Claim Missing Document
Check
Articles

Preventing Racism in Schools: Group Guidance with Mau’izatul Hasanah at MAN 2 Labuhanbatu Utara Murni, Sheila Natasya; Suryani, Ira
Journal of Social Work and Science Education Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v6i3.1283

Abstract

Schools play a strategic role in shaping character and instilling values of tolerance in the younger generation. However, practices of racism are still found in educational environments, both in the form of hate speech, stereotypical jokes, and the exclusion of certain groups. This study aims to prevent racist behavior at MAN 2 Labuhanbatu Utara through group guidance services using the Mau’izatul Hasanah approach, a method of gentle, persuasive advice based on Islamic values, particularly brotherhood, tolerance, and justice. The research employs a descriptive qualitative approach with purposive sampling techniques targeting guidance counselors and students who exhibit tendencies of racist behavior. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s model. The research results show a significant reduction in discriminatory behavior post-intervention, reflected in the increase of students’ tolerance scores from an average of 55% to 85%. This change includes the avoidance of racist jokes, increased inter-ethnic interactions, and students’ initiatives to reprimand discriminatory behavior. These findings fill a research gap that previously rarely integrated group guidance with an explicit Islamic religious approach. Mau’izatul Hasanah proves to be effective not only in enhancing cognitive awareness but also in forming sustainable inclusive behavior, thus it can serve as a model for character building in multi-ethnic schools.
Pengaruh Model Pembelajaran Modified Free Inquiry terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Sistem Imun di SMA Negeri 1 Ulu Barumun Nasution, Depi Yanti; Rohani, Rohani; Suryani, Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Modified Free Inquiry terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa pada materi Sistem Imun di SMA Negeri 1 Ulu Barumun. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian adalah kelas XI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes essay sebanyak 15 soal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata keterampilan berpikir kreatif pada kelas eksperimen sebesar 16%, sedangkan kelas kontrol hanya 9%. Uji t menunjukkan thitung 6,576 > ttabel 1,701 dengan Sig. 0,000 < 0,05. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Modified Free Inquiry terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa pada materi sistem imun di SMA Negeri 1 Ulu Barumun.
Analisis Pemahaman Guru Biologi SMA Terkait Potensi Lokal Kabupaten Padang Lawas dan Integrasinya dalam Pembelajaran Hasibuan, Nadya Wahyuni; Khairuna, Khairuna; Suryani, Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru biologi dalam mengintegrasikan potensi lokal sebagai sumber belajar, khususnya di Kabupaten Padang Lawas yang kaya akan keanekaragaman hayati. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pemahaman guru biologi SMA terkait potensi lokal dan bagaimana mereka memanfaatkannya dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi, serta kuantitatif melalui penyebaran angket kepada 9 guru biologi dari tiga SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru berada pada kategori “paham” hingga “sangat paham” dengan persentase rata-rata 75,33%. Guru telah mengintegrasikan potensi lokal, seperti buah Malaka, ke dalam pembelajaran biologi melalui model problem based learning dan project based learning. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemahaman guru terhadap potensi lokal cukup baik dan integrasinya dalam pembelajaran berpotensi meningkatkan relevansi serta kualitas pendidikan biologi di sekolah.
Effectiveness of Self-Management Techniques Based on Islamic Counselling in Reducing Social Media Addiction Among Students Silalahi, Maya Chofifah; Suryani, Ira
Journal of General Education and Humanities Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v4i4.747

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of Islamic guidance services incorporating self-management techniques in reducing the level of social media addiction among students at Al-Ulum High School in Medan. The background of the research stems from the increasing addictive behaviour towards social media among adolescents, which negatively impacts academic, social, and spiritual aspects. An Islamic approach is applied because it emphasises self-awareness, behavioural control, and the implementation of moral and spiritual principles, such as muhasabah (self-reflection), istiqamah (consistency), and murāqabah (self-monitoring). The research method employs a quantitative approach, utilising a pre-experimental one–group pretest–posttest design. The research sample consists of 19 tenth-grade students selected purposively because they exhibited symptoms of social media addiction. Data were collected through a social media addiction questionnaire that had been tested for validity and reliability (Cronbach’s Alpha = 0.786). Data analysis was conducted using the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of 0.05. The results showed a significant decrease in students' social media addiction levels, with the average score dropping from 77.9 (high category) to 57.6 (low to moderate category), and a significance value of 0.000 < 0.05. These findings demonstrate that Islamic counselling services using self-management techniques are effective in enhancing self-regulation and reducing addictive behaviour towards social media.
Development of Student Worksheets Based on Science Process Skills on Human Excretion System Materials Lisa, Erma; Suryani, Ira; Tambunan, Efrida Pima Sari
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 9, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2023
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v9i2.4285

Abstract

Development of Student Worksheets (LKPD) based on science process skills on human excretory system material presented in the form of an application on a smartphone which contains human excretion system material, stages of practicum activities and questions adapted to indicators of science process skills, which are expected to be able to train participants' thinking abilities educate. The research aims to find out: (1) the feasibility of developing science process skills-based LKPD (Student Worksheets): (2) the practicality of developing process skills-based LKPD (Student Worksheets); and (3) The effectiveness of developing LKPD (Student Worksheets) based on science process skills on human excretory system material. The development model in this study is 4D which consists of 4 stages, namely define, design, development, and disseminate the research subject of 30 students of class XI IPA MAS 12 Perbaungan. The research instruments are validation sheets for material experts, linguists, and media experts on feasibility testing, practitioner validation sheets to determine practicality, pretest and posttest sheets for effectiveness testing. The results of this study prove that the skill-based LKPD science process developed is declared very feasible with a percentage of 89.39%, very practical with a percentage of 81.94% and very effective with a high category of learning improvement that has been tested with n-gain with a score of 0.73 and excellent student response with a percentage of 81.58%. The results of this study prove that the developed science process skills-based learner worksheets are very feasible, very practical, and very effective to use in the learning process
Interaksi Sosial Berbasis Akhlak Islami di Sekolah Jannah, Miftahul; Suryani, Ira
PEMA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i1.704

Abstract

Interaksi sosial di sekolah memiliki peranan penting dalam membentuk karakter siswa. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk membangun interaksi sosial yang positif adalah melalui pembiasaan akhlak Islami. Artikel ini membahas tentang pentingnya interaksi sosial berbasis akhlak Islami di sekolah, serta bagaimana nilai-nilai Islam dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan saling mendukung antara siswa, guru, dan pihak sekolah lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan observasi untuk mengidentifikasi praktik interaksi sosial berbasis akhlak Islami yang diterapkan di beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akhlak Islami dalam interaksi sosial tidak hanya memperkuat hubungan antar individu di sekolah, tetapi juga membantu dalam pembentukan karakter siswa yang berakhlak mulia, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Oleh karena itu, penting bagi sekolah untuk mengintegrasikan akhlak Islami dalam kegiatan sehari-hari sebagai dasar dalam membangun interaksi sosial yang baik di kalangan siswa.
Trend Pemahaman Akhlak pada Masayarakat Modern Daulat, Daulat; Suryani, Ira; Ansyah, Ridho
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13024

Abstract

Salah satu fenomena yang kita sebagai peradaban masa kini sadari di era modernisasi ini adalah persoalan moralitas. Karena kenyataan bahwa masyarakat masih terpecah secara ras dan harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhannya, agama menjadi kurang terlihat dalam masyarakat saat ini. Demikian pula, interaksi sosial manusia biasanya jarang terjadi kecuali ada kepentingan bersama, misalnya usaha komersial atau pencarian keuntungan finansial. Peneliti menggunakan strategi dari perpustakaan. Banyak ahli yang mengeluhkan kenyataan bahwa kita hidup di "abad kejatuhan manusia", dan percaya bahwa meskipun manusia tidak secara terang-terangan menolak Tuhan, mereka melakukannya dengan berperilaku mengkhianati Dia. Akibatnya ruh mereka yang telah berevolusi menjadi makhluk Allah SWT tidak ditemukan lagi. setiap hari. Krisis spiritual nampaknya menjadi persoalan bagi setiap pribadi manusia, bahkan keluarga. Keluarga merupakan pihak yang paling merasakan dampak dari permasalahan ini, oleh karena itu untuk mengantisipasinya diperlukan kearifan dan ketahanan keluarga, khususnya pendekatan keagamaan yang dilandasi keimanan dan ketaatan terhadap seluruh petunjuk Allah SWT. Penulis menyimpulkan bahwa pengetahuan moral dalam budaya kontemporer semakin memburuk berdasarkan perdebatan di atas.
Konsep Al Ghazali dalam Perspektif Akhlak dan Relevansinya di Era Modern Sitepu, Nur Alfina Sari; Suryani, Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran Al-Ghazali tentang akhlak menjadi warisan intelektual yang sangat relevan dalam menghadapi tantangan moral di era modern. Tantangan tersebut meliputi individualisme, hedonisme, dan degradasi etika yang semakin terlihat di dunia digital, seperti maraknya ujaran kebencian dan perilaku tidak etis. Artikel ini mengkaji konsep akhlak menurut Al-Ghazali, dengan menyoroti nilai-nilai utama seperti kejujuran, kesederhanaan, dan kasih sayang, yang dapat menjadi solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan moral kontemporer. Masalah yang dihadapi adalah lemahnya kesadaran terhadap nilai-nilai moral, yang sering kali menyebabkan konflik sosial dan kehilangan arah spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, menganalisis karya-karya utama Al-Ghazali serta pandangannya tentang pendidikan akhlak. Artikel ini mencakup biografi singkat Al-Ghazali, definisi akhlak dalam Islam, serta pandangan beliau tentang pembentukan karakter yang holistik. Akhlak dipandang sebagai cerminan dari kebersihan hati dan niat yang tulus, yang memerlukan usaha penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) untuk mencapai sifat mulia. Sebagai solusi, artikel ini menekankan pentingnya pendidikan akhlak sejak dini. Pendidikan ini harus didukung oleh peran teknologi sebagai alat bantu, serta keteladanan nyata dari orang tua dan guru sebagai pilar utama. Al-Ghazali juga menekankan pentingnya introspeksi diri (muhasabah) sebagai sarana untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan duniawi dan tujuan spiritual. Harapannya, nilai-nilai akhlak yang diajarkan oleh Al-Ghazali dapat diterapkan secara efektif dalam kehidupan modern untuk membangun masyarakat yang bermoral, harmonis, dan penuh keberkahan. Dengan menerapkan ajaran ini, diharapkan dapat lahir individu-individu berkarakter mulia, yang mampu membawa dampak positif bagi masyarakat serta mencapai kebahagiaan sejati di dunia dan akhirat.
Tantangan Guru dalam Membentuk Akhlak Peserta Didik di MTs Laboratorium UIN-SU Hrp, Winda Yani; Suryani, Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak memiliki peran yang sangat vital dalam proses pembentukan karakter peserta didik. Guru, sebagai salah satu pihak yang berperan penting dalam dunia pendidikan, memegang tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai akhlak kepada siswa. Akan tetapi, dalam praktiknya, banyak tantangan yang dihadapi oleh guru dalam upaya membentuk akhlak yang baik pada peserta didik. Tantangan-tantangan tersebut antara lain terkait dengan faktor internal, seperti rendahnya pemahaman guru tentang pentingnya pendidikan akhlak, serta faktor eksternal seperti pengaruh lingkungan sosial dan kemajuan teknologi yang berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku siswa. Di samping itu, dukungan dari orang tua dan masyarakat juga memiliki peranan yang tidak kalah penting dalam mendukung proses pendidikan akhlak di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis tantangan-tantangan yang dihadapi oleh guru dalam membentuk akhlak siswa serta mencari alternatif solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga dan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kualitas pendidikan akhlak di sekolah.
Akhlak Islami: Landasan Utama Kehidupan Mahasantri di Lingkungan Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Sumatare Utara Medan Siregar, Pipi Darsina; Suryani, Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas penerapan akhlak Islami sebagai pondasi pembentukan karakter dan kepribadian mahasantri di Ma’had al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU). Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini mengungkap bahwa Ma’had al-Jami’ah memadukan pendidikan formal dan nonformal untuk menciptakan lingkungan yang mendukung internalisasi nilai-nilai Islami, seperti kejujuran, kesabaran, tanggung jawab, dan ukhuwah Islamiyah. Pembinaan ini diwujudkan melalui program rutin seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, halaqah keilmuan, dan kegiatan sosial. Selain itu, disiplin, kebersihan, dan komunikasi yang santun menjadi bagian integral dari pembentukan akhlak Islami. Para Musyrif dan Musyrifah berperan sebagai teladan yang efektif, menciptakan generasi Muslim yang saleh, cerdas, dan berkarakter. Artikel ini menegaskan bahwa akhlak Islami adalah landasan penting dalam mencetak kader umat yang mampu menjadi teladan di masyarakat.
Co-Authors Abdul Aziz Rusman Aini, Saripah Akbar, Sabila Aldi, Dwiansyah Algifahri, Muhammad Dzar Almawaddah, Nurzakyah Amiruddin Siahaan Anisa, Retno Ansyah, Ridho Az Zahra, Nadya Azhar, Rifqy Azzahra, Delillah Azzahra, Nazwa Br Siagian, Amalia Alfina Br Tarigan, Mayang Mustika Dewi Brutu, Sabilla Meilani Bunaiyya, Dila Damara Rais, Syazwina Dinda Daulat, Daulat Daulay, Aidil Ridwan Daulay, Lily Sardiani Daulay, Sholihatul Hamidah Dewi, Indri Kurnia Ellylia, Francisca Elmi, Nur Ernawati, Tuti Fadhilah Lubis, Nurul Wardani Faridah Faridah Fitriyani, Nuri Al Ginting, M.Farhan Syahreza Hafiza, Nur Handayani Nasution, Rizky Harahap, Ainun Nur Hilmy Harahap, Hotmasarih Harahap, Ida Marina Harahap, Putri Hasanah Harahap, Sri Wahyuni Harahap, Yudhi Septian Hasibuan, Ali Daud HASIBUAN, ANGGI SYARIAH Hasibuan, Nadya Wahyuni Hayati, Miftah Hery Widijanto Hrp, Shela Putri Nadhilah Hrp, Winda Yani Huda, Abdullah Bill Hutasuhut, Raihan Mahmud Indah Sari Siregar, Surya Kartini Indra Fakhrudin, Rifki Indriyani, Nur Khafifah Innayah, Azzira Kesuma, Bunga Ketaren, Nurdina Khairani, Yesa Dwi Khairul Amin Khairun Nisa Khairuna Khairuna Kurniawan, Pandi Labib, M. Dzaky Lisa, Erma Lubis, Ihsan Rinaldi Lubis, Indah Syafiqah Lubis, Muhammad Torkis Maibang, Supriani MANURUNG, PURBATUA Mardiana, Aulia Miftahul Jannah Murni, Sheila Natasya Nadia, Rizka Lucy Nafis, Addurun Nasution, Amaliya Fitri Nasution, Depi Yanti Nasution, M. Rifky Amantamora Nasution, Nurhadani Ningsih, Titik Nur'aini, Widya Nur’aini, Widya Pane, Fizri Aspika Putri Parapat, Ilham Karim Pardede, Rizky Nur Zannah Pasaribu, Gumarfi Rahis Pasaribu, Safrina Putri Pohan, Afsah Winona Pohan, Hafsah Winona Puspita, Sholihah Puspitawanti, Evi Putri, Chintya Amelia Putri, Nindya Rahmadi, Ihsan Ramadhita, Zahrani Rambe, Tuti Ameliah Rangkuti, Khairina Habib Rangkuti, Lutfiyah Hayati Ritonga, Irfan Rohani Rohani Sabrina, Tasya Sakban, Wahyu Salsabila, Nadia sapri sapri Saragih, Atika Angriani Saragih, Elida Sari Aritonang, Padilah Sei Merah, KKN 199 Shaumiwaty, Shaumiwaty Siagian, Nur Nani Siagian, Zaura Izzati Silalahi, Maya Chofifah Siregar, Afnita Marni Siregar, Nur Azizah Siregar, Nurul Syakirah Siregar, Pipi Darsina Siregar, Rani Nazmatun Hikmah Siregar, Sri Handayani Sitepu, Nur Alfina Sari Sitompul, Buti Sarma Sitorus, Ahmad Syukri Sitorus, Junida Fitriani Sri Wahyuni Sukiman Sukiman Syahfitri, Siska Diyah Syarqawi, Ahmad Syaukani Syaukani Syukri, Makmur Tambunan, Efrida Pima Sari Tanjung, Muhammad Husein Tarigan, Ira Wahyuni Br Ulfa, Syarifah Widya Wandini, Rora Rizky Yusuf Hadijaya Yusuf Lubis, Fauziah Rizky