p-Index From 2021 - 2026
9.206
P-Index
This Author published in this journals
All Journal FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum Logika : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Al-Qisth Law Review JOURNAL EQUITABLE JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI YUSTISI JURNAL ILMIAH LIVING LAW JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan PALAR (Pakuan Law review) Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JURNAL DE JURE MUHAMMADIYAH CIREBON Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Hukum Malahayati Jurnal Gagasan Hukum Pemuliaan Hukum Jurnal Riset Ilmu Hukum Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS) Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Journal of Student Research AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Student Scientific Creativity Journal Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Jurnal Dialektika Hukum Lex Journal : Kajian Hukum dan Keadilan Journal of Law, Education and Business Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Student Research Journal Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Cendikia Pendidikan El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Activa Yuris: Jurnal Hukum Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan PESHUM Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Jurnal Hukum dan Sosial Politik Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 150/Puu-Xxii/2024 Terkait Uji Materiil Pasal 3 Ayat (1) Huruf C Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat Rakha Elwansyah Giri Subagja; Bambang Heriyanto; Herli Antoni
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i3.1869

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 150/PUU-XXII/2024 terkait uji materiil Pasal 3 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat memunculkan perdebatan mengenai batasan kebebasan berprofesi dosen Pegawai Negeri Sipil dalam praktik advokat pro bono, mengingat prinsip independensi advokat yang harus bebas dari intervensi negara dan potensi konflik kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara yuridis dasar pertimbangan putusan MK, implikasinya terhadap kebebasan berserikat, dan dampaknya terhadap akses keadilan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan hukum normatif dengan kajian doktrin, peraturan perundang-undangan, yurisprudensi, dan perbandingan praktik internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan ini memberikan peluang pemberian bantuan hukum gratis oleh dosen PNS sebagai bentuk pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi, namun berpotensi melemahkan prinsip independensi advokat yang secara internasional diakui fundamental dalam menjaga integritas peradilan.
PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MEMBANGUN KESADARAN BERNASIONALISME DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN TINGGI DAN DI MASYARAKAT INDONESIA Samuel, Samuel; Kayza , Salwa; Nurhalimah , Siti; Antoni, Herli
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 2 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arus globalisasi kini sedang meningkat di seluruh dunia, fenomena ini juga memiliki dampak yang signifikan terhadap kehidupan manusia saat ini. Arus globalisasi ini membawa beragam produk mulai dari teknologi yang semakin canggih, perubahan budaya dalam satu negara, bahkan hingga perkembangan ilmu pengetahuan dan pendekatan mengajar yang semakin inovatif dan modern. Jadi, globalisasi ini memiliki banyak sekali dampak positif dan negatif yang tentu saja harus kita perhatikan adalah dampak positifnya. Namun, masih ada saja manusia-manusia yang terjebak dalam arus globalisasi ini dan menuju ke jalan yang salah. Sebagian besar yang terdampar dalam aliran globalisasi ini merupakan anak-anak dan remaja di era ini. Peran pendidikan memegang peranan yang sangat penting untuk keberlanjutan dan menjaga diri manusia dari dampak makin kejamnya arus globalisasi. Salah satu hal penting yang bisa ditanamkan, terutama kepada anak-anak di Sekolah Dasar, adalah pendidikan mengenai nilai-nilai Pancasila. Di mana peran Pancasila ini berupaya untuk memberitahukan nilai-nilai terbaik yang harus dipatuhi dan melindungi diri dari dampak negatif globalisasi yang semakin tidak terbendung. Disebabkan peran Pancasila sebagai benteng melawan pengaruh arus globalisasi, pembangunan semangat kebangsaan di kalangan siswa sekolah dasar adalah sangat penting untuk memastikan anak-anak memahami pentingnya mencintai tanah air. Oleh karena itu, peran Pancasila serta pembangunan rasa nasionalisme pada era globalisasi ini sangatlah krusial bagi siswa sekolah dasar. Hal ini perlu ditanamkan sedini mungkin agar generasi berikutnya dapat menjaga pergaulan di tengah arus globalisasi.
Memperkuat Ekonomi melalui Kewarganegaraan: Peran Warga Negara dalam Mendorong Keberlanjutan Ekonomi Sarah Angelina Panggabean; Della Ayu Wulandari; Agus Tina Wulandari; Furqon Mubarok; Herli Antoni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.10348

Abstract

This research aims to explore the role of citizens in encouraging economic sustainability through active participation in various sectors. Using the literature study method, this study analyzes data related to the contribution of citizens to the Indonesian economy. Key findings show citizen participation in responsible consumption, social entrepreneurship, tax awareness, and policy advocacy has an impact on the country's economy. Consumption of local products accounts for 57% of Indonesia's GDP, with the trend of purchasing MSME products increasing by 25% during the pandemic. In addition, social entrepreneurship initiatives such as "Zero Waste Indonesia" play a role in creating jobs and supporting the circular economy. However, challenges such as low financial literacy at 38%, cumbersome bureaucracy, and distrust of institutions hinder citizen participation. Supporting factors such as civic education encouraging cooperation, digital technology penetration which reached 77%, and government policies that support local products contribute to strengthening the role of citizens. Despite the challenges, active citizen participation in the economy can accelerate economic sustainability through more conscious consumption, innovation in social entrepreneurship, and supportive policies.
IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP JURNALIS MARIE COLVIN YANG TEWAS DITANGAN PEMERINTAH SURIAH DI WILAYAH KONFLIK BERSENJATA BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL Nabila, Yesariza; Handoyo, Sapto; Antoni, Herli
YUSTISI Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i3.21576

Abstract

Peristiwa tewasnya Marie Colvin, seorang jurnalis asal Amerika Serikat dalam konflik bersenjata di Suriah menjadi salah satu bukti nyata lemahnya pelindungan hukum terhadap jurnalis di wilayah konflik bersenjata. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan norma hukum internasional dan hukum humaniter internasional dalam menjamin keselamatan jurnalis yang meliput di zona konflik dengan fokus pada instrumen hukum yang berlaku dan hambatan dalam penerapannya secara konkret. Melalui pendekatan yuridis normatif, deskriptif analitis dan analisis kasus, penelitian ini menelaah sejumlah instrumen seperti Konvensi Den Haag 1907, Konvensi Jenewa 1949 dan Protokol Tambahan I 1977. Jurnalis secara yuridis dikategorikan sebagai warga sipil yang berhak atas perlindungan, namun dalam praktiknya, masih terjadi kekosongan perlindungan ketika negara menjadi pihak yang diduga sebagai pelaku. Hasil kajian menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum dan implementasinya. Ketiadaan mekanisme penegakan yang efektif, keterbatasan yurisdiksi, serta kerumitan dalam proses pembuktian menjadi tantangan utama dalam menjamin akuntabilitas atas kematian Marie Colvin. Diperlukan penguatan instrumen internasional, peningkatan kerja sama lintas negara, serta pembentukan prosedur yang lebih responsif dalam menangani pelanggaran terhadap jurnalis di wilayah konflik. Kata kunci: Jurnalis, Konflik Bersenjata, Marie Colvin, Hukum Humaniter Internasional, Suriah.
IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP JURNALIS MARIE COLVIN YANG TEWAS DITANGAN PEMERINTAH SURIAH DI WILAYAH KONFLIK BERSENJATA BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL Nabila, Yesariza; Handoyo, Sapto; Antoni, Herli
YUSTISI Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i3.21576

Abstract

Peristiwa tewasnya Marie Colvin, seorang jurnalis asal Amerika Serikat dalam konflik bersenjata di Suriah menjadi salah satu bukti nyata lemahnya pelindungan hukum terhadap jurnalis di wilayah konflik bersenjata. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan norma hukum internasional dan hukum humaniter internasional dalam menjamin keselamatan jurnalis yang meliput di zona konflik dengan fokus pada instrumen hukum yang berlaku dan hambatan dalam penerapannya secara konkret. Melalui pendekatan yuridis normatif, deskriptif analitis dan analisis kasus, penelitian ini menelaah sejumlah instrumen seperti Konvensi Den Haag 1907, Konvensi Jenewa 1949 dan Protokol Tambahan I 1977. Jurnalis secara yuridis dikategorikan sebagai warga sipil yang berhak atas perlindungan, namun dalam praktiknya, masih terjadi kekosongan perlindungan ketika negara menjadi pihak yang diduga sebagai pelaku. Hasil kajian menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum dan implementasinya. Ketiadaan mekanisme penegakan yang efektif, keterbatasan yurisdiksi, serta kerumitan dalam proses pembuktian menjadi tantangan utama dalam menjamin akuntabilitas atas kematian Marie Colvin. Diperlukan penguatan instrumen internasional, peningkatan kerja sama lintas negara, serta pembentukan prosedur yang lebih responsif dalam menangani pelanggaran terhadap jurnalis di wilayah konflik. Kata kunci: Jurnalis, Konflik Bersenjata, Marie Colvin, Hukum Humaniter Internasional, Suriah.
Tinjauan Yuridis Putusan Bawaslu Kota Bogor Nomor: 001/LP/ADM.PP/BWSL.KOTABOGOR/13.04/III/2024 Ningrum, Sevti Prana; Iskandar, Eka Ardianto; Antoni, Herli
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i1.5970

Abstract

Pemilu adalah arena kompetisi untuk mengisi jabatan-jabatan politik di pemerintahan yang didasarkan pada pilihan formal dari warga negara yang memenuhi syarat. Peserta Pemilu dapat berupa perseorangan dan partai politik tetapi yang paling utama adalah partai politik. Sifat penelitian yang penulis terapkan adalah deskriptif analitis, artinya bahwa pembahasan dilakukan dengan cara menyajikan dan menjelaskan data secara lengkap, kemudian dianalisis dengan mengunakan teori-teori hukum serta perundang-undangan yang berlaku.  Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian Yuridis Normatif, yang bersifat deskriptif analitis. Dimana penulis melakukan penyusunan penelitian dengan mengkaji aturan hukum seperti Undang-undang, peraturan-peraturan ataupun literatur guna untuk mendapatkan bahan berupa konsep, teori, asas ataupun peraturan hukum yang dikaitkan dengan pokok permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian. Terkait pelanggaran administratif, bahwa dari uraian yang disampaikan oleh Pelapor pada laporannya patut diduga adanya pelanggaran terhadap tata cara, prosedur, dan mekanisme yang berkaitan dengan administrasi pelaksanaan pemilu. Bahwa Pelanggaran administratif Pemilihan Umum adalah perbuatan atau tindakan yang melanggar tata cara, prosedur atau mekanisme yang berkaitan dengan administrasi pelaksanaan pemilu dalam setiap tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum, sebagaimana diatur dalam Pasal 460 angka 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu jo. Pasal 1 angka 32 Perbawaslu No. 8 Tahun 2022 tentang Penyelesaian Pelanggaran Administratif Pemilu.
DAMPAK KECANDUAN FILM PORNO TERHADAP KEKERASAN DAN KEJAHATAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR Yustia O. Pradini; Jason A.R. Simanungkalit; Raihan Heryadi; Herli Antoni
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i1.903

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur merupakan isu serius yang memerlukan pemahaman mendalam untuk pengembangan kebijakan dan upaya pencegahan yang lebih efektif. Perkembangan teknologi informasi telah memperluas aksesibilitas terhadap konten porno, memberikan kontribusi pada perdebatan tentang dampaknya terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dinamika kejahatan dan kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur dengan penekanan pada faktor risiko yang mendorong tindakan tersebut. Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk catatan kasus, wawancara dengan korban dan ahli, serta analisis statistik. Hasil penelitian menyoroti hubungan yang signifikan antara paparan terhadap film porno dan peningkatan kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur, serta sejumlah faktor risiko, termasuk lingkungan keluarga yang tidak stabil, ketidaksetaraan gender, dan aksesibilitas terhadap materi pornografi anak. Analisis psikologis dan sosial pelaku memberikan pemahaman lebih lanjut tentang motivasi dibalik kejahatan ini. Selain itu, penelitian ini mengeksplorasi dampak jangka panjang terhadap korban, termasuk konsekuensi psikologis dan sosial. Dengan merinci faktor-faktor yang terlibat dan memberikan wawasan kritis, penelitian ini berfungsi sebagai panduan bagi pengembangan kebijakan pencegahan dan pendidikan yang lebih efektif. Pemahaman mendalam tentang hubungan antara film porno dan kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur dapat memberikan dasar bagi tinakan yang proaktif dalam melindungi generasi muda dari dampak kerugian tersebut.
PENIPUAN BERBASIS SKEMA PIRAMIDA: TINJAUAN MENURUT KUHP Thoriq, Muhammad; Jainaya, Kapiya; Azhar, Bintang; Firmansyah, Alif; Antoni, Herli
JOURNAL EQUITABLE Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : LPPM, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jeq.v10i3.9508

Abstract

Pyramid scheme-based fraud is a form of economic crime that is increasingly occurring in Indonesia. This fraud has a mode where the perpetrator takes advantage of large profits quickly through recruiting new members. This criminal scheme is basically unsustainable and has the potential to harm many parties, especially participants at lower levels or levels. This research aims to analyze pyramid schemes as a form of fraud from the perspective of criminal law in Indonesia, especially from the perspective of the Criminal Code (KUHP). The method used is a normative juridical approach by analyzing relevant articles, such as Article 378 of the Criminal Code concerning criminal acts of fraud, as well as making comparisons with other more specific regulations such as the Consumer Protection Law and Financial Services Authority (OJK) regulations. The results of the analysis show that even though the Criminal Code does not explicitly regulate pyramid schemes, the elements in Article 378 of the Criminal Code can be imposed on the perpetrator, knowing that the perpetrator has the intention to obtain profits for themselves unlawfully by deceiving other people. There is a need for more comprehensive legal updates or implementing regulations in order to provide legal certainty and protection to the public from fraudulent acts under the guise of investment.
PROFIL PSIKOLOGIS PELAKU PEMBUNUHAN BERENCANA: STUDI KASUS DAN IMPLIKASI KRONOLOGIS Azalia, Anashya; Martha, Putri; Citra, Amelia Kurnia; Permana, Rifka Tria; Antoni, Herli
JOURNAL EQUITABLE Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : LPPM, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jeq.v10i3.9553

Abstract

Premeditated murder is a serious form of crime that not only involves acts of physical violence, but also careful planning and complex psychological motives. This research aims to identify and analyze the psychological profile of perpetrators of premeditated murder through a case study approach to several court decisions in Indonesia. Using descriptive qualitative methods, this research examines the perpetrator's life background, psychological condition, thought patterns and motivations that encourage the perpetrator to carry out planned acts of murder. The results showed that most perpetrators showed certain personality traits such as manipulativeness, egocentrism, and low empathy, which in some cases were associated with antisocial or narcissistic personality disorders. In addition, external factors such as economic pressure, relationship conflicts, and past experiences of violence also strengthen the perpetrator's criminal tendencies. These findings have important implications for developing crime prevention strategies, evaluating the risk of recidivism, and formulating more targeted rehabilitation policies. This research also emphasizes the importance of collaboration between criminal justice institutions and forensic psychologists in handling premeditated murder cases comprehensively.
Tinjauan Yuridis terhadap Kasus Pembunuhan dengan Racun Sianida fatika syahda, Illa; Herli Antoni
Jurnal Riset Ilmu Hukum Volume 4, No. 1, Juli 2024, Jurnal Riset Ilmu Hukum (JRIH)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrih.v4i1.3298

Abstract

Abstrak Kriminologi adalah ilmu  yang mempelajari  kejahatan dan kejahatan. Kriminologi berasal dari kata Crimen yang berarti kejahatan dan logos yang berarti ilmu pengetahuan, jadi kriminologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kejahatan dan kelakuan buruk. Menurut beberapa ahli, seperti Wilhelm Saue berpendapat bahwa kriminologi merupakan ilmu pengetahuan mengenai sifat-sifat jahat pribadi perorangan dan bangsa-bangsa berbudaya; dan objek penyelidikannya ialah kriminalitas dalam kehidupan perorangan, serta kriminalitas dalam kehidupan negar-negara dan bangsa-bangsa. Objek penelitian kriminologi adalah kejahatan dalam kehidupan individu dan kejahatan dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Kriminologi juga membahas tentang pelaku, korban kejahatan, dan reaksi sosial masyarakat terhadap kejahatan. Kasus kejahatan kriminalitas yang terjadi di Indonesia saat ini semakin meningkat setiap harinya, terutama pada hal yang berterkaitan dengan kasus pembunuhan. Salah satunya adalah pembunuhan menggunakan sianida, yang merupakan bentuk kejahatan serius dan memerlukan investigasi yang cermat. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum terkait kasus pembunuhan yang dilakukan dengan menggunakan sianida, dengan fokus pada motif, pelaku, serta dampak yang dihasilkan. Kriminologi juga membahas tentang pelaku kejahatan, korban kejahatan, dan reaksi sosial masyarakat terhadap kejahatan. Dalam kasus pembunuhan menggunakan sianida, pelaku menggunakan sianida sebagai alat untuk membunuh orang, yang merupakan motif utama kriminalitas ini. Dampak dari kasus pembunuhan ini sangat negatif, karena kasus ini menimbulkan keresahan di masyarakat dan mengancam kehidupan banyak orang. Jurnal ini dibuat menggunakan metode deskriptif analitis. Abstract Criminology is the study of crime and bad behavior. The term comes from the word “crimen” which means crime and “logos” which means science. According to Wilhelm Saue, criminology is the science of the evil traits of individuals and society, and the object of research is criminality in private and public life. Criminology also studies perpetrators, victims of crime, and social reactions to crime. In Indonesia, cases of criminality are increasing, especially cases of murder, such as those using cyanide. Cyanide murder is a serious crime that requires in-depth investigation. This paper aims to provide an overview of the cyanide murder case, focusing on the motive, perpetrator, and impact. In this case, the perpetrator used cyanide as a murder weapon, which was the primary motive for the crime. The impact was very negative, causing public unrest and threatening the lives of many people. This journal uses an analytical descriptive method.
Co-Authors ., Suhermanto Abd. Rasyid Syamsuri Abel Apri Nabila Achmad Asy’ari Abdullah Toran Achmad Maulana Fakhri Adie Natanegara Hawadi, Moh Miftah ilmi polapa, Muhamad Rafli Adilah Rahman Adillah, Alya Sophia Adinda Putri Maharani Adisty Maharani Aditya Tampubolon Adly Muhammad Mahdy Adrian Juliansyah Rahmat Agus Tina Wulandari Ahmad Aurelio Gulam Ranaya Ahmad Shobari Aisyah Tsabitah Ulayya Alamsyah, Muhamad Sadam Alief Anugrah Alvandi, Agung Amallia, Nesty Ananda, Putry Anisha Nabila Anzira Sania Desivha Ari Maulana Arini Aulia Agustin Arsysta Indry Asmak UI Hosnah Asqia Azahra Kalina Athira, Yukova Miska Aulia, Agis Aura Fisqiyah Rahmadillah Azahra, Nazwa Azalia, Anashya Azhar, Bintang Bambang Heriyanto Cahyani, Gisella Tiara Cevhyra Lusiana Christina Febri Silalahi Citra, Amelia Kurnia Daffa Ramadhan Dan Riadi Pratama Dara Nurul Salsabillah Darmawan, Muhammad Fadly Defira Azar Della Ayu Wulandari Dena Aji Devara Calista Putri Devinka Aria Pramesti Dewi, Elya Kusuma Dienullah, M. Dhava Dimas Ragil Sudiro Putro DP, Sapto Handoyo. Edi Rohaedi Eka Ardianto Iskandar Elhaj Nadhif Lukman Elisabet, Tasya Esa Nur Hakam Esfandiary, Jennifer Kayla Fachrina, Qorin Fadzar Rambu Alam Fahri Fadilah Fahrunnisa Fahrunnisa Falsya Fitriany Faras Nurfadillah Fatika Karmila fatika syahda, Illa Faturachman, Fauzan Azima Fioren Christiovani Damanik Firdi Hardana Firmansyah, Alif Furqon Mubarok Galih Firmansyah Putra Gisella Tiara Cahyani Goldman Mediyana Gunawan , Nazla Primanita Gusma, Almabiyan Halimah Citra Hana Nafisah Hanif Hawari Mohamad Henny Nuraeny Hilda Husnul Khotimah Husnul Hotimah, Husnul Ikhsan Sugiri ILHAM FAUZI Indira Putri Elharisa Kirana Indra Trinanda Darmawan Indradewa, Rhian Ipanda, Nessa Irawan, Hany Fauziyyah Irfan Maulana, Irfan Jainaya, Kapiya Jason A.R. Simanungkalit Jeandira Amelia Sudrajat Jenifer Otnie Jihan Khoirunnisa Kayza , Salwa Keisya Rahma Ayu Khaerunisa, Kamila Khafiel Ramadhan Putra Riyano Khairani, Nisya Hamidah Khairunnisa Ramadhani Kinari, Qoshi Fadilah Marsya Kristoffel, Chesario Own Kurnianto, Febry Kurniawan, Abas Kusumawati, Niken Aulia Laila Yuniar Irsan Liem, Yohanes Lilik Prihatini Lindryani Sjofjan Liu, Fanny Lutfiah Lestari Lutfiyana Dewi Wahyuni M. Farhan Yusuf Marselina, Dina Martha, Putri Marthin Susanto Mass Achmad Rifqy Masyairna, Ina Maulana, Muhammad Syahrul Melisa Berliana Mochammad Daffa Dzakwan Setiawan Muhamad Firli Haikal Muhamad Humam Ulumuddiin Muhamad Sadam Alamsyah Muhamad Zaqi Rafliansyah Muhammad Alwan Ramadhana Muhammad Aryawinata Sanusi Muhammad Daniel Nurrohmat Muhammad Dhanu Fitransyah Muhammad Jahran Rivaldi Muhammad Lazuardy Muhammad Najwan Muhammad Rafi Muhammad Raihan Nabiella Putri Nastiti Nabila Azzahra Nabila, Salsa Putri Nabila, Yesariza Nadila Isna Nadila Khairunisa Naziha Afsi Nice Electra Ningrum, Sevti Prana Nissa, Haura Chairun Novia, Elsa Ari Nuradilla Maharani Rosyaputri Nurahmah Mulyana , Raysa Nurhalimah , Siti Paparang, Marcelina Fitriani Parreño, Jasmin L. Permana, Rifka Tria Pratama, Revand Arya Prawira Hadiwijaya Prayoga, Ananta Dwi Prince Hadipati, Anthonius Arlen Sihotang, Muhamad Satrio Wibisono Purwati, Siti Ayu Resa Puspika Sari, Siti Julaeha Putra, Fauzan Kurnia Putra, Rivan Mandala Putri, Nasya Aliyyah Qristiana Qristiana Rahma Anisa Rahmanda, Mita Riza Raihan Heryadi Raka Putra Rakha Elwansyah Giri Subagja Rakha, Mahardika Ramadhana, Muhammad Alwan Rangga, Ferdinandus Kaki Ratnadewanti, Dewi Ray Rafi Kahramandika Musrizal, Rizky Satria Dimlana, Ahmad Dzaki Retno Dwi Astuti Revand Arya Pratama Reza Dio Wijatmika Reza Fahrezi Ridho Ahmad Bukhori Risma Syntia Putri Ristia, Silvi Rivan Mandala Putra Rizky Bayu Rizqi, M. Arya Roby Satya Nugraha Roravianita Roravianita Rusli Fadli Sabil Ryanzada Saepul Dahyar Saifanah Insani, Naia Saleh, Weldy Jevis Salsabillah, Dara Nurul Samuel Samuel Sapto Handoyo Sapto Handoyo D.P. Saputro, Fahreza Sarah Angelina Panggabean Sarah Fatwa Sari, Ameliya Ratna Sari, Desi Puspita Saripah Muhamad Ahmad Alkasadi Sebina, Natasya Shafia Zahra Shahzada, Rafi Shenny Shenny Sholehah, Catherina Dewi Sholehah, Siti Bilkis Simanjuntak, Angelica Clara Anaztasia Sinaga, Mangatur Untung Siti Bilkis Sholehah Sitinjak, Anggi Dwita Clara Afrilia Sri Juwita Putri Surya Afif Rahmandika Syafina Ramadhanti Triana Syahkir Rifaldy Syahrul Bahar Tatang Tatang Tegar Yudha Permana Thoriq, Muhammad Tri Kurnia Tubagus Aswin Vito Arviansyah Wahyu Fatur Rahmawan Wanda Sri Wahyuni Wibowo, Aryo Yesariza Nabila Yulinsa, Lisa Yuliyanti yuliyanti Yusabbihu Zafarina Sa`diah Yustia O. Pradini Zilvania Sofi