Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN HUKUM TENTANG LEGALISASI ABORSI KRIMINAL DARI SUDUT PANDANG HUKUM Gelva Irayana; Nurdin, Ambia; Kurnia, Reza; Meylissa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/v5y9s260

Abstract

Pertanyaan dalam penelitian ini adalah, pertama, bagaimana legalisasi aborsi bagi mereka yang menjadi korban kejahatan dari sudut pandang hukum. Kedua, bagaimana perlindungan hukum bagi dokter dan pasien yang melakukan aborsi? Temuan dari penelitian ini, pertama, meskipun aborsi merupakan praktik yang dilarang, namun dalam keadaan darurat aborsi dapat dilakukan sepanjang berdampak pada korban. Menyediakan layanan dukungan medis dan psikologis kepada korban aborsi sesuai dengan prosedur hukum yang ditetapkan dalam Bab 6 UU ini. Menjatuhkan pidana denda kepada pelaku sesuai dengan ketentuan Pasal 7 ayat 1 huruf b UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Hal ini dimungkinkan sesuai dengan Pasal 7 ayat 2 Undang-Undang No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, untuk dapat memberikan pelayanan kepada korban kejahatan secara lebih baik dan berkeadilan.
KORELASI VARIASI JENIS MAKANAN DAN LINGKUNGAN DENGAN POLA MAKAN ANAK USIA SEKOLAH Raudatul Aina; Nurdin, Ambia; Lestari, Diana; Khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xjtr3e44

Abstract

Abstrak Berdasarkan data Badan Pelaporan dan Statistik (BPS) Propinsi Jawa Tengah tahun 2016 sebanyak lebih dari 20 % anak usia sekolah ditemukan mengalami masalah kesulitan makan. Gangguan kesulitan makan berpengaruh pada pemenuhan gizi, pertumbuhan fisik biomedik otak dan imunitas anak. Ketiga hal ini penting untuk menunjang kualitas hidup bagi anak sebagai generasi penerus bangsa. Gangguan sulit makan dapat diakibatkan karena semakin bertambahnya aktivitas seperti bermain, sekolah dan kurangnya peranan lingkungan sekitar anak sehingga terkadang mereka menjadi malas makan dan jajan sembarangan. Tujuan: Mengetahui korelasi antara variasi jenis makanan dan dukungan lingkungan dengan pola makan pada anak usia sekolah. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 70 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang jenis makanan, dukungan lingkungan dan pola makan. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian : Mayoritas jenis makanan responden adalah kurang sehat sebanyak 54,3%, lingkungan yang mendukung sebanyak 54,3% dan mayoritas mengalami kesulitan makan tingkat sedang sebanyak 48,6%. Simpulan : Terdapat korelasi variasi jenis makanan (p=0,002 ; r = -0,698) dan lingkungan (p=0,001 ; r = -0, 687) dengan pola makan anak usia sekolah.
KEBIJAKAN HUKUM BERDASARKAN UU NO.18 TAHUN 2014 TENTANG KESEHATAN JIWA DAN KUHP Sapriana Rahayu; Nurdin, Ambia; Meylissa; Rahayu, Dian
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xz6asg44

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kebijakan hukum bagi pelaku yang melakukan tindak kekerasan/bullying/penindasan/penyiksaan terhadap orang dengan gangguan jiwa berdasarkan UU No. 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa Dan KUHP, dan akibat hukum kebijakan hukum bagi pelaku yang melakukan tindak kekerasan/bullying/penindasan/penyiksaan terhadap orang dengan gangguan jiwa berdasarkan UU No. 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa Dan KUHP. Metode yang dipergunakan adalah penelitian hukum normatif. Sumber data terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tertier.. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kebijakan hukum bagi pelaku yang melakukan tindak kekerasan/bullying/penindasan/penyiksaan terhadap orang dengan gangguan jiwa berdasarkan UU No. 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa Dan KUHP ini masih belum ada sanksi yang tegas mengatur hal tersebut, akan tetapi, dalam pelaksanaan penegak hukum masih merujuk pada kitab undangundang hukum pidana.
PERAN GIZI SEIMBANG DALAM MENINGKATKAN  KONSENTRASI BELAJAR PADA SISWA/SISWI MIN 16 KUTA KRUENG KECAMATAN BANDAR DUA KABUPATEN PIDIE JAYA Titin Mirnalista; Nurdin, Ambia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/g1drz998

Abstract

Gizi seimbang merupakan susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Empat pilar gizi seimbang adalah prinsip utama gizi seimbang yang terdiri dari empat pilar yaitu beragam pangan, aktivitas fisik, kebersihan diri dan lingkungan, serta pemantauan berat badan. Metode dalam pengabdian ini adalah pendekatan kuantitatif menggunakan pretest dan posttest dengan instrumen kuesioner tentang perbaikan Gizi Seimbang. Tingkat keberhasilan penyuluhan diukur berdasarkan kuisioner pengetahuan pretest dan posttest. Hasil pengabdian pada 15 Siswa Siswi menunjukkan sebelum edukasi kesehatan sebagian besar responden dalam kategori pengetahuan rendah tentang perbaikan Gizi Seimbang dan sehat yaitu 4 responden (27%), sedangkan 11 responden (73%) dalam kategori tinggi. Setelah edukasi kesehatan sebagian besar responden dalam kategori pengetahuan baik tentang perbaikan  gizi seimbang 15 responden (100%). Kesimpulan dari pengabdian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan baik tentang perbaikan Gizi Seimbang.
GAMBARAN PENCAPAIAN PROGRAM IMUNISASI YANG ADA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDAR DUA PIDIE JAYA TAHUN 2022 M. Akil Rizkullah; Nurdin, Ambia; Rahayu, Dian; Khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bv4sxd05

Abstract

Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit menular dengan memberikan “vaksin” sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut. Vaksin adalah jenis bakteri atau virus yang sudah dilemahkan atau dimatikan guna merangsang sistem imun dengan membentuk zat antibodi di dalam tubuh.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive. Penelitian dilakukan bulan oktober hingga Desember 2022 di Puskesmas Bandar Dua Pidie Jaya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kepala ruangan program imunisasi serta mencari data capaian target SPM yang ada di Puskesmas Bandar Dua. Aspek yang diteliti adalah standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, organisasi bagian, sumber dana, struktur organisasi, dan capaian target, dll. Program yang tidak mencapai target adalah Imunisasi BCG,POLIO1, Imunisasi DPT-HB-HIB1-POLIO2, Imunisasi DPT-HB-HIB3-POLIO4,  Imunisasi Campak ( MR), Imunisasi BIAS Campak, dan Imunisasi BIAS DT/TD. Sedangkan program yang mencapai target dalam 3 bulan ini hanya Imunisasi HBo.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN BALITAS USIA 1-3 TAHUN Nurul Hijjah; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/kfvms998

Abstract

Perkembangan memiliki tahapan yang berurutan mulai dari kemampuan melakukan hal yang sederhana menuju kemampuan melakukan hal yang sempurna dan setiap individu memiliki kecepatan perkembangan yang berbedabeda. Proses percepatan dan perlambatan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor herediter, lingkungan, budaya lingkungan, sosial ekonomi, iklim / cuaca, nutrisi, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang hubungan status gizi dengan perkembangan balita usia 1-3 tahun di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua ibu dan balita usia 1-3 tahun di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk, dengan teknik Total sampling didapatkan sampel sejumlah 35 responden. Variabel independent yaitu status gizi balita usia 1-3 tahun dan variabel dependent yaitu perkembangan balita usia 1-3 tahun. Pengambilan data menggunakan observasi BB/TB dan KPSP kemudian diolah dengan editing, coding, scoring, dan tabulating dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian dari 35 responden didapatkan sebagian besar status gizi balita adalah gizi baik sebanyak 25 responden (71.5%). Sebagian besar perkembangan balita adalah sesuai sebanyak 23 responden (65.7%). Berdasarkan hasil uji statistik Spearman Rank didapatkan t hitung 3,647 dan bila dibandingkan dengan t tabel (α = 0,025) adalah 1,960 maka t hitung > t tabel yaitu 3,647 > 1,960 sehingga H1 diterima artinya ada hubungan antara status gizi dengan perkembangan balita usia 1-3 tahun. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa status gizi akan mempengaruhi perkembangan balita. Dalam pertumbuhan dan perkembangan anak memerlukan zat gizi agar proses pertumbuhan dan perkembangan berjalan dengan baik.  
TRADISI LISAN NANDONG SIMEULUE PENDEKATAN ANTROPOLINGUISTIK Lasmi; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/mc09aw22

Abstract

Nandong Simeulue (NS) adalah tradisi lisan dalam masyarakat Simeulue berupa pantun dan puisi yang mengandung nasehat-nasehat dan cerita-cerita. Untuk menganalisis tradisi lisan NS, digunakan pendekatan antropolinguistik yang merupakan interdisipliner antara bahasa dan perilaku (praktik) berbicara. Dengan menggunakan parameter antropolinguistik yaitu keterhubungan, kebernilaian dan keberlanjutan, maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan performansi NS, mengevaluasi kandungan tradisi lisan NS, dan menemukan model revitalisasinya agar NS dapat dilestarikan dan diwariskan kepada generasi penerus. Metode yang digunakan adalah metode etnografi yang dikemukakan oleh Spradley. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Sumber data primer berupa rekaman nandong, hasil wawancara dan hasil observasi. Sumber data sekunder berupa teks-teks pantun secara tertulis dan buku-buku yang memuat informasi nandong.. Temuan performansi berupa bentuk praktik berbicara yang mencakup struktur teks NS, tahapan performansi NS, komponen performer dan fungsi tuturan teks NS. Temuan pada kandungan NS menjelaskan makna, fungsi, nilai, dan norma yang terdapat di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performansi NS merupakan performansi nasehat yang terdiri ungkapan persuasif dan naratif.  
Analisis Pengobatan Tradisional Masyarakat Aceh Jaya dari Bahan Alam sebagai Bentuk Kearifan Lokal Susri Nurhazizah; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/y83nth70

Abstract

Masyarakat Aceh Jaya merupakan masyarakat yang masih memegang teguh budaya lokal secara turun temurun, salah satunya dalam pengobatan tradisional dengan menggunakan bahan-bahan alami. Kearifan lokal mempunyai kaitan erat dengan budaya atau tradisi suatu daerah. Berbagai praktik kearifan lokal yang masih dipertahankan masyarakat Indonesia dapat menjadi salah satu strategi perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kearifan lokal masyarakat Aceh Jaya yang masih dilestarikan khususnya dalam pengobatan tradisional dengan menggunakan bahan alam dan juga untuk menambah pengetahuan siswa tentang ilmu kimia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian diperoleh daun balakacida dimanfaatkan masyarakat aceh jaya untuk mengobati luka, daun waru untuk mengobati demam, daun jujube untuk mengobati penyakit cacar, campuran sunti, bawang merah dan garam digunakan untuk mengobati kesurupan, air henna daunnya untuk mengobati maag, bunga buah kelapa untuk mengobati penyakit cacar, daun jarak pagar untuk obat diare dan perut kembung, daun bunga merak untuk obat demam, daun kapuk (Ceiba Petandra) untuk obat batuk, hutan kedondong (spondias pinnata) untuk obat batuk, dan Daun sembung (blumea balsamifera) dapat mengobati demam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masyarakat Aceh Jaya masih menggunakan obat tradisional dari bahan alami sebagai wujud kearifan lokal yang masih dipertahankan. 
Cegah Stunting Dalam Upaya Mempersiapkan Generasi Yang Sehat Dan Kuat Maula Habna; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/804j4e27

Abstract

Stunting merupakan salah satu bentuk kegagalan tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi kronis. Sepertiga anak usia di bawah lima tahun di Indonesia memiliki tinggi badan di bawah rata-rata.Jumlah anak stunting di Indonesia menempati urutan kelima dunia. Untuk mencapai target penurunan angka stunting membutuhkan perubahan perilaku masyarakat. Berbagai upaya pencegahan stunting telah pemerintah lakukan, salah satunya adalah bentuk kerjasama antar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan STKIP Muhammadiyah Kuningan. KKN Tematik Stunting yang dilaksanakan di Desa Gunungmanik adalah bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat dalam upaya pencegahan stunting. Program yang dilaksanakannya yaitu berupa Edukasi, Pendampingan TPK dan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Metode yang digunakannya yaitu metode ceramah interaktif, kolaborasi dan demonstrasi. Edukasi berupa penyuluhan stunting dengan tema "Bebas stunting menuju jabar juara", pendampingan TPK dengan melakukan pengukuran Panjang Badan (PB) atau Tinggi Badan (TB) dan Berat Badan (BB), serta penyajian menu DASHAT agar diperolehnya pengetahuan dan keterampilan penyediaan pangan sehat dan bergizi berbasis sumber daya lokal bagi keluarga beresiko stunting. Upaya pencegahan stunting dapat terealisasikan apabila semua pihak yang tergabung dalam tim monitoring kesehatan desa ikut berpartisipasi dalam terlaksananya kegiatan ini.
DETERMINAN STATUS GIZI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ufairatul ulaiya , Ufairatul ulaiya; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ne78j721

Abstract

Malnutrition remains a central issue. There are various factors that cause this problem to become very complex. The research problem is what factors are related to nutritional status. The aim of the research was to determine factors related to nutritional status in children in grades 4, 5, and 6 at elementary school 02 Ngesrep Banyumanik, Semarang. Survey research methods, By using a cross section approach. The population is 64 students. Purposive sampling technique was used to obtain a sample of 62 people. Data collection techniques are carried out by interviews, Observation and documentation, Meanwhile, nutritional status data is carried out using anthropometric measurements. Data analysis was carried out by universities and bivariate using the chi square test. The research results show related factors With nutritional status is the mother's level of knowledge (p=0.0001), mother's education (p=0.0001), family income (p=0.0001), Infectious diseases (p=0.0001), level of energy consumption (p=0.0001), level of protein consumption (p=0.0001). Factors that were not related to nutritional status were number of family members (p=0.074). Research conclusions, variables related to nutritional status are mother's level of knowledge, mother's education, family income, infectious diseases, energy consumption level, And the level of protein consumption.
Co-Authors 05, Maulina AA Sudharmawan, AA Abel, Abel Domika Adillah Salma, Cut Yasifa Afrida, Nurul AHMADI Aina, Raudatul Alamsyah, T. alul asriadi Amanda, Mansura Feby Aminuyati Amiruddin Amiruddin Amirudin Aniska, Tiara Annisa Yuia april, lilis aprilia frasticha Arham, Noeroel Arsyva, Saskia Astini, Dewi Astuti, Feby Anggi atiya, nur Ayuning, Dwi A’la, Nurul Baehaqi br sihotang, karmila Bukhari Bukhari Bustamam, Dita Safira Cut Megawati dalima, dalima hayati Dani, Rahma Desi Arisandi, Dedi Dewi Astini Dheny Febriansyah Dhini aminarti Dian Dian Rahayu Dian, Dian Novita sari Diana Diana Lestari, Diana Diffa , Farah dila, tiaafdila Dinen, Kiki Asrifa DIYAN, DIYAN ZAHRA Elisa Nur Ellianufara , Ellianufara elsa fajira Erna Erna, Erna Erna, Erna Fitria fajarima, suci Fajarimah, Suci fausi, ahma fira, Musfira Firizki, Milna Firjatullah Fitria, Ricky Dear Fitria, Ully Fitriani Fitriani Fitriani Gelva Irayana Gunawan Gunawan Hadi, Murtadha Hasrah Junaidi, Hasrah Hayati, Dalima Hijjah, Nurul Husna, Raihatul IBON, MAIBON Idal Bahri In Erosida Irama, Asep Izza, Maudatul Jamaluddin, RAHMA SASWITA jannah, fazzira rhaudatul Jannah, Rauzatul Jira fajira, Jira fajira Khairuman Khairuman, Khairuman Khesya Nayla Puspita Sari Ponda Khoidar Amirus Kiki Asrifa Kurnia , Reza Lasmi LAURA YOHANA lidya, maulidia Lismaijar , Lismaijar M. Akil Rizkullah Mahendra, Rizal Mahfudzah, Zahra MAHYUNI, RISKA Maijar, Lismaijar maizzatul raziah Makrurah, Dian Malena, Malena Maolida, Roza Marida Tiana Marlinda Marlinda Masyitah Masyitah Maudatul Izza Maula Habna Maulidar maulita, risna Maysura, Futry Megawati, Cut Meylissa Mhd Hidayattullah Mudawali, Fazlil Muhammad Muhammad Luthfi Muhammad Muhammad Muhammad Rizki Mulyadi Mulyadi Murtadhahadi, Murtadhahadi Murthadahadi, Murthadahadi Mutiara, Rama Muzhar, Fahmil Najma Nazillah, Ulfa Nazira Nomira, Syarifah Rozati Novaldi, Anza Novita Mlina novita sari, dian Nugraha, Hendra Nuri Andriani Nurul Afrida Nurul Hijjah Nurwijayanti Pangastuti, Yunida Puji Sri Hartati Purnama, Deri Rahmat Ihram Putri , Rosalia Putri Balqis, Putri Putri, Rosalia Putri, Rossalia Putri, Sofia Marisya Quratu Ainisa Quratuainisa, Quratuainisa Rahayi, Dian Rahayu, Sapriani Rahmi, Zahratul RAIHATUL HUSNA Rajudin, Rasina Rama, Rama Mutiara Raudatul Aina Reynaldi, Fitrah reza Reza Kurnia Rifka, Putri Rinaldy Rinaldy Rinawati Rinawati Riskayuniarma, Riskayuniarma Rosalia Putri Rosdiana, Eka roza tamania darisma Rusdi Rusdi Sabilla, Adelia Mauliza Safira, Meylia Safira, Safra Safrizal Safrizal Salmalia Salmalia, Salmalia Salsabila Samino Samino Sapriana Rahayu Saswita, Rahma serly adhariaty Sita, Sita Dara Humaira Siti Humairah Sri Utami Sri Wahyuni suci maulidar Suci, Suci Ramadhani surna, surna Susan Marlinda Susri Nurhazizah Syafriani Syarifah, Syarifah Rozati Nomira T. Ibrahim, Mohd. Isa Taufiq Karma Teungku Nih Farisni Titin Mirnalista Ufairatul ulaiya , Ufairatul ulaiya Usman, Bukhari Wahyu Gito Putro Wahyuni, Srie Wanda, Herfa iswanda Yanti, Rahma Yarmaliza Yarmaliza, Yarmaliza yesidiana Yulis, Santri Zahara zahra mahfudzah zahra, zahratul rahmi Zahrul Fuadi Zakiyuddin, Zakiyuddin Zikra, Safaratul Zuhraa, Siti Fatimah Zuhra