Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness of Palu Mayor Regulation Number 19 of 2020 concerning the Implementation of Discipline and Law Enforcement of Health Protocols as an Effort to Prevent and Control Covid 19 in Palu City Ismulail, Andi Muhammad Rifqi; Gobel, Fatmah Afrianty; Arman, Arman; Multazam, Andi Muhammad; Alwi, Muhammad Kidri; Ahri, Reza Aril
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i1.1510

Abstract

Background: The Increasing Cases of the Covid 19 Pandemic to Indonesia, As a form of emergency response, the Palu City Government of Central Sulawesi Province stipulated Palu Mayor Regulation number 19 of 2020 concerning the implementation of discipline and law enforcement of health protocols as an effort to prevent and control corona virus disease 2019. The purpose of this study is to Analyze in Depth the Effectiveness of Palu Mayor Regulation Number 19 of 2020 concerning the Implementation of Discipline and Law Enforcement of Health Protocols as an Effort to Prevent and Control Covid 19 in Palu City based on input, process and output factors. Method: This study used qualitative design, informants came from the Health office, and the people of Palu City. Data collection was conducted through observation, in-depth interviews and document review. The informants in this study were the Head of the Legal Section and the Head of the Health Promotion Section of the Health Office and the community of Palu City, Central Sulawesi Province. Results: BBased on input factors, including socialization and participation, funding, the target of law enforcement of health protocols has run well, then process factors such as the implementation of health protocols and sanctions, monitoring and evaluation, coaching and supervision then output factors such as implementing and complying with health protocols are still not running optimally. Conclusion: Inputs, processes and outputs do not run in accordance with Palu Mayor Regulation Number 19 of 2020 because they are less firm and binding and coercive in the field and there are still communities, both individuals and business actors, who violate rules related to the implementation of discipline and law enforcement of health protocols. The suggestion is to be more assertive and remain consistent in providing education and awareness to the public in implementing health protocols, especially in the city of Palu.
Strategi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Beerencana Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Mengikuti Program Keluarga Berencana di Kota Makassar: Strategy of the Office of Population Control and Family Planning to Increase Community Participation in the Family Planning Program in Makassar City Susilawati, Susilawati; Multazam, Andi Muhammad; Haeruddin, Haeruddin; Ahri, Reza Aril; Kurnaesih, Een; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i1.1521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis strategi Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana terhadap penguatan keterlibatan masyarakat dalam program KB Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif karena penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif murni, yaitu penulis ingin mendeskripsikan dan menganalisis pendekatan pengendalian penduduk dan pelayanan KB untuk penguatan keterlibatan masyarakat dalam program KB di Kota Makassar. Wawancara, observasi, dan telaah dokumen merupakan metode pengumpulan data. Peneliti mewawancarai kepala dinas, kepala bagian pengendalian, dan kepala subbagian kependudukan dan keluarga berencana di Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana Kota Makassar di Provinsi Sulawesi, serta ibu-ibu yang telah mengadopsi KB. Prosedur pengolahan dan analisis data adalah analisis kualitatif yang terdiri dari lima tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perumusan kebijakan menggambarkan bahwa derajat perumusan sudah dilakukan dengan baik setiap tahunnya, (2) Implementasi program, khususnya a. aspek sosialisasi, menurut temuan penelitian yang berkaitan dengan teori strategi, dilihat dari dimensi pelaksanaan sosialisasi, peningkatan keterlibatan masyarakat dalam program KB tampaknya cukup efektif jika diukur dari jumlah peserta yang terlibat dalam KB aktif, b. pengendalian penduduk, dan Sesuai dengan temuan penelitian terdahulu, pemasangan program pengendalian dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program KB. 3. Evaluasi dan Pengawasan Dalam hal evaluasi dan pemantauan keterlibatan masyarakat dalam program KB, statistik menunjukkan relatif tinggi, dengan rata-rata 68% menggunakan KB dan sisanya 32% tidak menggunakan KB.
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Memilih Layanan Kesehatan pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa: The Influence of Marketing Mix on the Decision to Choose Health Services for Outpatients at Sheikh Yusuf Hospital, Gowa Regency Rahmawati, Rahmawati; Samsualam, Samsualam; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1599

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Bauran pemasaran didefinisikan sebagai salah satu konsep umum (taktik) yang dikembangkan dalam pemasaran. Elemen yang menyusun bauran pemasaran adalah elemen yang bisa dikendalikan, yaitu dapat dipergunakan oleh rumah sakit untuk mempengaruhi reaksi para pasien. Elemen bauran pemasaran adalah layanan, tarif, lokasi, penyebaran informasi, petugas kesehatan/paramedis, mutu layanan, sarana dan prasarana. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 200 pasien. Pengumpulan Data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Pengolahan data dalam penelitian ini akan diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil: Tidak terdapat pengaruh layanan yaitu p-value 0,209 (p > 0,05), terdapat pengaruh tarif yaitu p-value 0,000 (p < 0,05), terdapat pengaruh lokasi yaitu p-value 0,001 (p < 0,05), terdapat pengaruh penyebaran informasi yaitu p-value 0,012 (p<0,05), terdapat pengaruh petugas kesehatan/paramedis yaitu p-value 0,000 (p < 0,05), terdapat pengaruh mutu layanan yaitu p-value 0,000 (p < 0,05) dan berpengaruh secara parsial nilai Exp(B)/Odd Ratio sebesar 9,761 dan p-value 0,000 (<0,05), terdapat pengaruh sarana dan prasarana yaitu p-value 0,000 (p < 0,05) terhadap keputusan pasien dalam memilih jasa pada instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh product (jenis layanan) terhadap keputusan pasien dalam memilih jasa pada instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Terdapat pengaruh price (tarif), place (lokasi), promotion (penyebaran informasi), people (petugas kesehatan/paramedis), process (mutu layanan), physical evidence (sarana dan prasarana) serta terdapat pengaruh dominan atau berpengaruh secara parsial yaitu mutu layanan terhadap keputusan pasien dalam memilih jasa pada instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. ABSTRACT Background: One of the broad ideas (tactics) created in marketing is called the marketing mix. The components of the marketing mix are those that the hospital can control, meaning it can utilize them to affect how patients respond. Services, pricing, location, information sharing, paramedics and health professionals, service quality, infrastructure, and buildings are all components of the marketing mix. Method: This type of research is quantitative research with a cross sectional design. The population in this study were 200 patients. Data collection in this study was obtained from primary data and secondary data. Data processing in this study will be processed using the SPSS program. Results: There is no effect of service, namely p-value 0.209 (p> 0.05), there is an effect of tariffs, namely p-value 0.000 (p < 0.05), there is an effect of location, namely p-value 0.001 (p < 0.05), there is an effect of information dissemination, namely p-value 0.012 (p < 0.05), there is an effect of health workers / paramedics, namely p-value 0.000 (p < 0.05), There is an effect of service quality, namely p-value 0.000 (p < 0.05) and partially influences the Exp (B) / Odd Ratio value of 9.761 and p-value 0.000 (<0.05), there is an influence of facilities and infrastructure, namely p-value 0.000 (p < 0.05) on patient decisions in choosing services at outpatient installations at theyekh Yusuf Regional General Hospital, Gowa Regency. Conclusion: There is no effect of product (type of service) on patient decisions in choosing services at outpatient installations at theyekh Yusuf Regional General Hospital, Gowa Regency. There is an influence of price (tariff), place (location), promotion (information dissemination), people (health workers / paramedics), process (service quality), physical evidence (facilities and infrastructure) and there is a dominant influence or partial effect, namely the quality of service on patient decisions in choosing services at outpatient installations at theyekh Yusuf Regional General Hospital, Gowa Regency the Regional General Hospital Sheikh Yusuf Gowa Regency.
Analisis Implementasi Continuous Quality Improvement dalam Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RSUD dr. La Palaloi: Analysis of the Implementation of Continuous Quality Improvement in Infection Prevention and Control at dr. La Palaloi Hospital Karmidah, Nur; Amelia, Andi Rizki; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1607

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pencegahan dan pengendalian HAIs merupakan pelayanan yang wajib diselenggarakan oleh rumah sakit. Budaya masyarakat Indonesia berinteraksi dengan pasien tidak hanya tenaga kesehatan, namun juga keluarga sebagai penjaga pasien. Untuk itu program pencegahan pengendalian infeksi seharusnya tidak hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan namun juga oleh keluarga atau penjaga pasien di tempat pelayanan kesehatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripstif korelasi dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel dengan Purposive Sampling sebanyak 54 responden. Analisis data menggunakan perhitungan analisis koefisien korelasi pearson. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh implementasi continuous quality improvement personal hygiene dalam program pencegahan dan pengendalian infeksi (Pvalue0,003); terdapat pengaruh implementasi continuous quality improvement luka tidak terawat dalam program pencegahan dan pengendalian infeksi (Pvalue0,001); dan terdapat pengaruh implementasi continuous quality improvement perawatan luka dalam program pencegahan dan pengendalian infeksi (Pvalue0,005). Kesimpulan: Disarankan untuk meningkatkan pengetahuan perawat pelaksana mengenai pencegahan HAI dengan melaksanakan kegiatan seminar, workshop dan pelatihan mengenai pencegahan infeksi serta meningkatkan kegiatan supervisi ke ruangan rawat inap agar perawat pelaksana tidak lalai dalam tindakan keperawatan pencegahan HAI. ABSTRACT Background: Prevention and control of HAIs is a service that must be provided by hospitals. The Indonesian culture of interacting with patients is not only health workers, but also families as patient guardians. For this reason, infection control prevention programs should not only be carried out by health workers but also by the patient's family or guardians in health care settings. Method: This type of research is descriptive correlation research using a cross-sectional research design. Samples were taken using Purposive Sampling as many as 54 respondents. Data analysis uses Pearson correlation coefficient analysis. Results: The results of the study showed that there was an effect of implementing continuous quality improvement personal hygiene in the infection prevention and control program (Pvalue0.003); there is an effect of implementing continuous quality improvement on untreated wounds in the infection prevention and control program (Pvalue0.001); and there is an influence of the implementation of continuous quality improvement in wound care in the infection prevention and control program (Pvalue0.005). Conclusion: It is recommended to increase the knowledge of implementing nurses regarding HAI prevention by carrying out seminars, workshops and training activities regarding infection prevention as well as increasing supervision activities in inpatient rooms so that implementing nurses are not negligent in HAI prevention nursing actions.
Pengaruh Kebisingan Terhadap Gangguan Auditori dan Non Auditori pada Karyawan PT PLN Persero Halmahera Barat: The Effect of Noise on Auditory and Non-Auditory Disorders in Employees of PT PLN Persero West Halmahera Amalyah, Eka Rizka; Fachrin, Suharni A.; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1615

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Gangguan pendengaran akibat bising mengacu pada penurunan sensitivitas terhadap bunyi dari yang ringan sampai berat tergantung pada tingkat kerusakan sel pada satu maupun kedua telinga. Hilangnya daya dengar terjadi secara bertahap. Pekerja seringkali tidak menyadari hal tersebut dan mengabaikan gangguan yang dialami sehingga ketulian sementara dapat berakumulasi menjadi ketulian menetap. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebisingan terhadap gangguan auditori dan non auditori karyawan PT PLN Persero Halmahera Barat. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan cross sectional study yang dimaksudkan untuk mengetahui dinamika pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen. Sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 103 responden yaitu karyawan yang bekerja di PT. PLN Perseor Halmahera Barat dan Karyawan yang berdampak langsung terhadap kebisingan yang terjadi perusahaan. Teknik pengumpulan data terdiri observasi, kuisioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi untuk mengetahui pengaruh kebisingan terhadap dampak yang ditimbulkan sesuai dengan variabel yang telah ditentukan. Hasil: Menunjukkan bahwa uji statistic chi-square diperoleh nilai P Value= 0.000 (P<0.05) maka Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh kebisingan secara parsial terhadap gangguan pendengaran, komunikasi, psikologis, gangguan produktivitas kerja dan fisiologis pada Karyawan PT. PLN Persero Halmahera Barat. Kesimpulan: Ada pengaruh kebisingan terhadap gangguan pendengaran, gangguan komunikasi, gangguan psikologis, gangguan produktivitas, dan gangguan fisiologis pada Karyawan PT. PLN Persero Halmahera Barat. ABSTRACT Background: Noise-induced hearing loss refers to a decrease in sensitivity to sound from mild to severe depending on the level of cell damage in one or both ears. Hearing loss occurs gradually. Workers often do not realize this and ignore the disturbances they experience so that temporary deafness can accumulate into permanent deafness. Objective: This research aims to analyze the effect of noise on auditory and non-auditory disturbances of PT PLN Persero West Halmahera employees. Method: The type of research used is a cross sectional study approach which is intended to determine the dynamics of the influence between the independent variable and the dependent variable. The sample in this research was 103 respondents, namely employees who worked at PT. PLN Perseor West Halmahera and employees who have a direct impact on the noise that occurs at the company. Data collection techniques consist of observation, questionnaires and documentation. The data analysis technique uses a regression test to determine the effect of noise on the impacts caused by predetermined variables. Results: Show that the the chi-square statistical test obtained a P value = 0.000 (P<0.05), so Ha was accepted and H0 was rejected, which means that there is a partial influence of noise on hearing, communication, psychological disorders, work productivity and physiological disorders in PT employees. PLN Persero West Halmahera. Conclusion: There is an effect of noise on hearing loss, communication disorders, psychological disorders, productivity disorders, and physiological disorders in employees of PT PLN Persero West Halmahera.
Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta Kusbaryanto, Kusbaryanto; Gobel, Fatmah Afrianty; Listiowati, Ekorini; Rosyida, Aisyah
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 11, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/j-kesmas.v11i1.8972

Abstract

Urinary tract infection is an infectious disease that is common in society and brings many disadvantages, including longer treatment and more expensive treatment costs. This study aimed to analyze the prevalence and risk factors for Urinary Tract Infections (UTI) at Hospital, Yogyakarta. The research design is an analytical observational study using a cross-sectional design. The samples in this study were patients diagnosed with Urinary Tract Infection at the hospital. Sample selection method Sampling was carried out by consecutive sampling. Retrieval of data from patient data stored in medical records. Ethics permit from PKU Muhammadiyah Gamping Hospital with number: 053/KEP-PKU/III/2023. The prevalence of UTI during the 2 years of data collection was 65 people, with details of 16 men and 49 women. There is a relationship between length of stay and the incidence of UTI with p = 0.019 and OR = 2.56, there is a relationship between age and UTI with p = 0.001 and OR = 7.113 and there is a relationship between gender and UTI with p = 0.001 and OR = 4,136. The effect of length of treatment, age, and gender on the incidence of UTI was 31.4%. The incidence of UTI was 65 cases. Factors that influence the incidence of UTI are length of stay, age, and gender with a p-value of 31.4%. The study concluded that length of stay, age, and gender significantly influence the incidence of Urinary Tract Infections at Hospital, Yogyakarta, with these factors accounting for 31.4% of the variance in UTI cases.
PENGARUH GERAKAN SHALAT DHUHA DAN GERAKAN CALF RAISE TERHADAP FLEKSIBILITAS MUSCULUS GASTROCNEMIUS PADA USIA PRODUKTIF Jufri, Sabri; Masriadi, Masriadi; Gobel, Fatmah Afrianty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26128

Abstract

Cedera otot betis (musculus gastrocnemius) biasanya terjadi ketika seseorang tiba-tiba menggerakkan otot betis secara berlebihan setelah beridam diri dengan waktu yang cukup lama atau dengan lompatan yang jauh. Hal ini dikarenakan adanya ketegangan otot betis yang tidak fleksi (lentur). Otot betis yang tertarik parah dapat menyebabkan robekan sebagian atau bahkan seluruhnya. Otot betis yang robek parah memerlukan pembedahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gerakan shalat dhuha dan calf raise terhadap fleksibilitas musculus gastrocnemius pada usia produktif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan one group design pretest-postest  terhadap pengaruh gerakan shalat dhuha dan gerakan calf raise pada usia produktif, dan masing-masing kelompok dilakukan intervensi selama 7 hari, dengan jumlah total responden sebanyak 44 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling yaitu Teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu sesuai yang dikehendaki peneliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan fleksibilitas musculus gastocnemius setelah pemberian intervensi shalat dhuha 2 rakaat (p 0,00 < 0,05), ada pengaruh yang signifikan setelah pemberian intervensi gerakan calf raise  (p 0,00 < 0,05). Kesimpulannya: dengan demikian pengaruh shalat dhuha dan gerakan calf raise dapat meningkatkan fleksibilitas otot betis sehingga risiko cedera dan rasa nyeri pada otot betis (musculus gastrocnemius) dapat diminimalisir.
Gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin Sinovac Pada Siswa di SMA Negeri 7 Luwu Utara Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara S. Nur Fauziyah Masse; Fatmah Afrianty Gobel; Hasriwiani Habo Abbas; Muhammad Khidri Alwi; Mansur Sididi; Masse, S. Nur Fauziyah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.762

Abstract

Keefektivitasan vaksin dalam mengurangi angka morbiditas serta mortalitas penduduk, yang ditunjukkan dengan semakin menurunnya kasus COVID-19. Reaksi dari vaksinasi juga tidak dapat dipungkiri, biasa juga disebut KIPI atau kejadian ikutan pasca imunisasi.  Berdasarkan data bulan Februari 2022 di SMA Negeri 7 Lutra, beberapa siswa yang telah melakukan vaksinasidosis 1 sekitar 30,35% mengeluhkan gejala KIPI. Untuk itu penting dilakukan penelitian untuk mengetahui gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang muncul setelah melakukan vaksinasi sinovac, khususnya pada remaja siswa SMA Negeri 7 Lutra.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu purpossive sampling, sampel 221 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan analisis deskriptif. Dari hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden tingkat kejadian KIPI mencapai 71,5%. Mayoritas kelas XI MIPA 1 sebanyak 33 siswa (14,9%). Didominasi oleh siswa berumur 16 tahun sebanyak 99 siswa (44,8%). Kebanyakan adalah perempuan sebanyak 121 siswa (54,8%). Dengan status vaksinasi 100% z ke-2. Sedangkan hasil analisis data variabel pengetahuan responden kategori baik sebesar 88,2%. Dari variabel sikap kategori baik sebesar 89,6%. Variabel tindakankategori baik sebesar 76,5%. Variabel gejala KIPI vaksin sinovac gejala paling banyak pada rasa lelah dan sakit kepala sebanyak 69,7%. Kesimpulan dari penelitian ini, tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, tindakan yang baik terhadap terjadinya KIPI pada siswa SMA Negeri 7 Lutra. Namun gejala KIPI vaksin sinovac yaitu rasa lelah dan sakit kepala banyak dialami oleh responden yaitu sebanyak 69,7%. Penelitian lebih lanjut juga dibutuhkan untuk lebih memahami KIPI vaksi sinovac, bukan hanya dari jenis vaksin sinovac, namun vaksin jenis lainnya.
Distribusi Spasial Faktor Determinan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Hasbi, A.Muhammad Fikri Zainul; Fatmah Afrianty Gobel; Ulfa Sulaeman
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.790

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh basil Mycrobacterium tuberculosis yang masuk kedalam tubuh dengan gejala batuk yang berlangsung selama 2 minggu, yang dikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, dan badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, berkeringat pada malam hari tanpa adanya kegiatan fisik dan demam meriang selama satu bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi spasial faktor determinan dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan system informasi geografis yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena yang ditemukan berupa faktor determinan atau masalah kesehatan yang kemudian akan dipetakan menggunakam peta distribusi spasial dengan aplikasi ArcMap 10.8. Populalsi dalam penelitan adalah seluruh penderita Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi yang berjumlah 106 orang dengan menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan suhu, kelembaban dan pencahayaan pada rumah responden penderita TB paru termasuk dalam kategori tidak memenuhi syarat. Penelitian ini menyarankan kepada untuk meningkatkan penanggulangan penyakit Tuberkulosis Paru, serta meningkatkan promosi PHBS dan menjaga lingkungan agar tetap sehat, dan melakukan penyuluhan.
Faktor Risiko Kejadian COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Djemma Masamba Fitriani, Aisyah Al; Fatmah Afrianty Gobel; Mansur Sididi; Nur Ulmy Mahmud; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.818

Abstract

Coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Pada tangggal 4 april 2020, WHO melaporkan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 1.056.157 orang dengan jumlah kematian 57.130 orang. Tujuan penelitian ini secara umum yaitu untuk mengetahui faktor risiko kejadian COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Djemma Masamba Tahun 2021. Jenis penelitian kualitatif dengan metode Case Control Study. Rancangan penelitian ini dilakukan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi kelompkok kasus (penderita COVID-19) kemudian dilihat secara retrospektif ada atau tidaknya faktor risiko yang diduga berperan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebesar 352 responden. Dari perhitungan leweshow dengan perbandingan 1:3 yang terdiri dari jumlah kasus sebanyak 88 orang dan kontrol sebanyak 264 orang. Ada ini dianalisis dalam analisis univariat, analisis bivariat dengan uji kolerasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia merupakan fakor protektif kejadian COVID-19 di RSUD Andi Djemma Masamba (OR=0.614; 95%CI=0.312-1.210), jenis kelamin merupakan fakor protektif kejadian COVID-19 di RSUD Andi Djemma Masamba (OR=0.463; 95%CI=0.282-0.760), gejala klinis merupakan fakor protektif kejadian COVID-19 di RSUD Andi Djemma Masamba (OR=0.020; 95%CI=0.119-0.808), dan komornid yang merupakan fakor protektif kejadian COVID-19 di RSUD Andi Djemma Masamba (OR=0.945; 95% CI=0.553-1.616). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor usia, jenis kelamin, gejala klinis dan penyakit penyerta (komorbid) merupakan faktor protektif terhadap kejadian COVID-19. Sebagai saran dalam penelitian ini diharapkan bagi masyarakat yang memiliki komorbid diharapkan dapat mengendalikan komorbidnya mengingat komorbid merupakan salah satu faktor yang dapat memperparah kejadian COVID-19.
Co-Authors A. Mansur Solulipu A. Maulana Petta Lolo A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia AP Ahri, Reza Aril Ahyar AS akhiri saleh, muji rahayu Alfiah Aqira M Alfiah Aqira M. Alfian S. Abas Alfina Baharuddin Alwi, Muhammad Khidri Alwi, Muhammad Kidri Amalya, Eka Rizka Amalyah, Eka Rizka Amelia, Andi Rizki Amran Razak Amri, Ambarwati Ana, Jusriana Anas, Novitha Sri Andaresta, Ayu Andi Arni Astuti Andi Asrina Andi Asrina Andi Muh Multazam Andi Muhammad Rifqi Ismulail Andi Multazam Andi Nurlinda Anggita Putri Kharie Angriani, Vammy AP, A. Rizki Amelia Arafah Arafah Ardhanary Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Aryani Ahmad Asrini Safitri Ayu Angraeni Suprianti Ayu, Azizah Reski Ray Azis, Nova lina Bagus Purbandaru Sakti Aji Basri D., Muhammad Basri, Muhammad Rizal Bayu Putra Bustan, Muh. Nadjib Chaeruddin Hasan Darlis, Idhar Dedy Atmajaya Dewi Dwiputri A., Riski Een Kurnaesih Ekorini Listiowati, Ekorini Ella Andayanie Eny Ariani Fachrin, Suharni A Fachrin, Suharni a. Fadillah Khaerunnisa Fadillah, Iin Farihah Muhsanah Fausia, Fadya Fitriani Fitriani, Aisyah Al Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Haerati Haerati Haerati haerati, haerati Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Harlisa Harpiana Rahman Hasbi, A.Muhammad Fikri Zainul Hasrini Hijrayani I Gusti Wayan Murjana Yasa Idhar Darlis Idris, Fairus Prihatin Ihwani, Nur Ikhram Hardi S Ilma Helmalia Putri Ima, Ima Inang Purwati Innah, Mutma Ismulail, Andi Muhammad Rifqi Jufri, Sabri Jumriah, Jumriah Juniarti Djumadi Jusriana Juwita Syafri Umar Kaharuddin Karmidah, Nur Karmila, Henny Kinanti, Rizka Kusbaryanto Lutfia Mutmainna Mansur Sididi Masriadi Masriadi Masriadi, Masriadi Masse, S. Nur Fauziyah Mia Riani Mudjid, Rafiqah Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhammad Nadjib Bustan Muhammad Syadat Muhammad Yunus Multazam, Andi Mursyidah Halim Baha Mustamin, Asifah Tasya Muthma Innah Nadjib Bustan Nadya, Nur Nasruddin Syam Nengsih, Anggry Yulia Ningsih, Inar Ayu Nisma Nur Ikhwani Nur Mutiara Husnah Hidayatullah BW Nur Ulmy Mahmud Nurdiana F Nahdalipa Nurfadillah Nurfardiansyah Burhanuddin Nurfitriani Nurfitriani Nurfitriani Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurlaila Tussaadah Nurmiati Muchlis Nurmiati Mukhlis Nurul Inayah Nurul Islamiyah Nurul Islamyah Nurul Ulfah Mutthalib Patmawati Puteri, Maya Astika Putri Utami, Putri Putri, Ilma Helmalia Rahmawati, Nindita Rahmawati, Rahmawati Reza Aril Ahri Riska Wahyuni Rizka Kinanti Adam Rizky Fitriyati Baharuddin Rosnaini Daga Rosyida, Aisyah Rusydi, Arni Rizqiany S. Nur Fauziyah Masse S., Ikhram Hardi Salfiah, Keke Karina Samsualam, Samsualam Sarah Sartika Satkar Umara Shamad, Muhammad Ishaq Shr, Patmawati Sitti Patimah Sri Rahayu Lestari Suharni Suharni Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sundari Sundari Suriah Suriah Suriah Suriah Suriah Susilawati, Susilawati Syafiuddin, Syamsurya Syamsu, Awaluddin Ulfa Sulaeman Yulis, Dian Meiliani Yusri Jufri Yusriani, Yusriani Yusuf, Rezky Aulia Zulfikar, Andi Muh