Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Metode Ceramah dan Media Audio Visual terhadap Perilaku Pencegahan Hipertensi pada Remaja di SMAN 5 Makassar: Effectiveness of Lecture Method and Audio Visual Media on Hypertension Prevention Behavior in Adolescents at SMAN 5 Makassar Angriani, Vammy; Gobel, Fatmah Afrianty; Mahmud, Nur Ulmy
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2099

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Hipertensi dikenal sebagai silent killer, karena tidak semua orang tahu mereka menderita penyakit ini. Kejadian hipertensi pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat, sehingga diperlukan edukasi sejak dini melalui metode yang efektif seperti ceramah dan media audio visual. Data Puskesmas Batua menjadi salah satu puskesmas dengan jumlah remaja dengan hasil deteksi dini hipertensi yang cukup tinggi di Kota Makassar yaitu sebesar 19,7% di tahun 2023 dan 16,4% di tahun 2024. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas metode ceramah dan media audio visual terhadap perilaku pencegahan hipertensi pada remaja di SMAN 5 Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi experimental. Populasi dalam penelitian berjumlah 431 dan sampel sebanyak 40 responden yang terdiri dari 20 orang kelompok metode ceramah dan 20 orang metode ceramah dengan media audio visual. Penarikan sampel dengan cara simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil: Terdapat pengaruh yang signifikan antara metode ceramah dan metode gabungan (metode ceramah dengan media audio visual) terhadap sikap (0.000), pengetahuan (0.000), dan keyakinan diri (0.000). Ada perbedaan efektifitas kelompok metode ceramah dengan metode gabungan (metode ceramah dengan media audio visual) terhadap pengetahuan (p-value= 0.036), sikap (p-value= 0.025), dan keyakinan diri (p-value= 0.046) pada siswa SMAN 5 Makassar. ABSTRACT Background: Hypertension is known as a silent killer, because not everyone knows they have this disease. The incidence of hypertension in adolescents is influenced by various factors related to an unhealthy lifestyle, so early education is needed through effective methods such as lectures and audio-visual media. Data from Batua Health Center is one of the health centers with a number of adolescents with quite high early detection results for hypertension in Makassar City, namely 19.7% in 2023 and 16.4% in 2024. Objective: To determine the effectiveness of the lecture method and audio-visual media on hypertension prevention behavior in adolescents at SMAN 5 Makassar. Method: The type of research used is quantitative research with a quasi-experimental design. The population in this study consisted of 431 individuals, with a sample of 40 respondents, 20 in the lecture method group and 20 in the lecture method with audiovisual media group. The sampling technique used was simple random sampling. The data analysis methods employed were the Wilcoxon test and the Mann-Whitney test. Results: There was a significant influence between the lecture method and the combined method (lecture method and audiovisual media) on attitudes (0.000), knowledge (0.000), and self-confidence (0.000). There was a difference in the effectiveness of the lecture method group with the combined method (lecture method and audiovisual media) on knowledge (p-value = 0.036), attitudes (p-value = 0.025), and self-confidence (p-value = 0.046) in students of SMAN 5 Makassar.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan dan Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar: Analysis of the Influence of Health Service Quality and Therapeutic Communication by Nurses on Patient Satisfaction in the Inpatient Ward of Labuang Baji Regional General Hospital, Makassar Ima, Ima; Gobel, Fatmah Afrianty; Rusydi, Arni Rizqiani
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2134

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kualitas pelayanan kesehatan merupakan aspek penting yang memengaruhi kenyamanan dan kepuasan pasien selama menjalani perawatan. Pelayanan yang baik akan membangun kepercayaan dan memberikan pengalaman positif bagi pasien di rumah sakit. Komunikasi terapeutik perawat juga berperan besar dalam membentuk hubungan emosional yang mendukung proses penyembuhan. Komunikasi yang empatik, terbuka, dan jelas membuat pasien merasa dihargai dan lebih puas terhadap layanan yang diberikan. Kedua aspek ini penting untuk dianalisis karena berkontribusi terhadap tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap. Tujuan: Untuk mengetahui analisis pengaruh Kualitas pelayanan Kesehatan dan komunikasi terapeutik perawat terhadap kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 160 pasien umum rawat inap di RSUD Labuang Baji Makassar, menggunakan teknik sampling purposive sampling, data di kumpulkan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan realibilitas serta dianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua dimensi kualitas pelayanan dan komunikasi terapeutik berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien. Dimensi patient admission memiliki nilai p = 0,019, medical service p = 0,009, overall service p = 0,044, hospital discharge p = 0,045, dan hospital social responsibility p = 0,023. Sementara itu, pada komunikasi terapeutik, tahap pra-interaksi menunjukkan nilai p = 0,025, orientasi p = 0,033, kerja p = 0,013, dan terminasi p = 0,018 terdapat hubungan yang signifikan terhadap kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar. Kesimpulan: Kualitas pelayanan kesehatan dan komunikasi terapeutik perawat berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien rawat inap. Semakin baik pelayanan dan komunikasi yang diberikan, maka semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan oleh pasien.   ABSTRACT Background: The quality of healthcare services is a crucial aspect influencing patient comfort and satisfaction during treatment. Good service builds trust and provides a positive experience for patients in the hospital. Nurses' therapeutic communication also plays a significant role in establishing emotional bonds that support the healing process. Empathetic, open, and clear communication makes patients feel valued and more satisfied with the care provided. These two aspects are important to analyze because they contribute to patient satisfaction levels in inpatient settings. Objective: This study aims to determine the analysis of the influence of the quality of health services and therapeutic communication of nurses on patient satisfaction in the inpatient ward of Labuang Baji Regional General Hospital, Makassar. Method: This study used a quantitative cross-sectional approach. The sample of 160 general inpatients at Labuang Baji Makassar Regional General Hospital was selected using a purposive sampling technique. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability and analyzed using the chi-square test and logistic regression. Results: significantly related to patient satisfaction. The patient admission dimension had a p value = 0.019, medical service p = 0.009, overall service p = 0.044, hospital discharge p = 0.045, and hospital social responsibility p = 0.023. Meanwhile, in therapeutic communication, the pre-interaction stage showed a p value = 0.025, orientation p = 0.033, work p = 0.013, and termination p = 0.018 had a significant relationship to patient satisfaction in the inpatient ward of Labuang Baji Regional Hospital, Makassar. Conclusion: The quality of healthcare services and therapeutic communication between nurses significantly influence patient satisfaction in inpatient wards. The better the service and communication provided, the higher the level of patient satisfaction.
Faktor Risiko Kejadian Covid-19 Di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Djemma Masamba Fitriani, Aisyah Al; Fatmah Afrianty Gobel; Mansur Sididi; Nur Ulmy Mahmud; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/j5ag9595

Abstract

Coronaviruses are a large family of viruses that cause mild to severe symptoms. On April 4, 2020, the WHO reported that the number of confirmed positive cases of COVID-19 was 1,056,157 people, with a death toll of 57,130 people. The purpose of this study is to determine the risk factors for the occurrence of COVID-19 at the Andi Djemma Masamba Regional General Hospital in 2021. The type of qualitative research is the case-control study method. The design of this study was carried out by first identifying the group of cases (COVID-19 sufferers) and then looking retrospectively at whether or not there are risk factors that are suspected to play a role. The sample in this study consisted of 352 respondents from Lewenshow's calculation, with a ratio of 1:3, consisting of 88 cases and 264 controls. The analysis used univariate and bivariate analyses with a chi-square correlation test. The results of this study show that age is a protective factor of the incidence of Covid-19 at Andi Djemma Masamba Hospital (OR=0.614; 95%CI=0.312-1.210), gender is a protective factor of the incidence of Covid-19 at Andi Djemma Masamba Hospital (OR=0.463; 95% CI=0.282-0.760), clinical symptoms are a protective factor of the incidence of Covid-19 at Andi Djemma Masamba Hospital (OR=0.020; 95% CI=0.119-0.808), and commobid which is a protective factor of the incidence of Covid-19 at Andi Djemma Masamba Hospital (OR=0.945; 95% CI=0.553-1). 616). The conclusion of this study shows that age, gender, clinical symptoms, and comorbidities are protective factors against the incidence of COVID-19. As a suggestion in this study, it is hoped that people with comorbidities will be able to control their comorbidities, considering that comorbidities are one of the factors that aggravate the incidence of COVID-19.
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Masamba Kabupaten Luwu Utara Amri, Ambarwati; Gobel, Fatmah Afrianty; Sumiaty, Sumiaty
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1729

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Masamba Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain Case-Control. Sampel dalam penelitian adalah 156 responden yaitu 78 kasus dan 78 kontrol dengan teknik simple random sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko terjadinya stunting pada anak balita adalah pendidikan Ibu (ρ=0,021, OR=2,486, 95%CI=1,202-5,141), pendapatan keluarga (ρ=0,001, OR=4,408, 95%CI=2,192-8,865), riwayat pemberian ASI eksklusif (ρ=0,001, OR=3,022, 95%CI=1,574-5,803), riwayat durasi pemberian ASI (ρ=0,003, OR=2,790, 95%CI=1,443-5,395), dan riwayat diare (ρ=0,003, OR=2,821, 95%CI=1,452-5,479). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pendapatan keluarga merupakan faktor risiko paling dominan terhadap kejadian stunting pada anak balita. Penelitian ini menyarankan kepada petugas kesehatan untuk melakukan pemantauan status kesehatan ibu hamil hingga anak berusia dua tahun secara rutin.
Pengaruh Hypnobirthing Terhadap Penanggulangan Nyeri Pada Masa Persalinan Di UPT Puskesmas Sukamaju Kab. Luwu Utara Tahun 2020 akhiri saleh, muji rahayu; Gobel, Fatmah Afrianty; Kurnaesih, Een
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 1 No. 1 (2020): JANUARY- JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.606 KB) | DOI: 10.52103/jahr.v1i1.103

Abstract

ABSTRAK Pembahasan: Nyeri yang timbul pada saat persalinan normal ibu primigravida mendorong menggunakan obat penawar nyeri seperti analgetik dan sedative. Salah satu metode nonfarmakologi untuk mengurangi intensitas nyeri pada masa persalinan adalah metode Hypnobirthing. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Hypnobirthing terhadap penanggulangan Nyeri pada masa persalinan ibu Primigravida di UPT Puskesmas Sukamaju. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksprimental dengan metode Quasi Eksperimen, yaitu rancangan eksperimen dengan metode observasi (Pengukuran intensitas nyeri) sebelum dan setelah perlakukan hypnobirthing dan kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling jumlah sampel kelompok intervensi (hypnobirthing) sebanyak 12 responden dan kelompok kontrol sebanyak 9 responden. Metode analisis data menggunakan analsis Univariat dan Bivariat dengan Uji T-Test.  Hasil: Hasil penelitian didapatkan rata-rata intesitas nyeri pada ibu bersalin setelah diberikan hypnobirthing mengalami penurunan sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan. Diskusi: Hasil uji statistik diperoleh ρ value sebesar 0,000 pada tingkat kesalahan  sebesar (α) 5% atau 0,05 (kepercayaan 95%) sehingga nilai ρ < α. Data tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan perlakuan hypnobirthing terhadap penanggulangan rasa nyeri pada masa persalinan. Kesimpulan: ada pengaruh Hypnobirthing terhadap penanggulangan nyeri pada persalinan di UPT Puskesmas Sukamaju Kab. Luwu  Utara.  
Ritual Pammungkara jodoh Terhadap Pernikahan Dini Di Kabupaten Jeneponto Tahun 2020 Dewi; Gobel, Fatmah Afrianty; Alwi, Muhammad Khidri; Een Kurnaesih
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 1 No. 2 (2020): JULY- DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.605 KB) | DOI: 10.52103/jahr.v1i2.132

Abstract

Latar Belakang: Ritual Pammungkara Jodoh terhadap pernikahan dini merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat dari zaman dahulu sehingga bersifat  turun temurun yang sampai sekarang masyarakat masih melakukan ritual seperti itu. Pengaruh dari budaya yang ada di Desa Maccini Baji Kabupaten Jeneponto adalah  masalah yang rumit, banyak hal yang berhubungan di sana, oleh karena itu masalah ini sangat perlu perhatian khusus oleh masyarakat yang sadar akan hal itu, karena merugikan remaja dan menghancurkan masa depan remaja, karena selepas itu remaja tersebut akan menikah di bawah umur yang secara fisiologis belum siap, tetapi karena banyak faktor yang mempengaruhi sehingga para orang tua membawa anaknya ke sanro jika sudah berumur 15 tahun, termasuk faktor budaya yang masih erat di desa  dan mereka  mempercayai sanro akan kekuatannya, ditambah lagi faktor ekonomi mereka yang kurang mampu yang hanya rata-rata mengharapkan hasil bumi pertahun, dan pendidikan rendah sehingga pengetahuan mereka kurang akan dampak dan bahayanya remaja yang melakukan  pernikahan dini tetapi masyarakat tidak paham akan hal itu, bahkan mereka menganggap dirinya sudah lepas tanggung jawab jika anak putrinya sudah menikah, kurangnya ilmu agama juga mempengaruhi terjadinya ritual pammungkara jodoh bahkan mereka membenarkan bahwa Sanro mendapatkan kekuatan karena diberikan Rahmat oleh Allah SWT. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisa Ritual Pammungkara Jodoh terhadap pernikahan dini di Kabupaten Jeneponto. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi untuk mengeksplorasi mengenai fenomena Ritual Pammungkara Jodoh terhadap pernikahan dini di Kabupaten Jeneponto melalui observasi indepeth dan interview selama penelitian berlangsung. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa banyak faktor yang mempengaruhi remaja melakukan Ritual Pammungkara Jodoh terhadap pernikahan dini  di Kabupaten Jeneponto antara lain: Pengaruh budaya yang masih kuat, tingkat ekonomi yang rendah, Pengetahuan rendah, dan kurangnya keyakinan kepada Allah SWT.    
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Desa Pa'lalakkang Kecamatan Galesong Alfian S. Abas; Gobel, Fatmah Afrianty; Arman
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 2 No. 1 (2021): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.169 KB) | DOI: 10.52103/jahr.v2i1.523

Abstract

Latar belakang: Salah satu faktor yang berperan besar dalam tumbuh kembang anak adalah gizi pada 1000 hari pertama kehidupan dimana tumbuh kembang anak memiliki peningkatan paling pesat dan gizi saat ini akan mempengaruhi pembangunan di masa depan. Salah satu masalah yang muncul akibat kekurangan gizi kronis pada 1000 hari pertama kehidupan adalah stunting. Masalah kesehatan anak yang saat ini menjadi prioritas utama yang ingin di perbaiki oleh pemerintah yaitu mengenai tumbuh kembang anak. Banyak masalah tumbuh kembang yang terjadi pada anak salah satunya adalah Stunting. Stunting merupakan sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain seusianya yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Menganalisis Faktor Risiko Kejadian Stunting pada anak balita di Desa Pa’lalakkang Kecamatan Galesong. Metode: Jenis penelitian observasional dengan rancangan studi case control dan menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita di Desa Pa’lalakkang Kecamatan Galesong. Sampel dalam penelitian adalah 88 responden yaitu 44 kasus dan 44 kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Chi-Square dengan melihat Odds Ratio (OR). Hasil: Analisis statistik menunjukan bahwa faktor risiko stunting pada anak balita adalah riwayat penyakit inpeksi (P= 0,000 ; OR= 8,33), Pendidikan ibu (P= 0,000 ; OR= 6,96) sedangkan pendapatan keluarga,merupakan faktor protektif terhadap kejadian stunting (P= 0,787 ; OR= 0,86). Kesimpulan: Riwayat penyakit inpeksi, pendidikan ibu merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian stunting pada anak balita. Anak balita dengan riwayat penyakit inpeksi lebih berisiko 8,33 kali mengalami stunting.
Proximate Levels of Dog Meat (Canis Lupus Familiaris) in Rantepao, North Toraja Regency, South Sulawesi, Indonesia Ayu, Azizah Reski Ray; Gobel, Fatmah Afrianty; Arman, Arman
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 3 No. 2 (2022): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v3i2.1223

Abstract

Background: Currently, dog meat fans are increasing, however, people do not know the dangers of consuming dog meat.Consuming dog meat has the potential to cause bacterial infectionsE. Coli, Salmonella, Anthraxso hepatitis. In addition, dog meat can increase the risk of bacterial infection by up to 20 times. Aim: The purpose of this study was to analyze the proximate levels of dog meat, analyze the determinant factors and analyze the frequency of dog meat consumption in the community. Method:This study is a laboratory study with dog meat samples from Rante Pao District, Kab. North Toraja. Results:The proximate levels carried out on dog meat found water content of 69%, ash content of 1%, fat content of 6.01%, protein content of 21.19% and carbohydrates of 2.19%. Dog meat if it is often consumed continuously will be harmful to the body because of the high water content in dog meat, where the level of microbial contamination or parasite growth is faster in meat. The determinant factor is the community in Kec. Rantepao Kab. North Toraja believes in the myth that eating dog meat can increase endurance and reduce the risk of contracting dengue fever. Conclusion: It is recommended to the public not to consume dog meat.
Analysis of the Effect of Psychosocial Factors on the Performance of Inpatient Nurses at Lasinrang Regional General Hospital, Pinrang Regency, Indonesia Syafiuddin, Syamsurya; Suharni, Suharni; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 3 No. 2 (2022): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v3i2.1451

Abstract

Background:In the last decade, occupational psychosocial factors have become a major concern in occupational health. Changes that have occurred in the labor market, increased globalization, competition, flexibility, service sector development and new forms of work organization. The increasing prevalence of occupational psychosocial factors exposure to the working population. Method:This research is an analytic observational study with a cross sectional study approach. The research sample was 147 nurses who were determined by the total sampling method. Data were collected using a questionnaire and then analyzed by logistic regression test at a confidence level of 95% (x = 0.05). Results:The results of this study obtained that there is a significant effect between workload on performance (p value = 0.815) work stress on performance, (p value 0.094) interpersonal relationship on performance, (p value 0.058), responsibility for performance (p 0.001) . The multivariate result that has the most influence on performance is responsibility, because it has the largest p value, which is 0.001. Conclusion:Responsibility is a variable that greatly affects performance. The author suggests to the hospital to pay attention to the psychosocial factors of nurses at work.
Death of Neonates Aged 0-28 days in Pangkep Regency Anas, Novitha Sri; Ahri, Reza Aril; Haeruddin, Haeruddin; Samsualam, Samsualam; Gobel, Fatmah Afrianty; Yusuf, Rezky Aulia; Muchlis, Nurmiati
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i1.1509

Abstract

Background: Nation. Neonatal mortality is an indicator to assess the degree of public health. This study was conducted toanalyze the risk factors for neonatal death aged 0-28 days in Pangkep Regency in 2022. Method: This Study is an observational study with a case control research design. The population in this study was mothers who had babies died 0-28 days and all mothers who had babies lived aged 0-28 days in Pangkep Regency. The sample number of case groups was 40 respondents and the sample number of control groups was 40 respondents with a total of 80 samples. The sampling technique in this study is a non-probability sampling method, namely Purposive Sampling. Results: This study showed that significance values (1) mothers aged < 20 and > 35 years were 5.74 times more likely to experience neonatal death than mothers aged 20-35 years (CI95% = 5.74). (2) mothers with 1-time parity and 5 deliveries were 5.16 times more likely to have neonatal death than mothers with 2-4 deliveries (CI95%= 5.16) (3) mothers with a birth distance of < 1 year were 7.85 times more likely to have neonatal death than mothers with a birth distance of > 2 years (CI95%= 7.85) (4) access to health care was not at risk of neonatal death (CI95%= 0.81) (5) mothers with knowledge who were approximately 5.57 times more likely to experience neonatal death than mothers with good knowledge (CI95%= 5.57) (6) mothers with less than 4 times more than 5.57 times more risk of neonatal death than mothers with antenatal care examination> 4 times (CI95%= 52.76) (7) Antenatal care examination is the most risk factor for neonatal death with an Odd Ratio (EXP(B)) value of 12.767. Suggestion: It is hoped that health workers together with the community will further improve pregnancy screening to prevent high mortality of neonates.
Co-Authors A. Mansur Solulipu A. Maulana Petta Lolo A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia AP Ahri, Reza Aril Ahyar AS akhiri saleh, muji rahayu Alfiah Aqira M Alfiah Aqira M. Alfian S. Abas Alfina Baharuddin Alwi, Muhammad Khidri Alwi, Muhammad Kidri Amalya, Eka Rizka Amalyah, Eka Rizka Amelia, Andi Rizki Amran Razak Amri, Ambarwati Ana, Jusriana Anas, Novitha Sri Andaresta, Ayu Andi Arni Astuti Andi Asrina Andi Asrina Andi Muh Multazam Andi Muhammad Rifqi Ismulail Andi Multazam Andi Nurlinda Anggita Putri Kharie Angriani, Vammy AP, A. Rizki Amelia Arafah Arafah Ardhanary Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Aryani Ahmad Asrini Safitri Ayu Angraeni Suprianti Ayu, Azizah Reski Ray Azis, Nova lina Bagus Purbandaru Sakti Aji Basri D., Muhammad Basri, Muhammad Rizal Bayu Putra Bustan, Muh. Nadjib Chaeruddin Hasan Darlis, Idhar Dedy Atmajaya Dewi Dwiputri A., Riski Een Kurnaesih Ekorini Listiowati, Ekorini Ella Andayanie Eny Ariani Fachrin, Suharni A Fachrin, Suharni a. Fadillah Khaerunnisa Fadillah, Iin Farihah Muhsanah Fausia, Fadya Fitriani Fitriani, Aisyah Al Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Haerati Haerati Haerati haerati, haerati Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Harlisa Harpiana Rahman Hasbi, A.Muhammad Fikri Zainul Hasrini Hijrayani I Gusti Wayan Murjana Yasa Idhar Darlis Idris, Fairus Prihatin Ihwani, Nur Ikhram Hardi S Ilma Helmalia Putri Ima, Ima Inang Purwati Innah, Mutma Ismulail, Andi Muhammad Rifqi Jufri, Sabri Jumriah, Jumriah Juniarti Djumadi Jusriana Juwita Syafri Umar Kaharuddin Karmidah, Nur Karmila, Henny Kinanti, Rizka Kusbaryanto Lutfia Mutmainna Mansur Sididi Masriadi Masriadi Masriadi, Masriadi Masse, S. Nur Fauziyah Mia Riani Mudjid, Rafiqah Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhammad Nadjib Bustan Muhammad Syadat Muhammad Yunus Multazam, Andi Mursyidah Halim Baha Mustamin, Asifah Tasya Muthma Innah Nadjib Bustan Nadya, Nur Nasruddin Syam Nengsih, Anggry Yulia Ningsih, Inar Ayu Nisma Nur Ikhwani Nur Mutiara Husnah Hidayatullah BW Nur Ulmy Mahmud Nurdiana F Nahdalipa Nurfadillah Nurfardiansyah Burhanuddin Nurfitriani Nurfitriani Nurfitriani Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurlaila Tussaadah Nurmiati Muchlis Nurmiati Mukhlis Nurul Inayah Nurul Islamiyah Nurul Islamyah Nurul Ulfah Mutthalib Patmawati Puteri, Maya Astika Putri Utami, Putri Putri, Ilma Helmalia Rahmawati, Nindita Rahmawati, Rahmawati Reza Aril Ahri Riska Wahyuni Rizka Kinanti Adam Rizky Fitriyati Baharuddin Rosnaini Daga Rosyida, Aisyah Rusydi, Arni Rizqiany S. Nur Fauziyah Masse S., Ikhram Hardi Salfiah, Keke Karina Samsualam, Samsualam Sarah Sartika Satkar Umara Shamad, Muhammad Ishaq Shr, Patmawati Sitti Patimah Sri Rahayu Lestari Suharni Suharni Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sundari Sundari Suriah Suriah Suriah Suriah Suriah Susilawati, Susilawati Syafiuddin, Syamsurya Syamsu, Awaluddin Ulfa Sulaeman Yulis, Dian Meiliani Yusri Jufri Yusriani, Yusriani Yusuf, Rezky Aulia Zulfikar, Andi Muh