Claim Missing Document
Check
Articles

Recognizing and Overcoming Speech Delay in Children: A Case Study of 6-year-old Child in Pematang Cengal Daulay, Sholihatul Hamidah; Shaumiwaty, Shaumiwaty; Wandini, Rora Rizky; Faridah, Faridah; Suryani, Ira; Pasaribu, Gumarfi Rahis; Hasibuan, Anggi Syariah
EDUCATION AND LINGUISTICS KNOWLEDGE JOURNAL Vol 6 No 1 (2024): Education and Linguistics Knowledge Journal (Edulink)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/edulink.v6i1.4215

Abstract

This article aims to describe how to overcome speech delays in children that can be used and beneficial for parents whose children have speech delays. There are several causes of speech delays experienced by children, namely mental retardation which makes it difficult for children to speak and their brains have difficulty producing language. It is expected that this research would be very useful for parents who have children with speech delays. This study uses a qualitative method with data collection in the form of observations, interviews, and documentation using case studies. The participant in this research was a child aged 6 years in Pematang Cengal with the results of the research to be described. The results obtained in this study are ways to overcome speech delays in children by using several simple ways that can be applied every day such as inviting children to have simple conversations, inviting children to sing and also memorizing lyrics, and reading storybooks to children. The last is by dictating word by word so that the child can repeat it properly and correctly.
Karakter Ulul Albab Labib, M. Dzaky; Suryani, Ira; Rangkuti, Khairina Habib; Harahap, Putri Hasanah; Hayati, Miftah; Pane, Fizri Aspika Putri
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1665

Abstract

The word Ulul albab if interpreted linguistically consists of two words that both contain good meanings, namely: the word Ulul and the word Al-albab, here the word Ulul means someone who has/has something different from the word Al-albab, namely someone who has/has many meanings. From the meaning of the word, we can take the meaning of Ibn Kathir where he stated that Ulul Albab is a person who has perfect reason and intelligence within him. From here the pronunciation in Ulul Al-bab does as many as 16 repetitions in the Qur'an. However, literally the meaning of ulul al-bab is still in public which is only explained briefly and not in depth, because it is only explained literally that ulul al-bab is someone who has reason and intelligence in him. In writing this has a goal which is a form of writing in the description of the understanding of the nature and also the characters in ulul albab. In this writing we use an easy method where we take the literature review method, which is to explore various reference sources in the form of books and journals. Therefore, the results of the research that has been carried out show that an ulul al-bab person is able to manage the time he has with the 2 earliest activities, namely thinking/thinking and also remembering, therefore from these two activities together and in tandem to be able to always remember Allah SWT in any situation and anywhere. In the Indonesian translation itself, the meaning of the word Ulul Al-bab is very often used, because Ulul Al-bab is very often interpreted as "Man who has reason" and also "Man who has intelligence in his life. The Muslim character itself which is considered competent to build a good soul in the Qur'an is referred to as a community that has Ulul Al-bab adab.
Etika Akademik Terkait Lingkungan dan Fasilitas Pendidikan Br Siagian, Amalia Alfina; Suryani, Ira; Sitompul, Buti Sarma; Rangkuti, Lutfiyah Hayati; Nasution, M. Rifky Amantamora; Khairani, Yesa Dwi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1668

Abstract

Academic ethics is the noble standard to which all scholars must adhere in thinking, acting, acting, and acting as intellectuals in the pursuit of their scientific agenda and in relation to their environment and educational institutions. Values. The purpose of this research is to clarify academic ethics concerning the environment and educational institutions, educational environments, educational institutions, and cases of academic ethics concerning the environment and educational institutions. This type of research is qualitative because it is subjective and draws conclusions from observations. The research findings are that academic ethics related to the environment and educational institutions need to be embedded in each student's mind in order to consistently communicate positive things related to teaching.
Etika Interaksi Antara Guru dan Siswa dalam Sikap Membantu Damara Rais, Syazwina Dinda; Suryani, Ira; Rahmadi, Ihsan; Maibang, Supriani; Brutu, Sabilla Meilani; Sabrina, Tasya
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1670

Abstract

Based on ethics research, the interaction between teachers and students is very necessary because it greatly influences their behavior. In order to become teachers who are expected to fulfill the tasks assigned to us, we must surrender to God Almighty. In addition, the relationship between teacher and student is also one of the factors that influence the success of teaching Islam. Ethics is also a dimension that deserves attention because ethics is the core of educational goals. Ethics are rules, norms, rules or procedures that are often used as guidelines or principles for someone to carry out actions and behaviors that are very important for the lives around us, because they apply to our daily behavior. Ethics guides a person or group in behaving and acting. As educators, teachers must be able to set an example in ethics and communication. To be successful in learning, teachers must provide students with approaches appropriate to their situations, where diversity is important.
Dimensi Personal tentang Jujur Kesuma, Bunga; Suryani, Ira; Salsabila, Nadia; Putri, Nindya; Fitriyani, Nuri Al; Siagian, Nur Nani; Siagian, Zaura Izzati
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1720

Abstract

Pengetahuan adalah kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia membutuhkan pengetahuan untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi. Islam sebagai agama yang sempurna, didasarkan pada Al-Quran dan Hadits, sangat menekankan pentingnya menuntut ilmu. Bahkan, ayat pertama yang diturunkan adalah tentang pendidikan. Kepentingan pengetahuan bagi manusia sangat besar, karena orang yang memiliki pengetahuan memiliki status yang berbeda dengan orang yang tidak memiliki pengetahuan. Pengetahuan merupakan kunci untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Jika manusia ingin mendapatkan keridhaan Allah, maka manusia harus beribadah sesuai dengan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dengan menggunakan pengetahuan. Islam mendorong manusia untuk terus menuntut ilmu sepanjang hidup, bukan hanya selama di bangku sekolah tapi islam mengajarkan menuntut ilmu sepanjang hayat.
Analisis Tentang Ragam Pendidikan Akhlak dalam Persfektif Islam Tarigan, Ira Wahyuni Br; Saragih, Elida; Harahap, Ainun Nur Hilmy; Suryani, Ira; Sapri, Sapri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.777

Abstract

Islam menganjurkan pengambilan keputusan berdasarkan informasi dan menghindari kesalahan atau kelalaian, namun upaya mencapai kesempurnaan pada akhirnya bisa membuat seseorang menjadi tidak sabar terhadap orang lain. Sebab, pada akhirnya, setiap orang akan mempertanggungjawabkan dirinya sendiri, seberapapun baik atau buruknya perbuatannya. akhlak, hal tersebut merupakan suatu hal yang bias, yang harus ditafsirkan sesuai dengan norma yang terdapat dalam Al-Qur'an dan Sunnah Muhammad apakah pantas atau tidak perlu diikuti. Sedangkan tujuan akhlak sendiri adalah untuk mengetahui rasa kesetiaan yang kuat, untuk mengetahui keberpihakan dalam menunaikan amal ibadah, amal soleh, dan mulia akhlak. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian studi pustaka. Penelitian studi pustaka, Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa akhlak itu bermacam-macam yaitu Akhlak Pada Pendidik, Akhlak Terhadap Peserta Didik, Akhlak Terhadap Berbangsa Dan Bernegara, Dalam Islam sendiri, akhlak sangatlah mendesak dalam kehidupan masyrakat, keberadaan akhlak sangat luas sebagai barometer moralitas, perbuatannya mencerminkan aspirasi orang yang melaksanakannya. Selain itu, akhlak merupakan simbol penderitaan dan kesusahan manusia karena tidak ada satu orang pun yang melampaui akhlak. Kemanusiaan tidak akan ada lagi selama Jiwa dan Tindakkannya terus menunjukkan hal-hal yang spesifik dan terukur.
UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MELALUI PENDEKATAN BEHAVIORAL DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA DI SMK SWASTA MANDIRI Siregar, Afnita Marni; Suryani, Ira; Syarqawi, Ahmad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31941

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah guna mengidentifikasi upaya guru bimbingan dan konseling melalui pendekatan behavioral dalam pembinaan akhlak siswa di SMK Swasta Mandiri dan faktor pendukung dan penghambat dalam membina akhlak siswa di SMK Swasta Mandiri. Metodologi deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, dokumentasi, wawancara, dan observasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, temuan penelitian yakni upaya guru bimbingan dan konseling melalui pendekatan behavioral dalam pembinaan akhlak siswa yaitu memberikan punishment dan reward. Faktor pendukung dalam membina akhlak yaitu dukungan kepala sekolah, adanya kerjasama wali kelas dengan guru bimbingan dan konseling, sedangkan faktor penghambat dalam membina akhlak yaitu lingkungan sosial keluarga, lingkungan sosial sekolah dan media sosial. Pembinaan akhlak di sekolah menjadi tanggung jawab kepala sekolah, guru wali kelas terutama guru bimbingan dan konseling. Implikasi upaya yang diberikan guru bimbingan dan konseling sangat membantu dalam membina akhlak siswa, sehingga siswa menjadi individu yang berakhlak baik.
PENDIDIKAN TAUHID DAN AKIDAH PADA ANAK DENGAN MEMBANGUN CINTA PADA ISLAM Suryani, Ira; Daulay, Lily Sardiani; Elmi, Nur; Parapat, Ilham Karim
Reflektika Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v14i2.1225

Abstract

Tawhid and creed education are basic education that must be taught to children from an early age. Parents are the most important foundation in a child's behavior and language. This monotheistic education is given with the aim of making children servants of Allah, who will obey all His commandments and prohibitions and become useful people for society and its people. The education that parents can do for their children is through habituation, because children prefer to follow what they see instead of what they hear. Of course, as an example in a child's life, parents must set an example that develops values. tawhid and creed in children so that children can feel the love of Islam within themselves.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Multikultural dalam Pembentukan Karakter Siswa di SD IT Zahira School Medan Palem, Nur Halizah; Khofifah, Suchi Nurul; Nawawi, Muhammad; Suryani, Ira
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai pendidikan Islam multikultural dalam pembentukan karakter siswa di SD IT Zahira School Medan. Fokus penelitian meliputi bentuk penerapan nilai toleransi, keadilan, persamaan, dan saling menghargai dalam pembelajaran PAI serta kegiatan sekolah, peran guru dalam menanamkan nilai-nilai tersebut, dan dampaknya terhadap sikap serta perilaku siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam multikultural telah diintegrasikan melalui pembelajaran kontekstual, keteladanan guru, pembiasaan sikap toleran, serta kegiatan kolaboratif antar siswa. Implementasi ini berdampak positif terhadap terbentuknya karakter siswa yang religius, terbuka, toleran, menghargai perbedaan, dan memiliki sikap inklusif dalam kehidupan sekolah, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan latar belakang siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran.
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Teknik Tadabbur Al-Qur’an untuk Meningkatkan Kelekatan (Attachment) Pada Siswa MTs. Ismailiyah Aek Loba Pekan Dengan Orang Tua Yang Bekerja Safrina, Tata Rizki; Suryani, Ira; Lubis, Ramadhan
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 3 No 3 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v3i3.1759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling dengan teknik tadabbur al-Qur’an untuk meningkatkan kelekatan (attachment) pada siswa MTs. Ismailiyah Aek Loba Pekan Dengan Orang Tua Yang Bekerja. Penelitian ini menggunakan metode Pre-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posstest, dengan memberikan pretest sebelum diberikannya intervensi dan memberikan posttest setelah diberikannya intervensi setelah perlakuan kepada satu kelompok tanpa menggunakan kelompok kontrol. Sample penelitian ini berjumlah 7 orang siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling, siswa yang memiliki tingkat kelekatan rendah berdasarkan hasil pretest awal. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikannya intervensi, seluruh subjek berada pada kategori kelekatan rendah. Setelah diberikannya intervensi, kelompok penelitian mengalami peningkatan signifikan, dengan 14% siswa berada pada kategori tinggi, 29% pada kategori tinggi, 57% oada kategori sedang. Nilai signifikasi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang mengindikasikan bahwa konseling kelompok dengan teknik tadabbur al-Qur’an efektif dalam meningkatkan kelekatan siswa dengan orang tua yang bekerja. Bedasarkan hasil berikut, teknik tadabbur al-Qur’an ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan secara praktis dalam sesi konseling kelompok, dengan membantu siswa memahami nilai kasih sayang, tanggung jawab, dan hubungan emosional dengan orang tua secara lebih mendalam.
Co-Authors Abdul Aziz Rusman Aini, Saripah Akbar, Sabila Aldi, Dwiansyah Algifahri, Muhammad Dzar Amiruddin Siahaan Anisa, Retno Ansyah, Ridho Az Zahra, Nadya Azhar, Rifqy Azzahra, Delillah Azzahra, Nazwa Br Siagian, Amalia Alfina Br Tarigan, Mayang Mustika Dewi Brutu, Sabilla Meilani Bunaiyya, Dila Damara Rais, Syazwina Dinda Daulat, Daulat Daulay, Aidil Ridwan Daulay, Lily Sardiani Daulay, Sholihatul Hamidah Dewi, Indri Kurnia Ellylia, Francisca Elmi, Nur Ernawati, Tuti Fadhilah Lubis, Nurul Wardani Faridah Faridah Fitriyani, Nuri Al Ginting, M.Farhan Syahreza Hafiza, Nur Handayani Nasution, Rizky Harahap, Ainun Nur Hilmy Harahap, Hotmasarih Harahap, Ida Marina Harahap, Putri Hasanah Harahap, Sri Wahyuni Harahap, Yudhi Septian Hasibuan, Ali Daud HASIBUAN, ANGGI SYARIAH Hasibuan, Nadya Wahyuni Hayati, Miftah Hery Widijanto Hrp, Shela Putri Nadhilah Hrp, Winda Yani Huda, Abdullah Bill Hutasuhut, Raihan Mahmud Indah Sari Siregar, Surya Kartini Indra Fakhrudin, Rifki Indriyani, Nur Khafifah Innayah, Azzira Kesuma, Bunga Ketaren, Nurdina Khairani, Yesa Dwi Khairun Nisa Khairuna Khairuna Khofifah, Suchi Nurul Kurniawan, Pandi Labib, M. Dzaky Lisa, Erma Lubis, Ihsan Rinaldi Lubis, Indah Syafiqah Lubis, Muhammad Torkis Lubis, Ramadhan Maibang, Supriani Mardiana, Aulia Miftahul Jannah Muhammad Nawawi Murni, Sheila Natasya Nadia, Rizka Lucy Nafis, Addurun Nasution, Amaliya Fitri Nasution, Depi Yanti Nasution, M. Rifky Amantamora Nasution, Nurhadani Ningsih, Titik Nur'aini, Widya Nur’aini, Widya Palem, Nur Halizah Pane, Fizri Aspika Putri Parapat, Ilham Karim Pardede, Rizky Nur Zannah Pasaribu, Gumarfi Rahis Pasaribu, Safrina Putri Pohan, Afsah Winona Pohan, Hafsah Winona Puspita, Sholihah Puspitawanti, Evi Putri, Chintya Amelia Putri, Nindya Rahmadi, Ihsan Ramadhita, Zahrani Rambe, Tuti Ameliah Rangkuti, Khairina Habib Rangkuti, Lutfiyah Hayati Ritonga, Irfan Rohani Rohani Sabrina, Tasya Safrina, Tata Rizki Sakban, Wahyu Salsabila, Nadia sapri sapri Saragih, Atika Angriani Saragih, Elida Sei Merah, KKN 199 Shaumiwaty, Shaumiwaty Siagian, Nur Nani Siagian, Zaura Izzati Siregar, Afnita Marni Siregar, Nur Azizah Siregar, Nurul Syakirah Siregar, Pipi Darsina Siregar, Rani Nazmatun Hikmah Siregar, Sri Handayani Sitepu, Nur Alfina Sari Sitompul, Buti Sarma Sitorus, Ahmad Syukri Sitorus, Junida Fitriani Sukiman Sukiman Syahfitri, Siska Diyah Syarifah Widya Ulfa Syarqawi, Ahmad Syaukani Syaukani Syukri, Makmur Tambunan, Efrida Pima Sari Tanjung, Muhammad Husein Tarigan, Ira Wahyuni Br Wandini, Rora Rizky Yusuf Hadijaya