p-Index From 2021 - 2026
15.542
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ilmu Administrasi Publik Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Equilibrium: Jurnal Pendidikan MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Konseling Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdidas Journal Economy And Currency Study (JECS) Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Jurnal Iso Jurnal Kolaboratif Sains ProBisnis : Jurnal Manajemen COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Journal of Economic, Business, and Administration JEBA Journal of Innovation Research and Knowledge Asian Journal of Community Services (AJCS) IICSDGs Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis JIAP Public Policy Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Jurnal Abdimas Terapan MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Administrasi Negara dan Ilmu Pemerintahan International Journal of Sustainable Applied Sciences (IJSAS) Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Innovative and Creativity Journal of Governance and Public Administration Journal of Scientific Insights Journal of Economics and Tourism Jurnal Administrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS) Jurnal Pengabdian kepada MASyarakat (J-PMAS) Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Ilmiah Administrasi Publik
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KELURAHAN TANGGUH BENCANA (KELTANA) DI DESA BIAWU KOTA GORONTALO Tety Thalib; Ellys Rachman; Rukiah Nggilu; Sofyan Alhadar; Lisda Van Gobel; Kurniadi K. Hasan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (J-PMas) Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada MASyarakat (J-PMas)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/j-pmas.v2i3.153

Abstract

Dalam mengembangkan desa/kelurahan tangguh bencana para pemangku kepentingan harus mengadakan kajian terkait risiko bencana yang ada di desa/kelurahannya. Analisis risiko dapat dilakukan dengan mengkaji adanya ancaman, kerentanan dan kemampuan. Metode yang digunakan berupa metode observasi, diskusi, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi. Hasil pengabdian pada Masyarakat yang telah dilakukan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih spesifik terkait program Kelurahan Tangguh Bencana dan meningkatkan kapasitas Masyarakat agar tetap aktif menjaga lingkungan, tanggap terhadap faktor yang menimbulkan bencana atau bersikap kesiapsiagaan bencana, mitigasi bencana, triage bencana, Bantuan Hidup Dasar (BHD), evakuasi atau penanganan pengungsi dan korban bencana. Kegiatan ini secara spesifik dijelaskan bagaimana upaya penanggulangan bencana banjir melalui penguatan kapasitas masyarakat agar berjalan secara efektif dan efisien.
PEMBINAAN UMKM MELALUI PENGOLAHAN BAHAN DASAR JAGUNG UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS DAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA HELUMO KECAMATAN SUWAWA KABUPATEN BONE BOLANGO Gobel, Lisda Van; Katili, Andi Yusuf; Alhadar, Sofyan; Thalib, Tety
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (J-PMas) Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (J-PMas)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/j-pmas.v1i1.8

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha yang sebagian besar dari kalangan menengah ke bawah. Sejak krisis melanda ekonomi nasional pada tahun 1998 dimana kondisi ekonomi nasional tidak stabildan sempat goyah diakui mampu menggerakkan perekonomian rakyat serta mampu menggali inovasi dari semua potensi yang ada di daerah. Namun, hingga saat ini perkembangannya belum mampu meningkatkan pendapatan. Usaha UMKM khususnya mikro dan kecil masih mengalami pasang surut karena keterbatasan dalam meningkatkan segi kualitas produksi dan manajemen usaha. Sebagai pilar ekonomi daerah, UMKM membutuhkan perhatian khususnya dari perguruan tinggi melalui program pengabdian kepada masyarakat. Salah satu usaha mikro yang menjadi sasaran kegiatan program pengabdian kepada masyarakat, yaitu pengolahan jagung menjadi stik (makanan ringan) yang berkualitas baik dan aman dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan kesehataan masyarakat. Di Desa Helumo Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, terdapat sejumlah mitra yang berkecimpung di bidang usaha stik jagung sebagai industri rumahan. Permasalahannya, mitra yang berkecimpung dalam usaha mikro stik jagung tersebut, masih menggunakan cara-cara tradisional dalam pengolahannya. Keterbatasan ekonomi mitra menjadi kendala dalam meningkatkan kualitas produk. Program pengabdian masyarakat stimulus, diarahkan pada: (1) pendampingan dalam proses pengolahan produk yang berkualitas; dan (2) pembinaan manajemen usaha. Luaran yang diharapkan, sebanyak 10 mitra usaha stik jagung memperoleh keterampilan pengolahan stik jagung yang berkualitas, dengan kemampuan manajemen usaha yang mampu meningkatkan pendapatan mitra secara berkelanjutan. Program yang dilakukan diawali dengan penyiapan dan survei lokasi, koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk persiapan kelengkapan administrasi, persiapan materi pendampingan dan pelatihan manajemen usaha.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN SINGKONG DALAM MENINGKATKAN NILAI TAMBAH PRODUK DI KELURAHAN BILOTADAA BARAT KECAMATAN SIPATANA KOTA GORONTALO Thalib, Tety; Bagou, Usan; Talalu, Moh. Abubakar; Gobel, Lisda Van; Alhadar, Sofyan; Hasan, Kurniadi K.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (J-PMas) Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (J-PMas)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/j-pmas.v1i1.11

Abstract

Pada dasarnya bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah tertinggal dan berekonomi miskin, melakukan peran ganda bukanlah sesuatu hal yang baru. Bagi perempuan golongan ini peran ganda telah ditanamkan oleh para orang tua mereka sejak mereka masih berusia muda. para remaja putri tidak dapat bermain bebas seperti layaknya remaja lainnya karena terbebani kewajiban bekerja untuk membantu perekonomian keluarga mereka. Para ibu rumah tangga, khususnya pada keluarga miskin tidak terlalu memperdulikan pekerjaan apa yang akan mereka kerjakan. Sebagian besar dari mereka bekerja sebagai buruh yang secara gaji tidak terlalu mencukupi kebutuhan keluarga mereka sehari-hari seperti bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang upah kecil dan pengasuh anak dengan upah yang minimum. Bekerjanya kaum perempuan di luar atau di level domestik membuat para perempuan menjadi lebih maju dan tangguh dalam bergerak maupun berfikir. Seperti para ibu rumah tangga di Kelurahan Bulotadaa Barat Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo, faktor kemiskinan yang dialami para perempuan menyebabkan para perempuan dengan rela melakoni pekerjaan menjadi Pekerja sebagai pengolah Singkong sebagai bahan makanan dan di jual untuk membantu perekonomian keluarga. Para ibu rumah tangga bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup rumah tangga mereka, suami mereka yang bekerja sebagai buruh serabutan membuat kebutuhan sehari-hari tidak tercukupi. Hal tersebut yang membuat para perempuan ini bekerja. Budaya partiarhi yang dulu membuat para perempuan terpenjara sekarang mulai memudar, walaupun di desa tetapi budaya partiarhi mulai ditinggalkan, para perempuan bekerja untuk membantu perekonomian keluarga mereka. Salah satu bukti nyata adalah usaha Kripik Singkong Pedas Manisnya" yang berada di Kelurahan Bulotadaa Barat Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo, peran ganda perempuan dalam upaya meningkatkan perekonomian keluarga. Di Kelurahan Bulotadaa Barat tidak sedikit para perempuan yang bekerja untuk membantu suami dalam meningkatkan pendapatan keluarga dan membantu perekonomian keluarganya. Dalam pengelolaan usaha olahan pisang ini di pimpin oleh ibu Rawija Djibu sebagai pemilik usaha rumahan, para ibu rumah tangga ini bekerja sebagai pengolah bahan makanan yaitu singkong menjadi keripik balado dan original dan sudah merupakan pekerjaan yang wajib mereka lakukan untuk membantu pekerjaan yang dilakukan suami.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pengelolaan Dana Desa Di Desa Molas Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo Rukiah Nggilu; Andi Yusuf Katili; Ellys Rachman; Lisda Van Gobel
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 4: November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i4.837

Abstract

Kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu yang harus menjadi perhatian pemerintah karena hal demikian telah menjadi tanggung jawabnya, agar tidak ada rakyat Indonesia yang miskin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada pemerintah Desa Molas, agar mampu lebih memahami bagaimana memanfaatkan dana desa dengan sebaik-baiknya untuk menyejahterakan masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam proses pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan tentang penggunaan dana desa secara efektif dan efisien agar tujuan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tercapai. Lokasi pengabdian dilakukan di Desa Molas, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, yakni pada 31 Mei hingga 1 Juni 2022. Hasil kegiatan yang dilakukan dalam proses pengabdian kepada masyarakat adalah aparat desa dapat lebih paham cara pengelolaan dana desa sesuai peruntukkannya, hal ini sebagaimana tertuang dalam undang-undang, dimana tujuannya antara lain adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Improving Community Welfare Through Village Fund Management in Molas Village, Bongomeme District, Gorontalo Regency Community welfare is one that the government should pay attention to because it has become its responsibility, so that no Indonesian people are poor in the life of the nation and state. The purpose of this community service is to provide counseling to the government of Molas Village, so that they are able to better understand how to make the best use of village funds for the welfare of their people. The method used in the community service process is counseling on the effective and efficient use of village funds so that the goal of improving community welfare is achieved. The location of the service is carried out in Molas Village, Bongomeme District, Gorontalo Regency, namely from 31 May to 1 June 2022. The results of the activities carried out in the community service process are that village officials can better understand how to manage village funds according to their designation, this is as stated in the law -law, where the goal is among others for the welfare of the community.
OPTIMALISASI LAYANAN PENERBITAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) UNTUK MEMBANTU UMKM Lisda Van Gobel; Rachman, Fajerin; Rusni Ente; Yusril Ihza Disastra; Indar Dwi Amelia Sidiki
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v8i1.4022

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala rendahnya legalitas usaha, terutama dalam penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Limboto Barat untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan OSS. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang dikombinasikan dengan pelatihan teknis dan pendampingan langsung. Sebanyak 45 pelaku UMKM mengikuti kegiatan ini, dengan hasil menunjukkan bahwa 85% peserta memahami materi yang disampaikan, 8,89% mampu mengajukan NIB secara mandiri, dan 4,44% berhasil memperoleh NIB selama kegiatan berlangsung. Kendala utama meliputi keterbatasan teknologi dan dokumen pendukung, yang diatasi melalui penyediaan perangkat dan asistensi administrasi. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan legalitas usaha UMKM, memperkuat literasi digital, serta mendukung implementasi kebijakan perizinan berbasis risiko. Diperlukan replikasi program serupa di wilayah lain serta kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan
Management of the Water Park Tourist Attraction in Soputa Village by the Village-Owned Enterprise (Bumdes) Al-Ikhlas, South Bolaang Mongondow Regency Buange, Sri Pesriani; Gobel, Lisda Van; Kadir, Jusrin
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 2 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v2i9.5877

Abstract

The aim of this research that the researchers want to achieve in this research is to find out by getting an overview of the Management of the Water Park Tourism Object in Soputa Village by Bumdes Al-Ikhlas, South Bolaang Mongondow Regency. State the process carried out, and In this research, the author uses qualitative descriptive to reveal in more depth about the Management of the Water Park Tourist Attraction in Soputa Village by Bumdes Al-Ikhlas for 3 Months from April to June. The results of the research show that overall the management of the water park tourist attraction by BUMDes Al-Iklas in Soputa Village, Helumo District, South Bolaang Mongondow Regency has not been optimal in terms of Facility Planning, Promotion Implementation and Government Supervision.
Transparency in Government Governance by the Head of Bubalango Village, East Sumalata District, North Gorontalo Regency Dunggio, Nelsin; Gobel, Lisda Van; Nggilu, Rukiyah
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 2 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v2i10.6484

Abstract

This research aims to determine the transparency of government governance by the Head of Bubalango Village, East Sumalata District, North Gorontalo Regency. The focus in this research is fairness, accountability, and professionalism. The research method uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews with a number of informants, observation and recording secondary data related to the research problem. The results of the research concluded that, fairness does not yet exist completely because village governance has not been implemented well as in policies perceived by the community, accountability in governance does not run in accordance with village legislation, where in terms of responsibility for workers or errors by officials other villages and professionals in government governance in Bubalango Village are not yet owned by village officials or village governance has not been optimally carried out by village officials in providing excellent service to the community so that the community gets comfort and good service provided by the Bubalango Village District government East Sumalata, North Gorontalo Regency.
Management of Online Transportation Services at the Gorontalo City Grab Office Rasid Botuwa; Gobel, Lisda Van; Antu, Yahya
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 2 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v2i10.6493

Abstract

The aim of this research is to find out the Management of Online Transportation Services at the Gorontalo City Grab Office. This research method is descriptive qualitative. Location: This research was conducted at the Gorontalo City Grab Office. The research results show that Management of Online Transportation Services at the Gorontalo City Grab Office. It can be seen from the results of the interview that the planning limits on the recruitment of new drivers are increasing every day to maintain a balance between drivers and customers. If drivers exceed customers, it will be increasingly difficult for drivers to get orders. It can be seen from the results of interviews that communication between drivers and customers often leads to misunderstandings, such as differences in customer pick-up or delivery locations, which leads to customers canceling orders. It can be seen from the interview results that Grab's supervision is still lacking for customers to maintain driver comfort. When there are individuals who violate the rules, especially customers who often make fictitious orders and cancel orders, this is detrimental to drivers.
ANALISIA KEBIJAKAN PERMENKES NOMOR 6 TAHUN 2014 LARANGAN MONGUBINGO: PERSPPEKTIF TRADISI MASYARAKAT ADAT DI KABUPATEN GORONTALO Alhadar, Sofyan; Gobel, Lisda Van; Nggilu, Rukiah; Sahi, Yayan; Ali, Sukirman H
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 9 No. 3 (2022): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v9i3.436

Abstract

This study aims to examine the prohibition of female circumcision involving the World Helth Organization (WHO) and the National Commission on Women. Where the organization gives legitimacy that female circumcision violates Human Rights. The methods used in this study are qualitative and descriptive research methods. For the location of the study was carried out in Gorontalo Regency. The results showed that the implementation of female circumcision in Gorontalo did not conflict with juridical law in terms of the procedure for implementing female circumcision as stated in the regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 6 of 2014. In addition, the factor that makes female circumcision mandatory for indigenous peoples in Gorontalo Regency, namely the belief that female circumcision ( Mongubingo) can suppress sexual desire, behavior, and sturdiness in maintaining Islamic law. now. Dnature this is the purpose of female circumcision is actually to regulate the order in religious values, customs and norms that apply to societya as well as the practice of beliefs and symbols of greatness of traditions oriented towards the Custom of serendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah (ASQ).
Mekanisme Pelayanan Perizinan Di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Gorontalo Hi. Syarta, Ahmada Akmal; Van Gobel, Lisda; Pariono, Agus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.15098

Abstract

Provinsi Gorontalo, dalam upayanya meningkatkan mutu pelayanan publik, telah membentuk Di bawah Organisasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu mengalami perubahan struktur organisasi karena Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2018.. Inovasi dalam pelayanan publik, termasuk penerapan smart city dan sistem teknologi informasi, diharapkan dapat memperbaiki kualitas pelayanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Meskipun demikian, tantangan dalam implementasi kebijakan dan integrasi sistem tetap menjadi isu yang perlu diatasiStudi ini bertujuan untuk mengevaluasi pendekatan yang digunakan dalam proses perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Gorontalo. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi.dari literatur dan jurnal terkait. Penelitian ini menggunakan observasi nonpartisipasi, di mana peneliti berperan sebagai pengamat independen, serta dokumentasi meliputi foto dan rekaman suara untuk analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses pengajuan berkas, verifikasi berkas, dan evaluasi teknis di PTSP Provinsi Gorontalo masih belum efektif. Sistem online untuk pengajuan berkas sering mengalami gangguan, verifikasi berkas kurang optimal karena kurangnya pemeriksaan ulang, dan evaluasi teknis terganggu oleh keterbatasan staf dan kurangnya komunikasi. Rekomendasi termasuk perbaikan sistem online, peningkatan prosedur verifikasi, serta penambahan staf dan perbaikan koordinasi. Peningkatan di ketiga aspek ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan perizinan.
Co-Authors Abdullah, Nurlaelasari Abdullah, Syaifudin Abdulwais Mahmud Adam, Mohamad Putra Adelia Adelia Hasu Adi Wijayanto Agus Pariono Airmas, Suwandi Aisafira Nurul Fitra Husain Akili, Santi Al-Hadar, Sofyan Alamri, Moh. Rafli Alfiah Dunggio Alhadar, Sofyan Ali, Sukirman H Amir, Rahman Andi Taufan Hujudji, Ikram Ansar Sahabi Antu, Yahya Arfan Mojo Ari Kartiko, Ari Arman Aligi Azhar, Syamsul Bagou, Usan Bakari , Luthfia Bakari, Lutfia Bakari, Luthfia Bakona, Rahmawati Bidjuni, Abdul Mamat Botutihe, Nandra Audila D. Buange, Sri Pesriani Dali, Iskandar Djaba, Misbahudin Dunggio, Nelsin Dunggio, Titin Ellys Rachman Elnino Husain Mohi Ente, Rusni Fauzan Alfathy Feriska, Lisa Festiana Lasena Fitriah S. Akase Gintulangi, Sabriana Gintulangi, Sabriana Oktaviana Gobel, Rici Grace Oktovina Maskikit Guntur Arie Wibowo H.Rukiya Nggilu Haltin Bolota Hamdata, Fitry Hanafi, Andri Haris Hunta HARIYANTI Hasan, Kurniadi K Hasan, Kurniadi K. Hasan, Sofyaningsih Muhlis Hi. Ali, Sukirman Hi. Syarta, Ahmada Akmal Hunta, Haris I Kadek Satria Arsana I Kadek Satria Arsana Arsana Igirisa, Siti Choirunnisa Iin Laki Ikram Andi Taufan Hurudji Imam Mashudi, Imam Imran, Mohammad Indah, Nurmala Suci Indar Dwi Amelia Sidiki Irma Dumbela Isa Pakaya, Cindriyani Isnayati Laleno Jusrin Kadir Jusrin Kadir Kadir, Jusrin Kadir, Laksmyn Karmila Hasan Kasmat Rivai, Sutrisno Kasmudin H. Sabi Katili, Andi Yusuf Koton , Yosef P. Kurniadi K. Hasan Laila Yusuf Laksmyn Kadir Lindawaty Arbie Luma, Sutrisno Lutfia Bakari Luthfia Bakari Maemunah Maemunah Mapiasse, Zeliana Amirudin Masayu Anastasya H. Pikoli Masrifa Wengkeng Maya Lamusu Meity Tombinawa Minarti Dunggio Minggus Harun Misbahudin Djaba Moh. Abubakar Talalu Mohamad Putra Adam Mohamad Syukur Adam Mokodongan, Regi Muchlis Hullah Muhamad, Adelina Fiolita Nanda Saputra Nggilu , Rukiah Nggilu, Rukiah Nggilu, Rukiyah Non Endey Noni Pricilia Van Gobel Nur Fadila Bahmid Nur Izatul Jannah Hulopi Nuriyanti S Nani Nurlaila Stion Nurlailah Abdullah Nurman Utina Nur’ain Utina Nusi, Caayu Nusu, Fadlia Nusu, Olgha Olan Harun Olgha S Nusu Paneo, Indrawati Pano, Sahrin S. Pariono , Agus Pariono, Agus Pudul, Nursia Putri Haluti Putri labara, Dhea sabrina Rachman, Ayu Anastasya Rachman, Ellys Rachman, Fajerin Racman , Ellys rahim, muhtar Rahmad Dandi Tuadingo Rahman Amir Rahman, Suwartin Rahmat Ismail Datau Rahmawati Rahman Rambulangi, Stenly Manuel Ramis Kasim Ramli Mahmud Rasid Botuwa Rina Kohongia Risman Hasan Rivalya Malanua, Salsa Bila Rukiah Nggilu Rusli Mahadi Rusni Ente Rusni Ente Rusni Ente S. Nusu, Olga Sabriana Octaviana Gintulangi Sabriana Oktaviana Gintulangi Sabriana Oktaviana Gintulangi Sahi, Yayan Salma Hulinggi Samangka, Ikdar W. Sandi Nurman Saputra Sapii, Tresya Anggraini Saputra, Muh. Wahyu Sarwin ishak Sidiki, Sandrina Siti Chairunnisa Igirisa Sofyan Alhadar Sofyan Alhdar Sri Dewi Van Gobel Stevani Priatno, Ilvana Sulfa Muda Suma, Rahmawati Sumanti Maku Supri Talalu, Moh Abubakar Talalu, Moh. Abubakar Tambingon, Adiel Islamyathi Nathanya Krystan Tangguda, Kharisma Tety Adam Tety Thalib Tety Thalib Thalib, Tety Toi, Adrian Tri Kurniasih Tri Utami Khairunissa Palahuwata Udin Hamim Umar, Herlina Usman Kaharu Usman, Sudianto Usman, Wiranti Venny Lanti Wahyuningsih Atid Yahya Antu Yahya Antu Yanti Mustafa Yosep P. Koton Yuliana Hasan Yusril Ihza Disastra Zulkifli Vebriadi Saleh