Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Hypnobirthing Terhadap Penanggulangan Nyeri Pada Masa Persalinan Di UPT Puskesmas Sukamaju Kab. Luwu Utara Tahun 2020 akhiri saleh, muji rahayu; Gobel, Fatmah Afrianty; Kurnaesih, Een
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 1 No. 1 (2020): JANUARY- JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.606 KB) | DOI: 10.52103/jahr.v1i1.103

Abstract

ABSTRAK Pembahasan: Nyeri yang timbul pada saat persalinan normal ibu primigravida mendorong menggunakan obat penawar nyeri seperti analgetik dan sedative. Salah satu metode nonfarmakologi untuk mengurangi intensitas nyeri pada masa persalinan adalah metode Hypnobirthing. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Hypnobirthing terhadap penanggulangan Nyeri pada masa persalinan ibu Primigravida di UPT Puskesmas Sukamaju. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksprimental dengan metode Quasi Eksperimen, yaitu rancangan eksperimen dengan metode observasi (Pengukuran intensitas nyeri) sebelum dan setelah perlakukan hypnobirthing dan kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling jumlah sampel kelompok intervensi (hypnobirthing) sebanyak 12 responden dan kelompok kontrol sebanyak 9 responden. Metode analisis data menggunakan analsis Univariat dan Bivariat dengan Uji T-Test.  Hasil: Hasil penelitian didapatkan rata-rata intesitas nyeri pada ibu bersalin setelah diberikan hypnobirthing mengalami penurunan sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan. Diskusi: Hasil uji statistik diperoleh ρ value sebesar 0,000 pada tingkat kesalahan  sebesar (α) 5% atau 0,05 (kepercayaan 95%) sehingga nilai ρ < α. Data tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan perlakuan hypnobirthing terhadap penanggulangan rasa nyeri pada masa persalinan. Kesimpulan: ada pengaruh Hypnobirthing terhadap penanggulangan nyeri pada persalinan di UPT Puskesmas Sukamaju Kab. Luwu  Utara.  
Ritual Pammungkara jodoh Terhadap Pernikahan Dini Di Kabupaten Jeneponto Tahun 2020 Dewi; Gobel, Fatmah Afrianty; Alwi, Muhammad Khidri; Een Kurnaesih
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 1 No. 2 (2020): JULY- DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.605 KB) | DOI: 10.52103/jahr.v1i2.132

Abstract

Latar Belakang: Ritual Pammungkara Jodoh terhadap pernikahan dini merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat dari zaman dahulu sehingga bersifat  turun temurun yang sampai sekarang masyarakat masih melakukan ritual seperti itu. Pengaruh dari budaya yang ada di Desa Maccini Baji Kabupaten Jeneponto adalah  masalah yang rumit, banyak hal yang berhubungan di sana, oleh karena itu masalah ini sangat perlu perhatian khusus oleh masyarakat yang sadar akan hal itu, karena merugikan remaja dan menghancurkan masa depan remaja, karena selepas itu remaja tersebut akan menikah di bawah umur yang secara fisiologis belum siap, tetapi karena banyak faktor yang mempengaruhi sehingga para orang tua membawa anaknya ke sanro jika sudah berumur 15 tahun, termasuk faktor budaya yang masih erat di desa  dan mereka  mempercayai sanro akan kekuatannya, ditambah lagi faktor ekonomi mereka yang kurang mampu yang hanya rata-rata mengharapkan hasil bumi pertahun, dan pendidikan rendah sehingga pengetahuan mereka kurang akan dampak dan bahayanya remaja yang melakukan  pernikahan dini tetapi masyarakat tidak paham akan hal itu, bahkan mereka menganggap dirinya sudah lepas tanggung jawab jika anak putrinya sudah menikah, kurangnya ilmu agama juga mempengaruhi terjadinya ritual pammungkara jodoh bahkan mereka membenarkan bahwa Sanro mendapatkan kekuatan karena diberikan Rahmat oleh Allah SWT. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisa Ritual Pammungkara Jodoh terhadap pernikahan dini di Kabupaten Jeneponto. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi untuk mengeksplorasi mengenai fenomena Ritual Pammungkara Jodoh terhadap pernikahan dini di Kabupaten Jeneponto melalui observasi indepeth dan interview selama penelitian berlangsung. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa banyak faktor yang mempengaruhi remaja melakukan Ritual Pammungkara Jodoh terhadap pernikahan dini  di Kabupaten Jeneponto antara lain: Pengaruh budaya yang masih kuat, tingkat ekonomi yang rendah, Pengetahuan rendah, dan kurangnya keyakinan kepada Allah SWT.    
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Desa Pa'lalakkang Kecamatan Galesong Alfian S. Abas; Gobel, Fatmah Afrianty; Arman
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 2 No. 1 (2021): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.169 KB) | DOI: 10.52103/jahr.v2i1.523

Abstract

Latar belakang: Salah satu faktor yang berperan besar dalam tumbuh kembang anak adalah gizi pada 1000 hari pertama kehidupan dimana tumbuh kembang anak memiliki peningkatan paling pesat dan gizi saat ini akan mempengaruhi pembangunan di masa depan. Salah satu masalah yang muncul akibat kekurangan gizi kronis pada 1000 hari pertama kehidupan adalah stunting. Masalah kesehatan anak yang saat ini menjadi prioritas utama yang ingin di perbaiki oleh pemerintah yaitu mengenai tumbuh kembang anak. Banyak masalah tumbuh kembang yang terjadi pada anak salah satunya adalah Stunting. Stunting merupakan sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain seusianya yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Menganalisis Faktor Risiko Kejadian Stunting pada anak balita di Desa Pa’lalakkang Kecamatan Galesong. Metode: Jenis penelitian observasional dengan rancangan studi case control dan menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita di Desa Pa’lalakkang Kecamatan Galesong. Sampel dalam penelitian adalah 88 responden yaitu 44 kasus dan 44 kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Chi-Square dengan melihat Odds Ratio (OR). Hasil: Analisis statistik menunjukan bahwa faktor risiko stunting pada anak balita adalah riwayat penyakit inpeksi (P= 0,000 ; OR= 8,33), Pendidikan ibu (P= 0,000 ; OR= 6,96) sedangkan pendapatan keluarga,merupakan faktor protektif terhadap kejadian stunting (P= 0,787 ; OR= 0,86). Kesimpulan: Riwayat penyakit inpeksi, pendidikan ibu merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian stunting pada anak balita. Anak balita dengan riwayat penyakit inpeksi lebih berisiko 8,33 kali mengalami stunting.
Proximate Levels of Dog Meat (Canis Lupus Familiaris) in Rantepao, North Toraja Regency, South Sulawesi, Indonesia Ayu, Azizah Reski Ray; Gobel, Fatmah Afrianty; Arman, Arman
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 3 No. 2 (2022): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v3i2.1223

Abstract

Background: Currently, dog meat fans are increasing, however, people do not know the dangers of consuming dog meat.Consuming dog meat has the potential to cause bacterial infectionsE. Coli, Salmonella, Anthraxso hepatitis. In addition, dog meat can increase the risk of bacterial infection by up to 20 times. Aim: The purpose of this study was to analyze the proximate levels of dog meat, analyze the determinant factors and analyze the frequency of dog meat consumption in the community. Method:This study is a laboratory study with dog meat samples from Rante Pao District, Kab. North Toraja. Results:The proximate levels carried out on dog meat found water content of 69%, ash content of 1%, fat content of 6.01%, protein content of 21.19% and carbohydrates of 2.19%. Dog meat if it is often consumed continuously will be harmful to the body because of the high water content in dog meat, where the level of microbial contamination or parasite growth is faster in meat. The determinant factor is the community in Kec. Rantepao Kab. North Toraja believes in the myth that eating dog meat can increase endurance and reduce the risk of contracting dengue fever. Conclusion: It is recommended to the public not to consume dog meat.
Analysis of the Effect of Psychosocial Factors on the Performance of Inpatient Nurses at Lasinrang Regional General Hospital, Pinrang Regency, Indonesia Syafiuddin, Syamsurya; Suharni, Suharni; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 3 No. 2 (2022): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v3i2.1451

Abstract

Background:In the last decade, occupational psychosocial factors have become a major concern in occupational health. Changes that have occurred in the labor market, increased globalization, competition, flexibility, service sector development and new forms of work organization. The increasing prevalence of occupational psychosocial factors exposure to the working population. Method:This research is an analytic observational study with a cross sectional study approach. The research sample was 147 nurses who were determined by the total sampling method. Data were collected using a questionnaire and then analyzed by logistic regression test at a confidence level of 95% (x = 0.05). Results:The results of this study obtained that there is a significant effect between workload on performance (p value = 0.815) work stress on performance, (p value 0.094) interpersonal relationship on performance, (p value 0.058), responsibility for performance (p 0.001) . The multivariate result that has the most influence on performance is responsibility, because it has the largest p value, which is 0.001. Conclusion:Responsibility is a variable that greatly affects performance. The author suggests to the hospital to pay attention to the psychosocial factors of nurses at work.
Death of Neonates Aged 0-28 days in Pangkep Regency Anas, Novitha Sri; Ahri, Reza Aril; Haeruddin, Haeruddin; Samsualam, Samsualam; Gobel, Fatmah Afrianty; Yusuf, Rezky Aulia; Muchlis, Nurmiati
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i1.1509

Abstract

Background: Nation. Neonatal mortality is an indicator to assess the degree of public health. This study was conducted toanalyze the risk factors for neonatal death aged 0-28 days in Pangkep Regency in 2022. Method: This Study is an observational study with a case control research design. The population in this study was mothers who had babies died 0-28 days and all mothers who had babies lived aged 0-28 days in Pangkep Regency. The sample number of case groups was 40 respondents and the sample number of control groups was 40 respondents with a total of 80 samples. The sampling technique in this study is a non-probability sampling method, namely Purposive Sampling. Results: This study showed that significance values (1) mothers aged < 20 and > 35 years were 5.74 times more likely to experience neonatal death than mothers aged 20-35 years (CI95% = 5.74). (2) mothers with 1-time parity and 5 deliveries were 5.16 times more likely to have neonatal death than mothers with 2-4 deliveries (CI95%= 5.16) (3) mothers with a birth distance of < 1 year were 7.85 times more likely to have neonatal death than mothers with a birth distance of > 2 years (CI95%= 7.85) (4) access to health care was not at risk of neonatal death (CI95%= 0.81) (5) mothers with knowledge who were approximately 5.57 times more likely to experience neonatal death than mothers with good knowledge (CI95%= 5.57) (6) mothers with less than 4 times more than 5.57 times more risk of neonatal death than mothers with antenatal care examination> 4 times (CI95%= 52.76) (7) Antenatal care examination is the most risk factor for neonatal death with an Odd Ratio (EXP(B)) value of 12.767. Suggestion: It is hoped that health workers together with the community will further improve pregnancy screening to prevent high mortality of neonates.
The Effectiveness of Palu Mayor Regulation Number 19 of 2020 concerning the Implementation of Discipline and Law Enforcement of Health Protocols as an Effort to Prevent and Control Covid 19 in Palu City Ismulail, Andi Muhammad Rifqi; Gobel, Fatmah Afrianty; Arman, Arman; Multazam, Andi Muhammad; Alwi, Muhammad Kidri; Ahri, Reza Aril
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i1.1510

Abstract

Background: The Increasing Cases of the Covid 19 Pandemic to Indonesia, As a form of emergency response, the Palu City Government of Central Sulawesi Province stipulated Palu Mayor Regulation number 19 of 2020 concerning the implementation of discipline and law enforcement of health protocols as an effort to prevent and control corona virus disease 2019. The purpose of this study is to Analyze in Depth the Effectiveness of Palu Mayor Regulation Number 19 of 2020 concerning the Implementation of Discipline and Law Enforcement of Health Protocols as an Effort to Prevent and Control Covid 19 in Palu City based on input, process and output factors. Method: This study used qualitative design, informants came from the Health office, and the people of Palu City. Data collection was conducted through observation, in-depth interviews and document review. The informants in this study were the Head of the Legal Section and the Head of the Health Promotion Section of the Health Office and the community of Palu City, Central Sulawesi Province. Results: BBased on input factors, including socialization and participation, funding, the target of law enforcement of health protocols has run well, then process factors such as the implementation of health protocols and sanctions, monitoring and evaluation, coaching and supervision then output factors such as implementing and complying with health protocols are still not running optimally. Conclusion: Inputs, processes and outputs do not run in accordance with Palu Mayor Regulation Number 19 of 2020 because they are less firm and binding and coercive in the field and there are still communities, both individuals and business actors, who violate rules related to the implementation of discipline and law enforcement of health protocols. The suggestion is to be more assertive and remain consistent in providing education and awareness to the public in implementing health protocols, especially in the city of Palu.
Strategi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Beerencana Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Mengikuti Program Keluarga Berencana di Kota Makassar: Strategy of the Office of Population Control and Family Planning to Increase Community Participation in the Family Planning Program in Makassar City Susilawati, Susilawati; Multazam, Andi Muhammad; Haeruddin, Haeruddin; Ahri, Reza Aril; Kurnaesih, Een; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i1.1521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis strategi Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana terhadap penguatan keterlibatan masyarakat dalam program KB Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif karena penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif murni, yaitu penulis ingin mendeskripsikan dan menganalisis pendekatan pengendalian penduduk dan pelayanan KB untuk penguatan keterlibatan masyarakat dalam program KB di Kota Makassar. Wawancara, observasi, dan telaah dokumen merupakan metode pengumpulan data. Peneliti mewawancarai kepala dinas, kepala bagian pengendalian, dan kepala subbagian kependudukan dan keluarga berencana di Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana Kota Makassar di Provinsi Sulawesi, serta ibu-ibu yang telah mengadopsi KB. Prosedur pengolahan dan analisis data adalah analisis kualitatif yang terdiri dari lima tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perumusan kebijakan menggambarkan bahwa derajat perumusan sudah dilakukan dengan baik setiap tahunnya, (2) Implementasi program, khususnya a. aspek sosialisasi, menurut temuan penelitian yang berkaitan dengan teori strategi, dilihat dari dimensi pelaksanaan sosialisasi, peningkatan keterlibatan masyarakat dalam program KB tampaknya cukup efektif jika diukur dari jumlah peserta yang terlibat dalam KB aktif, b. pengendalian penduduk, dan Sesuai dengan temuan penelitian terdahulu, pemasangan program pengendalian dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program KB. 3. Evaluasi dan Pengawasan Dalam hal evaluasi dan pemantauan keterlibatan masyarakat dalam program KB, statistik menunjukkan relatif tinggi, dengan rata-rata 68% menggunakan KB dan sisanya 32% tidak menggunakan KB.
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Memilih Layanan Kesehatan pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa: The Influence of Marketing Mix on the Decision to Choose Health Services for Outpatients at Sheikh Yusuf Hospital, Gowa Regency Rahmawati, Rahmawati; Samsualam, Samsualam; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1599

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Bauran pemasaran didefinisikan sebagai salah satu konsep umum (taktik) yang dikembangkan dalam pemasaran. Elemen yang menyusun bauran pemasaran adalah elemen yang bisa dikendalikan, yaitu dapat dipergunakan oleh rumah sakit untuk mempengaruhi reaksi para pasien. Elemen bauran pemasaran adalah layanan, tarif, lokasi, penyebaran informasi, petugas kesehatan/paramedis, mutu layanan, sarana dan prasarana. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 200 pasien. Pengumpulan Data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Pengolahan data dalam penelitian ini akan diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil: Tidak terdapat pengaruh layanan yaitu p-value 0,209 (p > 0,05), terdapat pengaruh tarif yaitu p-value 0,000 (p < 0,05), terdapat pengaruh lokasi yaitu p-value 0,001 (p < 0,05), terdapat pengaruh penyebaran informasi yaitu p-value 0,012 (p<0,05), terdapat pengaruh petugas kesehatan/paramedis yaitu p-value 0,000 (p < 0,05), terdapat pengaruh mutu layanan yaitu p-value 0,000 (p < 0,05) dan berpengaruh secara parsial nilai Exp(B)/Odd Ratio sebesar 9,761 dan p-value 0,000 (<0,05), terdapat pengaruh sarana dan prasarana yaitu p-value 0,000 (p < 0,05) terhadap keputusan pasien dalam memilih jasa pada instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh product (jenis layanan) terhadap keputusan pasien dalam memilih jasa pada instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Terdapat pengaruh price (tarif), place (lokasi), promotion (penyebaran informasi), people (petugas kesehatan/paramedis), process (mutu layanan), physical evidence (sarana dan prasarana) serta terdapat pengaruh dominan atau berpengaruh secara parsial yaitu mutu layanan terhadap keputusan pasien dalam memilih jasa pada instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. ABSTRACT Background: One of the broad ideas (tactics) created in marketing is called the marketing mix. The components of the marketing mix are those that the hospital can control, meaning it can utilize them to affect how patients respond. Services, pricing, location, information sharing, paramedics and health professionals, service quality, infrastructure, and buildings are all components of the marketing mix. Method: This type of research is quantitative research with a cross sectional design. The population in this study were 200 patients. Data collection in this study was obtained from primary data and secondary data. Data processing in this study will be processed using the SPSS program. Results: There is no effect of service, namely p-value 0.209 (p> 0.05), there is an effect of tariffs, namely p-value 0.000 (p < 0.05), there is an effect of location, namely p-value 0.001 (p < 0.05), there is an effect of information dissemination, namely p-value 0.012 (p < 0.05), there is an effect of health workers / paramedics, namely p-value 0.000 (p < 0.05), There is an effect of service quality, namely p-value 0.000 (p < 0.05) and partially influences the Exp (B) / Odd Ratio value of 9.761 and p-value 0.000 (<0.05), there is an influence of facilities and infrastructure, namely p-value 0.000 (p < 0.05) on patient decisions in choosing services at outpatient installations at theyekh Yusuf Regional General Hospital, Gowa Regency. Conclusion: There is no effect of product (type of service) on patient decisions in choosing services at outpatient installations at theyekh Yusuf Regional General Hospital, Gowa Regency. There is an influence of price (tariff), place (location), promotion (information dissemination), people (health workers / paramedics), process (service quality), physical evidence (facilities and infrastructure) and there is a dominant influence or partial effect, namely the quality of service on patient decisions in choosing services at outpatient installations at theyekh Yusuf Regional General Hospital, Gowa Regency the Regional General Hospital Sheikh Yusuf Gowa Regency.
Analisis Implementasi Continuous Quality Improvement dalam Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RSUD dr. La Palaloi: Analysis of the Implementation of Continuous Quality Improvement in Infection Prevention and Control at dr. La Palaloi Hospital Karmidah, Nur; Amelia, Andi Rizki; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1607

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pencegahan dan pengendalian HAIs merupakan pelayanan yang wajib diselenggarakan oleh rumah sakit. Budaya masyarakat Indonesia berinteraksi dengan pasien tidak hanya tenaga kesehatan, namun juga keluarga sebagai penjaga pasien. Untuk itu program pencegahan pengendalian infeksi seharusnya tidak hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan namun juga oleh keluarga atau penjaga pasien di tempat pelayanan kesehatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripstif korelasi dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel dengan Purposive Sampling sebanyak 54 responden. Analisis data menggunakan perhitungan analisis koefisien korelasi pearson. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh implementasi continuous quality improvement personal hygiene dalam program pencegahan dan pengendalian infeksi (Pvalue0,003); terdapat pengaruh implementasi continuous quality improvement luka tidak terawat dalam program pencegahan dan pengendalian infeksi (Pvalue0,001); dan terdapat pengaruh implementasi continuous quality improvement perawatan luka dalam program pencegahan dan pengendalian infeksi (Pvalue0,005). Kesimpulan: Disarankan untuk meningkatkan pengetahuan perawat pelaksana mengenai pencegahan HAI dengan melaksanakan kegiatan seminar, workshop dan pelatihan mengenai pencegahan infeksi serta meningkatkan kegiatan supervisi ke ruangan rawat inap agar perawat pelaksana tidak lalai dalam tindakan keperawatan pencegahan HAI. ABSTRACT Background: Prevention and control of HAIs is a service that must be provided by hospitals. The Indonesian culture of interacting with patients is not only health workers, but also families as patient guardians. For this reason, infection control prevention programs should not only be carried out by health workers but also by the patient's family or guardians in health care settings. Method: This type of research is descriptive correlation research using a cross-sectional research design. Samples were taken using Purposive Sampling as many as 54 respondents. Data analysis uses Pearson correlation coefficient analysis. Results: The results of the study showed that there was an effect of implementing continuous quality improvement personal hygiene in the infection prevention and control program (Pvalue0.003); there is an effect of implementing continuous quality improvement on untreated wounds in the infection prevention and control program (Pvalue0.001); and there is an influence of the implementation of continuous quality improvement in wound care in the infection prevention and control program (Pvalue0.005). Conclusion: It is recommended to increase the knowledge of implementing nurses regarding HAI prevention by carrying out seminars, workshops and training activities regarding infection prevention as well as increasing supervision activities in inpatient rooms so that implementing nurses are not negligent in HAI prevention nursing actions.
Co-Authors A. Mansur Solulipu A. Maulana Petta Lolo A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia AP Agni Ayulia Ayustira Ahri, Reza Aril Ahyar AS akhiri saleh, muji rahayu Alfiah Aqira M Alfiah Aqira M. Alfian S. Abas Alfina Baharuddin Alwi, Muhammad Khidri Alwi, Muhammad Kidri Amalya, Eka Rizka Amalyah, Eka Rizka Amelia, Andi Rizki Amran Razak Amri, Ambarwati Ana, Jusriana Anas, Novitha Sri Andaresta, Ayu Andi Arni Astuti Andi Asrina Andi Asrina Andi Muh Multazam Andi Muh. Zulfikar Andi Muhammad Rifqi Ismulail Andi Multazam Andi Nurlinda Andi Surahman Batara Anggita Putri Kharie Angriani, Vammy Anunciacion Talosig AP, A. Rizki Amelia Arafah Arafah Ardhanary Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Aryani Ahmad Asrini Safitri Ayu Angraeni Suprianti Ayu, Azizah Reski Ray Azis, Nova lina Bagus Purbandaru Sakti Aji Basri D., Muhammad Basri, Muhammad Rizal Bayu Putra Bustan, Muh. Nadjib Chaeruddin Hasan Darlis, Idhar Dedy Atmajaya Dewi Dwiputri A., Riski Een Kurnaesih Ekorini Listiowati, Ekorini Ella Andayanie Euis Dedeh Komariah Fachrin, Suharni A Fachrin, Suharni a. Fadillah Khaerunnisa Fadillah, Iin Farihah Muhsanah Farihah Muhsanah Fausia, Fadya Fitriani Fitriani, Aisyah Al Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Haerati Haerati Haerati haerati, haerati Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Harlisa Harpiana Rahman Hasbi, A.Muhammad Fikri Zainul Hasrini Hijrayani I Gusti Wayan Murjana Yasa Idhar Darlis Idris, Fairus Prihatin Ihwani, Nur Ikhram Hardi S Ima, Ima Inang Purwati Innah, Mutma Ismulail, Andi Muhammad Rifqi Jufri, Sabri Jumriah, Jumriah Juniarti Djumadi Jusriana Juwita Syafri Umar Kaharuddin Karmidah, Nur Karmila, Henny Kinanti, Rizka Kusbaryanto Lutfia Mutmainna Mansur Sididi Masriadi Masriadi Masriadi, Masriadi Masse, S. Nur Fauziyah Mia Riani Mudjid, Rafiqah Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhammad Nadjib Bustan Muhammad Syadat Muhammad Yunus Multazam, Andi Mursyidah Halim Baha Mustamin, Asifah Tasya Muthma Innah Nadjib Bustan Nadya, Nur Nasruddin Syam Nengsih, Anggry Yulia Ningsih, Inar Ayu Nisma Nur Ikhwani Nur Mutiara Husnah Hidayatullah BW Nur Ulmy Mahmud Nurdiana F Nahdalipa Nurfadillah Nurfardiansyah Burhanuddin Nurfitriani Nurfitriani Nurfitriani Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurlaila Tussaadah Nurmiati Muchlis Nurmiati Mukhlis Nurul Inayah Nurul Islamiyah Nurul Islamyah Nurul Ulfah Mutthalib Patmawati Puteri, Maya Astika Putri Utami, Putri Putri, Ilma Helmalia Rahmawati, Nindita Rahmawati, Rahmawati Reza Aril Ahri Riska Wahyuni Rizka Kinanti Adam Rizky Fitriyati Baharuddin Rosnaini Daga Rosyida, Aisyah Rusydi, Arni Rizqiany S. Nur Fauziyah Masse S., Ikhram Hardi Salfiah, Keke Karina Samsualam, Samsualam Sarah Sartika Shamad, Muhammad Ishaq Shr, Patmawati Sitti Patimah Sri Rahayu Lestari Suharni Suharni Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sundari Sundari Suriah Suriah Suriah Suriah Suriah Susilawati, Susilawati Suwini Tasik Minanga Syafiuddin, Syamsurya Syamsu, Awaluddin Ulfa Sulaeman Yulis, Dian Meiliani Yusri Jufri Yusriani, Yusriani Yusuf, Rezky Aulia