Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN MELALUI MODEL CONTEKSTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SDN Mokoagow, Sri Nora Aulia; Pulukadang, Wiwy Trianty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i4.7699

Abstract

This study was motivated by the low essay writing ability of elementary school students, particularly fourth-grade students at SDN 12 Anggrek, North Gorontalo Regency. Many students still perceive writing as a difficult task due to limited skills in identifying main ideas, organizing storylines, and selecting appropriate vocabulary and sentence structures. To address these challenges, the Contextual Teaching and Learning (CTL) model was implemented as an instructional approach that connects learning materials with students’ real-life experiences, thereby making the writing process more meaningful and engaging. The purpose of this research was to determine the effectiveness of the CTL model in improving students’ essay writing skills. The study employed Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles. Data were collected through essay writing tests, classroom observations, and documentation. The findings revealed a consistent improvement in students’ performance across the cycles. In Cycle I, Meeting I, 6 students (50%) achieved the competency criteria, which increased to 8 students (67%) in Meeting II. In Cycle II, the number of students meeting the criteria rose to 10 students (83%). These results indicate that the CTL model is effective in enhancing the essay writing ability of fourth-grade students at SDN 12 Anggrek. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis karangan pada siswa sekolah dasar, khususnya siswa kelas IV SDN 12 Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara. Kegiatan menulis masih dianggap sulit oleh sebagian besar siswa karena keterbatasan dalam menemukan gagasan pokok, menyusun alur cerita, serta memilih kata dan kalimat yang tepat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model Contextual Teaching and Learning (CTL) sebagai pendekatan pembelajaran yang mengaitkan materi dengan pengalaman nyata siswa sehingga proses menulis menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model CTL dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan teknik pengumpulan data melalui tes menulis karangan, observasi proses pembelajaran, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis dari setiap siklus. Pada siklus I pertemuan I, sebanyak 6 siswa (50%) mencapai kategori mampu, meningkat menjadi 8 siswa (67%) pada pertemuan II. Pada siklus II, jumlah siswa yang mencapai kategori mampu bertambah menjadi 10 siswa (83%). Temuan ini membuktikan bahwa penerapan model CTL efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas IV SDN 12 Anggrek.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI MEDIA BIG BOOK PADA SISWA KELAS III DI SDN 16 DUNGINGI KOTA GORONTALO Aprilianti, Nurwindi; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Wiwy Triyanti Pulukadang; Rustam I Husain
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4399

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk “ meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan melalui media Big Book di kelas III di SDN 16 Dungingi.”  Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan teknik pengumpulan data observasi, tes membaca dan dokumentasi dengan subjek penelitian siswa kelas III di SDN 16 Dungingi Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal bahwa dari 30 siswa yang mampu membaca hanya 13 siswa atau 43% dan tidak mampu 17 siswa atau 57%. Pada siklus I pertemuan pertama berjumlah 9 siswa atau 45% yang mampu membaca dan ada 11 orang siswa atau 55%  yang belum mampu membaca. Pada siklus I pertemuan kedua siswa yang mampu membaca berjumlah 15 atau 65% dan 8 atau 35% terdapat siswa yang belum mampu membaca. Pada siklus II pertemuan kepertamana mengalami peningkatan secara signifikan yaitu siswa yang mampu berjumlah 16 siswa dengan presentase 76% dan terdapat 5 siswa dengan presentase 24% yang belum mampu membaca. Pada siklus II pertemuan kedua berjumlah 19 siswa atau 95% mampu membaca dan terdapat 1 siswa atau 5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui Media Big Book dapat meningkat kemampaun membaca siswa teks bacaan di kelas III SDN 16 Dungingi Kota Gorontalo
Meningkatkan Kemampuan Membuat Kerajinan Bunga melalui Media Audio Visual pada Siswa di Kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bonebolango Dandriyanto Dalila; Wiwy Triyanti Pulukadang; Mimy Astuty Pulukadang; La Ode Karlan; Sukri Katili
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3058

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah melalui media audio visual dapat Meningkatkan kemampuan membuat kerajinan bunga melalui media audio visual pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango? Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan kemampuan membuat bunga melalui media audio visual pada siswa  kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan kemampuan membuat kerajinan bunga melalui media audio visual pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Pada observasi awal dan wawancara yang dilakukan peneliti bersama wali kelas IV di SD Negeri 8 Suwawa terdapat 18 siswa dikelas IV penggunaan media audio visual dalam pembelajaran SBDP belum maksimal karena ditemukan beberapa siswa yang masih kurang mampu tentang pembuatan kerajinan bunga tercatat dari jumlah siswa 18 orang hanya 6 (33%) yang mampu akan pembuatan bunga dan 12 siswa (67%) yang belum mampu tentang pembuatan bunga. Pada pelaksanaan tindakan kelas terdiri dari 18 orang siswa pada siklus I hanya sebanyak 6 orang siswa yang mampu membuat bunga dari botol bekas dengan presentase 33% dan pada siklus II dari 18 orang siswa sudah sebanyak 14 orang yang mampu dengan presentase 89%. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan membuat kerajinan bunga melalui media audio visual pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango meningkat.