p-Index From 2021 - 2026
13.882
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ilmu Administrasi Publik Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Equilibrium: Jurnal Pendidikan MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdidas Journal Economy And Currency Study (JECS) Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Jurnal Iso ProBisnis : Jurnal Manajemen COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Journal of Economic, Business, and Administration JEBA Journal of Innovation Research and Knowledge Asian Journal of Community Services (AJCS) IICSDGs Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis JIAP Public Policy Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Jurnal Abdimas Terapan Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Administrasi Negara dan Ilmu Pemerintahan International Journal of Sustainable Applied Sciences (IJSAS) Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Innovative and Creativity Journal of Governance and Public Administration Journal of Scientific Insights Journal of Economics and Tourism Jurnal Administrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS) Jurnal Pengabdian kepada MASyarakat (J-PMAS) Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIA KEBIJAKAN PERMENKES NOMOR 6 TAHUN 2014 LARANGAN MONGUBINGO: PERSPPEKTIF TRADISI MASYARAKAT ADAT DI KABUPATEN GORONTALO Alhadar, Sofyan; Gobel, Lisda Van; Nggilu, Rukiah; Sahi, Yayan; Ali, Sukirman H
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 9 No. 3 (2022): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v9i3.436

Abstract

This study aims to examine the prohibition of female circumcision involving the World Helth Organization (WHO) and the National Commission on Women. Where the organization gives legitimacy that female circumcision violates Human Rights. The methods used in this study are qualitative and descriptive research methods. For the location of the study was carried out in Gorontalo Regency. The results showed that the implementation of female circumcision in Gorontalo did not conflict with juridical law in terms of the procedure for implementing female circumcision as stated in the regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 6 of 2014. In addition, the factor that makes female circumcision mandatory for indigenous peoples in Gorontalo Regency, namely the belief that female circumcision ( Mongubingo) can suppress sexual desire, behavior, and sturdiness in maintaining Islamic law. now. Dnature this is the purpose of female circumcision is actually to regulate the order in religious values, customs and norms that apply to societya as well as the practice of beliefs and symbols of greatness of traditions oriented towards the Custom of serendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah (ASQ).
Implementasi Kebijakan Pengembangan Destinasi Wisata Lombongo di Kabupaten Bone Bolango Ente, Rusni; Rachman , Ellys; Van Gobel , Lisda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2388

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata lombongo oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone Bolango dan juga mengetahui faktor-Faktor Penghambat Proses Implementasi Kebijakan Pengembangan destinasi wisata lombongo oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olaraga Bone Bolango Metode yang digunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan melibatkan 9 orang informen yang terdiri dari pegawai dinas pariwisata pemuda dan olahraga kabupaten bone bolango berjumlah 6 orang,1 orang sebagai kepala desa lombongo dan 1 orang masyarakat serta 1 orang pengujung destinasi wisata lombongo.Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata lombongo oleh dinas pariwisata Kabupaten Bone Bolango, belum efektif antara pemerintah dan masyarakat dilihat dari aspek baik dari komunikasi,sumber daya disposisi,struktur maupun dari faktor penghambat implementasi kebijakan, dimana dari faktor penghambat masih kurangnya peran aktif dari pemerintah, partispasi masyarakat, swasta, anggaran, serta promosi dalam pengembangan destinasi wisata lombongo, meskipun sumber daya penunjang sudah baik hal ini dapat dilihat dari keberadaan potensi yang dimiliki oleh kawasan destinasi wisata yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan pendapatan daerah (PAD).
Mekanisme Pelayanan Perizinan Di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Gorontalo Hi. Syarta, Ahmada Akmal; Van Gobel, Lisda; Pariono, Agus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.15098

Abstract

Provinsi Gorontalo, dalam upayanya meningkatkan mutu pelayanan publik, telah membentuk Di bawah Organisasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu mengalami perubahan struktur organisasi karena Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2018.. Inovasi dalam pelayanan publik, termasuk penerapan smart city dan sistem teknologi informasi, diharapkan dapat memperbaiki kualitas pelayanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Meskipun demikian, tantangan dalam implementasi kebijakan dan integrasi sistem tetap menjadi isu yang perlu diatasiStudi ini bertujuan untuk mengevaluasi pendekatan yang digunakan dalam proses perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Gorontalo. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi.dari literatur dan jurnal terkait. Penelitian ini menggunakan observasi nonpartisipasi, di mana peneliti berperan sebagai pengamat independen, serta dokumentasi meliputi foto dan rekaman suara untuk analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses pengajuan berkas, verifikasi berkas, dan evaluasi teknis di PTSP Provinsi Gorontalo masih belum efektif. Sistem online untuk pengajuan berkas sering mengalami gangguan, verifikasi berkas kurang optimal karena kurangnya pemeriksaan ulang, dan evaluasi teknis terganggu oleh keterbatasan staf dan kurangnya komunikasi. Rekomendasi termasuk perbaikan sistem online, peningkatan prosedur verifikasi, serta penambahan staf dan perbaikan koordinasi. Peningkatan di ketiga aspek ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan perizinan.
PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN GORONTALO DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASAYARAKAT PADA PEMILU SERENTAK TAHUN 2024 Adam, Mohamad Putra; Gobel, Lisda Van; Djaba, Misbahudin
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i3.2735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu Serentak 2024, dengan fokus pada peran individu, kelompok, dan informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta data sekunder dari dokumen publikasi dan sumber online terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran individu KPU telah cukup profesional dan adaptif, meskipun ada tantangan dalam merespons disinformasi dan tekanan eksternal. Peran kelompok dalam koordinasi internal masih perlu diperkuat agar sosialisasi lebih efektif, sementara peran informasi melalui media sosial telah efektif dalam menjangkau pemilih muda, meskipun perlu penyesuaian terhadap tren digital dan pengawasan terhadap hoaks. Simpulan penelitian ini adalah bahwa KPU Kabupaten Gorontalo telah menunjukkan upaya yang signifikan dalam meningkatkan partisipasi pemilih, namun perlu adanya peningkatan dalam koordinasi internal, respons terhadap disinformasi, serta adaptasi dengan perkembangan digital untuk mencapai partisipasi yang lebih optimal. Kata Kunci: KPU, Partisipasi Pemilih, Pemilu 2024, Sosialisasi, Disinformasi
MODEL DESA MANDIRI BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT STUDI DI DESA TOLUTU KECAMATAN TOMINI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Bidjuni, Abdul Mamat; Gobel, Lisda Van; Djaba, Misbahudin
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i3.2744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pemantauan, dan pengambilan keputusan pembangunan di Desa Tolutu, Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi sebagai sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mekanisme musyawarah desa telah diterapkan secara partisipatif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, partisipasi aktif warga masih tergolong rendah akibat kurangnya pemahaman, waktu pelaksanaan musyawarah yang tidak sesuai dengan aktivitas warga, minimnya sosialisasi, serta apatisme akibat usulan yang jarang ditindaklanjuti. Selain itu, keterbatasan pelatihan dan akses informasi juga menjadi kendala dalam proses pemantauan dan pengawasan, sedangkan pengambilan keputusan sering diwarnai ketidaksepakatan dan dominasi pemerintah desa. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa partisipasi masyarakat di Desa Tolutu masih bersifat formal dan belum optimal, sehingga diperlukan peningkatan edukasi, sosialisasi, dan pelibatan yang lebih efektif agar pembangunan desa dapat berjalan secara partisipatif dan berkeadilan. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Musyawarah Desa, Pembangunan Desa, Pengambilan Keputusan
Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Penyelenggaraan Program Pemerintahan di Desa Bualemo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara Pano, Sahrin S.; Gobel, Lisda Van; Nggilu, Rukiah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v11i3.2314

Abstract

The background of the research examines the importance of the role of the Village Consultative Body (BPD) based on the duties and functions of the Village Consultative Body (BPD) in the Village Government Program. The purpose of this research is to understand the role of the Village Consultative Body (BPD) in the implementation of government programs in Bualemo Village, Kwandang District, North Gorontalo Regency. The research method used is qualitative with a descriptive type of research. The research results show that the coordination of the Village Consultative Body (BPD) is not yet optimal, as evidenced by the lack of information transparency and coordination that is not fully proactive. The cooperation between the Village Consultative Body (BPD) and the Village Government has not been fully effective, as evidenced by the lack of attendance of BPD members at the office, which delays decision-making by the Village Government and results in minimal meetings with the Village Government. The evaluation of the Village Consultative Body (BPD) is still lacking in the implementation of government programs. Although the Village Consultative Body (BPD) participates in discussions and provides opinions, the implementation of evaluations is still limited and often not well-documented.
Peran Pemerintah dalam Mengatasi Anak Putus Sekolah di Kelurahan Madale Kecamatan Poso Kota Utara Kabupaten Poso Saputra, Muh. Wahyu; Gobel, Lisda Van; Antu, Yahya
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v11i3.2341

Abstract

The phenomenon of increasing numbers of school dropouts in Madale Village, influenced by socio-economic factors, as well as less than optimal government intervention, has become an urgent need to be studied in order to evaluate the role of the government in effectively overcoming this problem. This study aims to determine and describe the role of the government in overcoming school dropouts in Madale Village, North Poso City District, Poso Regency. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection methods in the form of in-depth interviews, direct observation, and documentation. The results of the study indicate that supporting facilities for school dropouts are still less than optimal, such as uneven program realization, low community access to information and educational assistance. The government as a motivator is also still less than optimal, this is because the implementation and encouragement of the government are considered not optimal and have not been evenly felt by children who have dropped out of school. In addition, the government as a mobilizer is considered still not optimal, this is because the government has not been able to mobilize elements of society or community leaders to help overcome the problem of school dropouts. This study suggests that the active role of the village government is very much needed to reduce the number of school dropouts through a more effective and sustainable facilitation, motivation, and mobilization approach.
Faktor-Faktor Penghambat Program Pengentasan Kemiskinan oleh Pemerintah Desa Dolong B Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una Sidiki, Sandrina; Gobel, Lisda Van; Nusu, Olgha
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v11i3.2353

Abstract

This study aims to examine the poverty situation in Dolong B Village and the factors that influence community welfare. The method used was descriptive qualitative, with interviews with village officials and the community. The results revealed that the village's remote location is a major obstacle to increasing residents' income. Limited access to markets outside the village prevents agricultural and fishery products from being marketed optimally, resulting in underutilization of the existing economic potential, resulting in low daily income. Furthermore, this study identified micro-business opportunities that could be developed, such as home-based culinary arts, handicrafts, and skilled services. This potential is considered realistic for increasing family income, especially for housewives and village youth
UPAYA PEMERINTAH DALAM MENINGKATKAN PEMENUHAN PREDIKAT NINDYA KOTA LAYAK ANAK DI KOTA GORONTALO Mokodongan, Regi; Van Gobel, Lisda; Al-Hadar, Sofyan
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 12 No. 3 (2025): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v12i3.1904

Abstract

This study aims to analyze the efforts of the Gorontalo City Government in achieving the Nindya predicate for Child-Friendly City (CFC). The research focuses on three key aspects: inter-agency coordination among Local Government Organizations (OPD) and stakeholders, the implementation of program evaluation, and the availability of supporting budget. A qualitative approach with descriptive methods was applied. Data were collected through in-depth interviews with key informants such as the head of the agency, secretary, department heads, financial division, and community figures. The results show that the local government has formed a CFC Task Force and conducted cross-sectoral coordination. However, community and private sector participation remains limited. Program evaluation is carried out periodically but tends to emphasize administrative procedures rather than measuring the actual impact on children. Budget constraints are still a major challenge, as there is no dedicated allocation for CFC programs. Based on these findings, it is recommended that the government strengthen participatory coordination, improve impact-based evaluation systems, and advocate for thematic budget allocation to ensure the sustainability of CFC initiatives.
Strategi Penjualan dalam Meningkatkan Pendapatan Pedagang Pakaian di Pasar Sentral Kota Gorontalo Nusu, Fadlia; Gobel, Lisda Van; Gintulangi, Sabriana Oktaviana
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v11i3.2348

Abstract

This study aims to identify the sales strategies employed by lingerie traders to increase income in the Central Market of Gorontalo City. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The informants consist of traders, consumers, and related institutions. The results show that the majority of traders have not optimally utilized digital technology, have conducted insufficient periodic inspections of goods, and have not established effective communication with consumers. This has resulted in a decline in income and competitiveness of traders amidst the development of the digital market. This study recommends the need for digital marketing training and customer service approaches as strategies to increase income.
Co-Authors Abdullah, Nurlaelasari Abdullah, Syaifudin Abdulwais Mahmud Adam, Mohamad Putra Adelia Adelia Hasu Adi Wijayanto Agus Pariono Airmas, Suwandi Akili, Santi Al-Hadar, Sofyan Alamri, Moh. Rafli Alhadar, Sofyan Ali, Sukirman H Amir, Rahman Andi Taufan Hujudji, Ikram Ansar Sahabi Antu, Yahya Ari Kartiko Ari Kartiko, Ari Arman Aligi Ayu Anastasya Rachman Azhar, Syamsul Bagou, Usan Bakari , Lutfia Bakari , Luthfia Bakari, Lutfia Bakari, Luthfia Bakona, Rahmawati Bidjuni, Abdul Mamat Botutihe, Nandra Audila D. Buange, Sri Pesriani Dali, Iskandar Djaba, Misbahudin Dunggio, Nelsin Dunggio, Titin Ellys Rachman Elnino Husain Mohi Ente, Rusni Fauzan Alfathy Feriska, Lisa Festiana Lasena Gintulangi, Sabriana Gintulangi, Sabriana Oktaviana Gobel, Rici Grace Oktovina Maskikit Guntur Arie Wibowo Guntur Arie Wibowo, Guntur Arie H.Rukiya Nggilu Haltin Bolota Hamdata, Fitry Hanafi, Andri Haris Hunta HARIYANTI Hasan, Kurniadi K Hasan, Kurniadi K. Hasan, Sofyaningsih Muhlis Hi. Ali, Sukirman Hi. Syarta, Ahmada Akmal Hunta, Haris I Kadek Satria Arsana I Kadek Satria Arsana Arsana Igirisa, Siti Choirunnisa Iin Laki Imam Mashudi, Imam Imran, Mohammad Indah, Nurmala Suci Indar Dwi Amelia Sidiki Irma Dumbela Jusrin Kadir Jusrin Kadir Kadir, Jusrin Kadir, Laksmyn Karmila Hasan Kasmat Rivai, Sutrisno Kasmudin H. Sabi Katili, Andi Yusuf Koton , Yosef P. Kurniadi K. Hasan Laila Yusuf Laksmyn Kadir Lindawaty Arbie Maemunah Maemunah Malini Ganapathy Mapiasse, Zeliana Amirudin Masayu Anastasya H. Pikoli Masrifa Wengkeng Maya Lamusu Meity Tombinawa Minarti Dunggio Minggus Harun Misbahudin Djaba Moh. Abubakar Talalu Mohamad Putra Adam Mohamad Syukur Adam Mojo, Arfan Mokodongan, Regi Muchlis Hullah Muhamad, Adelina Fiolita Nanda Saputra Nggilu , Rukiah Nggilu, Rukiah Nggilu, Rukiyah Non Endey Nur Fadila Bahmid Nuriyanti S Nani Nurlailah Abdullah Nurman Utina Nur’ain Utina Nusi, Caayu Nusu, Fadlia Nusu, Olgha Olan Harun Pano, Sahrin S. Pariono , Agus Pariono, Agus Pudul, Nursia Putri labara, Dhea sabrina Rachman , Ellys Rachman, Ellys Rachman, Fajerin Racman , Ellys rahim, muhtar Rahman Amir Rahman, Suwartin Rahmat Ismail Datau Rahmawati Rahman Rambulangi, Stenly Manuel Ramis Kasim Ramli Mahmud Rasid Botuwa Rina Kohongia Rivalya Malanua, Salsa Bila Rukiah Nggilu Rusli Mahadi Rusni Ente Rusni Ente S. Nusu, Olga Sabriana Oktaviana Gintulangi Sabriana Oktaviana Gintulangi Sahi, Yayan Salma Hulinggi Samangka, Ikdar W. Sapii, Tresya Anggraini Saputra, Muh. Wahyu Saputra, Nanda Sarwin ishak Sidiki, Sandrina Siti Chairunnisa Igirisa Sofyan Alhadar Sofyan Alhdar Sri Dewi Van Gobel Stevani Priatno, Ilvana Sulfa Muda Suma, Rahmawati Supri Sutrisno Luma Tahir, Hartati Talalu, Moh Abubakar Talalu, Moh. Abubakar Tambingon, Adiel Islamyathi Nathanya Krystan Tangguda, Kharisma Tety Adam Tety Thalib Tety Thalib Thalib, Tety Toi, Adrian Tri Kurniasih Umar, Herlina Usman Kaharu Usman, Sudianto Usman, Wiranti Venny Lanti Wahyuningsih Atid Wijayanto, Adi Yahya Antu Yahya Antu Yanti Mustafa Yosep P. Koton Yuliana Hasan Yusril Ihza Disastra Zulkifli Vebriadi Saleh