola hidup karakter bahimiah, seperti karakter serigala yang kejam dan menindas, tikus yang licik, anjing yang penuh tipu muslihat, dan domba yang bermental budak. Metode pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan service learning dengan metode ceramah. Hasil pengabdian ini menunjukkan perubahan pandangan dan perilaku positif yang tercermin dalam peningkatan ketaatan beribadah dan pengendalian perilaku negatif dalam kehidupan sehari-hari.. Kegiatan dianggap efektif dalam memperkuat pemahaman agama, membangun kesadaran, dan mempromosikan nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Adha.
Perayaan resepsi milad ke-45 tahun UMMAT: momentum refleksi dan mengambil ibrah dari Bendungan Ma’rib Palahuddin, Palahuddin; Sukuryadi, Sukuryadi; Ibrahim, Ibrahim; Johari, Harry Irawan; Gunawan, Adi; Hafiz, Abdul; Saudi, Yusron; Mintasrihardi, Mintasrihardi; Adiansyah, Joni Safaat; Nurhayati, Nurhayati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.33799

Abstract

Abstrak Perayaan milad UMMAT ke-45 harus dijadikan sebagai momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan UMMAT selama ini. UMMAT harus mengambil iktibar dari negeri Saba’ yang awalnya subur, makmur, dan diberi anugerah rizki melimpah melalui bendungan Ma’rib, tetapi karena kufur nikmat akhirnya kenikmatan itu berubah menjadi malapetaka. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan implementasi nilai-nilai al-Qur’an dengan mengambil iktibar dari bendungan Ma’rib. Metode pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan service learning dengan metode ceramah. Hasil pengabdian ini menunjukkan perubahan pandangan dan perilaku positif yang tercermin dalam peningkatan tata kelola UMMAT. Kegiatan partisipatif dalam resespsi milad dapat menjadi alternatif model yang efektif dalam memperkuat pemahaman agama, membangun kesadaran, dan mempromosikan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Al-Quran dalam membangun tata kelola kampus yang lebih baik, terencana, transparan, dan akuntabel. Kata kunci: resepsi; refleksi; milad UMMAT ke-45; Bendungan Ma’rib. Abstract The 45th anniversary celebration of the UMMAT should be used as an opportunity to reflect on the UMMAT's journey thus far. The UMMAT must learn from the story of the land of Saba', which was once fertile, prosperous, and blessed with abundant provisions through the Ma'rib dam, but due to ingratitude, that prosperity eventually turned into disaster. This community service initiative aims to enhance understanding, awareness, and implementation of Quranic values by drawing lessons from the Ma’rib dam. The service learning approach is implemented through lectures. The outcomes of this community service demonstrate positive changes in perspectives and behavior, reflected in improved governance within the UMMAT. Participatory activities during the anniversary celebration can serve as an effective alternative model for strengthening religious understanding, fostering awareness, and promoting the values contained in the teachings of the Qur’an in building a better, well-planned, transparent, and accountable campus governance system. Keywords: reception; reflection; 45th milad of the UMMAT; Ma’rib Dam
Permodelan Dispersi Udara Dan Regulasi Untuk Mengevaluasi Dampak Emisi PLTD Ampenan Anshari, Lalu Mokh Reza; Adiansyah, Joni Safaat; Sukuryadi, Sukuryadi
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i1.7306

Abstract

Kebutuhan energi di Indonesia yang terus meningkat masih sangat bergantung pada pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), yang berisiko tinggi terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat akibat emisi pencemar udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kualitas udara dari PLTD Ampenan yang berlokasi di Kota Mataram dengan menggunakan model dispersi udara AERMOD. Emisi polutan seperti SO?, NO?, CO, dan TSP disimulasikan dalam skenario musim hujan dan kemarau untuk mengetahui sebaran spasial dan kesesuaiannya terhadap baku mutu udara ambien nasional (PP No. 22 Tahun 2021). Hasil simulasi menunjukkan bahwa sebagian besar polutan masih berada dalam ambang batas aman, kecuali NO? yang melebihi ambang batas harian dan per jam pada beberapa titik, khususnya di kawasan pemukiman yang berada searah angin. Pengukuran kualitas udara ambien di lapangan pada tiga lokasi mendukung hasil simulasi, dan memperkuat temuan bahwa NO? merupakan polutan yang paling mengkhawatirkan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan strategi mitigasi emisi yang lebih terfokus serta penguatan kebijakan pengendalian pencemaran udara untuk melindungi kesehatan masyarakat dan mendorong tata kelola energi yang berkelanjutan di kawasan perkotaan.
Estimated Population Abundance of a Bat (Chiroptera) Colony at the Batukoq Water Channel Cave, Senaru, North Lombok Rahman, Fatuh; Adiansyah, Joni Safaat; Sukuryadi, Sukuryadi; Akbar, Ilham M
Reflection Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/c4zmnb72

Abstract

Cave-roosting bats are highly exposed to disturbance because roost entrances are predictable and accessible, yet local management often lacks baseline population information. This study examines a cave-associated roost system in Batukoq, Senaru (North Lombok) and aims to provide a site-specific colony abundance estimate, describe emergence dynamics during the counting window, and identify the main sources of counting bias under field conditions relevant to low-resource monitoring. A Flight Line Census based on direct visual observation was implemented without thermal sensors or night-vision devices, conducted during critical movement periods (dusk and dawn) and restricted to a single large colony site to minimize cross-site variability. The colony’s mean estimated abundance was approximately ±590 individuals per night, indicating that Batukoq functions as a key day roost. Visual observations suggested two major groups (Megachiroptera and Microchiroptera) using different flight corridors, and emergence was brief (about 30–45 minutes) with an early peak period that is most sensitive to counting error. The dominant limitation was flight-path overlap under high density and low light, which tends to produce underestimation; therefore, abundance values should be treated as conservative and supported by repeated counts across multiple nights and time windows. These results support the continued use of visual flight-line counts as a non-invasive baseline method, provided that procedural standardization is emphasized and roost disturbance is reduced as a practical conservation priority.
Penguatan resiliensi tokoh muda dalam mengahadapi radikal terorisme di ITSKes Muhammadiyah Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat Palahuddin Palahuddin; Harry Irawan Johari; Ibrahim Ibrahim; Adi Gunawan; Zaenudin Zaenudin; Erwin Erwin; Abdul Hafiz; Yusron Saudi; Sukuryadi Sukuryadi; Fatman Nurjan; Nurul Isnaeni Rahmat; Mintasrihardi Mintasrihardi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.27983

Abstract

Abstrak Radikal terorisme masih menjadi ancaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Meskipun sepanjang tahun 2023 hingga Oktober 2024 aksi terorisme nihil, tetapi konsildasi dan propaganda mereka di bawah tanah tetap berjalan nelalui berbagai instrumen yang ada. Hampir semua lini dan elemen masyarakat telah menjadi sasaran dan target mereka. Telah terjadi pergeseran pola aksi mereka dari gerakan hard approach ke soft approach. Kondisi ini harus terus disosialisasikan dan disuarakan ke tengah masyarakat, terutama kepada tokoh muda. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan penguatan resiliensi tokoh muda dalam mengahadapi radikal terorisme di ITSKes Muhammadiyah Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini bermitra dengan BNPT, FKPT dan ITSKes Muhammadiyah Selong dengan menghadirkan peserta kegiatan dari tokoh muda dari berbagai latar belakang di ITSKes Muhammadiyah Selong. Kegiatan ini menggunakan pendekatan service learning dengan metode training, dialog interaktif, dan workshop. Evaluasi dan refleksi dilakukan melalui kuesioner. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan hasil yang positif, dimana para pemuda memiliki kesadaran yang kuat terhadap ancaman radikal terorisme. Melalui kegiatan ini mereka mengetahui eksistensi jaringan radikal terorisme di dunia, Indonesia, dan khususnya di NTB, serta dapat memperkuat resiliensi menghadapi ancaman tersebut. Kata kunci: resiliensi; radikal; terorisme; hard approach; soft approach Abstract Radical terrorism is still a threat to the life of the nation. Although throughout 2023 until October 2024 there were zero acts of terrorism, their underground consolidation and propaganda continued through various existing instruments. Almost all lines and elements of society have become their targets. There has been a shift in their pattern of action from hard approach to soft approach. This condition must continue to be socialized and voiced to the community, especially to young leaders. Therefore, the aim of this activity is to strengthen the resilience of young leaders in dealing with radical terrorism in ITSKes Muhammadiyah Selong East Lombok, West Nusa Tenggara. This activity partnered with BNPT, FKPT and ITSKes Muhammadiyah Selong by presenting participants from young figures from various backgrounds at ITSKes Muhammadiyah Selong. This activity uses a service learning approach with training, interactive dialog, and workshop methods. Evaluation and reflection were conducted through questionnaires. The results of this community service show positive results, where the youth have a strong awareness of the threat of radical terrorism. Through this activity they know the existence of radical terrorism networks in the world, Indonesia, and especially in NTB, and can strengthen resilience to face these threats. Keywords: resilience; radical; terrorism; hard approach; soft approach.
Pendampingan desain masterplan pengembangan masjid Nurul Huda dusun Mentokan, desa Darek kabupaten Lombok Tengah Hafiz Hamdani; Ahmad Zarkasi; Aji Syailendra Ubaidillah; Sukuryadi Sukuryadi; Lalu Lunk Ryanata Putra; Serdian Eska Cahya; Ahmad Taufiq Hidayat
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.26441

Abstract

AbstrakMasjid merupakan tempat ibadah yang juga berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan. Dalam konteks Masjid Nurul Huda di Dusun Mentokan, Desa Darek, Kabupaten Lombok Tengah, terdapat kebutuhan untuk pengembangan fasilitas akibat meningkatnya jumlah penduduk dan kondisi bangunan yang sudah tua. Tim pengabdian dari Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah melakukan pendampingan desain masterplan untuk merespons kebutuhan tersebut. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data, analisis kebutuhan, dan perancangan konsep, dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan ruang multifungsi untuk kegiatan pendidikan dan sosial. Selain itu, masterplan yang dihasilkan juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan dengan memanfaatkan sumber daya secara efisien. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan terbukti meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap masjid, sehingga diharapkan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan yang bermanfaat bagi komunitas. Kata kunci: masjid; pengabdian kepada masyarakat; masterplane. AbstractMosques are places of worship that also function as centers for social and educational activities. In the context of the Nurul Huda Mosque in Mentokan Hamlet, Darek Village, Central Lombok Regency, there is a need for the development of facilities due to the increasing population and the condition of the old building. The service team from the Civil Engineering Study Program, University of Muhammadiyah assisted in the design of a master plan to respond to these needs. The methodology used includes data collection, needs analysis, and concept design, by involving the community at every stage. The results show that the community wants a multifunctional space for educational and social activities. In addition, the resulting masterplan also considers sustainability aspects by utilizing resources efficiently. Community participation in planning has been proven to increase the sense of ownership and responsibility for the mosque, so it is hoped that the mosque will not only function as a place of worship, but also as a center of activities that are beneficial to the community. Keywords: mosque; community service; masterplane.
PENDEKATAN PENGELOLAAN SAMPAH TPA REGIONAL KEBONG KONGOK Sukuryadi Sukuryadi; Lalu Mokh Reza Anshari; Putu Eka Gunadi; Harry Irawan Johari; Ibrahim Ibrahim; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Mas'ad Mas'ad; Muhammad Sabri; Palahuddin Palahuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.21004

Abstract

ABSTRAKPermasalahan sampah merupakan permasalahan yang banyak melibatkan berbagai pihak dalam pengelolaannya terutama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Salah satu langkah dalam melakukan pengelolaan sampah adalah dengan melakukan identifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi pihak pengelola bersama masyarakat sekitar TPA.  Oleh karena itu, Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok di Desa Sukamakmur, Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode observasi dan wawancara di lokasi TPA. Kegiatan ini banyak melibatkan berbagai pihak terutama pihak pengelola TPA bersama masyarakat sekitar. Berdasarkan kegiatan iniditemukan bahwa distribusi sampah di TPA ini tidak merata, dengan adanya titik-titik kritis dan zona penumpukan sampah yang memerlukan perhatian khusus. Infrastruktur pengelolaan sampah yang terbatas, seperti fasilitas pemrosesan yang kurang, juga menjadi hambatan utama. Dampak lingkungan dan sosial ekonomi dari TPA ini belum sepenuhnya tergambarkan secara rinci, namun ada indikasi dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat sekitar. Partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah masih rendah, dipengaruhi oleh persepsi negatif terhadap sampah dan ketidakpastian terkait manfaat partisipasi. Sebagai solusi, edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi. Penyesuaian program dengan konteks lokal dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan inovatif juga diusulkan. Kata kunci: pengelolaan sampah; tempat pembuangan akhir; analisis data spasial ABSTRACTThe waste problem is a problem that involves many parties in its management, especially at final disposal sites (TPA). One of the steps in managing waste is to identify various problems faced by the management together with the community around the landfill. Therefore, this Community Service Activity aims to identify the challenges of waste management at the Kebon Kongok Regional Final Disposal Site (TPA) in Sukamakmur Village, West Lombok. The method used in this activity is the method of observation and interviews at the landfill location. This activity involves many parties, especially the landfill management and the surrounding community. Based on these activities was found that waste distribution in this landfill is uneven, with critical points and zones of waste accumulation requiring special attention. Limited waste management infrastructure, such as insufficient processing facilities, also poses a major obstacle. The environmental and socio-economic impacts of this landfill have not been fully detailed, but there are indications of socio-economic effects on the surrounding community. Community participation in waste management programs is low, influenced by negative perceptions of waste and uncertainty about the benefits of participation. As a solution, community education and awareness are key to increasing participation. Adjusting programs to local contexts and empowering communities through innovative approaches are also proposed. Keywords: waste management; landfill; spatial data analysis
Pendampingan pengelolaan desa wisata berkelanjutan berbasis masyarakat di dusun Sade Rambitan Lombok Tengah Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Harry Irawan Johari; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Fatuh Rahman; Fatman Nurjan; Nurudin Nurudin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23661

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan pendampingan pengeloaan wisata berkelanjutan berbasis masyarakat melalui pendekatan modal sosial yang terus tumbuh, berkembang, dinamis, berlanjut serta elemen dan pengaruhnya bagi masyarakat  Dusun Sade Rambitan. Kaitan dengan manfaat yg diperoleh dalam upaya mendampingi masyarakat lokal yang memiliki minat, memberikan kontrol lebih besar dalam proses sosial untuk mewujudkan kesejahteraan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk merumuskan dan merekomendasikan upaya berkelanjutan dalam pengelolaan desa wisata berbasis masyarakat di dusun Sade Rambitan Lombok Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan secara partisipatif (Participatory Rapid Assessment). Adapun hasil yang diperoleh dalam pendampingan pengelolaan desa wisata berkelanjutan adalah diperlukan peningkatan kerjasama antar pemerintah daerah dan perguruan tinggi, pengelola desa wisata serta mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menghasilkan berbagai atraksi wisata yang lebih unik yang dapat meningkatkan daya daya tarik wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Disamping itu juga diperlukan penguatan individu dan kelompok pengelola wisata untuk lebih memperhatikan aspek daya dukung berkelanjutan desa wisata adat. Kata kunci: pengelolaan wisata; berkelanjutan; masyarakat sade; lombok tengah Abstract This service activity is a community-based sustainable tourism management assistance activity through a social capital approach that continues to grow, develop, dynamic, sustain and its elements and influence on the people of Sade Rambitan Hamlet. The connection with the benefits obtained in efforts to accompany local communities who have interests, provides greater control in the social process to realize prosperity. The aim of this activity is to formulate and recommend sustainable efforts in managing community-based tourism villages in Sade Rambitan hamlet, Central Lombok regency. The approach used in this service activity is carried out in a participatory manner (Participatory Rapid Assessment). The results obtained in assisting sustainable tourism village management are that it requires increased cooperation between local governments and universities, tourism village managers and encouraging active community participation to produce various more unique tourist attractions that can increase the attractiveness of tourists for both domestic and foreign tourists. Apart from that, it is also necessary to strengthen individuals and groups of tourism managers to pay more attention to aspects of the sustainable carrying capacity of traditional tourism villages. Keywords: tourism management ,sustainable, sade society, central lombok
Pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengelolaan sampah di ITDC Mandalika untuk keberlanjutan ekosistem pariwisata Nurul Isnaeni Rahmat; Harlinda Asdiani; Abdul Azizul Ghaffar; Sabri Sabri; Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Harry Irawan Johari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29939

Abstract

Abstrak Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikelola oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Namun, peningkatan jumlah wisatawan di kawasan ini juga menimbulkan permasalahan lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis peran ITDC dalam pengelolaan sampah di kawasan Mandalika serta mengevaluasi tantangan dan peluang dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode yang digunakan melalui wawancara dengan pihak ITDC untuk memperoleh data mengenai kebijakan, implementasi, serta kendala dalam pengelolaan sampah di kawasan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa meskipun ITDC telah menerapkan berbagai kebijakan dan program dalam pengelolaan sampah, masih terdapat tantangan dalam hal infrastruktur, kesadaran masyarakat, serta koordinasi dengan pihak terkait. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan strategi yang melibatkan edukasi dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan infrastruktur pengelolaan sampah, penerapan konsep ekonomi sirkular, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan implementasi yang tepat, diharapkan kawasan Mandalika dapat menjadi destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan. Kata kunci: ekonomi sirkular; ITDC Mandalika; pariwisata berkelanjutan; pemberdayaan masyarakat; pengelolaan sampah Abstract The Mandalika Special Economic Zone (SEZ), managed by the Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), is one of Indonesia's premier tourist destinations. However, the increasing number of tourists in this area has also led to environmental issues, particularly in waste management. This initiative aims to analyze ITDC's role in waste management within the Mandalika area and evaluate the challenges and opportunities in establishing a sustainable waste management system. The method used involves conducting interviews with ITDC representatives to gather data on policies, implementation, and obstacles related to waste management in the area. The results indicate that although ITDC has implemented various policies and programs for waste management, challenges persist in terms of infrastructure, public awareness, and coordination with relevant stakeholders. To address these issues, strategies such as community education and empowerment, enhancement of waste management infrastructure, the application of circular economy principles, and collaboration with multiple stakeholders are necessary. With proper implementation, the Mandalika area is expected to become a clean, comfortable, and sustainable tourist destination. Keywords: circular economy; community empowerment; ITDC Mandalika; sustainable tourism; waste management.
Co-Authors -, Ibrahim - -, Mintasrihardi - Abdul Azizul Ghaffar Abdul Hafiz Abdul Wahab Adi Gunawan Adi Gunawan, Adi Adi Wijaya Adiansyah, Joni Adryan Fitrayudha Agum Muladi Agung Pramunarti Agus Herianto Agus Kurniawan Ahmad Kutbi Rais Ahmad Taufiq Hidayat Ahmad Zarkasi Ahmad Zarkasi Akbar, Ilham M Alfian Pujian Hadi Anshari, Lalu Mokh Reza Arif Arif Arif Arif Arif Arif Arif Wijaya Ariyanto Ariyanto Aryan Perdana Putra Asdiani, Harlinda Ashari, Daharanindra Pradina Arich Bambang Semedi Burhanuddin Burhanuddin Deviana Mayasari Eka Fitriani Erwin Erwin Fariyadin, M. Ruslin Anwar, Indradi Wijatmiko, Adiman Fathul Rakhman Fatimaturrahmi Fatimaturrahmi Fatma Wulandari Fatman Nurjan Fatman Nurjan Fatuh Rahman Fifiarna Fifiarna Gunadi, Putu Eka Hafiz Hamdani Hafiz Hamdani Hafiz, Abdul Harlinda Asdiani Harry Irawan Johari Harry Irawan Johari Haryawan Haryawan Hesti, Dhita Eka Hirsan, Fariz Primadi Ibrahim Ibrahim Ali Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Idhar, Idhar Irma Setiawan, Irma Jannah, Putri Miftahul Johari, Harry Johari, Harry Irawan Joni Safaat Adiansyah Junaidi Am Junaidin Junaidin Junaidin, Junaidin Kamaluddin Kamaluddin Khaerul Anam Khosi'ah Khosi'ah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah, Khosiah Kuniawati, Ety Kutbi Rais, Ahmad Lalu Lunk Ryanata Putra Lalu Mokh Reza Anshari M. Saleh M. Sobry Mahsup Mahsup Mahsup, Mahsup Mardiyah Hayati Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad, Mas'ad Mas,ad, Mas,ad Mas’ad, Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Matrani, Bedy Matrani, Bedy Fara Aga Mimit - Primyastanto Mimit Primyastanto Mintasrihardi, Mintasrihardi mohammad faisal Muhamad Alfin Tarmizi Muhamad Alfin Tarmizi Muhammad Basir Muhammad Khalis Ilmi Muhammad Nizaar Muhammad Sabri Muladi, Agum Muliatiningsih Muliatiningsih Najamudin Najamudin Nuddin Harahab Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Nurhayati Nurin Rochayati Nurjan, Fatman Nurudin Nurudin Nurul Hidayati Nurul Huda Nurul isnaeni Rahmat Nuryaddin, Ari Palahuddin Palahuddin, Palahuddin Parlendo, Ihjan Pramita Hesti, Dhita Eka Puteri Samengasbumi, Ringgi Putra, Aryan Perdana Putri, Lulu Luciana Putu Eka Gunadi Rahman, Fatuh Rahmat, Nurul isnaeni Rais, Ahmad Kutbi Ramadhan Hidayat, Ari Ravinesh Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Rezi, Lalu Septiya Fahmi Sabri Sabri Serdian Eska Cahya Sinta Muhardini Sintayana Muhardini Sirajudin Sirajudin Siti Hasanah Siti Sanisah Sri Rejeki Surya Hadi Swahip, Swahip Tarmizi, Muhamad Alfin Taufiqurrahman Taufiqurrahman Toyyib, Mukhtar Ubaidillah, Aji Syailendra Wiwit Bayu Adi Wiwit Bayu Adi Yulianto Suteja Yuniarman, Ardi Yusron Saudi Yusron Saudi Zaenudin Zaenudin Zulhiani, Dyasti