p-Index From 2021 - 2026
10.18
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Journal of Tourism Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Jurnal Master Pariwisata (JUMPA) Jurnal Hubungan Internasional JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) JUSS (Jurnal Sosial Soedirman) Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Jurnal Bina Praja Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik Tourism Scientific Journal Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Abdi Insani Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Community Service and Empowerment Prosiding Conference on Research and Community Services Nusantara Science and Technology Proceedings Global and Policy Journal of International Relations Jurnal Bisnis Indonesia Jurnal Pewarta Indonesia Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Jurnal Kajian Pariwisata KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Multidisiplin Indonesian Community Journal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Global Focus Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Jurnal Adijaya Multidisiplin Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Journal of Community Service (JCOS) JOSAR (Journal of Students Academic Research) Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional Fajar Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal SIYAR (Social Issues by Academic Researhers) Journal Pesona Pariwisata Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kreativasi: Journal of Community Empowerment
Claim Missing Document
Check
Articles

Diplomasi Publik Rusia Sebagai Upaya Pembentukkan Citra Positif Melalui Piala Dunia FIFA 2018 Imam Taufik; Praja Firdaus Nuryananda
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rusia adalah tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018 yang merupakan kompetisi sepakbola antar negara yang diselenggarakan empat tahun sekali. Piala Dunia FIFA 2018 penting bagi Rusia setelah beragam konflik dan peristiwa yang membuat nama baik Rusia turun sebelum tahun 2018. Peristiwa yang terjadi antara lain: konflik sengketa wilayah Krimea di Ukraina, ikut campur dalam Perang Suriah, kasus peracunan Sergei Skripal, pengesahan undang-undang anti LGBT, rasisme, dan isu suap pemilihan tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya diplomasi publik Rusia melalui Piala Dunia FIFA 2018 untuk membentuk citra positifnya. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan meninjau data-data valid dan terpercaya menggunakan studi literatur. Untuk membantu dalam pencarian jawaban, penulis menggunakan teori Diplomasi Publik oleh Mark Leonard yang menyatakan tiga dimensi sebagai bentuk upaya Diplomasi Publik melalui news management, strategic communications, dan relationship building. Pada penelitian ditemukan bahwa pembentukan pusat penyiaran yaitu International Broadcast Centre, kemudian pemilihan tema Piala Dunia 2018, dan kebijakan FAN ID merupakan bentuk dari Diplomasi Publik yang Rusia lakukan. Sehingga, Piala Dunia 2018 dapat dijadikan Rusia untuk membentuk citra positifnya di tatanan internasional.
Mangunjaya Watch: Sekolah Sepakbola Berbasiskan Teknologi dan Analisis Data Digital Tri Lathif Mardi Suryanto; Praja Firdaus Nuryananda; Nur Cahyo Wibowo
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3262

Abstract

Minat orang Indonesia terhadap sepak bola bisa dilihat dari banyaknya klub sepak bola di seluruh negeri ini, mulai dari klub di tingkat nasional hingga klub di tingkat lokal, seperti Putra Mangun Jaya FC. Klub dan sekolah sepak bola Putra Mangun Jaya FC telah meraih beberapa prestasi yang cukup signifikan. Sayangnya klub menghadapi masalah serius sejak pandemi muncul, dengan banyak pemain yang berhenti berlatih di klub ini. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pencatatan pemain yang terorganisir serta kurangnya kemampuan dalam mengelola sepak bola secara profesional dan berbasis teknologi. Untuk mengatasi masalah ini, tim telah mengimplementasikan aplikasi Mangunjaya Watch sebagai cara untuk mengelola pemain, mencatat performa pemain, dan menjadikan brand image Putra Mangun Jaya FC sebagai tim sepak bola daerah yang mengandalkan analisis data. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam program ini adalah 1) observasi dan pembuatan aplikasi Mangunjaya Watch berdasarkan hasil observasi, 2) penyusunan konsep branding melalui wawancara dengan pengurus tim, dan 3) evaluasi pelaksanaan program. Dalam pelaksanaannya, tim pelaksana membaginya menjadi tiga tahap, yaitu pembuatan aplikasi, penyediaan layanan digital, dan pembangunan brand image.
Pengaruh Kepemimpinan dan Manajemen Kelembagaan Pada Sektor Pariwisata Wahyuni; Mawardi, Alfiandi Imam; Alawi, A. Muammar; Nuryananda, Praja Firdaus
Jurnal Kajian Pariwisata Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v6i1.1370

Abstract

Artikel ini merupakan rangkuman dari penelitian lapangan yang dilakukan di Desa Gubugklakah, Kab. Malang, untuk mengkaji pengelolaan pariwisata melalui lembaga desa. BUMDes Amanah merupakan lembaga desa yang bergerak di bidang usaha masyarakat dan idealnya menjadi penggerak bisnis sektor pariwisata di Gubugklakah. Namun, karena ada ketimpangan kapasitas sumber daya manusia, terutama untuk aspek kepemimpinan, kepercayaan dan legitimasi masyarakat akhirnya justru diserahkan kepada Ladesta Gubugklakah yang berdiri dan tumbuh dari aspirasi dan partisipasi masyarakat lokal pula. Dengan teknik menggunakan pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi literatur, dan metode analisis data kualitatif, tim peneliti menemukan bahwa selain aset alam, Desa Gubugklakah memiliki aset manusia yang unggul dan perlu diberikan manajemen kelembagaan yang baik. Sehingga adanya ketimpangan kapasitas sumber daya manusia akan bisa diatasi oleh manajemen kelembagaan desa yang baik.
Kerjasama Sister City Antara Pemerintah Kota Surabaya dan Kota Kitakyushu Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Tahun 2012-2023 Pandana, Zacky Alifirano; Nuryananda, Praja Firdaus
Global Focus Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Department of International Relations, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jgf.2024.004.01.2

Abstract

Penelitian ini akan mengidentifikasi hasil-hasil program kerjasama sister city Surabaya-Kitakyushu pada tahun 2012-2023 dalam mewujudkan Surabaya Green City dan membandingkan dengan kondisi pengelolaan sampah yang ada saat ini di Kota Surabaya dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Rumusan masalah yakni bagaimana kerjasama sister city antara Pemkot Surabaya dan Pemkot Kitakyushu sebagai upaya pengelolaan sampah tahun 2012-2023 dengan teknik pengumpulan data analisis data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama antara kedua kota tersebut telah menghasilkan berbagai program seperti daur ulang, fasilitas pengolahan sampah Super Depo Suterejo, Rumah Kompos Wonorejo, PDU Jambangan, Pelestarian Hutan Mangrove, dan PLTSa di TPA Benowo. Program-program tersebut telah menunjukkan peningkatan subtansial dalam pengelolaan sampah yang dapat dihasilkan dari teknologi yang sederhana dan murah sehingga memberikan manfaat dari aspek efisiensi waktu dan pengurangan sampah secara kuantitatif. Meskipun telah memberikan hasil yang nyata, akan tetapi harus tetap diperlukan adanya perbaikan/evaluasi pada fasilitas TPLSa Benowo dan penggunaan metode Takakura yang memerlukan langkah-langkah preventif dan komprehensif.
Kesadaran Komunitas Lokal Untuk Pengembangan Pariwisata Inklusif di Desa Tegaren, Trenggalek Nuryananda, Praja Firdaus; Suksmawati, Herlina; Rahmatin, Leily Suci
Karya Unggul Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70344/karyaunggul.v3i1.196

Abstract

Pada masa sekarang ini, penting kiranya untuk membangun kepariwisataan yang didasarkan pada kesadaran akan pentingnya inklusivitas. Artikel ini merupakan publikasi rangkuman kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Wisata Tegaren, Kab. Trenggalek, Jawa Timur. Tim pelaksana program mencoba untuk mengambil intisari dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan. Adapun intisari dari kegiatan tersebut terbagi menjadi dua, yakni 1) bahwa kesadaran inklusivitas di Tegaren telah muncul lama, yakni berbarengan dengan dirintisnya desa wisata, dan 2) adanya kesadaran akan inklusivitas tersebut akhirnya membuat kolaborasi dengan para stakeholders sangat terbantu dan dapat membantu Tegaren dalam merancang langkah konkret selanjutnya untuk mengembangkan pariwisata di desa, salah satunya melalui virtual tour. Tim pelaksana program menggunakan pendekatan partisipatoris dalam merancang, melaksanakan, serta melakukan evaluasi program pengabdian kepada masyarakat di Tegaren. Adapun pendekatan tersebut adalah participatory rural appraisal (PRA), asset-based community development (ABCD), collaborative partnership, dan community-based tourism (CBT). Dengan menggunakan banyak pendekatan partisipatoris, artinya tim pelaksana juga meletakkan peran penting pada komunitas atau masyarakat lokal di Tegaren. Peran yang semakin penting oleh komunitas atau masyarakat lokal ini yang kemudian secara simultan menumbuhkan kesadaran-kesadaran kolektif, seperti kesadaran akan inklusivitas.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Dan Strategi Pemasaran UMKM Kerupuk Udang Dan Ikan Payus Mak Sah Femy Atha Fredella; Bagus Ariz Faishal; Risqi Firdaus Setiawan; Praja Firdaus Nuryananda
Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan Vol. 1 No. 2 (2023): Juni: MASIP: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan
Publisher : Politeknik Kampar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59061/masip.v1i2.226

Abstract

The purpose of preparing financial reports and marketing strategies is to increase knowledge of the importance of existing cash flows. The assistance provided forms independent umkm. The independence of umkm has the potential to develop its market through the marketing strategy that has been given. The marketing strategy is a tool that supports business decision making for UMKM
Totem Pro Parte: Narratives of Segunung Traditional Village in Adapting Digital Technology for Tourism Nuryananda, Praja Firdaus; Berlianty, Evanie Zahra
Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Vol. 10 No. 02 (2023): December
Publisher : Unit Bahasa, Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/barista.v10i02.1270

Abstract

Kampung Adat Segunung, located in Carangwulung village, Jombang, East Java, is an example of a tourism village that applies digitization for tourism development. This can be seen from the intentions and motivations of destination managers who use websites, social media, and the Google Ecosystem in their daily tourism management. This article is a publication of the team's research on the impact of using digital technology in tourism destinations. The research conducted by the research team used a qualitative descriptive method with data collection techniques that relied heavily on interviews, observation results, and literature studies. Managers in Kampung Adat Segunung were also used as research subjects using a participatory rural appraisal approach. Research conducted by the research team found that the positive impact of digital technology adaptation for tourism in the Kampung Adat Segunung still has implications only for destination managers. Most local people are still not positively affected, so they show reluctance to involve themselves in local tourism. In addition, the research team also found that there was an unpreparedness of human resources in terms of their digital capacity to be able to take full advantage of digital technology adaptation. Therefore, the research team concluded that the Kampung Adat Segunung could indeed be an example of a tourist destination in a tourist village that has implemented digital technology for its management. But behind all that, what must also be considered is the readiness of destination managers to make digital technology part of their daily activities and priorities so that the maximum use of digital technology can be made.
The Importance of Gender-Based Standard Operating Procedures for Disaster Management in East Java Achmad, Zainal Abidin; Nuryananda, Praja Firdaus; Haq, Jelita Arinal; Budiwitjaksono, Gideon Setyo; Agustina, Zalfa Nurrahmah
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 17, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v17i1.19284

Abstract

Disaster management addresses gender inequality by mitigating adverse effects on women. Involving women in disaster risk reduction is crucial, but their participation is often insufficient, leading to inadequate attention to their specific needs. In Indonesia, where women make up over half the population, their involvement in disaster management is essential. This study explores women’s disaster risk mitigation strategies and emphasizes gender-responsive disaster management approaches. Following the 2021 Mount Semeru eruption, research in East Java revealed gender-sensitive disaster management deficiencies. Traditional methods often fail to support women and children who are particularly vulnerable. The study highlights the importance of education, training, and gender-sensitive disaster management policies. Using a phenomenological approach, the study conducted direct observations, in-depth interviews, and focus groups. It identified 24 significant obstacles in gender-based disaster management, such as inadequate casualty statistics and the lack of gender-specific infrastructure in refugee camps. The research underscores the need for gender-specific standard operating procedures (SOPs) to safeguard women and children's well-being during and after disasters. Enhancing education and capacity-building in vulnerable villages is also crucial for effective disaster mitigation. To improve disaster resilience, it is essential to integrate women into the disaster management framework, acknowledging their specific needs and harnessing their capabilities.
ANALISIS UPAYA ASEAN DALAM MEMBERANTAS DISTRIBUSI NARKOTIKA DI WILAYAH ASIA TENGGARA Prima, Rama Putra Primawardana; Firdaus N, Praja
SIYAR Journal Vol. 4 No. 2 (2024): July
Publisher : The Department of International Relations, The Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/siyar.2024.4.2.118-134

Abstract

Pada era globalisasi ini semakin marak terjadi kejahatan transnasional yang dapat mengancam keamanan negara, salah satunya adalah distribusi obat-obatan ilegal terutama di kawasan Asia Tenggara. Drug-Free ASEAN merupakan salah satu upaya inisiatif regional yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang bebas dari penyalahgunaan narkoba di kawasan Asia Tenggara. Dengan melibatkan sepuluh negara anggota ASEAN, program ini didasarkan pada kerjasama lintas batas untuk mengatasi tantangan kompleks yang terkait dengan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Abstrak ini membahas landasan filosofis dan tujuan strategis dari inisiatif Drug-Free ASEAN. Metode kerja sama antarnegara, seperti pertukaran intelijen, penguatan perbatasan, dan peningkatan kapasitas lembaga penegak hukum, menjadi sorotan utama dalam usaha mencapai target bebas narkoba. Selain itu, disoroti juga upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi masyarakat, rehabilitasi, dan pengembangan program kesehatan mental. Tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam mewujudkan masyarakat bebas narkoba juga diperincikan. Faktor ekonomi, sosial, dan politik yang mempengaruhi peredaran narkoba menjadi fokus analisis, bersama dengan upaya bersama untuk membangun pemahaman yang lebih baik tentang dampak narkoba terhadap individu dan masyarakat.
Local Community Awareness in Inclusive Tourism Development in Tegaren Village, Trenggalek Suksmawati, Herlina; Nuryananda, Praja Firdaus; Rahmatin, Leily Suci
Nusantara Science and Technology Proceedings 8th International Seminar of Research Month 2023
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2024.4111

Abstract

Currently, it is very important to build the tourism sector based on an awareness of inclusivity. This article is a summary of the community service activities that have been carried out in the Tegaren Tourism Village, Trenggalek Regency, East Java. The program implementation team has tried to take the essence of the various community service activities that have been carried out. The core results of these activities can be divided into two parts, namely 1) awareness of inclusivity in Tegaren has existed for a long time, along with the development of this tourist village and 2) awareness of this inclusivity has facilitated collaboration with stakeholders, which in turn helps Tegaren plans concrete steps to develop tourism in the village, including through virtual tours. The program implementation team uses a variety of participatory approaches in planning, implementing, and evaluating community service programs in Tegaren. This approach includes participatory rural appraisal (PRA), asset-based community development (ABCD), collaborative partnerships, and community-based tourism (CBT). By implementing these participatory approaches, the implementation team also gives a significant role to the community or local people in Tegaren. This role further strengthens collective awareness, including awareness of inclusivity.
Co-Authors ., Trisfani A. Muammar Alawi A. Muammar Alawi Abdul Rezha Efrat Najaf Adnyana, Made Bambang Afghani, Kevin Al Agustina, Zalfa Nurrahmah Ajinegoro, Brian Tyan Mukti Al Fitriani, Alisya Qathrunnada Alawi, A. Muammar Alfattama, Lona Chinsia Alfiandi Imam Mawardi Aliyah Shafa Nurharyana Alla, Muhammad Anbiya Fath Althafiansyah, Rafif Zaidan Amanda Nazhira Firdaus Amelia Hilda Risky Jenny Eden Amin, Mochamad Sahlan Andre Yusuf T. Putra Andre Yusuf Trisna Putra Anggresta, Pujana Anindyah, Sukma Ardiansyah, Muhammad Irfanny Arin Setiyowati Atabuy Frit Elisa Yonce Athaya Aza Nabil Hibrizi Ayu Rikza Azizullah, Dana Afif Bagus Ariz Faishal Berlianty, Evanie Zahra Bilqis, Thufailah Nafiisah Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Prabowo Budiwitjaksono, Gideon Setyo Dava Praya Syafa Kurniawan Devinta Permata A Didiek Tranggono Didiek Tranggono Djenggala Prasandi Dwi Ari Suryaningrum, Dwi Ari Dwi Wahyuni, Nurul Dwi Wahyuningtyas Eka Elsha Septiyana Elfrida Laras Candrakusuma Eliada Samuel Pasaribu Erna Daniati Evi Triandini Evi Triandini Fadilla Ryandini Febriansyah, Rahmad Ady Femy Atha Fredella Fikri, Kemas Achmad Firdaus Nuryananda Garsione Agni Andrea Gege, Rendy Hamdan, Arva Rizqullah Handayani, Ruci Hapsari, Renitha Hapsari, Renitha Dwi Haq, Jelita Arinal Herlina Sukmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlinda Suksmawati Hidayat, Rusdi Hidayat, Rusdi Hilman Hasibur Rohman Hindah Muchtamilatur Rochmah Idhoh Fitriana, Nisa Hafi Imam Taufik Jauharie, Mochamad Jojok Diwridhotjahjono Jojok Dwiridhotjahjono Jojok Dwiridhotjahjono Jojok Dwiridotjahjono Jojok Dwiridotjahjono Joko Mijiarto Joko Mijiarto, Joko Kartika Ramadhani, Savira Kemuning Radhita Cahyani Kusuma, Ade Kusuma, Ade Leily Suci Rahmatin Lestari, Mufida Diah Made Bambang Adnyana Mahayasa, Dias Pabyantara Swandita Masayu, Revina Dwi Maulana, Hendra Mawardi, Alfiandi Imam Megahnanda Alidyan Muammar Alawi Mubah, Ahmad Safril Muhammad Dedy Yanuar Mustika, Yesi Rahma Netta Aprillia Andaresta Putri Netta Aprillia Andaresta Putri Noor Rizkiyah Pandana, Zacky Alifirano Prabowo, Budi - Prasandi, Djenggala Prasetyo, Erlangga Wahyu Prihandono Wibowo Prima, Rama Putra Primawardana Probo Darono Yakti Pujana Anggresta Purwadi MP. Ir Putra, Chrystia Aji Rahmatin, Leily Suci Raihan Nur Rafi RASDIYAH, RESA Rasyidah, Resa Renitha Hapsari Rikza, Ayu Risqi Firdaus Setiawan Riva Dika Adhilni Rizki, Agung Mustika Rosita, Putri Aulia Roziana Febrianita Rudiany, Novita Putri Rusdi Hidayat Nugroho Rusmiati, Siti Binik S, Dedik Fitra Septiandini Saskia Putri, Setiawan, Tho’at Setiyowati, Arin Sugiarto, Sugiarto Sukmawati, Herlina Suksmawati, Herlina Suksmawati, Herlina - Sulistyo, Nanda Tegar Mohamad Arif Wicaksono Tho’at Setiawan Thufailah Nafiisah Bilqis Tiska Khoirotun Nisa Tita Ayu Rospricilia Tjahjono, Jojok Dwirido Tri Lathif Mardi Suryanto Trirahardjo, Muhammad Rizqy Trisna P, Andre Yusuf Trisna, Andre Yusuf Utami, Wulan Anggit W.K. Faizin Ahzani Wahyu Dwi Lestari WAHYUNI Wahyuni Wahyuni Wahyuni Wibowo, Nur Cahyo Wulan Anggit Utami Wulan Anggit Utami Zainal Abidin Achmad Zein, Isynariyah