Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Pencarian Pengobatan Masyarakat pada Masa Pandemi Covid 19 di Kelurahan Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar Nurlena; Andi Multazam; Nurmiati Muchlis
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i4.231

Abstract

Salah satu yang di hadapi oleh masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan adalah keengganan untuk berkunjung ke tempat-tempat keramaian salah satunya adalah fasilitas pelayanan Kesehatan. Masyarakat merasa cemas jika harus berkontak langsung dengan orang banyak serta dengan petugas kesehatan, hal ini dikarenakan banyaknya berita mengenai Covid, penyebaran Covid, serta banyaknya korban Covid yang di rawat maupun yang meninggal dunia. Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi secara mendalam mengenai pola pencarian pengobatan masyarakat di masapandemi Covid-19 di Kelurahan Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengeksplorasi secara mendalam dengan pendekatan studi naratif yang berfokus pada narasi dan cerita tentang pola pencarian pengobatan masyarakat di masa pandemi Covid-19, melalui wawancara mendalam (Indepth Interview), dan dokumentasi secara terus menerus selama penelitian berlangsung.Jumlah informan biasa sebanyak 10 orang, namun yang peneliti dalami 4 orang. Kesimpulannya pemilihan pengobatan masyarakat Kelurahan Minasa Upa berpola, sebagian besar masyarakat cenderung memilih melakukan pengobatan sendiri. Hal ini disebabkan karena masyarakat takut untuk ke pelayanan kesehatan karena jika memeriksakan ke rumah sakit lebih beresiko di masa pandemi, sehingga masyarakat memilih pengobatan yang bisa masyarakat tangani sendiri dengan membeli obat yang banyak orang konsumsi yaitu paracetamol. Adapun yang memilih pelayanan kesehatan, serta ada yang memanggil tenaga kesehatan ke rumahnya. Motivasi masyarakat ingin sembuh dan keyakinan bahwa meminum obat dari apotek dapat mengobati penyakit yang di derita. Begitupun dengan informan yang melakukan pengobatan ke pelayanan kesehatan serta informan yang memanggil tenaga kesehatan ke rumahnya yang ingin kesembuhan lebih maksimal. Sikap masyarakat Kelurahan Minasa Upa sudah merasa bahwa pengobatan yang dilakukan aman dan efektif dan mereka memilih pengobatan yang menurut mereka baik untuk dilakukan. Hal ini dapat dilihat dari kebiasaan masyarakat ketika sakit langsung mengobati dirinya sendiri dengan membeli obat di apotek selain itu dipengaruhi juga oleh pengalaman sakit sebelumnya sehingga sudah mengerti apa yang seharusnya dilakukan untuk mengobati sakit yang dialami.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Perawat Tentang Patient Safety Di Ruang Perawatan RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar Irdawati; Reza Aril Ahri; Nurmiati Muchlis
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 6 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i6.309

Abstract

Hasil obesrvasi data awal didapatkan jumlah perawat pada Rumah Sakit umum Daerah Haji Padjonga Daeng Ngalle 147 PNS dan 254 tenaga sukarela sedangkan jumlah perawat yang berada di ruang perawatan 215 perawat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku perawat tentang patient safety di ruang perawatan RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pendekatan cross secsional study, dimana pengambilan data dilakukan dalam satu waktu yaitu dimana peneliti hanya sekali saja melakukan pengukuran terhadap subyek penelitian. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan sampel acak (probability sampling) yaitu setiap subyek dalam populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih atau tidak terpilih sebagai sampel yakni jenis acak sederhana (simple random sampling).Hasil analisis chi-square tidak terdapat hubungan antara variabel sikap perawat dan perilaku perawat tentang patient safety di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar dengan nilai (p=0.329). pada analisis chi-square Terdapat hubungan antara variabel pengetahuan perawat dan perilaku perawat tentang patient safety di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar dengan nilai (p=0.000). kemudian Tidak terdapat hubungan antara variabel motivasi perawat dan perilaku perawat tentang patient safety di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar dengan nilai (p=0.145). Bagi pihak rumah sakit sebaiknya meningkatkan managemen keperawatan sehingga penerapan patient safety semakin meningkat, tidak hanya didukung dari segi pengetahuan tapi juga dengan sikap dan motivasi perawat.
Efektivitas Program Home Care Di Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Barombong Kota Makassar Islawati; Nurmiati Muchlis; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.337

Abstract

Data layanan Home care Puskesmas Barombong menunjukkan terjadi penurunan pada tahun 2019 hingga 2022, pada masa pandemi Covid-19 pasien menolak diberi pengobatan karena petugas Home care menggunakan pakaian hazmat ke lapangan, takut didiagnosis Covid-19 ataupun pasien takut di rujuk ke RS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang efektivitas program Home care di masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Barombong Kota Makassar. Tipe penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang fokus penelitiannya dengan teori sistem. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi dan dokumen dari Home care Puskesmas Barombong. Informan dalam penelitian ini 11 orang terdiri dari 1 informan kunci, 4 informan biasa, 6 informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan penilaian Home care berdasarkan Input (masukan) dalam pelaksanaan pelayanan Home care antara lain sarana dan prasarana yang rusak perlu pembaharuan, masyarakat tidak mengetahui kriteria dan jenis pelayanan Home care sehingga perlu sosialisasi, berdasarkan Process merupakan pelaksanaan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan antara lain respon petugas Home care yang tidak cepat karena double job dan rumah petugas Home care yang jauh dari wilayah kerja sehingga perlu pengaturan ulang tim pelaksana pelayanan Home care, Output (keluaran) merupakan pencapaian target tidak menggunakan indikator jumlah pasien yang dilayani namun menggunakan respon time dan tingkat kepuasan pasien yang menggunakan Home care.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Antenatal Care (ANC) pada Masa Pandemi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Alda Firzia; Nurmiati Muchlis; Andi Rizki Amelia
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i1.346

Abstract

Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, banyak pembatasan hampir ke semua layanan rutin termasuk pelayanan Antenatal Care (ANC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan Antenatal Care (ANC) pada masa pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 Responden. Metode analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat dengan uji chi-square dan Fisher’s Exact Test. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan bermakna antara akses dengan pemanfaatan Antenatal Care (ANC) yaitu (p value = 0.020 <0.05), ada hubungan bermakna antara sikap petugas kesehatan dengan pemanfaatan Antenatal Care (ANC) yaitu (p value = 0,010 <0,05), ada hubungan bermakna antara jarak kehamilan dengan pemanfaatan Antenatal Care (ANC) yaitu (p value = 0.021 <0.05), ada hubungan bermakna antara nilai sosial budaya dengan pemanfaatan Antenatal Care (ANC) yaitu (p value = 0.012 <0.05) di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Adapun saran peneliti terkait penelitian ini ialah kepada petugas kesehatan lebih memperbanyak penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan ibu khususnya mengenai resiko jarak kehamilan yang sangat dekat, meningkatkan kepercayaan masyarakat tentang pemanfaatan Antenatal Care (ANC) serta petugas kesehatan sebaiknya tidak hanya dikunjungi melainkan petugas kesehatan juga mengunjungi masyarakat yang masih merasa tempat pelayanan Antenatal Care (ANC) sulit dijangkau.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Kota Makassar Putri Aighina Chikita Nanda; Reza Aril Ahri; Nurmiati Muchlis
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.387

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis, yang artinya muncul sebagai akibat dari keadaan kurang gizi yang terakumulasi dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar Tahun 2021. Jenis Penelitian ini mengunakan penelitian Kuantitatif dengan Pendekatan Cross Sectional. Lokasi penelitian di wilayah kerja puskesmas kassi-kassi. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 52 orang dan selanjutnya di survey berdasarkan Quesioner. Pengolahan data menggunakan progam SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p=0,237 > α = 0.05), ASI Eksklusif dengan kejadian stunting yaitu (p= 0,027 < α = 0,05), Pola Asuh dengan kejadian stunting (p= 0,702 < α = 0,05). Dari hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting, ada hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting dan tidak ada hubungan antara Pola asuh dengan kejadian stunting. Saran : Diharapkan Ibu untuk memberikan ASI Eksklusif dan MP-ASI sesuai umurnya, Diharapkan kepada Ibu hamil untuk memperhatikan asupan makanan dan diharapkan kepada Ibu untuk memberikan ASI sampai umur dua tahun.
Biaya Pengelolaan Sumber Daya Manusia Untuk Tenaga Perawat Di RSUD Lasinrang Pinrang Sulastri, Armis; Nurmiati Muchlis; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.436

Abstract

Berdasarkan survei awal yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Lasinrang Pinrang sebelumnya diperoleh informasi bahwa jumlah Tenaga Keperawatan keseluruhan sebanyak 310 orang. Pada tahun 2021 terdapat 13 orang Perawat yang mengundurkan diri yaitu sebesar 4.19%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya pengelolaan sumber daya manusia untuk tenaga perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Lasinrang Kabupaten Pinrang tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif, dimana pengumpulan data dilakukan dengan pengisian form dengan data primer dan data sekunder. Sampel dalam penelitian ini adalah semua biaya acquisition cost dan development cost baik secara langsung (direct cost) maupun biaya tidak langsung (indirect cost). Hasil penelitian diperoleh Biaya pengelolaan sumber daya manusia untuk tenaga perawat dari Acquisition cost + Development cost – Amortisasi atau Rp.4.486.000` + Rp. 221.703.837 – Rp. 1.544.829 dalam hal ini diketahui present valuenya yaitu Rp. 224.645.008. dalam mengurangi keinginan pindah pada tenaga perawat Sebaiknya pihak Rumah Sakit Umum Daerah Lasinrang Memberikan penghargaan dan pengakuan yang lebih besar terhadap karyawannya karena karyawan lebih cenderung bertahan apabila organisasi memberikan penghargaan yang kompetitif berdasarkan kinerja, pengakuan terhadap kinerja karyawan serta tunjangan maupun bonus.
Job Analysis Tenaga Kesehatan Di Dinas Keseahatan Kota Gorontalo Suleman, Jihan Friska Putriani; Wardiah Hamzah; Nurmiati Muchlis
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.450

Abstract

Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) untuk setiap Puskesmas yang tidak optimal menyebabkan ketidaksesuaian antara perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan dengan realisasi pemenuhan kebutuhan yang mengakibatkan adanya kekurangan dan atau kelebihan jenis tenaga SDMK di Puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi job analysis tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan evaluative. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah kepala seksi SDMK Dinas Kesehatan dan pengelola Rencana Kebutuhan (RENBUT) SDMK setiap puskesmas. Hasil penelitian berdasarkan perencanaan kebutuhan SDMK untuk seluruh puskesmas tidak memiliki tim khusus untuk perencanaan SDMK sehingga diperoleh bahwa pembagian tenaga masih kurang sesuai dengan standar Permenkes no. 33 tahun 2015 yang meliputi perencanaan perekrutan SDMK, kondisi jumlah SDMK, data pendukung, dan metode perencanaan. Terdapat 7 orang (2,04%) tenaga kesehatan yang tidak sesuai dengan jenjang pendidikannya. Masih terdapat kekosongan jabatan sehingga masih dibantu oleh tenaga kesehatan lainnya. Perencanaan kebutuhan SDMK di Puskesmas dilaksanakan melalui pengusulan dari pihak Puskesmas dikoordinasikan dengan dinas kesehatan baik untuk pengususulan CPNS maupun pengusulan tenaga kontrak BOK dan kontrak daerah.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN KELELAHAN KERJA TERHADAP UNSAFE ACTION PADA PEKERJA OPERASIONAL KALLA TRANSPORT & LOGISTIK Labibah, Iffat Nurjihan; Amelia AP, A. Rizki; Muchlis, Nurmiati
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 2 (2023): J-KESMAS Volume 9 Nomor 2, November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v9i1.3917

Abstract

Unsafe behaviors can endanger people or workers and are caused by internal factors such as worker knowledge or fatigue. The study used a quantitative method with a cross-sectional approach with 51 respondents. Data were collected by questionnaire and analyzed using univariate and bivariate tests with a confidence level of α = 0.05. The binary logistic regression test results show that work fatigue is the variable that significantly influences risky behavior (p-value 0.019). The Exp(B) for job fatigue is 5,348, indicating that fatigue has a five times greater impact on risky behavior than knowledge does.
Edukasi dan Pendampingan TP PKK Desa Borikamase Menjadi Keluarga Sakinah dengan Teknik Mass Community Skill Abna, Nurjannah; Muchlis, Nurmiati; Nurwanah, Andi; Abna, Nurul Rafiqa Auliyah
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2024): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i03.274

Abstract

Tujuan umum dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan peran Pengurus PKK sebagai konsultan pendidikan masyarakat yang mempunyai keterampilan mass community skill, TTujuan spesifiknya adalah untuk meningkatkan; 1) kapasitas mitra sebagai konsultan keluarga Sakinah, 2) kemampuan mitra dalam melakukan advokasi penyediaan fasilitas konsultasi program keluarga Sakinah, 3) keterampilan mitra dalam menggunakan media sosial khususnya audio visual sebagai media penyampaian informasi. pendidikan dan informasi kesehatan dan masalah sosial lainnya di tingkat keluarga, 4) keterampilan mitra dalam pengelolaan keuangan di tingkat keluarga. Metode Pendekatan yaitu; pelatihan dan bimbingan teknis, melalui; ceramah, simulasi, microteaching, brainstorming, icebreaking, diskusi tanya jawab, pre-post test, monitoring evaluasi, pemecahan masalah dan studi kasus. Mitra terdiri dari 25 Kader PKK Desa Borikamase berperan sebagai konsultan keluarga. Ruang konsultasi keluarga telah disiapkan oleh Kepala Desa di kantor Desa untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi dan menerima informasi kesehatan dan keluarga Sakinah serta Media komunikasi, informasi dan edukasi bagi keluarga Sakinah. Terjadi peningkatan jumlah peserta yang memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: 1) Perlu dilakukan pemantauan lanjutan terhadap hasil kegiatan 2) Disarankan agar mitra pelaksana mengembangkan keterampilan untuk terus memberikan bimbingan kepada masyarakat lainnya.
Analisis Sistem Manajemen Logistik Alat Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng Tahun 2024: Analysis of the Logistics Management System for Medical Devices at the Regional General Hospital Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng Regency Year 2024 Wahyuddin, Ashabul Wahidhan; AP, Andi Rizki Amelia; Muchlis, Nurmiati
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1816

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Manajemen logistik alat-alat kesehatan di rumah sakit menjadi hal yang sangat urgen karena berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat. Laporan Inventaris Barang Milik Daerah pada RSUD Prof. Dr. H.M. Anwar Makkatutu Bantaeng Tahun 2023 menunjukkan bahwa 3% dari total alat kesehatan yang dimiliki rumah sakit dalam kondisi rusak atau hilang. Angka ini mungkin terlihat kecil, namun dampaknya sangat signifikan terhadap pelayanan kesehatan. Alat-alat yang rusak tidak dapat digunakan, sementara alat yang hilang mengurangi kapasitas layanan dan menambah beban biaya pengadaan. Kurangnya pemeliharaan berkala, keterbatasan anggaran untuk perbaikan, dan kurangnya tenaga teknisi yang kompeten menjadi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini. Tujuan: Untuk menganalisis sistem manajemen logistik alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. H.M. Anwar Makkatutu Bantaeng Metode: Penelitian ini berfokus pada sembilan fungsi utama manajemen logistik, yaitu perencanaan, penganggaran, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemeliharaan, penghapusan/pemusnahan, dan pengendalian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data utama. Hasil: RSUD Prof. Dr. H.M. Anwar Makkatutu Bantaeng telah melaksanakan proses perencanaan yang melibatkan berbagai pihak terkait. Penganggaran dilakukan secara kolaboratif dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik setiap unit pelayanan dan anggaran yang tersedia, serta memanfaatkan E-Katalog untuk transparansi. Pengadaan alat kesehatan dilakukan melalui e-katalog LKPP atau tender/seleksi, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penerimaan alat kesehatan dilakukan oleh tim khusus yang terdiri dari petugas dari bagian pengadaan, bagian logistik, dan teknisi dari instalasi IPRS. Kesimpulan: Secara keseluruhan, sistem manajemen logistik alat kesehatan di RSUD Prof. Dr. H.M. Anwar Makkatutu Bantaeng masih memerlukan peningkatan dalam beberapa aspek, terutama penyimpanan, pendistribusian, pemeliharaan, dan pengendalian. Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini, diharapkan sistem manajemen logistik alat kesehatan dapat berjalan lebih optimal dan mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. ABSTRACT Background: Logistics management of medical devices in hospitals is very urgent because it is related to public health services. The Regional Property Inventory Report at Prof. Dr. H.M. Anwar Makkatutu Bantaeng Hospital in 2023 shows that 3% of the total medical devices owned by the hospital are damaged or lost. This figure may seem small, but the impact is very significant on health services. Damaged equipment cannot be used, while lost equipment reduces service capacity and increases procurement costs. Lack of regular maintenance, limited budget for repairs, and lack of competent technicians are factors that contribute to this problem. Objective: To analyze the medical equipment logistics management system at Prof. Dr. H.M. Anwar Makkatutu Bantaeng Regional General Hospital. Method: The research focuses on nine main functions of logistics management: planning, budgeting, procurement, receiving, storage, distribution, maintenance, disposal/destruction, and control. This research uses a qualitative approach with in-depth interviews as the primary data collection technique. Results: RSUD Prof. Dr. H.M. Anwar Makkatutu Bantaeng has implemented a planning process that involves various related parties. Budgeting is carried out collaboratively, considering the specific needs of each service unit and the available budget, and utilizing E-Catalog for transparency. Procurement of medical equipment is conducted through the LKPP e-catalog or tender/selection, adhering to the principles of transparency and accountability. The acceptance of medical equipment is handled by a special team consisting of officers from the procurement, logistics, and IPRS installation sections. Conclusion: Overall, the medical equipment logistics management system at RSUD Prof. Dr. H.M. Anwar Makkatutu Bantaeng still requires improvement in several aspects, particularly storage, distribution, maintenance, and control. By addressing these challenges, it is hoped that the medical equipment logistics management system can operate more optimally and support the improvement of healthcare service quality in the hospital.
Co-Authors A, Aan Andrian Saputra A. Rezki Amalia AP A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia AP A. Rizki Amelia AP Abna, Nurjannah Abna, Nurul Rafiqa Auliyah Achmad Noerkhaerin Putra Agustina Agustini, Tutik Ahmad, Mirna Ahri, Reza Aril Alatas, Idrus Alda Firzia Alfina Baharuddin Alfina Baharuddin Almaida Taurisa Alwi, Muhammad Khidri AM, Amran Rajak Amelia AP, A. Rizki Amelia, A Rizki Amelia, Andi Rizki Amir, Umair Al Amran Razak Amran Razak amrin Anas, Novita Sri Anas, Novitha Sri Andi M. A Yandini Andi Muhammad Multazam Andi Multazam Andi Rizki Amelia Andi Rizki Amelia Andri Anwar angriai, yayu Annissa Faradilla Anniza Fitrah Muhammad AP, A. Rizki Amelia AP, Andi Rizki Amelia AR, Armin Arifin, Hardiyanti Nur Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Arni Rizqiani Rusydi Azizah, Wafiq Khalifatul Aznira Nurul Hidayah Baharuddin Semmaila Baharuddin Semmaila Basir Palu Bimo Tejomukti Purwanto Burhanuddin Chalid, Lukman Darmianti Dhea Maharani Dian Ayu Lestari Dirgahayu Lantara Een Kurnaesih Eka Wahyuni Eka Wahyuni Elfandari, Enno Ella Andayanie Ervina Faisal AR Pelu, Muhammad Fatmah Afrianty Gobel Fauziah, Khafifahtul Feby Triadi Firzia, Alda Fitrauni, Rika Fratiwi, A. Fira H. M. Tahir Abdullah Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hairuddin Hamzah, Wardiah Hariani Haruna, Ria Haerani Hasni Latif Hayatun Nufus Idham Idham Igusti, Nuryanggi Ikhram Hardi S Indah Faradiba Fitriana IRDAWATI Isma Hajriati Jasmin Ambar Labibah, Iffat Nurjihan Laksono Trisnantoro Liskha Ayuningrum Ludfia Ulfa M Ikhtiar Mansur Sididi Mansur Sididi Marjuni, Nurmaya Masriadi Mawaddah, Besse Mirna Ahmad Muh. Ikhtiar Muh. Rifo Rianto Muhammad Anugrah Pratama Muhammad Faisal AR Pelu Muhammad Ikhtiar Muhammad Kidri Alwi Muhammad Nusran Muhammad Tahir Abdullah Multazam, A M Multazam, Andi Multazam, Andi Muh. Nadya, Nur Nasrudin Nasrudin Andi Mappaware Nilam Sahratun Nadira Nisa, Azzahra Khaerun Nur Azizah Nur Azizah Fadilah Tunizah Nur Fadilla Nur Fitriany Sari Nur Khafifah Bardi Nur Setiawati Nuraeni Nuraeni Nurbaeti Nurbaety Nurbaety Nurfadilah, Dewi Nurfardiansyah Burhanuddin Nurgahayu Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurjannah Nurjannah Nurlena, Nurlena Nurul Kusumadewi Nurul Rahmayanty Nurul Susanti Nurul Susanti Nurwanah, Andi Nuryadin, Alfiyana Ramadhani Nusran, Muhammad Palu, Basir Paputungan, Ainun Putri Aighina Chikita Nanda Rahmayanti Tomasa Rahmayanty, Nurul Rahmi Fajarwati Rasyidin Abdullah Razak, Andi Yulinar Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Rezky Aulia Yusuf Rika Fitrauni Rizki Amelia S, Haeruddin Saman, Ulfa Hi Samsir, Afifah Anan Hardian Samsualam, Samsualam Samsuar Samsuar Sapriadin Saiful Seknun, Amina Shamad, Ishaq Shintia Novotna Katoda Sitti Patimah Sri Rahayu Suparman St. Nurchaliza Damayanti Pratiwi Sudirman, Farah Zhafirah Suharni A. Fachrin Suharni Suharni Sulastri, Armis Suleman, Jihan Friska Putriani Sumarni Sumarni Sundari Sundari Susanti, Anggriani Sutra, Ayu Syamsu, Awaluddin Taslim, Ali Akbar Triana Amaliah Jayanti Triana Amaliah Jayanti Triska Ayu Fitriani Triska Ayu Fitriani Triwahyuningsih, Triwahyuningsih Tsamara, Riqqah Ulfa Sulaeman Ummu Kalsum Muslimin Bando Wahyu Wira Utami, Wahyu Wira Wahyuddin, Ashabul Wahidhan Wiratman, Avita Paradita Yahya, Githa Nurfaridha Yoniko, Vivi Alvionita Yulfikasari YULIATI Yuliati - Yusriani, Yusriani yusuf, Muhammad Rizky adipratama Yusuf, Rezky Aulia Yusuf, Rezky Aulia Zahrawi Astrie Ahkam Zulfarhanah Andi Hamid