Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk menganalisis dan memahami sejauh mana hubungan antara manajemen kelas yang diterapkan dosen dengan tingkat motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Strategi Pembelajaran di STKIP Syekh Manshur. Dalam konteks pendidikan tinggi, manajemen kelas memiliki peranan penting dalam menciptakan suasana belajar yang efektif, kondusif, serta mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Manajemen kelas yang baik tidak hanya berfokus pada pengaturan fisik ruang belajar, tetapi juga pada pengelolaan interaksi sosial, pengendalian perilaku, dan strategi komunikasi yang diterapkan dosen dalam menciptakan iklim belajar yang positif. Dosen yang mampu mengelola kelas dengan baik dapat menumbuhkan motivasi mahasiswa untuk lebih bersemangat, bertanggung jawab, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan perkuliahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, yang bertujuan untuk menguji hubungan antara dua variabel utama, yaitu manajemen kelas sebagai variabel independen dan motivasi belajar mahasiswa sebagai variabel dependen. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa program studi Pendidikan semester V yang mengikuti mata kuliah Strategi Pembelajaran, dengan jumlah sampel sebanyak 15 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu berdasarkan pertimbangan tertentu seperti keaktifan dan partisipasi dalam perkuliahan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket tertutup berbasis skala Likert, yang mencakup indikator manajemen kelas dan motivasi belajar mahasiswa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui kekuatan hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi sebesar r = 0,802 dengan tingkat signifikansi p < 0,05, yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara manajemen kelas dan motivasi belajar mahasiswa. Dengan demikian, semakin baik manajemen kelas yang diterapkan dosen, semakin tinggi pula motivasi belajar mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen kelas yang efektif berkontribusi penting terhadap peningkatan motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran di perguruan tinggi.