p-Index From 2021 - 2026
15.542
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ilmu Administrasi Publik Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Equilibrium: Jurnal Pendidikan MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdidas Journal Economy And Currency Study (JECS) Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Jurnal Iso Jurnal Kolaboratif Sains ProBisnis : Jurnal Manajemen COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Journal of Economic, Business, and Administration JEBA Journal of Innovation Research and Knowledge Asian Journal of Community Services (AJCS) IICSDGs Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis JIAP Public Policy Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Jurnal Abdimas Terapan MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Administrasi Negara dan Ilmu Pemerintahan International Journal of Sustainable Applied Sciences (IJSAS) Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Innovative and Creativity Journal of Governance and Public Administration Journal of Scientific Insights Journal of Economics and Tourism Jurnal Administrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS) Jurnal Pengabdian kepada MASyarakat (J-PMAS) Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Ilmiah Administrasi Publik
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Penghambat Penjualan Pedagang Kuliner Di Pantai Lalape Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato Aisafira Nurul Fitra Husain; Lisda Van Gobel; Olgha S Nusu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat penjualan pedagang kuliner di Pantai Lalape, Desa Trikora, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato. Pantai Lalape merupakan salah satu kawasan wisata lokal yang berkembang secara mandiri dan menjadi sumber penghidupan utama bagi sebagian masyarakat melalui aktivitas usaha kuliner. Meski memiliki potensi wisata yang menjanjikan, para pedagang mengalami berbagai hambatan yang berdampak langsung pada stabilitas dan pertumbuhan usaha mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam terhadap sembilan informan yang terdiri dari kepala desa, sekretaris desa, pedagang, dan pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang menghambat penjualan pedagang, yaitu keterbatasan modal, kurangnya fasilitas penunjang, dan rendahnya kemampuan dalam mengelola usaha. Modal usaha sebagian besar bersumber dari dana pribadi, tanpa dukungan pembiayaan dari pemerintah desa maupun lembaga keuangan formal. Di sisi lain, fasilitas umum seperti toilet, air bersih, tempat sampah, serta infrastruktur tempat jualan tidak tersedia secara memadai dan kurang terawat. Selain itu, sebagian besar pedagang tidak memiliki keterampilan manajerial yang memadai seperti pencatatan keuangan, perencanaan stok, dan strategi promosi. Ketiga faktor tersebut berinteraksi dan secara langsung mempengaruhi kelangsungan usaha para pedagang kuliner di kawasan wisata ini. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi berbasis komunitas yang melibatkan pemerintah desa dalam menyediakan akses modal, peningkatan fasilitas dasar, serta pelatihan kewirausahaan agar potensi ekonomi lokal dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.
Optimalisasi Pelayanan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Multazam Kota Gorontalo Putri Haluti; Lisda Van Gobel; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalisasi pelayanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Multazam Kota Gorontalo dengan menitikberatkan pada tiga dimensi utama pelayanan: tangible(bukti fisik), responsiveness (daya tanggap), dan empathy (empati). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pasien, tenaga kesehatan, dan unsur manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek tangibility, rumah sakit telah menyediakan fasilitas dasar, namun masih terdapat keluhan terkait ukuran ruangan yang sempit dan kurangnya privasi antar pasien. Pada aspek responsiveness, ditemukan bahwa respons tenaga medis belum konsisten dan kurang sigap dalam menangani kebutuhan pasien, terutama dalam situasi yang membutuhkan tindakan cepat. Sementara itu, pada aspek empathy, pelayanan masih dirasakan kurang personal dan belum mencerminkan kepedulian yang optimal, terlihat dari sikap sebagian tenaga kesehatan dan non-medis yang dinilai kurang ramah. Secara umum, pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Multazam belum mampu memenuhi harapan dan kepuasan pasien secara menyeluruh. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan melalui perbaikan fasilitas, pelatihan komunikasi empatik, dan penguatan sistem responsif menjadi langkah strategis yang perlu diambil.
Implementasi Kebijakan Pengembangan Destinasi Wisata Lombongo di Kabupaten Bone Bolango Rusni Ente; Ellys Rachman; Lisda Van Gobel
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2388

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata lombongo oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone Bolango dan juga mengetahui faktor-Faktor Penghambat Proses Implementasi Kebijakan Pengembangan destinasi wisata lombongo oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olaraga Bone Bolango Metode yang digunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan melibatkan 9 orang informen yang terdiri dari pegawai dinas pariwisata pemuda dan olahraga kabupaten bone bolango berjumlah 6 orang,1 orang sebagai kepala desa lombongo dan 1 orang masyarakat serta 1 orang pengujung destinasi wisata lombongo.Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata lombongo oleh dinas pariwisata Kabupaten Bone Bolango, belum efektif antara pemerintah dan masyarakat dilihat dari aspek baik dari komunikasi,sumber daya disposisi,struktur maupun dari faktor penghambat implementasi kebijakan, dimana dari faktor penghambat masih kurangnya peran aktif dari pemerintah, partispasi masyarakat, swasta, anggaran, serta promosi dalam pengembangan destinasi wisata lombongo, meskipun sumber daya penunjang sudah baik hal ini dapat dilihat dari keberadaan potensi yang dimiliki oleh kawasan destinasi wisata yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan pendapatan daerah (PAD).
Pengelolaan Objek Wisata Pantai Dulanga Oleh Pemerintah Desa Bongo Kabupaten Gorontalo Noni Pricilia Van Gobel; Lisda Van Gobel; Jusrin Kadir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis strategi perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan dalam pengelolaan objek wisata Pantai Dulanga untuk menarik minat wisatawan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dengan beberapa responden dengan cara tanya jawab, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan objek wisata Pantai Dulanga belum maksimal dalam penerapan prencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Pada tahap perencanaan masih terdapat keterbatasan anggaran, fasilitas tempat wisata yang belum memadai, kurangnya Sumber Daya Manusia dan pelatihan untuk pengelola tempat wisata serta media promosi yang belum meluas. Sehingga hal ini tentu menjadi fokus pemerintah desa Bongo kedepannya agar mencari solusi untuk memperbaiki kendala yang dihadapi. Pada tahap pelaksanaan pemerintah desa Bongo terutama pengelola sudah melakukan yang terbaik sesuai dengan perencanaan atau strategi atau kerjasama dengan bebagai pihak. Namun dari segi fasilitas memang masih minim, selain itu juga pemerintah perlu melibatkan masyarakat sekitar terutama para pemuda dalam mengelola objek wisata pantai Dulanga. Diharapkan kedepannya pelaksanaan pengelolaan bisa sejalan dengan perencanaan yang telah disusun. Pada tahap pengawasan pemerintah desa Bongo telah melakukan pengawasan dan evaluasi tindak lanjut setiap 6 bulan sekali dan rapat untuk tindak lanjut perbaikan fasilitas objek wisata. Namun menurut pengunjung dan masyarakat memang tindak lanjut evaluasi belum terlihat, sehingga pemerintah desa perlu melibatkan masyarakat dan pengunjung dalam evaluasi tindak lanjut dari objek wisata Pantai Dulanga.
Faktor-Faktor Penghambat Pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Di SPNF SKB Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Ditinjau Dari Segi Perspektif Administrasi Publik) Nurlaila Stion; Lisda Van Gobel; Agus Pariono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat pelaksanaan program pendidikan kesetaraan di SPNF SKB Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Fokus penelitian mencakup tiga dimensi utama, yaitu Sumber Daya Manusia, Komunikasi, dan Dukungan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi di SPNF SKB Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pelaksana program, serta dokumentasi operasional program. Teknik triangulasi digunakan untuk meningkatkan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi Sumber Daya Manusia, kendala utama adalah kurangnya anggaran yang menyebabkan beberapa tutor dirumahkan, sehingga mengakibatkan satu tutor mengajar dua mata pelajaran yang tidak sesuai dengan bidang keahliannya, berdampak pada kualitas pembelajaran. Di dimensi komunikasi, meskipun sosialisasi tatap muka berjalan lancar, kurangnya kesadaran pemerintah dan masyarakat mengurangi efektivitasnya, dengan rendahnya partisipasi masyarakat dan anak putus sekolah yang lebih memilih bekerja. Sementara itu, dukungan masyarakat terhadap program pendidikan kesetaraan di SPNF SKB Bintauna masih rendah, terlihat dari minimnya partisipasi dalam mendukung program tersebut. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan anggaran, kesadaran, serta partisipasi masyarakat untuk memperbaiki pelaksanaan program pendidikan kesetaraan.
Evaluasi Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Boalemo Risman Hasan; Lisda Van Gobel; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3095

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan pemungutan PBB di Kabupaten Boalemo dan kontribusinya terhadap PAD, dengan fokus pada tiga aspek: tenaga pemeriksa pajak, kepatuhan wajib pajak, serta pendataan basis data PBB Pendekatan dan metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melibatkan sembilan informan yang terdiri dari pejabat Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) serta masyarakat wajib pajak. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah dan kompetensi tenaga pemeriksa pajak, rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak, serta pendataan basis data yang belum mutakhir menjadi kendala utama dalam optimalisasi pemungutan PBB. Kesimpulannya Penelitian ini merekomendasikan peningkatan jumlah dan kapasitas tenaga pemeriksa, intensifikasi sosialisasi pajak, serta pembaruan sistem pendataan berbasis digital untuk meningkatkan efektivitas pemungutan PBB dan kontribusinya terhadap PAD Kabupaten Boalemo.
Kualitas Pelayanan Air Bersih Di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Gorontalo Sandi Nurman Saputra; Lisda Van Gobel; Luthfia Bakari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan air bersih di perusahaan daerah air minum (PDAM) Kota Gorontalo. Fokus utama penelitian ini adalah pada tiga aspek: responsivitas pegawai, keandalan (reliability), dan Sistem Pelayan. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan pedoman wawancara yang di ajukan kepada sejumlah informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas pegawai di lapangan cukup baik, terutama dalam menangani laporan terkait pipa bocor, gangguan aliran, dan keluhan kualitas air. Namun, sistem komunikasi pelanggan belum terstruktur sehingga informasi status keluhan sering tidak memadai. Dari aspek keandalan, PDAM belum konsisten menyediakan pasokan air bersih yang stabil; gangguan distribusi, tekanan rendah, dan perubahan kualitas air masih terjadi tanpa pemberitahuan. Dari aspek sistem pelayanan, prosedur pendaftaran, mutasi data, dan pengaduan masih manual, belum berbasis digital, sehingga efisiensi pelayanan rendah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya PDAM kota Gorontalo meningkatkan kualitas pelayanan publik khususnya kepada pelanggan dalam upaya menciptakan pelayanan air bersih yang responsif, andal, dan modern sehingga akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Efektivitas Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Dalam Meningkatkan Minat Masyarakat Untuk Melanjutkan Studi Di Universitas Bina Taruna Gorontalo Rahmad Dandi Tuadingo; Ellys Rachman; Lisda Van Gobel
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Efektivitas Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dalam meningkatkan minat masyarakat untuk melanjutkan studi di Universitas Bina Taruna Gorontalo. Fokus utama dari penelitian ini adalah pembentukan unit/bidang promosi, peningkatan promosi, dan keterlibatan alumni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Penelitian ini melibatkan pihak-pihak terkait dalam penerimaan mahasiswa baru, termasuk staf pengelola, mahasiswa, dan alumni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Universitas Bina Taruna Gorontalo belum memiliki unit atau bidang promosi khusus yang secara efektif mengelola dan mempromosikan penerimaan mahasiswa baru. Pembentukan UPMB sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas dan sistematisasi proses penerimaan mahasiswa baru. Meskipun strategi promosi yang menggunakan direct marketing dan media digital sudah dilaksanakan, efektivitas promosi digital perlu ditingkatkan, terutama dalam hal penyajian konten yang lebih menarik dan mudah diakses oleh calon mahasiswa di berbagai daerah. Keterlibatan alumni juga sangat penting, karena mereka dapat membantu membangun citra positif universitas dan memperluas jaringan informasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pemetaan wilayah secara sistematis dengan mempertimbangkan potensi daerah dan akses informasi. Daerah dengan tingkat literasi pendidikan rendah, seperti Posigadan dan beberapa wilayah Sulawesi Tengah dan Utara, perlu menjadi prioritas dalam program sosialisasi langsung. Pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik lokal akan meningkatkan efektivitas promosi dan memperluas jangkauan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Bina Taruna Gorontalo.
Implementasi Tunjangan Kinerja (TUKIN) Pegawai Di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone Bolango Isnayati Laleno; Lisda Van Gobel; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Implementasi Tunjangan Kinerja (Tukin) Pegawai di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone Bolango. khususnya pada mekanisme implementasi, Capaian Kerja, dan Dampak Tunjangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi faktual di lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan tunjangan kerja (Tukin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme implementasi Tukin di KPU Bone Bolango belum sepenuhnya berjalan efektif. Hambatan utama meliputi keterlambatan pembaruan data pegawai, ketidaklengkapan laporan, dan verifikasi kinerja yang sering tidak tepat waktu akibat padatnya jadwal kerja. Kondisi ini berimplikasi pada keterlambatan pembayaran dan revisi administrasi berulang. Selain itu, masih ditemukan pegawai dengan kinerja rendah yang memperoleh Tukin hampir sama dengan pegawai berprestasi tinggi, sehingga menimbulkan kesenjangan antara indikator kinerja yang ideal dengan praktik di lapangan. Dampak lain yang teridentifikasi adalah adanya pegawai yang memandang Tukin hanya sebagai hak rutin, bukan sebagai pendorong motivasi, sehingga tujuan utama Tukin menjadi kurang tercapai. Adapun penelitian merekomendasikan efektivitas Tukin tidak semata-mata ditentukan oleh faktor finansial, tetapi juga oleh faktor non-finansial seperti kedisiplinan, lingkungan kerja, serta dukungan organisasi. Oleh karena itu, disarankan agar KPU Bone Bolango melakukan evaluasi berkala, memperbaiki mekanisme verifikasi, serta menjaga keadilan dalam distribusi Tukin, sehingga kebijakan ini benar-benar mampu mendorong peningkatan motivasi dan kinerja pegawai secara optimal.
MANAGEMENT OF AL-MUHTADIN TOLOTIO ELEMENTARY SCHOOL, BONEPANTAI DISTRICT, BONE BOLANGO REGENCY Isa Pakaya, Cindriyani; Van Gobel, Lisda; Djaba, Misbahudin
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 4 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the management of Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Muhtadin in Tolotio Village, Bonepantai District, Bone Bolango Regency, including planning, organization, implementation, and evaluation within the context of a rural Islamic school. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques including in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The results indicate that planning is participatory and based on local needs; organization is characterized by a flexible and collaborative division of tasks; implementation of academic and religious programs is adaptive to school conditions; and evaluation and supervision prioritize a reflective approach and moral strengthening. The conclusion of this study is that despite limited resources, MI Al-Muhtadin is able to provide quality and relevant education through collaborative leadership and strong support from the surrounding community.   Keywords: Madrasah Management, Islamic Education, Rural Schools, Community Participation
Co-Authors Abdullah, Nurlaelasari Abdullah, Syaifudin Abdulwais Mahmud Adam, Mohamad Putra Adelia Adelia Hasu Adi Wijayanto Agus Pariono Airmas, Suwandi Aisafira Nurul Fitra Husain Akili, Santi Al-Hadar, Sofyan Alamri, Moh. Rafli Alfiah Dunggio Alhadar, Sofyan Ali, Sukirman H Amir, Rahman Andi Taufan Hujudji, Ikram Ansar Sahabi Antu, Yahya Arfan Mojo Ari Kartiko, Ari Arman Aligi Azhar, Syamsul Bagou, Usan Bakari , Luthfia Bakari, Lutfia Bakari, Luthfia Bakona, Rahmawati Bidjuni, Abdul Mamat Botutihe, Nandra Audila D. Buange, Sri Pesriani Dali, Iskandar Djaba, Misbahudin Dunggio, Nelsin Dunggio, Titin Ellys Rachman Elnino Husain Mohi Ente, Rusni Fauzan Alfathy Feriska, Lisa Festiana Lasena Fitriah S. Akase Gintulangi, Sabriana Gintulangi, Sabriana Oktaviana Gobel, Rici Grace Oktovina Maskikit Guntur Arie Wibowo H.Rukiya Nggilu Haltin Bolota Hamdata, Fitry Hanafi, Andri Haris Hunta HARIYANTI Hasan, Kurniadi K Hasan, Kurniadi K. Hasan, Sofyaningsih Muhlis Hi. Ali, Sukirman Hi. Syarta, Ahmada Akmal Hunta, Haris I Kadek Satria Arsana I Kadek Satria Arsana Arsana Igirisa, Siti Choirunnisa Iin Laki Ikram Andi Taufan Hurudji Imam Mashudi, Imam Imran, Mohammad Indah, Nurmala Suci Indar Dwi Amelia Sidiki Irma Dumbela Isa Pakaya, Cindriyani Isnayati Laleno Jusrin Kadir Jusrin Kadir Kadir, Jusrin Kadir, Laksmyn Karmila Hasan Kasmat Rivai, Sutrisno Kasmudin H. Sabi Katili, Andi Yusuf Koton , Yosef P. Kurniadi K. Hasan Laila Yusuf Laksmyn Kadir Lindawaty Arbie Luma, Sutrisno Lutfia Bakari Luthfia Bakari Maemunah Maemunah Mapiasse, Zeliana Amirudin Masayu Anastasya H. Pikoli Masrifa Wengkeng Maya Lamusu Meity Tombinawa Minarti Dunggio Minggus Harun Misbahudin Djaba Moh. Abubakar Talalu Mohamad Putra Adam Mohamad Syukur Adam Mokodongan, Regi Muchlis Hullah Muhamad, Adelina Fiolita Nanda Saputra Nggilu , Rukiah Nggilu, Rukiah Nggilu, Rukiyah Non Endey Noni Pricilia Van Gobel Nur Fadila Bahmid Nur Izatul Jannah Hulopi Nuriyanti S Nani Nurlaila Stion Nurlailah Abdullah Nurman Utina Nur’ain Utina Nusi, Caayu Nusu, Fadlia Nusu, Olgha Olan Harun Olgha S Nusu Paneo, Indrawati Pano, Sahrin S. Pariono , Agus Pariono, Agus Pudul, Nursia Putri Haluti Putri labara, Dhea sabrina Rachman, Ayu Anastasya Rachman, Ellys Rachman, Fajerin Racman , Ellys rahim, muhtar Rahmad Dandi Tuadingo Rahman Amir Rahman, Suwartin Rahmat Ismail Datau Rahmawati Rahman Rambulangi, Stenly Manuel Ramis Kasim Ramli Mahmud Rasid Botuwa Rina Kohongia Risman Hasan Rivalya Malanua, Salsa Bila Rukiah Nggilu Rusli Mahadi Rusni Ente Rusni Ente Rusni Ente S. Nusu, Olga Sabriana Octaviana Gintulangi Sabriana Oktaviana Gintulangi Sabriana Oktaviana Gintulangi Sahi, Yayan Salma Hulinggi Samangka, Ikdar W. Sandi Nurman Saputra Sapii, Tresya Anggraini Saputra, Muh. Wahyu Sarwin ishak Sidiki, Sandrina Siti Chairunnisa Igirisa Sofyan Alhadar Sofyan Alhdar Sri Dewi Van Gobel Stevani Priatno, Ilvana Sulfa Muda Suma, Rahmawati Sumanti Maku Supri Talalu, Moh Abubakar Talalu, Moh. Abubakar Tambingon, Adiel Islamyathi Nathanya Krystan Tangguda, Kharisma Tety Adam Tety Thalib Tety Thalib Thalib, Tety Toi, Adrian Tri Kurniasih Tri Utami Khairunissa Palahuwata Udin Hamim Umar, Herlina Usman Kaharu Usman, Sudianto Usman, Wiranti Venny Lanti Wahyuningsih Atid Yahya Antu Yahya Antu Yanti Mustafa Yosep P. Koton Yuliana Hasan Yusril Ihza Disastra Zulkifli Vebriadi Saleh