p-Index From 2021 - 2026
5.042
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha JTSL (Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Borneo Nursing Journal (BNJ) JURNAL TUGAS AKHIR MAHASISWA Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Economics and Digital Business Review Jurnal Ilmiah SIstem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Griya Journal of Mathematics Education and Application Al-I'jaz: Jurnal Studi Al-Qur'an, Falsafah, dan Keislaman Jurnal Kolaboratif Sains International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Journal of Medical Science; Jurnal Ilmu Medis Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal Penjaminan Mutu JISMA: Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, dan Akuntansi Jurnal Khasanah Pendidikan Jurnal Mitrasehat PEDAMATH: Journal on Pedagogical Mathematics International Journal of Sustainable Applied Sciences (IJSAS) Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Jurnal Hukum Islam EBAMUKAI; JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI Jurnal Greenation Sosial dan Politik Papua Medicine and Health Science Sangia Nibandera Law Research (SNLR) Indonesian Journal of Social Science and Education Journal of Primary Education and Learning
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENERAPAN PIDANA MATI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA DAN RELEVANSINYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM Irvan; Ruslan Abdul gani; Ramlah; Abdul Halim
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1391

Abstract

Penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan sosial, ekonomi, moral, serta keamanan nasional. Kondisi ini mendorong diterapkannya sanksi pidana berat, termasuk pidana mati, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pidana mati bagi pengedar narkotika menimbulkan perdebatan karena di satu sisi dianggap melanggar hak asasi manusia, namun di sisi lain dinilai sebagai langkah tegas untuk melindungi generasi bangsa. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi penerapan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika serta relevansinya dalam perspektif hukum positif dan hukum Islam. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan studi kepustakaan, analisis perundang-undangan, serta perbandingan hukum. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi teoritis terhadap kajian hukum pidana dan praktis dalam penyempurnaan kebijakan hukum nasional di bidang narkotika. Penelitian ini juga menelaah kesesuaian pidana mati dengan konsep maqāṣid al-syarī‘ah dalam menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, serta mempertimbangkan prinsip hak asasi manusia. Dengan demikian, kajian ini berusaha menghadirkan perspektif yang komprehensif mengenai legitimasi pidana mati bagi pelaku tindak pidana narkotika..
PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP PIDANA ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA DAN HUKUM ISLAM Muhammad Raihan Habibillah; Ramlah; Maryani; Anis Malik Toha
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1394

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan restorative justice terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, khususnya dalam perspektif hukum pidana positif Indonesia dan hukum pidana Islam. Restorative justice dipandang sebagai pendekatan alternatif terhadap sistem peradilan retributif yang cenderung menghukum anak pelaku tindak pidana tanpa mempertimbangkan aspek perlindungan, pendidikan, serta kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan, melalui analisis peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta pandangan para ulama terkait konsep ta’zir. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem hukum positif Indonesia, terutama melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, memberikan ruang bagi penerapan restorative justice dengan mengutamakan penyelesaian di luar pengadilan, pemulihan hubungan antara pelaku dan korban, serta reintegrasi sosial. Dalam perspektif hukum Islam, meskipun istilah restorative justice tidak digunakan secara eksplisit, prinsip-prinsip yang mendasarinya sejalan dengan konsep ta’zir, yaitu hukuman yang bersifat mendidik, memperbaiki, dan memberikan efek jera tanpa mengabaikan martabat manusia. Dengan demikian, baik hukum pidana positif maupun hukum Islam menekankan pentingnya perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa. Kajian ini diharapkan memberi kontribusi bagi pengembangan sistem pemidanaan anak yang lebih berkeadilan, humanis, dan sesuai dengan syariat Islam.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG MENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMALATEA Dewi, Chitra; Ramlah; St. Rahmawati; Syahrir, Muhammad; Sahida, Muti; Andi Tilka Muftiah Ridjal
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.645

Abstract

Latar belakang: Hipertensi menjadi penyakit yang banyak diderita oleh kelompok lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup melalui berbagai komplikasi pada organ vital. Sekitar 1,4 miliar orang dewasa di dunia mengalami hipertensi, dan dua pertiganya berasal dari negara berpenghasilan menengah ke bawah, termasuk Indonesia. Dukungan keluarga berperan penting dalam membantu lansia mengelola hipertensi serta mempertahankan kualitas hidup yang optimal. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup pada lansia yang menderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study. Populasi terdiri dari 200 lansia yang secara aktif menghadiri posbindu di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Sampel dipilih dengan metode accidental sampling, melibatkan 50 lansia. Data dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner WHOQOL-BREF yang diuji menggunakan analisis chi-square. Hasil: Dukungan keluarga, khususnya dalam domain dukungan emosional dan dukungan informasional, menunjukkan nilai p=0,005. Sementara itu, dalam domain dukungan instrumental dan penghargaan, nilai p yang tercatat adalah 0,002 di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Kesimpulan: Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalatea Kabupaten Jeneponto, terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup pada lansia penderita hipertensi. Saran, pendidikan keluarga harus ditingkatkan agar merea dapat secara aktif mendukung dan mendampingi orang tua, terutama dalam hal perawatan kesehatan mereka.
PELESTARIAN TRADISI TOLAK BALA MELALUI VIDEO EDUKASI (STUDI KASUS: DESA CENDANA, LUWU TIMUR) Azza S., Inayah; Marwana; Muh. Fahrul; Maulana Putra S.; Sari, Della Puspita; Nur Padila B; Reskiani; Ramlah; Nurhafidah; Miftahul Nurjannah; Sofya; Hisbullah, Hisbullah; Muh. Ruslan
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Tolak Bala merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur yang masih dilestarikan hingga kini. Ritual ini memiliki makna religius dan sosial yang kuat sebagai bentuk doa bersama untuk menolak bahaya dan mempererat solidaritas warga. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman pemahaman generasi muda terhadap nilai filosofis tradisi ini mulai memudar. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mendukung pelestarian tradisi tolak bala melalui pembuatan video edukasi sebagai media dokumentasi dan pembelajaran berbasis digital. Kegiatan ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development) dengan melalui beberapa tahapan seperti discovery, dream, design, destiny, serta reflesi dan evaluasi. Video edukasi kemudian disebarluaskan melalui media sosial seperti tiktok dan instagram untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat luas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media digital mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal, sekaligus menjadi bentuk penerapan konsep smart village yang mengintegrasikan teknologi informasi dengan pelestarian nilai-nilai budaya dan religius. Sehingga, kegiatan tersebut membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi sarana efektif dalam mempertahankan kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya masyarakat setempat.
The Effect of Booklet-Based Nutrition Education During the First 1,000 Days of Life on Parental Attitudes Andi Maryam; Andi Elis; Ramlah
Papua Medicine and Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Papua Medicine and Health Science
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64141/pmhs.v2i2.64

Abstract

The success of adequate nutritional fulfillment during the First 1,000 Days of Life is strongly influenced by parental attitudes in decision-making related to maternal dietary patterns during pregnancy, exclusive breastfeeding, and complementary feeding practices (complementary foods for breastfed infants); however, nutrition practices in accordance with recommended guidelines remain suboptimal, indicating the need for effective educational strategies. This study aimed to analyze the effect of booklet-based nutrition education during the First 1,000 Days of Life on parental attitudes at the Benteng Primary Health Care Center (UPT Puskesmas Benteng). A pre-experimental study design with a one-group pretest–posttest approach was conducted from August to September 2025 among 104 parents with children aged 0–24 months, selected using purposive sampling. Data were collected using an attitude questionnaire administered before and after the booklet-based nutrition education intervention and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results demonstrated a substantial increase in positive parental attitudes, from 7.7% at pretest to 88.5% at posttest, with a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of booklet-based nutrition education on parental attitudes. These findings confirm that booklet media are effective in enhancing positive parental attitudes toward nutritional fulfillment during the First 1,000 Days of Life and are recommended as an applicable nutrition education medium in primary health care settings.
Ketentuan Waris dan Wasiat Wajibah dalam Hukum Keluarga Islam, Serta Kaitannya dengan Pendapat Antara Hukum Waris Islam dan Hukum Adat di Indonesia Nurhafazah; Hasbi Umar; Ramlah; M. Hilman Abulkhoir; Hakan Alfijar Haj
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan waris dan konsep wasiat wajibah dalam hukum keluarga Islam serta mengkaji keterkaitannya dengan perbedaan pandangan antara hukum waris Islam dan hukum adat yang berlaku di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif, melalui studi kepustakaan terhadap sumber-sumber hukum Islam, peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, serta literatur hukum adat dan pendapat para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum waris Islam memiliki ketentuan pembagian harta yang bersifat baku berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, sementara hukum adat di Indonesia cenderung bersifat fleksibel dan dipengaruhi oleh struktur sosial serta budaya setempat. Konsep wasiat wajibah hadir sebagai bentuk ijtihad hukum untuk menjembatani perbedaan tersebut, khususnya dalam memberikan perlindungan hukum bagi pihak-pihak yang tidak memperoleh hak waris secara langsung menurut hukum Islam, seperti anak angkat dan kerabat tertentu. Pembahasan menegaskan bahwa penerapan wasiat wajibah merupakan upaya harmonisasi antara nilai-nilai keadilan dalam hukum Islam dan realitas sosial masyarakat adat Indonesia. Kesimpulannya, ketentuan waris dan wasiat wajibah memiliki peran strategis dalam menciptakan keadilan hukum keluarga Islam di Indonesia dengan tetap memperhatikan pluralitas sistem hukum yang ada.
TRANSFORMASI AL-QUR’AN DARI TRADISI LISAN KE KODIFIKASI MUSHAF: Kajian Filologis dan Historis Ramlah; Sapa, Nasrullah Bin; Basri, Halimah
Jurnal Al I'jaz Vol 7 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran dan Sains Al-Ishlah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53563/psjsza98

Abstract

  This article aims to examine the transformation of the Qur’an from oral tradition to written manuscript as a pivotal event in the history of Islamic civilization. This process involved rigorous methodological steps and visionary strategic decisions, particularly during the caliphates of Abu Bakr and Uthman ibn Affan. Using a qualitative approach based on library research, this study explores the methods of compilation, verification, and standardization of the Qur’anic manuscripts, as well as their impact on the development of Islamic sciences and the unity of the Muslim community. The codification of the Qur’an not only preserved the authenticity of divine revelation across generations but also facilitated the spread of Islamic civilization to diverse regions worldwide. In the modern context, the digitalization of the Qur’an enhances accessibility but presents new challenges, such as ensuring the authenticity of texts in the digital era. This study provides a profound understanding of the relevance of Qur’anic codification as a foundation for Islamic scholarship and identity.
AKULTURASI HUKUM ISLAM DAN ADAT DALAM TRADISI BAPAPAI DALAM PERNIKAHAN ADAT BANJAR DI KECAMATAN BETARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Rusma Wati; Ahmad Syukri; Ramlah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43099

Abstract

The Bapapai tradition is a wedding bathing ritual of the Banjar tribe in Betara District that symbolizes physical and spiritual purification before marriage. The existence of this ritual contains syncretism between pre-Islamic beliefs and Islamic values, prompting the need to examine the form of acculturation between Islamic law and customs in its practice. This study aims to analyze the process, transformation of meaning, and the position of the Bapapai tradition from the perspective of Islamic law. The research method used is qualitative with a socio-legal and ethnographic approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation in Betara District, then analyzed using the Maqashid Syariah lens. The results show that Bapapai functions as a rite of passage and a symbol of prayer for household blessings. A transformation of meaning has occurred from mystical to religious practice, where pre-Islamic elements such as offerings have been adapted with prayers, salawat, and zikir. From the Maqashid Syariah perspective, this tradition is categorized as 'Urf Shahih (valid custom) and an aspect of Tahsiniyat (perfection of aesthetics and ethics) as it supports mental health and does not conflict with sharia as long as it remains free from shirk and maintains modesty. The conclusion confirms that the Bapapai tradition in Betara District is a form of harmonious acculturation that integrates Islamic values into local culture without losing the ancestral identity of the Banjar tribe.
Analisis Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Melalui Metode Shared Reading karmita mita; Ramlah; Atika Auduna; Nurul Adha Albar
Journal of Primary Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2025): December: Journal of Primary Education and Learning
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the shared reading method in improving reading comprehension skills among elementary school students. The research was conducted through a literature review of ten articles published in national journals between 2020 and 2025, focusing on the application of shared reading in reading instruction. The findings indicate that shared reading enhances students’ comprehension, reading interest, and oral language skills by providing interactive, collaborative, and enjoyable learning experiences. It also fosters independent reading habits and positively influences students’ motivation. However, challenges such as low motivation, limited access to reading materials, and reliance on conventional teaching methods remain. Therefore, it is recommended that teachers integrate shared reading regularly using creative media, schools provide adequate literacy facilities, and future researchers develop technology-based learning models combined with shared reading to expand its effectiveness
Exploration of Ethnobotanical Values in Mandar Community Wedding and Seven-Month Ceremonies for the Development of Biology Learning Resources Handayani, Tiara; Ramlah; Fausan, Muhammad Mifta; Muis, Nurmuliayanti; Yusrianto Nasir
Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Vol 8 No 1 (2026): Indonesian Journal of Educational Science (IJES) : In Progress
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ijes.v8i1.6230

Abstract

The Mandar tribe of West Sulawesi maintains well-preserved cultural traditions, including the ritualized use of diverse plant species imbued with symbolic values (ussul) and local ecological knowledge. This study aimed to: (1) identify plant species utilized in the wedding and seven-month ceremonies of the Mandar people in Majene Regency; (2) analyze the symbolic significance (ussul) of each plant from the Mandar cultural perspective based on the Relative Frequency of Citation (RFC) index; and (3) develop an ethnobotanical e-catalog using the ADDIE model as a biology learning resource on biodiversity for Grade X senior high school students. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through semi-structured interviews, direct observation, and documentation involving 21 key informants (customary leaders, traditional shamans, and community members) in the Mangge and Kalasa neighborhoods of Totoli Village, Banggae District, Majene Regency, from April to July 2025. Plant identification was conducted using PlantNet, Plants of the World Online (POWO), and Plantamor. Results revealed 21 species from 16 families in the wedding ceremony and 9 species from 8 families in the seven-month ceremony, predominantly herbs and trees. Seven species recorded the highest RFC values (RFC = 1.00): Cocos nucifera, Piper betle, Areca catechu, Curcuma longa, Oryza sativa, Musa sp., and Eragrostis tenella, each bearing distinct ussul reflecting the philosophy of Mandar life. The findings were compiled into an e-catalog developed through the Analysis, Design, and Development stages of the ADDIE model, validated as highly valid (M = 4.62 out of 5.0) by subject-matter and cultural experts, and deemed suitable as a biology learning resource on biodiversity.
Co-Authors Abdul Halim Abdul Razak Samal Ahmad Jalili, Ahmad Ahmad Saikhu Ahmad Syukri Ahmad Syukri Saleh Ainal Mardhiah Akidafitra al-Muthahhiri Aminuyati Amran Yahya Amri Amal Andi Saddia Andi Tilka Muftiah Ridjal Anis Malik Toha Anita Candra Dewi Anniza Putri Maharani Ardiansyah, Ramadhani Muhammad Yusuf Ariandi Arlinda Puspita Sari Arsyad Asmiati Asrifan, Andi Atika Auduna Aulia Rahmadhani Ayunita Rahma Azizah, Salsabila Nur Azza S., Inayah Basrawi Buniati Suman Dahliah Dewi, Chitra Diprata, Aprizal Wahyudi Efni Sari Elfrida Ratnawati Elis, Andi Endang Sriningsih Faizal Amir Farid Fatima Firhat Abbas Fitriana Sindi Fitriani Fuad Rahman Hakan Alfijar Haj Halimah Basri Haryanto NP Hasbi Umar Hayati, Kemala Hisbullah Hisbullah Indra Budiman IRA NURIYA SANTI Irvan Jumadi Jumriani, Siti karmita mita Kurniasari M. Hasbi Umar M. Hilman Abulkhoir M. Kamal Fathoni M.Yusuf Alfian Rendra Anggoro Mahful, Rafid Manguntungi, Baso Marwah Umar Marwana Maryam, Andi Maryani Maulana Putra S. Miftahul Nurjannah Moh Aris Pasigai Muh. Fahrul Muh. Ruslan Muh.Syawal Muhammad Farid Maricar Muhammad Mifta Fausan Muhammad Raihan Habibillah Muhammad Rusdi Muis, Nurmuliayanti Musdalipah Mustamin, Icha Nabila Maharani Nadia Vega Neni Triana Noprianto, Ade Nova Anwari Tama Putri Nova Fajri Nur Padila B Nurhafazah Nurhafidah Nurul Adha Albar NURUL FAIZAH Nurul Inzana Filail Palupi, Ahmad Rafli Pidayan Sasnifa Puspo, Tiara Ramadhanti Putra Masbir Rahmadinah, Nurul Afifah Redo Saputro Reskiani Rezki Amaliyah AR, Rezki Amaliyah Rika Rosni Ruslan Abdul Gani Ruslan Abdul Gani, Ruslan Rusma Wati Rusydi Sahida, Muti Sainul Hermawan Sapa, Nasrullah Bin Sari, Della Puspita Sari, Yetti Anita Septi Sri Rahmawati Setyowati, Ratih Shabina, N. Izza Putri Shofian Bin Ahmad Sima Sofya Sri Intan Rahayuningsih Sri Wahyuni SRI WULANDARI ST. Rahmawati Sukma Sulistya, Aryana Rachmad SUTRISNO Syaiful Syamsuriyanti Tiara Handayani Virda Evi Yanti Deril Wahyuddin Wibowo, Aryo Windi Septi Sintia Yusri, Andi Irsandi Yusrianto Nasir Zainal Arifin Zakiyah Zahara Zelki Marfinas